
" Tidurlah dengan nyenyak,Sayang. " Ken mengelus kepala Istrinya dengan lembut.
PAGI HARI
Tidak melakukan aktifitas yang melelahkan semalam,membuat Ken dan Yaura bangun lebih awal dari hari sebelumnya. Mereka sudah sarapan,mandi,dan wangi tentunya. Namun ada salah satu kejanggalan yang membuat Yaura bertanya-tanya,
" Kenapa memakai seragam duka? Siapa yang meninggal ? " tanyanya sambil sarung tangan berwarna putih.
" Tidak ada. Hanya penghormatan kepada Ayah dan Ibu Mertua.." Ken membalutkan seragam duka ke tubuh kekarnya.
" Kau pasti lupa.. " sambung Ken sambil meraih ponselnya yang ada di Ranjang.
Dan yah,Yaura memang lupa bahwa Peti Ayah dan Ibu nya akan dipindahkan ke Ruang Bawah tanah.
" Iyah Aku lupa.. " Yaura tersenyum dan menguatkan hati agar tidak mudah sedih jika mengingat kedua orang tuanya. Lagipula Ken sudah memberinya kebahagiaan,untuk apa sedih? mari bahagia.
" Aku ingin menemui Evelyn. Jika Kau mencariku, Aku ada disana. " Ken mengusap lembut kepada Istrinya lalu melangkah pergi.
Lantai Bawah
Kevin dan Alex nampak sudah berada di Ruang Utama, keduanya bingung kenapa Pelayan, Pengawal , bahkan Ken yang mereka lihat dari kejauhan itu memakai seragam duka.
" Siapa yang meninggal ? " tanya Kevin kepada Ken yang mendekat.
" Peti Ayah dan Ibu Mertua akan dipindahkan di Ruang Bawah Tanah. Kalian juga pakailah seragam duka. " tutur Ken lalu memanggil Pelayan untuk membawakan seragam duka untuk kedua sahabatnya.
Mengerti, Kevin dan Alex pun menganggukkan kepalanya. Ada niat lain,
" Semalam Dynamic dan Ritz Carlton bekerja sama dengan Group Media Ternama untuk melakukan promosi Hotel dan Apartement, Aku fikir.. G&D juga membutuhkan ini,Ken. " Alex menyerahkan berkas strategi pemasaran yang juga ikut menguntungkan Dynamic dan Ritz Carlton.
" Meskipun G&D telah memiliki nama besar, tetapi Aku rasa, Kalian juga perlu melakukan Branding kembali karena G&D pernah vakum dan popularitas International sedikit turun. Aku sarankan, Kau dan Istrimu sendiri yang menjadi modelnya. Kau memiliki wajah tampan dan Istrimu sangat cantik,selain itu juga kalian memiliki G&D Mall,jadi bekerja samalah dengan Majalah atau Brand Fashion untuk menggaet Pengunjung." Kevin memberi masukan kepada sahabatnya, karena strategi yang Ia sebutkan adalah strategi terbaik untuk membuka Citra Baru G&D yang terlibat banyak skandal, dari mulai meninggalnya Sang Pendiri yaitu Devano Malik hingga Sang Pewarisnya,yaitu Yaura Gita Devmalik yang pernah terlibat Kasus Kriminal terbesar.
" Terima kasih Vin atas masukanmu. Aku sudah menerima tawaran Dior,Chanel dan Louis Viuttion untuk bekerja sama dengan G&D Mall. Bahkan mereka sendiri yang menawarkan diri untuk mensponsori Branding G&D asal Yaura yang menjadi modelnya. " Ken tertawa saat mengingat Dior,Chaneldan Louis Vuittion menghubunginya agar Yaura mau memakai pakaian dari Brand mereka pada saat Branding G&D.
" Kenapa Kau tertawa? " Alex mengerutkan dahinya,sungguh ini tidak lucu.
" Justru ini sangat lucu. Mereka meminta Istriku yang menjadi modelnya, sedangkan Kalian tahu bagaimana Yaura?tidak mau di potret atau berpose.Aku yakin, Dia akan menolak mentah-mentah tawaran Dior,Chanel dan Louis Vuittion. Padahal jujur, strategi ini yang paling sempurna. " Ken sudah menerka jawaban Istrinya yang pasti akan menolaknya mentah-mentah.
Sedang dibicarakan, Yaura tiba-tiba tidak sengaja melewati mereka, padahal niatnya adalah menemui Pak Agus. Serempak, Kevin dan Alex dengan semangatnya memanggil Yaura.
" Karena urusan bisnis,jadi Kami menganggapmu adalah Bos,karena G&D adalah Pemasok Dana Terbesar untuk Dynamic dan Ritz Carlton periode sekarang.Lihatlah Nona Bos, Kami ingin memberitahu tentang strategi terbaik Branding Hotelmu,G&D. " Kevin mengulang penjelasannya tentang strategi terbaik.
Sangat hafal,faham,dan mengerti Istri Tercintanya,membuat Ken hanya tersenyum geli saat melihat Kevin dan Alex menjelaskan panjang lebar.
" Tiga.. " Ken menghitung mundur dalam hati sambil mengamati wajah Yaura yang pasti akan mengeluarkan kata-kata Legendnya.
" Dua..".
" Sa..." Ken tersenyum,lalu
" TIDAK ! " Yaura menolak mentah-mentah saran Kevin dan Alex.
Lmaaoooooo Ken tertawa terbahak-bahak, Ia sudah menebak kata apa yang Istrinya ucapkan.
" Aku sudah hafal apa yang akan Istriku ucapkan.Jadi menyerahlah. " Ken menertawai sahabatnya karena mengeyel.
" Ayolah Yaura.. ini Dior,Chanel dan Luois Vuittion, mereka adalah Brand Ternama. Jangan menolak.. " Kevin memelas hingga menampakkan wajah lucunya.
" Kau hanya perlu berpose seperti ini.. seperti ini.. pose imut, pose garang, pose cantik, pose sexy , atau pose nungging seperti ini.. " Alex memperagakan gaya Wanita bak supermodel hingga membuat Kevin tertawa, namun Ken malah melotot.
" JANGAN MENGADA-NGADA ! " Sentak Ken yang merasa kesal dengan pose terakhir Alex yaitu nungging,masa iyah Istrinya disuruh pose kek gitu😂.
" Becanda kali,Ken. sensi amat kayak Wanita Datang Bulan. " Alex tertawa melihat respon Ken.
" Kita menyewa supermodel saja untuk Branding G&D. Aku mendengar Gigi Hadid, Bella Hadid, Kylie Jenner ,Kendall , dan beberapa supermodel kelas mereka itu sangat menguntungkan jika Kita menggunakan jasanya. Sungguh lucu memakaiku sebagai model. " tutur Yaura yang menyuruh Kevin untuk menghubungi model Dunia daripada meminta dirinya untuk menjadi model.
