Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
MASA AKU TIDUR DILUAR ,SAYANG GALUCU


__ADS_3

Alroji menunjukkan pukul 23.30 Malam.


" Aku ke Kamar dulu. " Ken beranjak .


" Enaknya Punya Istri. " teriak Zayn diiringi tawa.


" MAKANYA NIKAH ! JANGAN MAIN MULU DI HOTEL ! " saut Ken dari jauh.


Kamar Nona Lee


Para Ciwi-ciwi rupanya masih betah di Kamar Nona Lee, mereka cekikikan, bersenda gurau, dan tertawa sekencang mungkin hingga menusuk telinga Ken yang ada didepan pintu.


" Astaga berisik sekali.. konserpun kalah dengan suara mereka." decak Ken.


Ceklekkkk Ia membuka pintu kamar,


" Sudah malam.. Kalian tidurlah..biarkan Nona Lee beristirahat. " ucap Ken, matanya menatap Sang Istri yang langsung buang muka.


" Kami semua tidur disini. Sana, Kak Ken keluar ! Yaura Kami pinjam 😆 " ujar Lolly tanpa dosa.


" Berani-beraninya Kau menyuruhku Keluar ! Sudah, masuk ke Kamar masing-masing , Ada Bibi Arum yang mengurus Nona Lee nantinya. " sentak Ken yang malah membuat Lolly dan Evelyn cekikikan.


" Bilang saja Kakak tidak mau jauh-jauh dari Yaura 🤣🤣 " ejek Evelyn.


" 1..."


" 2.. " Ken menghitung,yang artinya Ia benar-benar marah,hingga membuat Lolly,Evelyn dan Anin keluar Kamar, kecuali Istrinya yang duduk santai di Ranjang.


Nona Lee senyam-senyum tidak jelas,


" Yaura, Suamimu menunggu.. " ucap Nona Lee seakan membantu Ken yang canggung dan terkesan ketakutan.


Yaura melirik ke arah Ken,


" Aku tidur disini. " juteknya sembari melepaskan sepatu dan ingin merebahkan diri hingga membuat Ken membulatkan matanya.


" TIDAK BOLEH. " saut Ken yang membuat Yaura mendelik.


" Boleh. " Yaura benar-benar merebahkan dirinya di samping Nona Lee.


Ken pun melangkah mendekati Istrinya, karena hanya ada Nona Lee, Ia pun berani berbicara.


" Jangan seperti anak kecil...Kau boleh marah denganku,tapi tidak harus tidur disini juga. Ayo Ke Kamar.. " ajak Ken.


Bak tidak memiliki telinga,Yaura sama sekali tidak mendengarkan omongannya, hingga membuat Ia kehabisan cara.


Nona Lee yang menyaksikan pertengkaran Suami Istri itupun hanya bisa menahan tawa dan tersenyum manis.


" Sudahlah,Ken. Lagipula hanya semalam.. Apa Kau tidak bisa menahannya semalam saja?🤣 " goda Nona Lee.


" Anj*ng,bukan itu maksudku. " Ken tersenyum dan mengerti perkataan Vulgar yang di lontarkan Nona Lee.


Bak keajaiban, David tiba-tiba datang membawakan obat Nona Lee yang baru saja diberikan Bibi Arum.


Cerdas,


" DAVID YANG AKAN MENEMANI KAKAKMU MALAM INI. BANGUNLAH. " celetuk Ken yang membuat Nona Lee dan David melotot berbarengan.


" A-a-apa maksudmu?! " sentak David yang diiringi rasa grogi.


Mendengar suara David membuat Yaura bangun.


" Apa Kau mau tetap tidur disini saat ada David? Mengganggu saja." sindir Ken pada Istrinya.


Ada David, dan tidak ingin ngambeknya dilihat orang lain,membuat Yaura mengalah dan turun Ranjang. Dengan ekspresi datar, Ia berlalu begitu melewati Ken dan David.


David yang polos, Ia melihat wajah Yaura yang tidak enak dilihat.


