Hanya Pengantin Cadangan

Hanya Pengantin Cadangan
Kecelaka'an menjelang pernikahan


__ADS_3

Tengah malam Kezia terbangun dengan mata sembab. Bahkan ia juga melewatkan makan malamnya bersama keluarganya. Kezia meratapi nasipnya dan mencari-cari kesalahan apa yang membuat Rama begitu membencinya.


Ia juga melirik luka bekas cakaran di tanganya dan lecet di telapak kakinya telah mengering.Untung saja dia bisa bela diri. Entah apa yang terjadi denganya jika ia tidak bisa melawan dua pria jahat yang hendak melecehkanya tadi siang.


Kesal dan juga sedih begitulah yang ia rasakan saat ini. Ia bangkit menuju ke kamar mandi untuk mandi. Setelahnya ia turun ke lantai bawah menuju dapur karena perutnya memberontak minta di isi.


Persis seperti tikus yang sedang kelaparan di tengah malam. Berbagai macam makanan yang ada di dalam kulkas ia keluarkan. Rasa kesalnya mampu membuat Kezia menjadi gadis rakus dalam sekejap. Ia melampiaskan kekesalanya dengan memakan makanan yang ada di hadapanya.


Setelah kenyang Kezia kembali lagi ke kamarnya untuk sekedar membaringkan tubuhnya. Ia membuka group alumni yang tadi siang ia dapatkan dari Alex. Hampir setiap orang yang ada di dalam group itu membicarakan tentangnya dan Rama.


Banyak komentar positive dan negative yang ia baca. Fikiranya kembali mengingat waktu Rama menolaknya dulu.


Flash back on


Tepatnya siang itu di depan lapangan basket Kezia mengungkapkan perasa'anya kepada Rama. Gadis tomboy berambut sama persis dengan laki-laki mengenakan kaos basket tanpa lengan.


Rama merasa geli setelah mendengar ungkapan cinta dari Kezia.Rama merasa seperti Gay jika sampai menerima cinta Kezia. Sedangkan Rama berfikir kenapa harus menerima cinta Kezia jika kakak kezia yang bernama Vania lebih veminim dan lebih pantas ia pacari.


Rama menolak cinta Kezia dan mengatai Kezia cewek aneh.Rama berkata terus terang tidak menyukai penampilan Kezia yang tomboy.Ia lebih suka gadis lembut yang selalu manja kepadanya.Daripada gadis tomboy yang terlihat bar-bar dan suka berkelahi dengan laki-laki.


Sontak semua siswa dan siswi yang menyaksikan mereka berdua menertawai Kezia.Saat itulah harga diri Kezia seakan runtuh.Mulai saat itu Kezia tidak ingin lagi masuk sekolah dan meminta papanya untuk memindahkanya sekolah sejauh mungkin.


Ia bertekat akan mengubur dalam-dalam perasaanya kepada Rama.Serta mengubah penampilanya sesuai kodratnya sebagai wanita.


Flash back off


Ke esokan harinya kezia ingin pergi ke salon untuk merawat tubuhnya sebelum hari pernikahanya tiba. Ada ataupun tidaknya malam pertama setelah menikah. Kezia tetap akan merawat tubuhnya yang indah dan semakin indah.


Menikmati pijatan lembut dan menghirup aroma terapi yang mampu membuatnya sejenak lupa tentang Rama.

__ADS_1


"Mbaknya kok sendirian saja gak ada yang nganter. Padahal besok mbaknya mau nikah,pamali jika keluar rumah, mbak."


Kezia malah nyengir ketika mendapat teguran dari seseorang. Mungkin karena terlalu lama menetap di ingris membuatnya lupa tentang pamali.


Dan yang benar saja setelah kezia pulang dari salon. Mobilnya di tabrak oleh mobil yang berlawanan arah dengan mobilnya.


"Ssssssiiiit Brakkkkk."


Suara benturan keras terdengar saat mobil Kezia di tambrak oleh mobil lain. Kezia mengalami luka-luka di bagian kepalanya namun tidak membuatnya amnesia ataupun sesuatu yang lebih parah dari amnesia.


Terdengar suaran gedoran dari kaca mobil yang di naiki kezia. Saat ini kezia sedang pingsan dan orang yang menabraknya segera membawanya ke rumah sakit.


