
Ken mengelus lembut Pipi Sang Istri dan tersenyum lebar, kebahagiaan terpancar di wajahnya.
" Yaura.. Aku sangat bahagia,Kau kembali.. " lirih Ken dengan lembut, matanya berbinar.
Pak Agus, Dokter Lee, dan Bibi Arum juga tak kalah bahagia, senyum lebar menghiasi wajah mereka. Penantian selama berbulan-bulan, kesabaran juga ketelatenan mereka mengurus Yaura yang selama ini menutup mata akhirnya membuahkan hasil yang manis.
" Yaura.. buka matamu,Nak.. " lirih Pak Agus, cairan bening membasahi kedua matanya.
Yaura yang masih sangat lemah,tubuhnya kaku,terlihat berusaha keras untuk bangkit dan menggerakkan anggota tubuhnya.
" Tuhan, apa yang terjadi denganku.. " rintihnya dalam hati, Ia merasa sangat syok melihat kondisinya seperti orang lumpuh.
Senyum di bibir Ken sirna saat melihat Sang Istri tidak membuka kedua matanya lagi, jemari yang sulit bergerak membuatnya semakin gemetar.
" A-a-ada apa dengan Istriku? " Ken terbatah,lalu menoleh ke arah Dokter Lee yang sedang mengamati Drawing Monitor untuk memantau kondisi Yaura.
" Karena Yaura koma selama berbulan-bulan, otot nya menjadi kaku,tubuhnya pun membeku.. Kau tidak perlu khawatir, ini bisa di pulihkan.. tetapi butuh beberapa hari untuk memulihkan keadaan Istrimu.." tutur Dokter Lee, setelahnya Ia menyuruh Bibi Arum menyuntikkan sesuatu pada Yaura.
Hendak menyauti perkataan Dokter Lee,perhatian Ken teralihkan oleh..
" A-a-ayah.. " lirih Yaura terbatah,bibirnya gemetar,suaranya begitu pelan dan lemah, wajah Mendiang Sang Ayah terlintas dibenaknya.
Deggg !!! Ken kembali mendekati Istrinya.
" Sayang, buka matamu.. " lirih Ken.
Yaura kini bisa mendengarkan suara seseorang dengan jelas, Ia kembali membuka kedua mata indahnya.
Pandangan samar kini berubah menjadi sebuah pandangan yang begitu indah, Ia melihat wajah Sang Suami dengan begitu jelas.
Kedua mata mereka kembali beradu pandang setelah sekian lama. Mata Yaura berkaca, tatapannya begitu sayu.
Kedua mata Ken juga tak kalah sayu, cairan bening nampak menggenangi bola matanya. Ia merasa begitu bahagia sekaligus terharu,
" Yaura.. " lirih Ken dengan begitu pelan nan lembut.
Mendengar namanya kembali dipanggil,membuat Yaura meneteskan air matanya. dengan susah payah,
" KEN... " lirihnya.
DEGG !!! Mendengar Yaura memanggil namanya,membuat Ken tersenyum dihiasi oleh air mata kebahagiaan yang menetes membasahi pipinya.
" Iyah, ini Aku, Sayang.. " jawab Ken,tangannya menyeka air mata Sang Istri.
Dokter Lee,Pak Agus, dan Bibi Arum begitu lega saat melihat Yaura mengingat Suaminya.
" Syukurlah Yaura tidak mengalami amnesia, jujur Aku sangat takut operasiku waktu itu gagal ,dan malah membuat ingatannya semakin memburuk.." Dokter Lee mengelus dadanya dan tersenyum lebar.
" Aku sangat berterima kasih kepadamu,Nona Lee. Yaura juga pasti akan sangat bahagia ketika Dia tahu bahwa Kau ada disampingnya.. " lirih Pak Agus, hatinya begitu plong melihat Pasangan Suami Istri yang dihadapannya kembali dipertemukan.
" Nona, sebaiknya Kita meninggalkan Nona Yaura terlebih dahulu. Kondisinya masih lemah, biarkan Tuan Ken yang menghabiskan waktu dengannya. Besok pagi,baru Kita menemui Nona Yaura.. " tutur Bibi Arum.