" Ada apa ini? ".


" SELAMAT MENIKMATI MALAM PANJANG. " Ken yang berhasil mengalahkan Istrinya,merasa bahagia dan tersenyum puas.setelahnya,Ia pun melangkah keluar.


Hanya berdua,membuat suasan menjadi canggung.


" Ini obat dari Bibi Arum,Beliau tadi meminta bantuanku untuk memberikannya kepadamu.Minumlah.. " David mencoba menetralkan suasana dan santai. Tangannya membuka obat, dan menuangkan segelas air putih.


" David.. tidak perlu repot-repot seperti ini.. Astaga..Aku semakin tidak enak hati,sungguh. " tutur Nona Lee,Ia mencoba beranjak dari Ranjang guna mengambil sendiri air putih.


" Jangan banyak bergerak. Sudahlah Nona Lee, ini sama sekali tidak merepotkan.. " David mengulurkan obat ke Nona Lee dan segelas air putih.


" Minumlah.. " sambungnya.


Tidak tahu lagi harus berkata apa, Nona Lee pun mengambil obat dan air putih dari tangan David lalu meminumnya.


Setelah itu, tatapan David tiba-tiba berubah.


" APA ANIN YANG MENDORONGMU? ".


Degg !!! Mata Nona Lee membulat sempurna, jantungnya berdetak kencang.


" Da-da-david, jangan berbicara seperti itu. ini murni karena kesalahanku sendiri.. " lirih Nona Lee, tubuhnya gemetar saat David mengatakannya.


" SEPATUMU TIDAK LICIN, DAN AKU YAKIN, KAU TIDAK SECEROBOH ITU. Katakan yang sebenarnya.." desak David, matanya memerah, tatapannya sangat dalam.


" David jangan salah sangka dengan seseorang,itu tidak baik. Lagipula Aku baik-baik saja,jadi lupakan.. " tutur Nona Lee, matanya mengawasi sekitar karena takut ada yang mendengar.


" Lalu kenapa Kau menyebut nama Anin saat terjun? Aku juga sempat melihat, Anin sama sekali tidak melakukan sesuatu saat Kau terperosok,berbeda dengan Lolly yang langsung ingin menarik tanganmu?." David meninggikan nada bicaranya dan memaksa Nona Lee untuk jujur.


Greppppp Nona Lee menarik tangan David hingga terduduk disampingnya.


Jarak dan tubuh mereka sangat dekat, tatapan keduanya pun semakin intens.


" Aku mohon jangan berkata seperti itu lagi.. Bukan Anin yang sengaja menjatuhkanku,ini murni atas kesalahan diriku sendiri.. "


" Jika orang lain mendengarnya, Aku sungguh merasa tidak enak,David. Aku orang baru disini, dan tidak enak hati dengan Ken, karena menuduh Anin sebagai penyebab. Bagaimanapun, Anin adalah Saudara Ken,dan Aku tidak ingin mengakibatkan kecanggungan dan kesalahpahaman.. "lirih Nona Lee yang seketika membuat David terenyuh. Walaupun terkesan arogant, tetapi Nona Lee memiliki hati yang baik dan lembut,Ia lebih memilih menjaga hubungan dibanding membahas sesuatu yang belum tentu kebenarannya.


" Baiklah,Aku mengerti maksudmu. Sekarang tidurlah..ini sudah malam.. " lirih David yang terdengar jelas di telinga Nona Lee.


" Aku masih belum mengantuk.. " jawab Nona Lee.


Semakin ditatap, semakin itu pula David menyadari sosok asli seorang Dokter Lee. Lembut, berfikir positif, menjaga hubungan dan menutupi kesedihan.


" Kau belum menjawab pertanyaanku tadi pagi. Kenapa Kau menangis? " tanya David.


Degg !!!!!! Kembali mendapat pertanyaan seperti itu,membuat Nona Lee mengingat masa lalu.


" Kelilipan. Kau ini kenapa susah sekali percaya. " Nona Lee tersenyum sembari memukul manja Dada David.


