Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan ep 14


__ADS_3

Reni pulang dengan bahagia sore itu.


Begitu Reni masuk ke dalam kamar kosannya...


"Sayang , coba tebak apa yang terjadi hari ini?" , ucap Reni kepada suaminya.


"Memangnya ada apa sayang , apakah ada hal yang membuat kamu bahagia?" , tanya Andi dengan penuh tanda tanya.


"Iya sayang , benar-benar membuat aku bahagia" , ucap Reni.


"Apa itu sayang?" , tanya Andi.


"Coba kamu tebak dulu" , ucap Reni.


"Gaji kamu naik" , jawab Andi.


"Bukan , ayo tebak lagi" , ucap Reni sambil tersenyum.


Andi berpikir untuk sejenak.....


"Apa kamu mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan?" , tanya Andi.


"Iya sayang , kamu benar" , ucap Reni yang langsung memeluk tubuh suaminya yang sedang duduk di atas kasur.


"Baguslah sayang , jadi setiap pagi sampai sore kita bisa buat anak , sejak kamu kerja kan kita sudah mulai jarang melakukannya" , ucap Andi.


"Iya kamu benar sayang , kalau seperti ini terus kapan kita bisa punya anak" , jawab Reni.


"Iya makanya sayang" , ucap Andi sambil memeluk tubuh Reni dan mengecup keningnya.


"Aku mandi dulu ya sayang , setelah ini kita makan pecel lele yang di depan ya" , ucap Reni.


"Iya boleh sayang" , jawab Andi.


Setelah itu Reni mengambil bajunya dan berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


********


Charlie dan Alexa sudah sampai di rumah sakit , mereka langsung berjalan menuju ke kamar perawatan mba Yuki.


Alexa mengetuk pintu kamar mba Yuki , baru dia membuka pintunya.


"Mba...Pak...." , sapa Alexa dan Charlie ketika sudah membuka pintu kamarnya dan masuk ke dalam.


"Iya Alexa , Charlie" , jawab Mba Yuki yang sedang menggendong anaknya.


"Iya Alexa , Charlie , akhirnya bisa bertemu juga dengan kalian" , ucap Pak Carren.


"Iya pak , ini hadiah buat anak bapak" , ucap Alexa sambil memberikan kotak perhiasan kepada pak Carren.


"Terima kasih ya" , ucap pak Carren sambil mengambil kotaknya.


"Iya sama sama pak" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


Pak Carren langsung membuka kotak hadiah dari Alexa.


"Wah gelang tangan ya , bagus sekali" , ucap Yuki sambil tersenyum.

__ADS_1


"Iya mba , syukurlah kalau mba Yuki suka" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Iya aku suka Alexa , terima kasih ya" , ucap mba Yuki sambil memakaikan gelang tangan pemberian Alexa dan Charlie ke tangan anaknya.


"Bulan gak dibawa kesini Alexa?" , tanya pak Carren.


"Gak pak , Bulan baru berusia 1 bulan lebih , jadi belum boleh dibawa keluar" , jawab Alexa.


"Oh iya juga ya" , ucap pak Carren.


"Bagaimana pertama kali menjadi seorang ibu , Alexa?" , tanya mba Yuki.


"Harus siap-siap gak tidur mba , karena harus menyusui setiap 2 jam sekali" , jawab Alexa.


"Kamu ASI nya banyak gak?" , tanya mba Yuki.


"Sampai sekarang aku bersyukur karena anak aku tercukupi ASI nya mba" , jawab Alexa.


"Kamu beruntung ya , ASI aku masih sedikit" , ucap mba Yuki.


"Tapi kan dokter sudah kasih vitamin untuk memperlancar ASI sayang" , ucap pak Carren.


"Semoga setelah minum vitamin ASI nya jadi semakin lancar ya mba" , ucap Alexa.


"Iya semoga ya" , jawab mba Yuki.


"Alexa , kamu kapan bisa konser lagi?" , tanya pak Carren.


"Kebetulan bapak bertanya , sebenarnya saya gak mau konser lagi pak , karena sejak ada Bulan saya ingin merawat anak saya sendiri sampai dia besar" , ucap Alexa.


"Kalau saya konser harus keluar kota , saya juga akan repot kalau harus membawa anak saya pak , kalau anak saya tinggal di rumah , saya juga gak akan tenang selama acara konser berlangsung" , jawab Alexa.


"Bukankah Charlie selalu menemani kamu setiap pergi konser , nanti kan bisa suami kamu yang menjaga Bulan selama konser berlangsung" , ucap pak Carren.


"Tapi saya menjaga Bulan saja sampai kurang istirahat pak , bagaimana saya bisa konsentrasi untuk latihan biola" , jawab Alexa.


