
Sempat kembali Depresi dan Psikologis nya terguncang, membuat Ken semakin tidak ingin jauh dari Istrinya,Yaura.
" Aku tidak bisa membayangkan bagaimana bisa Kau bertahan selama ini dengan Trauma yang terus menghantui. Kau sangat pendiam dan tidak pernah berbagi masalah dengan orang lain, menyimpan semuanya sendiri dan menutupnya rapat-rapat.. " lirih Ken dalam hati,Ia mengamati Sang Istri yang sedang mendapat pengobatan oleh Dokter Lee.
" 1 Jam lagi bawa Yaura ke Ruang Latihan, agar ototnya bisa kembali ke fungsi normal. Aku permisi. " Dokter Lee tersenyum dan berlalu pergi.
Yaura masih diam dan memikirkan sesuatu.
" Apa masih terasa sangat sakit? " Ken mendekatkan tubuhnya.
Yaura menganggukkan kepala sebagai jawaban betapa sakit kepalanya saat ini.
" Ken.. Aku ingin bertemu dengan Pak Andi.. " lirihnya.
" Kau tidak boleh ditemui oleh siapapun,itu sangat berbahaya. Bersabarlah,setelah Kau pulih, baru bisa menemui Para Iblis.. " jawab Ken, Ia tidak ingin siapapun tahu bahwa Istrinya masih hidup.
Mendengar Para Iblis,
" Kau tidak terluka kan? Aku takut mereka melukaimu.. " lirih Yaura dengan begitu lembut, Ia khawatir saat dirinya koma mereka melukai Suaminya.
Ken tersenyum saat Sang Istri mengkhawatirkannya.
" Cieeee mulai perhatian denganku.. " usil Ken.
Yaura tersenyum, dan mendaratkan tamparan lembut ke pipi Suaminya.
" Awwww Sakit !!! " Ken memegangi pipinya dan meringis kesakitan dengan begitu lebay bin alay.
" Lebay banget.. " Yaura gemas lalu mencubit lengan Suaminya.
" Aaarggghhh ini beneran sakit !!! " Rengek Ken, bak anak kecil yang begitu manja. ( Mulai deh lebay nya kalo sama Yaura, biasa main pistol juga 😂 )
" Dasar Istri Nakal, Ulululu " sambung Ken, dan..
Hugggggg Ia kembali memeluk Istrinya dengan begitu erat dan gemas, 8 Bulan tidak melakukan kontak fisik,membuatnya menggila.
Yaura tersenyum dan membalas pelukan Suaminya.
" Ken.. apa Kau yang menyelamatkan Ku? yang Aku ingat, kobarannya begitu besar dan mustahil untuk diselamatkan.. ".
Deggg !!! Senyum dibibirnya sirna saat Yaura menanyakannya.
" Hummm.. sebelumnya Aku minta maaf karena telat menyelematkanmu. saat itu Kau sudah jatuh pingsan, semua tubuhmu terkena luka bakar dengan kobaran api yang semakin membesar dan mengepung.. sudah jangan membahas itu lagi.. " Ken menundukkan pandangannya dan kembali flashback moment Tragis 8 Bulan yang lalu.
" Pasti Kau mengalami luka berat.. Maafkan Aku,Ken.. karena Aku,Kau selalu terluka.. " Yaura melepaskan pelukan dan menatap Sang Suami dengan sayu, Ia begitu yakin pasti Ken mengalami luka dan mempertaruhkan nyawanya.
" Aku yang harusnya meminta maaf kepadamu, karena Orang Tua ku,Kau menjadi seperti ini.. " lirih Ken, wajahnya kembali murung.
Mendengar Orang Tua,
" Dimana mereka? juga jangan bilang Kau selama ini tidak menemuinya.. Aku mendengar dari Bibi Arum, Kau tinggal disini selama Aku koma.. ".
" Mereka semua ada di Penjara. Iyah,Aku tidak pernah menemuinya, sekalipun itu Evelyn yang ada di Rumah. Jujur,Aku masih belum bisa berdamai dengan diriku sendiri, terlepas dari Ikatan Orang Tua dan Anak, hati ku masih tidak bisa menerima perlakuan mereka kepadamu.. " tutur Ken, tangannya mengelus pipi Sang Istri.
Mata Yaura berkaca saat mendengarnya,Ia tidak menyangka Ken sebaik itu kepadanya.
" Ken jangan seperti itu.. temui mereka sekarang, jangan sesekali Kau berani memutuskan hubungan Anak dan Orang Tua, mereka yang membesarkanmu.. juga Evelyn, Dia pasti sangat merindukan Kakaknya.. " lirih Yaura.
" Mereka sangat bengis dan bejad ! sangat tidak pantas disebut sebagai Orang Tua. Juga, Aku ingin mereka merasakan bagaimana rasanya terpisah dengan Anak. sebagaimana apa yang Kau rasakan saat terpisah dari Orang Tua mu.. " Ken tidak bisa mengontrol emosinya saat mengingat kekejaman Reino dan Hilya.
" Sekali saja temui mereka,Ken.. Aku mohon.. Mereka pasti sangat merindukanmu.. " Pinta Yaura sambil menggenggam tangan Suaminya.
" Iyah, Aku akan menemui mereka setelah Kau pulih, dan bersama menemuinya.. " Ken luluh jika Sang Istri yang memintanya.
Yaura sejenak terdiam.
" Baiklah. Tetapi.. Kau harus menemui Evelyn nanti sore. Jangan menolak. "
" Iyah iyah, Aku akan menemuinya tetapi hanya sebentar. " Ken tersenyum, lalu mengalihkan pandangan ke Alroji Mewah yang melingkar di pergelangan tangannya.
" Waktunya berlatih.. " sambung Ken, lalu berdiri dan melangkah mencari kursi roda.
Mata Yaura terus memperhatikan Ken yang begitu perhatian dan peduli dengannya.
" Aku harus cepat pulih dan berhenti merepotkannya.. " lirih Yaura dalam hati.
Ken menggendong Yaura dan mendudukkannya di Kursi roda. tangannya memegang sebuah Masker berwarna putih,
" Kau akan berlatih berjalan denganku.. " Ken tersenyum sambil memakaian masker ke Wajah Istrinya.
" Aku ingin berlatih Kungfu dengan Pedang. itu latihan yang sangat bagus untuk kondisiku saat ini.." Pinta Yaura yang merasa Beladiri Kungfu akan membantunya cepat pulih.
Ken terkejut mendengar permintaan Istrinya,
" Kau juga menguasai Kungfu? Wow, Kau sangat hebat, Aku kira NIS hanya menguasai Taekwondo. Juga permintaanmu ini sangat aneh, belum pulih saja minta berlatih Kungfu.. " Ken berjongkok lalu menatap Istrinya dengan penuh kagum.
" Aku belajar Kungfu sejak kecil, Ayah mendatangkan Guru Kungfu dari China untukku. dan memang benar, NIS hanya menggunakan Taekwondo sebagai beladiri umum. Ken , Aku serius.. Kungfu sangat bermanfaat untuk ketenangan dan kefokusanku.. ditambah berlatih di Pegunungan,itu pasti sangat menyenangkan.. " wajah Yaura begitu memelas.
Ken sejenak terdiam dan mengamati Istrinya.
" Yoga lebih baik untuk ketenangan, Kau bisa berlatih itu.. " lirih Ken.
" Yoga tidak bisa menggunakan Pedang,Aku ingin berlatih dengan Pedang.. " saut Yaura.
" Baiklah,nanti Kita berlatih Kungfu di Kamar dengan Pedangku.. " Ken tersenyum nakal dan tertawa geli☻
" Perabotan di Kamar bisa pecah jika berlatih di Kamar. Konyol.. " Yaura tidak mengerti apa yang dimaksud Suaminya.
" Polos !. Sudahlah, Aku tidak mengizinkanmu berlatih di Luar Ruangan.. " Ken berdiri dan keluar mendorong kursi roda .
VIP CLASS
Sebuah Ruangan Luas yang digunakan untuk latihan private di pilih Ken untuk melatih Istrinya berjalan.
" Aku akan menghitung kecepatanmu melangkah, awalnya mungkin akan terasa sakit.. tetapi,setelahnya Kau akan terbiasa" Ken memapah Sang Istri menuju sebuah alat penyangga.
