
Ken tersenyum dan usil.
" SAMPAI PAGI. Baiklah, tidurlah,Sayang. Jangan menungguku. " Ken melangkah keluar begitu saja seraya membawa berkas ditangannya.
" Ken, Aku serius. "
" AKU JUGA SERIUS..GOOD NIGHT. " jawab Ken seraya menutup pintu. Di luar, Ia tersenyum puas saat berhasil membuat Istrinya jengkel.
" Wajahnya sangat lucu jika marah. Ini sangat menyenangkan. " tawa Ken.
" Menyebalkan. Dia bisnis atau mabuk kalau sampai pagi " gerutu Yaura. Ia sekarang sendirian di Kamar.
****************
RUANG PERTEMUAN
Client sudah menunggu sejak tadi, mereka senang saat Ken dan Zayn datang bersama Dua Asisten Sexy nan Cantik baru G&D.
" Terobati jika sudah bertemu denganmu. " senyum Client Pria berumur 30 Tahun, Ia memeluk Ken dan Zayn bergantian. Mereka berpakaian Jas Hitam Formal,lengkap dengan banyak berkas di Tas,Meja, dan Saku Jas mereka.
" Semakin banyak berkas, semakin Cuan. " senyum Zayn.
" Kau menghilang terlalu lama,Zayn. ayolah kembali berbisnis. " sapa Client berkewarganegaraan Inggris.
Karena Pria, mata client pun tertuju pada Body dan Pakaian Sexy Sinta yang menunjukkan lekuk tubuh, dada sintal dan bibir sexy menggoda.
" Selamat Malam,Tuan. Saya Sinta Asisten Pribadi Tuan Ken " sapa Sinta seraya menundukkan kepalanya ke Client.
Salah memperkenalkan diri..
" ASISTEN PRIBADI ISTRIKU,YAURA. Ini Hari Pertama Sinta dan Donna masuk, jadi mohon dimaklumi jika ada kesalahan berkas atau perhitungan. " Ken langsung meluruskan seraya mengeluarkan sebuah ID Card dari saku jasnya.
Malu,
" Ah Sial, kenapa Aku bisa salah memperkenalkan diri. " umpat Sinta dalam hati, bibirnya tersenyum kecut. Setelah itu giliran Donna yang memperkenalkan diri. Donna terkesan lebih santun dalam berbusana,meskipun makeupnya sangat berlebihan.
" Seleramu bagus dalam memilih Asisten,Ken. " puji Client.
" Oh iyah, Dimana Istrimu ? " sambungnya seraya tersenyum pada Ken.
" Ada di Kamar, Aku sengaja tidak mengajaknya. Minumlah.. " jawab Ken santai seraya menuangkan wine.
" Pasti sangat cantik, jadi Kau menyembunyikannya .. " tawa Client hingga membuat Ken dan Zayn ikut tertawa.
" Tahu saja akal bulus Ken. " Zayn ngakak.
" Sudahlah, kenapa jadi membahas Istriku. " senyum Ken.
" Kenapa jadi membahas Nona Yaura?.. " gumam Sinta.
Karena sudah memiliki Asisten, jadi Ken lebih santai dan rilex.
" Jelaskan kepadanya,Sinta.. silahkan.. " perintah Ken .
Diajak bicara oleh Ken,membuat Sinta tersenyum lebar.
" Baik,Tuan.. Saya akan melakukan yang terbaik.. " Sinta beranjak dari kursi seraya membawa berkas, Ia berdiri di sebelah Client dan duduk disana.
Melihat Dada Sinta terekpose dengan bebas,membuat Zayn risih. bagaimanapun, Ia tetap Pria yang menghormati Wanita baik-baik. terlebih lagi, Client terlihat menikmati kesexyan Sinta.
" Jujur saja,Aku merasa risih dengan Asistenmu. Ini malam hari dan sangat rawan dengan pelecehan. " bisik Zayn di telinga Ken.
Mata Ken langsung menyorot area yang dimaksud lalu membuang pandangannya ke sembarang arah.
" Tidak ada pasal dalam berpakaian, semua bebas menggunakan apapun. Mungkin itu sudah Gayanya.. " jawab Ken dengan santai. Ingin menegur pun Ia merasa tidak enak hati,karena menyangkut selera berpakaian.
" Benar juga.. " jawab Zayn.
