Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
Pelukan Ken


__ADS_3

Tak disangka Ken tiba-tiba meraih dan menggenggam tangan Yaura dan berjalan bersamanya . Melihat ini, Yaura pun hatinya luluh , pandangannya terfokus pada tangan Ken dan Dirinya yang berpegangan bersama .


Pesta


Ken berjalan di Red Carpet dengan begitu Berkharisma , sementara Yaura begitu canggung dan menunduk malu karena ada beberapa Fotografer Pribadi yang sengaja memotret tamu undangan .


Sampainya di dalam Ruangan, Mereka dibuat begitu terkesima dengan kemewahan dan kemegahan dekorasi ruangan tersebut .


Tiba-tiba Dua Pria tampan berbaluk Jas Hitam berserta pasangannya masing-masing datang menghampirinya .


" Ken .. lama Kita tak bertemu " sapa Alex seraya memeluk sahabatnya .


Begitupun dengan Kevin yang memeluk Ken dengan begitu erat. sedangkan Dua Gadis lainnya hanya melemparkan senyum lebar kepada Ken dan Yaura .


" Hai Nona Yaura , Kau sangat cantik " usil Kevin seraya mengedipkan sebelah matanya . Mendengarnya Ken pun langsung berdehem . Tak ingin membuang waktu , Alex mengajaknya untuk segera menemui Pemilik Acara dan mengucapkan Selamat Pernikahan kepada mereka .


Ken dan kawan-kawan pun kini mengucapkan Selamat Pernikahan kepada Putri Keluarga William.


" Ken .. apakah Bianca sudah berubah ? sepertinya Dia lebih canggung dan malu-malu ? " tanya mempelai Wanita yang sedang memeluk tubuh Ken .


" Dia Istriku Yaura, bukan Bianca " jawab Ken seraya melepaskan pelukannya.


Giliran Yaura yang memeluk mempelai Wanita itu , Ia mengucapkan Selamat Pernikahan dan beberapa Doa.


" Nona Yaura, Kau sangat cantik . Kalian sangat cocok menjadi pasangan Suami Istri " puji mempelai itu, pandangannnya bergantian melirik ke arah Ken dan Yaura.


" Terima kasih " singkat Ken seraya melebarkan senyum .


Setelahnya ,Mereka pun kini duduk di sebuah kursi dengan meja yang berukuran besar, disana terdapat beberapa botol Wine dan sajian makanan mewah . Baru saja duduk, seseorang Bergaun putih dan begitu sexy menghampiri mereka .


" Ken .. apa kau bisa membantuku ? " tanya Wanita itu . menoleh ke wajahnya,


" Katakan " singkat Ken .


" Temani Aku untuk mengucapkan Happy Wedding kepada mereka " pinta Bianca .


" Bukankah Kau datang lebih awal dengan Evelyn? Harusnya Kau mengucapkannya lebih dahulu"


" Evelyn bersama kekasihnya , dan Aku sendirian .. Aku sangat malu " rengek Bianca .


Ken hanya terdiam.


" Ayolah Ken .. Aku mohon " sambungnya . Merasa malas mendengar rengekan Bianca, Ken pun beranjak dari Kursi .


Bak tidak mau membuang kesempatan emas, Bianca langsung melingkarkan tangannya di lengan Ken , hal ini sontak membuat Yaura terkejut .


" Jangan melebihi batasmu " Ken hendak menyingkirkan tangan Bianca.


" Jangan melebihi batasmu juga Ken . Aku calon Istrimu sesungguhnya dan berhak atas dirimu . Kau lupa? Jika bukan karena Aku, Kau tidak akan bisa melihat Evelyn lagi " bisik Bianca ke telinga Ken . Mengingat kejadian itu, membuat Ken menghela nafas dan membiarkan Bianca begitu saja . mereka pun mulai berjalan Bak Pasangan Suami Istri .


Alex yang melihat kejadian itu, membuatnya sedikit Iba kepada Yaura .


" Nona Yaura, Kau baik-baik saja ? " .


Memasang wajah tak berekpresi ,


" Aku baik-baik saja Tuan.... " Yaura sedikit berfikir nama Pria itu .


Kevin yang dari awal mengetahui motif Pernikahan Ken dengannya pun menunjukkan reaksi .