" Ide bagus.. " Dokter Lee menarik sudut bibirnya, dan melangkah keluar disusul oleh Pak Agus dan Bibi Arum di belakangnya.
Tidak mengerti apa yang terjadi dengan dirinya, Yaura mencoba menggerakkan tangan dan berusaha meraih tangan Sang Suami.
" Jangan memaksakan jika itu membuatmu sakit.. " Ken menghalangi tangan Sang Istri agar tidak terlalu memaksakan bergerak.
Masih belum bisa mengingat kejadian sebelumnya,tetapi yang Yaura rasakan adalah rasa sakit, dada yang begitu sesak dan mengisak. Hatinya begitu terluka,
" Ken... " Yaura meneteskan air mata,Ia menatap Suaminya dengan tatapan dalam.
Degg !!! Hati Ken mendadak tersayat jika melihat kesedihan dari wajah Istrinya, matanya memerah dan menahan air mata.
" Kau baik-baik saja? " tanya Ken.
Bibir Yaura bergetar,dan..
" A-a-aku baik-baik saja.. Hiksssss " Yaura menangis, air mata mengalir deras. Meskipun Ia tidak tahu apa yang membuatnya menangis, tetapi tidak bisa dipungkiri, rasa trauma dan ketakutan itu masih begitu membekas dihati dan fikirannya.
Ken langsung mendekap Sang Istri dan menenangkannya. matanya memerah,rahangnya kembali mengeras saat mengingat Yaura seperti ini karena ulah Para Iblis.
" Cepatlah sembuh,Sayang. Lenyapkan mereka semua ! Aku tidak akan terima Kau diperlakukan seperti ini. sampai kapanpun ! " Tegas Ken sambil menelan salivanya, emosi selama ini yang Ia pendam akhirnya kembali berkobar.
Yaura menganggukkan kepalanya, air mata semakin mengalir deras.
Tangan Ken tak henti-hentinya mengelus kepala Sang Istri dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Saat dirasa sudah tenang, Ia beranjak dan memencet sebuah tombol agar Yaura bisa duduk dan merilexkan tubuhnya.
RINDU
Huggggggggggg Ken memeluk Yaura dengan sangat erat dan membenamkan wajahnya di tengkuk Sang Istri.
" Aku sangat merindukanmu... " lirih Ken, Sumpah Demi Tuhan, Ia sangat merindukan Yaura hingga tidak bisa dijabarkan oleh sebuah kalimat.
Sedari dulu, Pelukan Ken yang begitu menghangatkan juga menenangkan membuatnya begitu damai. Yaura berusaha keras membalas pelukan Suaminya, tangannya Ia paksa untuk bergerak. dann
Huggggggg Yaura kini memeluk tubuh Sang Suami dengan begitu erat. Rasanya Ia sangat merindukan kehangatan dan sentuhan dari Suaminya.
" Ken.. apa yang terjadi denganku?.. " tanya Yaura dengan pelan di telinga Suaminya.
__ADS_1
" Aku akan menceritakannya setelah Kau pulih.. Aku sangat merindukanmu,Yaura...sangat merindukanmu.. " Ken memejamkan kedua mata, tubuh Wanita yang selama ini Ia rindukan,akhirnya kembali kedalam pelukannya.
Mendengar Ken berbicara seperti itu, membuat Yaura tersenyum tipis dan rasa sesak di dada seketika itu hilang.
" Aku juga merindukanmu,Ken.. " lirihnya dalam hati. Ia semakin mengeratkan pelukannya,dan memejamkan mata.
Mereka berdua sejenak terdiam,saling melepas kerinduan. Mata yang terpejam,dengan tubuh yang saling menempel membuat keduanya begitu nyaman dan tenang. Baik Ken ataupun Yaura, mereka saling menghayati dan meresapi perasaan aneh yang melanda keduanya. Dan sama sekali tidak ingin berpisah,bak perangko yang selalu menempel.
" Kau tidak merindukanku? " tanya Ken,sambil mengelus lembut kepala Istrinya.
" Tidak.. " Yaura tersenyum dan semakin membenamkan wajahnya ke tengkuk Suaminya.
