Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 58


__ADS_3

Beberapa hari kemudian , penampilan Charlie semakin keren dan kelihatan lebih tampan semenjak menggunakan baju baru yang dipilihkan oleh Alexa.


Pagi itu setelah selesai sarapan , Charlie mengecup kening Alexa , setelah itu baru Charlie pergi keluar menuju ke mobilnya.


Charlie masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju ke AH Konveksi.


"Non , tuan muda semakin ganteng saja ya sekarang , apa non Alexa gak takut nanti tuan muda di taksir sama cewek lain di luar sana" , ucap mbok Siti.


"Ngapain aku harus takut mbok , lagian juga aku kan istri sah nya mas Charlie , gak mungkin juga mas Charlie mencari wanita lain di luar sana" , ucap Alexa.


"Iya juga ya non" , jawab mbok Siti sambil membereskan meja makan.


Alexa berjalan naik ke atas menuju ke kamarnya.


Alexa duduk di kursi yang ada di balkon kamarnya.


"Apakah benar yang dikatakan mbok Siti?"


Kenapa kata-kata mbok Siti menganggu pikiran aku sekarang.


Alexa mengambil biolanya dan melatih lagu untuk pengambilan syuting malam ini.


Alexa memainkan 2 lagu yang sudah beberapa hari ini dilatihnya.


Entah kenapa saat itu Alexa selalu salah memainkan nadanya.


"Ada apa dengan aku?"


Kenapa hanya dengan kata-kata mbok Siti bisa sangat mempengaruhi perasaan aku?


"Apakah aku mulai mencintai mas Charlie?" , ucap Alexa dalam hatinya.


Kalau seperti ini , aku harus memastikan sendiri kalau mas Charlie gak akan tertarik dengan wanita lain , kalau gak semua pikiran ini akan terus mengganggu aku nanti selama proses syuting.


Alexa masuk ke dalam kamarnya , mengambil bajunya dan masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah selesai mandi , Alexa memutuskan untuk pergi ke AH Konveksi siang itu.


********


Charlie yang sudah berada di dalam kantornya , tidak lama terdengar ketukan di pintunya.


Tok...tok...tok...


"Masuk" , jawab Charlie dari dalam.


"Permisi pak , orang yang mau interview hari ini sudah datang" , ucap Rita.


"Baik , suruh dia langsung masuk ke ruangan saya" , jawab Charlie.


Tidak lama masuk cewek muda masih cantik dan berpenampilan menarik.


"Siang pak Charlie , saya Fani" , ucap Fani sambil mengulurkan tangannya.


"Siang , silahkan duduk" , jawab Charlie sambil menjabat tangan Fani.


Setelah Charlie duduk kembali di kursinya...


"Jadi sebelumnya kamu juga bekerja sebagai pengatur schedule di konveksi" , ucap Charlie sambil melihat CV Fani.


"Iya benar pak" , jawab Fani dengan sopan.


"Kenapa kamu keluar dari sana?" , tanya Charlie.

__ADS_1


"Karena perusahaannya sudah mau tutup pak , makanya kami semua harus mencari pekerjaan lain" , jawab Fani dengan sopan.


"Tutup karena apa?" , tanya Charlie yang ingin tau.


"Karena kedua orang tuanya sudah meninggal dan anak-anaknya semuanya diluar kota , jadi anaknya memutuskan untuk menutup perusahan orang tuanya" , jawab Fani.


"Baiklah , kamu diterima disini , kapan kamu bisa mulai bekerja?" , tanya Charlie.


"Hari ini pun saya bisa mulai bekerja pak" , jawab Fani sambil tersenyum.


"Baiklah , ini semua schedule yang sedang dalam proses pengerjaan" , ucap Charlie sambil memberikan file yang berisikan jadwal pengerjaan pesanan klien.


"Baiklah pak" , jawab Fani.


Fani mengambil file yang diberikan Charlie dan melihatnya.


Charlie mengambil telpon yang ada di mejanya dan menekan nomor yang ada disana.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo".


"Halo Rita , kamu keruangan saya sekarang" , ucap Charlie.


"Baik pak" , jawab Rita.


Setelah itu Charlie meletakkan telpon di mejanya.


Rita mulai berdiri dan mau berjalan menuju ke ruangan Charlie.


