Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
Ken VS Yaura


__ADS_3

" Yaura ? " Ken mengulangi perkataan Evelyn .


" Iyah , Aku hanya mengetahui namanya saja "


Tanpa banyak berkata lagi , Ken fokus mengemudi dan mengikuti Yaura .


Tak berselang lama, taksi yang ditumpangi Yaura berhenti di Hotel Louis .


" Untuk apa Dia ke Hotel Ayah? " Evelyn terheran .


" Mungkin untuk melayani Pelanggan " celetuk Bianca .


Ken menoleh saat Bianca mengucapkan kata-kata itu .


" Pulang Ke Rumah, dan Istirahatlah Evelyn. Kakak akan mengurus Wanita itu . dan Kau ( Bianca ) , Aku meminta tolong kepadamu jaga Evelyn, sementara Kemudikan mobil " ujar Evelyn menatap Bianca .


" Tentu Ken, aku akan menjaga Adikmu " Bianca tersenyum .


Ken pun turun , sementara Bianca mengambil posisi Kemudi .


" Berhati-hatilah " ujar Ken kepada Bianca dan berlalu Pergi .


Setelah Kakaknya pergi , Evelyn tersenyum penuh kemenangan .


" Perfect ! Terima kasih Kak Bianca " Evelyn melakukan Highfive ( Toss ) dengan Bianca.


" Jangan lupa membantuku untuk mendapatkan hati Ken lagi " Bianca tersenyum sinis.


Hotel Louis .


Yaura masuk kedalam hotel, disusul dengan Ken .


Lobby Hotel


" Siapa yang kau cari ? "


Mendengar itu , Yaura pun menghentikan langkah kakinya . dan menoleh ke Belakang


dannn


Ia melihat lelaki yang memang ingin Dia temui. tanpa basa- basi


" Aku ingin menemuimu " ujar Yaura .


" Ikutlah denganku . " Ken berjalan mendahului Yaura dan melangkah menuju sebuah kamar hotel .


Disetiap langkah, Ken dipenuhi dengan amarah , sedangkan Yaura hanya sibuk dengan kewaspadaan dan kekhawatiran.


Kamar Hotel


Ken membuka Kamar Hotel miliknya . Tanpa diduga, Ia langsung menarik tangan Yaura dan masuk kedalamnya, Pintu pun otomatis terkunci.


Yaura terkejut , Hal ini diluar dugaannya.


" Lepaskan ! Apa yang kau lakukan ! " Yaura mencoba menyingkirkan tangan Ken .


" Kenapa? Kenapa kau terlihat takut ? Bukankah ini hal biasa yang kau lakukan ? " Ken menatap Yaura.


" Apa maksudmu ? "


" Maksudku ? " tanya Ken.


Ken tiba-tiba menyeret Yaura dan melemparnya ke Ranjang .


" Apa kau kehilangan Akal ? Aku kesini hanya untuk mengambil liontin-ku . Menyingkirlah ! " Yaura mencoba memberontak .

__ADS_1


Namun Ken terlebih dahulu menindih tubuh Yaura. Yaura ketakutan bukan kepalang, tubuhnya tiba-tiba melemah saat berhadapan dengan Ken diatas Ranjang . Ini pertama kalinya dia diperlakukan seperti ini.


" Kenapa Kau terlihat ketakutan? bukankah ini hal biasa untukmu ? " Ken semakin mendekatkan tubuhnya pada tubuh Yaura .


Yaura masih tidak percaya dirinya diperlakukan seperti ini .


" Aku tidak mengerti apa maksudmu ! Lepaskan . Aku mohon " Yaura mencoba mendorong tubuh Ken .


Tapi Ken lebih sigap . Ia semakin mengunci tangan Yaura.


" Kau benar-benar tidak mengerti atau berpura-pura polos ? " .


" Aku mohon lepaskan Aku .. " Lirih Yaura .


