Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
PESTA


__ADS_3

" Tentu Aku akan membelinya. Jika tersebar,Aku tidak tahu apa yang publik bicarakan, Pemilik G&D berciuman di Bioskop dengan Suaminya, seperti tidak mampu menyewa Hotel saja.Padahal Kau sendiri Pemiliknya. " tutur Ken sambil tertawa.


1 Jam kemudian, film berakhir dan mereka pun keluar bioskop.


Yaura kini mengobrol dengan Kakak Angkatnya,yaitu Nona Lee untuk menjadi model Rumah Sakit G&D. Meski awalnya menolak,namun akhirnya Ia mengalah karena sifat Yaura yang sangat pemaksa dan pandai mendesak seseorang agar berkata ' Iyah '. Bukan tanpa alasan Yaura memilihnya sebagai model,karena postur tubuh Nona Lee sangat ideal dan seorang Dokter Asli yang mampu membawa citra Rumah Sakit yang murni dan handal.


Sedang asik mengobrol, tiba-tiba Tuan Mark, Donna, dan seorang Wanita berpenampilan formal tak dikenal terlihat datang menghampiri Para Boss besar.


Mereka sejenak menyapa Ken, Yaura dan lainnya dengan sebuah senyuman manis.


" Mobilnya sudah di depan.. " Tuan Mark menyampaikan maksud kedatangannya.


" Kau membeli mobil lagi, Ken? Astaga.. apa Kau tidak ingat Pajak? " Kevin melototkan matanya melihat sifat Ken yang begitu boros tanpa memikirkan keuangan, apalagi mobil sport yang pajaknya begitu besar.


" Tidak masalah. " Ken tersenyum seraya menarik tangan Istrinya agar mengikuti langkah Tuan Mark yang akan membawanya ke mobil baru.


Parkiran Depan


Sesuai permintaan, Tuan Mark membawakan Lamborgini Putih dan Porche. Mobil sport yang berdesain mewah nan elegant membuat siapapun yang melihatnya akan terhipnotis.


" Seleramu sangat tinggi,Ken. " puji Nona Lee sambil memegang Lamborghini yang menurutnya sangat tampan nan gagah.


Alfin, David dan Alex pun akhirnya ikut tergiur saat melihat bagaimana tampannya Lamborghini dan Porche, mereka pun sibuk bertanya-tanya kepada Tuan Mark dan Donna tantang spesifikasi mobil. Bukan tanpa alasan mereka bertanya, kegagahan Para Pria bukan hanya dilihat dari tubuhnya yang tegap,melainkan berapa banyak Uang dan Mobil bergengsi yang mereka gunakan untuk memikat hati Wanita. Nyata bukan? jika Pria tidak memiliki kemampuan lebih, sebagian Wanita tidak akan meliriknya.


Kakak Beradik yang menjadi Pemilik pun sibuk mengamati interior mobil yang sesuai ekspetasi.


" Sangat menakjubkan,Kak. " puji Evelyn saat melihat Porche miliknya.


" Perfect." saut Ken yang memang sangat puas dengan Lambo barunya.


Yaura yang hanya diam,dan merasa biasa saja melihat mobil mewah milik Suami dan Adik Iparnya.


Dua Wanita yang berada didepan Yaura nampak mengamatinya dengan detail,


" Jika berhasil,Kau akan menjadi Asisten Pribadinya. " bisik Donna kepada Wanita tak dikenal yang berada disebelahnya.


" Wanita itu? Aku rasa Dia sangat arrogant. Aku tidak mau menjadi Assistennya." saut Wanita itu.


" Jaga bicaramu ! Dia adalaha Yaura,Pemilik G&D. Jika ingin dekat dengan Ken,jadilah Asisten Pribadi Istrinya. Ini kesempatan yang bagus untukmu,jangan disia-siakan ! " sentak Donna yang membuat Wanita itu memutar bola matanya.


" Diamlah ! cerewet sekali. " Wanita itu nampak malas saat melihat Yaura yang berpenampilan lebih lebih dan lebih cantik dari dirinya.


" Pemilik G&D ? baru memiliki G&D saja sombong. " umpat Wanita yang berhias menor dengan lipstick yang sangat merah menyala. Sungguh ! Ia benar-benar tidak menyukai Wanita yang menjadi Istri Ken itu.


Ken mendekati Istrinya,


" Kau menyukainya? jika tidak,maka Aku akan mengganti yang lain. " tanya Ken pada Istrinya.


" Aku menyukainya. " jawab Yaura dengan singkat,padat dan jelas.


" Sepertinya Nona Yaura kurang suka dengan mobilnya, tidak apa-apa Nona,katakan saja.. Aku dengan senang hati menerimanya dan mengikuti apa yang Nona inginkan. " saut Mark yang sedari tadi mengamati Yaura, Ia melebarkan senyum merekah kepada Wanita yang menurutnya paling cantik.


" Tidak,Tuan. Aku menyukainya." bantah Yaura dengan sifat dinginnya yang mendarah daging.


Mark mengalihkan pandangannya ke Ken seakan berkata ' Yaura tidak menyukainya '.


" Jangan salah pengertian, Istriku memang seperti itu. Terkesan datar,dan berbicara seperlunya.Santai saja.. " Ken tersenyum seraya menepuk pundak Mark.


" Ohh begitu,Aku mengira Yaura.. Maksudku Nona Yaura tidak menyukainya. " Mark salah tingkah dan tidak bisa menutupi rasa kagumnya dengan kecantikan Istri Ken.


Tukk tukk tukk Donna tiba-tiba mendekat dan berhadapan dengan Ken.