Greppppppp David tiba-tiba memegang tangan Nona Lee.


" Berarti benar, Anin yang mendorongmu. Kau tidak mau jujur soal apapun, maka dari itu,Aku yang akan jujur. Besok,Aku akan mengatakan kepada Ken, bahwa Anin yang mendorongmu..entah sengaja atau tidak,sikap seperti itu,sangatlah tidak baik dan membahayakan nyawa. " ucap David dengan nada penuh penekanan.


Mata Nona Lee tiba-tiba berkaca,


" David, Aku mohon jangan mengatakan apapun kepada Ken. Aku tidak ingin merusak persahabatan hanya karena kesalahpahaman..mengertilah..Aku baru menemukan orang baik seperti Kalian selama ini, dan Aku tidak ingin kehilangan. " tutur Nona Lee,tenggorokannya tiba-tiba tercekat. Ia tidak menyangka ada orang yang benar-benar baik,tulus,dan peduli dengan dirinya. Karena selama ini, Nona Lee belum menemukan persahabatan atau pertemanan yang seperti Keluarga. yang Ia temukan hanya golongan orang bermuka dua lalu menusuknya dari belakang.


Tak tega jika terus mendesak,


" Maafkan Aku terus mendesakmu Nona Lee.. Jujur, Aku trauma dan sangat membenci orang bermuka dua setelah Peristiwa 8 Bulan yang lalu,itu sangat mengerikan. Aku tidak ingin ada korban yang tersakiti lagi,terlebih lagi didepan mataku sendiri. " David tanpa sadar menggenggam tangan Nona Lee dengan sangat erat. Tatapan mata keduanya pun kini semakin dalam..


" Terima kasih.. Aku banyak mengucapkan terima kasih kepadamu,David. karena Kau berfikir sampai sedalam itu tentang apa yang Aku alami.. " tutur Nona Lee, yang tidak menyangka akan ada orang yang sangat peduli dengannya sampai sedetail itu.


" Ini tidak gratis. Kau harus membayarnya nanti." ucap David lalu menatap Nona Lee dengan sangat dalam.


Sorot mata Nona Lee sangat tulus,hingga membuat David masuk kedalam dan terhipnotis olehnya. Terlebih lagi jarak mereka yang sangat dekat, nafas yang saling berbaur dan berebut, suasana malam hari yang begitu sendu, juga perasaan aneh yang melanda keduanya membuat David kesusahan menelan saliva,terlihat dari jakunnya yang naik turun.


Dari mata, pandangan David kini terarah pada Bibir Sexy Tebal nan Pink milik Nona Lee, matanya mulai pun mulai sayu. Nafas buatan yang Ia berikan tadi siang,ternyata berdampak besar pada memori otaknya. Tanpa disadari, tangan David mulai menggerayangi lengan mulus Nona Lee lalu berhenti di tengkuk indahnya.


Wajah David mulai mendekat, dan Nona Lee yang mudah terbawa suasana pun nampak mencengkram seprei dengan erat.


Keduanya pun mulai memejamkan mata saat hawa panas mulai melanda. David memiringkan kepalanya.


Mendekat..


Mendekat..


Bibir mereka semakin berhadapan,hendak menempel,tiba-tiba..


Ceklekkkkkkkkkkkkkkkkkk seseorang membuka pintu hingga membuat keduanya menjengit dan terkaget. Sadar, David langsung menjauhkan tubuhnya dan menoleh ke arah pintu.


" ASTAGA.. NONA, TUAN, MAAFKAN SAYA." TERIAK ROBIN SEMBARI MEMBALIKKAN TUBUHNYA, IA SANGAT TERKEJUT DAN MELOTOT.


" SIALAN ROBIN ! DAPET TIDAK,MALU IYAH ! " umpat David dalam hati. Ia sadar bahwa tadi ingin mencium Nona Lee.

__ADS_1


" Lain kali jangan asal membuka pintu. " ucap David, tubuhnya panas dingin karena menahan malu.