" Dia Alex , Yaura . dan Aku Kevin. Kau harus mengingatnya " ucap Kevin seraya melebarkan senyum ke Yaura dan terus mengamatinya .


" Aku rasa , Yaura tidak seburuk apa yang Ken katakan . Dia sangat canggung ,dan itu tidak dibuat-buat " batin Kevin .


Tak berselang lama, Ken dan Bianca datang . Ia duduk tepat disebelah Ken .


" Aku mengira ini Public ,ternyata mereka membuat acaranya sangat Private " ujar Ken seraya menuangkan botol Wine ke sebuah gelas .


" Pada Undangan tertera Public , bukan Private " timpal Alex seraya menengguk minuman Anggur Merah itu .


tiba-tiba ..


" Kakak .. " sapa Evelyn yang sedang berjalan ke arah mereka, tangannya melingkar sempurna di lengan seorang lelaki .


Mereka yang ada di meja pun menoleh ke arahnya, Kecuali Yaura .


" Woww Bro . Kau sudah pulang ? " ujar Alex yang segera beranjak dan memeluk lelaki itu .


" Jelas Aku pulang, pesta Wanita cantik tidak boleh dilewatkan " usil lelaki itu .


" Hei ! " bentak Evelyn .


Pelukannya gini berganti pada Ken .


" Ken ... Aku belum mengucapkan selamat pernikahan kepadamu . Happy Wedding , Bahagia selalu " ucap lelaki itu .


" Terima kasih.." lirih Ken dan segera melepaskan pelukan .


" Bianca ... Aku juga belum mengucapkannya kepadamu " ucap lelaki itu dengan polos.


" Happy Wedding Bianca, semoga Ken denganmu bahagia selalu " celetuknya seraya hendak memeluk Bianca.


" Hentikan .Astaga .. bukan Bianca Istri Ken , tetapi Yaura , Vin . Kau ini ! " ungkap Kevin seraya tersenyum.


Sontak , lelaki itu yang ternyata VINO pun mengurungkan niatnya .


" Yaura ? Yaura yang mana ?" tanya Vino menatap Kevin .


Mendengar namanya disebut , Yaura pun menunjukkan wajahnya di depan Vino .Vino dan Yaura pun kini beradu pandang karena sama-sama terkejut .


Melihat pemandangan ini, Ken yang berada di tengah-tengah mereka pun menatap bergantian ke arah Vino dan Yaura , Ia menatap keduanya dengan begitu dingin .


" Yaura .. Kau ? " kejut Vino memasang wajah tak percaya .


" Vino .. " lirih Yaura dan beranjak berdiri .


Kedua masih saling tak percaya .


" Kalian saling mengenal ? " tanya Alex seraya menunjukkan jari kearah mereka .


" Jelas Mereka saling mengenal, bahkan lebih dari mengenal " celetuk Evelyn yang tatapannya kini berubah menajam .


" Setelah lama berpisah, akhirnya mereka bertemu kembali. Ini sangat berbahaya " lirih Bianca seraya menarik sudut bibirnya .


Perkataan Bianca sangat menusuk di telinga Ken yang berada tepat di sebelahnya .


" Ya Tuhan Yaura .. Kau Istri Ken ? Aku sangat tidak menyangka " ucap Vino yang melangkahkan kakinya ke arah Yaura.

__ADS_1


" I-iyah Vin . Aku juga tidak menyangka bertemu denganmu " jawab Yaura yang pandangannya mengikuti langkah kaki Vino .


" Aku sangat tidak menyangka , Yaura " Vino tiba-tiba memeluk Yaura .


Sontak membuat semuanya terkejut, termasuk Ken yang langsung terfokus kepada mereka.


" Happy Wedding Yaura .. Aku berdoa semoga Kau dan Ken bahagia selalu " senyum Vino dengan sangat bahagia di pelukan sahabatnya, Yaura.


Ken segera mengambil Wine yang baru saja Ia tuang dari botol, dan menenggaknya sampai habis . Tatapannya menajam dan dipenuhi amarah .


Belum sempat menjawab Doa dari Vino .


brughhhhhhhhhhh Ken membating gelas tersebut ke meja . hingga membuatnya yang lain Terkaget dibuatnya .


