Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
SAYANG


__ADS_3

15 menit beristirahat, mereka kembali bermain. Entah berapa Kali mereka melakukannya,tapi yang jelas,apa yang dikatakan Ken itu adalah benar. Ia memberi Yaura hukuman dan tidak mengampuninya untuk malam ini. Tubuh, peluh dan hati mereka sepenuhnya menyatu. Desahan, lenguhan dan rintihan menjadi senandung yang paling indah di tempat yang indah,yaitu MALDEVIS.


*


*


*


PAGI HARI


Pukul 07.00 Mentari mulai menyapa, angin pagi yang begitu sejuk,kicauan burung yang merdu, dan ketampanan Albert membuat Pagi ini semakin cerah.


" Aku rasa, wajahku ini sedikit tampan, mirip Big Boss. tetapi kenapa Wanita tidak tertarik padaku? " racau Albert yang sedang bercermin di Kamar Mandi.


" Tubuhku juga sangat sixpack. Tidak terlalu buruk. " sambung Albert sembari memperhatikan otot perutnya yang sangat kencang dan berpack.


" Saya rasa, Tuan Albert kurang tampan. " saut Robin sambil membereskan barang-barang Sniper yang baru saja Ia hina😆.


" SIALAN ! APA KAU BILANG? " Albert yang masih bertelanjang dada pun melangkah mendekat dan langsung naik darah saat mendengar cletukan Pelayan Kesayangan Yaura tersebut.


" Saya tidak salah,Tuan. Tuan ini memang kurang tampan. tetapi jangan galau, Tuan akan sangat tampan jika rutin perawatan ke salon seperti Tuan Ken. " tutur Robin dengan wajah tanpa dosa hingga membuat Albert mengeraskan rahangnya.


" Kalau saja Kau bukan Pelayan Kesayangan Nona Yaura,Aku akan menembak kepalamu ! " decak Albert.


" Tembak saja jika Tuan berani, hihihihi. " ledek Robin yang kemudian melangkah keluar begitu saja.


Ckkk !!! Albert meradang.


" Awas Robin ! sekarang Kau sudah mulai sombong ! lihat saja pembalasanku ! " teriak Albert yang membuat robin cekikikan diluar ruangan.


*


Pantai


Belum pada bangun,hanya ada Nona Lee yang sedang berdiri menatap laut lepas.


" Indah sekali..." lirih Nona Lee yang masih memakai piyama tidur.


" Tapi rasanya hampa.. " sambungnya sembari menundukkan pandangan. Ia tiba-tiba teringat kenangan indah dan bahagia bersama Pria yang pernah dicintainya 5 Tahun yang lalu.


Mata Nona Lee tiba-tiba berkaca, cairan bening seakan sudah tidak bisa Ia tampung lagi.Udara yang sejuk, laut yang begitu indah, pemandangan yang menakjubkan,juga cuitan burung yang begitu menenangkan rasanya itu hanya sia-sia.


" Untuk apa Aku mengingatnya. Dia sangat jahat. " rintih Nona Lee,dadanya mendadak sesak dan teriris.


Dari kejauhan, David tampak menyipitkan kedua matanya.


" Tumben Dia sendirian. " gumam David dalam hati. sejatinya Tentara, maka bangun pagi adalah sebuah keharusan, dan olahraga pun menjadi daftar wajib yang harus Ia lakukan saat ini.


David berlari kecil mendekati Nona Lee.


" Bangunnya pagi sekali. " sapa David yang langsung membuat Nona Lee tersentak.


" I-iyah. Aku ingin menikmati udara pagi. " Nona Lee langsung menyeka air mata, dan mendongakkan wajahnya.


Beradu pandang..


Membuat David menyadari sesuatu.


" Kau kenapa? " David menatap dalam bola mata Nona Lee yang nampak memerah, cairan bening terlihat jelas di pipinya,walaupun hanya satu tetes.


" Aku? Aku tidak kenapa-kenapa. " Nona Lee melebarkan senyuman manisnya. Sungguh, Ia sangat pandai berpura-pura.


" Jangan berbohong. Aku tahu Kau menangis. Katakan Kau kenapa ? " ucap David dengan nada penekanan, sumpah Demi Tuhan,Ia tidak bisa melihat seorang Wanita menangis dihadapannya.


" Astaga.. Aku tidak menangis,David. Hanya kelilipan pasir,Kau tahu sendiri anginnya sangat kencang." Nona Lee tertawa seakan tidak terjadi apa-apa.


" Nona Lee, matamu.. "


" Nona Lee ! Kemarilah ! " teriak Evelyn yang baru saja bangun,Ia terlihat begitu sumringah sembari menata sarapan pagi yang ada di meja.


Yeah benar. ucapan David terpotong oleh Evelyn, dan ini menjadi kesempatan Nona Lee untuk menghindar.


" Ini hanya kelilipin. Kau tenang saja. Baiklah Aku kesana dulu. " Nona Lee menepuk pundak David lalu pergi begitu saja.


Mematung dan merasa tidak tega,membuat mata David ikut berkaca.


" Dia adalah Kakak Angkat Yaura. Apa sifatnya juga seperti Yaura yang pandai menutupi sesuatu? "


" Tidak.. tidak..tidak..Aku tidak bisa membiarkannya seperti Yaura. " David menggelengkan kepalanya dan sangat tidak ingin Nona Lee merasakan sakit seperti Yaura, Cinta Pertamanya.


*


*


*


Saat semuanya sudah bangun dan bersantai ria. Pasangan Penguasa Senjata ini malah tertidur pulas.


Triningggggggg ponsel berdering hingga membuat Ken mengerjap.


" Siapa yang menelfon sepagi ini.. " Ken membuka matanya perlahan,sembari menyesuaikan sinar mentari yang menembus celah tirai.


Tangannya langsung meraih ponsel yang ada di nakas, bukan panggilan,tetapi Video Call membuat Ken semakin mengumpat dan berdecak.


" Dia memang gila. " gerutu Ken saat tahu jika itu adalah video call dari Zayn.


Ingin mengangkat, Ia tiba-tiba melirik ke sebelah dan melihat Sang Istri yang masih tertidur pulas dipelukannya dengan bagian atas yang terbuka.