" I-I-IYAH TUAN DAVID. " Robin kembali berbalik badan,lalu menaruh cemilan sehat yang dikirim oleh Bibi Arum dan Pak Agus ke meja.


" Sekali lagi maafkan Saya,Nona..Tuan.. " Robin gemetar terlihat dari mangkuk yang Ia pegang bergetar.


Hal ini tentu membuat Nona Lee tersenyum.


" Tidak masalah,Robin. Kau tidak akan Aku tembak,karena Kau adalah Pelayan Kesayangan Adikku." lawak Nona Lee.


Canggung dan malu tiada tara membuat David memutuskan untuk meninggalkan Nona Lee,


" Aku akan memanggil Lisya untuk menemanimu. Dia sudah menyelesaikan tugasnya. Tunggu sebentar.. " ujar David tanpa melihat wajah Nona Lee, Ia berlalu keluar begitu saja.


Bukannya malu,Nona Lee malah tersenyum.


" David sangat menggemaskan. " pujinya dalam hati.


Robin kini berjalan di koridor sembari membawa nampan, adegan tadi masih terbayang.


" WAHH, APAKAH ITU YANG DIMAKSUD CIUMAN? " Robin tersenyum tiada henti, pipinya bersemu merah.


" UNTUNG BUKAN TUAN KEN YANG AKU TANGKAP BASAH, BISA MATI AKU." Robin girang dan cekikan sendiri.


" EH TIDAK MUNGKIN, ADA NONA YAURA YANG MELINDUNGIKU. ASTAGA.. KOK AKU JADI MEMIKIRKAN BAGAIMANA RASANYA BERCIUMAN ? " gumam Robin dalam hati, Ia senyum sepanjang jalan,hingga..


JEDUGGGGGGGGGGGGG Kepalanya tidak sengaja terbentur tiang penyangga resort Maldevis.


" PUAS ! RASAKAN KAU ROBIN ! " Albert yang tidak sengaja melihatnya pun terpingkal-pingkal.


" RASAKAN ! ITU AKIBAT KAU MELEDEKKU TADI PAGI ! HAHAHAH " sambungnya.


Menahan sakit dan malu,


" TUAN INI JAHAT. " celetuk Robin kemudian berlalu pergi begitu saja.


" Akhirnya Dendam Kesumaku terhadapmu terbalaskan Robin. 🤣🤣🤣🤣🤣 " Albert terus cekikikan tiada henti.


*


*


*


Kamar Ken


Yaura mencueki Suaminya. Ken yang merasakannya pun frustasi 7 keliling.


" Sial ! Bagaimana bisa Aku mati kutu seperti ini ! " umpat Ken, Ia menunggu Istrinya berganti baju tidur.


Yaura keluar dengan piyama yang sangat menggoda iman dan takwa.


" Sayang Maafkan Aku.. " Ken mendekatinya dan memohon.


" Aku terpaksa melakukannya.. " rengek Ken tiada henti sambil memegang tangan Istrinya.


Masih kesal,membuat Yaura melepaskan tangannya.


" Aku tidak mau berbicara denganmu." jutek Yaura sembari membereskan bed cover ranjangnya.


" Tapi tadi Kau berbicara. " Ken tersenyum dan reflex menjahilinya ( jailnya ngga bisa dikondisiin nih orang😂 ).


Yaura menatap tajam sembari memikirkan sesuatu. Pandangannya terarah pada bantal.


Ken hendak merebahkan dirinya di Ranjang dengan begitu percaya diri, namun..


Yaura meraih bantal dan selimut yang berada di dekatnya.


" Karena Kau melarangku tidur dengan Kak Lee. Jadi sekarang Kau yang harus KELUAR ! 😑 " Yaura meletakkan bantal dan selimut di tangan Suaminya.


KEN MEMBULATKAN MATA DAN PANIK BUKAN KEPAYANG.


" A-a-apa ? Keluar? 😰 "


" KELUAR KEMANA? " tanya Ken namun dihiraukan oleh Istrinya.


