Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
Wanita Malam? ( Revisi )


__ADS_3

Pagi yang cerah , membuat siapapun akan bersemangat ..


Tringgg tringg tringg ponsel berdering, Ken yang masih tidur pulas pun tiba-tiba terbangun,dan meraih ponselnya.


" Siapa yang menelfon sepagi ini " lirih Ken seraya meraih ponselnya yang ada di meja kecil. Ia pun langsung memencet tombol hijau pada layar ponsel tanpa melihat lebih dahulu siapa yang menelfon .


" Hallo "


" Hallo Ken, pukul 10.00 WIB Aku akan sampai di Bandara, jemput dan jangan telat ! " ujar Kevin.


Seakan mengenali itu adalah suara Kevin sahabatnya , mata Ken pun langsung terbelalak .


" Kau bilang pekan depan ? ini saja belum sepekan " protes Ken.


"Disini membosankan . sudah Aku tutup dulu telefonnya " Kevin pun menutup sambungan telefon.


" Astaga .. pagi-pagi sudah mengganggu Orang, lalu menyuruhku untuk menjemputnya ? dan mematikan sambungan telefon seenak jidat. " gerutu Ken sambil menaruh ponselnya kembali .


Ken hendak memejamkan mata kembali, namun Ia teringat permintaan Ibu nya semalam .


" Sungguh tidak tenang jika teringat perkataan Ibu " Ken melipatkan kedua tangannya di belakang Kepala, dan memandang langit-langit kamar . pikirannya tertuju pada Bianca .


" Aku harus menemuinya " gumanm Ken dan mengambil ponselnya kembali .


Ken mencari kontak Bianca.


RUMAH BIANCA


tringgg tringg tringg ponsel Bianca berdering, Bianca yang sudah sibuk dengan perawatan wajahpun langsung mengambil ponselnya yang ada di tas .


KEN.


Ia terkejut saat nama Ken yang tertera pada layar ponselnya . tanpa pikir panjang Bianca langsung mengangkat telfon dari lelaki yang dicintainya.


" Hallo Ken , ya Tuhan Aku senang sekali Kau menelfonku sepagi ini " senyum sumringah Bianca .


" Kalau Kau tidak sibuk, Kita bertemu di tempat biasa " ucap Ken tanpa basa-basi.


" Tentu. tentu Ken Aku tidak sibuk . jam berapa Kita bertemu Sayang ? " Bianca terlihat sangat bahagia.


" Pukul 09.00 Akuu tidak ingin Kau telat sedikitpun " tegas Ken.


belum sempat Bianca menjawab ,


" Baiklah , Aku akan menghubungimu kembali " sambung Ken dan mematikan telfonnya begitu saja.


" Setidaknya ada sedikit pembicaraan. tapi Dia langsung mematikan telfonnya " umpat Bianca.


" Tapi ah sudahlah , yang terpenting Dia mengajakku bertemu, artinya Dia memaafkanku " .


Bianca langsung melanjutkan perawatannya kembali dengan wajah yang dihiasi kebahagiaan .


Kantor NIS

__ADS_1


Yaura sudah tiba di kantornya dengan seragam formal lengkap , rambutnya terurai, wajahnya berseri . Ia berjalan dengan tenang di Koridor , namun tiba-tiba langkah kakinya terhenti , saat melihat orang yang sedikit tidak Ia sukai ada di depan matanya .


" Ya Tuhan, Dia ada disini . tamat riwayatku, Aku sudah berkata sangat kasar kepadanya " umpat Yaura dalam hati, wajahnya dipenuhi dengan kecemasan dan k khawatiran,kepalanya menunduk .


" Selamat pagi Pak Alfin " ucap Hormat Yaura.


" Jangan menunduk jika berbicara pada orang . lihatlah ke wajahnya. " perintah Alfin dan menatap tajam Yaura .


Yaura pun mendongakkan wajahnya , dan menatap wajah Ketua nya tersebut .


" Aku minta .. "


Belum selesai Yaura bicara,


" Akan ada rapat , datang dan bawa semua bukti. " ucap Tegas Alfin.


" Baiklah " lirih Yaura .


Setelah mendapat jawaban , Alfin berlalu pergi dari hadapannya begitu saja . Yaura yang masih diam ditempat pun menggelengkan kepala .


" Aku hanya ingin minta maaf, tapi tetap Dia tidak pernah mau mendengarkanku " umpat Yaura .


" Pagi-pagi sudah membuatku kesal . kenapa harus 1 Tim dengan Dia? ini semua karena Helena " Gerutu Yaura .