Langsung konek jika berkaitan dengan hal 18+ membuat Ken tersenyum,


" Dia sepertinya sangat kelelahan. " gumam Ken dalam hati sembari menarik selimut untuk menutupi tubuh Istrinya.


Dirasa tertutup.


" Kau mau Aku kirim bom nuklir?! " jawab Ken yang membuat Zayn langsung tertawa.


" Anj*ng ! pantas saja tidak mengangkat panggilanku ternyata masih enak-enak. " saut Zayn yang nampak berada disebuah bandara, Ia langsung tersenyum lebar saat menyadari ada bekas merah di leher Ken.


" Jelas. Katakan ada apa? ".


" Aku dicekal, dan tidak bisa memasuki Maldevis." ujar Zayn sembari menunjukkan keadaan dimana Ia sedang ditodong pistol oleh pihak bandara. Bukan tanpa alasan pihak bandara menodongnya, karena memang Zayn sudah dikenal sebagai Mafia Kelas Kakap.


" Dasar Manja ! Baiklah,tetaplah disitu. Aku akan mengirim orang untuk mengurusnya. " ucap Ken.


" Uhhhh so sweet. terima kasih,Big Boss. " ujar Zayn dengan gaya tengilnya,setelahnya Ia mematikan video call. sebenarnya dirinya bisa saja lolos dari keamanan bandara, namun Ia memilih tidak membuat keributan dan kegaduhan.


Tak membuang waktu lama, Ken langsung menghubungi Tim Internalnya untuk mengurus Zayn dan tentunya mengirim Albert untuk kesana.


Karena suara Sang Suami,membuat Yaura terbangun dan membuka matanya. tangannya membuka selimut yang menutupi wajah cantiknya,


" Apa sudah pagi? " lirih Yaura yang membuat Ken mendelik.


" Hai,Sayang. Selamat pagi.. " senyum Ken sembari mengecup kening Istrinya.


Baru bangun sudah diperlakukan manis,membuat Yaura tersenyum tipis.


" Tidurlah..ini masih subuh. " lawak Ken sembari mencubit lembut pipi squishy Wanita yang sangat Ia cintai.


Yaura menatap jendela,


" Kesiangan yah? maaf.. " ucap Yaura yang menyadari mentari sangat terang benerang.


Brughhhh Ken langsung menaruh kembali ponselnya ke nakas. dan


Grepppp Ia kembali menarik Sang Istri kedalam dekapannya.


" Memang sudah seharusnya."


Belum sadar, kini Yaura akhirnya menyadari pergumulan semalam saat melihat bekas c*pangan di leher Ken, begitu dengan sebaliknya.


Pipinya bersemu merah, dan rasanya Ia masih malu menatap Sang Suami jika ingat pergulatan yang sangat nikmat itu.


" Tumben ngga langsung mandi. " sindir Ken yang merasa Sang Istri sengaja menunggunya mandi lebih dulu karena malu.


" Kau saja dulu. Aku nanti . " jawab Yaura yang masih bersembunyi di dada Ken.


Gemassssss


Ken melepaskan pelukan dan menatap Istrinya dengan penuh ledekan.


" Kenapa? Kau masih malu saat sudah melakukannya berkali-kali? " goda Ken, matanya jelalatan ke Gunung Kembar dan Leher yang penuh dengan c*pangannya semalam.


" Jangan malu,Sayang.. Kau ini sudah Aku bilang berapa kali,tidak perlu malu.. " tangan Ken meraih tengkuk Yaura lalu..


Cupppppppp Ia mengecup bibir Istrinya sekilas.


" Apa Kau tidak malu denganku? " tanya Yaura yang merasa apakah Pria tidak malu saat bertatapan dengan lawan jenis setelah melakukan hubungan suami istri.


Lmaooooooo Ken tertawa kencang


" Mana ada ! yang ada Aku malah sangat bahagia. " Ken cekikikan mendengar pertanyaan Istrinya yang selalu konyol. Yaiyalah mana ada malu,yang ada semangat 45 kalo dikasih jatah wkwkwk


" Iyah Aku lupa. Kau kan tidak punya malu. " celetuk Yaura yang membuat Ken semakin tertawa.


" Bukan begitu,Sayang. Para Pria tidak akan pernah memiliki malu , malah sangat bahagia dan bersemangat. " bisik Ken ditelinga Istrinya.


" Bukan Para Pria, mungkin hanya Kau saja. " tukas Yaura yang faham bahwa Ken sangat mesum.


" Benar. maka dari itu.. Ayo mandi bareng.. " Ken tiba-tiba berdiri dan langsung membopong Istrinya yang tanpa busana hingga membuat Yaura berteriak.


" KENN TURUNIN !!!! KEN !!!! TURUNINN !! " Yaura memberontak namun tetap saja kalah tenaga.


Tak takut,Ken malah semakin melebarkan senyumannya.


" KEN TURUNINNN NGGA ?!!! ATAU AKU AKAN MENEMBAKMU !!! " sumpah, Ia masih sangat malu jika mandi bersama Ken.


" Tidak mempan ! " celetuk Ken.


Hampir sampai di bathup.


" TURUNIN ! ATAU NANTI MALAM TIDAK AKU KASIH JATAH !!! " ancam Yaura yang membuat Ken langsung melotot dan menurunkan Istrinya.


" Bagus. " puji Yaura,namun


Greppppppp


Ken kembali membopong tubuh Istrinya dan byurrrrrrrrrr mereka berdua masuk kedalam bathup.


" TIDAK APA-APA NANTI MALAM TIDAK DIKASIH JATAH. ASAL SEKARANG, NANTI SIANG, DAN NANTI SORE AKU MASIH DAPET JATAH. " goda Ken sembari menempelkan tubuhnya.


Ckkkkk !!!!


" KEN ! KAU INI BENAR-BENAR !!!!! ASTAGAAA !!! " Yaura menggelengkan kepalanya dengan cepat, matanya hampir meloncat keluar saat mengetahui kehidupan Suami Istri yang sebenarnya.


Yah,inilah kehidupan pernikahan. Suka tidak suka, malu atau mau, rindu atau benci, sayang atau tidak, keputusan hanya ada pada Suamimu.


" Keluar. " Yaura mrengut.


Bukannya takut,Ken malah semakin menjadi-jadi.


