Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 68


__ADS_3

Vio mencoba menyalakan ponselnya siang itu , Vio melihat ada satu notifikasi yang isinya ada pesan suara yang masuk dari Felix.


Vio mencoba mendengarkan pesan suara yang ditinggalkan oleh Felix kemaren.


"Kamu mencari aku , kamu bilang sayang sama aku , tapi kamu tetap bersama dengan wanita kaya itu , kamu juga masih tinggal bersama wanita kaya itu , kamu mengatakan kalau kamu sudah keluar dari kostan dan sekarang kamu memilih untuk tinggal di apartemen wanita itu kan , sudah gak ada lagi harapan untuk hubungan kita , meskipun aku masih mencintai kamu , tapi...cepat atau lambat pasti aku yang akan tersakiti pada akhirnya , karena aku tau kamu tidak akan meninggalkan wanita itu selama wanita itu menginginkan kamu" , ucap Vio dalam hatinya setelah mendengarkan pesan suara itu.


Vio meletakkan ponselnya diatas kasur dan berjalan keluar dari kamarnya.


Terlihat Derren sedang memasak di dapur.


"Kamu cowok yang baik dan sempurna Derren" , ucap Vio dalam hatinya.


"Siang Derren" , sapa Vio sambil melangkahkan kakinya menuju ke meja makan.


"Siang Vio , apakah perasaanmu sudah lebih baik sekarang?" , tanya Derren.


"Sudah Derren" , jawab Vio sambil tersenyum.


"Baguslah , nanti setelah makan aku mau mengajak kamu pergi ke suatu tempat" , ucap Derren sambil tersenyum.


"Kemana Derren?" , tanya Vio.


"Aku jamin kamu pasti akan menyukainya , yang penting setelah makan siang kamu siap-siap dan dandan yang cantik ya , setelah itu kita menuju ke sana" , jawab Derren.


"Baiklah" , jawab Vio sambil menganggukkan kepalanya.


Tidak lama masakan yang dibuat oleh Derren sudah siap , Derren membawanya dan meletakkannya di atas meja makan.


Setelah itu , Derren dan Vio makan bersama sambil mengobrol di sana.


Tidak lama , mereka sudah siap makan , Vio membantu Derren untuk mencuci semua piring kotor yang ada disana , meskipun awalnya Derren tidak menyetujui Vio mengerjakannya , tapi Vio tetap memaksa.


"Aku ingin mengerjakannya Derren , masa aku sudah dikasih tinggal gratis dan makan gratis disini , tapi aku gak mengerjakan apa-apa" , ucap Vio.


Akhirnya Derren membiarkan Vio mengerjakannya setelah mendengar perkataan Vio.


Setelah Vio selesai membersihkan semuanya , Derren dan Vio langsung bersiap-siap untuk pergi ke tempat yang ingin Derren kunjungi bersama dengan Vio.


********


Pak Beni dan Charlie yang sudah sampai di Star Hotel , langsung mencari manajer hotel untuk membantu mereka melihat hasil rekaman CCTV kemaren.


"Selamat siang , apakah kami bisa bertemu dengan manajer Star Hotel , ada yang mau dibahas dengan manajer disini" , ucap pak Beni kepada petugas resepsionis disana.

__ADS_1


"Kalau boleh tau , bapak siapa dan dari mana ya?" , tanya petugas resepsionis tersebut.


"Saya Beni seorang pengacara" .


"Baik pak , mohon ditunggu sebentar ya" , ucap petugas resepsionis.


Petugas resepsionis mengambil telpon yang ada di mejanya dan menekan nomor yang ada disana.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo" , jawab manajer Star Hotel.


"Halo pak , disini ada tamu yang bernama pak Beni katanya seorang pengacara , katanya ada yang mau dibahas dengan bapak" , ucap petugas resepsionis.


"Masalah apa ya?" , tanya manajer hotel.


"Maaf pak , saya juga tidak tau" , jawab petugas resepsionis.


"Baiklah , kalau gitu saya kesana sekarang" , ucap manajer Star Hotel.


"Baik pak" , jawab petugas resepsionis.


"Sebentar lagi bapak akan menuju kesini , mohon di tunggu sebentar ya pak" , ucap petugas resepsionis dengan sopan kepada pak Beni dan Charlie.


Pak Beni langsung menjelaskan maksud kedatangan mereka kesana.


Awalnya manajer hotel tidak mau memperlihatkan rekaman CCTV hotel mereka , karena itu hanya untuk keperluan hotel saja.


