Jodoh Tak Pernah Salah Memilih

Jodoh Tak Pernah Salah Memilih
Kepergian Kelvin


__ADS_3

Bab 24


"Jodoh Tak Pernah Salah Memilih "


Tampak ke diaman Kelvin,,Laura dan Kelvin duduk di meja makan menikmati sarapan mereka.


"Dengar,, walaupun kamu sudah berganti wajah dan nama tapi bagi ku,,kau tetap lah Jasmin istri ku.."Kelvin berkata sambil memasukkan potongan daging steak ke mulut nya.


"Maaf,,kita sudah bukan suami istri lagi Kelvin.."Ucap Laura lirih.


Brak


Kelvin menggebrak meja.


"Kamu tahu,,apa yang selalu membuat aku bersikap kasar kepada mu..!!??"Tanya Kelvin sambil mencengkram rahang wajah Laura.


"Karena cinta mu kepada lelaki itu,,apa kurang nya aku..???Apa pengorbanan yang aku berikan kepada mu itu kurang,,hah...???? Teriak Kelvin semakin mengencangkan cengkeraman nya.


"Dari dulu aku sudah bilang,,aku tidak pernah mencintai mu,,tapi kamu selalu memaksa dan meminta.."Ucap Laura dengan suara tersendat karena cengkeraman keras tangan Kelvin.


Wajah nya terasa sakit sekali,,tapi dia mencoba menahan rasa sakit itu,, karena jika dia terlihat kesakitan,,Kelvin akan semakin semangat menyakiti nya.


"Jasmin Aulora,, sampai kapan pun kamu tetap milik ku,, bahkan sampai tubuh mu tak bernyawa lagi..!!"Teriak Kelvin menghempaskan wajah Laura dengan kasar.


"Kamu psik*pat Kelvin,,bunuh saja aku..!!"Teriak Laura menatap tajam ke arah,,dia sudah tidak takut lagi dengan Kelvin,, karena harapan nya kepada Fidy sudah sirna.


Laura berpikir dengan Fidy menikahi nya dan papah Aksa yang sangat merestui pernikahan mereka akan merubah sikap dan hati Fidy.


Dia berharap cinta akan tumbuh di hati Fidy,,apa lagi jika mereka mempunyai buah hati,, tapi kenyataan nya.


Jangankan untuk mendapatkan cinta dan buah hati dari Fidy,,selama 4 tahun menikah Fidy tidak pernah menyentuh nya.


Laura merasa ini karma untuk nya karena terpaksa menikah dengan Kelvin,, karena Kelvin telah memperk*sa nya dan membuat nya hamil,mau tidak mau dia pun harus menikah dengan Kelvin.


Tapi Kelvin seorang psik*pat,,hanya siksaan yang selalu di dapat oleh Laura,,mungkin Kelvin mempunyai masa lalu yang buruk, sehingga dia berprilaku seperti itu,,tapi Laura tidak pernah mau tahu tentang kehidupan dan masa lalu Kelvin.


"Dulu aku berharap kita akan mati bersama-sama dalam kobaran api itu,,tapi ternyata kita hidup dan sekarang kita di pertemukan kembali dengan wajah dan nama yang berbeda.."Ucap Kelvin sambil mengelus rambut Laura dan mencoba mencium pipi nya.


Laura langsung menghindari ci*m*n Kelvin,,tapi dengan kasar Kelvin langsung menjam*a* rambut Laura dan menc**m rakus bibir Laura,,Laura membiarkan Kelvin menc**m bibir nya,, setelah Kelvin lengah,,Laura langsung mengambil pisau di piring nya untuk tadi di gunakan untuk memotong daging steak,.

__ADS_1


Dengan sekuat tenaga Laura langsung menghuj*mkan pisau itu beberapa kali ke punggung Kelvin.


"Aa....aa..."Teriak Kelvin kesakitan dengan d*r*h yang membasahi punggung nya,,Kelvin pun ambruk di atas tubuh Laura.


Dengan keringat dingin,,napas terengah-engah dan tangan bergetar Laura menyingkirkan tubuh Kelvin yang berada di atas nya


Dengan dada berdegup kencang,Laura memeriksa denyut nadi Kelvin


"D..dia masih hidup,,a..aku harus segera mengakhiri hidup ku..."Ucap Laura dengan suara bergetar.


Laura langsung berdiri dan mengh*jamkan berkali-kali pisau itu ke perut nya,, pisau yang sama di pakai untuk melukai Kelvin.


