
Masih lelah karena perjalanan, mereka pun memilih beristirahat sejenak untuk merilexkan badan di Resort. Pemandangan laut lepas begitu memanjakan mereka,alunan musik dan tarian khas Maldevis menambah kesan romantis nan Intim.
Makanan, minuman dan cemilan mewah berjejar rapi di meja kayu berwarna cokelat membuatnya semakin estetik dan elegant. Pemandangan laut lepas, angin yang berhembus kencang, kemerlip bintang dan bulan membuat Maldevis bak surga dunia.
" Ini namanya bukan Bulan Madu,Ken..tetapi piknik Keluarga. Harusnya Kau tidak mengajak Kami,jadinya kan mengganggu. " Kevin memandang Ken dan Yaura secara bergantian,karena memang rasanya sangat aneh, Honey Moon tetapi mengajak Para Perusuh.
Sadar,
" Benar juga kata Kevin. Emmmmm baiklah, Evelyn rasa Kita harus berpindah tempat liburan,jangan disini,nantinya mengganggu ketenangan Kakak dan Yaura. " timpal Evelyn yang baru menyadari bahwa Kakaknya selama ini belum pernah Honey Moon.
Ken yang sedang menyemil kacang almond hanya mengulas senyum manis,
" Tidak akan mengganggu tenang saja, kecuali Kalian ikut bersama Kami ke Kamar,baru itu mengganggu. " lawak Ken.
" Kami siapa maksudmu? " Pak Agus tersenyum bahagia melihat benar-benar ada orang yang tulus mencintai Yaura.
" Tentu Istriku. Mana mungkin Bibi Arum, nanti Bapak marah. " Ken meraih telapak tangan Yaura lalu menggenggamnya dengan erat.
" HEI ! " sentak Bibi Arum karena khawatir Ken berbicara melantur.
" Hobi sekali membuat gosip yang tidak berdasar. " protes Pak Agus kepada Ken yang selalu memojokkannya dengan Bibi Arum.
Nona Lee yang duduk disebelah David pun ikut melebarkan senyuman manisnya.
" Yakin gosip? " goda Nona Lee yang mengetahui masa lalu Pak Agus dan Bibi Arum,karena bagaimanapun Nona Lee adalah bagian dari Keluarga Yaura.
" Yaura, nasehati Kakakmu ini. Bapak rasa Dia sudah terkontaminasi oleh otak Suamimu yang suka menyebar gosip. " Pak Agus menatap Yaura yang sedari tadi diam menyaksikan dirinya di pojokkan.
Berharap mendapat pembelaan,
" Bibi Arum sangat cantik. " celetuk Yaura yang membuat pipi Pak Agus bersemu.
" Sudahlah jangan menyangkal. Lihatlah, telinga dan pipi Bapak memerah,itu artinya Bapak ada rasa dengan Bibi Arum. " saut Alfin karena Pak Agus baru kali ini merasa malu jika membahas Wanita.
" Jika Kau masih Anak Buahku, Akan Aku pecat Kau Alfin ! " ketus Pak Agus kepada Alfin dan David yang terlihat menertawakannya.
" Bisa-bisa Aku jadi tumpal jika bergabung bersama Para Bujang,kecuali Kau Ken ( Ken bukan Bujang lagi,karena udah anu😅 ) ".sambung Pak Agus lalu beranjak pergi meninggalkan Para Pemuda.
Lmaooooo semua orang tertawa melihat Pak Agus mengambek dan meninggalkan meja makan.
Melihat Bibi Arum yang nampak berusaha tetap stay cool,
" Bibi Ayo susul Pak Agus, David rasa Bibi juga ingin mengejarnya. " David terkekeh sambil mengamati wajah Bibi Arum yang nampak tegang.
" Jangan tegang seperti itu Bibi Arum,santai kayak di pantai.. cukup Ken saja yang tegang. " saut Alex yang sedang menuangkan Bir.
" Anj*ng. " Ken tersenyum manis kayak gula batu.
" Kenapa Kak Ken harus tegang? Kita kan sedang liburan bukan berperang. " sanggah Lolly yang merasa tidak setuju dengan pernyataan Alex.
Degg !!!! Para Bujang saling melirik satu sama lain karena pertanyaan Lolly yang ganas.