Lalu Pak Beni mulai menjelaskan secara detail semua masalah yang terjadi kepada Charlie kemaren di Star Hotel.


Setelah mendengar penjelasan dari pak Beni , akhirnya manajer hotel menyetujuinya dan membawa pak Beni dan Charlie masuk ke ruangan pengawasan CCTV yang ada di Star Hotel.


Selama di ruangan pengawasan CCTV pak Beni dan Charlie memperhatikan setiap hasil dari video rekaman CCTV siang kemaren dengan teliti.


Dalam rekaman itu terlihat jelas Katherine memesan kamar sebelum menuju ke restoran.


Sampai di restoran Katherine mencari salah satu karyawan restoran hotel dan berkerja sama untuk memasukkan obat tidur ke dalam minuman Charlie , setelah itu dia memberikan setumpuk uang berwarna merah kepada karyawan tersebut.


Ketika Charlie meminum minumannya , terlihat dengan jelas Charlie langsung tertidur di atas meja setelah tidak lama dia meminumnya dan Katherine meminta salah satu karyawan hotel untuk membantunya membawa Charlie ke kamar hotel yang sudah di pesannya sebelumnya.


Setelah 2 jam berlalu , terlihat Katherine keluar dari kamar hotel.


"Ternyata benar kamu di jebak Charlie" , ucap pak Beni.

__ADS_1


"Iya pak , saya benar-benar tidak melakukan apa-apa dengan Katherine" , jawab Charlie.


"Maafkan karyawan kami yang sudah menerima suap untuk melakukan hal yang tidak terpuji di hotel kami , saya selaku manajer disini meminta maaf atas nama hotel kepada pak Charlie , untuk karyawan tersebut , kami pasti akan memberikan sangsi yang sepantasnya untuk dia" , ucap manajer hotel sambil membungkukkan badannya , setelah melihat hasil rekaman tersebut.


"Iya pak , saya terima permintaan maaf dari bapak" , ucap Charlie.


"Kalau kamu mau membawa masalah ini ke hukum , saya bisa membantu kamu Charlie" , ucap pak Beni.


"Saya rasa masalah ini gak perlu dibawa ke hukum pak , saya akan membereskan masalah ini sendiri , yang penting sekarang sudah terbukti saya tidak melakukan hal itu dengan Katherine , saya akan memperlihatkan hasil rekaman ini kepada istri saya Alexa" , ucap Charlie.


"Baiklah Charlie , saya harap setelah ini kamu lebih berhati-hati lagi untuk bertemu dengan klien , semoga juga rumah tangga kalian tetap utuh" , ucap pak Beni.


"Iya terima kasih pak" , jawab Charlie.


Charlie dan pak Beni berjalan keluar dari Star Hotel setelah mendapatkan hasil rekaman CCTV yang sudah di pindahkan ke dalam flash disk nya.


"Semoga Alexa akan merubah pikirannya setelah melihat hasil rekaman ini" , ucap pak Beni sebelum masuk ke dalam mobilnya.


"Iya pak , terima kasih sudah membantu saya" , ucap Charlie.


"Iya , sama sama Charlie" , jawab pak Beni sambil masuk ke dalam mobilnya.


Setelah pak Beni pergi dari sana , Charlie masuk ke dalam mobilnya dan menjalankannya menuju ke rumah Alexa.


Sore itu Charlie sudah sampai di rumah Alexa.


Charlie langsung berjalan ke atas dan masuk ke dalam kamarnya , mengambil laptopnya dan membawanya ke dalam kamar Alexa.


Begitu Charlie membuka pintu kamar Alexa , terlihat Alexa yang sedang tidur dengan wajah yang sembab karena menangis.


Charlie meletakkan laptopnya di atas meja rias Alexa dan menyalakannya.


Charlie memasang flashdisk yang berisi rekaman video CCTV dari Star Hotel.


Charlie melangkahkan kakinya dengan pelan menuju ke kasur Alexa.


Charlie memandangi wajah istrinya yang sangat dicintainya itu.


Lalu Charlie membungkukkan badannya dan mencium kening Alexa.


"Istriku sayang bangun , ada yang mau aku perlihatkan kepada kamu" , ucap Charlie dengan lembut di telinga Alexa.


Mendengar suara Charlie membuat Alexa terbangun dan membuka matanya.

__ADS_1


Alexa langsung terkejut begitu melihat wajah Charlie yang dekat dengan wajahnya saat itu.


__ADS_2