Donna menyampaikan bahwa Ia sebelumnya telah menghubungi pihak G&D, yauti Pak Agus terkait Pembukaan Lowongan Kerja sebagai Asisten Pribadi Yaura. Berkas lamaran dan formalitas telah diterima oleh Pak Agus,


" Bapak Agus mengatakan bahwa Aku harus menemui Tuan dan Nona Yaura secara langsung,jadi Aku menemui Tuan dan Nona sekarang. Maaf tidak etik sekali menemui Tuan dan Nona di Mall,tetapi Pak Agus sendiri yang menyuruhnya,karena Aku dengar jadwal Kalian sangat sibuk dan besok harus berangkat ke Luar Negeri. "


" Ada Temanku yang sudah memiliki banyak pengalaman di Perusahaan Besar, Dia sudah berkecimbung di dunia sekretaris selama 6 Tahun, dan terbiasa menangani proyek besar. Aku mempromosikannya pada Tuan dan Nona.. " tutur Donna.


Yaura yang sudah diberi tahu Pak Agus pun merasa tidak kaget,berbeda dengan Ken yang mengerutkan dahinya.


" Tetapi,Pak Agus tidak memberitahuku." jawab Ken yang berusaha tersenyum,jujur,Ia tidak bisa memilih sembarang orang untuk dekat dengan Istrinya.


" Pak Agus sudah memberitahuku,Ken. Aku lupa menyampaikannya.. maafkan Aku.. " lirih Yaura kepada Suaminya.


Yang berkaitan pun menghadap.


" Perkenalkan, Aku Sinta Yuliana, Tuan." Wanita yang bernama Sinta itu pun menjelaskan dengan detail riwayat hidup dan pengalaman kerjanya. Ia berkata dengan sangat lembut ,matanya berbinar saat menatap Ken yang begitu tampan. Sumpah Demi Tuhan, dulu, Ia ingin sekali bekerja di Louis namun tertolak karena Bianca yang masih tunangan Ken waktu itu menolaknya mentah-mentah saat pengajuan Sekretaris Pribadi Ken.


" Baiklah,Aku akan memutuskannya nanti. " Ken mengakhiri pembicaraan dengan Sinta.


" Mark.. Aku masih ada urusan di Kantor, terima kasih atas bantuanmu. " Ken mengalihkan pandangannya ke Mark.


" Terima kasih kembali,Ken. sukses selalu. " Mark menganggukkan kepalanya.


Para Bos besar pun pamit. Ken hendak masuk ke mobil barunya,namun..


" Apa Aku boleh berkunjunt ke Rumahmu,Ken? " tanya Mark tiba-tiba.


Ken menghentikan niatnya dan berbalik badan,


" Tentu. hubungi Aku terlebih dahulu jika ingin berkunjung. " jawab Ken lalu kembali melanjutkan niatnya. Ia duduk di posisi kemudi dan menikmati rasanya di dalam mobil Lamborghini baru yang di dedikasikan untuk Sang Istri tercinta.


Yaura duduk di samping seraya memasang seatbelt,


" Kau meninggalkan mobilmu di basement? " Yaura melontarkan pertanyaan konyol hingga membuat Ken terkekeh.


" Ada Albert, Pengawal, dan lainnya yang bisa membawa mobil,kenapa sibuk memikirkan hal konyol. " Ken melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Mobilnya sangat kecil dan lebih pendek dari Bugatti yang biasa Kau bawa. jika Banjir,Aku rasa ini akan tenggelam. " celetuk Yaura yang membuat Ken tertawa lepas.


" Wanita lain biasanya akan takjub dengan Lamborghini dan mendewakannya. Tapi Kau? Ya Tuhan.. bukannya memuji,malah sibuk memikirkan banjir. " Ken menggelengkan kepalanya dan tidak menyangka Sang Istri akan sedetail itu memperhatikan mobil.


" Kan Sayang kalo tenggelam saat banjir. " Yaura membuat Ken semakin gemas.


" Cupppp diam! tidak akan ada banjir. Atau Kau mau Aku belikan Mini Bus saja? " Ken mengecup sekilas pipi Yaura dengan gemas.


" Kenapa tidak sekalian mobil Truck?! " ketus Yaura.


" Ini salah,itu salah. Kau maunya mobil apa,Sayang? " lirih Ken sambil tersenyum manis, Sumpah Demi Tuhan,Ia lebih menyukai Istrinya yang cerewet dan banyak maunya daripada hanya diam dan apatis.


" Aku juga tidak tahu maunya apa. " Yaura merasa kebingungan tanpa sebab.


RUMAH YAURA


Sudah seperti Markas, Ken menyuruh semua sahabatnya untuk bersinggah di Istana Besar yang sangat sayang jika hanya ditempati berdua dengan Istrinya.


Ruang Utama


Baik Para Pria atau Wanita, mereka sibuk membuka Goodie bag yang berisi berbagai macam item. Hura-hura dan bersenang-senang adalah gaya mereka. Menikmati hidup adalah prinsipnya.


" Kau membeli barang couple dengan Lisya? Wow! " David mengusili Alfin yang terlibat membeli Jam Tangan yang warna dan desainnya persis seperti Lisya.


" Diam ! atau Aku akan memukulmu. " sentak Alfin yang seakan membenarkan ucapan David.


" Lisya !!! coba lihat Jam Tanganmu.." Alex ikut memojokkan Alfin yang selalu gengsi untuk mengaku.


Lisya yang tidak peduli mirip atau tidak,dengan polosnya menyerahkan Jam Tangannya pada Alex dan David.


