
Tengah malam,hujan, dan sekamar,membuat Pasangan Suami Istri yang dimabuk cinta ini menghabiskan malam panjang mereka dengan berbagi peluh. Desahan, rintihan dan erangan keduanya menjadi sinyal bahwa melakukan hubungan intim saat hujan deras memang sangat NIKMAT🔞.
KAMAR ZAYN
Sesuai permintaan Evelyn yang sudah Ia anggap seperti Adiknya sendiri, Zayn menuruti keinginan Evelyn agar Ia memberikan sebuah Gaun Indah untuk Wanita Malam yang menemaninya waktu di Pesta. Evelyn meminta Zayn agar Wanita Malam tersebut ikut menghadiri Grand Opening G&D Mall.
Kebetulan Wanita Malam bertubuh tinggi nan sexy tersebut berada di Hotel yang sama. Tanpa basa-basi, Zayn pun menghubunginya agar datang. Namun siapa sangka, kedatangannya membawa kabar yang membuat Zayn,
Cratttttttt menjatuhnya gelas winenya
" Dimana? " wajah Zayn berubah menjadi serius seraya menatap Wanita Malam yang tepat di depan soffanya.
" Bar Private Nomor 89. Aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka saat melayani tamuku. Mereka bilang bahwa ingin menumbangkan Nona Yaura dalam bidang bisnis, Mereka bilang Nona Yaura tidak mengerti apapun dan menggunakan kelemahan itu untuk menumbangkannya. Mereka juga berkata ingin mengenal Nona Yaura lebih jauh agar mengetahui taktiknya.. yang Aku takutkan adalah Mereka ingin menyakiti Nona Yaura,Zayn. sebenarnya Aku tidak ingin ikut campur, tapi setelah Aku bertemu dengannya saat pesta itu,Aku melihat kebaikan didalam matanya,tidak perduli sejahat apa dirinya dimasa lalu. " tutur Wanita Malam itu, wajahnya sangat cemas,terlihat dari bibirnya yang bergetar.
Zayn mengepalkan tangan saat mendengarnya.
" Baiklah, terima kasih Kau sudah peduli dan memberi tahuku semuanya. sekarang Kau boleh pergi. dan ini, bayaranmu.. " tangan Zayn merogoh dompet,lalu mengeluarkan Cek didalamnya.
" isi semaumu. " sambungnya.
Wanita Malam itu menatap cek,lalu mengalihkan pandangannya ke wajah Zayn.
" Tidak, terima kasih. Aku hanya menepati janjiku untuk datang, dan sampaikan Terima Kasihku kepada Nona Evelyn karena telah mengundangku dan memberikan gaun ini. Aku sangat bahagia, serta tidak menyangka Kalangan Atas seperti dirinya akan mengingatku.. " Wanita Malam itu tersenyum manis, Ia sangat bahagia diundang langsung oleh Evelyn. Wanita itu merasa tidak pantas mendapat undangan spesial karena statusnya sebagai Wanita Malam.
" Isi. " ucap Zayn.
" Aku tidak melakukan apapun untukmu,Tuan Zayn. Tidak bekerja, maka tidak dibayar,itu Motto Hidupku. Jadi, sekarang Aku tidak bekerja untukmu,maka Kau tidak perlu membayarku. sekali lagi terima kasih. " Wanita Malam itu berdiri lalu meraih paperbag Gaun, hendak pergi..
" ANGGAP SEBAGAI BAYARAN ATAS INFORMASI YANG KAU BAWA. AMBILLAH.. " ucap Zayn dengan lembut namun membuat Wanita Malam itu menghentikan niatnya.
" Aku memang butuh uang,tetapi tidak semuanya harus di nominalkan. Informasi yang Aku bawa untukmu itu TULUS, tidak ada niat sama sekali agar mendapatkan IMBALAN. Aku juga manusia yang punya hati, hati Aku merasa kasihan kepada Nona Yaura, jadi Aku memberi tahumu karena Kau adalah Teman Tuan Ken. Permisi.. " ucap Wanita Malam itu lalu melangkah pergi meninggalkan kamar,bibir tersenyum namun hatinya tersayat saat apa yang Ia lakukan dimata orang adalah demi uang.