" Yaura.. Kau itu sangat cantik, tinggi, putih, bersinar, dan matamu yang sangat tajam, cocok menjadi Model Perusahaanmu sendiri. Lagipula strategi ini sangat menghemat biaya, Kita tidak perlu mengeluarkan biaya Milyaran Rupiah untuk menyewa Supermodel. Benarkan,Ken? " Kevin terus bernegosiasi dengan Yaura agar mengikuti strategi marketnya,karena jika G&D maju pesat, Ia dan Alex pun akan untung besar.
Ken melipat tangannya di perut menikmati suasana tersulit di Dunia,yaitu bernegosiasi dengan Yaura.
" Kevin benar,Sayang. Kau tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa supermodel, disaat Brand Ternama itu sendiri yang meminta berkolaborasi denganmu. " sejatinya Pengusaha Handal yang tak mau rugi, Ken pun ikut merayu Istrinya agar menerima tawaran.
" Lihatlah,Suamimu itu sangat benar. Lagipula Kau selama ini tidak pernah muncul dalam majalah Edisi Pengusaha Terkaya, sedangkan Kau lah yang paling Kaya Raya bahkan mengalahkan kekayaan Ken. Ayolah Yaura, sekali saja munculnya di majalah. " Alex ikut merayu Istri Sahabatnya agar mau melakukan pemotretan.
" Aku memang tidak akan pernah masuk,karena bukan Pengusaha. " sejatinya pandai mematahkan pendapat seseorang, Yaura pun dengan mudah menyangkal bahwa dirinya adalah Pengusaha.
" Bukan Pengusaha tapi punya G&D dan meliris Jet Tempur. " Ken tersenyum memberi jawaban menohok karena Istrinya itu selalu merendah.
" Hubungi Gigi Hadid atau Kendall Jenner. Soal biaya, biar Suamiku yang menanggungnya. " Yaura tersenyum sambil melirik Ken yang sedang membulatkan kedua matanya. Setelahnya,Ia pun berlalu pergi hadapan Para Pria tanpa dosa.
Lmaooooooo Kevin dan Alex balik menertawai Ken,karena kena imbas perintah Yaura.
" Suami wajib menafkahi Istri. " Alex tertawa begitu kencang saat Ia mengerti sindiran Yaura yang begitu halus kepada Ken.
" Aku berbicara kepada Yaura itu sebagai Rekan Bisnis, dan Dia malah berbicaraku sebagai ISTRI. Jadi mana bisa Aku menolak permintaan Istriku sendiri? " Ken tersenyum kecut saat kalah telak dalam adu argument dengan Sang Istri.
" Perkataan Istrimu begitu lembut,namun sindirannya sangat menusuk." timpal Kevin yang menertawai Ken tanpa henti.
" Sudah jangan tertawa ! Hubungi Gigi Hadid dan Zayn Malik. Gunakan mereka sebagai model G&D Mall dan Hotel, untuk Rumah Sakit biar Kita menggunakan Nona Lee,karena Yaura sendiri yang memintanya. " titah Ken seraya menaruh tangannya di pinggang.
" Jangan Zayn Malik ! Biar Kau dan Gigi Hadid saja yang menjadi modelnya. Kalian berpose mesra,berpelukan, berpangkuan dan berciuman.Aku ingin melihat respon Istrimu 😂 ." celetuk Kevin yang membuat Alex dan Ken mendelik.
" Wahh itu Ide bagus,Brother. " Alex membenarkan.
Ken terdiam,Ia sesaat memikirkan respon Yaura yang tidak menyukainya saat menyimpan banyak nomor Wanita di ponsel,Apalagi jika Ia berpose sensual berasama Gigi Hadid?
" Boleh juga. Ini sangat menyenangkan. " Ken tersenyum dan langsung mengiyakan saran sahabatnya.
" lebih menyenangkan saat ZAYN MALIK BERPOSE DENGAN YAURA GITA DEVAMALIK😂 nanti judul majalahnya bukan G&D,tetapi THE MALIK. " Kevin membuat lelucon saat menyadari Zayn dan Yaura memiliki marga Malik.
" KAU MAU MATI ?! Aku tidak akan mengizinkan siapapun menyentuh Yaura. " Ken berdecak mendengar lelucon Kevin yang membuat hati dan telinganya panas, setelahnya Ia berlalu pergi menemui Sang Adik.
" Dasar Bucin ! Dulu saja bilang tidak akan mencintai Wanita. sekarang, Yaura berhasil menaklukkanmu. " Alex menertawai Ken yang begitu tunduk dan cinta mati dengan Yaura.
Kamar Evelyn
Ken masuk ke Kamar Adiknya, Ia sadar beberapa bulan terakhir, dirinya jarang sekali memperhatikan Evelyn. Tidak seperti dulu, apapun Ia berikan untuk Sang Adik,walaupun itu harus mempertaruhkan kebahagiaannya sendiri.
Evelyn yang telah memakai seragam duka nampak duduk termenung di jendela,Ia menatap taman hijau yang dipenuhi banyak dedaunan dan bunga,tatapannya begitu kosong.
Tidak menyadari kehadirannya,membuat Ken sudah bisa membaca apa yang dirasakan Evelyn.
" Kau merindukan Ayah dan Ibu? Setelah penghormatan, Kakak akan mengantarmu kesana. " ucap Ken yang membuat Evelyn tersentak saat menyadari Sang Kakak ada disebelahnya.
" Kakak? sejak kapan Kakak ada disini? " tanya Evelyn yang merubah ekpresi wajah dan tatapannya seakan baik-baik saja.
" Kakak mengerti dirimu sejak kecil. Kau akan melamun dan duduk di jendela jika sedang merindukan Ayah dan Ibu yang pergi ke luar kota. Kau tidak perlu bertingkah seakan semuanya baik-baik saja. " Ken menatap Sang adik dengan sendu,Ia sebenarnya tidak tega melihat Evelyn ikut terkena imbas ulah Reino dan Hilya. Apalagi di umur Evelyn yang baru menginjak 22 Tahun, hati dan fikirannya masih belum siap menanggung resiko sebesar ini.
Menghiraukan,Evelyn berbalik badan dan mengambil sebuah undangan dari tas slempang miliknya yang berwarna cream dengan corak bunga.
" Ini adalah undangan VVIP dari Tuan Rendy N&A Group untuk Kakak dan Yaura, mereka menginginkan Kalian hadir tanpa alasan apapun. Ini undangannya.. " Evelyn menyodorkan undangan Pesta Tunangan berwarna gold.
Tidak menanggapi undangan,Ken malah menarik Sang Adik kedalam pelukannya.
