Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
TIBA DI MALDEVIS


__ADS_3

" Iyah Kakak lupa,Aku sama sekali belum berkemas untuk besok. terlalu menikmati pesta hufftt.. " ujar Evelyn.


" Ada Pelayan,jangan terlalu pusing." Ken mengelus kepala Adiknya lalu berpamitan kepada Pemilik Acara.


Mereka pun melangkah keluar dan melajukan mobil.karena harus packing maka Alex, Vino, dan Kevin pun pulang ke Rumahnya masing-masing.


Tak disangka, Zayn membuntuti Ken dan Yaura yang melangkah keluar lebih dulu.


" Sayang..Apa Aku boleh ikut bersama Kalian? " tanya Zayn yang membuat Ken tertawa.


" Kau kemari naik Delman atau bagaimana? " lawak Ken sambil membuka pintu mobil sportnya.


Zayn mendekat dan berbisik ke telinga Sahabatnya.


" Di mobilku ada benda terlarang yang tidak mungkin lolos dari keamanan Hotel. dan Aku ingin BERMAIN sekarang. " Zayn cekikikan di telinga Ken.


" DASAR GILA ! " umpat Ken sambil senyum yang mengerti apa yang dimaksud Sahabatnya. ( Hayoo tebak, mesuman Ken atau Zayn😂 )



Karena menggunakan mobil sport yang hanya memiliki Dua Kursi.


" Vin, pake mobil ini dulu." Ken melemparkan kunci mobilnya kepada Vino dan memasuki mobil Evelyn yang memiliki Empat Kursi.


" DASAR MANJA ! " usil Vino kepada Zayn yang tiba-tiba ngikut pulang bersama calon Kakak Iparnya.


" Kau mau Aku sentil Ginjalnya?! " sentak Zayn diiringi tawa.


Yaura sedari tadi hanya diam menunggu Ken mengambil mobil Adiknya,Evelyn.


" Nona Yaura.. Kau sangat cantik." goda Zayn sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Laporkan saja kepada Suamimu,Nona. Zayn sangat tengil. " timpal Nona Sexy yang sedari tadi bersama Zayn.


Mobil memarkir didepan,


" Masuklah,Sayang. " Ken membukakan mobil untuk Istrinya.


" Terima Kasih. " bukannya Yaura yang masuk,malah Zayn yang nyelonong masuk hingga membuat Ken darah tinggi.


" Bukan Kau,Bodoh ! " umpat Ken diiringi tawa ringan, Sumpah Demi Tuhan,Ia sangat merindukan kekonyolan Zayn yang sedari dulu menghiburnya.


Yaura pun nampak mengulas senyum tipis karena merasa Suaminya dan Zayn sangat cocok, yaitu memiliki selera humor yang tinggi.


Didalam mobil


" Kalian mau kemana? " tanya Ken yang seperti seorang sopir.


" Kita mau ke Hotel G&D,Pak Sopir. mohon segera dipercepat laju mobilnya. " jawab Zayn yang seperti seorang penumpang.


" B*ngsat ! " umpat Ken yang membuat Zayn dan Wanita Sexy itu tertawa, begitupun Istrinya sendiri yaitu Yaura yang menahan tawa karena baru kali ini ada seseorang yang berani menistakan Ken😅.


" Nona Yaura.. Aku dan Baby mau menginap di Hotel G&D, apa Nona akan mengenakan tarif kepada Kami ? " celetuk Zayn yang ingin menjahili Yaura juga.


" TENTU BAYAR ! MASA GRATIS." saut Ken dengan cepat.


" Bangs*t ! Diamlah ! " tawa Zayn sambil menjambak pelan rambut Ken yang sedari tadi selalu nyaut padahal Ia ingin akrab dengan Yaura.


" Nona Yaura,lihatlah.. Suamimu ini sangat perhitungan. " sambungnya sambil menoleh ke wajah Yaura yang cantik jelita.


Sejatinya tidak banyak bicara, Yaura hanya mengulas senyum tipis sebagai jawaban.


" Kau tidak akan bisa membuat Istriku berbicara. " Ken tertawa melihat ekpresi Zayn yang kecut karena memang tidak bisa membuat Yaura merespon candaannya.


" Hanya Istrimu yang berani mengabaikanku. Huftt " Zayn menyenderkan tubuhnya di kursi sembari merangkul pundak Wanita Sexy yang duduk disebelahnya.