" AKU MEMANG MURAHAN,TAPI AKU JUGA PUNYA KEPEDULIAN DAN HATI. " lirihnya dalam hati seraya melangkah menyusuri koridor hotel.
Zayn berada di ambang pintu,seraya memperhatikan Wanita Malam itu.
" Apa Aku menyakitinya? " gumamnya dalam hati. Zayn terbayang tatapan Wanita Malam itu, karena sangat berbeda dan sendu saat mengatakan bahwa dirinya tidak semata-mata ingin mendapatkan uang.
Setelahnya, Zayn kembali masuk Kamar,ingin menelfon Ken namun Ia sadar masih pagi buta.
" Besok Aku akan membicarakannya. Sialan ! apa musuh Keluarga Devano tidak habis-habis? " umpat Zayn.
******************
PAGI HARI
RUMAH YAURA
Kembali beraktifitas, Lolly membantu Evelyn mengurus berkas pemindahannya ke G&D. Seperti yang diketahui, Lolly sudah seperti Asisten Pribadi Evelyn,
" Biasanya Aku melakukan ini dengan Kakak.. Aku sangat merindukannya. " lirih Lolly seraya memasukkan berkas pribadi Evelyn ke Tas Jinjingnya, matanya berkaca.
" Tidak.. Aku tidak boleh cengeng. Aku harus kuat dan berguna untuk Keluarga ini,bagaimanapun.. merekalah yang memberiku dan Kak Anin kehidupan . " Lolly menguatkan diri dan melupakan Kakaknya. Ia menggelengkan kepala seraya mengingat Ken dan Evelyn agar dirinya tersadar bahwa selama ini hidup menumpang.
Tok tok tok
suara ketukan pintu.
Lolly bergegas membukanya dan menyangka bahwa itu adalah Evelyn. ternyata..
" Kau? " Lolly terkejut karena pagi-pagi melihat Alex.
Iyah, Alex sudah tampil sempurna dengan Jas dan Tas Kantornya yang berwarna hitam.
" Apa Kau habis melihat hantu hingga terkejut seperti itu? Aku kesini untuk mengambil berkas Evelyn,kemarikan.. " ucap Alex.
" Iyah, Kau sangat mirip dengan Hantu karena datang tiba-tiba. " jawab Lolly seraya membuka resleting tas lalu mengeluarkan isi di dalamnya.
Diam-diam, Alex memperhatikan wajah Lolly.
" Syukurlah, dia sudah membaik. " lirihnya dalam hati.
" AYO CEPAT, LAMA SEKALI. " omel Alex yang berpura-pura tegas dihadapan Lolly.
" Tidak perlu berteriak ! " sentak Lolly balik,lalu menatapnya sinis.
" Ini berkasnya ! " sambung Lolly seraya meriah tangan Alex lalu memberikan berkas Evelyn dengan penuh kejengkelan.
" Kau yang tidak perlu berteriak. " Alex menatap Lolly dengan penuh ancaman lalu pergi begitu saja.
" Cih. " Lolly membuang mukanya yang berubah menjadi badmood.
Si Ratu Rempong datang..
" Lolly lihatlah gaya fashionku. sudah mirip dengan Gigi Hadid bukan? Ah senangnya... " Evelyn berputar-putar hingga membuat tasnya berkibas kesana kemari, dan..
Plakkkkkkkkkkk bugggg Tasnya tidak sengaja menampar pipi Lolly.
" EVELYN !!!!!!!!! " teriak Lolly seraya memegangi pipinya yang sakit.
" KENAPA SEMUA ORANG DIPAGI INI MENYEBALKAN HIKSSSSS !!! SANA PERGI !! " Lolly kesal lalu menangis. Tangisannya seperti anak kecil yang tidak dikasih permen,hingga membuat Evelyn merasa bersalah dan tertawa.