" Jika tidak, kenapa Kau semakin erat memelukku.. " Ken tersenyum, Ia merasa sangat bahagia bisa kembali mengobrol dengan Sang Istri dan menjahilinya.
" Semalam Aku baru saja bertemu denganmu,jadi tidak ada alasan untuk merindukanmu.. " jawab Yaura dengan polosnya.
CKKKKK !!!!! Ken melepaskan pelukan dan menatap lekat wajah Istrinya.
" SEMALAM ? YANG BENAR SAJA SEMALAM ! " Ken menggerutu dan sangat tidak terima dengan ucapan yang keluar dari mulut Istrinya.
Yaura menahan senyum,
" Tentu sangat benar.. ".
" Iyah Kau sangat benar, Sayang ! saking benarnya Aku tidak bisa berkata apapun. " Ken menahan amarah dan rasa kesal tiada tara,
" Selama berbulan-bulan Aku merindukanmu,dan Kau bilang HANYA SEMALAM ?! yang benar saja MARKONAH !!! " Ken mengomeli Istrinya tiada henti.
Melihat Ken memarahinya,membuat Yaura gemass.
" Ken.. Kau semakin jelak ! " Yaura mencoba tersenyum walaupun wajah dan bibirnya begitu pucat.
Senyuman Sang Istri begitu menular dan candu,
" Lihat saja setelah Kau pulih, Aku akan memberimu pelajaran karena terus mengejekku jelek. " Ken tersenyum lebar, tangannya mengelus pipi squishy Istrinya.
" Matematika ? Fisika ? Biologi ? Sejarah ? apa yang ingin Kau ajarkan? " meskipun suaranya begitu pelan dan lemah, tetapi Ken bisa mendengarnya dengan jelas.
Mendengar pertanyaan itu,membuat Ken tersenyum nakal.
" EKHEMMMMMMM " Ken berdeham dan mendekatkan wajahnya di telinga Sang Istri.
" Tentu Biologi. " sambungnya dan tersenyum lebar.
" Tetapi Aku tidak suka pelajaran Biologi,Ken. Setiap Guru Private ku mengajar tentang Biologi, Aku skip ,kalau tidak maka Aku akan tertidur pulas.." Yaura mencebikkan bibirnya.
Ken tersenyum kecut,mukanya sangat masam.
" Pantas saja bodoh seperti ini, ternyata suka bolos pelajaran Biologi. tidak heran.. " gerutunya
" Apa Kau bilang? " Yaura melototkan kedua matanya.
" Aku bilang.. Aku sangat mencintaimu,Sayang.. jangan pernah dingin terhadapku lagi, Sumpah Demi Tuhan, Aku sudah cukup tersiksa dengan tidurnya dirimu selama ini, tetaplah disisiku dan bersamaku sampai maut memisahkan.. " lirih Ken dengan begitu tulus dan dari hatinya yang paling dalam.
Entah berapa kali Ken memanggilnya ' Sayang ' membuat hati Yaura begitu tersentuh dan berbunga.
" Hummmm.. " Yaura memeluk Ken dengan erat dan tersenyum.
Malam semakin larut, karena rasa rindu,Ken memilih tidak tidur dan terus menjahili Istrinya. Sekaligus membantu Yaura untuk banyak bergerak agar tubuhnya tidak merasa kaku.
***************************************
RUMAH KEN
8 Bulan berlalu, selama itu pula Evelyn mengambil alih Louis dari kepemimpinan Kakaknya. Meskipun kepemimpinannya begitu semrawut dan tidak sehandal Sang Kakak,tetapi Ia masih bisa menunjukkan Rasa Tanggung Jawab dan mengemban amanah. Evelyn menjalankan perusahaan dengan semampunya,dibantu oleh Anin dan Lolly yang ikut terlibat.
Evelyn yang belum tidur, Ia memandangi galeri foto yang berada di Kamarnya.
" Kakak.. Aku merindukanmu.. Kau sangat jahat tidak menemuiku sama sekali.. Aku minta maaf banyak salah terhadapmu Kak.. tapi tolong kembalilah.. " mata Evelyn berkaca saat mengingat kebersamaan dengan Kakaknya,yaitu Ken.