Ken tersenyum sembari melirik Sang Istri, Ia menjadi flashback saat dimana dirinya selalu diabaikan oleh Yaura.


Karena sibuk flashback sembari senyum-senyum membuat Ken melajukan mobilnya sedikit lambat hingga membuat Zayn yang dibelakang menggerutu.


" CEPAT KEN ! AKU SUDAH TIDAK TAHAN,BODOH ! KAU INI SEPERTI TIDAK PERNAH MERASAKAN SAJA".


Tersadar, Ken tersenyum seraya menatap spion belakang, dan memperhatikan Zayn yang sepertinya benar-benar tidak tahan. Emang dasarnya tukang usil dan suka cari masalah, Ken malah semakin memperlambat laju mobilnya.


Zayn semakin kesal dan mendengus kasar karena Ken benar-benar tidak bisa diajak berkompromi.


" KEN ! " ucap Zayn dengan nada tinggi.


" Apa? " jawab Ken dengan santainya seraya tersenyum puas karena berhasil menyiksa Zayn.


Sejatinya sama-sama licik,


" Sayang.. " lirih Zayn dengan suara parau dan Sexy, tangannya menggerayangi lengan Wanita itu.


Ken spontan melihat spion belakang dan melihat wajah Zayn dan Wanita itu berhadapan dengan sangat dekat.


" HEI HEI HEI ! ".


Tak malu ataupun ragu,dan


Sluruuppppp Zayn begitu saja menyerang bibir Wanita yang akan menjadi teman malamnya itu, Sungguh ! Aura mereka berdua sangat panas dan hot.



Yaura membulatkan mata saat melihat Dua Sejoli berciuman panas dihadapannya tanpa rasa malu.


Grepppppppp Ken dengan sigap menutup mata Sang Istri lalu mendekapnya.


" Jangan melihat.. " lirih Ken.


" DASAR GILA ! KAU BENAR-BENAR LIAR ! " umpat Ken seraya tersenyum. Ia pun langsung memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di Hotel G&D sesuai keinginan Zayn.


Ciuman Zayn semakin panas saat Sang Wanita mulai menggerayangi dada bidangnya.


Slurpppppp decapan terdengar begitu jelas saat bibir mereka saling mengh*sap dan menggigit.


Ken sejenak melirik ke arah belakang, dan tidak sengaja melihat tangan Zayn mer*mas Gunung Kembar Wanita Itu.


" ANJ*NG " Ken menggigit bibir bawah dan langsung mengalihkan pandangannya ke depan.


Takut keblabasan, Zayn menghentikan aksinya dan tersenyum puas sembari merapikan Jas nya yang sempat acak-acakan.


" Kenapa Kau menyembunyikan Istrimu? Bukankah Kalian sudah merasakan? " Zayn tersenyum manis saat melihat Yaura didekap oleh Ken.


" Kau benar-benar gila,Zayn." Ken tersenyum nakal sembari menatap Sahabatnya dari spion belakang.


G&D


Sesampainya di G&D, Zayn dan Wanita itu pun langsung turun dari mobil.


" NONA YAURA, KAU SANGAT CANTIK. AKU MENCINTAIMU.." Zayn mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum manis kepada Yaura. Sungguh,membuat Ken kesal itu sangatlah menyenangkan.


" Ekhemm.. Di dalam ada BOM C4, jangan sampai Aku menyuruh Albert meledaknya." ancam Ken dengan nada santai namun mematikan hingga membuat Zayn tertawa.


" NONA YAURA, SELAMAT MALAM DAN MIMPI INDAH.MMUAAACHH " Zayn memanyunkan bibirnya dengan sangat menggemaskan.


" Ini malam terakhir. Bersenang-senanglah. " sindir Ken dan..


Ngrrrrrrrrrrrrrr Ia pun kembali melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


Didalam mobil, Ken meraih tangan Sang Istri lalu menggenggamnya.


" Kau sudah mengantuk? ".


" Tidak.. " Yaura menggelengkan kepalanya.


Tidak banyak mengobrol karena hari semakin larut dan takut terjadi apa-apa, Ken melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


RUMAH YAURA


Tidak ada orang, Ken dan Yaura pun langsung masuk kedalam kamar untuk beristirahat.



