
Tak disangka Ken tiba-tiba meraih dan menggenggam tangan Yaura dan berjalan bersamanya . Melihat ini, Yaura pun hatinya luluh , pandangannya terfokus pada tangan Ken dan Dirinya yang berpegangan bersama .
Pesta
Ken berjalan di Red Carpet dengan begitu Berkharisma , sementara Yaura begitu canggung dan menunduk malu karena ada beberapa Fotografer Pribadi yang sengaja memotret tamu undangan .
Sampainya di dalam Ruangan, Mereka dibuat begitu terkesima dengan kemewahan dan kemegahan dekorasi ruangan tersebut .
Tiba-tiba Dua Pria tampan berbaluk Jas Hitam berserta pasangannya masing-masing datang menghampirinya .
" Ken .. lama Kita tak bertemu " sapa Alex seraya memeluk sahabatnya .
Begitupun dengan Kevin yang memeluk Ken dengan begitu erat. sedangkan Dua Gadis lainnya hanya melemparkan senyum lebar kepada Ken dan Yaura .
" Hai Nona Yaura , Kau sangat cantik " usil Kevin seraya mengedipkan sebelah matanya . Mendengarnya Ken pun langsung berdehem . Tak ingin membuang waktu , Alex mengajaknya untuk segera menemui Pemilik Acara dan mengucapkan Selamat Pernikahan kepada mereka .
Ken dan kawan-kawan pun kini mengucapkan Selamat Pernikahan kepada Putri Keluarga William.
" Ken .. apakah Bianca sudah berubah ? sepertinya Dia lebih canggung dan malu-malu ? " tanya mempelai Wanita yang sedang memeluk tubuh Ken .
" Dia Istriku Yaura, bukan Bianca " jawab Ken seraya melepaskan pelukannya.
Giliran Yaura yang memeluk mempelai Wanita itu , Ia mengucapkan Selamat Pernikahan dan beberapa Doa.
" Nona Yaura, Kau sangat cantik . Kalian sangat cocok menjadi pasangan Suami Istri " puji mempelai itu, pandangannnya bergantian melirik ke arah Ken dan Yaura.
" Terima kasih " singkat Ken seraya melebarkan senyum .
Setelahnya ,Mereka pun kini duduk di sebuah kursi dengan meja yang berukuran besar, disana terdapat beberapa botol Wine dan sajian makanan mewah . Baru saja duduk, seseorang Bergaun putih dan begitu sexy menghampiri mereka .
" Ken .. apa kau bisa membantuku ? " tanya Wanita itu . menoleh ke wajahnya,
" Katakan " singkat Ken .
" Temani Aku untuk mengucapkan Happy Wedding kepada mereka " pinta Bianca .
" Bukankah Kau datang lebih awal dengan Evelyn? Harusnya Kau mengucapkannya lebih dahulu"
" Evelyn bersama kekasihnya , dan Aku sendirian .. Aku sangat malu " rengek Bianca .
Ken hanya terdiam.
" Ayolah Ken .. Aku mohon " sambungnya . Merasa malas mendengar rengekan Bianca, Ken pun beranjak dari Kursi .
Bak tidak mau membuang kesempatan emas, Bianca langsung melingkarkan tangannya di lengan Ken , hal ini sontak membuat Yaura terkejut .
" Jangan melebihi batasmu " Ken hendak menyingkirkan tangan Bianca.
" Jangan melebihi batasmu juga Ken . Aku calon Istrimu sesungguhnya dan berhak atas dirimu . Kau lupa? Jika bukan karena Aku, Kau tidak akan bisa melihat Evelyn lagi " bisik Bianca ke telinga Ken . Mengingat kejadian itu, membuat Ken menghela nafas dan membiarkan Bianca begitu saja . mereka pun mulai berjalan Bak Pasangan Suami Istri .
Alex yang melihat kejadian itu, membuatnya sedikit Iba kepada Yaura .
" Nona Yaura, Kau baik-baik saja ? " .
Memasang wajah tak berekpresi ,
" Aku baik-baik saja Tuan.... " Yaura sedikit berfikir nama Pria itu .