" Maafkan Kakak,Evelyn. " lirih Ken seraya memeluk Adik semata wayangnya dengan erat, Ia sangat ingat sikap Sang Adik yang begitu manja,tidak bisa jauh dari orang tua. Lalu sekarang? keadaan berbanding terbalik, Evelyn yang dulu tidak mau tahu tentang Louis, kini bisa mandiri mengurus perusahaan.
Memang benar apa yang Kakaknya katakan, Ia sangat merindukan kedua orang tuanya yang sedang menekam di penjara. Evelyn meneteskan air mata dan membalas pelukan Kakak Tercintanya.
" Aku sangat merindukan Ayah dan Ibu,Kak.. " Evelyn mengisak,air mata menetes membasahi seragam duka Kakanya.
Degg !!! Ken tersayat mendengar ucapan Adiknya. Karena bagaimanapun,sekarang Ken lah yang menjadi Orang Tua,Kakak,dan Pelindung bagi Evelyn sekaligus,setelah orang tua mereka menekam di penjara.
" Maafkan Kakak,Evelyn... Kau juga harus menanggung rasa sakit. Maafkan Kakak.. " Ken berkaca saat mengingat Sang Ayah juga tega menembak Evelyn hanya untuk memfitnah Yaura.
" Kakak tidak salah. Yang salah adalah Ayah dan Ibu.. Aku juga sangat merasa bersalah kepada Yaura, jika baru 8 Bulan saja Aku sudah merasa sakit dan merindukan Kedua Orang Tuaku yang masih ada.. Bagaimana perasaan Yaura yang menahan kerinduan selama 10 Tahun dan menyaksikan kedua orang tuanya mati di hadapan dirinya sendiri? Aku sangat merasa bersalah,Kak.. Aku sangat merasa bersalah.. " Lirih Evelyn dengan penuh penyesalan.
Dan yah,mungkin ini namanya Karma adalah Nyata. Walaupun Yaura tidak memasukkan Evelyn ke dalam penjara karena pernah berbuat jahat kepadanya,namun Tuhan tidak tidur. Evelyn akhirnya merasakan bagaimana sakit dan tersiksanya menahan rindu kepada orang tua.
" Rasa sakit yang Kita alami,tidak ada apa-apanya dengan yang Yaura alami. Dia jatuh dari lantai atas, kepala terbentur gucci, peluru menancap di perut, dan tubuhnya hampir hangus karena api. Yaura juga hilang ingatan karena Ayah dan Ibu. Jadi Kita tetaplah PENDOSA yang tidak pantas mendapat maaf darinya,Evelyn.. " lirih Ken.
Mendengar hilang ingatan,membuat kening Evelyn berkerut lalu melepaskan pelukannya.
" Hilang ingatan? Yaura? ".
" Iyah,karena benturan,Yaura sempat mengalami amnesia. Bayangkan,Evelyn.. betapa kejamnya kedua orang tua Kita hingga membuat Yaura seperti itu... KITA ADALAH ANAK DARI PENDOSA,YANG PANTAS MENDAPAT INI SEMUA. " Ken menyadarkan Evelyn bahwa rasa sakitnya saat ini tidaklah sebanding dengan apa yang Istrinya alami, apalagi saat Ken mengingat bagaimana Yaura hampir mati di pelukannya sendiri.
" Iyah benar, Kita adalah anak dari pendosa yang pantas mendapat ini semua. Aku menarik perkataanku tadi.. Aku sama sekali tidak merindukan Ibu dan Ayah !. " Evelyn menghapus air matanya dan kembali tegar.
" Kakak tidak melarangmu untuk merindukan Ayah dan Ibu,yang Kakak larang adalah BERHENTI LAH MERASA PALING TERSAKITI, KARENA ADA ORANG LAIN YANG LEBIH MERASAKAN SAKIT DIRIMU.Jadi Kuatlah,Evelyn. " Ken mengusap pipi Adiknya yang sedikit tirus karena mengalami tekanan batin,yaitu menahan rindu.
Hugggg Evelyn kembali memeluk Kakaknya.
" Terima kasih,Kak. Kakak selalu menjadi Malaikat untuk Evelyn ".
*
RUMAH SAKIT STEPHANIE LEE
Selain Dokter, Nona Lee juga sangat lihai dalam hal berbisnis. Wanita yang pernah dianggap anak oleh Devano Malik ini benar-benar tumbuh menjadi Wanita Karir yang sukses dalam segala bidang. Saat tinggal di Amerika, dirinya mampu bersaing dengan Pembisnis di wilayah sana untuk melebarkan karirnya sebagai Dokter sekaligus Direktur Rumah Sakit Stephanie Lee.
Wanita berambut panjang dengan pakaian yang selalu Sexy ini nampak mengobrol dengan Pria gagah sekaligus imut di koridor Rumah Sakit.
" Jadi, Rumah Sakit ini adalah hadiah dari Ayah Yaura? " tanya seorang Pria yang tidak bisa mengalihkan pandangannya dari kecantikan Nona Lee.
" Iyah. Dulu, saat Ayah Devano belum bisa memiliki anak, beliau mengangkatku sebagai Anak Angkatnya. Lalu memberikan Rumah Sakit ini sebagai hadiah ulang tahun ku, dan Ibu Yanuar lah yang memberikan nama RUMAH SAKIT STEPHANIE LEE. sungguh rasanya membahagiakan berada di dekat orang baik yang memanusiakan manusia. " Nona Lee mendadak sesak saat mengingat kenangan kecilnya bersama orang tua angkatnya,Devano Malik.
" Pada suatu hari,ada insiden dimana Aku hampir memakan bubur yang didalamnya ada racun di Kantor G&D. Setelah kejadian itu, Ibuku yang merupakan Dokrer di Rumah ini pun akhirnya memutuskan mengambil Aku kembali karena takut dengan cerita orang bahwa.... PERTARUNGAN PARA PENGUASA ADALAH NYATA, DAN UANG ADALAH TUHAN YANG MAMPU MENCABUT NYAWA SESEORANG TAK BERDOSA. Dan benar saja, saat Yaura lahir pertarungan benar-benar dimulai. Mereka sangat takut semua harta Devano Malik jatuh ke tangan Yaura bukan pada mereka,Para Penjahat. " sambungnya.
Pria yang sedari tadi menyimak cerita Nona Lee pun akhirnya melukiskan senyuman manis.
" Berarti Tuhan baik kepadamu."
" Aku bersyukur Tuhan baik kepadaku. tetapi Aku tidak bersyukur,kenapa Tuhan sekejam itu pada Yaura, David. " Nona Lee menatap David dengan tatapan dalam.
Sekarang berada di kantin Rumah Sakit,
" Duduklah.. " ucap Pria gagah yang ternyata adalah David, Ia mendudukkan tubuh Nona Lee di kursi.