Yaura kini mulai melangkah perlahan, kakinya terasa sangat sakit dan kaku,namun Ia paksa agar fungsinya kembali normal dan tidak ingin terus merepotkan Suaminya.Sementara Ken begitu sabar dan telaten menemani Istrinya berlatih.
" Ahhhhh Sakit.. " pekik Yaura.
" Apa ini yang sakit? " Ken berjongkok dan memijat kaki Istrinya.
Yaura menganggukkan kepala, matanya berbinar saat Ken dengan sigap memijatnya tanpa mengeluh.
Setelahnya, Yaura kembali berlatih dan semangat untuk sembuh.
***********************************
RUMAH KEN
Dirasa David sudah pergi, Anin kembali menaiki anak tangga dan melangkah ke Kamarnya. Fikirannya tiba-tiba berfokus pada David, wajah tampan dan sikapnya yang begitu Gentle terbayang di benaknya.
" Beruntung sekali yang bisa mendapatkan hati David. Yaura juga sangat beruntung bisa dekat dengannya, bahkan David selalu siap siaga untuknya." lirihnya dalam hati. Melamun..
" Aaarghhh " Anin terpeleset,dan
Greppppppppp seseorang mendekapnya.
" Berhati-hatilah,Anin. " ucap Pria yang sedang mendekap tubuhnya tersebut.
" Kevin.. " lirih Anin.
" Sepertinya Kakimu terkilir.. " Kevin mengalihkan pandangannya ke kaki Anin.
" Tidak.. terima kasih,Vin . " Anin hendak melepaskan diri dari Kevin,namun Ia kembali meringis kesakitan.
Tak menunggu,
Grepppppp Kevin langsung menggendong Anin ke Kamarnya.
" Aku akan memanggilkan Dokter untukmu,jika di diamkan ini akan berbahaya.." lirih Kevin, kakinya menendang pintu Kamar.
" Terima kasih.. " ucap Anin,ekspresinya biasa saja.
Kevin membaringkan tubuh Anin di Ranjang, dan menelfon Dokter terdekat untuk segera datang. Wajahnya begitu khawatir dan cemas melihat Kaki Anin terkilir.
Tidak bisa di pungkiri, sejak Tragedi Yaura dan Ken yang tak kunjung pulang ke Rumah, Ia tinggal di Rumah Ken dan menjadi sangat dekat dengan Anin dan Lolly untuk menjaganya. Selama 8 Bulan itu pula, Kepribadian Kevin berubah menjadi sosok lebih Dewasa dan Tidak lagi bermain Wanita di Hotel. Hatinya terketuk saat melihat KISAH KEN DAN YAURA yang begitu tragis. Sikapnya berubah drastis saat melihat Perjuangan Ken untuk menyelamatkan Istrinya , melihat CINTA KEN YANG BEGITU BESAR UNTUK YAURA membuatnya iri.
" Sampai kapan Aku terus brengsek seperti ini, Aku juga ingin menemukan Cinta dan Menikah,lalu bahagia dengan Keluarga Kecilku " tutur Kevin.
Lolly datang dan begitu syok melihat Anin terbaring di Ranjang,terlebih lagi ada Kevin di dalamnya.
" Kakak Kau kenapa? dan kenapa Kevin ada disini, jadi curiga.. " Lolly menatap Kevin dengan penuh selidik.
" Jangan berburuk sangka dulu Lollypop ! otak kecil tapi wawasanmu sungguh luas. " Kevin tersenyum dan beranjak mendekatinya.
" Awas saja jika Kau berbuat yang tidak-tidak dengan Kakakku , maka Aku akan menjotosmu ! " Lolly melototkan kedua mata dan mengepalkan tangannya kedepan.
" Lolly.. Kakak hampir tergelincir di tangga tadi,dan Kevin yang menolongnya.. sudah jangan bikin ribut ! " saut Anin yang sudah tidak heran lagi dengan sikap adiknya yang selalu bikin runyam masalah.
Mata melotot kini berubah jadi tatapan binar,
" Wahh terima kasih Kevin, Kau sangat baik hati, tidak seperti temanmu,Alex yang selalu membuatku jengkel. ".
" Jengkel apa Jengkel? Awas, benci bisa jadi cinta. " Kevin tersenyum sambil melipatkan kedua tangannya di perut.
" Enak saja. tidak akan ." Ketus Lolly seraya mengerucutkan bibirnya.
Tak berselang lama, Dokter datang dan mengobati kaki Anin.
" Bagaimana Dok? " tanya Kevin, tatapannya begitu dalam ke Anin.
" Tidak terlalu serius,hanya sedikit terkilir. Lain kali lebih berhati-hati lagi yah, Nona Anin. " tutur Dokter itu sambil melebarkan senyum.
" Baiklah,terima kasih,Dok ".
Dokter itu pun pamit dan melangkah keluar,disaat bersamaan, Alex masuk,tangannya membawa berkas penting.
" Ada Client yang ingin bertemu denganmu sekarang. " ucapnya.
Melihat kaki Anin di Gips,
" Kenapa Anin? " tanya Alex kepada Kevin.
" Kakak terkilir, apa Kau tidak bisa liat ?!" Sambar Lolly yang sepertinya naik tensi jika melihat Alex.
" Aku tidak bertanya kepadamu Lollypop ! lagipula mana bisa Aku liat? Kau kira Aku Dukun?! " Ketus Alex yang tak kalah jengkel jika melihat Lolly.
Lolly membuang muka dan memutar bola matanya.
" Aku baik-baik saja Lex, hanya sedikit terkilir. " jawab Anin yang masih terbaring di Ranjang.
Melihat Alex dan Lolly yang tidak pernah akur, Kevin menarik tubuh kekar Sahabatnya untuk keluar.
" Aku tidak tega meninggalkan Anin sendirian,jika Dia butuh apa-apa bagaimana? Kau saja yang menangani Client ku. " bisik Kevin ke telinga Alex.
" Ada Lollypop, untuk apa Kau khawatir. " tolak Alex.
" Kau tahu sendiri Lolly bagaimana, Aku tidak bisa mengandalkannya. Sudah sana cepat urus Client ku ! " Tegas Kevin.
" Sialan ! Kau sangat pemaksa. " Alex mendengus kecil.
" Apa Kau butuh teman saat di perjalanan nanti? Aku bisa menyuruh Lolly untuk ikut bersamamu. " Kevin terkekeh.
Alex langsung merinding mendengar tawaran Kevin.
" Lebih baik Aku pergi bersama Bibi Ratih daripada Gadis Gila seperti Dia." Alex langsung kabur membayangkan jika Kevin mengirim Lolly untuknya.
Kevin yang melihat perseteruan sengit antara Lolly dan Alex pun tertawa puas dan tidak menyangka ada Gadis yang berani bermasalah dengan Pria yang begitu di damdakan oleh Wanita Sexy di luar sana.
" Aku tidak pernah melihat Alex meladeni omongan Gadis, tetapi dengan Lolly, Dia selalu darah tinggi. " Kevin tertawa geli membayangkan jika Alex dan Lolly disatukan.
Tiba-tiba sepasang kekasih berdiri di hadapannya, Dialah Vino dan Evelyn yang baru saja pulang dari Perusahaan.
" Sepertinya Kau tidak waras tertawa sendiri. " Nyinyir Vino.
" Sialan ! Aku tadi menertawakan Alex dengan Lolly.. " Kevin tersenyum lebar.
Evelyn langsung masuk ke dalam, dan menyapa Saudaranya.
" Lolly, Kakakmu kenapa.. " tanya Evelyn yang begitu terkejut melihat kaki Anin di Gips.
" Kakak terkilir tadi.. ini tidak terlalu serius,tenanglah." jawab Lolly yang duduk di sebelah Kakaknya.
" Anin,Aku minta maaf yah meninggalkanmu sendirian.. " Evelyn mencebikkan bibirnya.
" Tidak masalah Evelyn. tinggalkan saja Kakak sendirian, supaya Aku bisa bertemu dengan Kapten David. " celetuk Lolly , hatinya berbunga jika membayangkan wajah David.
" Wahh jadi Kau pulang dengan Kak David ? " Evelyn menatap Anin dengan penuh kebanggaan.
" Iyah, Dia menawarkan tumpangan untukku. " saut Anin, fikirannya terus berpusat pada David.
Ketiga Gadis itupun mengobrol dan menghabiskan waktu bersama seperti biasanya.
**************************
JALANAN
Dokter Lee nampak melamun saat mengendarai Mobil Mewahnya, bayang-bayang wajah Ken terus melintas di fikirannya.
