
Setelah apa yang Keyla katakan di lobi kepada wartawan kini berita tentang keluarga Zavano semakin di sorot media. Semua pemberitaan hanya mengenai Vano seorang pewaris tunggal Zavano, dan juga banyak yang menghujat dan juga menghakimi keluarga Vano dengan apa yang mereka lihat, di tambah lagi dengan komen netizen yang mahabenar itu lebih pedas lagi. Padahal para netizen itu belum tentu memiliki prestasi apa-apa (Kan Author curhat😂)
Saat ini Keyla tersenyum. Ia duduk di depan tv dan duduk santai bersama kekasih nya Heri menyaksikan siaran di televisi yang sangat membuat hati Keyla bahagia.
"Mereka mau bermain dengan ku!" kata Keyla.
"Ya dan mereka tidak tau siapa kekasih ku ini" kata Hari sambil tangannya meremas gundekan milik Keyla.
"Oh sssst" desah Keyla dengan sensual.
"Mereka akan datang pada ku. Dan meminta aku membersihkan nama baik mereka, namun aku akan memberikan syarat untuk itu" kata Keyla yang kini duduk mengangkang di atas pangkuan Heri.
"Ya kau memang pintar sayang" kata Heri sambil tangannya bermain di bagian inti tubuh Keyla.
"Sayang kau pintar sekali memanjakan aku" desah Keyla karena Heri memberikan sentuhan yang ia inginkan.
"Untuk mu apa saja sayang" kata Heri.
Ting tong.
Terdengar suara bell berbunyi dan dengan kesal Keyla turun dari pangkuan Heri.
"Sangat mengganggu" kesal Keyla.
"Mungkin tangan kanan Vano sayang" kata Heri.
"Kau mungkin benar sayang" kata Keyla yang kini mulai tersenyum.
Keyla berjalan ke arah pintu dan membuka pintu. Ternyata yang datang Arkan.
"Masuk" kata Keyla.
Arkan berjalan masuk dan ia langsung duduk di sofa. Matanya menatap botol minuman dan dan asbak rokok.
"Ada apa kau kemari?" tanya Keyla.
"Kau disini bersama siapa?" tanya Arkan.
__ADS_1
"Bersama ku" jawab Heri yang tiba-tiba muncul.
"Siapa dia?" tanya Arkan pada Keyla.
"Di kekasih ku sejak dulu sampai sekarang" jawab Keyla sambil mengambil rok*k yang sedang di hisap Arkan dan ia mulai menghisapnya.
Arkan mengangkat sebelah alisnya. Ia baru tau ternyata Keyla seliar itu. Heri juga duduk di sofa dan ketiganya saling berhadapan.
"Sebentar lagi kita akan berhasil" kata Keyla sambil menyemburkan as*p rok*k yang ia hisap.
"Kau benar" jawab Arkan.
"Kita harus berpesta untuk merayakan itu" kata Keyla.
"Kau benar sayang" kata Heri.
Ketiganya merasa bahagia dan mulai berpesta minuman dan bersama menikmati tubuh Keyla. Tanpa ragunya Keyla menikmati dua permainan pria dewasa itu langsung----------------
****
Ke esokan harinya.
Siapa pun orang yang di bawa ke ruangan gelap itu biasanya berakhir tidak bernyawa. Namun sepertinya tidak ada yang tau sisi gelap Vano yang kejam dan dingin, termasuk Keyla orang yang cukup lama mengenal Vano, bahkan Sinta pun tidak penah tau tentang kekejaman yang putranya itu miliki kecuali Hardy.
Kekejaman yang di miliki Vano memang ia warisi dari Hardy sang Papa. Bahkan Hardy lah yang mengajari Vano bagaimana bila berhadapan dengan orang-orang penghianat di luar sana. Kekuasaan dan kekayaan yang di miliki keluarga Zavano terkadang bukan hanya membuat mereka bahagia. Namun juga bisa membuat mereka sensara karena banyak musuh tak terlihat yang mengincarnya juga.
Dari semua itulah Hardy menanamkan sipat kejam pada Vano, bahkan dulu sebelum Vano di beri kekuasaan oleh Hardy, Vano terlebih dahulu di bawa Hardy ke rumah bawah tanah itu dan menyaksikan seorang penghianat yang di siksa, lalu Hardy juga memerintahkan Vano untuk mengikuti apa yang Hardy lakukan setelah itu barulah Vano menjadi seorang presdir.
Hardy yang seorang mafia berdarah dingin begitu mengalir di darah Vano. Hingga kini Vano juga menjadi seorang mafia yang kejam. Vano memerintahkan orang untuk membawa Arkan dan Keyla juga Heri, keruang bawah tanah itu dan di sinilah mereka berada. Keyla yang terduduk di lantai dengan rambut yang berantakan dan Heri yang berada di sebelah Keyla. Lalu Arkan baru saja di seret masuk oleh pengawal.
"Tuan Vano" kata Arkan shock, karena tadi ia di paksa oleh beberapa orang masuk kedalam mobil dan ia di bawa ke rumah itu.
Vano diam tidak menjawab dengan Arkan yang tersungkur di bawah kakinya.
"Tuan Vano kenapa anda juga menarik saham di perusahaan saya" tanya Arkan lagi
"Kenapa bertanya bukankah kau tau penyebabnya?" tanya Vano.
__ADS_1
"Aku mohon tuan ampuni aku" kata Arkan bersujud di kaki Vano.
"Kenapa kau melakukan itu?" tanya Vano.
"Karena aku tertarik pada Istri anda Ziva dan aku selalu menyelidiki tetang Ziva lalu aku meminta Keyla bekerja sama dengan ku" jawab Arkan dengan tubuh gemetar.
"Jangan sebut istri ku dengan mulut kotor mu!' kata Vano.
"Aku mohon tuan jangan hancurkan perusahaan ku" kata Arkan yang terus memohon pada Vano.
"Em" kata Vano yang hanya diam saja.
"Aku mohon tuan. Aku tidak siap menjadi gembel"
"Tidak ada ampun" kata Vano.
"Tolong ampuni saya tuan"
Itulah Vano tidak pernah berbaik hati atau meneriam maaf bila seseorang berani mengusik ketenangannya. Lalu kini ada orang yang berani dan orang itu akan betakhir di tangan Vano.
"Babe apa yang kau lakukan?" tanya Keyla.
"Aku m lakukan apa yang seharusnya aku lakukan"
Vano mulai berjongkok dengan menatap tajam Keyla. Vano mencengkram rahang Keyla dengan sangat kuat.
"Sakit" ringis Keyla sambil tangannya memegang tangan Vano yang masi begitu luat mencengkram rahangnnya.
"Kau mau mati dengan bunuh diri atau..." Vano menggantung ucapannya lalu matanya mengarah pada benda tajam yang di pegan Arman, Keyla yang mengikuti pandangan Vano mulai shock ia mengerti maksud Vano, dan ia gemetar menatap benda tajam yang di genggaman Arman.
"Ampun Vano" kata Keyla. Vano melepas genggamannya dan berjalan mundur dan ia mengambil benda tajam yang di pegang Arman.
Keyla gemetar keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya. Keyla benar-benar tidak pernah tau sisi kelam Vano.
"Kau tidak perlu takut. Aku tidak akan mengasari mu. Hanya saja mereka" kata Vano menggantung ucapannya dan tangannya menunjuk ada empat pria bertubuh kekar berdiri tidak jauh dari mereka.
"A-apa maksud nya" tanya Keyla dengan rasa takut.
__ADS_1
"Aku tidak tau karena mereka tidak memberi tahu. Mungkin saja mereka sedikit menikmati mu"