Sebelum Sang Suami menghamburkan pakaiannya ke sembarang arah, Yaura dengan sigap menadahkan tangannya hingga membuat Ken tersenyum.


" Tenang saja, Aku akan tertib."


" Tertib apanya,Kau selalu melempar pakaian kesana kemari. " protes Yaura.


" Cerewet. " Ken melonggarkan dasinya dengan begitu kharismatik,melepas jas, kancing kameja dan sesuatu yang menempel di tubuh kekarnya.


1 Jam kemudian keduanya kini memakai baju tidur.


Walaupun besok akan melakukan penerbangan, tetapi keduanya sama sekali tidak melakukan persiapan.

__ADS_1



Yaura terdiam didepan lemari dan merasa bingung.


" Aku tidak mengerti apa yang disiapkan." gumamnya dalam hati.Ia berfikir mungkin hanya beberapa baju dan perintilan kecil yang bisa disiapkan secara mendadak nanti besok.


Melihat Istrinya kebingungan,


" Kenapa? " tanya Ken yang curiga jika Sang Istri memiliki masalah.


" Aku tidak mengerti apa saja yang harus dibawa. " ujar Yaura yang membuat Ken gemas.


Huggggg Ken memeluk Istrinya dari belakang.


" Tidak perlu membawa apapun, hanya Kau yang harus dibawa. "


" Ken,Aku serius.. Maksudku, selain baju dan passport apa yang harus dibawa? " lirih Yaura dengan lembut.


" Untuk apa membawa baju,lagipula disana Kita nantinya tidak memakai baju. " otak jorok Ken mulai menyerang hingga membuat Yaura bergelidik.


" Mesum. " Yaura melepaskan pelukan Suaminya dan melangkah ke Ranjang.


Hendak mengejar Istrinya, Ken dikagetkan oleh dering ponsel yang ada di nakas.


Spontan,Yaura pun langsung melirik ke ponsel Sang Suami saat melihat Pak Agus lah yang menelfon.


Ken langsung berlari dan takut jika Yaura curiga.


" Halo.. " Ia pun langsung mengangkat telefon dengan wajah yang biasa saja.


" Kemarilah.. " ujar Pak Agus yang berada di Kantor Pribadi.


" Aku akan segera kesana. " Ken mematikan ponsel sembari mengulas senyum tipis ke arah Istrinya.


" Jangan tegang seperti itu.. Pak Agus hanya menyuruhku untuk ke Ruang Pribadi dan membawakan dokument G&D Mall. "


Yaura menatap bola mata Suaminya dengan tatapan dalam.


" Ken.. jangan berbohong.. ".


" Aku tidak berbohong,Sayang. Kau mau ikut ? Ayo.. Tapi Aku sarankan lebih baik Kau beristirahat,ini sudah larut malam.." Ken mencoba membuat Yaura yakin.


Karena memang merasa lelah dan Ia mulai sedikit percaya dengan Sang Suami, Yaura pun menggelengkan kepalanya.


" Aku tidak akan memaafkanmu jika berbohong. "


" Humm.."


" Tidurlah dengan nyenyak,selamat malam.. " Ken mencium kening Yaura dengan penuh kasih sayang.Setelahnya Ia pun membuka pintu dan melangkah keluar .


Yaura masih mematung di tempat,


" Kenapa Aku tidak bisa berubah sama sekali? selalu mencurigai seseorang ".


Setelahnya, Ia pun merebahkan dirinya di Ranjang dan termenung.


Kantor Pribadi


Pak Agus sedang menyiapkan beberapa rekaman yang siap ditampilkan kepada Ken.


" Dia harus tahu siapa saja musuh Istrinya. " lirih Pak Agus sambil mengotak-atik komputer.


Tlkkkkkkk pintu terbuka,yang artinya Ken datang.


" Tidak ada penyadap disini,kan ? " tanya Pak Agus.


" Tidak ada,Pak. Apa ada masalah lagi? " tanya Ken yang langsung panik karena ini pasti menyangkut keselamatan Sang Istri.


" Apa Istrimu sudah benar-benar tidur? ".


" Mungkin sebentar lagi, Dia kelihatan lelah." pandangan Ken kini terarah pada layar monitor yang menampilkan beberapa rekaman Rahasia masa lalu.