" Cocok ! Mulai kapan Kalian menjalin hubungan? " teriak David dengan hebohnya.


" Kalian siapa yang Kau maksud? " Lisya menyerit heran.


" Kau dan Alfin. sudah mengaku saja.. Kalian berpacaran kan? " goda Alex seraya mengamati raut muka Alfin yang mulai memerah.


" Dasar tukang gosip ! berhenti bergosip tentang Kami ! " sentak Lisya lalu berpindah duduk di sebelah Anin. Wajahnya sangat menggemaskan hingga membuat David tertawa.


" Lihatlah wajahmu,Lisya. Kau membenarkan semuanya.. " David tertawa hingga membuat Alfin semakin geram.


Brughhhhhh Alfin melemparkan kaos kaki baru ke wajah David.


" Jangan sampai Aku menutup mulutmu dengan kaos kakiku sekarang ! " sentak Alfin seraya memegang sepatu yang sedang Ia pakai.


" Lemparkan saja ! Akan Aku balas dengan celana dalamku nanti. " Ledek David hingga membuat Vino,Kevin,dan Alex tertawa.


" Dasar Para Abdi Negara yang somplak ! " celetuk Kevin yang merasa mereka sangat bobrok.


" Nona Lee .. Aku tahu Kau tadi pagi bersamanya.. jadi nasehati David agar setiap pagi jangan lupa minum obat,Aku rasa otaknya bermasalah. Selalu berbicara melantur dan menyebarkan gosip tidak benar. Lisya tidak memintaku untuk menjemputnya tadi,tapi Dia berkata Lisya menyuruhku untuk menjemputnya. "Alfin mengalihkan pandangannya ke Nona Lee yang sedang tersenyum, agar menasehati David karena membohongi dan mengusilinya terus-terusan.


Mendengar bahwa tadi pagi,David bersama Nona Lee,membuat hati Anin mendadak sesak.


" Sepertinya,mereka telah menjalin hubungan. " rintihnya dalam hati.


" Kau berbicara denganku?." Nona Lee malah ikut menjahili Alfin.


Ckkk !!!


" Tidak ! Aku berbicara pada kucingnya Lolly ! Iyahkan kucingnya Lolly ? " Alfin berdecak dan mengajak bicara kucing Lolly yang tepat berada disampingnya.


Lmaaooo semua orang tertawa melihat Alfin selalu dipojokkan,termasuk Yaura yang nampak mengulas senyum tipis.


" Kucingku ada namanya,Pak Alfin ! namanya adalah Solly. " saut Lolly sambil memeluk kucing peliharaan yang baru Ia beli.


" Jelek sekali namanya ! yang benar saja namanya Solly ?!" kritik Alex yang merasa Lolly benar-benar konyol dan tidak masuk akal.


" Solly? " Alfin yang tadinya kesal pun ikut tertawa mendengar nama kucing Lolly.


" Solly Solly Cupke Cupke." Vino menyanyikan lagu India yang entah judulnya apa.


" Untung namanya bukan C0L1." celetuk Kevin yang membuat Para Pria bertawa terbahak-bahak karena arti C0L1 you know lah🤣.


Ken yang baru datang dari kamar lalu mendengarnya pun langsung tersenyum,


" Siapa yang C0L1 ? " tanya Ken sembari mendudukkan tubuh di samping Istrinya.


" Anj*ng ! jangan memancing, disini banyak Wanita. " ujar David yang mendadak geli dengan kata C0L1.


" Itu,Ken.. Kucingnya Lolly,namanya C0l1. " Vino tertawa hingga mengeluarkan air mata.


Lmaoooo Ken ikut tertawa


" Kau yang benar saja Lolly ! dari mana Kau tahu arti C0l1 ! " sentak Ken diiringi tawa.


" Kakak ! jangan mendengarkan mereka! nama kucingku bulan C0l1, tapi SOLLY yang artinya SO LOVELY ( Sangat Indah ) 🥰 " Lolly memeluk Solly dengan penuh kasih sayang.


" Tidak begitu juga singkatannya Maemunah ! kalo orang memanggilnya C0l1 bagaimana? " Ken mengusili Lolly sambil melirik Alex yang sedari tadi tersenyum.


" Bangs*t, lucu sekali namanya C0l1." Alex tersenyum sembari membayangkan aktifitas 18+ Pria tanpa pasangan yang melalukan C0l1.


" Halo C0l1... " Alfin ikut menguyel-nguyel kucing Lolly yang sangat gembul dan menggemaskan.


" SOLLY ! bukan C0l1 ! sudah ah, Ayo sayang,Kita pergi." Lolly mengambek seraya menggendong Solly lalu meninggalkan Para Pria yang mengusilinya.


" Kalian ini keterlaluan.. selalu saja menggoda Lolly.. " Nona Lee melebarkan senyumannya yang manis.


" Lolly saja yang aneh." saut David yang masih tertawa.


" Awas saja,Jika Adikku menangis karena Kalian. " Anin merespon ucapan David,seraya melebarkan senyumannya.


" Alex yang bertanggung jawab jika Lolly menangis." jawab David seraya menaikkan satu alisnya.


Yaura yang dari tadi diam dan planga plongo pun mendekatkan wajahnya ke telinga Ken.


" C0l1 itu apa? " tanya Yaura dengan segala kebingungannya.


Deggg !!! Ken, Kevin, Alex, dan Vino pun mendelik ke arahnya. sementara Alfin dan David yang memahami kepolosan Yaura dari dulu hanya tersenyum.


" Kau tidak tahu C0l1,Yaura? " tanya Kevin,matanya melotot.