" Kau ini pura-pura polos atau bagaimana? " Alex memutar bola matanya karena Ia rasa Lolly tidak sepolos itu.
David menggigit bibir bawahnya,
" Berperang di Ranjang,tentu itu membutuhkan ketegangan. "
Lmaoooooo Para Bujang,kecuali Ken tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban David yang sangat sopan namun memiliki arti dalam.
" Kau Gila,David. " Nona Lee tersipu dan merasa malu sendiri menyadari David sangatlah kotor tidak sepolos apa yang Ia kira.
" Itu benarkan?.." David menatap Nona Lee dengan penuh mendamba, karena Wanita itu pasti nengerti apa yang Ia maksud.
" BERISIK ! " Ken tersenyum sambil melirik ke arah Istrinya yang kebingungan karena tidak mengerti pembicaraan.
" Berisik atau sudah tidak tahan? " saut Vino yang sedang menyuapi sepotong buah Apel ke mulut kekasihnya,Evelyn.
" TUAN, SAYA SUDAH TIDAK TAHAN." ucap seseorang dengan suara yang cukup keras hingga membuat semua orang menoleh ke arahnya dan..
" ASTAGA ..KAU YANG BENAR SAJA? " Kevin tertawa terbahak-bahak diikuti oleh Para Pria yang tertawa lepas.
" ROBIN..MEMANGNYA SIAPA PACARMU? " tanya Nona Lee yang cekikikan.
" ALBERT, KAU KALAH START DARI ROBIN." Teriak Ken dengan suara yang begitu menggelegar.
" Bangs*t Kau Robin ! Diam-diam sudah memiliki Kekasih." Albert terkekeh.
Wajah Robin sangat pucat dan menggemaskan hingga membuat Para Wanita tertawa melihatnya.
" Aku tidak mengerti apa yang dibicarakan.Tetapi sungguh, Robin sangat lucu.. " tawa Lisya yang berada di sebelah Anin.
" TUAN, AKU TIDAK BISA MENAHANNYA LAGI. DIMANA TOILETNYA TUAN ? SAYA INGIN BUANG AIR KECIL TETAPI TIDAK TAHU KE ARAH MANA. " tutur Robin dengan wajah yang begitu memelas.
Lmaooooooooooo Para Pria semakin tertawa mengetahui bahwa Robin ingin buang ari kecil bukan anu.
" Anj*ng ! otak sudah Travelling,ternyata kebelet pipis. " ujar Kevin seraya memegangi perutnya yang sakit karena banyak tertawa.
Sadar bahwa Sang Pelayan Setianya itu tidak bisa berbahasa Inggris dan memang agak kantrok membuat Ken semakin tertawa terbahak-bahak. Apalagi Robin sangat pemalu sehingga tidak berani bertanya kepada Pemandu.
" Kenapa tidak bilang dari tadi,Robin." ucapnya.
" Antarkan Dia,Albert. Jaga Robin,jangan sampai terluka dan nyasar. " sambung Ken yang membuat Albert tersenyum.
" Tentu,Big Boss. " jawab Albert.
Setelahnya mereka berdua pun meninggalkan tempat dan melangkah mencari Toilet.
" Ada-ada saja kelakuan Robin. Padahal Toilet banyak disini,disetiap Kamar pasti ada. " Evelyn menggelengkan kepala melihat tingkah Pelayan Setia Keluarganya.
Yaura yang tanpa ekspresi,seketika tersenyum manis hingga membuat Ken mengerutkan keningnya.
" Kau mengerti? ".
" Wajah Robin sangat lucu,rasanya Aku ingin tertawa." lirih Yaura hingga membuat Ken gemas. Karena memang dirinya sudah faham bahwa Sang Istri sangat menyukai Robin karena lucu dan polos.
Berjam-jam mereka menghabiskan waktu bersama. Rasa kekeluargaan,persahabatan, saling mengenal lebih dekat , berbagi segala hal,bercerita dan bergurau membuat malam ini begitu spesial.
David juga Alfin sejenak melirik ke arah Yaura yang sedang menyimak perdebatan Lolly dan Alex.