" Keluar apanya,Sayang.. " lirih Ken dengan suara parau. tatapannya yang mematikan, bibir kenyal nan basah, bahu lebar dan abs sexy membuat Kaum Hawa tidak akan bisa menolaknya,kecuali Markonah.


Huggggg Ken kembali menyatukan tubuhnya dengan Sang Istri.


DAMN ! BERPELUKAN DI DALAM BATHUP TANPA BUSANA, SANGATLAH NIKMAT.


" 1..2...3..4..5.. 69 " Ken menghitung jumlah kissmark pada leher, dada, dan sekujur tubuh Istrinya dengan suara yang sangat imut,hingga membuat Yaura yang tadinya kesal pun tersenyum manis.


" Seperti tidak ada kerjaan☺️" lirih Yaura. Meskipun Ia tidak menyukai sifat yang kekanak-kanakan,tetapi jika Ken yang melakukannya, Yaura malah gemas.


" Memang. "


" Mmmmm Sayang.. jumlahnya ada 69, jadi Kita harus melakukan gaya 69 nanti🤣. " sambung Ken sembari menahan tawanya.


" Gaya 69? " tanya Yaura dengan wajah polosnya.


Masih belum siap mengajari Istrinya Vulgar,


" Sudah lupakan. Aku tidak ingin Kau semakin kotor😆. " ucap Ken sembari mengelus kepala Istrinya yang basah karena air.


" Gaya 69? 69?... Gaya Tembak yang membelakangi musuh, Kita berlawanan arah dengan mereka. lalu menembakkan senjata sampai putaran 180°. " tutur Yaura dengan begitu serius dan befikir keras.


Bukannya memuji, Ken malah ngakak hingga..


Buggggggg Yaura memukul lembut dada bidang Suaminya.


" Tidak boleh ketawa ! " 😚.


" BODOH ! " bisik Ken ke telinga Istrinya.


Berendam di bathup yang sama, dilengkapi helaian bunga mawar yang merah merona, serta harum busa sabun yang menyelimuti tubuh polos keduanya pun membuat suasana kembali romantis.


Berhadapan,dengan tubuh yang hampir menempel sempurna..


" Kau tidak marah,kan? " lirih Ken, Ia takut bahwa Istrinya merasa risih atau tidak nyaman.


" Marah. tetapi Aku tidak akan marah kalo.." Yaura mengeluarkan senyum mencurigakan,hingga membuat Ken menyipitkan matanya.


" Humm.. katakan.. " ujar Ken,tangannya mulai meraih pinggul Istrinya.


Diam sejenak. lalu..


Byurrrrrrrrr Yaura meraih busa sabun dan membalurkannya ke wajah Sang Suami.


" Kau keluar. " jutek Yaura yang membuat Ken tertawa.


" Kenapa? malu? setelah KEJADIAN SEMALAM, Kau masih malu dengan Ku? yang benar saja😘 " .


Sadar,


" Benar juga.. Kenapa Aku masih malu,setelah Dia memilikiku seutuhnya " batin Yaura, wajahnya sangat lugu dan polos.


Gemasss...


Hugggggg Ken meraih tubuh Sang Istri lalu memeluknya.

__ADS_1


" Jangan terlalu banyak berfikir. karena Aku yakin, pemikiranmu tidak akan pernah maju🤣." ejek Ken.


" iiisshhh !! " Yaura kesal seraya mencubit perut Suaminya.


" Becanda mulu,kapan mandinya ? atau jangan-jangan, Kau sengaja mengulur waktu agar bisa berduaan denganku disini? " jahil Ken.


" Jangan mengada-ngada. Selalu saja membalikkan fakta😏. " ketus Yaura,dan..


Kissssssss ciuman lembut mendarat di bibirnya secara tiba-tiba.


Berniat mencium Istrinya sesaat,namun tangan Yaura tidak sengaja menekan tombol Shower yang berada tepat di atas mereka, hingga..


Byurrrrrrrrrrr air shower menyala dan menghujani tubuh keduanya yang sedang berendam di bathup.


Sejatinya air yang membawa ketenangan,membuat Ken bertingkah lebih, Ia semakin memaut lidah Sang Istri dan memainkannya dengan begitu lihai.


Bermain di dalam air,membuat kesan sendiri untuk mereka. Tangan Ken yang mulai menjamah kemana-mana, dan Yaura yang terbuai pun merubah suasana menjadi panas.


Ssslluuuurrrppp lidah Ken mulai mengh*sap dan menyesapi leher indah Istrinya, entah sudah berapa tanda yang Ia buat..


" Ken... " lirih Yaura dengan suara parau, matanya merem melek sembari meremas lembut rambut Sang Suami yang basah karena air. Nikmat,geli, hangat, tenang dan ahh mantap yang Ia rasakan.


" Apa Sayang?.. " jawab Ken, matanya pun sudah sayu, hasrat dan gairahnya mulai bangkit.


Mereka bertatapan penuh arti, tak munafik,keduanya memang sama-sama berhasrat.


" Katanya mandi.. " lirih Yaura, tangannya masih menyantel di leher Sang Suami.


" Ini mandi.. " jawab Ken dengan suara Sexy nya yang sangat menggoda iman dan takwa. Tangannya mengusap lembut wajah Yaura yang terkena guyuran air shower.


Tetesan air yang membasahi tubuh keduanya,menambah kesan erotis nan sexy.


" Ini bukan mandi.. " Pipi Yaura bersemu,sembari menundukkan pandangannya,karena malu.


" Tapi apa? " goda Ken sembari mengusap bibir Istrinya yang kenyal dan berwarna pink. Ia semakin menempelkan Dada Bidangnya dengan Gunung Kembar Sang Istri yang sangat kenyal nan sintal.


Diam..


" AaahhhHhhh " Yaura memejamkan mata dan mendesah saat Ken menj*lat telinganya.


Grkkkkkkkk Tangan Ken mematikan shower.


Bergairah, Ken langsung memaut kembali bibir Istrinya. Permainan lidah, tangan, diiringi dengan lenguhan Yaura membuat Ken semakin menggila.


Di dalam air, Ken mencumbu Istrinya tanpa henti. juga Yaura yang mulai bisa membalas permainan,membuat Ken semakin berhasrat.


" Kau mau bermain disini? " desah Ken disela cumbuannya.


