Jodoh Tak Pernah Salah Memilih

Jodoh Tak Pernah Salah Memilih
Ana bunuh diri


__ADS_3

Bab 6


Jodoh Tak Pernah Salah Memilih


Seorang laki-laki terlihat memasuki klub malam,,tampak dia begitu tergesa-gesa dan langsung menuju ruang VIP.


"Maaf tuan Aksa,,saya terlambat.."Ucap laki-laki itu sambil membungkukkan tubuh nya penuh hormat.


Seorang laki-laki yang begitu sombong,, angkuh dan dingin tampak bagaikan kerbau yang di cucuk hidungnya,,pria itu adalah Adrian ayah dari Ana,, seseorang yang baru saja dengan sombong dan angkuh menghina keluarga Satria.


"Hmm,,kalian cepat lah pergi dari sini.."Lelaki setengah baya itu berkata dengan tatapan nyalang bagaikan elang yang akan memakan mangsa nya.


Seketika dua orang wanita yang dari tadi bergelayut manja di lengan kanan kiri lelaki itu,, langsung melepaskan tangan mereka dan bergegas keluar dari ruangan VIP itu sambil membetulkan gaun seksi mereka.


"Duduk lah.."Perintah laki-laki setengah baya itu dingin.


"Tuan Aksa dan tuan Fidy bisa menemui Ana besok.."Ucap Adrian penuh hormat.


Ternyata lelaki setengah baya itulah yang bernama tuan Aksa Sakti dan putera nya yang bernama Fidy Eka Sakti yang merupakan bos dari Adrian Sudrajat.


Mereka adalah pemilik perusahaan pencakar langit yang sangat besar dan megah,, perusahaan yang bernama "Bintang Maha Sakti.."


"Kamu yakin kalau gadis itu masih virgin...???"Tanya laki-laki yang yang wajahnya bagaikan pahatan dewa Yunani itu dengan suara berat nya dan tatapan dingin nya.


"Saya jamin tuan Fidy,, Satria benar-benar laki-laki yang baik,, walaupun 10 tahun menjadi kekasih Ana saya jamin Satria tidak melakukan hal-hal yang melampaui batas.."Ucap Adrian mencoba menyakinkan.


"Oo ya,,apa mereka pernah berciuman...??"Tanya Fidy lagi dengan tatapan tajam.


"P..pernah tuan tapi dalam waktu 10 tahun itu hanya beberapa kali saja.."Ucap Adrian gugup.


Bruk....


Fidy menggebrak meja nya dengan kasar.


"Kau ingin aku menikahi wanita yang bibir nya sisa orang..!!???"Tanya Fidy dengan mata penuh amarah.


"Dengar Adrian,, aku bisa mendapatkan ribuan wanita yang benar-benar murni dan belum pernah di sentuh sama sekali...!!!"Fidy berkata sambil menarik kasar kerah kemeja Adrian.


"M.. maafkan saya tuan,,saya pikir hanya berciuman tidak apa-apa tuan...""Ucap Adrian gugup dengan penuh ketakutan.


"Dasar b**oh..!!.""Ucap Adrian sambil melepaskan kasar cengkraman tangan nya


di kerah baju Adrian,,sehingga membuat Adrian tersungkur.


Fidy langsung menyambar gelas wine nya dengan wajah merah padam menahan amarahnya.


"Aku tidak akan menikahi gadis itu...!!!""Fidy berkata sambil meminum wine nya.


"Cukup satu tahun kau nikahi dulu., setelah itu terserah kau,,mau membuangnya atau menjual nya,, menjadikan nya pelacur seperti yang di lakukan orang tua nya kepada keluarga kita...!!!!"Ucap Aksa sambil meminum wine nya.


Fidy menarik napas.


"Baiklah,,tapi aku tidak berjanji untuk memperlakukan nya selayaknya sebagai seorang istri,, kecuali di ranjang.."Ucap Fidy dengan tersenyum licik.

__ADS_1


"Tapi ingat Adrian,,kalau sampai malam pertama dia tidak virgin,,kau tahu akibatnya..???"Fidy berkata sambil mendekatkan wajahnya pada Adrian.


"Siap tuan,,apa saja boleh tuan lakukan kalau saya berbohong.."Ucap Adrian yang tidak berani menatap Fidy.


"Bagus...""Ucap Fidy menepuk keras pundak Adrian dengan seringai seram nya.


Adrian meringis kesakitan.


"Sekarang pergilah Adrian,, persiapkan makan siang yang spesial,,besok kami akan melamar Ana.."Ucap Aksa dingin.