Tatapan keduanya seketika sendu dan berkaca,
" Selamat Yaura. Hidupmu akhirnya berwarna..Aku sangat bahagia melihatmu bersama Orang yang tepat. " lirih David dalam hati.
" Aku akan selalu berdoa kepada Tuhan,agar Kau dan Ken selalu dilimpahi kebahagiaan.Aku sangat bahagia melihatmu hidup bersama Pria yang sangat menjaga dan melindungimu Yaura. " lirih Alfin dalam hati.
" Kak Anin.. lihatlah.. mereka selalu mengejek Kucingku.. " Lolly merengek manja kepada Kakaknya,Anin karena Solly selalu di Bully Alex & The Geng.
" C0li.. Kau sangat menggemaskan ulululu " Vino menguyel-uyel Solly hingga membuat Lolly semakin merengek.
" Jangan sentuh Solly ! Kalian jahat ! " Ketus Lolly yang tidak memperbolehkan siapapun menyentuh kucingnya.
" Aku rasa Kau harus dibawa ke Dokter. Kita itu memuji bukan membully. " saut Alex yang tidak kalah ketusnya.
" Tapi Kalian menistakan kucingku dengan menyebutnya C0li ! hiksss " Lolly merengek tiada henti hingga membuat Anin risih.
" Sebenarnya tidak ada. yang salah itu KENAPA KUCINGNYA DIBAWA KE KESINI ! MEREPOTKAN ! " sembur Anin yang semakin membuat Lolly merasa terbully.
Lmaoooooo semua orang tertawa melihat Anin yang tidak membela Adiknya.
" Iyah iyah. Solly sangat menggemaskan.Berhentilah merengek.. " Ken menahan tawa agar tidak terkesan ikut membully Solly.
" Solly..yang sabar yah Sayang. Mommy yakin mereka yang membullymu akan mendapat balasan yang setimpal.huhuhuu " rintih Lolly bak Ibu yang menangisi Anaknya.
" Berhenti menangis Mommynya Solly..cup cup cup " ujar Nona Lee yang berusaha membujuk Lolly agar tidak merengek.
Semakin malam,maka semakin indah pula pemandangannya. Mereka pun sibuk memotret,mendokumentasikan ,berselfie dan membuat video dokumenter Malam Pertama di Maldevis.
Para Wanita sibuk berpose bak supermodel untuk mendapatkan foto terbaiknya. Termasuk Nona Lee yang sedang dibantu oleh Yaura untuk mengambil gambar.
" Sangat cantik. " puji Yaura kepada Kakak Angkatnya itu.
" Kau lah yang tercantik.sekarang giliranmu. " Nona Lee mengambil alih kamera yang dipegang oleh Yaura.
" Tidak. melihatnya secara langsung,itu sudah lebih dari cukup. " tolak Yaura yang tidak ingin berpose.
Lisya,Evelyn, Lolly dan Anin pun datang.
" Ayo Guyss Kita berpose bersama. " ujar Evelyn yang sangat bersemangat jika berkaitan dengan fotografi.
" Astaga Evelyn. Hasil gambarmu sangatlah memukau. " puji Lisya yang terpukau akan bakat modelling Evelyn.
Di sudut sana,Para Pria sedang berpesta bir dan memperhatikan Para Wanita yang sibuk sendiri.
" Para Wanita memang aneh. Sangat hobi mempersulit keadaan. "ucap Kevin yang merasa Para Wanita itu rumit.
__ADS_1
" Seperti Evelyn. Berpose 1000 kali, padahal yang dipilih hanya satu foto. Aku heran dengan sifat Wanita. " saut Vino.
Melihat Istri Sahabatnya yang kaku dan tidak tertarik berpose,
" Hanya Istrimu yang terlihat sangat santai dan tidak rumit. " puji Alex yang membuat Ken menoleh ke golongan Wanita.
" Istriku memang tidak suka berpose.tetapi terkadang,Dia juga rumit. " Ken tertawa kecil jika mengingat Yaura yang suka kebingungan dengan hal kecil.
" Tetapi Ibuku tidak rumit. " timpal David yang begitu membanggakan Ibunya.
" Nenekku juga tidak rumit. " sambung Alfin yang membuat Ken tertawa.