Greppppp Ken menutup telinga Istrinya dengan tangan.


" Jangan mendengarkan mereka,Sayang. Astaga Aku lupa,ada Kau disini.. " tutur Ken.


" Hei Kalian ! jangan lagi berbicara jorok di depan Istriku,nanti otaknya akan terkontaminasi. " titah Ken pada Para Pria. ( Woy sadar diri Jaenudin ! Lu yang bikin otak Istrilu jadi jorok🤣😂 )

__ADS_1


" Ekhemmmm permisi,Tuan Ken. Aku rasa, Kau lebih mesum dari Kami. Sadar Dirilah ! " celetuk Alex yang tidak terima akan statement Ken.


Yaura yang mendengar perkataan dusta Suaminya pun merasa tidak terima.


" Aku rasa... Kau sendiri yang membuat otakku terkontaminasi.. " bisik Yaura dengan pelan ke telinga Suaminya.


" Maka dari itu. Aku tidak suka ada Pria lain yang membuatmu menjadi mesum, khusus Aku yang harus mengajarimu. " Ken melebarkan senyuman nakalnya.


Mereka pun melanjutkan candaannya diselingi oleh pembicaraan Bisnis masing-masing. Para Wanita nampak sibuk membayangkan harus apa dan bagaimana saat sudah di Maldevis.


G&D


Jarang terlihat di Rumah, ternyata Pak Agus dan Bibi Arum sibuk mengurusi G&D di Kantor. Bukan tanpa alasan mereka melakukannya,karena ini adalah bagian dari tanggung jawab dan pekerjaannya.


Pak Agus yang berada di Ruangannya pun sedang berbicara kepada Andi.


" Aku ingin setelah Yaura pulang dari Maldevis, Mall G&D harus beroperasi tanpa kendala atau pengganggu. Aku tidak menerima alasan apapun jika ada kegagalan. " titah Pak Agus pada Andi.


Menjadi bawahan Pak Agus,membuat Pak Andi menurut.


" Baiklah.. Aku akan melakukannya dengan sempurna. " jawab Pak Andi.


20 menit berbicara panjang lebar,tiba-tiba Ia mendapat panggilan dari Negara Dubai


Agent C


" Katakan.. " Pak Agus menjauh dari Pak Andi.


" Kami mendapat informasi dari Tim Penyadap, ada Tim Abraham yang masih bersembunyi di Wilayah Utara Dubai, mereka berencana menghancurkan Hotel G&D yang ada disana. Mereka ingin bertemu dengan Nona Yaura dan menuntut ganti rugi karena Nona telah memenjarakan Abraham sehingga mereka tidak mendapat gaji. Apa Kami harus melakukan penyerangan sekarang? Kami ingin menghubungi Nona Yaura,tapi ponselnya tidak aktif. " tutur Tim Goddess Of Death yang sedang berada didepan layar komputer.


" Diam dan jangan melakukan apa-apa. Cukup awasi mereka dan lapor kepadaku. Jangan sekali-sekali Kalian memberitahu Yaura tentang penyerangan atau apapun. " titah Pak Agus.


" Bagaimana jika Nona Yaura bertanya kepada Kami? Aku tidak bisa berbohong kepadanya,Tuan Besar." tanya Tim yang begitu sedia dengan Yaura.


" Katakan baik-baik saja. " Pak Agus mengakhiri panggilannya lalu mencari kontak Ken.


Disuruh berbohong,membuat Agent frustasi.


" Aku tidak terbiasa berbohong kepada Nona. Tetapi Pak Agus memerintah Kami untuk menyembunyikannya. " lirih Agent dalam hati,Ia sangat dilema.


Ken


Tuttttt bunyi nada sambung


Sedang mengobrol dan bercanda, ponsel bergetar membuat perhatian Ken teralihkan.


" Halo,Pak.. " jawabnya dengan santai dan memberitahu Istrinya bahwa Pak Agus menelfon.


" Menjauhlah.. " ucap Pak Agus dengan nada serius hingga membuat Ken tersentak.


" Apa ? Baiklah Aku akan ke dalam untuk mengambil file yang Bapak inginkan. " Ken mengecoh Yaura agar tidak curiga,karena Ia faham pasti ada masalah serius.


" Aku ke dalam dulu.. " Ken mengelus kepala Istrinya lalu beranjak pergi meninggalkan semuanya.


Sesaat curiga,namun Yaura segera menangkisnya.


Kamar


Dirasa aman,


" Katakan,Pak.. " ujar Ken seraya menutup pintu.


" Jaringan Ayahmu sangat luas dan tergolong susah di musnahkan. Meskipun Kau berhasil menumbangkannya, tapi ada beberapa yang masih berkeliaran di Wilayah Utara Dubai. Aku mendapat kabar bahwa mereka berencana menghancurkan G&D yang ada Dubai untuk memancing Yaura keluar dan menghadapi mereka. Berdalih ingin mendapat ganti rugi,tapi niat mereka sebenarnya adalah Mengincar Nyawa Yaura karena telah membongkar sindikat gelap jaringan Ayahmu,Reino dan merugikan mereka. "


" Aku perintahkan, suruh orang kepercayaanmu untuk memusnahkan mereka. Jangan menggunakan Tim Goddess Of Death atau Albert,karena Aku yakin,Istrimu akan mengetahuinya. " tutur Pak Agus yang membuat Ken mengepalkan tangannya.


" Tapi Aku hanya percaya Albert. " ucap Ken.


" Jangan mengirimkan Albert, jika Yaura tahu maka Dia akan memaksa ke Dubai. Kau tahu sendiri bagaimana Istrimu, sangat nekad." saran Pak Agus.