" Jika Reino mengincar G&D, maka Kelompok yang akan Aku tunjukkan ini adalah Pengincar Jet Tempur yang akan Kalian bangun. Perhatikan baik-baik wajah mereka.. " Pak Agus menyalakan sebuah rekaman video dimana Seorang Wanita memakai gaun pengantin yang begitu indah.


Wanita perparas cantik itu nampak menyiapkan sebuah senjata kelas berat,hingga membuat Ken membelakkan matanya.



" YAURA ? " tanya Ken yang sangat syok.


" Iyah itu Istrimu saat berumur 18 Tahun. Yaura berhasil melumpuhkan Para Pengincar Jet Tempur Ayahnya saat di Eropa. Mereka semua lenyap karena peluru dan bom yang diledakkan oleh Kita. tetapi ada salah satu dari jasad mereka yang belum ditemukan sampai sekarang.. Aku takut Dia masih hidup dan bersembunyi di suatu tempat atau bahkan bekerja sama dengan Ayahmu. Jadi Aku perintahkan,saat Kau memusnahkan kelompok Ayahmu di Wilayah Utara Dubai, periksa wajah mereka baik-baik.. dan Jika belum ditemukan juga, Maka Aku peringatkan.. berhati-hatilah dan jaga Istrimu.. Maafkan Bapak baru memberitahu tentang hal ini, karena Bapak kira saat Kelompok Ayahmu musnah, Kita berhasil menemukan orang tersebut,ternyata tidak.. " tutur Pak Agus sembari menyaksikan rekaman Yaura dimasa lalu.



" 18 Tahun ? dan Yaura melakukan penembakan di Luar Negeri? Itu sangat beresiko untuk mati konyol dan terbunuh sia-sia... " Ken tidak habis fikir saat mendengar fakta baru tentang Istrinya yang ternyata BENAR-BENAR BERJUANG SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN SEORANG DIRI.


" Sesuai namanya, GODDESS OF DEATH,Istrimu memanglah DEWI KEMATIAN. Lihatlah .. Yaura menyusun rencana dengan sangat rapih, tersembunyi namun berhasil melumpuhkan lawan walaupun Dia beresiko untuk tertangkap Para Mafia atau Petugas Luar Negeri karena membuat kekacauan disana. Sekali lagi Aku ingatkan, YAURA SUDAH BERJUANG KERAS SELAMA INI.. dan KAU ADALAH SUAMINYA SEKARANG.. LINDUNGI ISTRIMU SECARA PENUH, JAUHKAN DIA DARI MARABAHAYA.. YAURA TETAPLAH YAURA YANG MENGALAMI GANGGUAN KEJIWAAN DAN MENTAL, TATAPANNYA TERKADANG KOSONG,SERING MELAMUN DAN MERASA HAMPA..LALU JIWA PSIKOPAT KEMBALI MENYELIMUTI DIRINYA,ITU AKAN SANGAT BERBAHAYA JIKA DIA BERTINDAK CEROBOH.. JAGA ISTRIMU,NAK." tutur Pak Agus guna mengingatkan Ken bahwa Yaura memiliki gangguan kejiwaan yang sewaktu-waktu bisa mengancam nyawanya sendiri,yaitu percobaan bunuh diri.


Mengingat kejadian dimana Sang Dokter mengclaim bahwa Yaura adalah seorang Psikopat,membuat mata Ken berkaca.


" TENTU AKU AKAN MENJAGA ISTRIKU DAN MENYEMBUHKAN LUKANYA SELAMA INI." ucap Ken.


" JUGA..AKU TELAH MENGINGAT WAJAH PRIA YANG ADA DI REKAMAN TADI , DAN AKAN MENEMUKANNYA SECEPAT MUNGKIN. " sumpah Ken yang benar-benar ingin memusnahkan semua musuh Istrinya.


" Bagus,Nak. Bapak mempercayaimu. Dan Apa Kau sudah menyuruh seseorang untuk ke Dubai? ".


Mengingat bahwa Yaura membeli senjata dari Zayn,itu berarti Pak Agus juga mengenalnya.


" Aku sudah mengirim GALAXY untuk pergi ke wilayah utara Dubai,Pak." jawab Ken.


Degg !!! Pak Agus membulatkan mata saat Ken menyebut Galaxy.


" KAU MENGENAL MEREKA? ".