Kevin yang dari awal mengetahui motif Pernikahan Ken dengannya pun menunjukkan reaksi .
" Dia Alex , Yaura . dan Aku Kevin. Kau harus mengingatnya " ucap Kevin seraya melebarkan senyum ke Yaura dan terus mengamatinya .
" Aku rasa , Yaura tidak seburuk apa yang Ken katakan . Dia sangat canggung ,dan itu tidak dibuat-buat " batin Kevin .
Tak berselang lama, Ken dan Bianca datang . Ia duduk tepat disebelah Ken .
" Aku mengira ini Public ,ternyata mereka membuat acaranya sangat Private " ujar Ken seraya menuangkan botol Wine ke sebuah gelas .
" Pada Undangan tertera Public , bukan Private " timpal Alex seraya menengguk minuman Anggur Merah itu .
tiba-tiba ..
" Kakak .. " sapa Evelyn yang sedang berjalan ke arah mereka, tangannya melingkar sempurna di lengan seorang lelaki .
Mereka yang ada di meja pun menoleh ke arahnya, Kecuali Yaura .
" Woww Bro . Kau sudah pulang ? " ujar Alex yang segera beranjak dan memeluk lelaki itu .
" Jelas Aku pulang, pesta Wanita cantik tidak boleh dilewatkan " usil lelaki itu .
" Hei ! " bentak Evelyn .
Pelukannya gini berganti pada Ken .
" Ken ... Aku belum mengucapkan selamat pernikahan kepadamu . Happy Wedding , Bahagia selalu " ucap lelaki itu .
" Terima kasih.." lirih Ken dan segera melepaskan pelukan .
" Bianca ... Aku juga belum mengucapkannya kepadamu " ucap lelaki itu dengan polos.
" Happy Wedding Bianca, semoga Ken denganmu bahagia selalu " celetuknya seraya hendak memeluk Bianca.
" Hentikan .Astaga .. bukan Bianca Istri Ken , tetapi Yaura , Vin . Kau ini ! " ungkap Kevin seraya tersenyum.
Sontak , lelaki itu yang ternyata VINO pun mengurungkan niatnya .
" Yaura ? Yaura yang mana ?" tanya Vino menatap Kevin .
Mendengar namanya disebut , Yaura pun menunjukkan wajahnya di depan Vino .Vino dan Yaura pun kini beradu pandang karena sama-sama terkejut .
Melihat pemandangan ini, Ken yang berada di tengah-tengah mereka pun menatap bergantian ke arah Vino dan Yaura , Ia menatap keduanya dengan begitu dingin .
" Yaura .. Kau ? " kejut Vino memasang wajah tak percaya .
" Vino .. " lirih Yaura dan beranjak berdiri .
Kedua masih saling tak percaya .
" Kalian saling mengenal ? " tanya Alex seraya menunjukkan jari kearah mereka .
" Jelas Mereka saling mengenal, bahkan lebih dari mengenal " celetuk Evelyn yang tatapannya kini berubah menajam .
" Setelah lama berpisah, akhirnya mereka bertemu kembali. Ini sangat berbahaya " lirih Bianca seraya menarik sudut bibirnya .
Perkataan Bianca sangat menusuk di telinga Ken yang berada tepat di sebelahnya .
" Ya Tuhan Yaura .. Kau Istri Ken ? Aku sangat tidak menyangka " ucap Vino yang melangkahkan kakinya ke arah Yaura.
__ADS_1
" I-iyah Vin . Aku juga tidak menyangka bertemu denganmu " jawab Yaura yang pandangannya mengikuti langkah kaki Vino .
" Aku sangat tidak menyangka , Yaura " Vino tiba-tiba memeluk Yaura .
Sontak membuat semuanya terkejut, termasuk Ken yang langsung terfokus kepada mereka.
" Happy Wedding Yaura .. Aku berdoa semoga Kau dan Ken bahagia selalu " senyum Vino dengan sangat bahagia di pelukan sahabatnya, Yaura.
Ken segera mengambil Wine yang baru saja Ia tuang dari botol, dan menenggaknya sampai habis . Tatapannya menajam dan dipenuhi amarah .