" Tuhan tidak kejam,buktinya Yaura sekarang bahagia dengan Ken. " sambung David yang tidak ingin melihat Nona Lee murung.
" Kau pandai membalikkan suasana. " Nona Lee kembali tersenyum.
David menengok kanan kiri, matanya menyapu bersih setiap orang yang ada disana.
" Kita duduk berdua seperti ini tidak ada yang marah kan? Aku takut kekasihmu tiba-tiba ada disini ".
" Aku tidak punya kekasih. Seharusnya Aku yang mengkhawatirkan itu, Kau adalah seorang Tentara yang biasanya memiliki Kekasih seorang Dokter. Aku takut kekasihmu ternyata bekerja disini dan melabrakku saat bersamamu. " Nona Lee tertawa, entah kenapa Ia merasa sangat nyaman dengan David.
" Tipeku sebenarnya bukan Dokter,tetapi semenjak melihatmu.. Aku rasa,Dokter menarik juga. " David menarik sudut bibirnya dan menggoda Nona Lee.
" Jangan menggombal di depanku ! Aku tidak akan terbuai. " jawab Nona Lee dengan elegant hingga membuat David tersenyum.
" Benarkah? Aku pegang omonganmu " tatapan David saat ini tidak bisa diartikan.
" Pegang saja. Aku sudah kebal dengan rayuan gombal. " Nona Lee memutar bola matanya dan sangat yakin tidak akan tergoda oleh gombalan David.
" Omong-omong,apa Kau tidak bertugas? Tentara biasanya sibuk, tapi Kau? " sambung Nona Lee yang baru menyadari betapa santainya Sang Kapten Tentara.
" Ini semua gara-gara Ken, Dia benar-benar membuat Komandan tunduk dan membebaskanku dari tugas. " jawab David.
" Itu berarti Alfin dan Lisya juga bebas? Astaga.. Ken memang pemaksa, Para Abdi Negara disuruh libur. " ujar Nona Lee seraya mengeluarkan ponsel.
" Jodoh adalah cerminan diri. Ken dan Yaura,mereka sama-sama keras kepala dan pemaksa, SANGAT COCOK MENJADI PASANGAN SUAMI ISTRI. " celetuk David yang membuat Nona Lee tertawa.
" Jangan membuatku tertawa, Aku ingin menelfon Lisya dulu.." Nona Lee menahan tawanya dan menekan tombol hijau pada poselnya.
Lisya
Tuttt Bunyi nada sambung.
" Halo Nona Lee.. " jawab Lisya yang suaranya begitu lembut.
" Halo Lisya. Apa Kau sibuk hari ini? " tanya Nona Lee to the point.
" Tidak,justru Aku libur."
" Baiklah, pukul 11.00 bisakah Kita bertemu di Mall? Aku ingin berbelanja denganmu,sekalian menyiapkan pakaian untuk ke Maldevis." ajak Nona Lee dengan semangatnya.
" Aku tidak ikut ke Maldevis. Jika untuk berbelanja, Aku akan menemuimu Nona.. " Lisya saat ini sedang bermalas-malasan di Ranjangnya yang sangat empuk.
" Ken sudah membuatmu libur,itu artinya harus ke Maldevis.Baiklah Aku akhiri dulu panggilannya,Lisya."
" Konyol.Aku bahkan belum menikah tetapi sudah pergi ke Maldevis. " celetuk Lisya yang terdengar begitu jelas di telinga David dan Nona Lee.
__ADS_1
David meraih ponsel Nona Lee dan berbisik,
" Berbulan madulah dengan Alfin.Aku tahu Kalian sudah pernah menikmati bibir satu sama lain.. Ayolah Lisya, jangan malu-malu. " goda David.
" DASAR TIDAK WARAS ! " sentak Lisya dan tuuuuutttt telefon dimatikan.
Lmaooooo David dan Nona Lee pun tertawa
" Kau membuatnya marah,David.."
" Lisya itu malu-malu tapi mau. Sungguh membahagiakan menggoda Dia dengan Alfin. " otak David benar-benar tertular virus mesum Ken dan Kevin.
" Aku ingin menelfon Alfin, dan memastika Dia libur atau tidak. " sambung David seraya mencari kontak Alfin.
Alfin
Tutt bunyi nada sambung
" Apa ada bahaya? " Alfin mengerjap saat David menelfonnya di jam yang tergolong masih pagi.
" Jiwa Agent NIS rupanya melekat di dirimu. Tidak ada bahaya bodoh ! Aku hanya ingin bertanya Apa Kau libur hari ini? ".
" Anj*ng ! Kau membuat jantungku hampir copot.Tidak perlu bertanya, Ken benar-benar membuat Aku libur selama 15 Hari. " Alfin yang baru bangun tidur pun kini beranjak dan duduk di soffa untuk menyadarkan diri.
" Jemput Lisya di Jam 11.00, Dia katanya ingin berbelanja,tapi Aku tidak bisa menemaninya, jadi Kau saja yang menemaninya. " David memanasi Alfin dan mengaku Lisya mengajaknya berbelanja.
Deggg !! Alfin membulatkan kedua matanya.
" Mengajakmu? kenapa Lisya mengajakmu? " tanya Alfin.
" Karena Kau itu membosankan,jadi Lisya tidak tertarik. Baiklah Aku akhiri panggilannya" David tertawa lalu mengakhiri panggilannya.
" Sial ! Kenapa Lisya tidak mengajakku? malah mengajak David? " umpat Alfin yang entah kenapa hatinya mendadak kesal saat mendengar omongan David.
Sadar David melantur,
" Kau memfitnah Lisya. " Nona Lee memukul kecil lengan David.
" Yang satu malu-malu, dan satunya lagi gengsian. Jika tidak seperti itu, Lisya dan Alfin tidak akan menyatu.Sedangkan Lisya sangatlah mencintai Alfin. " tutur David.
" Benarkah? Astaga.. Aku baru mengetahuinya. " Nona Lee terkejut saat mendengar bahwa Lisya mencintai Alfin.
Entah kenapa David bisa berkunjung ke Rumah Sakit Nona Lee, tetapi yang pasti mereka sekarang semakin dekat dan akrab.
RUMAH YAURA
Saat semua orang telah berada di Ruang Bawah Tanah untuk penghormatan Mendiang Devano Malik, Ken masih di Ruang Utama seraya mengotak-atik ponselnya.
" Datang ke Mall pukul 12.00 ajak Lisya dan Nona Lee kesana. " ~ Ken kepada Alfin dan David.
Tinggg notif balasan
" Tidak ! Aku sibuk. " ~ Alfin.
" Datanglah ! Di Mall banyak Wanita Cantik, Kita bisa cuci mata disana. " ~Ken.