" Semenjak Aku mengenal Ken, Standar Pria ku menjadi berbeda, Aku ingin suatu saat nanti,Aku mempunyai Suami yang seperti Ken. Baik, Gentel, Macho, Manis, dan Humoris.. "
" Dulu saat di Amerika, Standar ku ialah Pria Badboy yang hobi gonta-ganti Wanita. saat mengenalnya.. Aku sadar, harus menemukan Pria yang baik untuk menikah denganku kelak.. " sambung Dokter Lee, bukan niat menjadi Pelakor atau Merusak hubungan, Ia mengakui begitu kagum dengan Ken.
" Ken sangat Tampan, Kaya, Cerdas dan begitu mencintai Yaura. Ahhh Sial ! andai Aku menemukan Pria yang seperti Dia, pasti sangat membahagiakan." Dokter Lee tersenyum.
Di tengah jalanan yang lumayan sepi, Ia tidak sengaja melihat seorang Wanita Sexy yang berteriak histeris,nampak beberapa kawanan Preman mengerubunginya.
Dokter Lee langsung memarkirkan mobilnya di bahu jalan, dan keluar.
" Hei Pecundang ! sedang apa Kalian ! " teriak Dokter Lee yang sedang berjalan ke arah mereka.
" Nona Tolong !!! Mereka ingin melecehkanku !! " teriak Wanita itu yang diiringi derai air mata,bajunya nampak robek di beberapa bagian.
" Menjauhlah Nona !! atau Kau ingin menjadi mangsa Kami hah?! hahahaha " Preman itu berteriak dan tertawa, sepertinya mereka dalam pengaruh Alkohol.
Meradang, Dokter Lee langsung menarik Wanita itu untuk menjauh dan..
Sreeeetttttttttt Dokter Lee merobek Rok nya yang mini agar bisa menendangi mereka.
" Pria Brengsek ! " umpatnya. dan
Buggggggggg bugggg bugggg Dokter Lee menendang dan memukuli mereka yang berjumlah Empat Orang tanpa ampun.
Preman pun menyerangnya tanpa henti, tak mau kalah, Dokter Lee melawannya lebih bringas dan brutal.
Bugggg buggg buggg Preman itu nampak kewalahan menghadapi Dokter Lee.
Dari kejauhan, Mobil Hitam nampak memarkir di Bahu Jalan. Seorang Pria Gagah berjaket Hitam nampak turun dan berlari ke arah mereka.
Tak banyak membuang waktu,
Bugggggg buggg buggggg Pria itu langsung menendangi Preman tanpa ampun, tangannya menjotos wajah mereka hingga berdarah. Kekuatan fisiknya sudah tidak diragukan.
Tlkkkkkkkkkkkkk Pria itu mengeluarkan senjata dari jaketnya,
" Pergi ! atau Aku akan membawa Kalian ke Kantor Polisi ! " bentak Pria itu.
Melihat senjata,membuat Preman lari terbirit-birit.
Dokter Lee terdiam dan memandangi wajah Pria itu yang menurutnya tidak asing.
Pria itu pun kembali memasukkan senjatanya, pandangan matanya tidak sengaja terarah pada Rok Mini Dokter Lee yang sobek hingga membuat Celana Shot nya terlihat. Ia pun langsung mengalihkan pandangannya ke lain arah, tangannya langsung melepas Jaket Hitam yang dipakainya.
" Pakailah,tutupi Rok mu.. " ucap Pria itu, dan..
Degg !!!!! Dokter Lee dan Pria itu beradu pandang.
" David ? " Dokter Lee mencoba mengingatnya.
" Kau ? Kau yang menangani Yaura waktu itu? Iyah Aku DAVID. "
" Tutupi dulu, Rok mu.. " sambung David yang merasa risih karena sobekan Rok Dokter Lee.
Dokter Lee pun mengambil jaket itu dan menggunakannya untuk menutupi bagian yang robek.
" Nona,Tuan, terima kasih sudah menolongku.. sekali lagi terima kasih, apa Nona dan Tuan ingin mampir ke Rumah ku terlebih dahulu? Nona nampaknya terluka, biar Aku obati Nona.. Rumahku tidak terlalu jauh dari sini.. " tutur Wanita Sexy itu.
" Tidak,terima kasih. Cepatlah pulang, Aku akan mengawasimu.. " sambar David.
Menurut, Wanita Sexy itu pun berjalan pulang dengan pengawasan David dan Dokter Lee.
Kini tatapan David beralih pada Dokter Lee yang terluka di bagian bibir dan wajahnya.
" Kau juga terluka.. sebaiknya cepat diobati.. " lirih David yang tidak bisa membiarkan Wanita terluka.
" Iyah Aku akan mengobatinya, juga terima kasih atas bantuannya. Omong-omong dimana Rumahmu ? Aku akan mengembalikan Jaketnya besok.. " Dokter Lee tersenyum sambil menatap David.
" Tidak perlu di kembalikan.. " David tersenyum tipis.
" Aku tidak enak hati. " Ucap Dokter Lee.
" Aku jarang berada di Rumah,tetapi nanti besok akan ada kunjungan ke Rumah Sakit Stephani Lee. Aku dengar itu Rumah Sakit milikmu, jadi Kau bisa menemuiku disana.. " tutur David.
" Baiklah.. sekali lagi terima kasih,David.. Aku permisi.. " Dokter Lee tersenyum dan melangkah menuju mobilnya.
David terus mematung disitu,sampai mobil Dokter Lee tidak terlihat oleh pandangannya.
" Melihatnya,mengingatkanku pada Yaura.. " lirihnya dalam hati.
Tersadar,
" MOVE ON DAVID ! MOVE ON !!! " umpatnya dalam hati.
************************
VIP CLASS
Yaura memaksa Ken untuk menghubungi Pak Agus dan menyuruhnya untuk membawa Pak Andi. Ken pun menuruti permintaan Istrinya,
" Sudah Nona.. apa ada permintaan lain? " Ken berdecak saat Yaura terus merengek untuk menuruti perintahnya.
" Ada.. " Yaura tersenyum dan..
Huggggggggggg Yaura memeluk Suaminya.
" Kau licik, jika seperti ini.. Aku tidak bisa kesal denganmu.. " Ken tersenyum dan membalas pelukan Istrinya.
" Kakiku sudah mendingan,pergilah.. temui Evelyn.. " lirih Yaura dengan begitu lembut.
Ken sebenarnya begitu enggan meninggalkan Istrinya,
__ADS_1
" Tetapi Aku takut terjadi sesuatu denganmu.. " wajahnya berubah menjadi serius dan cemas.
" Aku baik-baik saja,Ken. Asal jangan terlalu lama.. " ujar Yaura yang membuat Ken tersenyum.
" Kenapa kalau lama? Kau tidak bisa jauh dariku ternyata.. " usil Ken.
" Bukan seperti itu.. " Yaura tersenyum tipis.
" Mengakulah.. tidak perlu malu-malu seperti itu.. " Ken beranjak dan kembali membawa Yaura kedalam Ruangan.
Setelahnya, Ia pun kembali keluar untuk menuruti perintah Istrinya.
PENJARA
Hari semakin sore, langit pun mulai gelap. bukannya pergi ke Evelyn, Ken justru pergi ke Penjara.
" Maaf Yaura, Aku membohongimu. Jika Aku menemui Evelyn, maka banyak orang yang akan mengetahui keberadaanmu nantinya.." lirihnya dalam hati.
Bukannya turun, Ken tetap berada di dalam mobil. sejenak hati kecilnya merindukan Reino dan Hilya.
" Bagaimana keadaan Ibu dan Ayah? " lirihnya dalam hati. tak dipungkiri,Ia pun sangat merindukan mereka, namun mengingat kejahatannya,membuat Ken bisa dengan mudah menepis rasa rindu kepada Reino dan Hilya.
Didalam penjara,
Melihat Andi dibebaskan oleh Pak Agus,membuat Para Iblis iri. terutama Bianca yang menangis setiap hari, Ia mengutuk takdir yang membuatnya hidup di penjara. Reino dan Hilya menatap Pak Agus seakan mengisyaratkan bahwa mereka juga ingin dibebaskan. Helena dan Pak Diyo yang sangat mengenal Pak Agus memilih menundukkan pandangannya karena malu, dan juga percuma saja,Pak Agus tidak akan membebaskan mereka. Edward merengek kepada Pak Agus untuk dipindahkan sel nya sejenak agar bisa menghajar Reino yang selama ini ingin Ia habisi.