"Permisi , saya mau bertemu dengan pak Charlie siang ini" , ucap cewek cantik yang ada disana.


Langkah Rita pun terhenti , melihat ada tamu cantik yang datang mencari bos nya.


"Maaf , apakah ibu sudah buat janji sebelumnya?" , tanya Rita dengan sopan.


"Baiklah bu , silahkan duduk disini , saya beritahukan kepada pak Charlie terlebih dahulu" , ucap Rita dengan sopan.


"Baiklah" , jawab Naomi sambil duduk di kursi yang ada disana.


Rita berjalan menuju ke ruangan pak Charlie.


Tok...tok...tok....


"Masuk" , jawab Charlie dari dalam.


"Permisi pak" , ucap Rita.


"Kamu bawa Fani untuk dikenalkan dengan yang lainnya" , ucap Charlie.


"Baik pak , diluar juga sudah datang ibu Naomi dari toko Lime Bakery" , ucap Rita.


"Baik , kamu antarkan ke ruangan saya" , jawab Charlie.


"Baik pak".


Rita dan Fani keluar dari ruangan Charlie.


Rita membawa Fani ke ruang resepsionis dulu.


"Kamu tunggu disini dulu ya , aku mau mengantarkan tamu ke ruangan pak Charlie" , ucap Rita.


"Baik mba" , jawab Fani.

__ADS_1


"Bu Naomi , silahkan ikut dengan saya" , ucap Rita dengan sopan.


Naomi mengikuti Rita sampai ke ruangan Charlie.


Rita mengetuk pintu ruangan pak Charlie dan langsung membukanya.


Tok...tok...tok...


"Permisi pak , ini ibu Naomi" , ucap Rita yang langsung membuka pintu ruangan Charlie.


"Baik , silahkan masuk" , ucap Charlie.


"Selama siang pak Charlie" , ucap Naomi sambil berjalan masuk ke ruangan Charlie dan mengulurkan tangannya dekat Charlie.


"Siang bu Naomi , silahkan duduk" , ucap Charlie sambil menjabat tangan Naomi.


Charlie kembali duduk di kursi kebesarannya dan Naomi duduk di kursi yang ada di depan meja Charlie.


"Jadi ibu ingin buat seragam apa?" , tanya Charlie.


"Saya ingin membuat seragam untuk koki saya , baju karyawan dan apron dengan logo Lime Bakery" , ucap Naomi.


Setelah itu Charlie mulai membahas dari model baju , bahan yang akan digunakan , warna , ukuran , dan berapa banyak yang akan di pesan.


********


Alexa yang sudah siap berdandan , langsung mengambil kunci mobilnya yang ada di atas meja dan berjalan turun kebawah.


"Mbok , aku mau keluar dulu ya" , ucap Alexa.


"Iya non" , jawab mbok Siti.


Alexa menyalakan mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Pak Tono langsung membukakan pagar ketika melihat Alexa mau keluar dari sana.


Alexa menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke restoran pecel lele.


Alexa membeli 2 bungkus nasi pecel ayam untuknya dan mas Charlie makan siang.


Setelah mendapatkan makanannya dan membayarnya , Alexa berjalan menuju ke mobilnya yang terparkir disana.


Alexa masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke AH Konveksi.


Tidak berapa lama mobil yang dibawa Alexa sampai di depan AH Konveksi.


Alexa langsung turun dari mobil dan berjalan masuk ke AH Konveksi , perusahaan milik kedua orang tuanya.


Semua karyawan langsung menyapa Alexa.


"Selamat siang nona muda" , sapa semua karyawan yang melihatnya.


"Selamat siang" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Rita , apa Charlie ada di ruangannya?" , tanya Alexa ketika sampai di meja resepsionis.


"Ada nona muda" , jawab Rita sambil tersenyum.


"Baiklah , saya langsung ke ruangannya ya" , ucap Alexa.


"Iya nona muda" , jawab Rita.


"Siapa wanita cantik itu mba?" , tanya Fani.

__ADS_1


"Dia anak pemilik dari almarhum perusahaan ini dan istri dari bapak Charlie" , jawab Rita.


"Ternyata pak Charlie sudah memiliki istri yang cantik , anak pemilik dari perusahaan AH Konveksi ini pula , kalau gitu aku gak akan ada kesempatan untuk mendekati pak Charlie" , ucap Fani dalam hatinya.


__ADS_2