" Aku akan mengatakan ini kepada Yaura,bahwa Suaminya itu mata keranjang. Baiklah,Aku akan datang. " ~ Alfin ( somplak🤣 sok-sok an ngatain Ken mata keranjang, padahal dirinya juga mau datang😂 ).
Melihat pesan Alfin membuat Ken tersenyum.Setelahnya Ia pun melangkah memasuki Ruang Bawah Tanah.
Ruang Bawah Tanah
Selain ruangan senjata dan wine,ternyata di bawah sana juga masih terdapat Ruang Bawah Tanah yang dikhususkan untuk pemakaman Keluarga Malik.
Ruangan itu sangatlah mewah dan megah, Bunga Lilly dan Mawar Putih kembali menghiasi Rumah Yaura. Ditambah dengan lautan seragam duka berwarna hitam,membuat suasana semakin serius dan mencekam.
Nampak Dua Peti Mati terpampang dihadapan mereka,lengkap dengan foto Mendiang Devano Malik dan Ibu Yanuar memakai Jas Hitam G&D.
" Mulai acaranya.." titah Ken sambil berdiri disamping Istrinya yang nampak menatap kosong ke depan.
Acara penghormatan Mendiang Devano Malik pun dilaksanakan dengan khidmat, semua orang yang ada disana menundukkan kepalanya.
30 menit berlalu,acara selesai dilaksanakan,sehingga semua yang hadir pun meninggalkan ruangan.
" Ayo Kita keluar.. " Ken meraih tangan Sang Istri dan hendak mengajaknya keluar.
" Aku ingin melihat Ayah dan Ibu sebentar.. " lirih Yaura lalu melepaskan tangan Suaminya.
Tukkkk tukkk tukk Yaura melangkah menaiki mimbar dan brakkkkk Ia menyibakkan kain putih yang menutupi kedua peti.
Tidak mengerti apa yang ingin dilakukan Sang Istri,Ken pun mendekat lalu berdiri disebelahnya.
Sebuah peti lengkap dengan sensor jari dan tombol guna mengetik password rahasia yang selama ini Yaura gunakan agar jasad Orang Tua nya tidak dicuri.
Tangannya mulai menyentuh sensor itu dan mengetikkan password kombinasi ulang tahun dirinya dengan Sang Ayah dan Ibunda.
Tak di duga,
Brakkkkkkkk peti keduanya terbuka hingga menampakkan sisa jasad Devano dan Yanuar yang masih berbentuk walaupun terbakar.
Deggg !!! Ken membulatkan matanya saat melihat mayat yang diawetkan 10 Tahun lamanya,ditambah melihat keadaan keduanya yang sangat mengenaskan.
Huggggg Ken memeluk Yaura,
" Apa yang Kau lakukan?! Perutmu akan mual.. " Ken merasakan perutnya mual dan ingin muntah, dan tidak ingin Sang Istri merasakannya.
" Aku sudah terbiasa. Jangan melihatnya jika Kau mual.. " Yaura menyentuh pipi Ken dengan tangannya yang lembut lalu kembali menatap kedua orang tuanya.
Walaupun bergelut dengan dunia gelap,tapi tetap saja tiap orang mempunyai kelemahan. Ken pandai menembak dan membunuh orang,tapi Ia tidak bisa melihat jasad yang sangat mengenaskan,terlebih lagi itu diawetkan.
" Ayah.. Ibu.. sekarang Kalian sudah berada di Rumah yang selalu menjadi tempat Kita bercanda dan menghabiskan waktu bersama. " tenggorokan Yaura tiba-tiba tercekat saat mengatakannya, walaupun bibir tersenyum,tetapi mata lah yang menjadi jawabannya. Ia nampak berkaca dan menangis pilu dalam hati.
Mendengar perkataan Istrinya membuat Ken memberanikan diri untuk menatap jasad Mertuanya.
" Pantas Yaura semarah dan sedendam ini pada Ayah,ternyata jasad Ayah dan Ibu sangat mengenaskan. " lirih Ken dalam hati.
Ekor mata Ken tidak sengaja melihat tangan Yaura yang hendak menyentuh jasad Ayahnya.
Greppp Ken langsung menghalanginya
" Aku ingin melihatmu bahagia, begitupun dengan Ibu dan Ayah. Jangan lagi mengusik jasad mereka atau menyentuhnya,Sayang.. Kau membuat mereka tidak tenang di alam sana. " tutur Ken dengan lembut, Ia sadar Psikopat tetaplah Psikopat yang tidak takut akan apapun,termasuk jasad yang nampak menjijikkan dan mengerikan.
Menurut, Yaura pun mengurungkan niatnya dan kembali menutup peti.
" Maafkan Aku.. " Yaura menundukkan pandangannya.
" Lupakan. Jam 12 Kita akan ke Mall dan nonton Bioskop.." lirih Ken.
Nyaman dan mungkin sayang, Yaura pun membalas pelukan Suaminya.
" Benarkah? " Yaura tersenyum, itu memang keinginannya sedari dulu, yaitu nonton Bioskop dengan pasangan.
" Tentu.. Lisya dan Lee juga akan ikut." Ken memberikan kecupan lembut di kepala Istrinya.
" Aku sangat bahagia.. " tutur Yaura dalam hati saat merasakan ciuman Suaminya begitu menenangkan hati.
********************************
MALL XXX
Pukul 12.00 tepat, semuanya sudah berkumpul di Mall lengkap dengan penjagaan pengawal super ketat, termasuk Albert yang khusus menjaga Yaura. Bukan tanpa alasan Ken menyuruh Albert untuk menjaga Yaura,karena menurutnya, diantara Tim Terbaik,Albertlah yang terbaik dan sigap.
Selain menyenangkan Istri, Ken juga ingin menyenangkan Evelyn,Adiknya dan Saudaranya yang lain yaitu Anin dan Lolly. Ia benar-benar mengambil alih semua Tugas Reino dan Hilya untuk menjaga dan membahagiakan keluarga.
" Walaupun kemarin baru ke Mall, Aku rasa sekarang lebih membahagiakan karena ada banyak orang. " Evelyn tersenyum sumringah saat melihat Nona Lee,David, Lisya dan Alfin sedang duduk menunggu mereka.
" Bilang saja Kau bahagia karena mobil sport mu datang hari ini. " celetuk Vino .
" Itu benar. " Ken membenarkan ucapan Vino,karena hari ini juga, mobil yang Ia pesan kemarin akan didatangkan oleh Tuan Mark.
Mendengarnya membuat Evelyn tertawa, sementara Yaura nampak menghampiri Nona Lee terlebih dahulu.
" Kak Lee.. kenapa Kau tidak datang? Ayah dan Ibu sudah dipindahkan ke Rumah. " Yaura memeluk Nona Lee dengan erat, jujur, melihat Nona Lee rasanya seperti lahir kembali,saat keluarganya masih utuh dan lengkap.