Ken sejenak terdiam, jika dirinya yang kesana itu tidak mungkin. Melihat Brangkas dan Senjata, membuat Ken ingat dengan seseorang yang selama ini menjadi karibnya dalam Dunia Gelap.


" Baiklah, Aku akan mengirimkan seseorang untuk kesana. " ucap Ken.


" Hubungi Aku kembali nanti. " Pak Agus mematikan telefonnya.


" Satu musnah,yang lain muncul.Sial ! " Ken membanting ponselnya ke Ranjang, Ia tidak habis fikir kenapa musuh Istrinya tidak ada habisnya. Setelahnya Ia kembali mengambil ponsel dan melangkah keluar.


Ruang Pribadi


Tatapan yang penuh kemarahan,sorot mata yang tajam, dan tangan yang terkepal menjadi tanda betapa mendidih darahnya saat ini.



" Keparat ! " Ken menendang meja hingga barang-barang yang berada diatasnya terjatuh ke lantai. Ia sangat murka saat Istrinya tidak bisa hidup dengan tenang, nyawanya selalu diincar.



Setelahnya,Ken mengeluarkan ponsel untuk menelfon seseorang yang tadi Ia maksud.


FU*KING BOY


Iyah,itulah kontak yang Ia tekan.



" Setelah 7 Purnama akhirnya Kau mau menelfonku, Big Boss. " jawab Pria bertato.


" Bisa Kita bertemu nanti malam? Aku butuh bantuanmu. " to the point Ken.


" Jangan menghina harga diriku,Sayang. Kau berada diatasku, tidak mungkin meminta bantuan. " Pria bertato tersenyum seraya menguyah permen karet favoritnya.


" Aku tidak bercanda.." Ken berbicara dengan nada lemas, sungguh Ia tidak berselera untuk bergurau.



Sangat hafal nada bicara karibnya sedang dalam keadaan darurat,


" Kau diundang oleh Rendy? Mari Kita bertemu disana. " jawab si Pria bertato.



***********


MALAM HARI


Alfin, David, Lisya, Nona Lee dan Semuanya sudah pulang karena harus beristirahat untuk keberangkatan besok.


Sedangkan yang lain sedang bersiap untuk pergi ke Pesta Rendy,karena mereka mendapat undangan VVIP.


Ken bersikap biasa saja untuk menutupi masalah sebenarnya,Ia melihat Sang Istri sedang bermain memainkan laptop miliknya di Soffa kamar.


Lupa memberitahu Sang Istri bahwa harus pergi ke pesta,


" Bersiaplah,Kita akan pergi ke acara pertunangan. Aku lupa memberitahumu.. " lirih Ken seraya menatap Istrinya dengan tatapan dalam, bagaimana bisa Wanita 25 Tahun harus menghadapi Dunia Persenjataan yang begitu berat.


" Pertunangan? " Yaura menghentikan akfitasnya dan menatap Suaminya dengan penuh keheranan.


" Anak dari N&A Group mengundang Kita untuk datang ke pesta pertunangannya. Jangan menolak.. " lirih Ken yang faham bahwa Yaura tidak ingin ikut.


" Aku masih takut,Ken.. jika ada penembakan lagi seperti di Pesta Keluarga William bagaimana? " tutur Yaura dengan lembut, Ia sangat ingat kejadian lampau yang membuat tangan Ken tertusuk pisau hanya untuk menyelamatkan dirinya.


" Ada Aku.. jangan takut.. " Ken mengelus pipi Yaura dengan begitu lembut.


" Ken... " Yaura memelas.


" Mereka adalah Group Media, tidak mungkin ada penyerangan secara terbuka. Lagipula sudah tidak ada lagi musuhmu, jadi jangan khawatir.. ".


Ken mencoba membuat Yaura mengerti.


Sadar bahwa Ken selalu mengikuti permintaannya,membuat Yaura sadar diri. Ia pun akhirnya menuruti permintaan Sang Suami.


Keduanya pun bersiap sesuai dengan dress code pesta. Ken terlihat sedang menyiapkan peluru di tepi Ranjang untuk berjaga-jaga.


Yaura memakai gaun putih berenda yang begitu elegant nan simple ,namun tidak mengurangi kadar kecantikannya. Melihat Istrinya begitu cantik sedang bercermin, membuat Ken tersenyum dan melupakan masalah tadi.


" Dewiku♥️ " Ken memeluk Sang Istri dari belakang, aroma parfume yang wangi dan soft membuatnya tenggelam dalam tengkuk Yaura yang menjadi tempat favoritnya.


" Siapa Dewi? Wanitamu? " Yaura melirik sinis saat Sang Suami memanggil nama Wanita lain.


" Dasar tidak peka ! maksudku Dewi adalah GODDESS bukan nama orang ! Kau sangat mirip dengan seorang Dewi yang sangat cantik. Kau benar-benar tidak bisa digombali sama sekali. " Ken berdecak, ingin rasanya Ia menggigit leher Yaura karena kesal.


" Ohh begitu. " Yaura tersenyum dan kembali melanjutkan aktitasnya,yaitu memasang aksesoris.


" Omong-omong, jika Aku menemui Wanita lain apa Kau akan mengizinkannya? " usil Ken yang baru menyadari bahwa Yaura sangat sensitif jika membahas Wanita.


" Temui saja mereka,tetapi jangan menemuiku ! " Yaura ngegas.


" Seloww,Sayang.. Selow.. jangan ngegas seperti itu." Ken tersenyum,karena dugaannya benar.