" Ya Tuhan, Ya Tuhan.. Lolly maafkan Aku, sungguh Aku minta maaf. Bukan Aku yang salah Lolly, tapi Tas nya... sudah jangan menangis.. " Evelyn mengelus pipi Lolly seraya menahan tawa.
" Sudah jatuh,tertimpa tangga pula. tadi Alex membuatku kesal, sekarang Kau ! memang benar, Kau dan Alex itu sama-sama MENYEBALKAN.. " Lolly mengomeli Evelyn.
Di omelin, Evelyn malah tertawa.
" OHH JADI KAU KESAL DENGAN ALEX LALU MELAMPIASKANNYA KEPADAKU BEGITU? Wah ini sangat tidak adil. " protes Evelyn karena Lolly melampiaskan semua kekesalan kepada dirinya.
" Kau juga sama menyebalkan ! " Lolly mrengut lalu berjalan lebih dulu menuruni anak tangga.
" Tapi benar juga sih, Aku kesal dengan Alex kenapa melampiaskannya pada Evelyn yang tidak sengaja? SIAL ! masih pagi sudah kacau. " gerutu Lolly dalam hati.
" TUNGGU.. " teriak Evelyn sumringah, Ia berlari mengejar Lolly.
Lantai Bawah
Tidak ada Yaura dan Ken,maka Nona Lee lah yang memimpin Rumah.
" Tiap hari ada saja keributan diantara mereka. " senyum Nona Lee yang sedari tadi menyaksikan cekcok Evelyn dan Lolly. tangannya menata piring di meja makan.
" Lolly,Evelyn,dan Alex jika disatukan, maka tidak akan pernah AKUR. Mereka masih kekanak-kanakan dan konyol. " senyum Pak Agus yang sedari dulu sering menyaksikan rekaman penyadap Rumah Ken hingga bisa mendengar percekcokan mereka.
" Tuan Ken juga sering cekcok dengan Adiknya, walaupun mengalah, tapi harus ada cekcok lebih dahulu. Hihihi " sambar Bibi Arum seraya menaruh buah-buahan di meja. Bibi Arum memang sangat keibuan dan tidak membedakan kelas sosial,padahal Ia sudah dilarang oleh Pak Agus dan Yaura untuk tidak melakukan kegiatan rumah namun tetap melakukannya.
" Itu benar sekali. " tawa Pak Agus.
" Ken juga paling hebat kalau debat, Aku masih ingat saat Dia memarahiku karena membuat Yaura meninggal. Aku berdebat dulu dengannya dan hampir membuatku berkata jujur bahwa Yaura masih hidup. Tapi.. Jika dengan Istrinya, Ken kalah😆Dia seperti Anak TK yang dimarahi Ibunya, hanya diam lalu mengiyakan apapun yang Yaura katakan. " semuanya tertawa mendengar penuturan Nona Lee.
Kakaknya di ghibahin,Evelyn melirik sinis.
" Apa Kalian sedang membicarakan Kakakku? "
" Benar sekali, Kami sedang membicarakan Kakakmu. " saut Pak Agus seraya tersenyum kepada Lolly dan Evelyn.
Bukannya membela, Evelyn kini tersenyum.
" Akhirnya ada yang berani membicarakan Kakakku, jeritan isi hatiku terwakili. Ayo lanjutkan isi hati kalian, mumpung Kakak tidak ada, iyahkan Lolly? "
" Aku sudah merekam pernyataanmu sekarang,dan mengirimkannya kepada Kak Ken dengan caption ' Kak Ken, adikmu membicarakan keburukanmu saat Kau tidak ada. jangan memberinya jajan ' begitu 😆 " usil Lolly yang membuat Evelyn menarik senyumannya.
" JANGAN MACAM-MACAM LOLLY ! SINI HP NYA ! AWAS SAJA JIKA AKU TIDAK DIBERI JAJAN OLEH KAKAK,AKU AKAN MENGHUKUMMU LOLLY " ancam Evelyn, seraya berusaha mengambil HP Lolly.