Adrian dan papanya segera datang ke rumah sakit setelah menerima kabar kezia kecelaka'an. Gadis itu masih belum sadarkan diri sampai sekarang. Membuat kakak dan papanya merasa sangat cemas.


"Ya ampun dek, baru beberapa hari pulang ke indosesia sudah dapat masalah."


Adrian berucap sembari tanganya mengelus rambut adiknya. Terdengar suara pintu yang terbuka menampakan seorang pria tampan yang tak lain adalah Digo sanjaya sahabat Rama.


Adrian langsung menghampiri Digo dan menanyakan bagaimana bisa terjadi kecelaka'an. Digopun menjelaskan karena kezia yang salah arah sehingga mobil mereka saling tabrak.


"Saya akan menanggung biaya rumah sakit dan perbaikan mobilnya. Ini kartu nama saya dan perusahaan tempat saya bekerja."


Adrian dan papanya mengernyit ketika membaca nama perusahaan yang tak lain adalah milik Rama.


"Ini nama perusahaan calon suami dia."


Adrian berkata sambil tanganya menunjuk ke arah kezia. Digo pun di buat kaget setelah mengetahui gadis yang ia tabrak adalah calon istri sahabatnya sekaligus atasanya.


Digo segera menelpon Rama dan memberitahu perihal Kezia. Tak lama setelah itu Rama dan juga kedua orang tuanya datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Kezia.

__ADS_1


Rama membuka pintu dan mendapati Kezia terbaring lemah di atas brankar rumah sakit. Dalam hatinya bersorak gembira bukanya bersedih. Itu karena pernikahanya besok akan gagal karena kezia kecelaka'an.


"Aduh sayang, kenapa bisa sampai begini."


Rani ibunya rama sangat mencemaskan keadaan menantunya. Kezia mengerjapkan matanya membukanya perlahan.


"Aku ada di mana?"


Sambil memegangi dahinya yang terasa sakit. Kezia mulai menatap satu persatu orang yang melihatnya.


"Kamu habis kecelaka'an Kezi," ucap Adrian


"Beristirahatlah nak,mungkin besok lebih baik pernikahan kalian di adakan di ruangan ini saja. Mengingat kondisi kezia baru saja mengalami kecelaka'an.


Rama yang tadinya bersorak penuh kebahagiaanpun kini di kecewakan karena ucapan papa kezia.


"Tenang kezi, besok kalian hanya ijab qobul di ruangan ini.Untuk resepsinya nunggu kamu benar-benar sembuh?


Entah kenapa kezia saat itu memaksakan senyumnya. Itu karena dia masih kesal kepada Rama soal kemarin. Kezia menghembuskan nafas pelan. Mencoba kuat apapun yang terjadi setelah pernikahan.


Rama melirik wajah Kezia yang tak sedikitpun meliriknya. Biasanya gadis di depanya ini akan meliriknya ketika ada pembahasan tentang pernikahanya. Baginya sebagai pria yang biasanya di tatap penuh cinta darinya. Kini merasa egonya sedikit terluka karena kezia tidak lagi mencuri pandang ataupun mencari perhatianya.


Fikiranya kembali keada kejadian kemarin saat ia meninggalkan kezia di tempat sepi. Dia akui memang dia keterlaluan. Meskiun ia tahu kezia bisa bela diri tetapi tak seharusnya dia menurunkanya di tempat sepi. Apa lagi dia sendiri hanya menjadi penonton saat Kezia hendak di lecehkan oleh kedua pria asing.


Dan bisa ia lihat gadis cantik di depanya dengan keadaan kepala di perban. Wajah cantiknya kini terlihat pucat namun masih bisa tersenyum kepada orang-orang kecuali kepadanya.


"Sssssiiiit,aku tidak bisa menghindar lagi dari pernikahan sialan ini. Kemana kamu vania?ku mohon kembalilah," batin Rama


Sedangkan kezia memikirkan ucapan seseorang di salon tadi. Ternyata benar pamali yang ia katakan benar-benar terjadi. Memang seharusnya kezia di pingit sebelum hari pernikahanya tiba. Namun bagaimana lagi jika tidak ada yang mengingatkanya. Sedangkan dia terlalu lama di ingris tidak tahu menahu tentang adat yang harus di lakukan di indonesia. Yang bisa ia lalukan hanya bersyukur. Setidaknya ia masih di beri nyawa yang panjang. Terselamatkan dari kecelakaan yang barusan menimpanya.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


__ADS_2