Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 55


__ADS_3

Alexa yang sudah lulus kuliah , setiap hari di rumah selalu latihan lagu yang akan masuk dalam syuting GADIS BIOLA DIBAWAH SINAR REMBULAN dan pada sore harinya Alexa masih pergi ke tempat kursus biola.


Alexa sudah memainkan 10 lagu untuk album pertamanya , tinggal 8 lagu lagi yang harus diambil gambarnya untuk album pertama Alexa.


Sore itu Alexa memainkan salah satu lagi yang akan dimainkannya saat syuting selanjutnya.


Charlie yang sudah pulang kerja sore itu , langsung tersenyum mendengarkan suara biola yang dimainkan oleh Alexa.


Charlie langsung berjalan ke kamarnya yang ada di sebelah kamar Alexa dan mengambil bajunya yang ada di dalam lemari , membawa bajunya ke kamar Alexa.


Charlie masuk ke dalam kamar mereka.


"Alexa" , panggil Charlie.


Alexa pun berhenti memainkan biolanya.


"Mas , kamu sudah pulang?" , tanya Alexa.


"Iya Alexa , aku mandi dulu ya" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Charlie berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya disana.


Alexa melanjutkan bermain biola nya lagi di balkon kamar.


Tidak lama Charlie pun selesai mandi dan berjalan keluar dari kamar mandi menuju ke balkon.


Charlie duduk di kursi balkon sambil mendengarkan permainan biola Alexa yang sangat disukainya.


Meskipun mereka belum melakukan hubungan suami istri , tapi Charlie tetap mencintai Alexa.


Alexa pun selesai bermain biola , lalu Alexa berjalan masuk meletakkan biolanya di meja yang ada di dalam kamarnya.


"Mas , kebetulan besok hari libur , kita ke mall ya , aku lihat baju kamu sudah banyak yang harus diganti" , ucap Alexa.


"Iya boleh Alexa , terima kasih ya sudah perhatian sama aku" , jawab Charlie sambil tersenyum.


"Kamu kan suami aku mas , jadi sudah sepantasnya aku memperhatikan hal-hal seperti itu" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Kapan kamu akan memperhatikan perasaan aku , istriku?" , ucap Charlie.


"Tolong kamu bersabar sedikit lagi ya mas" , ucap Alexa.

__ADS_1


Sebenarnya Alexa sudah mulai memiliki perasaan untuk Charlie , tapi dia belum yakin seratus persen dengan perasaannya yang sekarang.


********


Vio yang pergi ke Rose klub malam itu sendirian , selalu merasa kalau dia sangat memboroskan uang untuk membayar taksi setiap pergi ke Rose klub malam.


Mana penampilan dia cuma hari Sabtu dan Minggu , membuat dia harus bisa berhemat kalau gak , dia gak akan punya uang untuk di tabung.


Vio ingin menabung uangnya untuk bisa pindah dari tempat Felix , karena Felix yang mengatakan kalau dia akan pulang dari senin sampai rabu , tapi belakangan ini malah Felix tidak pulang ke kostan mereka , mana sudah hampir akhir bulan.


"Vio" , panggil Derren yang baru sampai di Rose klub malam.


Vio masih hanyut dalam pikirannya.


"Vio" , panggil Derren lagi sambil menyentuh bahu Vio.


"Eh...iya" , jawab Vio yang tiba-tiba terkejut karena ada yang menyentuh bahunya.


"Maaf Vio , aku panggil panggil kamu dari tadi tapi kamu hanya diam saja" , ucap Derren.


"Iya maaf Derren aku sedang banyak pikiran" , ucap Vio.


"Kamu ada masalah?" , tanya Derren.


"Apa kamu mau tinggal dengan aku di apartemen aku , kebetulan aku tinggal sendiri dan disana ada dua kamar" , ucap Derren yang ingin mengambil kesempatan untuk mendapatkan Vio.


"Apa kamu serius Derren?" , tanya Vio.


"Iya aku serius Vio , kalau mau nanti setelah dari sini , aku bisa menemani kamu buat ambil barang-barang kamu di kostan , jadi kamu bisa langsung pindah ke apartemen aku" , ucap Derren.