Sinta menjelaskan ke Client Lokal, maka Donna menjelaskan ke Client berkewarganegaraan Inggris.
" Jadi Gedung Tua itu juga milik Keluarga Devano Malik? " tanya Zayn saat mendengar penjelasan Sinta mengenai aset yang baru saja dibicarakan Nona Lee.
" Humm. Semuanya atas Nama Istriku. Gedung itu sangat strategis dan cocok untuk Cabang Baru jika Kau ingin membenahi Bisnis Propertymu lagi. " tutur Ken.
Zayn diam sejenak, Ia perlahan melangkah ke jalan seharusnya.
" Aku beli Gedung Istrimu, tarik Proyeknya dari mereka."
Mendengarnya membuat Ken tersenyum lebar,
" Keputusan yang bagus. Baiklah, Aku akan memblacklist Gedung Tua dari daftar lelang. "
" Gedung Di Wilayah Red Black Ocean sudah terjual. Kalian bisa memilih Gedung dan Tanah yang lain. " ujar Ken pada Client.
" INI YANG AKU SUKA DARIMU KAWAN. PANDAI BERBISNIS. " puji Client.
1 Jam kemudian
Ken mengeluarkan ponselnya.
" Apa Yaura sudah tidur? " senyum Ken dalam hati.
Messege
" Hi Cantik " - Ken.
Iyah, Ken mengusili Istrinya dengan mengirim pesan yang sama sekali tidak penting.
Tinggggg
Bunyi notif ponsel membuat Yaura langsung berlari ke Ranjang dan benar saja, Suaminya yang mengirim pesan.
" Hi Cantik? "
" Dia mengirim padaku atau semua isi kontaknya? " gumam Yaura, ekpresi wajahnya sangat lucu.
Tingggg
" Cie belum tidur. tapi mengabaikan pesanku." Ken kembali mengirim pesan yang langsung dibaca oleh Yaura.
" Bagaimana dia bisa tau? " heran Yaura. Ia kembali menaruh ponselnya ke Ranjang.
Ken tersenyum sembari menatap layar ponselnya.
" Langsung terbaca tapi tidak dibalas. "
Kangen, Ken beranjak dan izin menelfon. Ia langsung memencet tombol hijau
ISTRIKU💗
Tuttttttt bunyi nada sambung.
Trininggggg
Yaura kembali meraih ponselnya dan tersenyum tipis saat Sang Suami menelfonnya.
" Lama sekali mengangkatnya. Dan kenapa Kau mengabaikan pesanku? " protes Ken sambil tersenyum seraya memasukkan tangannya ke saku celana.
"Sudah tidur. " cuek Yaura namun bibirnya tersenyum manis.
" Oh begitu? baiklah, jadi yang membuka pesanku adalah Hantu? bukan Kau? " sindir Ken.
Baru Sadar bahwa ada indikator pesan terbaca,membuat Yaura tidak bisa berkutik.
" Bukankah Kau sibuk? " Yaura mengalihkan pembicaraan seraya melihat jarum jam. entah kenapa dirinya mulai merasa aneh, tidak bersama Ken satu jam saja rasanya sangat lama.
" Tentu, ini telefon terakhir. Jadi tidurlah, Aku kembali pukul 06.00 " senyum Ken yang membuat Yaura murung.
" Baiklah.. " jawab Yaura lalu mematikan telefonnya begitu saja.
***************
RUMAH YAURA
Tengah malam, Nona Lee tidak bisa tidur. sambil tiduran, Ia bermain ponsel. tak disangka, David membuat sebuah Story di Akun Private miliknya.
" Selamat bertugas Komandan xixixi " Nona Lee membalas Story David yang membuat David langsung membuka kembali matanya.
__ADS_1
" AKU SEDANG TIDUR, BUKAN BERTUGAS. KAU BELUM TIDUR? " balas David.
" Jika Aku sudah tidur,mana mungkin Aku membalas Storymu😏 " balas Nona Lee.
Triningggggggg
Panggilan video membuat Nona Lee terbangun
" David? " senyumnya.
Jemari Nona Lee pun menggeser tombol hijau. Wajah mereka kini saling bertatapan di ponsel, Nona Lee tersenyum begitupun dengan David.
" Tumben sekali Kau belum tidur? " tanya David.