" Ken selalu bertanya tentangmu dan yang lain,Evelyn. Dia masih Kak Ken yang sangat perhatian terhadapmu dan memanjakanmu.. " saut Vino dari ambang Pintu, Ia tidak sengaja mendengar keluhan Kekasihnya.
" Apanya yang memanjakan ? Kak Ken justru memberiku tugas mustahil dan membuat Kepalaku pecah." Evelyn mencebikkan bibirnya.
" Tidak masalah.. lagipula Ken kini memegang G&D , dan sepertinya LOUIS akan di AKUISISI oleh Perusahaan Mendiang Yaura tersebut. " Tutur Vino yang sudah mendengar kabar bahwa G&D mengambil alih Louis , sekitar 70 % Saham adalah milik mereka.
" Aku memang sengaja,melepas 70 % Saham kepada G&D. Mendengar nama Louis,membuatku teringat akan kejahatan Ayah dan Ibu ! lebih baik Aku dan Kak Ken membangun Perusahaan Baru dengan nama yang jauh lebih mulia dari Louis ! " Evelyn mengepalkan kedua tangannya.
" Sudah 8 Bulan, Paman dan Bibi menekam di penjara, Kau tidak ingin menemuinya sama sekali Sayang? " tanya Vino sambil menarik Evelyn dan memeluknya.
Tak dipungkiri, Anak tetaplah anak yang merindukan kedua orang tuanya,tetapi disisi lain , Ia masih marah terhadap kejahatan yang orang tuanya lakukan.
" 8 Bulan Aku sangat tersiksa berpisah dengan Ayah dan Ibu, padahal mereka masih hidup dan bisa Aku temui. Lalu bagaimana dengan Yaura yang terpisah selama 10 Tahun dengan Orang Tuanya di Syurga? jika 8 Bulan terpisah saja sesakit ini. Orang Tuanya di bunuh, dan sekarang Dia juga lenyap oleh Ayah dan Ibu.. Cihhhhhh rasanya Aku sangat jijik mengingat kedua Orang Tua ku sendiri.. " lirih Evelyn,air mata menetes dari manik matanya.
Mendengar ini,membuat Vino tersenyum.
" Mungkin ini maksud Ken tidak ingin menemui Evelyn dan mendidiknya untuk mandiri. Evelyn menjadi lebih berperasaan dan berempati, juga Sikapnya menjadi sedikit dewasa.." lirihnya dalam hati.
" Ken akan menemuimu Lusa. jadi jangan menangis lagi.. " ucap Vino yang baru saja dikabari oleh Ken lewat pesan.
Mendengarnya membuat Evelyn melepaskan pelukan,dan mengembangkan senyumnya.
" Benarkah? Wahhh Aku sangat senang,akhirnya Kak Ken menemuiku.. " Evelyn girang dan begitu bahagia.
PENJARA
8 Bulan berlalu, kondisi Para Iblis semakin mengenaskan dan begitu kumel. Bianca tak henti-hentinya menangis karena tak sanggup hidup seperti itu terus, wajah cantiknya kini kusam, berjerawat, kulitnya menghitam dan bentuk tubuhnya tidak terurus.
__ADS_1
Helena, Dia hanya diam dan merenungi kejahatannya dimasa lalu, setiap malam Ia selalu memimpikan Sahabatnya,yaitu Yaura.
" Aku tidak menganggapmu sebagai Sahabat,tetapi kenapa Kau terus tersenyum dan mendatangiku dalam mimpi.. Aku sangat jahat kepadamu,Yaura.. hiksssss" Ia menangis, kenangan bersama Yaura selama 10 Tahun itu terus memenuhi fikirannya. Hatinya di hantui rasa bersalah karena melenyapkan Sang Sahabat.
Edward, Ia tak pernah berhenti berteriak seperti Orang Gila yang sangat terobsesi untuk membunuh Reino dan Hilya. Namun di dalam hatinya,Ia juga dihantui rasa bersalah kepada Ken karena telah jahat berencana membunuhnya,serta Yaura..