" Bagaimana rasanya terpisah dengan Anak Kalian? tersiksa bukan? asal Kau tahu ! KEN DAN EVELYN sudah menghapus MARGA BACHTIAR dari nama mereka. Seluruh Perusahaan juga sudah memblacklist nama Kalian sebagai jajaran terhormat ! Miris sekali ! " Pak Agus tersenyum sinis dan berlalu pergi.
Degg !!! Hari Reino dan Hilya hancur saat Ken dan Evelyn menghapus Marga Keluarganya.
" Putra dan Putri Kita benar-benar tidak mengakui Kita lagi.. Hikssss " Hilya mengisak dan tersayat.
Reino meneteskan air mata,namun lebih memilih diam.
Parkiran,
Ken langsung turun dari mobil saat melihat Pak Andi.
" Bapak tahu apa yang di rencanakan? " tanya Ken kepada Pak Agus.
" Bapak juga tidak tahu,Nak. sepertinya Dia ingin membicarakan sesuatu penting yang hanya diketahui olehnya.. " tutur Pak Agus yang tidak menyebutkan nama Yaura.
Ken mengalihkan pandangannya ke Pak Andi dan mendekat.
" Jika Kau berani berhianat, maka Aku akan menghabisimu saat itu juga. Aku bukan Yaura yang memaafkanmu dengan mudah ! Jika Orang Tua ku sendiri saja Aku tega tidak menolongnya, apalagi Penghianat Sepertimu ! Ingat ucapanku baik-baik ! " Ken menarik kera kameja Pak Andi.
" Tenanglah,Tuan Ken. Aku akan menuruti semua perintahmu. " Pak Andi menundukkan kepalanya, dan merasa sangat takut dengan Ken.
Pak Andi kini masuk kedalam mobil bersama Ken. sedangkan Pak Agus masih memiliki kesibukan G&D.
RUMAH SAKIT STEPHANI LEE
VIP STATION
Ken menyuruh Bibi Arum untuk mendaftarkan sidik jari Pak Andi agar bisa mengakses Ruangan VIP tersebut. Setelah masuk..
Terlihat seorang Wanita duduk di Hospital Bed.
" Mirip Nona Yaura.. " lirihnya dalam hati,namun langsung disangkal karena Ia berfikir itu mustahil,Yaura sudah mati.
Deg
Deg
Deg
Jantung Pak Andi berdetak kencang,semakin mendekat,semakin itu pula Ia ketakutan.dan
DEGG !!! PAK ANDI MEMBULATKAN KEDUA MATANYA DAN SYOK BUKAN MAIN.
" No-no-na Yaura .. " Pak Andi melemas saat melihat Wanita yang di hadapannya adalah Yaura.
Yaura menatapnya tajam dan dingin. Sementara Ken kini berdiri tepat di samping Istrinya.
" Kenapa Kau terkejut? " tanya Yaura yang semakin membuat Pak Andi ketakutan.
" Apa Nona Yaura akan membunuhku disini? Astaga.. " Rintih Pak Andi dalam hati.
" Maafkan Aku,Nona. Sungguh Aku minta maaf.. " Pak Andi mengatupkan kedua tangannya.
Melihat Pak Andi yang begitu ketakutan pada Yaura,membuat Ken tersenyum,lalu berbisik ke telinga Istrinya.
" Sayang, ternyata Kau sangat berbakat menakuti seseorang. "
" Kalian saja yang berlebihan, padahal Aku tidak berniat menakuti. " saut Yaura.
" Bukan hanya Nenek Sihir, Jiwa Nenek Lampir pun bersemayam didalam dirimu.. " Ken terkekeh dan mengusili Yaura tanpa henti.
" Ken, Kau ini menyebalkan ! berhenti mengulisili ku ! " Yaura mengerucutkan bibirnya.
" Iyah.. iyah.. maaf.. Silahkan Lanjutkan,Nona. " Ken tersenyum dan menjauhkan tubuhnya kembali.
Yaura kembali menatap Pak Andi.
" Aku sudah membebaskanmu sekarang. Jadi,Kau harus menuruti semua perintahku. Penghianat tetaplah Penghianat, sebenarnya Aku tidak bisa mempercayaimu. Rasanya Aku ingin sekali ikut menghukum dirimu di Lapangan Eksekusi, tapi Aku akan memberimu kesempatan terakhir.. " Tegas Yaura.
Brughhhhhhh Pak Andi bersimpuh di hadapan Yaura.
" Terima kasih,Nona. Aku akan menuruti perintahmu."
" Pergilah ke Spanyol, ambil sertifikat penting mendiang Ayah disana " titah Yaura.
Degg !!!! Pak Andi membulatkan kedua matanya, dan begitu terkejut.
" Sertifikat yang berada di Apartement XXX Spanyol? Yang berwarna Gold maksud Nona? ".
" Iyah. serahkan sertifikat itu kepadaku " Singkat Yaura.
" Apa Nona benar mempercayaiku? " Pak Andi ragu bahwa Yaura percaya padanya.
" Tentu Aku tidak percaya kepadamu."
" Baiklah, Aku akan membuktikan bahwa Aku masih bisa dipercaya. Juga terima kasih Nona, telah mempercayaiku lagi dan akan mengabdi kepadamu Nona.. " Pak Agus menundukkan kepalanya.
" Bangunlah, tidak perlu bersimpuh seperti itu di hadapanku. " ujar Yaura.
" Jangan membocorkan informasi tentang Hidupnya Istriku. Kau mengerti? " sambung Ken.
" Aku mengerti Tuan,Nona. " Pak Andi menundukkan kepalanya.
Ken menyuruh Pak Andi keluar dan menginap di Hotel Dynamic.Nanti besok,Pak Agus akan mengurus kepergiannya ke Spanyol.
MALAM HARI
Dokter Lee mengunjungi Yaura, namun ternyata tidak ada siapapun disana.
" Kemana mereka? " mata Dokter Lee menyapu bersih sudut Ruangan, melihat tidak ada kursi roda membuatnya tersenyum.
Rooftop
Ken mengajak Istrinya ke Rooftop lalu menikmati kilauan bintang dan rembulan di langit sana.
Yaura duduk di Kursi Roda, sementara Ken berdiri di sebelahnya.
" Dulu.. Kau bilang tidak menemukan Bulan didalam kegelapan.. apa itu masih berlaku? " Ken teringat ucapan Yaura saat di Balkon Rumahnya dulu.
" Aku sudah menemukannya sekarang.. sebenarnya bulan itu sudah ada sejak awal,hanya saja Aku tidak menyadarinya.. " jawab Yaura, yang baru menyadari bahwa Ken adalah Bulan dalam hidupnya yang begitu gelap dan terbelenggu akan dendam, namun tanpa disadari, Ken berhasil menariknya keluar dalam kegelapan tersebut.
Degg !!! Ken menoleh ke arah Istrinya.
" Selain bulan, sebenarnya ada bintang yang selalu menjadi keindahan dalam hidupmu,namun Kau juga tidak menyadarinya. Bintang-bintang itu juga menjaga dan melindungi dirimu tanpa Kau sadari." lirih Ken yang tiba-tiba teringat Alfin dan David.
Yaura mendelik dan mengerutkan dahinya.
" Aku tidak faham.. " .
" Lupakan.. Kau menikmati pemandangan ini? " Ken tersenyum dan mengalihkan pembicaraan.
" Iyah, rasanya begitu lama tidak menikmati pemandangan malam.. " Yaura tersenyum.
Tiba-tiba
Tlkkkk tlkkkk suara Heels.
" Apa Aku mengganggu Kalian? " tanya Dokter Lee.
Ken dan Yaura langsung menoleh ke belakang.
" Tidak,Kak.. kemarilah.. " Yaura menatap Wanita yang ada di hadapannya dan bertanya-tanya kenapa Wajah Dokter Lee terluka.
" Apa Kau terjatuh Kak? " sambungnya.
" Tadi ada insiden kecil,sudah jangan membahas ini, Aku baik-baik saja.. " Jawab Dokter Lee.
Ia kini duduk di sebuah Kursi yang ada di Rooftop.
" Aku sudah mendapatkan obat import ini dari Korea.. Kau bisa meminumnya nanti besok.. " Dokter Lee mengeluarkan sebuah botol obat dan menyodorkannya kepada Yaura.
" Terima Kasih.. " ucap Ken dan Yaura secara bersamaan.