" Sensitif sekali.. " sambung Ken,tangannya entah mau memegang apa😂.


Kesal,


" Katanya ke pesta." Yaura melepaskan diri dari jangkauan Suaminya.


" Katanya ke pesta. " Ken menirukan nada bicara Istrinya.


" Lihatlah, gaunmu masih terbuka." sambung Ken saat menatap punggung Istrinya yang masih terbuka.


Reflex,tangan Yaura pun hendak menjangkau zipper gaun yang membalut tubuh indahnya.


Mengerti Istrinya akan kesusahan, Ken pun tersenyum.


" Jika kesusahan,minta tolonglah kepada Suamimu." usil Ken seraya mendekatkan tubuh Istrinya.


" Kau saja yang tidak pengertian." ucap Yaura.


" Halloo... permisi Nona Yaura, Aku rasa Kau lah yang selama ini tidak pengertian. " Ken gemas,lalu..


Remassssss Ia mer*mas Gunung Kembar Istrinya yang sangat menggoda.


" Ahhhh Ken ! Kau ini ! " Yaura mencubit perut Ken yang tidak tahu waktu kalo mesum.


Ken hanya melebarkan senyum puas dan tidak pernah berhenti menjahili Istri Tercintanya.



Sadar,waktu mepet..


Tangan Ken mulai mengaitkan gaun Istrinya agar tertutup.



" Selesai.. " Ken membalikkan tubuh Yaura lalu memeluknya sejenak.


Garasi


Evelyn, dan lainnya sudah menunggu di mobil.


" Kakak dan Yaura lama sekali. Robin.. tolong panggilkan Kakak.." Evelyn merasa bosan menunggu Ken dan Yaura yang selalu ngaret,alias tidak tepat waktu.


Yang dibicarakan datang,


" Aku mengira Kalian tertidur. " sindir Vino yang sudah berada di dalam mobil.


" Berisik ! " jawab Ken tanpa dosa,lalu masuk kedalam mobil putih yang baru saja Ia beli.


*


*


PESTA

__ADS_1


Sadar bahwa mobil tamu undangan VVIP datang,membuat Para Wartawan yang meliput pun menyiapkan tombol ON pada kamera mereka dan mengambil Angel atau Sudut Pandang terbaik.


" Itu adalah plat milik Tuan Kevin, sepertinya Tuan Ken juga datang. " ucap salah satu Wartawan yang memang sengaja mengincar Ken dan Yaura,karena berita mereka berdua sangatlah menguntungkan dan menjual.


Barisan mobil mewah mulai memarkir di halaman yang luas, Para Pria Tampan yang berbalut Jas dan Wanita Cantik yang berbalut gaun pun mulai turun dari mobil.


Diawali oleh pasangan Vino dan Evelyn yang lebih dulu menginjak Red Carpet seraya memberikan senyuman manis kepada Wartawan,diikuti oleh Kevin,Lolly, Anin, dan Alex yang berjalan masing-masing seraya melambaikan tangannya.


Faham bahwa Istrinya sangat canggung dan kikuk jika dihadapan Wartawan,membuat Ken langsung pasang badan. Ia menggenggam tangan Sang Istri dan menyembunyikannya di belakang agar tidak terlalu terekspose. Yaura menundukkan kepalanya dan sangat risih dengan kilauan flash kamera yang tidak berhenti sedetikpun.


" Nona Yaura.. Nona Yaura lihatlah kemari.. "


" Tuan Ken, tolong berpose sebentar."


" Nona, tunjukkan wajahmu,Nona.. " itulah permintaan Para Wartawan yang ingin sekali mengambil gambar mereka berdua dengan sempurna.


Ken berjalan dengan cepat untuk masuk ke dalam.


Didalam, mereka akhirnya bisa bernafas dengan lega karena tidak ada kamera dan sangat Privasi.


Tanpa melepaskan genggamannya,Ken melangkah menemui Sang Pemilik Acara,yaitu Rendy.


Setelah bertemu,mereka saling berpelukan seraya menyapa dan betanya tentang kabar. Ucapan,pujian ,dan kekaguman saling mereka lontarkan. Begitupun dengan Yaura yang mengucapkan selamat kepada Rendy dan Tunangannya,walaupun Ia sama sekali tidak kenal dan kikuk.


" Cantik sekali,Istrimu.. " puji Rendy di telinga Ken.


" Kau lebih cantik. " jawab Ken yang membuat Rendy mengumpat.


" Anj*ng ! ".


1 Jam acara berlangsung, Para Tamu mulai menikmati acara yang digelar seperti adat Barat. Wanita dengan Gaun Sexy hingga menonjolkan belahan dada,bokong, dan semua aset pribadi hampir dipertontonkan di acara malam itu. Wajar saja,karena tamunya adalah Para Konglomerat dengan berbagai jaringan. Evelyn,Lolly, Kevin,Alex dan Vino nampak begitu menimati alunan musik pesta yang membuat tubuh mereka bergoyang, Anin terlihat santai menikmati setiap mili Anggur Merah yang berada di cawannya.


Yaura hanya duduk tenang bersama Suaminya yang entah sedang mencari siapa.


" Apa Kau sedang mencari seseorang? " tanya Yaura,karena Ia sedikit heran, kenapa Ken tidak ikut berhura-hura, malah seperti orang kebingungan.Ken menganggukkan kepala,lalu mengeluarkan ponsel.


Hendak memencet FU*KING BOY


" Hallo,Big Boss." sapa Pria bertato yang muncul bersama Wanita Sexy nan cantik.



