Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan Ep 22


__ADS_3

Alexa yang sudah memilih beberapa baju batik samaan untuknya bersama suami dan anaknya , membawanya ke kasir.


Charlie langsung membayar semua baju yang sudah dipilih oleh istrinya.


Selesai transaksi , Charlie membawa kantong belanjaan mereka.


"Mas , kita berikan kado apa ya buat pernikahan Frescha?" , tanya Alexa sambil berjalan keluar dari toko baju batik bersama suaminya.


"Menurut kamu bagusnya kita kasih apa sayang?" , tanya Charlie.


"Lebih baik kita kasih emas saja mas , kalau dia butuh uang , nanti dia bisa jual , kalau gak dia kan bisa gunakan untuk ke pesta atau kemana" , jawab Alexa.


"Ide yang bagus itu sayang" , ucap Charlie sambil memeluk pinggang istrinya.


Charlie dan Alexa berjalan menuju ke toko perhiasan.


Alexa melihat beberapa perhiasan yang ada disana , mas kita belikan yang ini saja ya.


"Ini gelang pasangan ya sayang" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa.


"Aku juga pengen sayang" , jawab Charlie.


"Kalau kamu pengen kan tinggal beli mas" , jawab Alexa sambil terkekeh.


"Tapi kamu langsung pakai ya , jadi kita sama-sama langsung menggunakannya" , ucap Charlie.


"Kalau untuk langsung di pakai , aku mau ini mas" , tunjuk Alexa.


"Kamu mau yang ini sayang?" , ucap Charlie.


"Iya benar mas , aku suka yang itu karena ada mainannya" , ucap Alexa.


"Aku setuju sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum.


Charlie meminta petugas toko untuk mengeluarkan gelang yang ditunjuk oleh istrinya dan mencobanya di tangan Alexa.


"Cantik sekali sayang , sudah kamu langsung pakai saja ya" , ucap Charlie.


"Iya mas" , ucap Alexa sambil tersenyum.


Setelah itu Charlie memasang yang gelang satu lagi ke lengannya.


"Sekarang kita punya lagi yang membuktikan kita pasangan sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Kan memang sudah pasangan mas , sudah punya anak ini" , ucap Alexa sambil tersenyum.


Charlie pun langsung tersenyum melihat istrinya.


Setelah itu Charlie meminta gelang yang mau mereka hadiahkan untuk Frescha kepada petugas toko , lalu Charlie mengeluarkan kartunya untuk membayar perhiasan yang sudah di pilih mereka.


Selesai transaksi , tiba-tiba Bulan yang tadinya selalu anteng , mulai menangis.


"Anak kita kenapa sayang?" , tanya Charlie.


"Kalau gak lapar ya popoknya basah mas" , jawab Alexa.


"Waduh , aku gak bawa turun tas perlengkapan Bulan sayang" , ucap Charlie yang belum pernah membawa anaknya keluar sebelumnya.

__ADS_1


"Kalau gitu kita ke mobil saja ya mas" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie.


Alexa dan Charlie berjalan dengan cepat menuju ke mobil , karena Bulan yang tidak berhenti menangis.


Sampai di dalam mobil , Alexa mulai memeriksa popok Bulan.


"Benar mas , popoknya basah , tolong bantuin ambil popoknya di tas ya mas" , ucap Alexa.


Charlie langsung mengambil popok Bulan yang ada di dalam tas yang diletakin di kursi belakang.


"Mas , kamu pegang kan Bulan , aku yang ganti popoknya ya" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil mengangkat tubuh Bulan.


Alexa langsung membuka celananya dan mengganti popoknya.


Setelah selesai mengganti popok , ternyata Bulan masih terus saja menangis.


Alexa langsung membuka kancing baju atasnya dan menyusui Bulan.


"Ternyata anak kita lapar sayang" , ucap Charlie yang melihat anaknya sudah tenang begitu disusui oleh mamanya.


Charlie yang sedang memegang kain untuk menutupi Alexa yang sedang menyusui anaknya , terus melihat anaknya yang sudah mulai membulat itu.


"Sayang , nanti ketika kita pergi ke kota Y , pasti kamu akan sibuk mengurus Bulan , sambil mengikuti acara pernikahan Frescha.


"Kan ada kamu mas , jadi aku gak akan sibuk sendirian" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Apa kamu gak mau pakai babysitter saja sayang?" , tanya Charlie.


"Gak mau mas , aku takut kalau nanti kamu direbut dengan babysitter" , jawab Alexa.