Faham yang dimaksud Suaminya,


" Ken... Kita baru saja melakukannya semalam..Aaaahhh " lirih Yaura dengan suara parau, Ia menggigit bibir bawahnya karena permainan tangan Sang Suami di Gunung Kembarnya sangat menggelikan.


" Aku ingin melakukannya sepanjang hari.. " racau Ken dan..


Grepppppppp Ken membopong tubuh Istrinya dari bathup sembari meluncurkan ciuman mautnya.


Dengan rambut dan tubuh yang basah kuyup seperti semalam,kini terulangi lagi pagi ini.


Ken membaringkan dan menindih tubuh Istrinya. tanpa berkata apapun, Ia langsung tancap gas, dan mencumbu Istrinya tanpa henti. Yaura hanya pasrah dan menikmati permainan Suaminya, bukan paksaan atau apapun, Ia memang merasa sudah kewajibannya melayani Ken. Apalagi saat Ia sadar, selama ini Ia tidak pernah memberikan kepuasan batin kepada Suaminya,malah egois terhadap tujuannya saja.


" Ken.. Aarrrghhhh jangan digigit.. " rintih Yaura saat Sang Suami menggigit p*tingnya yang pink dan menggemaskan.


" Suruh siapa lucu sekali..Ingin Aku gigit dan makan .. " racau Ken yang membuat Yaura tersenyum bercampur kesal.


" Kau ini, nakal ! " Yaura mengelus pipi Sang Suami.


Dan yah.. Ken kembali memasuki tubuh Istrinya. Desahan, lenguhan, racauan dan rintihan menjadi kicauan merdu dipagi ini.


*


*


*


Bibir Pantai


Para Bujang dan Ciwi-Ciwi udah pada bangun, mereka sedang menikmati ombak dan terpaan angin di bibir Pantai. Namun berbeda dengan Evelyn yang nampak badmood,


" Yang benar saja Kakak belum bangun se siang ini Astaga.. " omel Evelyn, Ia merasa hampa tanpa kehadiran Kakaknya.


" Ini nih, dampak terlalu lama bergaul dengan Lolly. " sindir Alex yang sedang menyeruput air kepala muda.


" Mau Kakakmu bangun siang,sore atau malam itu tidak masalah Evelyn, kan mereka sedang Honeymoon bukan Study Banding ! " saut Kevin yang sedang menjahili Anin dengan bola-bola pasir.


Mendengar cletukan Kevin,membuat semua orang tertawa, kecuali David yang menatap lekat wajah Nona Lee yang terkesan terpaksa untuk senyum.


" Apa Kalian menertawakanku? " sambung Lolly yang tidak mendengarkan obrolan tadi karena fokus dengan ponselnya.


" Tidak..tidak.. Kami tidak menertawakanmu C0li😆🤣 " celetuk Vino yang masih saja ngakak jika ngeliat kucingnya Lolly.


" Hustttt ! Vino Kau jangan memancing Lolly, lihatlah Dia sedang bahagia sekarang, jangan merusak harinya. " sambar Nona Lee,karena Ia merasa sangat bahagia jika melihat Lolly yang wajahnya sangat lucu,polos,dan menggemaskan.


" Tentu Aku sangat bahagia. Lihatlah Guys, Postingan Media Sosialku banyak sekali yang menyukai, ah senangnya. " teriak Lolly dengan sumringah, Ia menunjukkan postingan yang ada diponselnya ke semua orang.


" Wahhh banyak sekali,Lolly. Kau sangat cocok menjadi supermodel. " saut Lisya yang merasa takjub dengan hasil foto Lolly yang bak model Professional.


" Kau juga cocok." celetuk Alfin yang membuat Lisya langsung menoleh.


" Aku tidak cocok ! " saut Lisya dengan juteknya.


" Cocok, Kau itu sangat can.. " Alfin menghentikan ucapannya, karena hampir saja keceplosan.


Degg !! pandangan semua orang tertuju kepadanya.


" SANGAT CANTIK !!! " Nona Lee memperjelas ucapan Alfin, Ia tersenyum manis seraya menatap Lisya dan Alfin bergantian.


" JANGAN GENGSI ! SEMAKIN GENGSI, SEMAKIN JUGA KAU KEHILANGAN ORANG TERSAYANG ! " sambar Kevin, tapi tatapan matanya ke Anin.


" DIAMLAH.. bukan ini maksudku.." alibi Alfin yang berusaha tetap cool.


" Pak Alfin, dengar.. KAMI PARA WANITA,MAU NYA DI KEJAR, BUKAN MENGEJAR ! Gengsi hanya untuk Kami,bukan Para Pria 😌 " SABDA EVELYN, dengan Gaya Swagnya.


Deg !!! Para Pria menelan ludahnya dan memutar bola mata mendengar pernyataan Evelyn yang seperti weworo.


" KAMI PARA WANITA,MAU NYA DI KEJAR, BUKAN MENGEJAR ! Gengsi hanya untuk Kami,bukan Para Pria . " Alex menirukan omongan Evelyn.


" GILIRAN DI KEJAR,MALAH SOK JUAL MAHAL ! Kau kira hidup Kami hanya untuk mengejar Kalian saja begitu ?! " sambung Alex.


" Masa jual murah?! dasar bodoh ! " sentak Lolly.


Jika Lolly dan Alex saling nyaut, maka terbitlah adu mulut😌.


David yang sedari tadi diam,


" Rasanya jika Aku yang berbicara, Nona Lee tidak akan mau jujur. Apa Aku harus berbicara dengan Yaura? Aku rasa...hanya Yaura yang bisa membuat Nona Lee jujur. " gumam David dalam hati, Ia mengamati Nona Lee yang terlihat jelas semua senyumnya hanya palsu.


" Tapi tidak mungkin berbicara dengan Yaura.. Aku tidak enak hati dengan Ken.. " sambung David,sungguh Ia sangat dilema.


Sedang melamun,


" David.. Kau baik-baik saja? ".


" Aku mengira Kau ada masalah atau sedang sakit, Karena tadi Aku memanggilmu,Kau tidak mendengarnya. "


" Oh maaf, Sungguh Aku tidak mendengarmu,Anin. Ada apa? " David tersenyum paksa saat melihat Anin nampak mengamatinya.


