Jodoh Tak Pernah Salah Memilih

Jodoh Tak Pernah Salah Memilih
Kekejaman Kelvin


__ADS_3

Bab 21


"Jodoh Tak Pernah Salah Memilih "


Kelvin membawa tubuh Laura yang di kenal nya bernama Jasmin,,Laura memberontak sekuat tenaga tapi hanya sia-sia.


Kelvin menghempaskan tubuh Laura dengan kasar ke atas ranjang,, Laura menangis tersedu dan mengiba,saat Kelvin ingin menuntaskan hasrat nya,, tiba-tiba wajah Laura yang mengiba mengingatkan nya pada sesosok wanita yang telah melahirkan nya.


Seketika Kelvin menjauh kan tubuh nya dari Laura,, menatap Laura yang sedang menangis terisak.


"Apa sebegitu besar nya cinta mu Jasmin kepada Fidy..??"Tanya Kelvin menatap nanar Laura.


Bagi Kelvin nama Laura adalah Jasmin.


Laura masih terisak kemudian mengangkat tubuh nya untuk duduk.


"Kamu sudah mengetahui semua jawaban nya Kelvin,tapi kamu terlalu memaksa keadaan.."Jawab Laura.


Terlihat tangan Kelvin mulai mengepal,wajah dan mata nya seketika memerah,Laura menyadari itu,, ketakutan mulai menyelimuti hati nya,,wajah nya mulai memucat,,berlahan dia memundurkan tubuh nya,,sambil menatap nanar tangan Kelvin yang sudah sangat siap untuk melayangkan pukulan.


4 tahun yang lalu,, hampir setiap hari Laura menerima dan merasakan bogem mentah dari tangan itu, pernikahan yang hanya setahun mereka jalani,,tapi ratusan kali Laura merasakan keras dan sakit nya pukulan tangan itu.


Sampai akhirnya dia menyerah,dan sampai takdir mempertemukan kembali dia dengan lelaki yang sangat di cintai nya.


Laura semakin beringsut mundur dengan wajah ketakutan,,seringai kejam tampak di wajah Kelvin.


"Kamu tidak lupa Khan rasa dari tangan ini..!!"Kelvin berkata sambil merangkak maju mendekati Laura.


"Jangan Kelvin,,kamu tidak punya hak,,kamu bukan siapa-siapa aku lagi...!!!"Teriak Laura dengan suara dan tangisan yang mengiba.


"Sampai kapan pun kamu milik ku Jasmin Aulora.."Kelvin berkata sambil mencengkram rahang Laura.


"To.. tolong jangan sakiti aku lagi Kelvin.."Pinta Laura dengan penuh iba.


Plak


Kelvin m*n*mpar keras wajah Laura yang berada dalam cengkeraman nya,sehingga wajah Laura langsung memerah dan tampak darah segar keluar dari sudut bibirnya.


Kemudian Kelvin me****t b*b*r Laura yang sedang meringis kesakitan.


Plak


Plak


Bug

__ADS_1


Kelvin kembali m*n*mpar keras kiri kanan wajah Laura dan mem*k*l perut Laura,,lalu men*j**bak rambut Laura.


"A..ampun,, jangan sakiti aku...!!!"Ucap Laura dengan suara penuh kesakitan,,dan air mata yang terus mengalir.


Kelvin tertawa puas melihat kesakitan dan ketidakberdayaan Laura,n**su nya semakin memuncak saat melihat Laura kesakitan,,dia pun segera menuntaskan ha***t nya.


Tawa nya semakin puas saat melihat Laura pingsan, dengan santai dia pun bangkit dari tubuh Laura,dan meraih ponselnya mematikan rekaman video nya dan mengirim nya kepada seseorang dengan senyum sinis.


Kelvin menoleh sebentar ke arah Laura yang pingsan.


"Ternyata rasa mu masih sama Jasmin.."Ucap Kelvin dengan senyum puas penuh kemenangan.


Dengan santai nya dia melangkah ke kamar mandi.


***************


Ting


Saat keluar dari ruang meeting,,tampak ada pesan masuk bersamaan ke ponsel Aksa dan Fidy.


Mereka terkejut saat melihat rekaman video tersebut.


"I..ini Laura pah,, laki-laki ini.!!"Teriak Fidy tertahan.


"Dia Kelvin.."Jawab Aksa.


"Kenapa dia masih hidup..??dan bagaimana dia bisa berjumpa dengan Laura..??"Tanya Fidy sambil berteriak kembali.