__ADS_1
" Keributan kembali dimulai.. " senyum Nona Lee, Ia senang terhadap interaksi Keluarga Ken sekarang. seperti Keluarga Normal lainnya, ada keributan,cekcok, dan ketakutan yang konyol. Tidak ada lagi garis pemisah yaitu DENDAM.
Begitupun dengan Pak Agus yang memperhatikan mereka dengan senyum manis,
" Yang Aku lakukan sekarang, mendidik Evelyn dan Lolly agar tidak memiliki dendam. Dan menasehati Ken agar selalu memperhatikan Adiknya yang baru saja ditinggal oleh Reino dan Hilya. juga Lolly yang pasti tertekan batin karena Kakaknya berada dalam masa hukuman di Dubai. "
************
HOTEL
Donna belum bangun, namun Sinta sudah bangun terlebih dahulu. Ia keluar Kamar seraya menatap nomor kamar yang digunakan Bosnya.
" Apa mereka belum bangun? sudah siang padahal.. dan apa Tuan Ken sudah sarapan? " batin Sinta,kakinya sudah gatal ingin melangkah lalu mengetuk pintu dan bertanya apakah Tuannya sudah makan atau belum.
Kebetulan, Ia melihat Staff Hotel lewat di depannya.
" Maaf, apa sudah ada Staff yang mengantarkan sarapan ke Kamar Nomor 92? Aku Asistennya,namun tidak berani mengetuk pintu karena takut mengganggu Bosku. Kau pasti tahu bukan siapa yang Aku maksud? " tanya Sinta.
Staff Hotel melirik nomor Kamar lalu tersenyum,
" Kami sudah tahu sejak kemarin bahwa ada Petinggi G&D yang datang. Nomor 92 adalah Kamar CEO DAN Co-CEO dari G&D International Group yaitu Nona Yaura dan Tuan Kendrick tentu Kami semua tahu,bukan Rahasia lagi. mengenai pertanyaanmu, Saya tidak bisa menjawabnya Nona,KARENA ITU PRIVASI, SAYA PERMISI.. " senyum Staff itu seraya membungkukkan badannya lalu pergi begitu saja hingga membuat Sinta kesal.
" SIALAN ! membuang waktuku saja, bilang saja kalau memang Privasi, kenapa harus ngomong panjang lebar. Dasar Staff tidak becus ! " maki Sinta, Ia kemudian kembali ke Kamar. hendak masuk,
Ekor matanya menangkap Pria Bertubuh tinggi memakai kaos putih,
" Dia lebih berguna. " senyum Sinta.
Lewat,
" Selamat Pagi Tuan,Zayn. " sapa Sinta seraya membungkukkan badannya.
" Pagi,Sinta. " balas Zayn.
" Tuan, maaf Saya lancang. Apa Tuan ingin ke Kamar Tuan Ken? " tanya Sinta tanpa ragu.
" Iyah.kenapa? "
" Ponsel Tuan Ken tidak bisa dihubungi,dan Aku tidak tahu apa Tugas Aku selanjutnya. Apa Aku bisa menemui Tuan Ken kesana bersama Tuan? setahuku, keamananannya sangat Privasi,jadi Aku tidak berani.
" tutur Sinta, bibirnya tersenyum manis, Ia selalu bersemangat jika bertemu dengan Tuannya.
" Apa Kau hanya menghubungi Ponsel Ken? " sindir Zayn dengan halus.
Mengerti,
" Nona Yaura? Nona Yaura jarang membaca pesan dariku Tuan. " ucap Sinta setengah yakin.
Memastikan, Zayn mengeluarkan ponselnya. dan menghubungi
YAURA GITA DEVMALIK
Tuttt bunyi nada sambung,
Mendengar ponselnya berdering,membuat Yaura menoleh ke nakas. Ia dan Sang Suami sedang menyantap sarapan pagi,
" Siapa yang menelfon? " heran Yaura, Ia berdiri lalu mengambil ponselnya.