" Aku ada urusan mendadak di Rumah Sakit, maafin Kakak. Setelah ini,Aku akan berdoa dan mengunjungi Ayah dan Ibu. " Nona Lee membalas pelukan Yaura .
Setelah memeluk Nona Lee, Yaura beralih menatap temannya,Lisya.
" Lisya.. Aku sangat bahagia Kau bisa ikut, dan meluangkan waktu." Yaura memeluk Lisya dengan erat seraya melebarkan senyumannya. Namun tiba-tiba senyuman itu hilang, saat dirinya mengingat HELENA,karena biasanya Helena lah yang selalu Ia peluk.
" Bukan meluangkan waktu.. tetapi Suamimu yang membuatku libur 15 Hari.. Kekuatan Para Penguasa Hotel ternyata sangat manjur.. " Lisya menertawakan Yaura yang sepertinya tidak tahu bahwa Suaminya telah membuat Abdi Negara libur tugas.
Yaura mengalihkan pandangannya ke David dan Alfin yang berpura-pura sok cool dan berkharisma, padahal didalam hatinya ingin tertawa.
" Kenapa Kalian menurut saja? " sindir Yaura yang merasa David dan Alfin begitu menurut dan manut sama Ken.
Gatel ingin berbicara,
" Ekkhemm..Permisi Nona Yaura.. Suamimu itu sangatlah Pemaksa,jadi Kami tidak bisa melawannya ".Alfin seakan menahan kekesalan terhadap Ken yang tidak jauh beda dengan Wanita yang ada di depannya, sangat Pemaksa dan Keras Kepala.
" Suamimu itu sangat hebat,Nona Yaura. sehingga Kapten Tentara bisa menganggur seperti ini. " David tersenyum kecut pada Wanita yang pernah Ia cintai.
Mendengarnya,membuat Yaura bengong dan menyerit heran. Yang dibicarakan datang,
" Apa Kalian tidak berbelanja? " tanya Ken tanpa dosa.
" Kau membuat mereka libur? " tanya Yaura.
" Tentu. Mereka akan ikut bersama Kita ke Maldevis besok,sehingga harus menyiapkan semua kebutuhan dengan baik." tutur Ken.
" Dasar Egois ! Kau bisa mantap-mantap di Maldevis. Kita Para Jomblo bisa apa ? " ketus David, Ia masih tidak habis fikir dengan pola pikir Ken.
Mendengarnya membuat Ken melirik Lee dan Lisya.
" Ada Lee dan Lisya. lamar mereka di Maldevis dan langsungkan pernikahan disana. " Ken berbisik ke telinga Alfin dan David.
" Sungguh tidak waras ! " Alfin nyelonong lebih dulu karena menurutnya Ken sedang kehilangan akal.
Setelah cekcok karena perdebatan Maldevis dan Hari Libur, Kini mereka terlihat sangat kompak. Ken yang selalu merangkul Yaura,Vino memegang tangan Evelyn, David yang cari perhatian Nona Lee, Alfin yang diam-diam memperhatikan Lisya, Alex yang selalu adu mulut dengan Lolly, namun berbeda dengan Kevin dan Anin yang hanya diam dengan pikiran masing-masing. Kevin sebenarnya ingin dekat dengan Anin,namun.. sepertinya Anin masih belum membuka hati dan terkesan menjauh.
Pemilik G&D, Louis, Ritz Carlton,Dynamic,Stephanie Lee, Kepala NIS, Kapten Tentara dan Agent NIS berkumpul menjadi satu,menjadikan mereka pusat perhatian di Mall. Apalagi melihat pengawalan yang super ketat,hingga membuat pengunjung Mall beramai-ramai memotret kedatangan Para Pengusaha Kalangan Atas.
Mereka berbelanja berbagai kebutuhan, dari mulai sepatu,baju, celana ,parfum,tas, jam tangan,topi, make-up,koper, bahkan..
TOKO PAKAIAN DALAM VICTORIA SECRET
Siapa yang mengajak ke toko pakaian dalam Victoria Secret yang terkenal Sexy nan Aneh? Siapa lagi kalau bukan..
LOLLY.
" Apa Kau gila mengajak Kami ke toko seperti ini?! " decak Alex yang merasa kesal karena Lolly merengek mampir ke toko yang sangat menggelikan bagi Para Pria.
" Setuju. " Yaura berpihak pada Alex kali ini,karena Ia sangat malu masuk ke toko pakaian dalam,karena pasti Ken akan melantur seperti kemarin.
" Bodo amat wleee !!! " Lolly menjulurkan lidahnya ke Alex lalu melangkah masuk tanpa rasa dosa.
" Kalian ini kenapa ?! apa salahnya mampir ! Sudah biarkan saja Para Wanita berbelanja aset nya. Kita tunggu di luar. " saut Kevin yang terkesan santai.
" WANITA JIKA BERBELANJA PAKAIAN DALAM ITU SANGAT LAMA ! AKU SANGAT BOSAN MENUNGGU ! TINGGAL AMBIL CELANA DALAM DAN BRA SAJA SANGATLAH LAMA ! " ketus Alex yang mengomentari gaya belanja Para Wanita.
Berada diantara Kevin dan Alex yang membahas pakaian dalam membuat bulu kuduk Yaura merinding.
Beda dengan Alex, David dan Alfin malah nelangsa.
" Kita bahkan belum punya Istri dan Kekasih tetapi sudah menunggu Para Wanita berbelanja pakaian dalam. " Alfin menelan salivanya, pikirannya mulai liar dan membayangkan Wanita mana yang akan memakainya kelak.
" Apa jodoh Kita masih dijaga orang lain? lalu Kita menjaga Jodohnya siapa? " tanya David dengan polosnya, Ia menatap Nona Lee yang begitu Percaya Diri memilih lingelie Sexy di depan matanya, sungguh ! Itu sangat menggairahkan nan sexy jika dipakai olehnya.
" Bodoh ! menjaga siapa? Apa Kau lupa ingatan bahwa Kau itu juga jomblo. " umpat Alfin yang merasa kebodohan David kumat.
Evelyn, Nona Lee, Lisya ,Anin dan Lolly dengan percaya diri masuk dan memilih Bikini,lingerie sexy dan Bra yang aneh.
Ken yang baru datang dari Gucci pun menyadari bahwa Istrinya tidak ada.
" Dimana Istriku? " tanya Ken pada Kevin.
" Disebelah,Chanel. Sepertinya sedang berbelanja tas. " Kevin tahu bahwa Yaura masuk ke toko Chanel daripada toko pakaian dalam.
Mendengarnya membuat Ken tersenyum.
Melihat Istrinya sedang memilih Tas,
" Kenapa tidak masuk ke sana? " Ken tersenyum.
" Di Rumah masih banyak dan baru,untuk apa membeli lagi. " jawab Yaura dengan entengnya.
