Jodoh Tak Pernah Salah Memilih

Jodoh Tak Pernah Salah Memilih
Tuan Huong


__ADS_3

Bab 49


"Jodoh Tak Pernah Salah Memilih "


Lelaki setengah baya dengan wajah memerah menahan geram, sambil menatap ponsel nya.


Foto-foto dan Video yang di kirim kan ke ponsel nya benar-benar membuat nya murka.


"Are u oke, Mr Aksa..??"Tanya laki-laki berwajah oriental yang tak lain adalah tuan Huong, rekan bisnis yang sedang di jamu makan malam oleh perusahaan Aksa Sakti.


Tuan Huoang saat melihat perubahan di wajah Aksa secara tiba-tiba.


"Saya baik-baik saja tuan Huong, maaf jika sikap saya membuat anda tidak nyaman..."Ucap Aksa sambil berusaha mengendalikan emosi nya.


"Dan maaf juga jika penjamuan makan malam dari kami kurang baik..." Aksa berkata lagi sambil sedikit membungkuk kan tubuh nya tanda minta maaf.


"Tidak tuan Aksa, ini adalah makan malam terbaik dan ter lezat untuk saya..."Tuan Huang berkata sambil tersenyum.


"Saya sangat berterimakasih, karena perusahaan Aksa Sakti sudah memberikan pelayanan yang terbaik untuk kami..."Tuan Huong berkata lagi sambil membungkukkan tubuh nya, mengucapkan tanda terimakasih.


"Tapi sayang, padahal saya ingin sekali berkenalan dengan nyonya Fidy, menantu keluarga Sakti..."Ucap tuan Huong sambil tersenyum.


"Seperti nya anak dan menantu saya sedang menikmati makan malam yang romantis berdua saja malam ini.."Ucap Aksa berbohong.


"Ternyata tuan Fidy adalah seorang laki-laki yang romantis..??"Ujar tuan Huong dengan antusias.


"Tentu saja tuan, selain romantis Fidy juga seorang laki-laki yang penuh tanggung jawab..."Ucap Aksa dengan penuh kebanggaan.


"Oh ya, saya sangat penasaran sekali dengan istri tuan Fidy..."Tuan Huong berkata dengan senyum menghiasi wajah nya.


"Next time, tuan bisa bertemu dengan menantu saya..."Jawab Aksa.


"Apa saya bisa bertemu dengan menantu tuan Aksa besok, sebelum saya pulang ke negara saya ..???"Tanya tuan Huong, yang membuat ekspresi wajah Aksa berubah.


"Seperti nya anda sangat penasaran dengan menantu saya tuan Huong..???"Tanya Aksa penuh selidik sambil menatap tajam tuan Huong., merasa mulai kurang nyaman dengan pertanyaan tuan Huong.


Melihat ekspresi Aksa, tuan Huong hanya tertawa kecil.


"Seperti nya lebih berharga menantu anda dari pada putra anda sendiri tuan Aksa..."Batin tuan Huong.


"Tentu saja saya penasaran dengan menantu anda, menantu salah satu pemilik perusahaan Raksasa, salah satu orang terkaya di mata dunia..."Jawab tuan Huong sambil tertawa.


"Akan saya usahakan sebelum anda kembali ke negara anda, saya akan menyuruh putra saya Fidy membawa istri nya untuk menemui anda..."Ujar Aksa yang sudah mulai tidak suka dengan keinginan tuan Huong.


"Waktu sudah senakin larut, seperti nya kita harus istirahat tuan Huong..."Ucap Aksa sambil berdiri dari duduk nya.


Tuan Huong tersenyum kecil.


"Baiklah tuan Aksa, sekali lagi terimakasih atas makan malam nya..."Tuan Huong berdiri dan menyalami Aksa.

__ADS_1


"Apa malam ini tuan Aksa, bisa memberikan saya wanita untuk satu malam...??"Bisik tuan Huong.


"Tentu saja, saya akan mengirimkan nya, wanita seperti apa yang anda ingin kan...??"Tanya Aksa sambil tersenyum.


"Terserah saja, saya yakin selera tuan Aksa pasti sangat bagus, sudah pasti cocok untuk saya..."Jawab tuan Huong dengan tersenyum.


Aksa tertawa.


"Baik lah, anda hanya cukup menunggu saja di kamar. kami akan segera mengirimkan yang paling berkualitas..."Jawab Aksa.


"Terimakasih tuan Aksa, sangat tidak salah bekerjasama dengan anda..."Ujar tuan Huong dengan wajah sumringah.


"Silahkan tuan Huong, anak buah saya akan segera mengantar anda.."Ucap Aksa sambil memberikan kode kepada anak buah nya.


"Sekali lagi terimakasih tuan Aksa, sampai berjumpa besok .."Ucap tuan Huong sambil membungkuk hormat.


Aksa membalas dengan sebuah anggukan, tuan Huong pun melangkah pergi meninggalkan restoran.


Saat punggung tuan Huong sudah tidak terlihat.


"Apa mereka sudah sampai rumah..??"Tanya Aksa pada salah satu bodyguard yang ada di samping nya.


