
Dua garis biru dihadapan Sharen membuat mata gadis itu hampir tak berkedip,entah apa yang ada di dalam pikirannya saat ini.
Seusainya dari kamar mandi Sharen duduk di tepi ranjangnya mengamati kembali benda kecil berbentuk panjang itu
"ya..Tuhan..apa yang harus aku lakukan sekarang?apa aku harus jujur pada Vigo" gumamnya dalam hati.
Pikirannya semakin bimbang tatkala ia mengingat status pria yang dicintainya,dan bukan tidak mungkin kalo istri sah Vigo pasti akan menyeretnya dan tak menerima perbuatan mereka.
Sharen membayangkan terlalu jauh,berpikir kalau sampai kehadiran buah cinta dalam rahimnya akan mendapatkan kesulitan jika orang orag mengetahuinya.
Sejenak Sharen berpikir mungkin akan lebih baik jika tak ada seorangpun yang tau akan kehamilannya,lantas apa yang harus ia lakukan??
-------------------------------
-------------------------------
Sementara itu satu minggu sudah Vigo tak bisa berkunjung ke Bandung menemui sang pujaan hati.Kesibukan pekerjaan memaksanya untuk menahan rasa rindu bahkan untuk menahan kerinduan itu ia terpaksa tak menghubungi Sharen karena hanya dengan mendengar suaranya saja maka rindu itu akan memuncak dan Vigo tau ia tak mungkin bisa menahannya,untuk itu sekuat tenaga ia menahannya menyelesaikan segala urusan pekerjaan secepat mungkin agar bisa cepat menemui Sharen.
Sementara di tempat berbeda,Sharen sedang berkemas.Setelah perdebatan dengan sang hati ia akhirnya memutuskan untuk pergi dari kehidupan Vigo,membawa sang benih cinta untuk menjalani hidup tanpa tekanan dari siapapun.
__ADS_1
Ya..
#################
##################
Hampir 30 menit sharen menunggu travel yang akan menjemputny,tekadnya sudah bulat ia harus melupakan semuanya dan memulai hidup baru bersama sang benih di dalam rahimny hasil buah cinta terlarang bersama Vigo.
Sharen duduk di bangku tengah dekat jendela,kelopak matanya tampak terpejam tertutup oleh kacamata hitam yang ia kenakan
untuk menutupi mata sembab ny,ada rasa ngilu di dalam relung hatinya tapi ia bisa apa,dunia yang ia pijak sepertinya tak memberikan jalan sedikitpun untuk dia berpikir jernih,didalam pikirannya yang Sharen tau adalah sekarang kembali ke kampung halamannya dan menceritakan semua nya pada sang bunda,satu satunya orang yang bisa mengerti hati nya walau sebenarnya Sharen tau sang bunda pasti akan kecewa dengan semua ini.
♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢♢
Perlahan ia melangkahkan kaki menuju pintu
"tok..tok""assalamualaikum "
Hampir tiga menit pintu belum juga terbuka,dan suara di belakang punggungnya pun cukup mengejutkannya.
__ADS_1
"waalaikumsalam"tampak sang bunda berjalan mendekat sambil tersenyum.
dan Sharen pun tak urung menghambur memeluk sang bunda tak lupa menyalaminya sebagai tanda hormat.
"eh..udah peluknya jangan lama2 teh..ibu kotor baru dari kebun"sang bunda pun menjauhkan diri dari tubuh sang anak,ya karena ia baru saja pulang dari ladang teh bekerja paruh waktu sebagai pemetik teh.Sharen sendiripun sebenarnya sudah sering melarang sang bunda bekerja karena ia tak tega melihat sang bunda harus lelah berjalan menyusuri kebun teh sambil memetik teh,tapi sang bunda tetap bekerja dengan alasan tak ada kegiatan dan lumayan untuk beli beras selalu itu alasan yang dia ungkap setiap Sharen membahasnya.
"Teteh kapan sampai?"
Sharen yang baru saja menempelkan tubuhnya di atas kursi bale di teras depan pun menoleh
"baru aja ko bu"jawabnya sambil tersenyum
sang bunda yang sedikit curiga akan kedatangan sang anak sulung tanpa memberi kabar pun mencoba bertanya..
"tumben pulang ga ngabarin ibu?ada apa"tanya nya sambil duduk disamping putri nya dan menatapnya.
Sharen yang di tatap sudah tak mampu berkata dan entah harus memulai dari mana yang ia mau saat ini hanyalah menangis di pangkuam sang bunda sambil merasakan tangan halus sang bunda membelai rambutnya,seperti saat ini Sharen sedang menangis di pundak sang bunda tanpa sepatah katapun bicara,sang bunda yang mencoba mengerti hanya mengelus pundak sang anak sambil berkata"menangislah sampai kamu puas,dan tumpahkan semua kegalauanmu"
》》》
__ADS_1
Trimakasih untuk semuanya yang sudah mampir,dan mohon maaf baru sempat up lagi .
tinggalkan jejak ya biar aq semangat...😊😊mampir juga di karya lain ku "berlari untuk cinta"