" Sebentar lagi juga Kalian akan mengalaminya. " sindir Ken.
" DAVID KEMARILAH !!! BANTU KAMI MENGAMBIL FOTO !! " teriak Nona Lee dari ujung sana hingga membuat Para Pria tertawa kecuali David yang tersenyum kecut.
" Baru saja dibicarakan. " Alfin terkekeh karena pasti Nona Lee menyuruh David menjadi tukang potret.
" Benar. Wanita itu sangat aneh. Ada fotografer,kenapa memanggilku? " David menggelengkan kepalanya lalu beranjak memenuhi panggilan Nona Lee.
Sesuai dugaan, David memang disuruh menjadi tukang potret oleh Nona Lee hingga membuat Ken tertawa.
" David sangat bucin dengan Nona Lee. "
" Kapan lagi bisa menyuruh Kapten Tentara menjadi tukang potret. " Alfin menetawakan teman seperjuangnnya.
Tiba-tiba
Triningggggggg ponsel Ken berdering.
Mendengar dering ponsel membuar senyum Ken sirna seketika,karena itu pasti adalah sebuah sinyal.
Fvcking Boy
" Aku permisi sebentar. "
Dirasa aman,
" Katakan." jawab Ken,wajahnya begitu serius dan tegang.
" Aku sudah menemukan mereka. Memang benar apa yang Kau katakan, mereka sangat mengincar Istrimu dan bersikeras menemuinya. Racun mematikan dan berbagai senjata sudah siap diselundupkan ke Negara untuk menyerang Kau dan Nona Yaura. " tutur Zayn yang berpakaian sniper lengkap,Ia melihat berbagai senjata sudah terbungkus rapi dan siap melakukan pembunuhan Yaura.
" Bunuh mereka. Tetapi ingat,jangan melukai wajahnya,dan cari wajah Pria yang sudah Aku kirimkan kepadamu tadi. Dia adalah musuh Istriku yang ingin merebut Proyek Jet Tempur. Pastinya lebih berbahaya dari tim biasa. " titah Ken,matanya memerah.
" Baiklah. Aku akan melalukan apa yang Kau perintahkan. Pukul 02.00 dini hari,Aku akan menghubungimu lagi,jadi menjauhlah dari Nona Yaura. " ujar Zayn memperingatkan Ken,karena jika Yaura tahu tentang hal ini,maka siap-siap dirinya akan diintrogasi.
" Tentu. Berhati-hatilah,jangan sampai Kau terluka. " Ken mematikan sambungan telefon.
" Semoga Zayn berhasil melakukan. " Doa Ken.
*
*
Puas dengan kebersamaan,kini giliran quality time.
KAMAR
Kamar Maldevis? jangan ditanyakan lagi. Sangat elegant, mewah, klasik, estetik dan romantis.
Entah Ken ada dimana, yang pasti Yaura kini sendirian menatap laut lepas. Hawa semakin dingin,angin berhembus semakin kencang, namun Ia tetap menggunakan pakaian tipis.
Kebersamaan tadi,membuat Yaura merenung dan mengucap banyak rasa syukur.
" Terima kasih Tuhan,telah mendatangkan orang baik untukku. " lirihnya dalam hati.
Grepppppppppp seseorang tiba-tiba memeluknya dari belakang.
" Dingin.. Kenapa tidak memakai mantel.." lirih Ken dengan begitu pelan dan lembut.
" Tidak dingin. " singkat Yaura sembari menggenggam tangan Suaminya.
" Tidak dingin ? Astaga,Kau memiliki kulit kerbau atau bagaimana hingga tidak merasa kedinginan? " gerutu Ken.
" Bagaimana Aku bisa kedinginan, disaat Kau memelukku seperti ini. " lirih Yaura yang membuat hati Ken seketika teduh. karena akhirnya Yaura bisa merasakan kehangatan yang Ia ciptakan.
" AKU SANGAT MENCINTAIMU,SAYANG.." lirih Ken dengan jelas di telinga Yaura ,pelukan semakin erat dan wajah yang semakin terbenam di tengkuk Istrinya.
