
" Yaura ? " Ken mengulangi perkataan Evelyn .
" Iyah , Aku hanya mengetahui namanya saja "
Tanpa banyak berkata lagi , Ken fokus mengemudi dan mengikuti Yaura .
Tak berselang lama, taksi yang ditumpangi Yaura berhenti di Hotel Louis .
" Untuk apa Dia ke Hotel Ayah? " Evelyn terheran .
" Mungkin untuk melayani Pelanggan " celetuk Bianca .
Ken menoleh saat Bianca mengucapkan kata-kata itu .
" Pulang Ke Rumah, dan Istirahatlah Evelyn. Kakak akan mengurus Wanita itu . dan Kau ( Bianca ) , Aku meminta tolong kepadamu jaga Evelyn, sementara Kemudikan mobil " ujar Evelyn menatap Bianca .
" Tentu Ken, aku akan menjaga Adikmu " Bianca tersenyum .
Ken pun turun , sementara Bianca mengambil posisi Kemudi .
" Berhati-hatilah " ujar Ken kepada Bianca dan berlalu Pergi .
Setelah Kakaknya pergi , Evelyn tersenyum penuh kemenangan .
" Perfect ! Terima kasih Kak Bianca " Evelyn melakukan Highfive ( Toss ) dengan Bianca.
" Jangan lupa membantuku untuk mendapatkan hati Ken lagi " Bianca tersenyum sinis.
Hotel Louis .
Yaura masuk kedalam hotel, disusul dengan Ken .
Lobby Hotel
" Siapa yang kau cari ? "
Mendengar itu , Yaura pun menghentikan langkah kakinya . dan menoleh ke Belakang
dannn
Ia melihat lelaki yang memang ingin Dia temui. tanpa basa- basi
" Aku ingin menemuimu " ujar Yaura .
" Ikutlah denganku . " Ken berjalan mendahului Yaura dan melangkah menuju sebuah kamar hotel .
Disetiap langkah, Ken dipenuhi dengan amarah , sedangkan Yaura hanya sibuk dengan kewaspadaan dan kekhawatiran.
Kamar Hotel
Ken membuka Kamar Hotel miliknya . Tanpa diduga, Ia langsung menarik tangan Yaura dan masuk kedalamnya, Pintu pun otomatis terkunci.
Yaura terkejut , Hal ini diluar dugaannya.
" Lepaskan ! Apa yang kau lakukan ! " Yaura mencoba menyingkirkan tangan Ken .
" Kenapa? Kenapa kau terlihat takut ? Bukankah ini hal biasa yang kau lakukan ? " Ken menatap Yaura.
" Apa maksudmu ? "
" Maksudku ? " tanya Ken.
Ken tiba-tiba menyeret Yaura dan melemparnya ke Ranjang .
" Apa kau kehilangan Akal ? Aku kesini hanya untuk mengambil liontin-ku . Menyingkirlah ! " Yaura mencoba memberontak .
__ADS_1
Namun Ken terlebih dahulu menindih tubuh Yaura. Yaura ketakutan bukan kepalang, tubuhnya tiba-tiba melemah saat berhadapan dengan Ken diatas Ranjang . Ini pertama kalinya dia diperlakukan seperti ini.
" Kenapa Kau terlihat ketakutan? bukankah ini hal biasa untukmu ? " Ken semakin mendekatkan tubuhnya pada tubuh Yaura .
Yaura masih tidak percaya dirinya diperlakukan seperti ini .
" Aku tidak mengerti apa maksudmu ! Lepaskan . Aku mohon " Yaura mencoba mendorong tubuh Ken .
Tapi Ken lebih sigap . Ia semakin mengunci tangan Yaura.
" Kau benar-benar tidak mengerti atau berpura-pura polos ? " .
" Aku mohon lepaskan Aku .. " Lirih Yaura .