" Tentu,Zayn adalah Sahabatku. Aku mempercayainya,karena memang Zayn adalah pilihan yang sangat tepat. " tutur Ken.


" Iyah,Bapak juga mengenal Zayn.. suatu keajaiban,karena ternyata semuanya saling berkaitan dan mengenal satu sama lain. " ucap Pak Agus yang setuju dengan pilihan Ken untuk mengirim Zayn.


" Baiklah,Nak. Kau boleh pergi sekarang, kasihan Istrimu sendirian. " sambungnya.


" Tentu.. Bapak juga Istirahatlah. " Ken menundukkan kepalanya sedikit dan melangkah keluar.


" Iyah,Nak. " Pak Agus tersenyum melihat Ken yang sangat gentle dan penuh tanggung jawab.


Kamar


Pukul 01.30 Ken melihat Istrinya sudah tertidur pulas,terlihat matanya yang terpejam.


" Aku tidak akan membiarkanmu terluka sedikitpun dan bersumpah, Aku akan membunuh semua musuhmu secepat mungkin.. " Ken mengelus kening Istrinya dengan telapak tangan lalu menatapnya lekat.


**********************


PAGI HARI


Pukul 07.00 Yaura sudah bangun,dan melihat Sang Suami belum bangun sama sekali. Mungkin karena banyak pikiran, lelah dan letih hingga membuat Ken lelap.


Sejatinya Orang Kaya dan memiliki banyak pelayan,membuat Yaura tidak perlu repot-repot untuk berkemas. Karena jejeran koper sudah tertata rapih di Ruang Utama, bersanding dengan milik Evelyn, Anin dan Lolly.


Yaura mendudukkan tubuhnya di tepi Ranjang,


" Ken bangunlah..ini sudah pagi.. " Yaura menepuk lembut pipi Suaminya.


Berkali-kali ditepuk dan tak kunjung bangun membuatnya kehabisan akal.


" Benar-benar Kebo. " gerutu Yaura karena memang benar,sekalinya bobo,maka Ken akan seperti Kerbau yang susah dibangunkan.


" Ken bangunlah.. Kau harus sarapan.. " Yaura terus menepuk pipi Ken yang sangat kenyal nan lembut.


" Sebentar lagi.. " saut Ken yang masih tidak sadar.


" KEN, KITA KETINGGALAN PESAWAT ! " teriak Yaura histeris hingga membuat Ken mengerjap dan bangun.


" Pesawatnya siapa? " tanya Ken seraya menyipitkan kedua matanya karena cahaya mentari membuatnya silau.


" Kita. " Yaura tersenyum karena berhasil membuat Suaminya bangun.


" Kita naik Jet Pribadi bukan Pesawat. " Ken tersenyum karena Sang Istri lupa bahwa mereka tidak naik Pesawat Publik.


Yaura mlongo saat mendengar Jet Pribadi hingga membuat Ken gemas lalu menariknya untuk kemvali tidur sambil berpelukan mesra.


" Hangatnya.. " Ken ndusel ke Gunung Kembar Sang Istri hingga membuat Yaura geli.


" Ken..kenapa tidur lagi?bangunlah..Kau belum sarapan. " ucap Yaura yang entah bagaimana cara menangani tingkah Ken yang seperti Anak Kecil,Ndusel mulu kerjaannya.


" Aahh ini masih pagi,Sayang.. Kau cerewet sekali. " Ken tersenyum bahagia karena Yaura akhirnya seperti Istri pada umumnya,ya walaupun kadang cuek.

__ADS_1


Susah dilawan,akhirnya Yaura pun mengalah dan membiarkan Sang Suami menjadikan dirinya sebagai guling yang selalu dipeluk.


1 Jam kemudian, Ken bangun dan malah melihat Sang Istri tertidur pulas.



" Kenapa malah Dia yang tidur? " Ken terkekeh sembari memandangi wajah Yaura yang sudah berhias dan berpakaian rapih tetapi malah bobo lagi. Setelahnya Ia pun beranjak ke Kamar Mandi dan membersihkan diri. Ken sengaja tidak membangunkan Istrinya.


30 menit kemudian, Ken turun ke bawah lalu berpapasan dengan Adiknya,Evelyn yang hendak naik ke atas.


" Kenapa Yaura tidak turun,Kak? " tegur Evelyn.