Vino yang mendengarnya pun segera melepaskan pelukan tersebut dan menyerit heran .


" Apa kalian akan berpelukan sampai pestanya selesai ? Cepat duduk dan nikmati pestanya . Acara akan segera dimulai " ujar Ken , wajahnya benar-benar sangat Dingin namun tetap kharismatik.


" Kau membuatku spot jantung " jawab Vino seraya melangkah dan segera duduk di sebelah Evelyn.


" Untuk Kakak Ipar-ku Yaura , jika Kau telah mengenal Vino lebih dahulu, Kau juga harus tahu bahwa Vino adalah Kekasihku . Jadi, Jangan pernah melakukan apapun diluar batas toleransi yang Aku gariskan . Kau mengerti ?" Evelyn berbicara dengan nada penuh penekanan , Ia menatap Yaura dengan sangat tajam.


Tak mengerti apa yang dimaksud, namun malas memperpanjang .


" Iyah , Evelyn. Aku mengerti " singkat Yaura .


" Baguslah Jika Kau mengerti . Terkadang, berpura baik-baik saja itu memang sangatlah tidak mudah " celetuk Bianca .


Yaura hanya diam.


" Ada apa dengan mereka semua " lirihnya dalam hati.


Ken hanya diam dan wajahnya terlihat sangat malas dan begitu dingin .


Acarapun dimulai, berbagai jenis musik disuguhkan dalam acara itu . Para Wanita ( Bianca, Evelyn dan Dua Wanita Kekasih Vino dan Kevin ) terlihat berbincang bersama seraya meminum Wine , wajah mereka terlihat sangat Bahagia . Begitupun dengan Kevin, Vino, Alex dan Ken yang merupakan penggemar Wine.


Ken menuangkan Wine kedalam gelas, dan menyodorkannya kepada Yaura.


" Minumlah .. Kau haus " ujar Ken .


" Tidak .. Aku sudah minum tadi ( Air putih ) "


" Tidak perlu berpura-pura suci, Jadilah dirimu sendiri " lirih Ken seraya menaruh Wine itu tepat didepan Istrinya .


Yaura mengerutkan dahinya .


" Aku memang tidak terlalu menyukai itu "


" Aku pernah melihatmu di Bar . Kau membawa Botol Wine keluaran Amerika , dosisnya sangat berat .dan Kau bilang, Kau tidak menyukai itu? Omong kosong " jelas Ken, Ia sepertinya begitu enggan menatap Yaura.


fyi : flashback Ken pernah ketemu Yaura di Bar waktu Misi NIS ( Michael dan Ferguso ) .


Yaura terdiam dan berusaha mengingat Bar mana suaminya maksud.


" Bar yang waktu Liontinku tersangkut padanya ? Berarti, apa Dia tahu Aku Agent NIS ? " batin Yaura.


" Jika Aku terus bertanya, Dia pasti semakin curiga. Ah sudahlah .. " Ia memilih untuk bungkam .


Pesta Dansa


MC mengarahkan Tamu Undangan untuk berdiri dan bersiap berdansa bersama . Tamu undangan pun kini berdiri .


Masing-masing bersiap dengan pasangannya .


" Kemarilah .." ucap Ken dengan datar, Yaura pun mendekat.


Tanpa banyak berkata, Ken langsung mengarahkan tangan Yaura untuk melingkar di lehernya . Sementara tangannya sudah berada di posisi tepat, Yaitu pinggang Istrinya.


Bianca yang tanpa pasangan, memulai akal bulusnya .Seorang pelayan wanita lewat membawa Minuman dan makanan yang hendak melewati Ken .


Dengan segera , Ia pun menyandung kaki pelayan itu dan ...


Crrrkkkkk Makan dan Minuman itu jatuh ke lantai dan mengenai Gaun dan Jas bagian belakang Yaura .


Perhatian pengunjung terarah kepadanya .


" Nona ... Nona, Aku sangat sangat meminta maaf Nona " Wajah pelayan itu memucat dan menunduk dengan salah , dan dengan segera membereskan Piring dan Gelas yang jatuh ke lantai .


Yaura langsung ikut berjongkok dan membereskan makanan tadi ,


" Nona, Gaun Nona Kotor .. Maafkan saya Nona " lirih pelayan itu .