Mata Nona Lee terbelak saat menyadari David Crop Top alias Telanjang Dada hingga menampakkan bahu sexy dan lehernya yang begitu menggoda Kaum Hawa.
" Ntahlah. Aku juga tidak tahu." senyum Nona Lee.
" Tidak tahu atau membutuhkan sesuatu? Katakan, apa yang Kau butuhkan? aku akan mengantarnya. " tanya David, karena Wanita biasanya lapar makadari itu tidak bisa tidur.
" MMM...AKU INGIN YANG HANGAT.. SEPERTINYA SETELAH ITU, AKU BISA TIDUR. " jawab Nona Lee.
" Apa? Hangat? MENGHANGATKANMU BEGITU? " goda David yang membuat pipi Nona Lee bersemu merah.
" Jangan mesum, maksudku makanan. Kendalikan fikiranmu di jam seperti ini.. " tutur Nona Lee. Ia tahu bahwa tengah malam adalah jamnya Para Pria mesum.
David menggigit bibir bawahnya
" Astaga Aku tidak mesum sama sekali, hanya sedikit berfikiran kotor saja. " tawa David.
Nona Lee tertawa lepas, senyuman dan tawanya membuat David candu.
" Besok Kau ada acara? jika tidak, Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. " ajak David.
" Yaura belum pulang jika besok,itu artinya Aku tidak ada kerjaan. Baiklah, jam berapa? " tanya Nona Lee.
" Jam 10.00 Pagi. Baiklah, tidurlah.. Jangan begadang, tidak baik." ucap David yang membuat Nona Lee luluh.
" Selamat malam.. " sambung David.
" Selamat Malam.. " jawab Nona Lee seraya tersenyum manis.
Panggilan pun berakhir.
" Sangat manis dan perhatian.. " puji Nona Lee, senyum David terbayang dibenaknya.
*************
HOTEL
Hampir dua jam mengadakan pertemuan darurat, dan rela bekerja di Tengah Malam. Ken akhirnya mendapatkan apa yang Ia inginkan,
" Sekali menyelam, sepuluh ikan tertangkap. "
" Terima Kasih sudah bersedia bergabung dengan G&D, senang berkerjasama denganmu, Tuan Besar.. " Puji Ken seraya memeluk Clientnya.
" Jika Aku adalah Tuan Besar,maka Kau adalah Bos Besarnya. Baiklah Ken, Aku akan mentransfer dananya besok. Salam untuk Nona Yaura. " pamit Client.
Setelah Client berpamitan, Ken menatap Zayn.
" Pemerintah sudah berjongkok, dan satu langkah lagi membuatnya TUNDUK. "
" Kasta Tertinggi adalah PENGUSAHA. Pemerintah Kalah, karena Tuhan mereka adalah UANG. Siapa yang memiliki uang, Dia yang menundukkan Pemerintah. jadi, KITA HANYA PERLU MENJADI TUHAN MEREKA " sarkas Zayn.
Ken mengeluarkan Smirknya,
" Hina sekali tunduk pada UANG. "
Tiba-tiba Sinta mendekat,
" Tuan Ken.. ini adalah tanda tangan Client. Salah satu bab belum di tandatangani oleh Nona Yaura,jadi mereka juga belum menandatanginya." tuturnya seraya mepet ke tubuh Ken.
Ken memundurkan sedikit tubuhnya.
" Baiklah, ini bisa menyusul. Terima Kasih, sekarang Kau dan Donna Istirahatlah. " ucap Ken seraya mengambil alih berkas lalu berbalik badan, Ia berjalan ke arah Meja lalu mengambil Tas Hitamnya yang berisi berkas penting.
"Biar Aku yang membawanya,Tuan Ken.. " Sinta tiba-tiba saja semakin mendekat dengan jarak yang hampir menempel dengan Ken. tangannya meraih Tas Hitam bosnya.
" Baik,Tuan.. " jawab Donna.
Zayn memperhatikan gerak gerik Sinta,
" Mungkin seperti itu Dia melayani bosnya. " lirih Zayn dalam hati, Ia melihat Sinta agresif dan memancing.
KAMAR YAURA
Suara ketukan membuat Yaura beranjak, Ia sama sekali belum tidur karena susah tidur.
Hendak membukanya, namun Yaura urungkan karena Ia ingat Sang Suami pulang pagi. Menghidupkan LED Pemantau Pintu Luar juga tidak menyala,membuat Yaura semakin curiga.