Yaura membuka pintu dengan begitu lebar.


" SAYANG, ASTAGA.. AKU TIDAK MAU ! " Ken menolak saat Yaura menariknya keluar pintu.


" Terserah. " Yaura hendak menutup pintu hingga membuat Ken semakin panik dan uring-uringan.


" SAYANG MAAFKAN AKU 😭 AKU HANYA TAKUT KEHILANGANMU,SUNGGUH. " Ken bucin akut.


" Kau tidak ingin kehilanganku ,tetapi KAU MALAH MENEMBAKKU DENGAN RACUN. konyol ! 🤬 " skakmat Yaura.


Pintu mulai ditutup..


" SAYANG MAAFKAN AKU, AKU JANJI TIDAK AKAN MENGULANGINYA LAGI😭 ".


" Tidak ! aku tidak mau memaafkanmu." ucap Yaura.


" Iyah tidak papa Kau tidak memaafkanku.. tapi MASA HARUS TIDUR DILUAR SAYANG, AHHHH KAMU MAH NGGA LUCU 😭😭 " rengek Ken sembari membawa bantal dan selimut ,Ia berdiri di luar pintu seperti orang hilang.


" Terserah. " Yaura sangat jutek, Ia menutup pintu Kamar tanpa rasa dosa.


" SAYANG..BUKA !!! ASTAGAAAA !!! MASA HARUS TIDUR DI LUAR😭 !!! " rengek Ken tiada henti, sembari mengetuk.


" YAURA KU SAYANG !!! BUKA PINTUNYA !!! MAAFKAN AKU ASTAGAAAA !!! 😭 ".


" Ya Tuhan,beri Dia hidayah😭. " Ken berdoa.


Cekklekkkk cekllekkk Yaura benar-benar mengunci pintu kamar hingga membuat mata Ken hampir meloncat keluar.


" Dia benar-benar menguncinya😰."


" SAYANG BUKA PINTUNYA !!!!! KAU INI KALO MARAH,MARAH SAJA, TAPI JANGAN MENYURUHKU TIDUR DILUAR😭 JAHAT SEKALI ANDA😭" rengek Ken sembari mengetuk pintu tiada henti.


Sedang merengek..tiba-tiba


Sesuai yang dikatakan,Zayn kini ikut berlibur di Maldevis. Melihat Sahabatnya berdiri di depan pintu sambil membawa bantal dan selimut,


" Apa Kau mau piknik di luar? " sapa Zayn.


Deg !!! Ken menghentikan aktifitasnya dan melotot.


" SIAL ! Kalo Zayn tahu Aku tidur diluar, tamatlah Harga Diriku." ucap Ken dalam hati.


Meskipun panik, Ken mencoba tetap cool dan manly.


" Ekhemmm.. tidak.. Aku hanya ingin membawa bantal dan selimut saja. " ucap Ken.


Melihat wajah Ken yang lucu dan panik,membuat Zayn menarik sudut bibirnya,terlebih lagi pintu kamar sahabatnya itu terkunci.


" Kau dikunci atau bagaimana? 🤣😂" ledek Zayn hingga membuat Ken semakin esmosi.


" DIAM ! SUDAH SANA PERGI ! SUDAH DIBILANG, AKU HANYA INGIN MEMBAWA BANTAL! " sentak Ken yang membuat Zayn semakin tertawa terbahak-bahak.


Demi Menjaga Harga Diri dari Zayn, Ken melangkahkan kaki entah kemana,hingga membuat Zayn terpingkal.


" KAU SEMAKIN MENYEDIHKAN BERJALAN SEPERTI ITU 😂🤣🤣 ".


Mencari aman, Ken memilih masuk ke Kamar Adiknya.


" Hampir saja Zayn tahu. " Ken bernafas lega sembari mendaratkan bokongnya di soffa.


Melihat Kakaknya membawa Bantal dan Selimut,membuat Evelyn yang sedari awal tahu masalahnya pun tertawa.