Ken pun ikut berdiri karena curiga,
" Tidak asing. " lirihnya, Ia pun mengambil alih ponsel lalu mengangkatnya.
" Halo. "
" Ini Aku. Kau sudah bangun? kenapa ponselmu tidak bisa dihubungi? keluarlah,Aku ingin berbicara denganmu. " ucap Zayn dari telefon.
" Aku kira orang lain. Ponselku mati,lupa di charge. Baiklah.. " Ken mematikan sambungan telefonnya.
" Itu nomor Zayn,Sayang.. Kau disini dulu, Aku keluar sebentar. " Ken memberikan ponsel Istrinya.
Yaura menganggukan kepalanya, jarinya mengetikan sesuatu hingga membuat Ken kembali merebut Ponselnya.
" JANGAN DI SIMPAN. " Ken menghapus kembali kontak Zayn hingga membuat Yaura menautkan alisnya.
" Kenapa? hanya disimpan,bukan di teror. takut sekali Aku menyimpan nomor sahabatmu. " heran Yaura dengan sikap Suaminya.
" Bukan takut di teror, tapi takut.. Ah sudahlah, JANGAN MENYIMPAN NOMOR LELAKI LAIN DI PONSELMU KECUALI AKU, Kau mengerti? " pinta Ken seperti Anak Kecil yang begitu sensitive.
" JUSTRU AKU TIDAK MAU ZAYN KEMBALI MENELFONMU. Kau saja tidak akan mengerti maksudku. " sinis Ken hingga membuat Yaura semakin kebingungan.
" Baiklah,Aku mengerti. Aku akan menghapus kontak Pak Agus sekarang. " jemari Yaura ingin menghapus kontak Pak Agus,namun..
" HEI HEI HEI berani-beraniya Kau menghapus kontak Pak Agus. " omel Ken.
" Jadi apa maksudmu,Ken? Kau bilang Aku tidak boleh menyimpan nomor ponsel Lelaki Lain selain dirimu. " Yaura mrengut.
" Iyah tapi jangan Pak Agus juga kali."
" PAK AGUS KAN LELAKI, JADI AKU HAPUS. KAU ANGGAP APA PAK AGUS? WARIA BEGITU? 😑 Aku sudah mengikuti perintahmu tetap salah. " omel Yaura balik.
"Bukan begitu,Sayang. Ahhh sudahlah, Aku malas menjelaskan. Cium dulu.. Aku mau keluar.. " pinta Ken seraya mendekatkan pipinya.
" Tidak.😑 "
" Baiklah, Aku cium sendiri saja. Mmuuuuaacchh " Ken meraih kening Sang Istri lalu mengecupnya hingga membuat Yaura tersenyum namun berpura-pura tetap kesal.Setelahnya Ken melangkah keluar.
" Tidak boleh menyimpan ponsel pria lain? apa maksudnya? aneh.. " senyum Yaura, Ia sangat bahagia punya waktu penuh dengan Suaminya. bayang-bayang wajah Ken dan senyumnya terus terngiang di kepala.
" Kenapa Aku jadi berpusat kepadanya? " lirih Yaura.
Depan Kamar Sinta
Yaura berhasil ditelfon,
" Nomor Nona Yaura aktif, seharusnya Kau menelfon Nona Yaura jika menanyakan pekerjaan,karena Dia bosmu bukan hanya Ken, Kau mengerti? Baiklah, akan Aku sampaikan kepada Tuan Ken tentang pekerjaanmu. " ujar Zayn lalu melanjutkan langkahnya ke Kamar Ken.
" Terima Kasih Tuan Zayn " Sinta menunduk.
" Selalu salah. " gumamnya dalam hati, Ia faham bahwa Zayn sedang menyindirnya. Setelah itu,Ia kembali masuk Kamar.
" Apa pekerjaan Kita selanjutnya? " tanya Donna yang masih betah tiduran di kasur.