" Wahh Kalian sangat kompak.. " Dokter Lee tersenyum.
" Pacar Kakak pasti Bule .. " timpal Yaura yang membuat pipi Dokter Lee bersemu merah.
" Tidak, Kakak masih Single. Dulu pernah menjalin hubungan dengan Bule Amerika, tetapi sudah lama putus.. menyedihkan.. " tutur Dokter Lee.
Mendengar ini,membuat Ken berbisik ke Istrinya.
" Alex, Kevin, David, Alfin masih jomblo Kita jodohkan saja dengan mereka.. ".
" Berhenti menjadi Mak Jomblang.. " Yaura tersenyum mendengar ide konyol Suaminya.
" Apa yang Kalian bisikkan? " Dokter Lee mencebikkan bibirnya.
" Ken bilang ingin menjodohkan Kakak dengan Sahabatnya.. " ucap Yaura dengan jujurnya.
" Astaga, Kau ini tidak bisa diajak berkompromi. " Ken melototkan kedua matanya dan merasa malu.
Mendengarnya,membuat Dokter Lee ketawa.
" Jika cocok, boleh lah. " jawab Lee.
tiba-tiba, Yaura meraih tangan Dokter Lee yang Ia anggap seperti Kakaknya.
" Kak.. jangan pergi ke Amerika lagi yah,tinggalah disini.. " lirih Yaura.
Degg !!! Hati Dokter Lee tersentuh saat mendengar permintaan tulus Yaura.
" Kenapa? Bukankah Kau masih bisa mengunjungiku nanti bersama Suamimu.. ".
" Walaupun bisa, tetapi Aku ingin Kak Lee tetap tinggal disini.. hanya Kakak yang bisa mengobati Rasa Rinduku terhadap Ayah.. " lirih Yaura. Ia sangat ingat bahwa Devano Malik juga sangat menyayangi Dokter Lee.
" Baiklah.. Aku akan menuruti permintaanmu.. " Dokter Lee tersenyum dan memeluk Yaura.
Melihat ini,membuat Ken bahagia. Mungkin jika nyawa bisa dibeli dengan uang,Ia akan membayar berapapun agar Devano dan Yanuar bisa hidup kembali dan membuat Istrinya bahagia.
Tak berselang lama, Dokter Lee pamit karena masih ada urusan.
Karena udara semakin dingin, Ken membawa Istrinya ke dalam.
Malam semakin larut, dan berganti menjadi pagi.
****************************************
1 MINGGU KEMUDIAN
Berkat obat,perawatan, latihan dan usaha yang tak kenal lelah,akhirnya membuahkan hasil.
Pagi Hari
Yaura begitu senang karena Ia bisa kembali berjalan. Matanya menyapu bersih sudut Ruangan, melihat Ken tidak ada disana,membuatnya berinisiatif keluar.
Ia meletakkan telapak tangannya ke kaca,lalu melangkah keluar.
Melihat seorang Pasien Kelas Atas baru saja melangkah keluar ,membuat Para Dokter membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.
Yaura berjalan dengan perlahan, hatinya begitu bahagia,langkah demi langkah Ia resapi dan tak lupa, Puji Syukur kepada Tuhan selalu Ia panjatkan.
Ken sedang makan, pandangannya terarah pada seorang Wanita yang Wajahnya tertutup perban. Hanya dengan memandang matanya,
" Yaura.. " lirihnya dalam hati, Ia pun beranjak dan mendekati Istrinya.
DEGG !!!! KEN BERGITU TERKESIAP DAN BAHAGIA SAAT MELIHAT ITU ADALAH ISTRINYA.
" Kau.. Kau sudah bisa berjalan? " tanya Ken,matanya berbinar.
Yaura menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
" Syukurlah,Aku sangat bahagia.. juga jangan pernah keluar Aku bilang, ini sangat berbahaya,Ayo masuk.. " Ken kembali memakai maskernya dan memapah Sang Istri.
" Ken , biarkan Aku berjalan sendiri.. " pinta Yaura yang ingin mandiri.
VIP STATION
Ken langsung membuka perban Sang Istri dan menatapnya lekat.
" Aku sangat bahagia.. "
Hugggggg Ken memeluk Yaura dengan begitu erat, Ia menciumi Leher Istrinya hingga membuat Yaura geli.
" Ken, geli.. Kau ini.. " Yaura tersenyum sembari menahan kegelian di lehernya.
" Diamlah.. Lagipula Aku tidak membuat Kissmark.. " Ken menggigit bibir bawahnya.
Mendengar ' Kissmark ' membuat pipi Yaura bersemu , Ia kembali mengingat saat pertama kali Ken membuat bekas itu lehernya.
Meskipun awalnya tidak berniat, KEN TETAPLAH KEN ! yang tidak bisa menahan diri,ditambah dengan kondisi Yaura yang semakin cantik. ( Ya elah baru jalan udah di usel-usel terus bininya,gimana kalo udah sembuh total,habis dah Yaura 😂 )
Ken terus menciumi Leher Yaura tanpa henti,tubuh mereka semakin lengket dan menyatu.
" Satu yah.. " lirih Ken di telinga Sang Istri.
" Apanya? " Yaura tersenyum dan faham.
Tak tahan, Nafasnya semakin memburu, dan Slurppppppp Ken mencium, mengh*sap dan menyesapi Leher Putih Sang Istri hingga meninggalkan satu tanda merah keunguan disana, tak puas, Ken hendak membuat satu jejak lagi,namun..
" Ken, ini Rumah Sakit.. " Yaura tersenyum dan memegang Pipi Sang Suami yang masih nyungseb di Tengkuk Indahnya.
Ckkk !!! Ken mendengus kasar. Nafsu tetapi bercampur bahagia, akhirnya tidak bisa kesal.
" Bayangkan.. bayangkan jadi Aku.. Huffttt " Ken bersimpati kepada dirinya sendiri yang sudah lama tidak mendapat belaian,sentuhan, dan penyaluran.
Huggggg Yaura balik memeluk Suaminya.
" Jadi Kau itu sangat membahagiakan. Lihatlah, saat makan di Kantin,banyak Para Gadis yang memperhatikanmu.. itu artinya, Kau sangat beruntung.. " Yaura tersenyum dan berusaha menghibur Ken yang mukanya masam.
Muka masam Ken sirna saat melihat tanda merah yang mengecap di Leher Istrinya.
" Lihat saja Yaura ! Aku akan membuatmu mengganti rugi Hak ku selama 8 Bulan, oh bukan, sejak Menikah,Aku tidak pernah menyentuhnya, berarti 10 Bulan.. Aku tidak akan mengizinkanmu keluar kemana-kemana ! " lirih Ken dalam hati dan tersenyum puas,tangannya semakin memeluk erat tubuh Sang Istri.
" Ken karena Kau tidak mengizinkanku muncul di Publik, Aku ingin Kita pergi ke Pegunungan, lalu berlatih Kungfu, Taekwondo, dan Kravmaga disana.. " lirih Yaura.
Deggg !!! Ken melepaskan pelukannya.
" Kau juga menguasai Kravmaga? " Ken begitu terkejut saat mengetahui Yaura juga menguasai beladiri militer yang dikembangkan di Isr*el tersebut.
" Iyah.. tubuhku sangat lemah dan butuh udara sejuk yang menenangkan.. selama 10 Tahun ini Aku selalu berlatih beladiri, jika tidak.. maka tubuhku terasa sangat sakit.. Aku juga ingin cepat pulih dan keluar dari Ruangan ini.. " tutur Yaura yang merasa bosan terkurung di Ruangan VIP.
Ken berdecak kagum saat mengetahui Istrinya menguasai Kravmaga.
" KAU SANGAT CANTIK ,TETAPI MEMATIKAN.. " puji Ken.
" Aku tidak cantik.jadi,Kau mau jadi lawanku kan? " tanya Yaura berharap Ken mau menjadi lawan beladirinya nanti.
" Tentu.. Aku juga menguasai Kungfu dan Kravmaga.. " Ken menggenggam tangan Yaura,senyum di bibirnya tidak pernah sirna.
" Terima kasih.. " Yaura menundukkan pandangannya dan tersenyum.
Tiba-tiba Pak Agus masuk dan begitu terkejut saat melihat Yaura berdiri.
" Nak.. Kau sudah bisa berjalan? Syukurlah.. " Pak Agus tersenyum lebar dan begitu bahagia.