"Siap tuan.."Ucap Adrian hormat sambil membungkukkan badan nya dan meninggalkan ruangan VIP itu.


"Kalau aku lihat Ana tumbuh menjadi gadis cantik,, menurut mu..??Tanya Aksa kepada Fidy.


"Kecantikan itu tergantung cara permainan mereka di ranjang,, bisa memuaskan atau tidak..!!!Ucap Fidy dengan senyuman licik terukir dari bibir nya.


"Kau benar-benar mewarisi sifat ku...!!"Ucap Aksa sambil tertawa dan menepuk pundak Fidy yang kembali meminum wine nya.


Fidy hanya tertawa kecil,, terdengar seperti suara yang menakutkan.


**********


Di pagi yang cerah di kediaman Adrian.


"Bagaimana keadaan Ana.."??"


"Masih seperti semalam mengurung diri.."Ucap Rima sambil menyiapkan sarapan di piring Adrian.


Adrian menghela napas kemudian beranjak dari tempat duduknya.


Tampak Adrian dengan dua orang bodyguard nya sudah berada di depan pintu kamar Ana.


"Cepat dobrak..!!!"Perintah Adrian.


Mereka pun langsung mendobrak pintu,, karena kedua badan bodyguard itu yang tinggi besar dan kekar berotot pintu kamar Ana langsung terbuka.


Adrian langsung masuk ke dalam kamar Ana,, tampak suasana kamar Ana seperti kapal pecah,, karena semua barang sudah Ana hancurkan semalam.


Tapi Ana tidak terlihat sedikit pun di dalam kamar.


Adrian segala mengecek CCTV yang terhubung dengan ponselnya,, untuk mencari keberadaan Ana.


Terlihat Ana dengan mata bengkak dan wajah pucat masuk ke kamar mandi.


Adrian langsung menuju kamar mandi dan membuka pintu nya.


Ana sudah terkapar di bawah guyuran shower,,terlihat air yang mengalir berwarna merah.


"Ana..!!"


"Bodoh.!!"Cepat bantu aku angkat tubuh nya,,kita akan membawa nya ke Rumah Sakit...!!Teriak Adrian.


Salah satu bodyguard langsung mengangkat tubuh Ana,,di ikuti Adrian yang merasa kecolongan karena tidak tahu apa yang di lakukan Ana di kamar mandi,, karena tidak di pasang CCTV di sana.

__ADS_1


"Ana..!!"Teriak Rima saat melihat tubuh Ana di gendong ala bridal style dengan pergelangan tangan kanan berlumuran darah.


"Apa yang terjadi pada Ana pah...??"Rima berkata sambil menatap Adrian.


Adrian tidak menjawab,,dia tidak bisa menutupi kecemasan di wajah nya dan langsung masuk ke mobil.


Adrian dan dua bodyguard nya langsung melajukan mobil nya membelah jalan raya menuju rumah sakit terdekat.


Sampai di rumah sakit,,Ana langsung di tangani.


"Untung bapak cepat membawa pasien kesini,,kalau tidak pasien bisa kehabisan darah.."Dokter berkata sambil menatap Adrian.


"Lakukan yang terbaik..!!"Perintah Adrian dengan suara dingin.


"Baik pak,,kami akan berusaha.."Ucap Dokter yang terus memeriksa keadaan Ana.


Adrian tidak menjawab.


Kemudian Adrian menelepon seseorang.


"Hallo tuan.."Ucap Adrian.


"Iya,,ada apa??Suara dingin di seberang sana.


"Maaf tuan,,seperti nya acara makan siang di gagalkan.."Ucap Adrian penuh ketakutan.


"Kenapa..!!???"Ucap orang di seberang sana dengan suara meninggi.


"Maaf tuan,,Ana melakukan percobaan bunuh diri,, sekarang kami sedang berada di Rumah sakit.


****


tiba-tiba suara hening.


"Jika Ana sudah sadar beritahu kami, mereka akan segera melangsungkan pernikahan.


Adrian tercekat kaget.


"M.. maksudnya tuan..??"Tanya Adrian gugup


"Fidy tidak mau menunggu waktu yang lama,,dan satu lagi jangan banyak tanya..."Ucap diseberang sana yang tak lain adalah Aksa.


"Baik tuan.."Ucap Adrian.


**********


Bagaimana nasib Ana..???


Dendam apa yang di simpan oleh keluarga Sakti kepada Ana dan Satria..???


Ikuti terus bab nya karena banyak hal-hal yang belum terungkap.


Jejak,, dukungan Vote like dan komen.

__ADS_1


Terimakasih


Selamat istirahat.


__ADS_2