" Masih tidur. Jangan membangunkannya.. " Ken mengelus kepala Adiknya lalu kembali melangkah menuruni anak tangga.


" Masih tidur? perasaan Yaura tadi sudah bangun." Evelyn mengurungkan niatnya untuk menemui Yaura dan melangkah mengikuti Kakaknya.


Sadar tidak ada Sang Suami disebelahnya,membuat Yaura tersadar.


" Astaga.. kenapa Ken tidak membangunkanku ? " Yaura sejenak menyadarkan diri,setelahnya Ia pun melangkah keluar..


Lantai Bawah


Disaat yang lain sudah menyantap sarapan,Ken malah sibuk menikmati udara pagi yang masih sejuk di halaman depan.


" Evelyn.. dimana Kakakmu? " tanya Yaura sambil menyoroti sekitar guna mencari Sang Suami yang menghilang daripandangan matanya.


" Kakak ada di depan. Ayo Yaura,Kita sarapan.. Oh iyah,Kak Ken juga belum sarapan. " ucap Evelyn sembari menyantap salad kesukaannya.


Yaura menganggukkan kepala lalu melangkah ke halaman depan. Terlihat Sang Suami sedang berbincang dengan Robin dan Tukang Kebun.


" Ken, Kau belum sarapan. " ucap Yaura tiba-tiba yang membuat Ken tersentak.


" Kau sudah bangun? ".


Yaura menganggukkan kepala.Setelahnya,mereka pun melangkah menuju meja makan. So Sweet banget yah, jika salah satu belum makan,maka yang lainnya pun tidak akan makan.


Menikmati sarapan..


" Kak.. Apa Kita membawa fotografer? Kalo tidak,biar Aku menyewa temanku sekarang.." tanya Anin kepada Ken, karena memang rugi jika Honey Moon ke Maldevis tidak diabadikan.


" Tentu bawa,Anin. " jawab Ken sembari meminum susu jahe hangat kesukaannya.


Skip Cerita


******************


BANDARA


Tidak bercanda atau berbohong,Ken benar-benar menggunakan Jet Pribadi untuk liburan paling spesial sepanjang hidupnya. Para Abdi Negara, Nona Lee, Raja Jorok, Vino, Alex , Pak Agus, Bibi Arum , Anin, Lolly , Evelyn dan semuanya sudah berkumpul dengan pakaian yang sangat stylish. Barang-barang mereka dibawakan oleh Pengawal,


" Aku rasa butuh Asisten Pribadi. " celetuk Evelyn yang terdengar di telinga Vino.


" Tidak perlu. Kau harus mandiri. " jawab Vino yang merasa sangat bahagia,karena akhirnya kesalapaham di masa lampau berakhir bahagia seperti sekarang.



Jika ada Ken & Yaura, sudah pasti ada Paparazzi, Kamera, dan Wartawan.


" Sapa mereka sebentar,Sayang. Cukup senyum dan membungkukkan badan sebentar. " ujar Ken yang bermaksud mengajadi Yaura untuk sedikit menghormati media,karena ini juga salah satu strategi marketing G&D yang juga akan melibatkan dan membutuhkan media.


Jepretan kamera yang tiada henti, teriakan reporter yang ingin wawancara sebentar membuat Yaura kikuk dan canggung.


" Ken.. Aku malu.. " Yaura berlindung dibelakang punggung Suaminya agar tidak terpotret.


" Baiklah..cukup bungkukkan badan kepada mereka.".


Berjalan menuju landasan, Para CEO sibuk menyapa media,termasuk Yaura yang membungkukkan sedikit badannya sebagai penghormatan. Berbeda dengan Para Abdi Negara yang bebas dari jepretan kamera media.


*


Jet Pribadi


Semua Penumpang menduduki posisinya masing-masing. David dengan Nona Lee, Alfin dengan Lisya, Kevin dengan Anin, Lolly dengan Solly ( sendirian guyss gak mau sama Alex 😅 ), Alex dengan Albert , Vino dengan Evelyn , Pak Agus dengan Bibi Arum dan Robin dengan Fotografer.


" Duduklah dengan Lolly. " perintah Ken pada Alex.


" Albert..jelaskan kepada Bos bahwa Aku sudah nyaman denganmu. " jawab Alex yang merasa sangat ogah duduk dengan Lolly.