Ia pun melanjutkan langkah kakinya kembali , dan menemui Helena di Ruangan Administrasi . Yaura mengetuk pintu , dan setelah mendapat Izin , Ia pun langsung masuk.


matanya tertuju pada Helena sahabatnya, Helena yang sedang duduk sambil mengotak-atik komputernya pun terkejut saat melihat Yaura tiba-tiba ada di hadapannya .


" Kenapa Kau tidak memberitahuku kalau Kalian sudah pulang dari California ? " ucap Jutek Yaura seraya menajamkan matanya.


" Duduklah .. ini masih pagi jangan mengomel " senyum Helena seakan menenangkan Yaura.


Yaura pun langsung duduk di sebelahnya.


" Yaura , Aku tidak memberitahumu karena ini sangat mendadak, Kami tidak berniat pulang hari ini. tetapi Aku juga tidak tahu kenapa bisa berubah.. tapi yang pasti ini adalah perintah Pak Alfin " jelas Helena .


" Aku malas bertemu dengannya " Yaura memainkan komputer yang ada di hadapannya .


" Kau ini ! Aku heran sebenarnya , umur Pak Alfin dan Kau hanya beda 5 Tahun.cobalah mengerti , Pak Alfin bukan membencimu atau ingin menyingkirkanmu . tapi Pak Alfin menghawatirkanmu Yaura ! Pak Alfin peduli terhadapmu, jangan memandang Dia sebagai Ketua Kita, tapi Dia adalah seorang Lelaki yang menghawatirkan seorang Wanita "


Mendengar penjelasan Helena, membuat Yaura terkejut . Yaura pun mengalihkan pandangannya dan menatap sahabatnya dengan penuh pertanyaan.


" Apa maksudmu ? "


" Kau ini sudah dewasa, sudah 25 Tahun . mengertilah ! " decak Helena seraya memainkan marker yang ada di tangannya.


" Menghawatirkanku ? untuk apa Dia menghawatirkanku ? karena Aku wanita ? lalu, gunanya Aku jadi Agent NIS untuk apa jika selalu diperlakukan seperti Putri di Kerajaan " Heran Yaura yang selalu tidak nyambung jika diajak bicara.


" Astagaa... Yaura ! Kau ini menyebalkan! jangan bodoh, Kau mengerti kan sebenarnya apa maksudku? "Kesal Helena seraya memandang Yaura dengan tatapan tidak percaya kalau Yaura sepolos itu.


" Aku mengerti . Kak Alfin tidak ingin mempromosikan Ku kepada Direktur Besar ." ucap Polos Yaura.


Mendengar ucapan Yaura , membuat Helena semakin geram dan kesal . Ia tak menyangka bahwa sahabatnya tersebut benar-benar tidak mampu mengerti apa yang dikatakan .

__ADS_1


" Yaura .. Kau benar tidak mengerti ? " Helena mencoba menghela nafas dan bersabar.


" Aku lupa , Kita ada Rapat kan? Ayo Kita kesana ." Yaura melupakan perkataan sahabatnya dan beranjak dari kursi .


" Kak Alfin menyukaimu Yaura . tapi Kau bodoh dan tidak peka " gumam Helena dalam hati .


Yaura dan Helena pun meninggalkan Ruangan dan menuju ke Ruang Rapat .


Ruang Rapat NIS .


Tim Athena dan Kepala sudah berada di Ruang Rapat , mereka duduk di meja rapat. Helena dan Yaura pun langsung mengambil tempat duduk .


" Baiklah , Kita mulai " ucap Kepala Agus .


" Kita sudah berhasil mengumpulkan barang bukti di California , namun Kita masih belum bisa menemukan siapa dalang utamanya . Ka Alfin , silahkan jelaskan planning Kita nanti malam " .


Alfin pun berdiri di depan


" Kami akan melakukan penangkapan dan penyidikan nanti malam , menurut bukti dan hasil rekaman , hanya ada 2 pilihan tersangka utama, Ferguso dan Michael . mereka adalah warga Negara Asing, namun sudah tinggal cukup lama di sini, artinya Kita bisa dengan mudah menangkap dalang utama dari Kejahatan Narkoba terbesar tahun ini . juga Kita akan melibatkan Polisi, Densus dan Dokter untuk penangkapan di Hotel Ritz Carlton , namun sebelumnya Kita akan melakukan pengintaian terlebih Dahulu di sebuah Bar International. mereka biasa mendatangi Bar tersebut , Giorgio Bar & Club adalah Bar yang akan Kita gunakan untuk melakukan pengintaian . Mereka memesan Wanita Malam dari Bar, dan melakukan pertemuan di Hotel Ritz Carlton . Kita akan menjebak mereka melalui kesempatan itu " papar Alfin dengan begitu rinci dan jelas.