"Papah juga tidak tahu,,pasti ada yang menolong nya,dan dia pasti menyusun rencana untuk merebut Laura kembali..!!"Jawab Aksa dengan wajah geram.


Fidy langsung mengambil ponsel nya,dan menekan nomor seseorang.


"Cepat lacak di mana keberadaan nomor yang baru saja aku kirim..!!"Ucap Bima langsung menutup telepon dengan wajah geram.


"Pasti Laura kecewa melihat perlakuan mu terhadap gadis itu tadi siang di Galeri lukisan..!!"Ucap Aksa menatap tajam Fidy.


"Itu di luar kendali ku,,aku tidak mau ada lelaki lain menyentuh nya..!!"Teriak Fidy sambil mengusap kasar wajah nya.


"Papah bilang jangan main hati,, hilang kan perasaan mu,,sudah ada Laura yang menemani mu selama 4 tahun ini..!!"Teriak Aksa dengan menahan amarah nya.


"Papah sudah berjanji pada almarhum ayah nya Laura,, kalau kita akan menjaga Laura...!!"Teriak Aksa lagi dengan penuh amarah.


"Kenapa bukan papah saja yang menikahi Laura,,kenapa harus aku..???Teriak Fidy tak mau kalah.


"Berani sekali kamu bicara seperti itu sama papah,,kalau saja tidak ada ayah nya Laura,mungkin kamu sudah tidak punya Papah...!!"Suara Aksa yang keras dan penuh penekanan dengan sorot mata tajam menatap Fidy.

__ADS_1


"Tapi aku masih punya mamah.."Ucap Fidy tak kalah keras sambil tersenyum sinis menatap papah nya.


Bug


Aksa memukul wajah Fidy,, sehingga tubuh Fidy terhuyung ke belakang,,wajah putih nya langsung membiru, dengan darah mengalir di sudut bibir nya.


"Berani kamu sebut wanita itu di depan ku,tak segan-segan aku akan membunuhmu, walaupun kau putra ku..!!"Ucap Aksa dengan tatapan mata penuh ancaman.


Tak lama ponsel Fidy berbunyi,,dan Fidy mengangkat ponselnya sambil membalas tajam tatapan Aksa.


"Oke.."Ucap Fidy sambil menutup ponselnya.


Fidy pun langsung pergi tanpa sepatah kata pun melewati Aksa,, mereka berdua tampak tidak seperti ayah dan anak.


"Anak tak tahu diri,,tak tahu di untung.."Gerutu Aksa sambil menendang sofa yang ada di depan nya.


Kemudian melangkah pergi meninggalkan ruangan kerja nya,menyusul Fidy untuk mencari Laura.


Untung ruang kerja mereka kedap suara, sehingga pertengkaran mereka tidak terdengar keluar.


************


Laura tersadar dengan merasakan sakit di wajah dan sekujur tubuh nya,,begitu pun di bagian tubuh nya.


Laura terdiam sesaat,ketika melihat keadaan tubuh nya yang polos,,dia hanya bisa menangis dalam diam,,neraka 4 tahun yang lalu kini di rasakan nya kembali.


Hati nya semakin perih,saat mengingat kejadian siang tadi di galeri, di mana sangat terlihat jelas kilat cemburu di mata Fidy saat Ana di sentuh oleh mantan kekasih nya.


"Tidak mungkin Fidy mengkhawatirkan aku,,apa lagi sampai mencari ku.."Laura berkata sendiri sambil menghela napas.


"Papah Aksa, apakah dia masih mengkhawatirkan ku..?dan akan menolong ku..?Ucap Laura lagi sambil memejamkan mata nya,menangisi nasib malang yang selalu menghampiri nya.


Air mata pun membasahi wajah Laura,,dengan isakan yang di tahan nya.


Dengan mengumpulkan kekuatan nya,Laura bangkit dari tempat tidur nya dengan menahan sakit dari ujung rambut sampai ujung kaki nya.


Seandainya dia mampu,ingin sekali dia membunuh Kelvin.


Dengan langkah terseok,,Laura melangkah menuju kamar mandi, berharap dengan membasuh tubuh nya dengan Air, keadaan nya sedikit membaik.


************


Ada apa sebenarnya dengan masa lalu mereka...???


Ikuti terus bab selanjutnya,,di jamin cerita nya semakin menarik, karena masih banyak hal-hal yang tidak terduga di cerita ini.

__ADS_1


Jangan lupa novel author yang menuju tamat dan ganti cover,semoga kalian suka



__ADS_2