" Tidak bisa menampilkan gambar."
" Siapa di luar? " lirihnya dalam hati. kewaspadaan tetap ada, Ia langsung berjalan meraih blezer hitam untuk menutupi Piyama tidurnya yang sedikit menerawang,juga sebuah pisau yang ada di Meja.
Pisau Ia sembunyikan di belakang punggung,
Ceklekkkkkkkkkk dan Stttttt langsung menodongkan pisau ke leher Pria di depannya.
" Aku menyerah. " senyum Ken.
" Ken? " Yaura langsung menurunkan pisaunya.
" Kau bilang pulang pagi.. " Ia kesal dibuat dag dig dug.
"Siapa yang bilang? " Ken memajukan tubuhnya lalu menutup pintu.
Yaura kembali meletakkan pisaunya, lalu meraih tas yang dibawa Suaminya sambil menggerutu.
" Sangat bagus. itu artinya Kau selalu waspada." celetuk Ken yang membuat Istrinya semakin kesal.
" IYAH SANGAT BAGUS . JIKA AKU HILAF MEMOTONG LEHERMU JUGA ITU SANGAT BAGUS.BEGITU? " Yaura mengomel, hingga membuat Ken semakin bahagia.
Ia melepaskan jas lalu melemparnya ke sembarang arah.
" Bisa disambung lagi lehernya,Sayang.. " celetuk Ken yang membuat Yaura semakin mrengut.
" Tidak lucu. "
Ingin memeluk, Ken merasa terganggung dengan Blezer yang dipakai Istrinya.
" ASTAGA FASHION MACAM APA INI? LINGERIE DIBALUT BLEZER BEGITU? KAU BELAJAR FASHION DARI PEDALAMAN MANA? "
" Dari Tarzan. kenapa memangnya? 😏" omel Yaura yang malas menjelaskan kenapa Ia memakai blezer.
" Marah terusss " tawa Ken seraya melepas Blezer Istrinya.
" Kau saja tidak mengerti😏 Aku memakai blezer karena mengira Kau adalah orang lain. bahannya tembus pandang,jadi Aku melapisinya dengan Blezer. " tutur Yaura dengan wajah mrengutnya hingga membuat Ken gemass.
" IDAMAN💗 " Ken memeluk Istrinya dari belakang, sembari ndusel.
Jika dipeluk,maka kembali tenang. Yaura luluh,lalu memegang tangan Suaminya yang melingkar di perut.
" Jangan mengusiliku lagi soal Jam Malam, Aku terlalu waspada, hingga takut hilaf menebas lehermu. "
" Iyah Aku minta maaf, Sayang.. Aku janji AKAN MENGULANGINYA LAGI " Ken membalik tubuh Istrinya sembari tertawa usil.
" Ken ! ihhhhhh ! aku serius " Yaura ikut tersenyum bercampur kesal. Ia harus ekstra sabar menghadapi Suami yang usil dan tengil seperti Ken.
" Aku juga serius.. " tangan Ken mulai beraksi ke tengkuk, bibirnya tersenyum misterius, hendak nyosor..
" Iyah serius mengulanginya lagi. " Yaura tersenyum, Ia membalas perbuatan Suaminya dengan menghindar lalu melepaskan diri.
Ken menggigit bibirnya,
" AISHHH !!! sedikit lagi padahal " Ia melirik Sang Istri dengan tatapan mencurigakan. Bukan mengejar, Ken tersenyum lalu melepas kancing kamejanya. Ia berjalan ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi.
20 menit kemudian
__ADS_1
Ken melihat banyak cemilan di meja.
" Wah pengertian sekali.. " senyum Ken dengan percaya diri.
" Tidak. ini untuk diriku sendiri. " celetuk Yaura yang membuat Ken menarik kembali senyumannnya.
" Aku tarik kembali ucapanku😑 " Ken menahan kesal dengan kelakuan Yaura yang selalu bisa membalas kejahilannya.
Benar saja, Yaura memakan banyak cemilan tanpa tahu waktu. Ia sama sekali tidak mengajak ngobrol Sang Suami atau menawarinya cemilan,
" Kau lapar atau memang doyan? lihatlah, ini sudah pukul 02.00 Pagi😨 " Ken mengira Yaura hanya mengerjainya, ternyata Sang Istri benar-benar memakan habis semua cemilan yang ada di meja.