Yaura tersenyum saat Ken mengatakan kalimat yang paling dalam untuknya. Tak membalas dengan ungkapan,namun tubuh Yaura semakin menyuruh Ken untuk memeluknya dengan erat. Kehangatan, cinta kasih dan sayang, hati yang menyatu, membuat malam ini sangat spesial.
menumpahkan rasa.
" Aku tidak ingin Kau sakit. Lebih baik Kita masuk.. " Ken melepaskan pelukan lalu menarik Istrinya ke dalam.
Sejatinya Maldevis, walaupun di dalam kamar,mereka masih bisa menikmati pemandangan laut melalui dinding kaca yang berada tepat di depan Ranjang berukuran King Size.
Ken melemparkan ponselnya ke soffa lalu merebahkan dirinya di Ranjang. Melihat Sang Istri begitu khusu menikmati laut,membuat Ken tersenyum.
" Tidurlah ,ini sudah malam. Kau tidak perlu cemas kelewatan moment. Kita akan tinggal disini sesuai yang Kau mau . "
" Benarkah? " Yaura menoleh dan tersenyum ke arah Suaminya.
" Humm.. Ayo tidur.. " Ken menepuk kasur untuk memberi Isyarat.
" Tapi Ken,biaya sewanya sangat mahal. Sangat disayangkan,padahal hanya menikmati laut. " jiwa emak-emak Yaura mulai bermunculan.
" Tidak masalah,asal Kau bahagia. 8 Bulan Kau punya jatah di Maldevis. "
" 8 Bulan? terlalu lama." Yaura membulatkan mata saat Ia tahu bahwa lelucon 8 Bulan itu adalah nyata.
" Kau maunya berapa bulan, Sayang? " lirih Ken yang merasa wanita sangat rumit dan ambigu.Ini salah ,itu salah.
" Entahlah.." Yaura mencebikkan bibirnya dengan sangat menggemaskan hingga membuat Ken
Brughhhhhhhh Ia menarik tubuh Yaura lalu memeluknya erat.
" Terserah Kau saja,Sayang. " Ken menatap lekat wajah dan bibirnya dengan penuh mendamba.
Biasanya menyerang,Yaura pun siap siaga akan bibirnya.
" Aku tidak akan menciummu. " usil Ken yang membuat Yaura jengkel.
" Siapa juga yang mengharapkak ciuman darimu. " sanggah Yaura yang tidak ingin terlihat malu.
Tidak betah pake kaos, Ken pun melepas kaos putih yang Ia pakai lalu seperti biasa , dilempar sesuka hati .
" Kenapa tidak sekalian dilempar ke laut? " sindir Yaura yang membuat Ken semakin tidak sabar.
" Siapa yang mengajarimu bawel sepeti ini? " Ken menindih tubuh Sang Istri hingga membuatnya tercengang dan berdegub.
" Dirimu. " singkat Yaura. dan..
Slurruuppppp tanpa aba-aba,Ken langsung menyerang bibir Istrinya tanpa ampun. Setiap inchi Ia h* sap dan gigit hingga membuat Yaura sedikit kelabakan ,karena ciumannya yang sangat mematikan.
" Mmmpppphhhhh " Yaura mendesah saat tangan Ken bergerilya mer*mas gunung kembarnya dengan begitu bergairah.
Ken semakin panas karena tubuh Yaura yang sangat Ia rindukan, juga desahan Istrinya yang sangat AHH MANTAPP membuat Ken mabuk kepalang.
" Kenapa Kau selalu membuatku liar.. " lirih Ken dengan suara dalamnya yang begitu Sexy,tangannya semakin menjamah kesana-kemari.
" Ken.. Aku masih datang bulan.. " Yaura memeluk tubuh Ken dengan sangat erat, seraya menggigit bibir bawahnya karena kenikmatan yang tiada tara.
" Astaga..kenapa lama sekali.. " gerutu Ken yang seketika badmood. akibat rasa kesalnya,
" Aaarrrrgghh Ken, jangan keras-keras. " Yaura tertawa geli sambil menepuk pipi Ken yang terbenam bebas di lehernya.
Semakin keras.
" Arrgghhhhh Ken, jangan keras-keras." pinta Yaura sekali lagi.
" Aku udah keras sejak tadi. " Ken menghentikan aktifitas cup*ngnya dan menatap Yaura dengan penuh cinta.