Belum sempat menjawab Doa dari Vino .
brughhhhhhhhhhh Ken membating gelas tersebut ke meja . hingga membuatnya yang lain Terkaget dibuatnya .
Vino yang mendengarnya pun segera melepaskan pelukan tersebut dan menyerit heran .
" Apa kalian akan berpelukan sampai pestanya selesai ? Cepat duduk dan nikmati pestanya . Acara akan segera dimulai " ujar Ken , wajahnya benar-benar sangat Dingin namun tetap kharismatik.
" Kau membuatku spot jantung " jawab Vino seraya melangkah dan segera duduk di sebelah Evelyn.
" Untuk Kakak Ipar-ku Yaura , jika Kau telah mengenal Vino lebih dahulu, Kau juga harus tahu bahwa Vino adalah Kekasihku . Jadi, Jangan pernah melakukan apapun diluar batas toleransi yang Aku gariskan . Kau mengerti ?" Evelyn berbicara dengan nada penuh penekanan , Ia menatap Yaura dengan sangat tajam.
Tak mengerti apa yang dimaksud, namun malas memperpanjang .
" Iyah , Evelyn. Aku mengerti " singkat Yaura .
" Baguslah Jika Kau mengerti . Terkadang, berpura baik-baik saja itu memang sangatlah tidak mudah " celetuk Bianca .
Yaura hanya diam.
" Ada apa dengan mereka semua " lirihnya dalam hati.
Ken hanya diam dan wajahnya terlihat sangat malas dan begitu dingin .
Acarapun dimulai, berbagai jenis musik disuguhkan dalam acara itu . Para Wanita ( Bianca, Evelyn dan Dua Wanita Kekasih Vino dan Kevin ) terlihat berbincang bersama seraya meminum Wine , wajah mereka terlihat sangat Bahagia . Begitupun dengan Kevin, Vino, Alex dan Ken yang merupakan penggemar Wine.
Ken menuangkan Wine kedalam gelas, dan menyodorkannya kepada Yaura.
" Minumlah .. Kau haus " ujar Ken .
" Tidak .. Aku sudah minum tadi ( Air putih ) "
" Tidak perlu berpura-pura suci, Jadilah dirimu sendiri " lirih Ken seraya menaruh Wine itu tepat didepan Istrinya .
Yaura mengerutkan dahinya .
" Aku memang tidak terlalu menyukai itu "
" Aku pernah melihatmu di Bar . Kau membawa Botol Wine keluaran Amerika , dosisnya sangat berat .dan Kau bilang, Kau tidak menyukai itu? Omong kosong " jelas Ken, Ia sepertinya begitu enggan menatap Yaura.
fyi : flashback Ken pernah ketemu Yaura di Bar waktu Misi NIS ( Michael dan Ferguso ) .
Yaura terdiam dan berusaha mengingat Bar mana suaminya maksud.
" Bar yang waktu Liontinku tersangkut padanya ? Berarti, apa Dia tahu Aku Agent NIS ? " batin Yaura.
" Jika Aku terus bertanya, Dia pasti semakin curiga. Ah sudahlah .. " Ia memilih untuk bungkam .
Pesta Dansa
MC mengarahkan Tamu Undangan untuk berdiri dan bersiap berdansa bersama . Tamu undangan pun kini berdiri .
Masing-masing bersiap dengan pasangannya .
" Kemarilah .." ucap Ken dengan datar, Yaura pun mendekat.
Tanpa banyak berkata, Ken langsung mengarahkan tangan Yaura untuk melingkar di lehernya . Sementara tangannya sudah berada di posisi tepat, Yaitu pinggang Istrinya.
Bianca yang tanpa pasangan, memulai akal bulusnya .Seorang pelayan wanita lewat membawa Minuman dan makanan yang hendak melewati Ken .
Dengan segera , Ia pun menyandung kaki pelayan itu dan ...
Crrrkkkkk Makan dan Minuman itu jatuh ke lantai dan mengenai Gaun dan Jas bagian belakang Yaura .
Perhatian pengunjung terarah kepadanya .
" Nona ... Nona, Aku sangat sangat meminta maaf Nona " Wajah pelayan itu memucat dan menunduk dengan salah , dan dengan segera membereskan Piring dan Gelas yang jatuh ke lantai .