Seketika Laura merasakan tubuhnya Ling Lung dan dingin,,tubuh Laura pun langsung ambruk.


Bersamaan dengan itu,,muncul Aksa,,Fidy dan beberapa anak buah nya, beserta aparat kepolisian.


Tanpa Kelvin sadari,rumah nya sudah di gerebek oleh polisi dan anak buah Aksa,,semua terperanjat kaget melihat keadaan Kelvin dan Laura yang tergeletak dengan berlumuran darah.


Fidy dan Aksa segera menghampiri Laura,,Fidy langsung memangku tubuh Laura,, tampak pisau masih menancap di perut nya.


"Laura dengan pandangan kabur sempat melihat Fidy,,tapi semua seperti mimpi,,mulut nya tidak mampu mengucapkan apa-apa,,dan dengan mata terpejam Laura benar-benar kehilangan kesadaran.


Kelvin dan Laura langsung di larikan ke rumah sakit,dan segera di lakukan penanganan,, mereka segera masuk ruang operasi untuk di lakukan penjahitan pada luka tusuk mereka, terutama luka di perut Laura.


Hampir 2 jam operasi di lakukan,tak lama terlihat lampu ruang operasi di matikan,,dan pintu pun terbuka.


Tampak para perawat membawa Laura keluar dengan ranjang pasien,Laura masih tidak sadarkan diri karena masih dalam pengaruh obat bius juga,, sedang kan Kelvin keluar dengan ranjang pasien,, dengan tubuh dan wajah sudah tertutup semua.


Aksa dan Fidy serta para aparat menatap penuh tanya ke arah Dokter yang baru keluar dari ruang operasi.


"Mohon maaf bapak-bapak,kami sudah berusaha semaksimal mungkin,,tapi nyawa pak Kelvin tidak bisa kami selamatkan.."Dokter berkata sambil menghela napas.


"Sebenarnya pak Kelvin meninggal bukan karena luka tusukan tapi karena kebocoran pada jantung nya.."Ucap Dokter lagi sambil menatap bergantian orang-orang yang berada di depan nya.


"Kebocoran pada jantung nya..???"Tanya Fidy dengan wajah tidak mengerti.


"Ternyata sudah lama pak Kelvin mengidap kelainan jantung,,selama ini pak Kelvin tidak melakukannya pengobatan dengan benar, dan apa lagi dari hasil pemeriksaan pak Kelvin pernah menghirup asap dengan jumlah yang sangat banyak.."Jelas Dokter sambil menatap Fidy.


Fidy dan Aksa hanya saling melempar pandangan.

__ADS_1


"Bagaimana dengan keadaan menantu saya Laura Dok..??"Tanya Aksa.


"Ibu Laura sudah melewati masa kritis,,tapi sementara ini kami akan melakukan perawatan di ruang ICU.


"Lakukan yang terbaik untuk menantu saya Dok.."Ucap Aksa.


"Kami akan berusaha untuk melakukan yang terbaik..."Ucap Dokter.


"Kalau begitu saya pamit dulu untuk memantau keadaan pasien..."Ucap Dokter lagi.


"Baik Dok,, silahkan.."Ucap Aksa.


Dokter pun menganggukkan kepalanya dan berlalu meninggalkan mereka.


"Pak Aksa dan pak Fidy,,kami menunggu bapak-bapak di kantor untuk di mintai keterangan sebagai saksi.."Ucap salah satu aparat yang menghampiri Aksa dan Fidy.


"Iya pak,,kami akan segera kesana.."Ucap Fidy.


"Kalau begitu kami permisi dulu..."Ucap aparat sambil mengangguk kan kepala di balas dengan Fidy dan Aksa dengan menganggukkan kepalanya.


Sepeninggal nya aparat,Aksa menatap tajam Fidy.


"Fidy,, lupakan cinta mu kepada wanita itu,jika rencana kita tidak mau gagal..."Aksa berkata sambil menatap tajam putra.


"Aku sudah berusaha,,tapi tidak bisa.."Jawab Fidy membalas tatapan tajam Aksa


"Belajar mencintai Laura.."Ucap Aksa dengan


sorot mata membunuh.


Fidy tidak berkata apa-apa,,dia langsung meninggal kan ayah nya yang sedang menatap nya penuh kemarahan.


******


Maaf ya author baru update.


Masih banyak fakta yang akan terjadi di setiap bab nya.


Jadi jangan lewati setiap bab nya,,biar tambah seru baca nya.

__ADS_1


Jangan lupa,novel pertama author yang sudah tamat,,beri dukungan..like dan komen.



__ADS_2