" Kita tunggu telfon Tuan Ken saja, Aku sudah meminta bantuan kepada Tuan Zayn. " ujar Sinta seraya melepas ikat rambutnya lalu duduk di soffa.
" Kenapa tidak langsung menemui Tuan Ken saja? Kamarnya dekat. " heran Donna.
" Kamar Mereka sangat privasi,tidak boleh ada yang mengganggu. Aku takut disangka tidak punya sopan santun mengetuk Kamar Mereka. " Sinta memutar bola matanya.
" Bukankah Kau memang tidak memiliki sopan santu? dulu,Kau sering sekali mengganggu privasi Mark. " sindir Donna sambil senyum. Ia heran kenapa Sinta kini peduli dengan sopan santun.
" Aku tidak seperti dulu. " Sinta menenggak wine seraya menarik sudut bibirnya.
Depan Pintu Kamar Yaura
Zayn mengajak Ken untuk ke Kamarnya karena ada pembicaraan serius. Mereka pun kini berjalan melewati kamar Sinta dan Donna,
" Sinta tadi bertanya padaku apa pekerjaan selanjutnya. Diamenghubungimu namun ponselnya tidak aktif jadi Dia bertanya. " ucap Zayn.
" Pekerjaan banyak, kenapa Dia tidak menghubungi Istriku?padahal ponselnya aktif. " kritik Ken.
" Maklumi saja,mungkin Dia masih tidak faham." Zayn mengeluarkan ponselnya.
" Iyah Aku memakluminya.. " ucap Ken yang memang memaklumi Sinta dan Donna.
Kamar Zayn
Ken dan Zayn duduk di soffa. tangan Zayn menekan sebuah tombol hijau, dan terdengarlah rekaman yang mengandung informasi tentang Yaura.
Nafas Ken memberat,tatapannya kembali memerah.
" Suara siapa? " tanya Ken.
" WANITA MALAMKU, DIA BERNAMA YARA. Aku memintanya datang karena Adikmu membelikannya Gaun dan memberi undangan agar datang ke Grand Opening G&D. lalu Yara tidak sengaja mendengarnya.. " tutur Zayn.
Ken terdiam, kekesalan dan kewaspadaan kembali melanda di pagi hari. Ia tidak mungkin diam mendengar ada kabar tidak enak yang mengancam nyawa Istrinya. Ken mengambil ponsel Zayn lalu menyuruh Tim GOD menyita semua CCTV Hotel.
" Minta semua CCTV mereka, katakan atas perintahku. dan suruh Albert untuk memeriksa rekaman Bar Private Nomor 89 dan cari tahu siapa mereka." titah Ken.
" Baik,Tuan. " jawab Tim GOD.
__ADS_1
" Manusia Bodoh mana yang berani melawan Yaura. Jika saja Aku mengizinkannya memegang senjata, akan Aku suruh Yaura menembak langsung kepala mereka. " umpat Ken.
" Berhati-hatilah. Musuh sudah mengetahui kekuatan Kau dan Istrimu, nama Goddes Of Death sudah terkenal, jadi kemungkinan besar musuhmu akan menyamar sebagai Orang Baik dan Rekan Kerjasama. " Zayn membantu Ken menemukan jalan keluar. keduanya kini sama-sama diam memikirkan tindakan yang tepat.
Kamar Sinta
Yaura membawa banyak berkas yang Suaminya bawa semalam, sebagian ada yang sudah Ia urus,sebagian lagi belum.
" Nona Yaura? "Sinta kaget.dan,
" Selamat Pagi Nona Yaura " sapa Donna seraya membungkukkan badannya.
" Selamat Pagi Nona Yaura " kemudian Sinta melakukan hal yang sama.
" Pagi. Maaf Aku mengganggu. Apa Aku boleh meminta bantuanmu Sinta? tugas semalam belum selesai, jadi Aku ingin Kau menyelesaikannya. " tanya Yaura.
" Tentu boleh,Nona. Kemarikan.. " Sinta tersenyum kecut seraya mengambil alih semua berkas dari tangan Nonanya.
