
Malam ini seperti biasa shareen sudah siap siap untuk performa live music nya,pekerjaan freelance yang ia lakukan untuk menambah pundi pundi dompetnya,malam ini shareen tampil dengan dress selutut kotak kotak dengaan rambut tergerai dia menaiki panggung mini itu,ia tersenyum kepada semua pengunjung disana menyapa mereka dengan senyum dan lambaian tangan ditambah sedikit ucapan dan kata kata manis.
Semua mata pengunjung kini terfokus pada ny terutama pengunjung pria yang enggan melewatkan penampilan sharen gadis cantim dengan suara merdunya,,
Tiga lagu sudah shareen mendendangkan lagu lagu hits terbaru,semua terbawa suasana,sharen sendiri pun begitu bersemangat saat bernyanyi karena ramenya pengunjung membuat persegi yang di letakan depan sharen bernyanyi sudah mulai terisi penuh,ya ...itu kotak tips dari para tamu yang suka dengan penampilan sharen dan kawan kawan..hingga tiba tiba seorang waitres menghampiri shareen memberikan sepucuk kertas shareen membuka ny,sebuah request lagu dari seseorang dengan uang 200 ribu terselip disana tapi tanpa nama,sharen hanya tersenyum kemudian ia memasukan uang tersebut ke dalam kotak sambil berkata
"satu permintaan dari some one yang entah saya sendiri ga tau siapa,tapi btw trimakasih untuk tipsny ..dan satu lagi saya haturkan untuk anda...dari DEWA 19 satu tembang lawas berjudul *kangen*.."sharen berkata kata sambil sesekali tertawa""mungkin yang request lagi kangen ya...😊😀..ok satu lagi dewa 19 **kangen**
dan musik pun mengalun sharen melantunkan lagu tersebut dengan lembut hingga seisi caffee tersebut terbawa suasana tak sedikit dari para tamu yang ikut bersenandung mengikuti share bernyanyi..dan ketika lagu usai tanpa sengaja pandangan sharen melihat sesosok pria di meja ujung sedang tersenyum kearahnya pemuda itu tidak sendiri dia bersama dua orang temannya,,ya pria itu Vigo ..dia melambaikan tangannya ke sharen dan dibalas oleh lambaian kembali.
Lagu astrid berjudul "mendua "menjadi penutup malam penampilan shareen,seperti biasa sebelum pamit sharen akan memberikan kalimat kalimat ucapan .
Shareen trn dari panggung ia bermaksud menuju bar untuk mengambil softdrink tapi tiba tiba tangannya ada yang menarik,sharen menoleh ..siapa yang menarikny dan betapa terkejutnya dia karena sosok vigo sudah dihadapannya membawa sekaleng juice yang disodorkanny kepada shareen ..sharen tersenyum dan menerima minuman itu dan mengajak vigo untuk duduk di sudut meja.
"Kapan datang bang??"sharen membuka percakapan setelah hampir sepuluh menit mereka tak mwngeluarkan suara
__ADS_1
"tadi magrib baru sampe bandung cuma istirahat dulu di apartemen baru tadi jam sepuluhan nyampe ke caffee"jelas vigo sambil tersenyum menatap sharen
"ohh..ada kerjaan kah?kayany kok tiba tiba datangnya,perasaan tadi pagi chat aq ga bilang mau ke Bandung deh"sharen terkekah sambil memainkan sedotan di hadapannya untuk menghindari kegugupannya.
"hmm..ga da sih cuma emang tiba tiba aja aq kangen kamu "ucapan vigo tadi sontak membuat sharen tersedak,vigo menepuk bahu sharenn
"are you ok?"tanya vigo khawatir
sharen yang sudah bisa mengontrol diri segera menjawab"aq baik baik aja ko bang"..ya sharen memang baik baik saja dia hanya kaget dengan ucapan vigo yang seolah olah mengarah kepadanya.
Vigo mengantarkan sharen pulang,tapi sebelum nya vigo mengajak sharen untuk mampir ke apartemen ny karena ada sesuatu yang vigo ingin bicarakan sebenernya awalnya sharen menolak karena iya masih takut kalo harus berkunjung ke tempat pria apalagi malam malam seprti ini..tapi karena vigo bilang hanya sebentar dan lagi pula ada ardi d apartemen ny membuat sharen akhirnya menuruti permintaan vigo.
Vigo dan sharen memasuki apartemen vigo dan saat vigo memencet bell tak lama ardi membukakan pintu dia tersenyum meliahat seseorang disamping vigo"hmmm berhasil juga dia bawa wanita ini ke sarangnya,benar benar serius ternyata"gumam ardi.mereka menuju ruang tamu mempersilahkan sharen duduk,vigo mengambil minuman di dapur sedangkan ardi pamit naik ke kamar atas.
Apartemen vigo memang bukan apartemen biasa karena terdiri dari dua lantai dan lantai atas adalah khusus untuk dua kamar,yang satu untuk ardi yang satuny tentu saja vigo.
__ADS_1
"reen...abang mau bicara sama kamu..."vigo duduk di sebelah sharen
"soal apa bang?"tanya sharen agak heran,bukan hanya tentang pertanyaan tapi cara vigo dan ardi saat bertemu barusan mereka tampak sedang saling menggoda,entah apa yamg merekea rahasiakan.
"reen ga tau kenapa semenjak abang ketemu kamu sepertinya ada sesuatu yang beda,antara rasa nyaman dan seneng aja kalo lagi bareng kamu,dan abang juga ga tau ini apa namanya
mungkin bisa dibilang jatuh cinta??"tiba tiba pertanyaan itu membuat shareen tertawa
"jatuh cinta..???hmm bang rasanya aja sharen belum pernah nyoba jatuh cinta jadi mana tau itu apa"shren berusaha menghindari pertanyaan vigo.
"lagi pula maaf...bukannya abang udah punya istri??sharen menjawab dengan hati hati
"ya memang abang punya istri tapi istri kamuflase "jelas vigo
"maksudnya gimana ya..bang?"laki laki dihadapan sharen tampak tersenyum getir mendengar pertanyaan sharen ia menarik napas dan kemudian mulai menceritakan sedari awal pernikahan yang terjadi.
__ADS_1
Sharen hanya diam mendengar vigo bercerita dia sendiri bingung entah harus percaya atau tidak dengan cerita hidup vigo apalagi sharen belum begitu lama mengenal vigo.
"ren..abang ga minta kamu untuk percaya dengan cerita abang karena mungkin untuk wanita mempercayai laki laki yang baru dikenal itu sulit,tapi setidaknya abang cuma berharap kita bisa lebih dekat dan saling mengenal dan masalah status abang,untuk saat ini abang masih berusaha untuk mencari solusinya tapi abang mau kamu bantu abang kasih semangat untuk ini karena semenjak abang kenal kamu entah kenapa hari hari abang rasanya kembali berharga"vigo berkata dengan penuh memohon dari tatapannya seperti menyiratkan kejujuran dan rasa perih yang disembunyikan.Sebenarnya dalam hati kecil sharen pun ada sedikit asa untuk vigo tapi mengingat sttus vigo yang suami orang mengurungkan rasa itu tumbuh di hati sharen tapi dengan permohonan vigo tadi sharen sepertinya akan berusaha mencoba menemani walaupun hanya menempatkan diri sebagai kawan.