" Aku sangat menyesal tidak mempercayai Yaura. Dia sama seperti diriku kehilangan Orang Tua,dan Ayahku terlibat membunuh Orang Tuanya,tetapi kenapa Aku begitu jahat dan bengis terhadapnya. Aku sangat menyesal !!!!!!! arghhhhhhhhhh Baji*gan Kau Reino !! " teriak Edward yang semakin diluar kendali,wajar saja, sudah berbulan-bulan Dia tidak mengonsumsi nark*ba hingga membuatnya kepanasan dan melantur, kepalanya sangat berat ditambah efek narko*a yang membuatnya gila.
Pak Diyo, badannya begitu kurus dan menyusut , ditambah Anggota Keluarganya ikut terkena dampak atas kasus yang menjeratnya. Anaknya di copot dari NIS, juga Istrinya yang meminta berpisah alias cerai. Kedua Orang Tuanya juga tak mengunjunginya sama sekali karena kecewa. baik Anak ataupun Mantan Istri,tidak ada yang peduli dengannya.
Reino dan Hilya, mereka sangat menyedihkan. tatapannya kosong, kantung mata yang begitu terlihat,dan tubuh yang semakin kurus kering. Ia tidak menyangka, Ken dan Evelyn sama sekali tidak menjenguknya atau sekedar menghubunginya lewat telefon. Hati mereka begitu sakit dan sesak saat kedua anaknya tidak peduli sama sekali. terutama Ken yang sangat terobsesi untuk terus menghukumnya.
" Aku lebih baik kehilangan harta dari pada Kedua Anakku.. " lirih Reino dalam hati. Masa kecil Ken dan Evelyn kembali terlintas di fikirannya. tawa mereka membuat Reino begitu bahagia. tetapi ucapan Ken dan Evelyn saat di Pemakaman membuatnya senyumnya sirna.
" Sudah 8 Bulan.. Ken dan Evelyn benar-benar memutuskan hubungan.. " rintihnya dalam hati.
" Tidak ada satu pesan atau panggilan telefon dari Ken ataupun Evelyn yang bertanya tentangku.. Mereka sangat membenci Ibunya sendiri.. mereka benar-benar membenciku .. Hiksssss " Hilya mengisak,dan menyesakkan dada.
" Aku rindu mereka memanggilku Ibu.. Aku tidak kuat jika dipisahkan dengan anak-anakku.. " sambungnya.
Diantara mereka, sepertinya PAK ANDI lah yang paling sejahtera. Fasilitas penjaranya di lengkapi dengan Televisi,Kulkas dan beberapa makanan enak yang dikirimkan oleh Pak Agus atas perintah Ken. Pak Andi dijebloskan di penjara karena terbukti terlibat dengan Reino Bachtiar, namun karena dulu Ia patuh dengan Yaura ,akhirnya Ia mendapat permintaan maaf darinya. Melihat Para Iblis begitu menyedihkan membuatnya tersenyum,
" Rasakan ! Aku juga tersiksa saat Istriku selingkuh dan Nona Yaura mengancam melenyapkan Anakku.. tetapi Aku cari aman ! Rasakan! rasanya di jauhin oleh Anak dan tidak dianggap oleh mereka ! Aku sangat bahagia melihat Kalian menderita.. setidaknya Aku tidak menderita sendirian.. " umpat Pak Andi sambil menyemil makanan ringan.
" HEI REINO HILYA ! AKU MENDENGAR BERITA DI TELEVISI , LOUIS SUDAH DI AKUISISI OLEH G&D , 70 % SAHAM LOUIS ADALAH MILIK G&D. RASAKAN ! SEPERTINYA LOUIS AKAN LENYAP DARI DUNIA PERHOTELAN ! HAHAHAH ! EVELYN YANG MENJUAL DAN KEN YANG MELENYAPKANNYA ! HAHAHAH KASIHAN SEKALI ! PERUSAHAAN YANG KALIAN BANGUN SEJAK DULU,DIHANCURKAN OLEH ANAK KALIAN SENDIRI ! " TERIAK PAK ANDI DAN MENERTAWAKANNYA.
Deg !!!! Reino dan Hilya membelakkan kedua matanya.
" A-a-apa ? Diakuisisi G&D ? Louis dihancurkan? " Reino beranjak dan begitu syok mendengarnya.