" Apa Kakak diusur oleh Yaura?🤣🤣🤣 ".


" DIAM ! " ketus Ken, Ia memijit pelipisnya karena sudah pusing 7 keliling.


" RASAKAN ! suruh siapa menembaknya 😂🤣 ".


Evelyn terus mengejek Kakaknya tiada henti hingga tak terasa 1 Jam berlalu.


Teringat Robin,


" ROBIN.. IYAH ROBIN.. " Ken langsung berlari keluar dan mencari Robin.


*


*

__ADS_1


Kamar Ken


Robin berdiri didepan pintu,


" NONA YAURA.. INI SAYA NONA. ADA BUKET BUNGA DARI PAK AGUS.. " ucap Robin dari luar.


Mendengar Robin, ditambah dengan Buket Bunga,membuat Yaura melangkah lalu membuka pintu.


Belum saja satu detik,


KEN LANGSUNG MENEROBOS MASUK HINGGA MEMBUAT YAURA MENAHAN EMOSINYA.YAH,INI ADALAH AKAL-AKALAN SUAMINYA AGAR BISA MASUK,PADAHAL SAAT ITU,ROBIN TIDAK MEMBAWA APAPUN.


" NONA MAAFKAN SAYA, SAYA DISURUH TUAN KEN😭 " Robin menundukkan kepala dan merasa sangat bersalah.


" Iyah tidak apa-apa,Robin." Duh Yaura sayang sekali sama Robin yah🤣Ken aja ampe kalah.


Setelah itu, Ia pun langsung menutup pintu, matanya memandang Sang Suami yang sedang berbaring di Ranjang tanpa merasa bersalah. Terlebih lagi Ken menutup seluruh tubuhnya dengan selimut membuat dirinya semakin kesal 😑.


Berlindung dibalik selimut,


" Yes, berhasil masuk. " Ken begitu riang gembira.


Malas bertengkar di malam hari, Yaura membaringkan tubuhnya di samping Sang Suami, namun membelakangi.


Tahu Istrinya sudah di Ranjang, maka..


Hugggggggggggggggggggggg Ken langsung memeluknya dari samping.


" Puas belum marahnya? " lirih Ken, Ia memeluk tubuh Istrinya dengan erat.


Sempat berontak, namun karena pelukan Suaminya,membuat Yaura sedikit luluh.


" Sungguh Aku tidak berniat apapun kepadamu,Sayang..Aku hanya ingin Kau tidak terjun dari tebing,karena itu berbahaya,dan Aku tidak ingin Kau kenapa-kenapa🥰. " tutur Ken di telinga Yaura.


" APA MAKSUDMU DENGAN TIDAK BERNIAT APAPUN? KAU MERACUNKU TADI ! " sentak Yaura sembari membalikkan tubuhnya dan menatap Sang Suami.


Bukannya merasa bersalah, Ken malah tertawa terbahak-bahak.


" IYAH SAYANGKU.. MAAF YAH.. " Ken ndusel ke leher Istrinya,karena jujur, Istrinya itu sangat menggemaskan jika sedang marah atau ngambek.


" Menjauhlah.. Aku tidak mau memaafkanmu..😏".


Yaura mencoba menjauhkan wajah Suaminya.


" Kapan mau memaafkanku? " lirih Ken sembari menggigit bibir bawahnya.


" TAHUN DEPAN ! SUDAH AKU MAU TIDUR ! 😑".


" Tuhan bilang, seorang Istri tidak boleh durhaka kepada Suaminya.. " Ken ceramah. Mendengar Suaminya ceramah,


Buggggggg Yaura membalikkan tubuh Sang Suami lalu menindihnya.Hingga posisinya sekarang ada diatas,


" PERMISI,TUAN KEN. COBA JELASKAN FIRMAN TUHAN UNTUK MATERI SEORANG SUAMI YANG MERACUN ISTRINYA SENDIRI. AKU INGIN MENDENGARNYA.. " Sindir Yaura dengan sangat halus.