" Tidak papa, Aku ingin memberimu Jus Alpukat. Kau menyukai Alpukat bukan? " tanya Anin sembari mengulurkan segelas Jus Alpukat yang baru saja dibuat oleh Pegawai Resort.


" Iyah Aku menyukainya. Baiklah,terima kasih Anin. " David mengambil Jus Alpukat itu.


" Sama-sama.. " Anin tersenyum dan melangkah ke tempat duduknya semula.


" David kenapa? tidak biasanya Dia seperti itu. " gumam Anin dalam hati, Ia mengalihkan pandangannya ke Nona Lee yang sedang tertawa mendengar adu mulut Alex dengan Adiknya.


" Nona Lee baik-baik saja,lalu David kenapa? " sambung Anin,karena Ia fikir,diamnya David ada hubungannya dengan Nona Lee.


Tiba-tiba..


" Selamat Siang " sapa Pria yang berwajah tampan,memakai sandal jepit, kaos dan celana hitam pendek.


" SELAMAT SIANG ! " Evelyn menirukan omongan Kakak tercintanya,siapa lagi jika bukan,Ken.


" BARU BANGUN BOS? " sambung Evelyn dengan wajah yang mrengut.


" Harusnya Kau jangan bangun,Ken. " celetuk Kevin.


" Anj*ng, Kau ingin Aku mati begitu? " tawa Ken, dan..


Wesss wess wesss tangannya mengacak-ngacak rambut Sang Adik.


" Kau sudah makan? " tanya Ken kepada Evelyn.


" Pertanyaan tidak penting. " Evelyn mencebikkan bibirnya, jujur, Ia juga masih memerlukan kasih sayang dari Kakak satu-satunya itu.


" Penting Evelyn.. " Ken memeluk adiknya sesaat,lalu duduk di sebelah Kevin.


Sadar ada kissmark yang semakin bertambah di leher Sahabatnya,membuat Para Pria tersenyum.


" Hmmm pantesan. " Kevin mengkode Alex dan menyindir Ken.


" Berapa ronde? " bisik Alex ke telinga Ken yang langsung mendapat ..


Bugggggg pukulan mendarat di bahunya


" Diam ! " Ken senyum sambil melirik Lolly.


" Dimana Istrimu? pasti kelelahan. " Vino tertawa, karena sungguh Ia sangat bahagia jika melihat interaksi Ken dan Yaura yang semakin romantis.


" Lagi mandi.. " Ken meraih Jus Strowberry yang berada di meja David.


Menyadari David tidak seperti biasanya,


" Kau kenapa? memikirkan Komandan Kepala Botak itu? " lawak Ken yang menyindir salah satu Komandan Atasan David yang berkepala botak dan sempat beradu mulut dengannya di masa lampau.


" Bangs*t ! Untuk apa Aku memikirkan Komandan tak berguna itu. " David tertawa kecil,karena celetukan Ken memanglah menggelikan.


" Dia itu sedang galau memikirkan biaya kredit Rumah Mewah di Blok C,Ken. " saut Alfin yang seakan menyindir David yang tidak seperti biasanya,tapi saat ditanya,Ia hanya bilang tidak apa-apa.


Peka, Ken mengalihkan pandangannya ke Nona Lee yang seketika langsung dibales oleh tatapan Nona Lee yang sedang tidak sengaja menoleh ke arahnya.Menghilangkan kecurigaan,


" Hei Lee, Apa Kau tidak memberinya sunblock kemarin, hingga David galau seperti ini ? " sapa Ken.


" Enak saja. Aku memberinya sunblock. " jawab Nona Lee dengan santainya. Tidak ingin menjadi pusat pembicaraan Para Pria,


" Apa Aku boleh ke Kamarmu? maksudku.. Aku ingin menemui Yaura sekarang, ini penting. " sambung Nona Lee.


" Tentu.Silahkan.. " jawab Ken seraya memperhatikan gerak-gerik Nona Lee yang mencurigakan.


" Nona Lee, sampaikan kepada Kakak Iparku bahwa Aku meminjam cat kuku berwarna pink nude tipe C yah.." teriak Evelyn sembari memperhatikan jemarinya yang lentik,namun Ia rasa cat kukunya tidak cocok.


" Baiklah.. " Nona Lee tersenyum dan melangkah.


" Menyebut cat kuku saja berasa menyebutkan tipe mobil. " Alfin tertawa karena Ia baru tahu ada tipe cat kuku.


" Lisya, Apa Kau tidak pernah berjalan berdua ke mall hingga Pak Alfin tidak tahu bahwa cat kuku ada tipenya? " tanya Evelyn kepada Lisya yang pipinya langsung bersemu.


" Ka-kami tentu tidak pernah berjalan berdua. Kan Kita bukan warga sipil.. " Lisya gugup dan tidak tahu harus menjawab apa.


" Dengar Alfin ! Kau harus mengajak Lisya ke mall berdua ,agar tahu tipe cat kuku Para Wanita apa saja. Seperti Aku, yang hafal tipe cat kuku Kekasihku yang tersayang ini🥰 " tutur Vino yang sangat bangga karena dirinya selalu menemani Kekasihnya belanja.


" Jangan menyamakan diriku denganmu! Kau adalah Warga Bucin ! " skakmat Alfin.


*


*


30 menit kemudian,Yaura datang seorang diri. Ia terlihat sangat cantik dengan dress berwarna biru selutut, rambut yang terbiasa terurai dan tatapan mata yang terpancar kebahagiaan.


" Selamat Siang.. " sapa Yaura dengan canggung,Siapa yang tidak canggung,jam segini baru muncul🤣.


" Selamat Siang Nona Yaura.. " sapa Evelyn, Vino,Alex, Lisya, Anin, Lolly, Kevin dan Alfin berbarengan hingga membuat Yaura semakin canggung.


" Kalian ini.. " ucap Yaura yang faham bahwa Ia sedang di jahili.


Ken hanya melebarkan senyum bahagia,


" Sini,Sayang.. " Ken menepuk bangku kosong disebelahnya.


" Apa Aku harus berpindah tempat? " celetuk David,karena akan bersebelahan dengan Yaura.


" Tidak perlu,bodoh! " saut Ken.


Yaura pun mendudukkan tubuhnya di sebelah Sang Suami,


" Kau sudah makan,kan? " tanya Yaura, Ia takut Suaminya itu belum makan.