" Kita pergi ke Maldevis besok,Aku tidak ingin Kau memakai pakaian yang sopan santun saat denganku. " Ken menggigit bibir bawahnya dengan gemas, sumpah demi Tuhan Ia tidak bisa membayangkan betapa Sexy dan Cantiknya Yaura saat berbalut lingerie.
" Aku akan memakai pakaian lengkap dan panjang. " Yaura mengalihkan pandangan, Ia sudah faham jika Ken menggigit bibir bawahnya itu artinya pikiran liar dan nakal mulai beraksi.
__ADS_1
Menggoda,
" Baiklah jika Kau tidak ingin masuk, Aku yang akan masuk. Berapa ukuran Bra yang Kau pakai,Sayang? 34 C? 36 D ? " goda Ken seraya menatap Aset Pribadi Istrinya yang selalu Ia dambakan,yaitu Gunung Kembar yang terlihat sangat kencang,sintal dan kenyal.
Ckkk !!! dugaannya benar. Ken tetaplah Ken yang mesum.
" Salah. Jangan aneh-aneh. " Yaura mencubit perut Suaminya dengan gemas.
" Segini? atau segini? " Ken menatap Yaura dengan nakal,tangannya memperagakan bagaimana dirinya mer*mas Gunung Kembar.
" Aku rasa ukuranmu segini,Sayang." sambung Ken,Ia mengingat bagaimana Dia menggenggam Gunung Kembar yang terasa sangat lebih dan tidak muat di telapak tangannya.
Yaura membulatkan kedua matanya saat ukuran tangan Ken benar-benar pas dengan ukuran Gunung Kembarannya. ( Maklum kan udah biasa unyel-unyel😂 )
Benar,
" Baiklah.Aku akan membelikannya untukmu. " Ken berbalik badan dan melangkah ke Victoria Secret.
Tidak tega menyuruh Pria membeli Bra,membuat Yaura mengalah.
" Sehari saja tidak mesum,sepertinya tidak bisa. " umpat Yaura lalu mengikuti Suaminya
Didalam Victoria Secret
Ken benar-benar masuk ke dalam, hingga membuat Nona Lee menoleh.
" Dimana Istrimu? " tanya Nona Lee yang sedang memegang dalaman renda lengkap dengan gaya Sexynya.
" Dise.." hendak mengucapkan 'Disebelah' namun Ia melihat Sang Istri baru saja masuk.
" Itu Yaura.. " jawab Ken.
Baru saja masuk,
" Yaura kemarilah ! Lihatlah ini sangat Sexy. Cocok untukmu dan Kak Ken yang mau berbulan madu. " Lolly berteriak dengan begitu kencang hingga membuat Yaura menjengit.
" Membahayakan.." gumam Yaura dalam hati.
Lolly membawa beberapa jenis lingerie super Sexy ditangannya,
" Lihatlah ! Kak Ken pasti sangat senang dan bergairah saat melihatmu pakai ini. " ucap Lolly dengan semangatnya seraya menunjukkan lingerie berwarna merah maroon lalu mencobanya di tubuh Yaura.
Mendengar Lolly begitu sumringah,membuat Para Pria masuk dan penasaran.
" Suaramu seperti tikus kejepit ! berhenti berteriak ! " sentak Alex.
" Diam ! Jangan merusak hariku. " sentak Lolly balik.
Nakal dan super mesum.
" Gila Ken ! Ini cocok dengan seleramu." Kevin mengambil salah satu lingerie bolong dari tangan Lolly.
Ken menggigit bibir bawahnya dan menyadari Istrinya malu bukan kepalang.
" Pergilah.. biar Aku dan Yaura yang memilihnya. " tutur Ken.
" Enak yang bolong Ken. langsung masuk ! " Kevin berbisik ke telinga Ken namun terdengar jelas oleh David dan Alfin.
" Anj*ng ! Kau membuatku liar. " Ken tersenyum dan memukul perut Kevin.
" Sudah Ayo keluar lagi. Ini peruntukkan untuk pasangan Suami Istri. " David menarik tangan Alfin hingga membuat Ken tertawa.
" Lihatlah David dan Alfin! sangat cocok sebagai pasangan kekasih yang kompak dan solid." puji Ken yang begitu terkesima dengan kekompakkan David dan Alfin. Jika ada David,maka harus ada Alfin,begitupun sebaliknya.
Yaura menggelengkan kepalanya dan memilih produk secara asal.
" Apaan ini? semuanya bolong. " Yaura cemberut dan tidak memahami bagaimana desain seaneh itu.
" Bukan bolong Yaura ! ini memang desainnya. lagipula Aku yakin, Kak Ken pasti sangat suka dengan yang bolong dan terbuka. hihihi " Lolly cekikikan membayangkan bulan madu mereka.
" Kau benar Lolly. Aku suka yang bolong dan langsung masuk. " Ken menatap Istrinya dan tersenyum puas.
" Semua Pria itu seperti Kak Ken, suka yang simple dan langsung masuk. Lebih nikmat dan tanpa ribet,iyah kan Kak ? " ujar Lolly
" Sangattttt betul " Ken memainkan rambut panjang Sang Istri dengan jemarinya.
Tidak mengerti dan polos,
" Langsung masuk ? apanya yang masuk? " tanya Yaura dengan polosnya.
Mendengarnya membuat Ken begitu gemas.
" Lolly menjauhlah.. ini pembicaraan Khusus Suami Istri. " Ken menyuruh Lolly pergi karena Ia ingin berbicara Vulgar 18 +.
Ken mendekat tubuhnya ke Sang Istri,
" Kau masih tidak ingat apa yang masuk?. Cepatlah selesai datang bulannya, Aku akan mengingatkanmu lagi apa yang masuk." bisik Ken dengan suara beratnya yang terdengar Sexy.
" Aku sudah ingat. MASUK ANGIN yang ada jika memakai pakaian bolong ". ucap Yaura yang membuat Ken semakin ingin berbicara Vulgar.
" Tapi bukankah Kau tidak masuk angin saat polos tanpa sehelai benangpun? " Ken menatap Yaura dan mengingatkannya pada malam dimana Ia berhasil menyentuh Sang Istri.
Mendengarnya membuat Yaura gugup dan bersemu.
" Jangan takut memakai pakaian Sexy seperti itu. Ada Aku yang akan menghangatkan tubuhmu dan menikmati setiap inchi keindahanmu yang membuatku semakin menggila." bisik Ken kembali hingga membuat Yaura semakin berdesir oleh perkataan Vulgarnya.
" Kata ke Bioskop. " Yaura mengalihkan pembicaraan seraya memegangi lehernya yang terkena hembusan nafas Sang Suami hingga terasa geli dan terangsang.