Ken terus mlongo melihat Yaura seperti kerasukan, makan tanpa tahu porsi dan waktu.
" Aku sengaja tidak menawarimu cemilan karena Kau pasti sudah makan pas pertemuan. jadi Aku memberimu.. " tangan Yaura mengambil sepotong melon diatas piring.
" Buah-buahan ! karena Kau sudah Gendut. Makanlah.. " Yaura tersenyum melihat muka Ken semakin lucu.
" Apa Kau sedang membicarakan dirimu sendiri? " celetuk Ken seraya membuka mulutnya lalu memakan melon yang diberikan Istrinya.
" Aku tidak gendut, enak saja. Lagipula cemilan itu ringan, tidak berat sama sekali. jadi, Aku tidak akan gendut dibuatnya. " tukas Yaura seenak jidat. setelah kenyang, Ia ke Kamar Mandi hingga membuat Ken menggelengkan kepalanya.
" AKU JADI PENASARAN, DIA SEKOLAH DIMANA DULUNYA ? TIDAK MUNGKIN AGENT NIS SEBODOH DIRINYA 🙄 " gerutu Ken.
Terdengar samar,
" APA KAU BILANG? " Yaura berbalik badan lalu menatap tajam Suaminya.
" AKU BILANG KAU SANGAT LANGSING DAN IDEAL. SEMPURNA. " Ken tersenyum kecut.
" Tadi Kau bilang Aku gendut,sekarang langsing. tidak konsisten😑 " balas Yaura.
" IYAH TERSERAH KAU SAJA,SAYANG.. " Ken nyerah tidak mau memperpanjang, Ia beranjak lalu merebahkan dirinya di Ranjang.
15 menit kemudian
Yaura naik ke Ranjang, belum siap.. tiba-tiba greppppppp
Ken langsung narik dan memeluknya dengan erat.
" Lama sekali.. "
" Hanya 15 menit .. " saut Yaura seraya menahan geli karena Sang Suami menguyel-uyel seluruh tubuhnya.
" Kau sudah kenyang? atau masih lapar? kalau belum kenyang, Aku punya stock batu bata.Kau mau?😄 " Keusilan Ken masih berlanjut.
" Nyebelin.. " senyum Yaura lembut.
" Kamu yang nyebelin. " balas Ken, Ia terkadang heran dengan sifat Yaura yang bisa berubah dalam hitungan menit.
" Kalau jutek, jutek banget. galak,galak banget, lembut,lembut banget.. Jadi makin gemes, padahal menjengkelkan. " sambungnya seraya menindih Sang Istri lalu menatap wajahnya yang semakin cantik.
" Kau apalagi.. sangat sangat sangat menjengkelkan " Yaura menatap mata Suaminya yang semakin menatapnya dalam.
" Mengjengkelkan atau kangen? " goda Ken.
" Kengen? tidak.. " Yaura membuang pandangan matanya seraya menahan senyum.
" Lalu kenapa belum tidur saat Aku gak ada ? Tidak perlu gengsi, akui saja bahwa Kau tidak bisa tidur tanpaku.. " Ken terus menggoda Yaura hingga membuat pipi Istrinya bersemu.
" Tidak benar.. " jawab Yaura dengan lembut, senyumnya sangat manis.
Saling bertindihan, menyatu dan terdapat cinta didalamnya membuat suasana semakin romantis.
Tiba-tiba..
Dorrrrrr suara petir menyambar, rintik hujan mulai turun. Pandangan mereka terarah pada jendela dan kilat awan di luar sana.
" Ken,buka.." pinta Yaura.
" Kau mau? " Ken hendak membuka kaosnya.
" Jendelanya..Aku mau lihat hujan.. mesum.. " Yaura tersenyum karena kemesuman Ken.
" Aku kira☻. " saut Ken seraya beranjak menuruti perintaan Istrinya.
" Dingin, Sayang... kalau dibuka.. " ujar Ken dari jendela.
"Tidak masalah ada penghangat " saut Yaura.
Mereka kini bisa menikmati hujan yang mulai turun deras, hawa dingin, sendu, nyaman, tenang,damai menyelimuti keduanya.
" Menenangkan.. " lirih Ken.
" Sangat. " sambung Yaura.