Yaura langsung ikut berjongkok dan membereskan makanan tadi ,
" Nona, Gaun Nona Kotor .. Maafkan saya Nona " lirih pelayan itu .
" Tidak apa-apa Bibi " ucap Yaura .
Tak ingin melihat Sang Istri membereskannya, Ken segera menarik Yaura .
" Bangunlah .." ucap Ken . Yaura pun segera mengikuti perintah suaminya . Melihat Gaun belakang yang basah dan kotor , Ken pun dengan segera memanggil Pelayan lain .
" Apa Disini ada Wardrobe ? " tanya Ken .
" Ada Tuan , mari Saya antarkan " ujar Pelayan Wanita itu.
" Ganti Gaunmu " ucap Ken seraya menarik tangan Yaura.
" Ken .. Kau disini saja, Aku tidak enak membuatmu tidak mengikuti Pesta Dansa , Aku sudah mempermalukanmu "
" Kau tidak mepermalukanku " Ken hendak menarik kembali tangan Yaura..
tiba-tiba ..
" Ken .. Kau bisa berdansa denganku ? Biarkan Yaura pergi dengannya, Lagian tidak hati juga Jika Kau & Yaura sama sekali tidak mengikuti Pesta Dansa " ujar Bianca .
Mendengarnya ,Yaura pun langsung melepaskan tangan Ken dari tangannya .
" Aku akan kembali " ucap Yaura seraya melangkah pergi .
Ken pun terdiam dan terus mengamati Yaura yang mulai menjauh dari pandangannya .
Kesempatan emas, Bianca langsung agresif dan melingkarkan tangannya di Leher Ken.
" Sudah Lama Ken, Kita tidak berdansa " lirih Bianca.
Ken tak bereaksi,
" Aku peringatkan dirimu untuk terakhir kalinya . Kita tidak akan menikah , Ingat baik-baik ucapanku " tegas Ken .
" Menikah atau tidak, keputusan sesungguhnya ada di tangan Ayahmu . Kau lupa ? Yaura hanya Istri sementaramu . Jangan bertingkah layaknya Kau seorang Suami kepadanya "
__ADS_1
" Jika keputusan adapada Ayahku.. Maka, Kebenarannya adalah Kau bukan siapa-siapa bagiku . Camkan itu ! " Ken berkata dengan penuh peringatan .
Mendengarnya , membuat Bianca tertegun.
" Kau sudah tidur dengannya? " pertanyaan itu terlontar dari mulut Bianca .
Mendengar pertanyaan itu, membuat Ken menatapnya .
" Itu bukan urusanmu . " lirihnya dengan tatapan kharismatik.
Tak berselang lama.
Yaura berjalan di koridor dekat Hall Pesta , Ia sekarang mengenakan Gaun Berwarna putih . Dari Kejauhan , Ken melihat istrinya tersebut .
Perlahan ..perlahan .. Yaura mulai mendekat. Wajah Yaura pun kini semakin jelas . Ia berjalan dengan sangat santai dan begitu feminim dengan balutan Gaun.
Dan ,tiba-tiba .. Laser Merah mengarah tepat di Dahi Istrinya .
Mata Ken terbelak dengan sempurna .
" Jangan .... " lirih Ken , membuat Bianca menoleh ke arahnya.
Laser Merah terus mengikuti kemana Yaura berjalan .
" Tidakkkkk !!!! " teriak Ken segera berlari .
Ken dengan secepat mungkin berlari melewati beberapa kemununan .
" YAURAAAA AWASSSSSS !!!!!!! " KEN SEGERA MEMELUK YAURA, MEREKA PUN TERJATUH KE LANTAI BERSAMA-SAMA .
dorrrr dorrr dorrr suara tembakan peluru mengenai tepat ke mereka . Tamu Undangan pun panik ,mereka berteriak . Para pengawal baik dari Pihak Keluarga William ataupun masing-masing Tamu kini siap siaga .
" Yaura Kau baik-baik saja ? " tanya Ken yang kini posisinya tepat diatas tubuh Istrinya . Wajahnya begitu panik dan syok ,suaranya memberat .
