
Kini Moza sudah lengkap dengan piyama tidurnya,dia merebahkan tubuhnya sejenak,perlahan memejamkan matanya,entah mengapa bayangan Yano melotot kearahnya melintas dikepala Moza
"apa-apaan sih gue,mikirin si es batu"kesal Moza membanting guling disebelahnya,lalu dia menutup matanya dengan selimut agar bisa cepat tidur supaya terhindar dari bayangan Yano yang tiba tiba menghampirinya.
Pagi-pagi buta Moza sudah bersiap untuk kesekolah,agar dia tidak terlambat lagi.
Moza sudah tiba di gerbang sekolah lalu memarkirkan mobilnya diparkiran sekolah.Tak berselang lama Moza berjalan menunju kelasnya dan berpapasan dengan Geral alias pangeran tampan yang diincar banyak cewek disekolahnya.
"Hayyy Za"sapa Geral ramah
"Hayy Juga Ge"balas MozA tersenyum
"yuk kita barengan kekelas"ajak Geral karena mereka berdua memang satu kelas.
"ya udah deh"jawab Moza mengiyakan.
Moza dan Geral berjalan beriringan sehingga keduanya menjadi pusat perhatian pagi ini.Ada yang mencibir ada pula yang mendukung kecocokan antara Moza dan Geral.
"Mozaa!"teriak Amanda dari dalam kelas melihat kedatangan Moza dari ambang pintu apalagi melihat Geral dibelakangnya
"Apaan sih lho Manda,pagi-pagi udah bikin telinga gue sakit"ketus Moza menghampiri Amanda
__ADS_1
"elu utang cerita sama gue mengenai si dia"tunjuk Amanda kearah Geral yang terlihat duduk diam disebelah mereka.
"nggak usah nunjuk-nunjuk kalu"gusar Moza mengibaskan tangan Amanda
"iya-iya,ngomong-ngomong gue ada berita bagus nih buat elu"kata Amanda senyum sendiri.
"berita apaan sih sampe elu senyum nggak jelas begitu"tanya Moza kepada sahabatnya itu
"katanya sih kita ada kedatangan tamu dari kepolisian,dan gue lihat pak polisinya ganteng-ganteng banget apalagi kapten yang ketemu sama kita"jelas Amanda membayangkan wajah ganteng dari para polisi
"elu mah kebiasaan mata keranjang banget,waktu itu takut sama kapten es batu itu,lah sekarang melek-melek lihatnya"ejek Moza membuat Amanda memutar bola matanya malas karena Moza hanya menanggapinya dengan sebuah ejekkan
"Za elu masih waras kan?"tanya Manda menatap Moza.
"iya enggak sih,secara sih kapten polisi tuh kan ganteng masa elu nggak tertarik sih,malah elu nempel sama gue melulu"kata-kata Manda sontak membuat Moza tambah kesal
Plaakk
"Aduh"rintih Manda kesakitan karena baru saja Moza menjitak kepalanya dengan sebuah buku
"Makanya ngomong tuh jangan ngasal ngasal"jawab Moza penuh kemenangan
__ADS_1
"Selamat Pagi anak-anak sekalian,Bapak minta kalian berkumpul diAula sekarang juga"suara Pak Anggara selaku kepala sekolah dari toa terdengar membuat Moza dan Manda serta siswa lainnya bergegas menuju Aula.
Disana sudah ada 4 orang polisi berseragam lengkap duduk ditempat yang telah disediakan,mata Moza membulat melihat orang yang sangat dia kenali.
"Manda tunggu,itu bukannya si Kapten es batu?"tanya Moza menghentikan langkah Manda
"gue udah kasih tau dari tadi keles,masa elu lupa"kesal Manda kepada Moza karena barusan dia suda kasih tau sama Moza kalau Yano atau Kapten es batu itu juga datang.
"Masa sih,kapan elu bilang"tanya Moza bingung sendiri
"malas gue ngulang lagi"kata Manda menarik Moza untuk duduk.
Tak berselang lama Yano yang dipersilahkan untuk naik podium segera melangkah dengan gagahnya kedepan,sehingga banyak para siswi yang terpana dan bersorak-sorai melihat Yano yang tengah berbicara denga tegasnya didepan mereka.
"Selamat Pagi adek-adek sekalian,perkenalkan saya Yano Adiputra Dewantara,dan saya juga menjabat sebagai seorang kapten.Agar tidak membuang waktu,saya akan memulai sosialisasi kita pagi ini mengenai pentingnya mematuhi aturan-aturan lalu lintas dan apa saja yang menjadi ketentuan-ketentuan berkendara bagi para pelajar seperti kalian ini."jelas Yano panjang lebar disambut dengan sorakan anak cewek yang tak kalah heboh mengagumi ketampanaan sang kapten.
"Mukanya biasa aja deh,kok mereka teriaknya luar biasa"kesal Moza melihat cewek yang meneriaki Yano
"mulai lagi deh gilanya,apa mata elu itu kemasukan sesuatu hah?sampe elu nggak bisa lihat ketampanan dari pak Yano,apa yang kurang coba udah ganteng,tegas,berwibawa"puji Manda menatap Yano yang lagi berbicara didepan.
"orang kaya es batu gitu dibilang ganteng,belum tahu aja elu sama sifat pak kapten yang elu puji-puji itu bagaimana"Kata Moza dengan kesal
__ADS_1
"awas nanti kualat lho Za,dari benci jadi cinta"kata Manda mengingatkan sahabatnya yang dilanda benci kepada Yano.
"amit-amit ya,ogah banget deh gue suka sama dia apalagi cinta"jawab Moza memukul kepalanya seakan dia tak ingin hal itu benar-benar terjadi.