Lmaoooo Ken tertawa tiada henti.


" Itu karena Kau melawanku tadi..coba saja menuruti perintahku, Aku tidak akan menembakmu Sayang.." Ken mengelus pipi Sang Istri.


" Aku sangat khawatir dengan Kak Lee. Lagipula Aku terlatih, jadi semuanya akan baik-baik saja. Kau saja yang egois😏. " protes Yaura yang membuat Ken semakin tersenyum.


" Aku hanya mengkhawatirkanmu,Sayangku.. tidak lebih. Aku melarangmu karena tadi sudah ada David,Alfin, Kevin dan Alex yang terjun,itu sudah lebih dari cukup.. " lirih Ken sembari memegang pinggang Istrinya.


" JADI MAKSUDMU,SAAT AKU DIRACUN, KAU TIDAK KHAWATIR AKU MATI BEGITU?😏 " Yaura terus mengomel tiada henti.


" TIDAK😂. KAN KALO RACUN ITU ADA PENAWARNYA.. AKU SUDAH MEMASTIKAN RACUN ITU AMAN UNTUKMU,SAYANG.. " Ken tersenyum tiada henti,terlebih lagi Yaura menindihnya sambil mengomel, itu menggemaskan.


" Yang namanya Racun itu berbahaya ! mana ada Racun aman ! penawar hanya untuk meringankan,bukan menghilangkan zat racun itu sendiri ! 😏😏 " ketus Yaura.


" Maksudku.. Aku sudah memastikan SEMUANYA AMAN, SAYANG ASTAGA.. LAGIPULA MANA MUNGKIN AKU CEROBOH MEMBUATMU CELAKA.. " tangan Ken memainkan pengait Bra yang berada dipunggung Istrinya.


" Sama sa... " belum menyelesaikan perkataannya, tapi Sang Suami terlebih dulu membalikkan posisi dan menindihnya,lalu..


Kissssssssssss Ken mendaratkan ciuman basah dibibirnya.


" Apa Kau akan terus mengomel sampai subuh? " Ken tersenyum sambil melucuti kancing kamejanya.


" Sampai besoknya lagipun Aku masih kuat. " ucap Yaura yang sedang memperhatikan Sang Suami melucuti kancingnya.


" Kuat? tapi semalam baru 3 Jam Kau sudah kelelahan.. " celetuk Ken,tatapannya penuh arti, suaranya begitu Sexy nan Menggoda.


Mengerti,


Plaakkkkk Yaura menampar lembut pipi Suaminya dan bersemu.


Ken menghentikan aktifitasnya, Ia kembali memaut bibir Sang Istri dan memainkannya sesuka hati. Tangannya menjamah kemana-mana.


Ken merasa risih dengan Bra yang membungkus rapi benda kenyal favoritnya.


" Kenapa harus memakai Bra,membuang waktu. " bisik Ken,tangannya melucuti kancing piyama Sang Istri.


" Ken..Apa Kau tidak lelah?. pagi tadi Kita sudah melakukannya.. " Yaura menatap Suaminya dan masih tidak mengerti,apakah harus tiap malam melakukannya? tetapi Ia merasa itu sangat melelahkan, apalagi Ken yang memegang kendali,pasti lebih melelahkan.


" Lelah? untuk bersamamu lelah? Aku tidak akan pernah lelah,Sayang.. " tutur Ken dengan lembut.


" Inilah Defini dari Honeymoon, menghabiskan waktu bersama dan berdua dengan pasangan. Orang diluar sana bisanya melakukannya sepanjang hari. " sambung Ken yang berusaha Istrinya yang notabennya Psikopat itu untuk mengerti arti HONEYMOON.


Yaura membulatkan matanya.


" Sepanjang Hari melakukannya? benarkah? ".


" Iyah,Sayang. KAU MAU? AKU BISA MELAKUKANNYA UNTUKMU🤗 " senyum Ken.