" Lihatlah,Sayang.. tandanya sangat cantik. " Ken memuji karya kissmark yang nampak lebih menakjubkan dari biasanya.
" Pasti berdarah. " ucap Yaura karena Ken tadi seperti Vampir saat mengh*sap lehernya.
" Tidak, Sayang.. Kalaupun berdarah juga tidak akan sakit seperti malam itu ( Malam Pertama ) " tutur Ken sembari menggigit bibir bawahnya. Ia sangat ingat bagaimana Yaura menangis saat MAHKOTANYA di bobol.
Mendengarnya membuat Yaura tersipu malu.
Mencoba mengerti saat Sang Istri belum bisa melayaninya, membuat Ken bangkit dan merebahkan dirinya di samping. Begitupun dengan Yaura yang sibuk membenarkan Bra karena ulah Suaminya.
" Aku bilang jangan pake Bra kalo tidur. " lirih Ken sembari memeluk Istrinya kembali.
" Kan tadi diluar. " jawab Yaura sambil menatap wajah Ken yang sangat tampan.
__ADS_1
" Kenapa? ".
" Tidak papa.. ".
" Sayang.. " lirih Ken,pelukannya semakin erat hingga membuat wajah mereka sangat berdekatan .
" Kau bahagia? " sambungnya.
" SANGAT.. " mata Yaura berbinar,wajah berseri karena memang Ia sangat bahagia.
Ken memejamkan mata sembari menggigit bibir bawahnya sebagai kode.
Biasanya tidak peka, tiba-tiba
Mmmmmuuuuuuaaaccchhh Yaura mendaratkan ciuman manis di bibir Suaminya,hingga membuat Ken melotot.
" Kau-kau tumben pengertian? " Ken syok.
" Aku memperlajari apa yang Kau jelaskan waktu itu." jawab Yaura, dan..
Huggggggg tangannya kini memeluk tubuh Sang Suami dengan sangat erat. Hidungnya mendengus aroma tubuh Ken yang sangat candu dan menenangkan.
" Kau mulai nakal." Ken mencubit perut Istrinya dengan gemas.
" Gurunya Siapa?." tawa Yaura hingga membuat Ken semakin gemas tiada tara.
" AKU. Sayang,Astaga..kenapa Kau sangat menggemaskan.." puji Ken,
Slurpppp slurppp slurppp Ken menciumi bibir Istrinya tanpa henti dan jeda.
Diselingi canda tawa,
" Ken.. Aaahhhhh udah.. " Yaura tersenyum karena hampir setengah jam Ken menciuminya tanpa henti.
" Aku ingin memakanmu." Ken terus menempelkan bibirnya tanpa henti.
" Ken, Aaahhhh. Kau menggigitku tadi." Yaura menampar lembut wajah tampan Suaminya.
" Suruh siapa menggemaskan seperti itu. "
DAMN ! KEN BENAR-BENAR DIBUAT MABUK OLEH ISTRINYA SENDIRI. MABUK WINE? NO. MABUK YAURA ? YES.
" Sayang, Aaahhhhh ! Kau menggigit lidahku. " Ken tertawa sembari menahan sakit.
" Suruh Siapa tidak mau berhenti wlee😜 ". Yaura menjulurkan lidah dan mengejek Suaminya.
" AWAS SAJA BESOK MALAM. AKU AKAN MENYIKSAMU " sumpah Ken dalam hati.
Curiga,
" APA YANG KAU RENCANAKAN?! " tanya Yaura dengan gaya NIS nya hingga membuat Ken tertawa terbahak-bahak ( jiwa Yaura lama kembali muncul🤣 ).
" Gini amat punya Istri Mantan Intel, apa-apa dicurigain. " ( buset deh Ken, jangan coba-coba selingkuh deh 🤣 Bini lu mantan intel 🤣 )
" Aku tidak merencanakan apapun,Sayangku." Ken membenamkan wajah Cantik Yaura kedalam dada bidangnya.
" Benarkah? " Yaura kembali kalem dan tersenyum.
" Iyah,Markonah !!! Kau ini Astaga.. " Ken gemas.
" Ken.. ".
" Humm.. ".
" Ken?.."
" Ada apa ? ".