" Masuklah Nona.. " ajak Donna dengan penuh senyum ramah.
Sendirian,Suami tidak ada membuat Yaura menerima ajakan Donna.
" Terima kasih.. " senyum Yaura tipis.
Mata Sinta dan Donna diam-diam memperhatikan penampilan Nonanya.
" Cincin dan Kalungnya sangat indah. Pakaiannya pun sangat mahal. Antingnya adalah merk idamanku,yaitu Cartier. " takjub Sinta, Ia sangat syok melihat fashion Yaura dari dekat.
" Bajunya saja hampir 100 jt. benar kan? " lirihh Donna.
" Benar. itu baju impian Kita saat masih bersama Mark. " saut Sinta.
Berpura-pura akrab,
" Nona, apa sudah sarapan? " tanya Donna.
" Sudah. tidak perlu formal,berbicara santai saja denganku. " ucap Yaura, Ia merasa Donna dan Sinta sangat kaku dan ragu jika bicara.
" Tuan Ken melarang Kita berbicara informal dengan Nona,begitu. omong-omong apa Tuan Ken kemana Nona? Tuan belum memberi Kita tugas sejak pagi. " tutur Sinta yang membuat Donna sedikit syok, karena berani menanyakan Ken didepan Istrinya sendiri.
" Ken sedang bersama Zayn. Hubungi Aku saja jika Ken belum memberimu tugas." jawab Yaura seperlunya.
" Ohh begitu,baiklah Nona. " senyum Sinta seraya mengerjakan berkas yang Yaura minta.
Dalam situasi ini, Donna dan Sinta berlomba untuk sok akrab dengan Yaura. Mereka banyak mencecar pertanyaan yang menjerumus ke arah privasi. Namun Yaur menjawabnya dengan santai namun terjaga.
***********
1 Jam menunggu informasi dari Albert, Ken akhirnya mendapatkan data orang yang mengincar Istrinya.
" Dia tidak terlalu berpengaruh dan perusahaannya tidak sebesar Kita. Kenapa Dia begitu berani? " heran Ken.
Kembali berfikir,
Ken tersenyum,
" Rupanya benar katamu, orang akan berpura-pura baik dan menyamar sebagai rekan kerja untuk masuk ke wilayah Istriku lalu menikamnya. "
" SEPERTINYA AKU HARUS KEMBALI MEMANCING TIKUS AGAR MEREKA KELUAR. " ungkapan Ken membuat Zayn berfikir.
" Apa yang Kau lakukan? " tanya Zayn.
" MENARUH KEJU SEBAGAI UMPAN, LALU MELETAKNYA DIATAS JEBAKAN. TIKUS AKAN KELUAR,LALU MUNCUL,DAN.. TERJEBAK. " Ken mengeluarkan smirknya.
" Adu senjata? Aku ikut. "
" TIDAK. MEREKA BILANG INI ADALAH BISNIS,JADI AKU AKAN MENEMPATKAN DIRIKU SEBAGAI PEMBISNIS. Aku permisi dulu Zayn.." Ken beranjak lalu keluar Kamar.
Kamar Yaura
Ia mencabut ponsel dari charger,lalu. menghidupkannya.
Tangannya mengetik sebuah nomor kontak
ANS MEDIA UTAMA
Lalu menelfonnya.
" Dengan ANS MEDIA UTAMA,Kami siap menerima informasi dari Anda. " jawab Staff Berita ANS MEDIA UTAMA.
" Bersiaplah mendapat bonus bulanan karena rating berita Kalian akan naik setelah Aku berbicara tentang ini. dengarkan baik-baik.. " ucap Ken,
Mengenali suara dan memeriksa data telefon,
" TU-TU-TUAN KENDRICK? DARI G&D? " syok Staff itu.
" Baguslah jika Kau mengenaliku.sekarang dengarkan.. " ucap Ken,
" Tunggu Tuan.. silahkan.. " jawab Staff seraya menyalakan rekaman suara dan tangannya siap untuk mengetik Keyboard.