" TIDAK. AKU TIDAK BISA MEMBAYANGKANNYA😅. " Yaura akhirnya tertawa dan membuat Ken ikut bahagia.


" KENAPA HARUS DIBAYANGKAN, JIKA BISA DILAKUKAN? " Ken menggigit bibir bawahnya,dan..


" I LOVE YOU.. " sambungnya sembari mendaratkan ciuman panas di bibir Sang Istri.


Pemanasan kembali dilakukan, Ken menjamah semua asset Istrinya. Mereka kini saling melucuti pakaian masing-masing. Ken yang membuka kancing piyama dan Bra Istrinya,dan Yaura yang melucuti kancing kameja Suaminya.


Mereka kini polos tanpa busana. Pergulatan Dua Insan yang sedang dimabuk cintapun kembali dilakukan. Semua tubuh Yaura hampir dipenuhi oleh tanda kepemilikan yang dibuat Suaminya. begitupun dengan Ken yang mendapat kecupan penuh cinta oleh Istrinya. Hawa semakin panas saat keduanya saling mendesah dan mengerang karena rasa nikmat.


" Bagaimana,Sayang? Aaahhh " bisik Ken dengan begitu sensual sembari memasuki Istrinya dibawah sana.


" Jangan membuatku malu.. Kau pasti sudah tahu jawabannya mmmppppphhhh " lirih Yaura dengan parau, kenikmatan yang Ia dapatkan tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata.


" Makadari itu.. jangan pernah menyuruhku untuk tidur diluar lagi.. " lawak Ken di sela-sela aktifitasnya.


" Dasar ! Aku tahu ini hanya akal-akalanmu saja ! " Yaura tersenyum sembari memainkan bibir Suaminya.


" Cerdas. "


" AKU MENCINTAIMU,SAYANG🔞.. " sambung Ken lalu mendaratkan ciuman panas dibibir Wanita yang sedang Ia sentuh.


Setiap kali Ken mengucapkan " Aku Mencintaimu " seketika itu pula, dirinya merasa sangat bahagia. Yaura tersenyum sembari membalas ciuman Suaminya yang begitu candu. Ia semakin erat memeluk tubuh Suaminya dan menikmati setiap permainan yang diluncurkan. Sadar bahwa hati dan tubuhnya menginginkan Ken..


" APA AKU JUGA MENCINTAINYA? " lirih Yaura dalam hati.


***********************************


Jangan lupa vote dan likenya yah


Saran dan Kritiknya juga


SPOILER


Pukul 10 Pagi, Evelyn mengunjungi Kamar Kakaknya dan Yaura. Disana Ia melihat Sang Kakak yang sedang di haidryer oleh Istrinya.


" Apa Kalian sudah baikan? " sapa Evelyn sembari melebarkan senyumnya.


" Ada apa,Sayang.. " jawab Ken yang seketika udah tahu bahwa Adiknya itu ingin mengutarakan sesuatu.


" Kakak memang terbaik. " puji Evelyn.


" Baiklah ini waktu yang tepat. Berhubung Ada Istri Kakak, jadi Aku ingin mengatakan sejujurnya bahwa.. Aku butuh bantuan Kakak. " tutur Evelyn.


" Katakan,Kau butuh apa? " ucap Ken tanpa rasa keberatan atau berfikir. Karena untuk Yaura dan Evelyn,Dia rela melakukan apapun.


" AKU MINTA 5 TRILIUN DARIMU,KAK. AKU INGIN KAKAK MENTRANSFERNYA SEKARANG." ucap Evelyn yang membuat Yaura dan Ken mendelik.


" UNTUK APA KAU MEMINTA UANG SEBANYAK ITU? " Ekpsresi wajah Ken berubah menjadi serius,karena sejauh ini, Adiknya itu jarang sekali meminta uang cash dalam jumlah besar, lebih ke barang atau mobil.


" AKU INGIN MEMBELI BERLIAN KAK.. " ucap Evelyn.

__ADS_1


" BERIKAN SAJA,KEN.. " saut Yaura.


__ADS_2