Mengetahui ada Pak Agus, Yaura langsung menutupi Lehernya dengan rambut karena hisap*n Ken tadi pasti berbekas.
" Iyah,Pak.. Aku sangat bersyukur.. " jawab Yaura.
" Yaura ingin pergi ke Pegunungan dan berlatih beladiri disana.. apa itu ide bagus? " Ken mengalihkan pandangannya ke Pak Agus.
Faham Yaura dari kecil,Pak Agus pun tersenyum.
" Ajak Istrimu kesana.. ".
" Bila perlu,Kita pergi ke China saja,Ken. disana sangat menenangkan.. " saut Yaura.
" Apa Kau ingin bertemu dengan SHAOLIN?! jangan meminta yang macam-macam. " tolak Ken.
" Iyah. Aku ingin bertemu Shaolin dan Sun Go Kong disana ! " Yaura merengut kesal.
Ken dan Pak Agus tertawa mendengar ucapan yang keluar dari mulut Yaura.
" Yasudah sana pergi sendiri,jangan ngajak-ngajak.. berikan salam Kita kepada Sun Go Kong.. " Ken tersenyum dan semakin membuat Istrinya kesal.
Yaura merengut, wajahnya semakin terlihat imut membut Ken gemas dibuatnya.
" Ayo Pak, Kita duduk dulu disana, biarkan Nenek Lampir mengambek.. " Ken berjalan menjauhi Yaura, diikuti oleh Pak Agus di belakangnya.
Yaura mendudukkan dirinya di Ranjang dan menatap mereka dengan jengkel.
Ruang Pojok
Ken menuangkan Soju ( Minuman Alkohol ) kedalam gelas,lalu menenggukknya. tatapannya kini menajam, rahangnya mengeras,
__ADS_1
" Istriku sudah hampir pulih, saatnya membalaskan semua kejahatan yang telah mereka lakukan.Juga menunjukkan derajat Para Petinggi Negara yang mudah di suap oleh Uang, Aku akan membuat mereka takluk dan sujud di hadapan Istriku dan menyadari bahwa Yaura adalah diatas mereka."
" Aku ingin menjadikan Kasus ini sebagai pelajaran, untuk tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah. hanya karena Yaura tidak memiliki kekuatan dan kekayaan di depan mata, Para Petinggi Negara tidak berpihak kepadanya, malah menjatuhinya hukuman mati dan membelah Ayahku yang jelas-jelas bersalah hanya karena UANG. Permainan Licik ! " Ken mengepalkan kedua tangannya.
" Aku sudah mengakuisisi Louis kepada G&D dan akan menunjukkan kepada Semua Perusahaan Property ataupun Real Estate bahwa G&D adalah RUMAH BARU UNTUK MEREKA. Aku sudah menggaet semua Pemegang Saham dari Berbagai Perusahaan untuk bergabung dengan G&D. " tutur Ken yang membuat Pak Agus berdecak kagum.
" Pantas saja Artikel Berita sering menyebutmu sebagai Pengusaha Terpintar dan Kaya, karena memang benar, Kau sangat cerdik.. " puji Pak Agus sambil menenggak sebotol Soju.
" Dan Para Iblis, Aku akan menyeret mereka ke lapangan Eksekusi yang di hadiri oleh Para Pemegang Saham,CEO, Direktur, dan Devisi lainnya, agar mereka sadar dan tidak ada lagi PERTARUNGAN BISNIS YANG MERENGGUT NYAWA SESEORANG, JIKA ADA MAKA AKAN BERAKHIR MATI SEPERTI MEREKA ! " sumpah Ken .
' Damn ! Yes, Baby. Kau sangat cerdas '☻
Pak Agus menarik sudut bibirnya dan sangat setuju.
" BESOK, SURUH PAK ANDI UNTUK MEMBUAT UNDANGAN VVIP DAN MENYEBARKANNYA KEPADA SEMUA JAJARAN PERUSAHAAN PROPERTY ATAUPUN REAL ESTATE UNTUK MENGHADIRI PEMBUKAAN G&D. TULISKAN KEDALAM UNDANGAN ITU, BAHWA AKU YANG MENGUNDANG MEREKA." TITAH KEN TATAPANNYA BEGITU KHARISMATIK.
" Baik,Ken.. Aku akan melakukannya dengan Andi." Pak Agus tersenyum dan beranjak keluar.
Ken tersenyum, rasanya Ia sangat tidak sabar menantikan Hari dimana G&D kembali beroperasi.
Kebetulan, disaat yang bersamaan,Pak Andi terlihat baru saja menyerahkan sebuah Sertifikat kepada Nona nya.
" Ini Nona. Aku mengambilnya di Laci Apartement XXX Spanyol " ucap Pak Andi.
" Baiklah ,terima kasih " Yaura langsung mengambil Sertifikat Gold milik Ayahnya tersebut.
Karena ada tugas dengan Pak Agus, Pak Andi pun pamit keluar.
Yaura menelaah semua tulisan yang ada di Sertifikat dan beberapa berkas lainnya.
" Wow, Sertifikat Gold. Hanya Konglomerat Kelas Atas yang mempunyai Sertifikat ini.. " puji Ken.
" Ken pegang dulu.. " Yaura menyerahkan sertifikat itu kepada Sauminya. Ia nampak sibuk mencari sesuatu kedalam Tas Hitam yang berisi banyak dokument peninggalan Sang Ayah. dan..
Jrengggg Sebuah Flashdisk berwarna putih kembali Ia pegang setelah 11 Tahun tidak memegangnya.
" Dimana Laptopmu? " tanya Yaura yang membuat Ken terheran.
" Ada.. " Ken menaruh sertifikat di Ranjang,lalu melangkah mengambil Laptop miliknya yang Ia letakkan di Nakas.
Yaura mengikuti langkah Suaminya dan mendudukkan diri di sebuah soffa. Ken menaruh Laptop itu tepat di hadapan Istrinya.
" Tersenyumlah, melihat wajahmu tegang,membuatku ikut tegang.." Ken mengamati wajah Istrinya yang begitu tegang.
Tak meladeni, Yaura segera mencolokkan flashdisk itu ke Laptop Suaminya. dan..
Triningggggg semua file pun masuk.
Yaura mengotak-atik berkas rahasia Ayahnya. Lalu,
" Bisa Aku meminjam ponselmu? " tanya Yaura sembari mengulurkan tangannya. Setelah mendapatkan ponsel, Yaura langsung mengetikkan sebuah nomor Ponsel Luar Negeri,yang tidak lain Ialah Perancis.
Mengetahui itu adalah kode Negara Perancis,membuat Ken mengerutkan dahinya.
" Untuk apa Yaura menghubungi Perancis ? " lirihnya dalam hati.
Tuttt tutt bunyi nada sambung.
Berbicara dalam Bahasa Perancis.
" Iyah Madame, Kami dari Perusahaan XXX,Perancis. Ada yang bisa Kami bantu? " saut seorang Pria berkebangsaan Perancis.
" Aku Yaura Gita Devmalik, berkebangsaan Indonesia.Bisakah Kau menyebutkan Kode Sandi Akses Devano Malik, beliau adalah Ayahku. " tutur Yaura yang begitu lihai berbahasa Perancis.
Degg !!! Pria itu terkejut dan terdiam, Ia kemudian menurunkan nada suaranya.
" Bisa Madame sebutkan berapa Password Akses Anda ? " tanya Pria itu.
" YGD10101995XDM " Yaura begitu hafal kode Akses Pribadinya tersebut.
Sigap, tangan Pria itu langsung memasukkan kode Akses yang disebutkan Yaura. dan
Triningggggggggggggg sebuah Data Pribadi dengan detail aset terpampang di sebuah monitor, terdapat Foto Yaura Berumur 14 Tahun disitu.
" Madame Yaura Gita Devmalik, Area D56X , Spanyol 1995 benar? " tanya Pria itu.
" Iyah itu,Aku. " jawab Yaura.
Ken tidak mengerti bahasa Perancis dan hanya diam mengamati Istrinya yang sedang berkomunikasi dengan Luar Negeri.
" Baiklah, Kami akan membuka Password Madame. Dengarkan baik-baik, Saya hanya berkata satu kali, sesuai Aturan dan Keamanan Data. Passwordnya adalah YYDK950010 . " tutur Pria itu.
Tangan Yaura otomatis menginput Password tersebut kedalam Laptop Ken.
" Baiklah,Terima kasih. " ucap Yaura.
