
"Sayang... !" Meili berlari begitu mendengar suara deru mobil suaminya memasuki halaman rumah.
Dan dari tangga ia melihat jika Raka baru saja memasuki rumah.
"Hei... ada apa hmm?" Sudut bibir Raka tertarik ke atas membentuk sebuah senyuman, mendapati istrinya kini telah memeluknya dengan erat.
Bahkan tadi ia juga bisa melihat wajah istrinya itu berbinar ketika melihat kedatangannya.
Meili menghirup aroma tubuh suaminya dalam-dalam, rasanya itu sesuatu hal yang menyenangkan. Seharian tidak bertemu rasanya ia begitu merindu.
Raka membalas pelukan istrinya dengan gemas, jika melihat istrinya seperti ini ia teringat ketika waktu sekolah SMA. Waktu itu tingkah istrinya persis seperti ini.
Meili mendongak, mendapati suaminya kini yang juga menatapnya. "Kakak perginya lama!" rengeknya.
Padahal sebelumnya ia sudah sering di tinggal oleh Raka.
Raka tertawa mendengar itu. "Benarkah! Belum ada sehari aku pergi." katanya sembari memberi kecupan di kening istrinya.
"Tapi rasanya sangat lama hari ini," Meili tetap merajuk.
Hingga obrolan mereka berlanjut sembari berjalan ke arah kamar.
"Kakak jangan mandi!" cegah Meili saat Raka akan bersiap ke kamar mandi.
Alis Raka saling bertautan merasa heran. "Tapi rasanya tidak nyaman sayang."
"Tapi aku suka," Meili sedari tadi yang terus menempel.
Raka terdiam sebentar, rasanya ia mempunyai ide. Ia perlahan berjalan ke arah kamar mandi dengan posisi yang masih memeluk Meili. "Apa tadi kamu sudah mandi?"
"Hm..." Meili menganggukkan kepalanya. Ia belum sadar jika ia ikut masuk kedalam kamar mandi, matanya terpejam menikmati rasa yang ia suka.
"Bagaimana kalau mandi lagi? Apalagi jika mandi bersama!" Raka sudah berada tepat di bawah shower.
__ADS_1
"Ha!" Meili membuka matanya, dan ia terkejut sudah berada di dalam kamar mandi.
Hingga di detik berikutnya, air mulai membasahi mereka berdua.
"Kakak... " Meili yang akhirnya ikut basah, hingga mau tidak mau membuatnya harus mandi kembali.
Mungkin mereka membutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk mandi bersama.
*
*
"Kak...!" Meili mengguncang bahu Raka. Suaminya itu masih terlelap dalam tidurnya.
Raka perlahan membuka matanya, ia mendapati wajah istrinya yang sekarang sedang menatapnya. Beberapa kali ia mengedipkan mata, untuk menyesuaikan cahaya kamarnya yang masih temaram. "Ada apa?" tanya nya dengan suara serak.
"Aku lapar!" kata Meili.
Raka melirik ke arah jam kecil yang berada di atas nakas, dan masih menunjukkan pukul empat pagi. Tumben sekali istrinya itu ingin makan di jam segini. "Mau aku buatkan makanan?"
Raka terkejut dengan permintaan istrinya, masih pagi buta tapi ingin minum es jeruk. "Sayang, apa tidak akan sakit perut jika pagi-pagi minum es?"
"Tapi aku maunya es!"
"Baiklah-baiklah, tunggulah sebentar."
Raka kemudian beranjak untuk pergi ke dapur, meskipun sudah ada asisten rumah tangga. Tapi ia menghormati di mana sekarang adalah masih jam istirahat.
Tidak membutuhkan waktu lama, Raka sudah kembali dengan nampan yang berisi sepiring mie dengan sosis dan segelas es jeruk.
Meili melihat itu seketika menepukkan tangannya, seolah itu hal yang menyenangkan untuknya.
Meili segera melahap mie yang sudah di letakkan oleh Raka di hadapannya.
__ADS_1
Raka tersenyum mendapati istrinya begitu senang walau hanya dengan sepiring mie instan. "Habis makan jangan langsung tidur," ia memperingatkan.
Yang segera di angguki Meili dengan mulut penuh.
"Atau, sekalian berolah raga saja nanti." Raka memberi saran.
"Ok."
Sepiring mie itu sudah pindah ke dalam perut Meili hingga tidak tersisa, dan gelas yang hanya terisi oleh batu es.
"Kenyang," Meili mengusap perutnya.
Di saat matahari hampir terbit, rupanya Meili tidak jadi untuk berolah raga. Karena ia terlalu malas untuk meninggalkan ranjangnya, meskipun ia tidak dalama keadaan tidur.
"Kak!" Meili memanggil Raka yang bersiap untuk joging.
"Ya!"
"Aku ngantuk, tapi tidak bisa tidur."
Raka tersenyum mendengar itu.
"Kita main yuk? Mumpung hari sabtu."
"Kemana?"
Meili berpikir, kemudian ia tersenyum ketika ia tau akan pergi kemana.
"Ke apartemen Kak Ariel aja, sama sekalian ajak yang lainnya."
"Ha!"
...----------------...
__ADS_1
...Wah, wah, wah. Gimana reaksi Ariel kalau kedatangan Meili ya 😅...