" Sudah.Kau ? ".


Yaura hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


" Yaura.. apa Kau membawa cat kuku yang Aku minta? " tanya Evelyn dari sebelah sana.


Yaura menyerit heran,


" Cat kuku? ".


" Iyah Yaura, Aku tadi meminta tolong kepada Nona Lee untuk membawakan cat kuku pink nude tipe C milikmu, karena tadi Nona Lee bilang ingin menemuimu di kamar. Kau lupa pasti..hufftt.. " tutur Evelyn.


Sadar,


Yaura menyoroti sekitar guna mencari keberadaan Kakak Angkatnya itu.


" Tapi, Kak Lee tidak menemuiku di kamar, Aku bahkan belum bertemu dengannya sama sekali Evelyn. " tutur Yaura.


Degg !!!! David tersentak, diikuti oleh Ken yang refleks melirik ke arah David.

__ADS_1


" Kenapa dengan mereka berdua? " batin Ken dalam hati, karena merasa diamnya David ada hubungannya dengan Nona Lee.


" Aku permisi dulu sebentar. " David langsung beranjak dan meninggalkan mereka semua.


" Ohh begitu..baiklah, mungkin Nona Lee sedang ada urusan. " saut Evelyn.


Melihat Rambut Yaura yang sangat indah dan panjang,


" Yaura kemarilah, Kita bermain kepang-kepangan.. " Ajak Lolly dengan antusias.


Sadar di Leher Istrinya banyak bekas kec*pan semalam dan tadi,


" Hei hei hei !!! Jangan bermain seperti itu Lolly ! nanti rambut Istri Kakak tercinta ini akan rusak. " tolak Ken mentah-mentah.


" Tidak akan rusak Kak Ken ! kan Aku hanya mengepang rambut Yaura,bukan menyetrumnya🤬 " protes Lolly yang kesal karena tidak diizinkan oleh Ken.


" Aku ikut.. Aku ikut.. " Evelyn mendekat.


Lupa,


" Jangan meladeni Ken. Kau boleh mengepangku." saut Yaura dengan polosnya.


Ekhemmmm Ken berdehem dan berbisik


" Di lehermu banyak Kissmark,Sayang... Di belakang leher juga banyak Kissmark.. Kau tidak takut nanti Lolly dan Evelyn bertanya panjang lebar 🔞? 😆" .


" ASTAGA. " Yaura tersadar dan melotot, Ia tidak sanggup membayangkan pertanyaan Lolly dan Evelyn yang sangat vulgar.


" Nanti saja dikepangnya.. bermain yang lain saja. " ucap Yaura kepada Evelyn dan Lolly.


" Pasti Kakak yang memperngaruhimu.. Ayolah Yaura.. Kami bosan jika hanya diam. " rengek Evelyn dan Lolly.


" Jika bosan, lebih baik Kita berkeliling Maldevis pake mobil,Aku rasa itu menyenangkan. " ajak Kevin, karena memang diam saja itu sangat membosankan.


" Aku ikut ! " celetuk Lisya yang sangat hobi berkendara dengan mobil.


Sadar,


" Wahhh ide bagus. " Teriak Lolly dan Evelyn serempak.


Tidak ada Albert karena menjemput Zayn,membuat Ken sedikit cemas.


" ITU IDE BURUK.NANTI TUNGGU ALBERT.. " ucap Ken berubah menjadi serius.


" KAKAK !!! " rengek Evelyn yang kesal karena selalu dilarang ini itu.


" Ken.. biarkan mereka berlibur.." ucap Yaura sembari menatap Suaminya yang sedikit cemas tentang keamanan.


" Tapi,Sayang.."


" Ken.." Yaura menatap mata Sang Suami seakan memberi Isyarat semuanya akan aman.


Menurut,


" Baiklah..tunggu sebentar.. " Ken beranjak dan melangkah menuju kamarnya.


" Yeay.. Ayo Lolly Kita menyiapkan kamera untuk berpose." ajak Evelyn yang begitu semangat 45.


" Apa Kau tidak lelah terus berpose? " teriak Alfin sembari tertawa, Ia baru sadar bahwa Adiknya Ken itu tidak jauh beda dengan Lolly, yaitu kekanak-kanakan.


" Mana mungkin lelah, sampai boyoknya encokpun Dia tidak akan pernah lelah untuk berpose." sambar Vino yang sangat faham dengan kekasihnya.


*


*


David yang sedari tadi menyusuri resort namun tak kunjung menemukan Nona Lee,


" Dimana Dia? " David semakin panik, hendak mengeluarkan ponsel, ekor matanya tidak sengaja menangkap bayangan Ken.


Tukk tukk David langsung mendekati Ken


" Syukurlah Kau datang. Kau melihat Nona Lee? Aku mencarinya tetapi tidak ada. ".


" Aku tidak melihatnya sama sekali. Kau ada masalah apa dengannya? " tanya Ken balik, Ia melihat wajah yang sangat cemas dan panik.


" Nanti saja bicaranya. Bantu Aku cari Nona Lee sekarang. " ajak David..


Tidak menjawab, Ken menyoroti sekitar.


" Tidak mungkin disini ada mata-mata ".


" Ken,Aku sangat khawatir dengan.. " belum menyelesaikan perkataan,


" Kenapa masih disini? kata Evelyn,Kita akan jalan-jalan keluar? " tanya seorang wanita yang nampaknya baru saja berhias.


" Kau? Kau ada dimana tadi? Aku mencarimu.. " tanya David yang langsung reflex dan tidak bisa mengontrol kekhawatirannya terhadap Nona Lee.


" Aku? Aku tadi di Kamar Mandi. Saat ingin ke Kamar Istri Ken, seorang Pelayan tidak sengaja menumpahkan makanan ke baju ku,jadi alhasil Aku harus berganti pakaian dan mandi untuk membersihkan diri. " senyum Nona Lee kepada kedua Pria bersenjata yang ada dihadapannya.


" Tapi.. " David hendak berbicara,namun langsung di cegah oleh Ken.


" Yaura mencarimu, temui Dia. " ucap Ken .


" Tentu. Baiklah,Aku permisi. " Nona Lee berbalik badan dan melangkah meninggalkan mereka.


David hendak mengejar Nona Lee namun langsung di cegah oleh Ken,


" Kau ada masalah apa dengannya? " tanya Ken sembari menarik tangan David.