" Jangan pisahkan Kami. " celetuk Albert yang membuat Ken ingin mengumpat.


" Gila. " Ken kembali ke tempat duduknya,yaitu bersama Sang Istri tercinta.


Entah memang disengaja atau hanya untuk menjaga keselamatan Para Wanita, David merasa sangat bersyukur bisa duduk bersama Wanita Badass atau Berani seperti Nona Lee.




" Apa Kau sebelumnya pernah ke Maldevis? " tanya David seraya menatap Nona Lee yang sangat cantik Elegant.


" Tidak.. paling ke Santorini. Kau ?" Nona Lee mengulas senyum manis hingga membuat David terpana.


" Tidak juga, Aku belum pernah ke tempat romantis. " ujar David seraya melepaskan jaket grey yang membalut tubuh atletisnya.


" Benarkah? biasanya Para Tentara akan sibuk berkencan di tempat romantis jika ada waktu. " sindir Nona Lee.



" Memang. tetapi sayang,tidak ada gadis yang mau berkencan denganku. " David tertawa hingga membuat semuanya mendelik.


" AKU MAU BERKENCAN DENGANMU KAPTEN DAVID. " celetuk Lolly yang seketika suaranya memenuhi isi Ruangan.


" Tidak. nanti ada yang marah. " saut David sembari melirik ke arah Alex yang sedang mengumpat.


" Murahan. Bagaimana bisa Dia menawarkan diri." umpat Alex dalam hati.



" David itu sering berkencan dengan Bibi Dapur di Camp.Tentara, jangan tertipu olehnya. " timpal Alfin yang bertingkah so cool dan gengsi di sebelah Lisya.



Lmaooooo semuanya tertawa termasuk Ken yang tawanya paling kencang.


" Jangan bilang seleramu adalah Janda, David. " saut Ken yang sedang memainkan kuku Istrinya yang sangat cantik di hiasi kutek berwarna cream.


" Boleh juga. " celetuk David yang membuat Nona Lee menahan tawa.


" ANJ*NG ! TAHU AJA KALO JANDA LEBIH HOT DAN BERPENGALAMAN. " Kevin terkekeh.



Lmaooooo Para Pria tertawa termasuk Albert yang sedari tadi cool nan kalem.


Karena melakukan penerbangan yang cukup lama, mereka membuang rasa bosan dengan bercanda ria, bermain kartu, terkadang membahas bisnis dan bercerita ngalor ngidul. Nona Lee sangat ekpresif dan sangat enak diajak bicara, Lolly yang jenaka , Evelyn yang tak kalah nyablak, Anin dan Lisya yang kalem, dan Yaura yang hanya berkata ' Iyah,Tidak,Iyah,Tidak ' membuat suasana kekeluargaan semakin kental.


Skip Cerita.


************************************


MALAM HARI


Pukul 20.35 mereka sudah tiba di Maldevis. Dan


WOW pemandangannya sangat indah.Lautan biru, Kilauan lampu, angin kencang, kemerlip bulan dan bintang ikut menghiasi keindahan Tuhan yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata.



Semuanya terpaku,terpana dan kagum akan keindahan alam Maldevis.


" Indah sekali Ya Tuhan.. " Yaura memejamkan mata seraya mengepalkan kedua tangannya sejenak. Sungguh, Ia sangat bersyukur Tuhan memberikan keindahan alam seperti ini.


" Kau menyukainya? " tanya Ken sembari meraih pinggang Sang Istri.


" Sangat. " Yaura tersenyum bahagia,karena sungguh Ia selama ini tidak pernah sekalipun membayangkan Maldevis, yang Ia bayangkan hanya Dubai dan Medan Perang.


Ken tersenyum saat melihat wajahnya Istrinya berseri.



Karena masih lelah karena perjalanan, mereka pun memilih beristirahat sejenak untuk merilexkan badan di Resort. Pemandangan laut lepas begitu memanjakan mereka,alunan musik dan tarian khas Maldevis menambah kesan romantis nan Intim.


**************


Butuh Saran dan Kritik

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Commentnya♥️


Guyss maafin Aku menghilang sekian lama tanpa kabar😭😭Maafin yakk😭 Soalnya Aku sibuk buka usaha Parfume,jadi fokus narikin konsumen dan promosi sana-sini.


__ADS_2