Tim Athena pun sibuk menyimak apa yang di jelaskan Ketuanya tersebut .


" Henry dan Pak Bobby akan berada di bagian A yaitu Hotel Ritz Carlton dengan menyamar sebagai Pegawai Hotel. Polisi, Densus dan Dokter sudah disiapkan di titik Hotel tersebut . di Bagian B , akan ada Aku sendiri dan beberapa Tim untuk melakukan penyitaan di Apartement Michael dan Ferguso . dan di Bagian C , Yaura dan Helena akan menyamar sebagai Wanita Malam yang diminta oleh Michael dan Ferguso . Yaura dan Helena akan menggiring mereka masuk ke kamar yang sudah Kita tentukan untuk penangkapan. Michael dan Ferguso mereka pasti akan selalu siaga dan waspada , jadi Kita sudah menyiapkan Penembak Jitu di Hotel Ritz Carlton " sambungnya.


Mendengar kata 'Wanita Malam ' Yaura dan Helena terkejut dan bengong bukan main .


" Jangan tempatkan Aku sebagai Wanita Malam ! Aku tidak mau . Penembak Jitu saja , Aku akan melakukannya dengan baik " Protes Yaura dengan spontan.


" Yaura ! diamlah . ini belum selesai "Helena mencubit paha Yaura .dan membuat Sahabatnya meringis kesakitan.


Mendengar perkataan spontan , Alfin langsung menatap tajam Yaura .


" Aku tidak menyuruhmu untuk tidur dengannya . jadi dengar dan simak baik-baik apa yang Aku katakan ! jangan banyak bicara. " ketus Pak Alfin.


" Aku tidak cocok sebagai Wanita malam . biar Helena saja yang melakukannya " timpal Yaura yang terus menyauti perkataan Pak Alfin.


" Apa maksudmu biar Aku saja? Kau juga cocok sebagai Wanita malam " Protes Helena pada Yaura .


Mendengar perdebatan Para Wanita , Henry menggelengkan kepalanya.


" Astaga.. kalian ini bodoh atau bagaimana?jangan berdebat . Kau Yaura, Kau adalah Wanita tercantik di NIS ,Kau bisa menipu siapapun yang melihatmu , mereka tidak akan menyangka kalau Kau adalah Agent NIS. dan Kau Helena , Kau sangat ramah dan mudah merayu dengan perkataan manismu, Kau bisa bersilat lidah dengan mereka, kau terlihat seperti seorang Pengacara dibanding Agent NIS . Mereka tidak akan bisa mengira kalau Kalian adalah Agent Mata-Mata . ini adalah kesempatan Kita membongkarnya, jadi jangan banyak membantah . apa Kalian mengerti ? " Tutur Henry membuat Yaura dan Helena diam .


Yaura dan Helena memasang ekspresi tidak suka , namun mereka tidak bisa berkutik ,karena Pak Agus ada di hadapan mereka .


Pak Agus yang melihat tingkah mereka hanya tersenyum .


" Jangan bawa senjata untuk Yaura dan Helena . dan Kau Alfin, siapkan TIM penembak untuk di Bar, mereka akan memprotec Yaura dan Helena, jika rencana Kitaa meleset " tambah Pak Agus sambil melebarkan senyumannya .


" Baik Pak .. " jawab Alfin yang terus menajamkan kearah Yaura dan Helena.


" Aku lebih baik menjadi Brand Ambassador atau Supermodel , jika di NIS Aku ditempatkan sebagai Wanita Malam , jadi untuk apa semua gelarku? Ini sangat menyebalkan . " umpat kesal Yaura dalam Hati .


" Rasanya Aku ingin tertawa jika melihat wajah kesal Yaura, tapi menjadi Wanita malam mungkin menyenangkan . Kita terbiasa menyamar sebagai Warga Sipil biasa ,tapi sekarang sebagai Warga Sipil Skill Level Dewa yaitu Wanita Malam.. " senyum Helena memperhatikan wajah kesal Yaura , karena Dia tahu kalau Yaura tidak pernah mau jika harus menyamar ******* atau Wanita simpanan . Ia pun terus terkekeh melihat ekspresi Yaura yang sangat tidak santuy.

__ADS_1


.............


Butuh Saran dan Kritik


__ADS_2