"Menurut perkiraan 15 menit lagi tuan.."Ucap bodyguard yang ada di samping Aksa.


"Hmm..kita berangkat sekarang..."Aksa berkata sambil melangkah pergi meninggalkan restoran nya, di ikuti oleh anak buah dan bodyguard nya.


***********


Fidy dan Ana segera turun dari mobil.


"Selamat malam tuan, nyonya.."Ucap pak Tarjo dan mang Ujang sambil membungkuk hormat.


"Malam juga mang Ujang, pak Tarjo..."Jawab Ana ramah sambil tersenyum.


"Kapan balik mang..??"Bagaimana keadaan istri nya...??"Tanya Fidy menatap mang Ujang.


"Alhamdulillah, sudah membaik tuan, terimakasih banyak atas bantuan nya..."Jawab mang Ujang.


"Syukur lah..."Ucap Fidy sambil menepuk pelan pundak mang Ujang.


Mang Ujang dan pak Tarjo tersenyum bahagia, mempunyai nyonya seperti Ana yang sifat nya berbeda 180⁰ di banding kan nyonya mereka Laura, bahkan perubahan sikap Fidy yang berubah akhir-akhir ini pasti pengaruh baik Ana.


"Ayo An sudah malam, kamu harus segera istirahat..."Fidy berkata dengan suara dan tatapan lembut sambil menggandeng tangan Ana.


Pak Tarjo dan Mang Ujang saling tatap sambil melempar senyum.


Ana mengangguk, sambil tersenyum malu dengan perlakuan manis Fidy di depan mang Ujang dan pak Tarjo.


"Kami masuk dulu ya pak Tarjo dan mang Ujang..."Ucap Ana sambil mengangguk.

__ADS_1


"Iya nyonya, silahkan..."Jawab pak Tarjo sopan.


Baru saja Fidy dan Ana melangkahkan kaki nya, tiba-tiba muncul mobil Toyota CH-R berwarna silver.


Fidy dan Ana menghentikan langkah kaki mereka.


Fidy menatap tajam seorang pria beserta 2 orang bertubuh tinggi besar yang keluar dari mobil Toyota CH-R itu.


Fidy hanya menghela napas, menatap mereka yang melangkah mendekati Fidy dan Ana.


Mang Ujang dan pak Tarjo terlihat ketakutan menatap kedatangan seseorang itu yang tak lain adalah Aksa.


"Masuk lah An, langsung ke kamar mu istirahat, jangan pikirkan apa yang terjadi..."Bisik Fidy lembut sambil meremas pelan jemari Ana, menandakan jika Ana harus menuruti kata-kata nya.


Ana mengangguk, kemudian langsung melangkah ke dalam rumah.


Aksa menyunggingkan senyum kebencian nya menatap kepergian Ana.


"Seperti nya secara tidak langsung, kamu ingin mengumumkan kepada publik siapa wanita itu...??"Tanya Aksa dengan senyum sinis, saat berada di hadapan Fidy.


"Itu bukan urusan mu..."Ucap Fidy datar, dengan sorot mata tajam nya menatap lelaki yang di ketahui oleh semua orang sebagai ayah Fidy.


"Semua akan menjadi urusan ku, jika kamu tidak mau menjalankan rencana balas dendam keluarga besar Aksa Sakti..."Aksa berkata dengan penuh penekanan dengan wajah memerah karena amarah.


Fidy tidak menjawab, dia hanya tersenyum sinis menatap wajah Aksa yang sangat dekat dengan nya.


"Besok tuan Huong akan pulang ke negara nya, sebelum pulang dia ingin bertemu dengan mu dan Laura.."Ucap Aksa lagi, dengan sorot mata penuh penekanan tanpa perlu bantahan.


"Jadi malam-malam begini, tuan Aksa yang terhormat datang hanya untuk meminta aku melakukan pencitraan sebuah rumah tangga yang harmonis..??"Ejek Fidy dengan tertawa mengejek.


"Terserah apa kata mu, kamu tahu apa yang terjadi jika kamu tidak datang besok pagi..."Ancam Aksa di telinga Fidy sambil mengibaskan jas nya.


Memberikan kode kepada bodyguard nya, untuk masuk ke mobil meninggalkan kediaman Fidy.


Fidy berdiri sambil menatap tajam mobil Toyota keluaran terbaru itu.


Sebelum mobil melaju keluar dari halaman rumah Fidy, Aksa membuka kaca mobil dan tersenyum penuh kemenangan menatap Fidy.


Fidy pun mengepalkan tangan nya.


***********


Alhamdulillah up lagi.


Apa sebenarnya hubungan Aksa dan Fidy..??


Dendam apa yang membuat Aksa begitu membenci Ana..??


Pasti banyak yang bertanya-tanya, kenapa seorang CEO seperti Fidy bisa berada di bawah tekanan seorang Aksa..??

__ADS_1


Ikuti terus kisah nya, masih banyak cerita tak terduga dari author.


Jangan lupa mampir ke profil author, ada novel yang sudah tamat dan beberapa cerpen yang tidak kalah menarik.


__ADS_2