"Kamu gak dengar berita ya mas , ada suami yang selingkuh dengan babysitter nya , akhirnya mereka bercerai dan sekarang suaminya menikah dengan babysitter nya" , ucap Alexa.


"Aku malah baru dengar dari kamu sayang" , jawab Charlie.


"Makanya aku gak mau mas , aku takut kalau semua hal yang dulu pernah terjadi sama kita terulang lagi" , ucap Alexa dengan lirih.


"Baiklah sayang , aku akan menuruti semua yang menurut kamu baik saja untuk keluarga kita" , ucap Charlie sambil menciumi kening istrinya.


"Iya , makasih ya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Aku yang harusnya berterima kasih sama kamu sayang , karena kamu mau melepaskan impian kamu menjadi pemain biola untuk aku dan anak kita" , ucap Charlie.


"Karena aku mencintai kalian berdua mas" , jawab Alexa.


"Kita langsung pulang saja ya sayang" , ucap Charlie.


"Pasti kamu mesum lagi kan" , ucap Alexa.


"Gak ada salahnya kan , sama istri sendiri juga" , jawab Charlie.


"Iya...iya...tapi aku lapar mas , kan kita belum makan siang" , jawab Alexa.


"Baiklah sayang , kamu mau makan apa?" , tanya Charlie.


"Kita makan di restoran padang aja ya mas" , ucap Alexa.

__ADS_1


"Baiklah sayang" , jawab Charlie sambil meletakkan kain di bahu Alexa dan menutupi anaknya yang masih menyusui disana.


Charlie menjalan kan mobilnya keluar dari mall dan menuju ke restoran padang.


Sampai di parkiran restoran padang , Charlie membantu mengancingkan baju atas Alexa dan baru mereka turun menuju ke restoran padang.


Di dalam restoran terlihat Putri teman Alexa bersama dengan seorang pria disana.


"Hi Putri" , sapa Alexa.


"Hi Alexa , kamu sudah punya anak ya sekarang" , ucap Putri.


"Iya" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Anak kamu lucu banget , cewek ya?" , tanya Putri yang sudah berdiri melihat anak Alexa.


"Iya anak aku cewek , Bulan namanya" , jawab Alexa.


"Aduh gemes banget deh" , ucap Putri.


"Makanya kamu cepetan menikah" , ucap Alexa.


"Iya , sebenarnya aku akan menikah dalam tahun depan , ini Riko tunangan aku" , ucap Putri sambil tersenyum.


Alexa dan Charlie berkenalan dengan Riko.


"Semoga lancar-lancar ya sampai hari H" , ucap Alexa.


"Iya terima kasih ya" , jawab Putri dan Riko.


"Iya sama-sama , kalau gitu aku gak ganggu kalian lagi , aku kesana dulu ya dengan suami aku" , ucap Alexa.


"Iya Alexa , nanti ketika aku sudah mau menikah aku kirimkan undangan ke kamu ya" , jawab Putri sambil tersenyum.


"Iya Putri" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Kalau kamu mau pakai souvernir handuk dibuat bermodel-model , bisa langsung ke konveksi aku ya , sekarang kita menerima untuk souvernir.


"Oh boleh juga , nanti aku ke konveksi kamu , alamatnya dimana?" , tanya Putri.


Charlie langsung memberikan kartu namanya kepada Putri.


"Baiklah , nanti aku kesana bersama Riko" , ucap Putri.


"Iya Putri terima kasih" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


Putri pun menganggukkan kepalanya.


Setelah itu , Charlie dan Alexa berjalan menuju ke meja kosong yang ada disana.


Tidak lama pelayan mulai menghidangkan semua makanan di atas meja.


Charlie dan Alexa mulai makan bersama.


"Gak disangka ya mas sebentar lagi Putri sudah akan menikah" , ucap Alexa.


"Iya sayang , wajar juga teman kamu menikah , kamu saja sudah punya anak" , ucap Charlie.


"Iya ya mas , kalau saja waktu itu papa dan mama tidak meninggal , aku kayaknya belum menikah sampai sekarang" , ucap Alexa.

__ADS_1


"Semuanya sudah diatur sama Tuhan sayang , tapi aku bahagia bisa menikah dengan kamu , karena aku kan sudah menyukai kamu sejak pertama kali aku bekerja dengan papa dan mama kamu" , ucap Charlie.


"Iya mas , kamu benar" , jawab Alexa sambil tersenyum.


__ADS_2