Degg !! Ken dan Yaura pun kompak menoleh kearahnya.


" Aku menunggumu sejak tadi.. " Ken berdiri lalu memeluk Pria bertato yang menjadi penolongnya nanti.


" Aku ada urusan lain tadi. " jawab Pria bertato.


Ken melemparkan senyuman tipis sebagai sapaan kepada Wanita yang datang bersama sahabatnya, yang langsung dibalas dengan senyum manis.


Yaura pun berdiri dan hendak menundukkan pandangannya kepada Pria bertato dan Wanita Sexy.


" Jangan menundukkan kepalamu,Nona....Yaura... " Pria bertato menatap Yaura dari ujung kaki hingga rambut.


Yaura mengalihkan pandangan kepada Sang Suami,


" Jangan takut. Perkenalkan Dia adalah ZAYN WILLIAM, Sahabatku. " tutur Ken yang mengamati ekpresi Zayn nampak berbeda saat menatap Istrinya.


Mendengar nama Zayn William membuat Yaura teringat sesuatu. Ia dan Zayn pun beradu pandang sejenak.


" Akhirnya Aku bisa bertemu denganmu,Nona." ujar Zayn yang membuat Ken dan Yaura membulatkan kedua matanya.


" Kau mengenal Istriku secara pribadi? " Ken menyipitkan matanya dan berfikir yang tidak-tidak.


" Saat pembukaan G&D sebenarnya Aku ingin sekali menemuimu,Nona. Tetapi tidak bisa,karena keamanannya sangat ketat." tatapan Zayn kepada Yaura semakin dalam.


Ken mengalihkan pandangan ke Istrinya,


" Kau mengenalnya? ".


" Tidak.. " lirih Yaura.


" GALAXY... AKU YAKIN KAU MENGENAL GALAXY.." ucap Zayn yang membuat Yaura membelakkan kedua matanya.


" Galaxy.. bagaimana Kau bisa tahu? " Yaura mengingat seseorang yang menjadi pendukung misinya dulu.


Takut Ken salah faham,


" ISTRIMU ADALAH PELANGGAN VVIP KU,KEN. DIA SELALU MEMESAN SENJATA DALAM JUMLAH BESAR UNTUK DISELUNDUPKAN KE NEGARA,LALU MEMBELI BOM DAN BAHAN BERACUN KE MARKASNYA. "


" AKU BERSYUKUR BISA BERTATAPAN LANGSUNG DENGAN PELANGGAN SETIAKU SELAMA 10 TAHUN TIDAK PERNAH MENAMPAKKAN DIRI " tutur Zayn.


Setelah mendengarnya,membuat Ken lega.


" Kau hampir membuat darahku mendidih." ucapnya.


Terbongkar, Yaura hanya melemparkan senyum tipis sebagai jawaban bahwa memang benar Ia membeli senjata dari Zayn untuk pemberontakan.


" Duduklah.. " Ken mempersilahkan Zayn dan semuanya untuk duduk.


" Apa Aku boleh memeluk Istrimu? " Zayn hendak mendekatkan tubuhnya ke Yaura,senyum mematikan Ia lontarkan kepada Pelanggan VVIP yang selama ini ingin ditemuinya.


" Kau mau mati? " Ken menarik sudut bibirnya.


Mengurungkan niat,


" Pelit sekali. " decak Zayn lalu mendudukkan tubuhnya di sebelah Ken.


" Ken.. Nona Yaura sangat cantik, jika Aku tahu bahwa Dia lah yang menjadi Pelanggan VVIP ku,Aku akan menikahinya sejak dulu." sambung Zayn seraya menggigit bibir bawahnya karena begitu terpesona dengan wajah Yaura yang begitu Ayu nan Kharismatik.


" Sayangnya,Kau kalah start. Yaura sudah menjadi Istriku." Ken menuangkan Anggur Merah ke gelas Zayn.


" Nona.. Dari lubuk hati yang paling dalam, Aku menyampaikan bahwa diriku sangat mengagumimu.. Kau adalah tipeku. " Zayn yang begitu Bad Boy melemparkan kedipan mata kepada Yaura.


" Sekali lagi,Kau berbicara ,maka Aku akan memukulmu. " ancam Ken seraya menenggak Anggur merah.



Memancing,


" NONA.. AKU MENCINTAIMU." ujar Zayn sambil memasang ekpresi nakalnya.Sungguh ! Yaura benar-benar gadis impian yang selama ini Ia cari.


Tlkkkkkkkk Ken mengeluarkan senjatanya dan menghujam perut Zayn.


" Ken mengertilah. Kau tahu bahwa Aku sangat mengidamkan Wanita yang seperti Istrimu. Cantik,Dingin,Pendiam,Tidak Banyak Tingkah,namun MEMATIKAN. " puji Zayn yang tingkat ke Bad Boy an tidak bisa diukur.


" Jaga perasaan Istrimu. " Ken melirik Wanita Sexy yang bersama Zayn.


Zayn mendekatkan wajah ke telinga Ken.


" Ingin berbicara disini? ".


Tak menjawab,Ken memberikan kode tangan yang artinya di luar.


" Dia bukan Istriku. Melainkan Babyku.. " ucap Zayn kembali.


Hampir malam, Ken mengeluarkan bungkus rokok.


" Aku ingin merokok sebentar,Sayang. Mengobrol lah dengan Nona terlebih dahulu. " Ken pamit kepada Istrinya untuk pergi ke Ruangan khusus rokok.


" Baby.. Aku juga pamit kepadamu. " Zayn mengelus pipi Wanita yang bersamanya.


