Ku Kejar Cintamu

Ku Kejar Cintamu
Kedai Ice Cream


__ADS_3

Di apartemen mewah pada malam hari itu terlihat lebih sepi dari biasanya.


Di sudut ruangan yang biasa di jadikan tempat olahraga, terlihat sang pemilik telah meninju samsak yang menggantung.


Dari raut wajahnya terlihat ia sedikit meluapkan amarah yang ada dalam hatinya. Apalagi jika sekelebat bayangan tadi siang terlintas di pikirannya.


"Arrgghh!!" teriak Raka dengan pukulan keras pada samsak yang mengakhiri olah raganya malam itu.


Keringatnya terus membanjiri tubuhnya, bahkan perutnya yang sixpack terlihat mengkilat oleh keringatnya.


Entah kenapa sedari tadi ia merasakan marah yang teramat besar dalam dirinya.


*


*


Pagi harinya seperti rencananya tadi malam, Meili akhirnya mengajak bibi untuk menemaninya mengambil raport.


Hari ini, ia cukup senang karena Jessy sahabatnya ternyata menjadi juara umum. Menggantikan Tasya yang tahun kemarin menjadi juara umum.


Setelah selesai acara pengambilan raport, Meili memilih menghabiskan waktunya untuk di kedai ice cream.


Ia hanya sendiri berada di sana, dan menyuruh bibi untuk pulang terlebih dahulu.


"Hhaa!!" Ia mengembuskan nafasnya kasar, mengingat nilai raport nya seperti tahun kemarin.


Semangkok ice cream jumbo di depannya kini menjadi pelampiasannya, ia masih tidak berani jika memakan makanan terlalu pedas.


"Ni otak kapan encernya sih? Perasaan dari dulu mampet melulu!" gerutunya. Ia kesal dengan kemampuannya yang tidak ada kemajuan.

__ADS_1


Sesuap demi sesuap ice cream itu sudah berpindah dalam perutnya.


"Kecil! Makan ice cream nggak ajak-ajak?" Entah dari mana datangnya, Rian tiba-tiba datang dan kini duduk di samping Meili.


Meili menatap Rian dengan sebal, niatnya ingin menyendiri kini cowok itu datang tiba-tiba. Dan lihatlah, sekarang dengan seenaknya memakan ice cream miliknya.


"Lo makan banyak tapi nggak gede-gede!" ujar Rian. Ia menatap tubuh kecil Meili.


Meili memutar bola matanya malas, pertanyaan seperti itu sering kali ia dengar. "Itu karena cara berdoanya aku sama yang lainnya berbeda," cetusnya.


Rian menautkan kedua alisnya. "Di mana-mana doa makan sama saja Meili!" jelas Rian dengan menggelengkan kepalanya.


"Beda Kak," sahut Meili. Ia kemudian mengangkat kedua tangannya seperti seseorang yang berdoa. "Ya Tuhan, mudah mudahan makanan yang aku makan ini akan menjadi energi bukan menjadi lemak yang menumpuk."


Mata Rian membulat mendengar itu, di detik berikutnya tawa menggelegar keluar dari mulutnya.


Setelah di rasa puas, tawa Rian akhirnya mereda. Bahkan matanya sedikit berair karena terlalu lama tertawa.


"Puas banget!" cetus Meili.


"Karena lo ada-ada aja!" sahut Rian.


"Terserah deh!"


"Lagian lo tumben banget di sini sendirian?"


"Lagi suntuk!" sahut Meili.


"Kenapa?"

__ADS_1


"Nilai raport aku jelek," jelas Meili. Dan kini terlihat wajahnya yang sendu namun tetap menggemaskan.


"Nah, benarkan yang waktu itu aku bilang!" Rian mengingat perkataanya di rumah makan Mariam waktu itu.


"Kakak nyebelin deh." Meili semakin kesal dengan Rian, bukannya menghibur cowok itu justru mengoloknya.


Meili menarik kembali mangkok ice cream yang tadi sempat di makan oleh Rian.


"Gitu aja ngambek," Rian mengacak rambut Meili.


Namun gadis itu tidak merespon, dengan cemberut Meili terus melahap ice creamnya.


"Nggak apa-apa nilainya jelek, lo kan udah berusaha." Rian mencoba membesarkan hati Meili. "Di lain waktu lo bisa memperbaikinya lagi."


Meili mengangkat pandangannya hingga kini ia bisa menatap wajah Rian yang juga menatapnya. Di detik berikutnya bukannya senang ia justru menangis mendengar kata-kata Rian.


Secara tidak langsung mata pengunjung lainnya sekarang melihat ke arahnya.


"Ya ampun Meili, kenapa lo malah nangis!" Rian tidak habis pikir. Jangan sampai orang-orang mengira jika ia telah melakukan hal yang tidak-tidak pada Meili.


Rian dengan cepat menutup mulut Meili karena gadis itu masih saja menangis, bukannya berhenti Meili semakin keras menangis.


"Astagah!" Frustasi Rian.


...----------------...


...Biarkan Bang Raka kepanasan dulu ya 🤭, biar tau namanya cemburu itu bagaimana 😁...


...Seperti biasanya gengs ritualnya, like, komen. Terimakasih 🙏🥰...

__ADS_1


__ADS_2