"Biarkan Alexa merawat anaknya dulu sayang , nanti kamu pasti akan tau keresahan Alexa setelah kita dan Calvin pulang ke rumah" , ucap Yuki kepada suaminya.


"Baiklah Alexa , nanti kalau kamu sudah siap kembali untuk bermain biola kabari saya ya , kami benar-benar sangat menantikan permainan biola kamu" , ucap pak Carren.


"Iya pak , kalau gitu saya dan mas Charlie pulang dulu ya pak...mba... karena sebentar lagi sudah jam nya Bulan untuk minum ASI" , ucap Alexa.


"Iya Alexa...Charlie...terima kasih ya" , ucap pak Carren dan Yuki bersamaan.


"Iya pak" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


Alexa dan Charlie berjalan bersama keluar dari kamar perawatan mba Yuki menuju ke parkiran mobil yang ada diluar rumah sakit.


"Sayang , kayaknya pak Carren benar-benar gak ingin kamu berhenti bermain biola" , ucap Charlie ketika mereka sudah berada di dalam mobil.


"Iya mas , aku bisa melihatnya juga , tapi aku gak mau kalau aku bermain biola anak kita jadi terlantar" , ucap Alexa.


"Iya sayang , aku mengerti maksud kamu , aku juga lebih senang kalau kamu mau fokus menjaga anak kita , apalagi nanti ketika Bulan sudah mulai besar , aku kepingin nambah anak lagi sayang" , ucap Charlie.


"Iya mas , aku juga mau menambah anak lagi , supaya nanti Bulan gak sendiri seperti aku" , ucap Alexa.


"Kamu lihat saja nanti sayang , kalau kamu memang ingin fokus menjaga anak kita , nanti pak Carren juga akan mengerti , apalagi sekarang kan mereka juga sudah punya anak , pasti nanti dia akan mengerti perasaan kamu" , ucap Charlie.

__ADS_1


"Iya mas" , jawab Alexa.


Setelah beberapa waktu mobil yang dibawa oleh Charlie telah sampai di rumah.


Mbok Siti yang sedang panik karena Bulan yang sudah mulai lapar dari tadi menangis terus gak berhenti-henti...


Begitu mendengar suara langkah kaki , mbok Siti yang sedang duduk di ruang keluarga langsung berjalan keluar sambil menggendong Bulan yang sedang menangis.


"Bulan sudah lapar ya mbok" , ucap Alexa yang mendengarkan tangisan anaknya begitu dia masuk ke dalam rumah.


"Iya non , dari tadi nangis terus" , ucap mbok Siti yang langsung lega begitu melihat Alexa sudah pulang.


"Maaf ya anak mama sayang , anak mama sudah kelaparan ya" , ucap Alexa yang langsung membuka baju atasnya dan mengambil Bulan dari mbok Siti.


Alexa mulai menyusui Bulan sambil duduk di ruang keluarga.


Charlie yang baru masuk ke dalam rumah setelah memarkirkan mobilnya.


"Anak kita sudah kelaparan ya sayang" , ucap Charlie yang melihat istrinya menyusui anaknya di ruang keluarga.


"Iya mas , tadi ketika aku masuk ke rumah , suara tangisannya sudah terdengar sampai di depan pintu" , ucap Alexa.


"Maaf ya kalau papa dan mama perginya agak lama" , ucap Charlie sambil mengusap kepala anaknya.


"Iya papa , lain kali gak boleh ya pergi lama-lama" , ucap Alexa.


"Tadi lama karena pak Carren mau kamu bermain biola lagi sayang" , ucap Charlie.


"Iya...iya...salah mama yang buat Bulan jadi kelaparan" , jawab Alexa.


"Ya gak gitu juga sayang , lain kali juga anak kita gak akan lama nungguin kita lagi , soalnya kita belum ada rencana pergi lagi kan" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa.


"Nona muda dan tuan muda mau makan malam sekarang?" , tanya mbok Siti.


"Iya boleh mbok" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


Mbok Siti jalan menuju ke dapur dan mulai menghidangkan makan malam untuk Alexa dan Charlie.


Tidak lama Bulan sudah selesai minum ASI , Charlie dan Alexa berjalan menuju ke meja makan sambil menggendong Bulan.


"Bulan biar sama mbok saja non" , ucap mbok Siti.


"Biar sama aku saja mbok , mbok juga makan lagi , udah malam nanti mbok tambah telat lagi makan malamnya" , ucap Alexa.


"Baik non" , jawab mbok Siti sambil berjalan menuju ke dapur.


"Sayang , kamu makannya biar aku yang suapi ya" , ucap Charlie.


"Aku bisa makan sendiri kok mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Gak apa apa sayang , sudah lama aku gak menyuapi kamu" , ucap Charlie.


"Baiklah mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Malam itu Alexa makan disuapi oleh Charlie suaminya.

__ADS_1


__ADS_2