" Sama-sama,Madame. " jawab Pria itu dan mematikan sambungan telefonnya.
Setelah penginputan Password Akses berhasil,kini jantung Yaura berdetak kencang, tangannya meremas Kameja Sang Suami yang ada di sebelahnya, keringat dingin membasahi dahinya.
" Kau baik-baik saja? " Ken mengelap dahi Yaura dengan tangannya.
Yaura menganggukkan kepala,dan..
Tradaaaaaa sebuah gambar dan detail Asset muncul di Layar.
DEGG !! YAURA DAN KEN MEMBELAKKAN KEDUA MATANYA.
" Asset? Pesawat Tempur? " Ken terbelak saat melihat detail Saham. tentu Ia bisa membacanya dengan mudah,karena seorang Pengusaha yang handal.
Yaura tersenyum sumringah,
" 80 % Dana dari Proyek Pesawat Tempur XXX adalah Milik Ayah, yang dimasukkan kedalam Asset atas Namaku. Data ini sangat Rahasia, hanya beberapa Orang yang mengetahuinya, disaat Aku berumur 11 Tahun, Ayah sudah mengajariku tentang Bisnis,
disela-sela kesibukannya. Ayah juga selalu memberitahuku ketika Beliau memiliki Asset atas Namaku. Orang diluar sana hanya tahu tentang Hotel dan beberapa Real Estate lain,tetapi mereka lupa, Ayah memiliki Proyek Pesawat Tempur. Pesawat Tempur ini berkolaborasi dengan Pemerintah, dan bersaing dengan Perusahaan GX. Kau bisa membantuku mengelolanya? dulu Ayah adalah Seorang Tentara, sama seperti Ayah Reino. Maka dari itu, mendiang Ayah memutuskan untuk bergabung membangun Perusahaan Pesawat Tempur.. Waktu itu Aku masih berumur dibawah 14 Tahun, detailnya Aku lupa.. jadi ada beberapa berkas yang tidak Aku mengerti.. " tutur Yaura sambil mengotak-atik Laptop dan menganalisa.
Deggg !!! Mata Ken hampir meloncat keluar.
" Astaga.. Apa sekaya itu Keluarga Devano Malik? Gila !!!! Pesawat Tempur, itu Proyek Besar. Pantas saja Ayah Serakah, karena Kekayaan Devano Malik dimana-mana. " Ken berdecak kagum dan sangat tidak menyangka bahwa Mertuanya itu Kaya Raya.
" Kau sangat cerdas, bagaimana bisa Kau berfikir detail seperti itu? " Ken juga ikut kagum dengan Istrinya yang begitu cerdik menghubungi Pria Perancis untuk membobol Password Assetnya.
Degg !!! Yaura terdiam dan merasa aneh kenapa baru sekarang ini Dia ingat bahwa Sang Ayah meninggalkanAsset lain.
" Aku juga tidak tau.. " Yaura mengalihkan pandangan ke Suaminya.
" Kau sangat menggemaskan.. " Ken mencubit Pipi Istrinya.
" Dan, Aku tidak menyangka Kau sangat Kaya Raya, pantas saja Aura Dirimu sangat Mahal, walaupun hanya berpakaian kaos blezer,kaos blezer, kaos blezer.. " Ken memuji sekaligus menyindir cara berpakaian Istrinya yang sangat sederhana.
" Kau memuji atau menghina? " Yaura mencubit perut Suaminya.
" Awwww !! tentu memuji .. " Ken tersenyum sambil menatap lekat Wajah Istrinya yang begitu cantik .
' Gila ! Bini Gue cantik bener Njirr !! ' sambil mlongo.
" Ken.. sepertinya Kau saja yang menyelesaikan masalah Pesawat Tempur, Aku tidak berminat .. " titah Yaura dengan polosnya.
Ken melototkan kedua matanya,
" Apa maksudmu dengan tidak berminat?! Ini Perusahaan Milikmu,harus Kau yang menyelesaikannya. " Protes Ken yang merasa heran dengan Istrinya.
" Kau Suamiku, Kau saja yang mengurusnya." Yaura memerintah tanpa rasa bersalah sama sekali 😂.
" Apa Wanita ini kehilangan akal? membangun G&D saja membuat kepalaku pecah,apalagi ditambah dengan Pesawat Tempur, dan Dia bilang tidak berminat ? Astagaa.. apa Yaura tidak sadar ini Perusahaan Siapa?! " Lirih Ken dan tersenyum gemas dengan tingkah Yaura yang hampir sama dengan Evelyn,tidak ingin tahu menahu tentang Perusahaan.
Yaura hendak beranjak,namun..
Grepppppp Ken menarik tangan Sang Istri dan menindihnya di Soffa.
" Kau tidak berminat dengan Perusahaan? baiklah, Aku mengabulkan permintaanmu,Kau hanya perlu menjadi Ibu Rumah Tangga dan Melayaniku di Rumah.. " Ken tersenyum nakal, pandangannya terarah pada Bibir Pink milik Istrinya yang perlahan mulai segar dan tidak pucat.
Kembali di tindih oleh Suaminya,membuat hati Yaura berdegub kencang dan merasakan desiran aneh.
" Awww Ken, sakit.. " rintih Yaura yang merasa tubuhnya begitu sensitif dan sakit ketika disentuh atau tertindih.
Tersadar, Ken segera bangun.
" Ya Tuhan maafkan Aku,Sayang.. " lirih Ken sembari membangunkan Yaura.
" Tidak masalah.. " Yaura tersenyum.
" Besok, Kita akan pergi ke Pegunungan.. jadi,persiapkan dirimu untuk melawanku.. " Ken mendekap dan membenamkan Yaura kedalam pelukannya.
" Jika Aku menang, Kau harus mentraktirku ke Salon." ucap Yaura.
" Hanya ke Salon? tidak ada yang lain?" Ken menyerit heran.
" Banyak sebenarnya. Selama ini Aku jarang pergi ke Mall, Nonton Bioskop, Makan Popcorn, Ke Salon, Photo Box.. " lirih Yaura.
Ken tersenyum geli saat mendengarnya, mana ada Wanita yang jarang ke Salon ataupun ke mall.
" Bohong ! Aku tidak percaya Kau jarang kesana " Bantah Ken.
" Sungguh. Lagipula Aku tidak punya pacar atau kekasih, jadi tidak pernah kesana selain untuk penyamaran NIS. Rasanya sangat menyedihkan jika Aku menonton Bioskop dan memakan Popcorn sendirian.. " Curhat Yaura dari hatinya yang paling dalam. ( Iyah iyah Aku ngerasain gimana ngenesnya mbak😭😂 ).
Ken tertawa mendengar curhatan Yaura untuk pertama kalinya.
" Kau curhat atau meminta? ".
" Berhenti menertawakanku ! " Yaura tersenyum dan menatap Suaminya.
" Lagipula apa salahnya pergi sendirian. Kau saja yang gengsi.. " ujar Ken sambil membenamkan kembali Yaura kedalam pelukannya.
" Aku Wanita jelas merasa malu. Berbeda dengan Kau,yang dikelilingi banyak Wanita dan siap menemanimu kapan saja. " ucap Yaura tanpa sadar.
" Jelas donk, Ken gituloh,bebas. tinggal bilang ' Sayang Kencan Yuk ? ' ' Sayang Makan Yuk? ' mereka akan selalu siap siaga . " Bisik Ken di telinga Yaura sembari menahan senyum.
" Dasar Pria ! Kau pasti memiliki banyak mantan kekasih ! " decak Yaura sambil mencubit perut Suaminya.
" Tentu banyak, tidak terhingga. " Ken terus menjahili Sang Istri dan memanasinya.
" Menjauhlah !! Aku mengantuk ! " Yaura melepaskan pelukan dan beranjak dari soffa kemudian membaring tubuhnya di Ranjang.
Ken tersenyum melihat tingkah Istrinya.
" Dasar Wanita ! suka tidak jelas ! ". Meskipun ingin membujuk Istrinya, namun Ken lebih mengutamakan Perintah Sang Istri dulu,yaitu menalaah berkas penting baru saja dibawa dari Spanyol. Ken menganalisa,membaca ,dan memahami dengan begitu teliti.
*******************************
Singkat Cerita,
Sesuai Titah Ken, kini semua Jajaran Perusahaan yang begerak di Bidang Property dan Real Esate mendapat Undangan VVIP oleh Ken untuk menghadiri Pembukaan G&D. termasuk Evelyn , Kevin dan lainnya juga mendapat Undangan.