Yaura menatap punggung Suaminya yang nampak menjauh dari pandangan mata.


" Tidak biasanya Ken merokok. " lirih Yaura dalam hati.


Ruangan Rokok





Dua Lelaki Tampan dengan kharismanya masing-masing nampak menyalakan api dan membakar putung rokok yang Ia pegang.


" Bagaimana Kau bisa menikahi Nona Yaura? Aku sudah mendengar berita tentang Kalian berdua. bukankah Nona Yaura sempat melawanmu ? " tanya Zayn.


" Ceritanya sangat panjang. Jika di jelaskan dengan akal,mungkin tidak akan masuk. " jawab Ken seraya mengeluarkan asap rokok.


" Gila ! Istrimu adalah Kriminal Terbesar,Ken. Aku sangat ingat seberapa banyak Dia memesan senjata dan mengancam Kami jika membocorkan Informasi tentangnya. " Zayn mengingat bagaimana Dia hampir ditembak oleh Yaura yang berpakaian hitam di Kota XXX.


" Dia melakukan itu ada alasan. Kenapa Kau tidak memberitahuku waktu itu bahwa Kau tahu tentang Goddess Of Death? " tanya Ken, Ia sangat ingat pernah bertanya kepada Zayn,tentang Siapa yang memesan senjata terbesar selain dirinya,namun Zayn tidak menyebutkan Goddess Of Death.



" Sudah Aku bilang,Aku diancam oleh Nona Yaura. Istrimu benar-benar PELOBBY HANDAL yang mampu menundukkanku. " Zayn mematikan putung rokok.


" Katakan sekarang.. Kau butuh bantuan apa? " sambung Zayn.



" Pergilah ke Dubai Wilayah Utara. Disana ada Tim berlambang segitiga titik merah darah,yang artinya komplotan Ayahku. Bunuh mereka semua." ujar Ken.


Zayn menyipitkan matanya dan terheran.


" Kau tidak membunuhnya dengan tanganmu sendiri? ".


" Aku tidak ingin Istriku kembali mengingat kenangan buruknya. Jika Aku yang melakukannya,mungkin Dia akan terlibat." tutur Ken seraya mematikan api rokok.


Mengerti,


" Kau melakukan ini tanpa sepengetahuan Istrimu? " tanya Zayn.


" Iyah. Aku ingin Istriku hidup dengan tenang. Tim Ayah masih saja mengincar nyawanya,dan Aku sama sekali tidak tega melihat nyawa Istriku bak dadu yang selalu dipermainkan. Cukup 8 Bulan yang lalu,Aku melihat bagaimana Dia hampir kehilangan nyawa tepat didepan mata dan dipelukanku sendiri.. " tutur Ken yang membuat Zayn tersentuh. Karena baru pertama ini Ia melihat Ken begitu murung dan lemah.


" Kau sangat mencintainya? atau jangan-jangan Dia adalah Yaura kecil yang selalu Kau ceritakan kepadaku saat di Markas Tentara? " tanya Zayn.


" Lebih dari Cinta. Iyah,Dia adalah Yaura Kecilku yang selalu Aku ceritakan kepadamu dulu. " Ken melakukan kilas balik,saat Ia selalu curhat kepada Zayn disela latihan.


Tanpa penolakan,


" Lusa Aku akan terbang kesana,sesuai apa yang Kau inginkan. Cukup aktifkan ponselmu untuk berbagi informasi. " ujar Zayn seraya melebarkan senyumannya.


" Terima kasih,Zayn. Aku percaya kepadamu dan yakin bahwa hanya Kau yang mampu melakukannya. " Puji Ken, Ia tahu bagaimana kemampuan Zayn,terlebih lagi sahabatnya itu adalah seorang PEDANGANG SENJATA DAN PIMPINAN MAFIA DUNIA GELAP.


" Ini tidak gratis! hadiahkan Wanita cantik untukku." tawa Zayn.


" Bren*sek ! Cepatlah bertobat dan menikah. Enak-enak dalam ikatan halal itu lebih nikmat daripada bermain di Hotel. " Ken merangkul pundak Zayn seraya melangkah keluar.


" Aku akan menikah jika mempelainya adalah Nona Yaura. " canda Zayn.


" Langkahi dulu mayatku." jawab Ken seraya tersenyum.


" Kapan Kau akan memiliki Baby? Aku tidak sabar menggendong keponakanku dan melihat hasil cetakanmu " celetuk Zayn yang memang sudah tidak sabar bagaimana Tampan atau Cantiknya Anak Ken.


" Cetakanku pasti sangat sempurna. " Ken tertawa, Ia tidak menyangka Zayn ternyata sangat hangat dan memikirkan tentang Baby.


Mereka berdua kembali menemui Wanitanya masing-masing.


" Ayo,Sayang..Kita pulang.. ini sudah malam." ajak Ken kepada Istrinya.


Setelahnya Ia memanggil Evelyn dan yang lain untuk pulang.


" Iyah Kakak lupa,Aku sama sekali belum berkemas untuk besok. terlalu menikmati pesta hufftt.. " ujar Evelyn.


" Ada Pelayan,jangan terlalu pusing." Ken mengelus kepala Adiknya lalu berpamitan kepada Pemilik Acara.


Mereka pun melangkah keluar dan melajukan mobil.karena harus packing maka Alex, Vino, dan Kevin pun pulang ke Rumahnya masing-masing.


************


Jangan lupa like dan votenya yah guys♥️♥️

__ADS_1


Saran dan kritiknya juga♥️♥️♥️


SABAR GUYSSS YANG NUNGGU BULAN MADU♥️😂


__ADS_2