" Kita akan menonton Film 18+ nanti,bersiaplah. " usil Ken dan berlalu pergi.
" 18+? Yang benar saja? apa lulus sensor? " Yaura mematung dan tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menonton 18 + bersama Suami di Bioskop.
Sadar bahwa Sang Suami selalu bergairah dengannya,
" Bahaya..bahaya..jika Ken hilang kendali bagaimana? " sambungnya.
Setelah puas berbelanja,saatnya bersantai ria di bioskop.
" Kau ingin Film apa? " tanya Ken seraya menunjukkan satu persatu display Film.
" Pembunuhan,Pembantaian, dan Mafia. " jawab Yaura yang membuat Ken melotot.
" Dia benar-benar tidak bisa berubah. " Ken menggelengkan kepalanya lalu memilih Film Luar Negeri Romantis 18 + ( benar-benar milih 18 + Guyss 😂).
" Wahh enak nih buat berhalu." ujar Vino yang membuat Ken mendelik.
" Awas Kau berani berbuat macam-macam dengan Adikku ! " ancam Ken yang membuat Vino tertawa.
" Aku akan menciumnya disini." jawab Vino seraya membawa popcorn dan beberapa minuman ditangannya.
Kebersamaan, yang lain pun mengikuti apa yang Ken pilih.
Melihat Anin yang sedari tadi hanya diam seraya memperhatikan David dan Nona yang bercanda ria dengan Lisya dan Alfin membuat hatinya terasa sesak.
" Mereka benar-benar melakukan pendekatan. " lirihnya dalam hati.
" Kau mau popcorn? " Kevin mendudukkan tubuhnya di sebelah Anin sambil menyodorkan popcorn berukuran besar.
" Tidak..terima kasih.. " Anin menolak pemberian Kevin dan lebih memilih fokus menikmati film.
" Ambillah..Aku yakin Kau akan bosan jika tidak makan popcorn. " saran Kevin hingga akhirnya Anin mau menerima popcornnya.
Sama seperti Kevin, Ken pun membawakan popcorn untuk Istri Tercintanya.
" Ini untukmu.. ".
" Manis sekali.. " Yaura sumringah saat melihat popcorn.
" Terima kasih, Aku memang manis." jawab Ken dengan percaya diri.
" Maksudku Popcornnya. " Yaura meledek Suaminya dan tidak sengaja mengeluarkan sisi imut dari dirinya yang selama ini tidak pernah ditunjukkan.
" Kau imut sekali sekali,Sayang. Jadi ingin cepat-cepat di Kamar." Ken menguyel-uyel pipi Yaura yang semakin squishy, mungkin bertambah gemuk karena hanya makan,tidur,bangun.
Skip.
Jika semua penonton bioskop salah fokus terhadap kehadiran Para Bos Besar, namun berbeda dengan Para Boss yang nampak khusu menikmati film,kecuali Alex dan Lolly yang selalu beradu argumen saat mengkritiki alur film.
Di sela-sela film barat, disitu juga terdapat banyak adegan panas. Dari mulai ciuman mematikan,panas, bermain kasar, dan adegan dimana Dua Sejoli berbagi kenikmatan ciuman nafsu di bawah shower.
Mendadak suasana menjadi hening dan meresapi adegannya, Para Wanita nampak malu-malu seraya menutup wajahnya dengan tangan, Para Pria nampak bersemangat sambil menelan salivanya yang sudah tidak terbendung.
" Panas.. " Alfin mengibaskan tangannya karena darahnya mulai berdesir.
" Apa AC nya tidak menyala? " David melepaskan kancing atas kamejanya hingga terlihat sangat Sexy.
" Ouhhh Im Horn.. " Kevin hampir keceplosan dan mengucapkan kata-kata P0rno.
Ken? jangan ditanya. Ia sudah berfikir liar dan tidak sabar untuk berbulan madu. Walaupun sebenarnya Ken sangat tahan dengan nafsu,namun itu tidak berlaku jika berada di dekat Istrinya.
Mereka berdua terlihat sangat serasi,Ken merangkul Istrinya, dan Sang Istri menggenggam tangan Suaminya.
Adegan di film terus menampilkan ciuman panas diiringi desahan khas Film Barat yang begitu membangkitkan gairah siapapun yang menontonnya.
Tak tahan, Ken menatap Yaura dengan penuh arti.
" Lets do it ( Ayo Lakukan ). " ajak Ken yang berbicara dengan Bahasa Inggris.
Sudah saling menyentuh satu sama lain,membuat tubuh keduanya bak magnet yang selalu menempel tanpa aba-aba.
" Ken.. ada banyak orang.. " lirih Yaura seraya menggenggam tangan Suaminya.
Bibir Ken semakin mendekat dan hampir menyentuh.
" Mereka tidak akan melihat Kita,Sayang. " lirih Ken dengan suara Sexy nya.
Tidak sabar,
Slurppppp bibir Ken langsung melahap bibir Istrinya yang sangat manis.
Sadar publik,Ken hanya melakukan ciuman lembut dan passionate tanpa nafsu.
Bermain lidah sebentar, lalu menggigit dan menyesapi membuat keduanya tenggelam dalam ciuman publik.
Takut ketahuan, Ken pun melepaskan ciumannya namun tidak menjauh sama sekali dari bibir Istrinya.
" Ada Wartawan,Sayang.. " Ken tersenyum saat menyadari salah satu dari pengunjung terdapat Wartawan N&A Group.
Yaura melirik Wartawan yang dimaksud Suaminya.
" Beli berita mereka, agar tidak menyebarkan foto Ciuman Kita." saran Yaura sembari menahan senyumannya karena Dua Kali mereka berciuman dan tertangkap basah. pertama David dan Alfin,sekarang Wartawan.
" Tentu Aku akan membelinya. Jika tersebar,Aku tidak tahu apa yang publik bicarakan, Pemilik G&D berciuman di Bioskop dengan Suaminya, seperti tidak mampu menyewa Hotel saja.Padahal Kau sendiri Pemiliknya. " tutur Ken sambil tertawa.

Dan juga ..
JANGAN LUPA BACA NOVEL TERBARU AKU YAH, JUDULNYA (M)ARWAH ♥️ bercerita tentang Wanita Cantik yang menjadi korban pembunuhan hingga menyebabkannya menjadi Arwah yang tidak tenang. Suatu takdir mempertemukannya dengan Rendy, Pria Tampan yang menjadi orang terpenting di jagat Media. apakah usaha Marwah berhasil untuk menjadi manusia? atau malah lenyap abadi?
**************
Jangan Lupa Saran dan Kritiknya ♥️
Like dan Votenya juga jangan lupa😘😘
Edisi bulan madu Maldevis belum lulus review dari Pihak NT,karena dianggap Vulgar. Jadi,mohon bersabar yah😘😘♥️♥️
__ADS_1