" TIDAK !! AKU TIDAK TERIMA JIKA NAMA LOUIS DIHAPUSKAN !! HIKSSS " Ibu Hilya berteriak histeris.
" Sepertinya Anakmu yang memegang Stempel Mendiang Nona Yaura, kasihan sekali ! Ken membangun G&D dengan begitu megah,tetapi Nama Perusahaannya sendiri dihapuskan ! Hahaha LOUIS SUDAH LENYAP ! " Pak Andi tertawa puas hingga membuat terpingkal.
Deg !!! Reino memegangi jantungnya, rasanya begitu menyakitkan.
" Semarah itukah Kau terhadap Ayah,Ken? tega sekali Kau melakukannya Ken !!!!!! " teriak Ayah Reino,matanya berkaca.
" Tidak mungkin ! Louis adalah Identitas Keluargaku ! Tidak mungkin Ken melakukan hal setega itu ! " Teriak Ibu Hilya yang diiringi isak tangis.
Brughhhhh tubuh Hilya dan Reino terkulai lemas saat mendengarnya.
" Aku membangun Louis mati-matian , dan merintisnya dari bawah. dan sekarang, ANAK KU DENGAN TEGANYA MELENYAPKAN NAMA LOUIS DARI DUNIA PERUSAHAAN .. HIKSSS " AYAH REINO MENJAMBAK RAMBUTNYA , IA SANGAT FRUSTASI.
***************
RUMAH SAKIT STEPHANIE LEE
Ken bersimpuh dihadapan Istrinya, bibir sexy nya tak henti menciumi punggung tangan Yaura yang tertempel sebuah infus.
Muuuuaachhhhh muacchhhhhhh muacchhhhh Ken menciumnya dengan sangat imut hingga membuat Yaura geli dibuatnya.
" Ken, apa yang Kau lakukan?.. bangunlah.. " Yaura tersenyum geli.
Menuruti permintaan Istrinya,namun.
Muuuaaachhhhhhhh muuuacchhhh muaachhhh muuaccchhh muachhhh Ia malah mengalihkan ciumannya ke pipi Sang Istri yang begitu lembut dan kenyal.
Yaura terus tersenyum melihat tingkah Suaminya, wajahnya menahan geli karena Ken menciumnya tanpa henti.
" Ken.. ini sudah malam,tidurlah.. " lirih Yaura dengan lembut.
Muaccchhh muuuacchhh muaaachh muaachh bibir Ken mengecup Kening, Mata dan seluruh wajah Istrinya sembari tersenyum.
" Ken.. geli.. " Yaura tersenyum menggelidik dan memeluk Sang Suami agar berhenti menciumnya.
" Segitu saja geli.. " Ken tersenyum manis sambil memainkan rambut Istrinya. ( uWu ♥️🤣 )
" Yaura.. " sambung Ken dan melepaskan pelukannya.
" Humm.. ".
" Aku punya kejutan besar untukmu, jika Kau senang dan bahagia, apa yang ingin Kau berikan untukku nantinya ? " Ken menatap wajah Istrinya dengan begitu seksama.
" Apa yah.. mmmmm... jam tangan mungkin.. " jawab Yaura sambil tersenyum tipis. Ia mengerutkan dahinya dan terheran kenapa Ken memberinya kejutan.
" Aku punya banyak jam tangan.. yang lain saja.. sesuatu yang spesial dan hanya untukku. " pinta Ken, senyum manis selalu menghiasi bibir sexy nya.
Mendengar ini,membuat Yaura mengalihkan pandangannya ke bibir Sang Suami.
" Rahasia.. " lirih Yaura.
" Cihhhhhhh curang ! " Ken tersenyum dan membuang pandangannya.
" Aku yakin Kau sangat bahagia melihatnya, dan Aku tidak sabar menantikan hari itu.. cepat sembuh,Sayang.. Aku mohon.. " Ken meraih tengkuk Sang Istri dan mengecup keningnya.
Yaura menganggukkan kepala dan menyembunyikan kebahagiannya saat Ken memanggilnya ' Sayang '♥️.
HAYOOO KEN NGASIH KEJUTAN APA TEBAK?😂
**************************
Butuh Saran dan Kritik
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Votenya yah ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️