"Baiklah , aku mau , terima kasih ya" , ucap Vio yang memang sangat butuh tempat tinggal.


"Sama-sama Vio" , jawab Derren.


Setelah itu Vio dan Derren mulai berkerja lagi memainkan lagu di Rose klub malam.


********


Felix menikmati hidup yang nyaman di apartemen mewah Celine.


Malam itu seperti biasa Felix memuaskan Celine.


Jangankan malam itu , sekarang setiap hari Felix harus memuaskan Celine.

__ADS_1


Celine yang sudah lama tidak merasakan sentuhan dari pria di tubuhnya sejak malam terakhir yang dilakukannya bersama dengan suami sah nya Carren , membuat Celine menyukai setiap sentuhan dan ciuman dari Felix , ditambah dengan Felix yang sangat bisa mengimbangi hasratnya yang tinggi itu.


Celine yang sudah mulai menyukai Felix , tidak mau kalau Felix kembali pulang ke kosannya , karena orang suruhan Celine yang ditugaskan untuk mengawasi Felix , memberitahukan kalau Felix memiliki pacar dan tinggal bersama dengan pacarnya.


Maka dari itu Celine selalu memberikan barang-barang mahal buat Felix , sehingga Felix mau menemaninya setiap malam dan Celine berharap Felix bisa melupakan pacarnya dan hanya fokus kepada dirinya saja.


Sejak bersama dengan Felix , Celine juga sudah tidak pernah untuk pulang ke rumahnya dengan Carren.


Membuat Carren bebas membawa Yuki ke dalam rumah mereka.


Celine yang mengetahui suaminya membawa selingkuhannya ke rumah mereka pun sudah gak mau terlalu perduli , karena dia sudah dipuaskan oleh Felix.


"Sayang , ini alat baru apa lagi?" , tanya Felix yang melihat alat baru berada di atas lemari yang ada di sebelah kasur Celine.


"Ini katanya bisa untuk digunakan berdua sayang , makanya aku membelinya untuk digunakan bersama kamu" , ucap Celine sambil mengambil alat yang baru dibelinya itu.


Setelah itu Celine mencoba alat yang baru di belinya itu dengan Felix.


Celine menekan tombol yang ada disana dan alat itu mulai bermain disana.


"Kamu hebat sayang , aku suka setiap bersama kamu , setiap alat yang kamu beli , benar-benar bagus" , ucap Felix sambil tersenyum simpul.


"Karena aku melakukannya sama kamu makanya alat ini jadi bagus sayang" , ucap Celine sambil tersenyum simpul.


"Aku penasaran , kenapa kamu tidak hamil juga sayang?" , tanya Felix dengan penuh tanda tanya.


"Kenapa kamu menanyakan hal itu , apa kamu tidak suka bersama dengan aku?"


"Aku heran aja , apakah cairan aku tidak bagus , sehingga membuat kamu tidak hamil juga sampai sekarang" , ucap Felix.


Sebenarnya Celine memang tidak akan hamil , karena Celine rutin meminum pil KB nya , tapi dia tidak mau melepaskan Felix karena sudah terlanjur menyukai Felix meskipun Felix jauh lebih muda darinya.


Celine akan melakukan apapun untuk bisa menahan Felix berada di sisinya.


"Yang penting kita nikmati saja hubungan kita yang sekarang , kamu suka kan selama bersama dengan aku" , ucap Celine.


"Ya aku suka , apalagi setiap barang-barang mahal dan game terbaru yang kamu berikan untuk aku , aku suka semua itu" , jawab Felix sambil tersenyum.


"Asalkan kamu selalu ada disini setiap hari bersama aku , aku pasti akan memberikan semua yang kamu inginkan" , ucap Celine.


Mendengar Celine akan memberikan semua barang yang dia inginkan , membuat Felix yang matre pun seketika langsung lupa dengan pacarnya Vio.


"Baiklah sayang , aku mau menemani kamu setiap hari disini , aku juga suka setiap bermain dengan kamu , selalu membuatku puas" , ucap Felix sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2