Tidak jadi pergi ke Pegunungan karena Faktor Keamanan, Ken mengajak Sang Istri untuk berlatih fisik di Aula Latihan Pribadinya di XXX.
Mereka sama-sama memakai seragam beladiri. Yaura yang masih lemas dan sakit berusaha untuk semangat membangun kembali kekuatan tubuhnya yang Kaku dan hampir tidak bertenaga.
" Kuatlah Yaura, jangan merepotkan orang lain. Kau bisa,jangan lemah. " Yaura menyemangati dirinya sendiri dan menatap Suaminya.
Setelah melakukan pemanasan, mereka saling bertatapan.
" Jangan menanganggapku Yaura, anggap Aku orang yang paling Kau benci. " tutur Yaura, Ia faham pasti Ken tidak berniat melatihnya karena menganggap kondisinya lemah.
Degg !!! Ken menatap tajam saat Yaura mengucapkannya.
" Baiklah, jika tulangmu patah,jangan menyalahkanku ! " Ken merenggangkan tangannya.
Yaura menarik sudut bibirnya, dan..
Bugggggg Yaura mendaratkan satu pukulan yang langsung di tangkis oleh Suaminya. Ia mencoba aktif menyerang guna memperlancar kaki dan semua anggota tubuhnya untuk kembali bergerak.
Ken menyeimbangkan kekuatan Istrinya, tidak mungkin Dia mengeluarkan tenaga lelakinya secara penuh.
Buggggggggg Buggg Bugggg Mereka saling menyerang,menangkis, memukul dan menendang dengan teknik Taekwondo.
Brughhhhhhhhhhhhhh
" Arrgghhh.. " Yaura terpekik saat tubuhnya terbanting ke matras.
" Akhiri latihannya, Kau masih sangat lemah. " Ken membangunkan Istrinya.
Bersikeras, Yaura menatap tajam Suaminya dan mengeluarkan semua kekuatan.
Bgggg bugg bugggg Yaura lebih agresif dan bertenaga dari sebelumnya.Ken meladeni setiap serangan yang di luncurkan Istrinya.
Perkelahian kini berlangsung sengit.
Dan
Seettttttttttt Yaura mengambil sebuah pedang dan beralih ke aliran Kungsu. Diikuti oleh Ken yang juga memegang sebuah Pedang berukuran panjang.
Tinggggggg tingggg tinggg suara benturan pedang keduanya begitu terdengar dengan jelas.
Disangka lemah, Ken justru hampir tersayat pedang Yaura di bagian lehernya.
" Shitt !!! Yaura benar-benar Atlet ! " lirihnya dalam hati.
Tinggg tinggg tingg jurus Kungfu bercampur Pedang membuat perkelahian mereka kaya akan seni.
" Serang Aku ! " pinta Yaura disela perkelahian.
Bukannya menjawab, tatapan Ken malah terfokus pada kecantikan Sang Istri yang tiada tanding. Rambutnya yang terurai panjang, keringat yang membasahi wajah dan leher, juga tatapan mata tajam nan dingin membuatnya berdecak kagum.
" Mungkin ini alasan kenapa Alfin dan David mencintainya.. " lirih Ken dalam hati.
Lengah dan tidak fokus.
Tinggggggg Yaura menjatuhkan pedang Ken ke lantai lalu menghujamkam pedang ke Leher Suaminya.
" 1-1 . Kita impas, sekali lagi kalah.. maka Aku akan melukaimu. " ujar Yaura yang begitu serius.
Tertentang, Ken langsung menepis pedang Yaura dan mengambil pedang yang jatuh ke Lantai.
Tanpa banyak bicara, mereka kembali bermain pedang bak Drama China yang sedang beradu kekuatan.
Ken mengeluarkan semua kekuatannya dan serius melawan Yaura. Ia sadar, sepertinya Sang Istri semakin pulih dan bertenaga kembali.
Tingg tingg tinggg bunyi pedang yang saling berbenturan.
Bergerak aktif, melompat, menendang, membanting, dan berputar membuat rambut panjangnya yang terurai semakin menambah ketidakfokusan Ken untuk melawannya.
" Sial ! Yaura benar-benar Wanita Berkualitas. Intelektual,beladiri,kemampuan bahasa, hati yang baik, wajah yang begitu cantik, sikap yang begitu dingin. " puji Ken sambil mengamati teknik beladiri Kungfu Istrinya.
Kembali lengah, dann tingggggggggggg pedang Ken jatuh dan Yaura langsung menendangnya hingga tersungkur.
" Arghhhhhhh sial ! kenapa Aku lengah tadi. " umpat Ken dalam hati, Ia menyesal kalah dari Istrinya.
" Aku tidak suka, Kau tidak serius melawanku. " ucap Yaura sambil mengulurkan tangannya.
Mencari alasan,
" Jika Aku serius melawanmu,maka Kau akan terluka, Sayang.. Kau belum pulih.. " ujar Ken sambil mendekati Istrinya yang nampak kelelahan.
" Aku sudah pulih,jangan terlalu memanjakanku.. " ucap Yaura sambil melepas sabuk hitam yang melingkar di Pinggangnya.
" Jangan terlalu memanjakanku.. " Ken menirukan nada bicara Istrinya.
" Tetapi minta ke Salon, apa itu tidak termasuk memanjakan ? " sambung Ken.
" Tentu tidak. Salon itu bagian dari Perawatan Tubuh bukan memanjakan. " saut Yaura sambil mengibas-ngibaskan tangannya karena gerah.
" Perawatan itu artinya Kau memanjakan tubuhmu agar terus dirawat.. " Ken tak ingin kalah dari Istrinya.
Kalah, Yaura hanya melukiskan senyum manis yang membuat Ken langsung terbuai oleh senyumannya.
" Kau sudah merasa mendingan? " tanya Ken sambil mendekatkan tubuh ke Istrinya.
" Tentu, ketika Aku lemah dan tidak berdaya ,maka cara mengembalikannya adalah dengan berlatih. Bukan manja atau malas-malasan di Ranjang.. " jawab Yaura seraya melepas seragamnya,diikuti oleh Ken.
" Kita langsung kembali ke Rumah Sakit, jangan meminta yang aneh-aneh lagi.. " tutur Ken.
RUMAH SAKIT STEPHANIE LEE
VIP STATION
Yaura mendudukkan dirinya di soffa sambil menikmati tontonan Televisi yang berada di depannya. Ken masih di luar dan sedang menerima telefon.
" Besok, Pembukaan G&D akan dilaksanakan, semua persiapannya sudah 99% Tuan. " ucap Pak Andi dari balik telefon yang juga ikut andil dalam acara pembukaan.
" Suruh Pak Agus untuk mendatangi Penjara, dan menyuruh Polisi untuk membawa Semua Pelaku Pembunuhan ke dalam Gedung G&D dan menyaksikan pembukaan. " tegas Ken dari balik telefon, setelahnya Ia langsung mematikan sambungan telefonnya.
Melihat Sang Istri sedang duduk sendirian,membuat Ken tersenyum.
" Ini hari terakhir Kau menginap di Ruangan ini. " lirihnya dalam hati. dan
Buggggggg Ken menjatuhkan dirinya ke soffa secara tiba-tiba.
" Kau mengagetkanku.. " Yaura memegangi jantungnya yang hampir copot.
" Nanti besok,Kita kembali ke Rumah.. tetapi sebelum itu, Kita harus menghadiri acara penting dulu nantinya.. " lirih Ken sambil memasukkan helaian rambut yang menutupi wajah Istrinya ke telinga.
" Sepertinya Aku tidak bisa ikut.. Aku masih takut dengan keramaian.. " jawab Yaura, Ia masih waspada dan belum siap mendengar peluru, makanya Dia memilih pedang daripada berlatih menembak.
" Tenanglah.. semuanya akan aman.. " Ken mengelus lembut pipi Yaura.
Mereka sejenak bertatapan.
" Baiklah,tetapi hanya sebentar.. ".
" Tentu, lagipula Aku tidak ingin Kau terlalu lama berada di luar.. " Lirih Ken.
**********************************
Butuh Saran dan Kritik
Jangan Lupa Like dan Votenya yah ♥️♥️♥️
Spoiler :
Inilah deretan Pengusaha yang akan menghadiri Pembukaan G&D, ini hanya beberapa, sisanya Next Chapter♥️
__ADS_1