Grepppp Ken melingkarkan tangannya ke perut Sang Istri lalu memeluknya.
" Hampir pagi, tidurlah.. " lirih Ken seraya memperhatikan wajah Istrinya.
" Kau juga, pasti Kau sangat lelah.. " jawab Yaura, tangannya tanpa sadar memeluk Sang Suami.
" Lelahku akan hilang, jika.. " senyum Ken,dan..
Kissssssssssssss Ia mendaratkan bibirnya ke bibir Sang Istri.
Candu, Yaura pun langsung menyambut bibir Suaminya.
Ken ******* bibir manis Istrinya dengan lembut, tangannya membelai pipi kenyal Yaura yang semakin berisi.
Decapan terdengar begitu jelas, ciuman basah yang mereka lakukan menyalakan hawa panas di tengah derasnya hujan.
Tangan Ken mulai beraksi memainkan semua bagian tubuh Istrinya dengan lembut namun menyentuh.
" Mmmppppshhhh " Yaura melenguh seraya menjambak kepala Suaminya untuk memberinya nafas sejenak.
" Padahal aku sudah berjanji tidak melakukannya sekarang. dan ternyata benar.. semuanya tidak akan bisa dikendalikan jika berhadapan denganmu.. " lirih Ken dengan suaranya yang mulai memberat, tatapannya pun sangat menggairahkan.
Yaura hanya pasrah menyerahkan seluruh tubuhnya untuk Sang Suami. Mereka bertatapan seakan memberi kode dan sinyal masing-masing.
" Hujan memang sangat tepat untuk saling menghangatkan, karena tidak ada penghangat terbaik selain.. "
" DIRIMU.. " lirih Ken dengan suara Sexynya. Abs Sexy nya terlihat jelas karena sudah Ia buka saat berciuman panas.
" Ada Api, yang lebih panas dan menghangatkan. " senyum Yaura seraya menikmati hembusan nafas Suaminya yang berjarak sangat dekat. Tubuhnya benar-benar kecanduan akan kehangatan tubuh Sang Suami.
" Iyah, Api yang ditimbulkan oleh DIRIMU, yaitu API NAFSU.. " senyum Ken seraya memiringkan kepalanya dan..
Cuppppppp bibirnya mendarat di leher Sang Istri, mengh*sap dan menyes*pinya dengan penuh nafsu dan gairah. Tak butuh waktu lama, mereka kini menyatu dibawah selimut yang sama tanpa sehelai benangpun.
Bersentuhan,keduanya merasakan kehangatan yang luar biasa.
" Aku mencintaimu,Sayang.. " bisik Ken di telinga Istrinya.
" Dasar.. " senyum Yaura, padahal awalnya hanya berciuman.
" Dasar apa,Sayang? Dasar Lemah begitu? Iyah, Jujur Aku lemah jika berhadapan denganmu.. " lirih Ken seraya mengusap bibir manis Istrinya dengan jemari.
Yaura menundukkan pandangan dan tersenyum malu.
" Sampai PAGI🔞 .. " pinta Ken seraya memasuki kembali tubuh Istrinya.
" Aahhhhhh Ken, pelan-pelan.. " Yaura mendesah, ekpresi wajahnya tidak bisa diartikan. Sakit, nikmat,atau enak?
Tengah malam,hujan, dan sekamar,membuat Pasangan Suami Istri yang dimabuk cinta ini menghabiskan malam panjang mereka dengan berbagi peluh. Desahan, rintihan dan erangan keduanya menjadi sinyal bahwa melakukan hubungan intim saat hujan deras memang sangat NIKMAT🔞.
******************
SPOILER
2 minggu kemudian..
Setelah makan rujak buah,Yaura buru-buru menaiki tangga, dan berlari ke kamar mandi,
" Huokkkkkk " Ia kembali memuntahkan isi perutnya ke wastafel.
Melihat Sang Istri 1 minggu kebelakang ini sering muntah dan pusing membuat Ken khawatir.
__ADS_1
" Sudah Aku bilang Kau harus ke dokter. Wajahmu sangat pucat,Sayang.. " Ken panik namun Ia kesal karena Sang Istri selalu menolak diperiksa.
" Ken.. Aku tidak suka minum obat. Ini hanya masuk angin atau kecapean,jangan berlebihan. Huookkk " Yaura muntah,mual tiada henti.