Ken menatap mata Yaura, begitupun sebaliknya . Kini mata mereka beradu pandang , ntah Ikatan apa yang terjalin, Ken menatap mata Yaura dengan tatapan dalam . Tanpa Ia sadari, cengkraman tangannya mulai melemah , ini menjadi celah untuk Yaura dan


brughhh


Ia berhasil mendorong Ken hingga jatuh ke lantai . Yaura pun segera melarikan diri . Namun ,


" Berhenti ! Atau Kau tidak akan selamat " perintah Ken .


" Untuk apa aku menuruti perintah lelaki seperti dirimu " ucap Yaura seraya mengotak-atik handle pintu .


" Kau telah menghancurkan hidupku " Ken berdiri dan melangkah mendekati Yaura kembali .


Mendengar pernyataan itu, Yaura menghentikan aktifitasnya .


" Kenapa kau berbicara omong kosong , Apa kau kehilangan kesadaran ? " Yaura membalikkan tubuhnya dan menghadap ke Arah Ken .


" Benar ! Aku kehilangan kesadaranku dan itu karena ulahmu . sekarang Kau harus bertanggung jawab "


Tidak mengerti atas Apa yang Ken katakan, Yaura hanya diam .


" Karena ulahmu , Pak Andi mangancam membatalkan kerjasama denganku , dan Kau tahu ? Perusahaan menelan kerugian yang sangat besar , Mega Proyek kami terancam gagal hanya karena ulah 1 Orang seperti dirimu "


" Karena Penyadap yang Kau pasang padanya, Dia marah besar kepada Management Hotel , dan mengancam tidak akan ikut berpartisipasi dalam Pembangunan Proyek. Kami melakukan Rapat Kemarin dan Dia masih bergabung , tetapi tadi malam ? Kau tahu ? Pak Andi tiba-tiba mengancam membatalkan kerjasama hanya karena 1 Penyadap darimu " Ken meninggikan suaranya .


Yaura sejenak terdiam.


" Aku minta maaf " lirih Yaura


" Maaf ? Kau kira maaf saja cukup ? "


" Lalu Aku harus melakukan apa ? "


Yaura menatap Ken .


" MENIKAHLAH DENGANKU " Ken mengatakannya dengan Jelas .


Mendengar hal mustahil, membuat Yaura terkejut , Matanya terbelak dan membulat sempurna.


" A-A-Apa ? " Yaura terbatah-batah seakan tak percaya apa yang baru saja dia dengar .


" Menikahlah denganku . Kau mendengarnya ?" Ken mengulangi perkataannya lagi .


" Ti-ti-tidak .. Aku mohon jangan berbicara melantur . Sadarlah ! Aku kesini untuk mengambil liontinku dan Aku meminta maaf telah membuatmu dalam masalah " .


" Kau harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah kau lakukan . memasang Penyadap tanpa izin adalah Pihak Kejahatan Luar Biasa , Kau berurusan dengan Hotel dan Pak Andi . Kau masih ingin membela dirimu ? "


" Aku tidak membela diriku sendiri . Aku meminta maaf kepadamu, tapi tolong jangan membuat tuntutan diluar nalar "


" Diluar nalar ? lalu Kau ingin ganti rugi ? Berapa yang kau mampu ? "


Mendengar kata nominal, membuat Yaura terdiam.

__ADS_1


" Aku mampu berapapun yang kau mau, tapi aku tidak bisa menggunakannya sekarang " gumam Yaura dalam hati .


" Kenapa Kau diam ?, Kau tidak ingin menikah denganku ? " Tanya Ken kembali .


" Iyah .. Aku tidak ingin menikah denganmu "


Ken menghela nafasnya , Ia mengeluarkan ponsel dan hendak menelfon seseorang .


" Baiklah tidak masalah , Aku akan membongkar tentang dirimu didepan Pak Andi , bahwa Kaulah pelakunya . rekaman CCTV Hotel kami tiba-tiba menghilang mungkin Kau juga Pelakunya "


Yaura mulai Panik ketika dihadapkan dengan ancaman ini .