" Tadi pagi, Aku melihat Dia menangis,Ken. Tapi setelah Aku tanya kenapa,Nona Lee tidak mau jujur.." tutur David.


" Kau lihat tadi kan? Dia bilang ingin menemui Istrimu, tapi ternyata tidak. Dia bilang ada di Kamar ini, tapi pas Aku cari tadi, Kamar Mandi sama sekali tidak ada gemericik air..Dia berbohong.. " sambung David.


Ken terdiam dan memang sikap Nona Lee sedikit berbeda pagi ini.


" Mood Dia mungkin sedang tidak baik. Tenanglah.. Namanya juga Wanita, Kau seperti tidak tahu Wanita saja. " Ken tersenyum sembari menepuk pundak David.


" Siapkan senjata,Kita akan keluar. " sambung Ken,dan hendak melanjutkan langkahnya,namun..


" AKU MINTA BANTUANMU.. SAMPAIKAN KEPADA ISTRIMU, BAHWA NONA LEE MENANGIS TADI PAGI. " ucap David, matanya tiba-tiba memerah.


Deg !!!! Ken tersentak dan menatap David.


" Apa Maksudmu? " tanya Ken dengan serius.


" Kau pasti tahu bahwa Nona Lee termasuk dalam Kalangan Kita, Wanita bersenjata. Aku tahu bagaimana kuatnya Dia Dulu saat melawan penjahat di jalanan, dan Kau juga pasti tahu betapa kritis dan logisnya Dia. Aku yakin Ken, Wanita sekuat Dia tidak akan menangis tanpa alasan.. Aku rasa, hanya kepada Istrimu, Nona Lee mau jujur. jadi tolong sampaikan kepada Yaura untuk bertanya tentang ini.. " tutur David.


" Katakan yang jelas,Kau membuat detak jantungku berpacu cepat. " Ken tertawa paksa, saat Ia menyadari mata David memerah.


" AKU TIDAK INGIN KISAH ISTRIMU TERULANG LAGI. SUDAH CUKUP SEMUANYA. NONA LEE JUGA BERASAL DARI KALANGAN ATAS SEPERTI KAU DAN ISTRIMU, AKU TAKUT KEN.. DIA MEMILIKI MASALAH BERAT,TETAPI TIDAK CERITA KE SIAPAPUN.. NONA LEE TERMASUK DAFTAR PEMEGANG ASSET DEVANO MALIK, MERTUAMU. Aku tidak ingin ada orang lain yang mengalami Kisah yang sama dengan Istrimu. Yaura sangat pendiam, dan hanya diam. Tapi siapa sangka, Dia mempunyai banyak musuh,dan menjadi Pimpinan Tim Goddes Of Death yang selama ini mengecoh Kita. Aku,Kau,Alfin,dan semuanya bahkan kewalahan menghadapi Istrimu. DIAMNYA SEORANG WANITA SEPERTI YAURA DAN NONA LEE ITU SANGAT BERBAHAYA. dan Aku tidak ingin Nona Lee mengalami hal yang sama, suruh Ia untuk bercerita dan berbagai.. " tutur David panjang lebar hingga membuat Ken tersentuh dan matanya ikut memerah.


" Baiklah,Aku mengerti maksudmu." jawab Ken.


" Setelah ini,Aku akan langsung berbicara dengan Istriku. " sambung Ken.


" Terima kasih. " David tersenyum tipis sambil menepuk pundak Ken dan meninggalkannya.


*


*


Mobil Jeep kini berjejer dipinggir pantai.


Ken pasti dengan Istrinya, Evelyn Vino, Alfin Lisya.


" David, apa Aku boleh denganmu? " tanya Anin yang membuat David langsung mendelik.


" Maaf Anin. Aku bersama Nona Lee.. " jawab David seraya menahan tidak enak hati.


" Tapi.. Nona Lee dengan Kevin.. " tutur Anin sembari menoleh ke mobil Kevin yang sedang duduk didalam mobil bersama Nona Lee.


Degg !!! David syok dan mendengus kecil.


" Baiklah, naiklah.. " ujar David pasrah, Ia faham Nona Lee sedang menghindarinya.


" Terima kasih.. " hendak naik..


" KAKAKK.. KAKAK DENGAN ALEX SAJA, AKU DENGAN KAPTEN DAVID " teriak Lolly dengan suara melengking hingga membuat Anin menjengit.


" Pelankan nada bicaramu,Lolly. Astaga..jantungku hampir copot. " sentak Anin sembari memegangi dadanya.


" Aku tidak mau dengan Alex, Kakak saja yang dengannya. " rengek Lolly.


" Tidak. Ayo David.. " Anin membuka pintu dan duduk di sebelah David.


" MENYEBALKAN ! " Lolly mengambek dan cemberut.


Mereka kini mulai melajukan mobil,


" Serasa mau demo.. " celetuk Yaura yang membuat Ken tersenyum.


" Kau bisa melawak juga rupanya.. " Ken mengelus lembut kepala Istrinya dengan tangan kanan.


" Hei Nona..Apa Kau sebelumnya sudah pernah kesini? " tanya Kevin kepada Nona Lee.


" Tentu tidak. Kau ini bagaimana😆 ".


" Aku mengira sudah pernah kesini. secara, Kau sangat humble. " puji Kevin.


" Ini tempat Honeymoon,mana mungkin Aku pergi ke tempat Honeymoon tanpa pasangan😆. " tawa Nona Lee.


" Aku tidak percaya Kau belum memiliki kekasih. Tetapi,Aku rasa ,Aku sangat cocok dengan David. Kalian terlihat sangat melengkapi.David imut, Kau sangat Sexy. David Tentara, Kau Dokter. Cocok.. " tutur Kevin sembari mengedipkan sebelah matanya.


" Benarkah? " tanya Nona Lee balik.


" Ya Tuhan, kenapa mood ku tiba-tiba berubah seperti ini. Ayolah Lee,Kau tidak boleh lemah dihadapan orang lain. " gumam Nona Lee dalam hati.


*******************************


PENJARA


Sejatinya Penguasa, maka berita liburan Ken dan Yaura pun terdengar ke telinga Para Iblis.