Ken menatap mata Yaura, begitupun sebaliknya . Kini mata mereka beradu pandang , ntah Ikatan apa yang terjalin, Ken menatap mata Yaura dengan tatapan dalam . Tanpa Ia sadari, cengkraman tangannya mulai melemah , ini menjadi celah untuk Yaura dan
brughhh
Ia berhasil mendorong Ken hingga jatuh ke lantai . Yaura pun segera melarikan diri . Namun ,
" Berhenti ! Atau Kau tidak akan selamat " perintah Ken .
" Untuk apa aku menuruti perintah lelaki seperti dirimu " ucap Yaura seraya mengotak-atik handle pintu .
" Kau telah menghancurkan hidupku " Ken berdiri dan melangkah mendekati Yaura kembali .
Mendengar pernyataan itu, Yaura menghentikan aktifitasnya .
" Kenapa kau berbicara omong kosong , Apa kau kehilangan kesadaran ? " Yaura membalikkan tubuhnya dan menghadap ke Arah Ken .
" Benar ! Aku kehilangan kesadaranku dan itu karena ulahmu . sekarang Kau harus bertanggung jawab "
Tidak mengerti atas Apa yang Ken katakan, Yaura hanya diam .
" Karena ulahmu , Pak Andi mangancam membatalkan kerjasama denganku , dan Kau tahu ? Perusahaan menelan kerugian yang sangat besar , Mega Proyek kami terancam gagal hanya karena ulah 1 Orang seperti dirimu "
" Karena Penyadap yang Kau pasang padanya, Dia marah besar kepada Management Hotel , dan mengancam tidak akan ikut berpartisipasi dalam Pembangunan Proyek. Kami melakukan Rapat Kemarin dan Dia masih bergabung , tetapi tadi malam ? Kau tahu ? Pak Andi tiba-tiba mengancam membatalkan kerjasama hanya karena 1 Penyadap darimu " Ken meninggikan suaranya .
Yaura sejenak terdiam.
" Aku minta maaf " lirih Yaura
" Maaf ? Kau kira maaf saja cukup ? "
" Lalu Aku harus melakukan apa ? "
Yaura menatap Ken .
" MENIKAHLAH DENGANKU " Ken mengatakannya dengan Jelas .
Mendengar hal mustahil, membuat Yaura terkejut , Matanya terbelak dan membulat sempurna.
" A-A-Apa ? " Yaura terbatah-batah seakan tak percaya apa yang baru saja dia dengar .
" Menikahlah denganku . Kau mendengarnya ?" Ken mengulangi perkataannya lagi .
" Ti-ti-tidak .. Aku mohon jangan berbicara melantur . Sadarlah ! Aku kesini untuk mengambil liontinku dan Aku meminta maaf telah membuatmu dalam masalah " .
" Kau harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah kau lakukan . memasang Penyadap tanpa izin adalah Pihak Kejahatan Luar Biasa , Kau berurusan dengan Hotel dan Pak Andi . Kau masih ingin membela dirimu ? "
" Aku tidak membela diriku sendiri . Aku meminta maaf kepadamu, tapi tolong jangan membuat tuntutan diluar nalar "
" Diluar nalar ? lalu Kau ingin ganti rugi ? Berapa yang kau mampu ? "
Mendengar kata nominal, membuat Yaura terdiam.
__ADS_1
" Aku mampu berapapun yang kau mau, tapi aku tidak bisa menggunakannya sekarang " gumam Yaura dalam hati .
" Kenapa Kau diam ?, Kau tidak ingin menikah denganku ? " Tanya Ken kembali .
" Iyah .. Aku tidak ingin menikah denganmu "
Ken menghela nafasnya , Ia mengeluarkan ponsel dan hendak menelfon seseorang .
" Baiklah tidak masalah , Aku akan membongkar tentang dirimu didepan Pak Andi , bahwa Kaulah pelakunya . rekaman CCTV Hotel kami tiba-tiba menghilang mungkin Kau juga Pelakunya "
Yaura mulai Panik ketika dihadapkan dengan ancaman ini .