" Iyah Ken .. " lirih Yaura .
Ken terus memeluk Yaura .
Dorrrr dorrr dorrr tembakan terus mengarah kepada keduanya .
" Sial ! Kenapa harus pada situasi ini " decak Ken .
Vino & Kevin yang kini merunduk menghampiri mereka .
" Kalian baik-baik saja ? " tanya Kevin.
" Cepat ambil senjata dari mereka ( Pengawal ) Jaga Evelyn dan lainnya " perintah Ken .
" Baiklah Ken " jawab Vino .
Mereka pun kini mengambil 3 senjata dari pengawal ( Vino, Kevin dan Alex ) guna melindungi Evelyn ,Bianca dan 2 Gadis tadi .
Masih bertindihan .
" Yaura dengarkan Aku, jangan pernah melepaskan dirimu dari Jangkauanku. Kau mengerti ? " Ken menatap Yaura dengan tatapan dalam .
dorrr dorrr dorrr baku hantam antara pengawal dengan sniper yang menembaki mereka terus terjadi.
Yaura hanya menganggukkan kepala . Ken berdiri dan pandangannya terarah pada luar jendela yang menampakkan langsung pemandangan luar.
" Bangunlah " Ia menadahkan tangan kirinya. sementara tangan kanannya ..
cklkekkkkclkkll Ia mengeluarkan Senjata dari saku celananya .
Yaura pun bangun . Dengan segera Ken kembali memeluknya dengan erat . Wajah Yaura benar-benar terbenam di Dada Bidang suaminya .
Ken berjalan Dengan sangat hati-hati dan penuh kewaspadaan .
Dorrrr dorrrr dorrr Ia menembakkan tembakan peringatan ke arah Sniper Luar .
Ia berjalan menuju sebuah Ruangan dimana Para Tamu Lain sembunyi ,
" Ken ! Ken ! " teriak Alex dengan wajah was-was dan waspada , senjata terus Ia todongkan .
" Cepat Katakan ! " ujar Ken
" Pengawal Keluarga William semuanya tidak sadarkan diri, dan beberapa Pengawal kita juga mengalami keadaan yang sama " ungkap Alex.
" Brengsek ! Untuk apa menggunakan Pengawal jika tidak berguna " umpat Ken .
" Telfon Pengawal lain & Polisi untuk segera datang ." sambung Ken seraya terus melangkah.
Yaura terdiam saat melihat Ken begitu memeluknya dengan erat . sejenak Ia melirik ke arah suaminya .
Dorrr drorrr dorr tembakan dari lain arah mengarah padanya . Dengan sigap Ken pun memepetkan Diri ke Dinding .
Tatapannya kini terarah pada salah satu sudut Ruangan , dan dorrrrr dorr dorrr Ken berhasil melumpuhkan 1 Sniper darisana .
" Lex ! Suruh pengawal yang ada untuk membawa Sniper yang Aku tembak . Cepat . " perintah Ken .
Alex segera pergi. Tak lama , Gerombolan Kevin dan Vino datang untuk melindungi Para Wanita. Kevin & Vino pasang badan di Garda terdepan dilengkapi dengan senjata .
Melihat mereka, Ken pun menggiring dirinya untuk kesana . dan melepaskan Pelukannya di tubuh Yaura . Ia langsung pasang badan dan ambil posisi
" Merundukkk !!! " teriak Ken .
Dorrr dorrr doorr hantaman peluru Sniper.
Para Wanita terus berteriak saat merunduk seraya menutup telinganya . Hal ini tentu membuat Ken dann lainnya semakin Panik .
" Bisakah Kalian sedikit diam dan tidak berteriak ?" bentak Ken .
" Kakak .. Kami takut " rengek Evelyn .
" Tenanglah . " singkat Ken .
Tibaa...tiba....
Seseorang menjatuhkan sesuatu dari Lantai Dua .
" Ya Tuhan .. Asap Beracun ( Efeknya akan pingsan sementara Waktu ) Yaura yang melihatnya , langsung mengambil Sapu tangan yang tergeletak di lantai .
..........................
BUTUH SARAN DAN KRITIK
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE NYA GAES