" ISTRIKU MENDERITA KELUMPUHAN OTOT KARENA TERLALU LAMA MEMBEKU SELAMA 8 BULAN PENUH. OPERASI BESAR YANG ISTRIKU ALAMI MENGAKIBATKAN SEBAGIAN INGATANNYA HILANG. JUGA MENJADIKANNYA MENGALAMI PENURUNAN FUNGSI OTAK SEHINGGA SUSAH MENGINGAT DAN MELUPAKAN SEGALANYA. "
" KARENA ITU, ISTRIKU BUKAN LAGI YAURA YANG DULU. DIA SEKARANG.... "
" TIDAK BISA MENGGUNAKAN SENJATA ATAU BERKELAHI. BAHKAN ,UNTUK MENGINGAT NAMA JENIS SENJATA DAN PELURU PUN DIA LUPA. "
" OLEH KARENA ITU, AKU INGIN MENGADAKAN PEREKRUTAN PENGAWAL PRIBADI G&D YANG MEMILIKI SKILL TERHEBAT DAN AKU AKAN MEMBAYARNYA DENGAN NOMINAL TINGGI. PENGAWAL KHUSUS DITEMPATKAN DI G&D BUKAN SEPENUHNYA,AKU BUTUH 10 ORANG TERBAIK."
" Siarkan berita ini kepada Media. " senyum Ken.
Deggggggg tangan Staff tersebut gemetar.
" Tuan Ken, ini menyangkut nama Nona Yaura Gita Devmalik,Aku tidak berani merilisnya karena Nona Yaura pernah menyita data Kami saat di pengadilan. Apa ini semua atas izin Nona Yaura? Maaf Tuan Ken ,Saya lancang.. " tanya Staff Berita untuk memastikan bahwa berita ini bisa dirilis.
" AKU SUAMINYA, TENTU ATAS IZINNYA. RILIS SAJA, AKU AKAN MELINDUNGIMU. " Ken mematikan sambungan telefon.
" YESSSS !!! AKU MENDAPATKAN BERITA BESAR HARI INI, TERLEBIH LAGI BERITA UTAMANYA ADALAH NONA YAURA. NONA YAURA SANGAT MENJUAL DAN DI TONTON BANYAK ORANG BERITANYA.. AKHIRNYA YA TUHAN,AKU BISA MENDAPATKAN BANYAK BONUS DARI RATING INI. " Staff berita tersebut girang dan bahagia bukan main.
Ia langsung membuat Naskah Berita lalu menyetorkannya pada pihak Devisi Penayangan
*********************
SPOILER
Yaura terkejut melihat berita di Televisi, Ia menatap Ken.
" Siapa yang menyebarkan berita? ".
" AKU. " senyum Ken seraya merengkuh pinggang Istrinya.
" Alasannya? " Yaura menatap mata Suaminya dengan penuh ketulusan.
" MELINDUNGIMU. cukup jelas atau kurang jelas? " Ken lebih menatap Istrinya dengan penuh ketulusan dan kasih sayang.
Tidak bisa banyak bertanya,Yaura tiba-tiba melukis senyum manis.
" Oh begitu,baiklah. Terima kasih. sekarang Ayo keluar, Aku ingin membeli makanan luar.. " pintanya.
" Kemana,Sayang? " senyum Ken.
" Membeli RUJAK BUAH. " tawa Yaura.
**********
Saran dan Kritik
SABAR YAH YANG NUNGGU HAMIDUN
MASIH PENGEN NIKMATIN MASA HONEY MOON KENNYA🤣😆 BIARIN MEREKA PACARAN DULU DAN DEKET, KAN SELAMA INI MENTAL-MENTAL MULU. SATU SABANG, SATU MERAUKE. SATU PENGERTIAN, SATUNYA ORA IYAH ORA EMBUH ( Acuh ) KAYAK SI DIA🤣😆DIA ITULOH YANG KITA CINTAI
__ADS_1