" KEN ? "
Hilang kesabaran, tangan Ken langsung meraih kancing piyama yang dikenakan Istrinya.
" Ken Jangan ! " Yaura tertawa karena berhasil membuat Suaminya kesal.
" Sekali lagi,Aku tidak akan memberimu ampun." ancam Ken.
" KEN.." Yaura mencari gara-gara,
Tangan Ken Hendak merobek piyama...
" KENAPA KAU TIDAK MEMAKAI BAJU KALO TIDUR? " Yaura tertawa saat berhasil memplesetkan kalimat hingga membuat Ken gemass gemass dan gemass yang amat sangat.
" Bisa saja cari celahnya."
" UNTUK MENGHANGATKANMU.. " tangan Ken m*remas Gunung Kembar Istrinya yang sangat sintal dan berisi.
" Ken !!! " Yaura merengut kesal karena baru saja membenarkan Bra, dirusak lagi.
" Apa ? ".
" AKU TIDAK MAU TIDUR DENGANMU👹 " Yaura melepaskan diri dari pelukan dan membelakangi Suaminya.
" Iyah silahkan.. " Ken menahan tawa sambil berpura-pura memejamkan kedua matanya.
" Tidak jadi. Aku malas gerak😤. " celetuk Yaura yang membuat Ken tidak bisa menahan tawanya.
Lmaoooooooo Ken tertawa selepas mungkin dan Hugggggggg Ia kembali memeluk Sang Istri lalu menatapnya.
" AKU BARU MENEMUKAN ORANG ANEH SEPERTI DIRIMU. KALO MAU MENGAMBEK, JANGAN SEPERTI ITU. MANA ADA ORANG NGAMBEK,SEMPAT-SEMPATNYA MALES GERAK. " tutur Ken yang tidak bisa menghentikan tawanya.
" 😏 " Yaura.
" Udah jangan marah. Lagipula ngajak becanda sendiri,marah sendiri. Aneh banget kamu,Sayang🤣 " Ken mencubit pelan pipi squishy Istrinya.
" 😑 ". Yaura.
" Udah Ayo tidur,Ini sudah larut malam." Ken memeluk Yaura dengan erat.
" Sebentar.. " Yaura beranjak dan melangkah ke Ruang Pakaian.
5 menit kemudian,
" DASAR CURANG ! KENAPA TIDAK SEDARI TADI MELEPAS BRA NYA ! " ujar Ken yang membuat Yaura melebarkan senyumnya.
" Aku menang😜😂." Yaura merebahkan dirinya lalu menarik selimut.
" Dasar Markonah ! dan untuk apa Kau melepasnya di Ruang Pakaian? lagipula Aku sudah melihat semuanya." Protes Ken yang merasa Istrinya benar-benar konyol. Kenapa tidak melepas Bra di depan Suaminya saja? Ya mohon maap, namanya juga Istri Anda,sekarepe dewek.
" Agar Kau tidak melihatnya😜."
" AWASSSSSSS, TUNGGU PEMBALASANKU. " Ken tersenyum licik hingga membuat Yaura menatapnya penuh selidik.
" 🤨 " Yaura.
" SELAMAT MALAM ISTRIKU.MIMPI INDAH😘 " Ken meraih Wajah Sang Istri lalu mengecup keningnya.
Masih curiga.
" 😗 " Yaura.
" I LOVE YOU,SAYANG 🥰 " lirih Ken. dan..
Hugggggg Yaura membalas pelukan Suaminya.
" Mimpi indah.. " jawab Yaura yang tak kalah lembutnya.
10 menit kemudian, dirasa Istrinya sudah memejamkan mata, Ken pun tersenyum puas.
" Tunggu pembalasanku,Nona Yaura. " lirih Ken dalam hati.
" PEMBALASAN APA? ".
Degg !!! Ken melotot saat Yaura menyauti perkataannya.
" Bagaimana Kau bisa mendengarnya? " Ken bengong..
" Berarti benar dugaanku. Kau merencakan sesuatu untukku iyah,Kan?🤬😡 ".
" Ampun,Sayang." 😭😭😭 Ken.
*******************
Butuh Saran dan Kritik
Jangan lupa like dan komennya yah♥️🥰
__ADS_1