" Paman Arga berhasil mempengaruhi Pak Andi , tapi kenapa Aku harus dihadapkan dengan pilihan konyol. jika lelaki ini mengungkap tentangku sebelum Kami mendapatkan Informasi dari Pak Andi, Yang akan terjadi adalah ... " Yaura berperang dengan logikanya.
" Kau tidak mengenalku, dan Aku tidak mengenalmu . Bagaimana bisa kau menikah dengan orang yang bahkan sama sekali tidak kau kenali " Yaura tiba-tiba mengatakan itu pada Ken.
" Aku tidak perlu mengenalimu dan Kau tidak perlu mengenaliku . yang terpenting adalah Tanggung Jawabmu " Ken mematahkan perkataan Yaura.
" Apa untungnya Kau menikahiku ? tidak ada untungnya sama sekali . Aku akan berusaha untuk ganti rugi semua kerugianmu ,tapi membutuhkan waktu "
" Jelas ada manfaatnya Aku menikahimu. Apa ? ganti rugi ? Waktu ? . Justru itu masalahnya "
Yaura pun kembali terdiam .
" Korbankan dirimu karena kesalahanmu sendiri , bukan mengorbankan orang lain demi menyelamatkan diri sendiri " Ken kembali mendesak Yaura .
Tiba-tiba ..
Tokk tokk tokkk
Seseorang mengetuk Pintu Kamar .
Yaura yang berada dekat pintu pun segera menghindar . Ken memasukkan kembali ponselnya kedalam saku kameja dan membukakan Pintu .
Diluar ternyata seorang Asisten Pribadi Ayah Reino.
" Ada Apa ? " tanya Ken dengan nada malas.
" Mohon Maaf Tuan, seseorang menyerahkan dokument ini, mereka bilang ini sangat penting dan mendadak , dan Tuan harus segera menandatangani Dokumentnya , ini atas Nama Tuan Kendrick Rafandra Bachtiar, saya terpaksa mendatangi kamar Tuan , karena ini sangat mendadak , Saya Mohon Maaf sekali lagi, Tuan " asisten ini menyodorkan dokument kepada Ken .
Mendengar nama Kendrick Rafandra Bachtiar , Yaura terbelak
" Nama itu .. " Yaura mengingat perkataan Pak Agus.
" Jadi .. Dia adalah Pembangun Utama Gita Hotel " Yaura mengarahkan pandangannya ke arah Ken.
Tanpa banyak pertanyaan Ken segera menandatangani dokument dan menyuruh asisten untuk segera pergi . Asisten pun melangkah pergi .
" Kenapa Kau memandangiku ? " ujar Ken seraya menutup pintu kembali .
" Aku tidak memandangimu " Yaura mengalihkan pandangannya ke sembarang arah .
" Bagaimana ? Kau sudah memutuskan ? "
" Aku perlu pertimbangan, Kembalikan liontinku " Yaura menyodorkan tangannya .
Tak memberikan liontin, Ken justru menarik tangan Yaura dan menghimpitnya hingga menyentuh dinding .
" 1 Hari . Hanya 1 Hari kau punya waktu untuk pertimbangan, Korbankan dirimu atau Aku akan mengungkap tentang dirimu. Liontin akan ku berikan setelah Kita menikah , Yaura " lirih Ken memandang wajah Yaura.
Mendengar Ken menyebutkan namanya , Yaura mendongakkan wajahnya .
" Kau tahu namaku ? "
" Siapa yang tidak mengenalmu ? semua orang mengenal dirimu. Temui Aku di kamar ini, terlewat 1 detik saja dari waktu yang ditentukan , Kau tanggung sendiri akibatnya " Ken melepaskan himpitannya dan berlalu pergi meninggalkan Yaura keluar .
__ADS_1
" Dia mengetahui tentangku " Yaura frustasi .
Butuh Kritik dan Saran