Keadaan mereka yang semakin kurus kering, tatapan mata yang lesu,layu dan tidak semangat hidup membuat siapapun membuatnya akan simpati. Namun karena Para Iblis yang dipenjara,jadi tidak ada yang simpati melihatnya.


" Ken.. Evelyn.. Hikssss.. Ibu merindukanmu.. " Ibu Hilya menangis saat melihat tayangan yang menampilkan Evelyn dan Ken, anaknya.


Bukan mencari Sang Anak,tatapan Reino justru mencari sosok yang selama ini Ia ingin lenyapkan.


" Dimana Yaura.. " lirih Reino dalam hati.


Yang dicari muncul, Para Iblis kini melihat dengan jelas sosok Yaura yang muncul di Televisi yang sedang di gandeng Ken menuju landasan.


" Ken benar-benar sangat mencintai Yaura.. " sambung Reino dalam hati, matanya berkaca saat mengingat moment dimana Ken menangis di pemakaman Yaura waktu itu.


" CINTA.. CINTA.. ANAKKU MENCINTAI YAURA.. KEN TAHU APA ARTI CINTA.. " batin Reino, Ia langsung menoleh ke arah Hilya yang sepanjang waktu menangisi Anaknya.


" AKU TIDAK PERNAH MENDAPATKAN CINTA,SELAIN DARI KEDUA ANAKKU. " batin Reino yang sadar bahwa Hilya sama sekali tidak mencintainya,dan menikah hanya karena harta.Itupun Ia harus mengorbankan nyawa Sahabatnya dulu,yaitu Devano Malik dan Yanuar agar bisa mempertahankan Rumah Tangganya dengan Hilya.


"YAURA.. DIA JUGA TIDAK MEMBUNUH KEN SAAT TAHU BAHWA KITA YANG MENJADI DALANG KEMATIAN KELUARGANYA. APAKAH YAURA JUGA MENCINTAI ANAKKU? " tanya Reino dalam hati.Ia sangat ingat bagaimana sifat Yaura yang selalu menghindari baku tembak dengan Ken.


" AKU HANYA MEMINTA YAURA DARIMU AYAH ! HANYA YAURA ! HANYA YAURA YANG AKU INGINKAN ! TAPI KENAPA AYAH MEMBUNUHNYA?! AKU MENCINTAINYA AYAH ! AKU SANGAT MENCINTAINYA ! " teriakan dan tangisan Ken waktu itu masih terekam jelas diotak Reino.


" Yaura.. " lirih Reino.


Mendengar Suaminya menyebut Nama Yaura,membuat Hilya mengamuk.


" Jangan menyebut namanya ! Dia yang membuat Kita seperti ini hiksss !!! "


" Aku tidak kuat lagi !!"


" Kurang ajar Kau Yaura ! " teriak Ibu Hilya tanpa henti.


" DIAM ! TUTUP MULUTMU ! " sentak Reino yang merasa tidak terima saat Hilya menyalahkan Yaura.


Bianca yang ikut menyaksikan tayangan Yaura pun ikut mendidih,


" INI SEMUA GARA-GARA KALIAN ! SAMPAH ! KARENA KALIANLAH AKU MENEKAM DI PENJARA BUSUK SEPERTI INI AISHHHHH !!! " teriak Bianca sembari menunjuk Reino dan Hilya yang Ia anggap sebagai biang masalah.


" Lihat saja ! setelah Aku keluar dari sini,Aku akan membalaskan dendamku kepada Kalian ! karena Kalian, tubuhku jelek seperti ini dan terkurung hiksss " ucap Bianca yang sudah tidak sanggup hidup didalam penjara. Wajahnya rusak, kulitnya kusam, rambut kucel dan tidak terurus,sehingga menghilangkan semua image super model yang Ia pegang.


Edward yang sudah terbiasa dengan hidup susah,merasa santai saja.


" Tubuhmu memang sudah jelek dan LONGGAR.Cihh !!! Astaga.. Aku bersyukur punya masalah dengan Ken, setidaknya Ken tidak menikahi P*l4cur sepertimu ! hahah " ejek Edward yang juga merasa dendam dengan Bianca karena dulu selalu menjadi pemuja setia Reino dan Hilya,yang merupakan Pembunuh Ayah Edward.


Dihina,


" DIAMLAH KAU B*JINGAN ! BRENGSEK KAU EDWARD !!! " Umpat Bianca, emosinya menggebu-gebu.


" Kau yang harus diam Wanita J*lang ! rasakan ! apa yang Aku rasakan dulu ! Kau menghinaku karena hidup susah dan selalu membandingkanku dengan Ken.sekarang rasakan,bagaimana menjadi SAMPAH ! hahah Aku bahagia melihatmu menderita Bianca. " Edward tertawa jahat.


" DIAM ! HIKSSSS " Bianca menangis merasa tidak terima kenyataan bahwa dirinya benar-benar di titik 0.


Daripada ribut mencari masalah,Helena lebih memilih diam dan merenung.


" Yaura sepertinya sudah tahu arti Cinta. Dia selalu bersama Ken, dan Ken pun sangat melindunginya."


" Dulu, Dia selalu bertanya apa arti berkencan, sekarang.. Dia mungkin sudah melakukan lebih dari itu bersama Suaminya. dan apa tadi? Honeymoon Maldevis? Astaga.. Dia benar-benar melakukan Honeymoon. Yaura tidak polos lagi :') "


Helena tersenyum diiringi air mata yang menetes. Ia ingat saat-saat Yaura selalu bertanya, apa arti kencan,pacaran, dan cinta. Sekarang, saat Yaura sudah mendapatkan semuanya, Ia malah tidak berada disisinya.Memang benar, PENYESALAN SELALU ADA DIBELAKANG.


Pak Diyo yang lumpuh,tidak bisa melakukan apapun,hanya menangis dan meratapi nasib. Bau sel yang sangat busuk karena kotorannya pun menambah penderitaan Pak Diyo.


" Bunuh Aku saja Yaura.. Bunuh Aku.. daripada Kau menyiksaku seperti ini..hiksss " rintih Pak Diyo dalam hati.


*


*


*


*************************


Jangan lupa like dan comment

__ADS_1


Saran dan Kritiknya juga yah💕♥️


GUYSSS AKU NGILANGNYA LAMA BANGET😭MAAF..SOALNYA DAGANG PARFUM.


__ADS_2