" Paman Arga berhasil mempengaruhi Pak Andi , tapi kenapa Aku harus dihadapkan dengan pilihan konyol. jika lelaki ini mengungkap tentangku sebelum Kami mendapatkan Informasi dari Pak Andi, Yang akan terjadi adalah ... " Yaura berperang dengan logikanya.


" Kau tidak mengenalku, dan Aku tidak mengenalmu . Bagaimana bisa kau menikah dengan orang yang bahkan sama sekali tidak kau kenali " Yaura tiba-tiba mengatakan itu pada Ken.


" Aku tidak perlu mengenalimu dan Kau tidak perlu mengenaliku . yang terpenting adalah Tanggung Jawabmu " Ken mematahkan perkataan Yaura.


" Apa untungnya Kau menikahiku ? tidak ada untungnya sama sekali . Aku akan berusaha untuk ganti rugi semua kerugianmu ,tapi membutuhkan waktu "


" Jelas ada manfaatnya Aku menikahimu. Apa ? ganti rugi ? Waktu ? . Justru itu masalahnya "


Yaura pun kembali terdiam .


" Korbankan dirimu karena kesalahanmu sendiri , bukan mengorbankan orang lain demi menyelamatkan diri sendiri " Ken kembali mendesak Yaura .


Tiba-tiba ..


Tokk tokk tokkk


Seseorang mengetuk Pintu Kamar .


Yaura yang berada dekat pintu pun segera menghindar . Ken memasukkan kembali ponselnya kedalam saku kameja dan membukakan Pintu .


Diluar ternyata seorang Asisten Pribadi Ayah Reino.


" Ada Apa ? " tanya Ken dengan nada malas.


" Mohon Maaf Tuan, seseorang menyerahkan dokument ini, mereka bilang ini sangat penting dan mendadak , dan Tuan harus segera menandatangani Dokumentnya , ini atas Nama Tuan Kendrick Rafandra Bachtiar, saya terpaksa mendatangi kamar Tuan , karena ini sangat mendadak , Saya Mohon Maaf sekali lagi, Tuan " asisten ini menyodorkan dokument kepada Ken .


Mendengar nama Kendrick Rafandra Bachtiar , Yaura terbelak


" Nama itu .. " Yaura mengingat perkataan Pak Agus.


" Jadi .. Dia adalah Pembangun Utama Gita Hotel " Yaura mengarahkan pandangannya ke arah Ken.


Tanpa banyak pertanyaan Ken segera menandatangani dokument dan menyuruh asisten untuk segera pergi . Asisten pun melangkah pergi .


" Kenapa Kau memandangiku ? " ujar Ken seraya menutup pintu kembali .


" Aku tidak memandangimu " Yaura mengalihkan pandangannya ke sembarang arah .


" Bagaimana ? Kau sudah memutuskan ? "


" Aku perlu pertimbangan, Kembalikan liontinku " Yaura menyodorkan tangannya .


Tak memberikan liontin, Ken justru menarik tangan Yaura dan menghimpitnya hingga menyentuh dinding .


" 1 Hari . Hanya 1 Hari kau punya waktu untuk pertimbangan, Korbankan dirimu atau Aku akan mengungkap tentang dirimu. Liontin akan ku berikan setelah Kita menikah , Yaura " lirih Ken memandang wajah Yaura.


Mendengar Ken menyebutkan namanya , Yaura mendongakkan wajahnya .


" Kau tahu namaku ? "


" Siapa yang tidak mengenalmu ? semua orang mengenal dirimu. Temui Aku di kamar ini, terlewat 1 detik saja dari waktu yang ditentukan , Kau tanggung sendiri akibatnya " Ken melepaskan himpitannya dan berlalu pergi meninggalkan Yaura keluar .

__ADS_1


" Dia mengetahui tentangku " Yaura frustasi .


Butuh Kritik dan Saran


__ADS_2