" Tidak apa-apa Bibi " ucap Yaura .


Tak ingin melihat Sang Istri membereskannya, Ken segera menarik Yaura .


" Bangunlah .." ucap Ken . Yaura pun segera mengikuti perintah suaminya . Melihat Gaun belakang yang basah dan kotor , Ken pun dengan segera memanggil Pelayan lain .


" Apa Disini ada Wardrobe ? " tanya Ken .


" Ada Tuan , mari Saya antarkan " ujar Pelayan Wanita itu.


" Ganti Gaunmu " ucap Ken seraya menarik tangan Yaura.


" Ken .. Kau disini saja, Aku tidak enak membuatmu tidak mengikuti Pesta Dansa , Aku sudah mempermalukanmu "


" Kau tidak mepermalukanku " Ken hendak menarik kembali tangan Yaura..


tiba-tiba ..


" Ken .. Kau bisa berdansa denganku ? Biarkan Yaura pergi dengannya, Lagian tidak hati juga Jika Kau & Yaura sama sekali tidak mengikuti Pesta Dansa " ujar Bianca .


Mendengarnya ,Yaura pun langsung melepaskan tangan Ken dari tangannya .


" Aku akan kembali " ucap Yaura seraya melangkah pergi .


Ken pun terdiam dan terus mengamati Yaura yang mulai menjauh dari pandangannya .


Kesempatan emas, Bianca langsung agresif dan melingkarkan tangannya di Leher Ken.


" Sudah Lama Ken, Kita tidak berdansa " lirih Bianca.


Ken tak bereaksi,


" Aku peringatkan dirimu untuk terakhir kalinya . Kita tidak akan menikah , Ingat baik-baik ucapanku " tegas Ken .


" Menikah atau tidak, keputusan sesungguhnya ada di tangan Ayahmu . Kau lupa ? Yaura hanya Istri sementaramu . Jangan bertingkah layaknya Kau seorang Suami kepadanya "

__ADS_1


" Jika keputusan adapada Ayahku.. Maka, Kebenarannya adalah Kau bukan siapa-siapa bagiku . Camkan itu ! " Ken berkata dengan penuh peringatan .


Mendengarnya , membuat Bianca tertegun.


" Kau sudah tidur dengannya? " pertanyaan itu terlontar dari mulut Bianca .


Mendengar pertanyaan itu, membuat Ken menatapnya .


" Itu bukan urusanmu . " lirihnya dengan tatapan kharismatik.


Tak berselang lama.


Yaura berjalan di koridor dekat Hall Pesta , Ia sekarang mengenakan Gaun Berwarna putih . Dari Kejauhan , Ken melihat istrinya tersebut .


Perlahan ..perlahan .. Yaura mulai mendekat. Wajah Yaura pun kini semakin jelas . Ia berjalan dengan sangat santai dan begitu feminim dengan balutan Gaun.


Dan ,tiba-tiba .. Laser Merah mengarah tepat di Dahi Istrinya .


Mata Ken terbelak dengan sempurna .


" Jangan .... " lirih Ken , membuat Bianca menoleh ke arahnya.


Laser Merah terus mengikuti kemana Yaura berjalan .


" Tidakkkkk !!!! " teriak Ken segera berlari .


Ken dengan secepat mungkin berlari melewati beberapa kemununan .


" YAURAAAA AWASSSSSS !!!!!!! " KEN SEGERA MEMELUK YAURA, MEREKA PUN TERJATUH KE LANTAI BERSAMA-SAMA .


dorrrr dorrr dorrr suara tembakan peluru mengenai tepat ke mereka . Tamu Undangan pun panik ,mereka berteriak . Para pengawal baik dari Pihak Keluarga William ataupun masing-masing Tamu kini siap siaga .


" Yaura Kau baik-baik saja ? " tanya Ken yang kini posisinya tepat diatas tubuh Istrinya . Wajahnya begitu panik dan syok ,suaranya memberat .


" Iyah Ken .. " lirih Yaura .


Ken terus memeluk Yaura .


Dorrrr dorrr dorrr tembakan terus mengarah kepada keduanya .


" Sial ! Kenapa harus pada situasi ini " decak Ken .


Vino & Kevin yang kini merunduk menghampiri mereka .


" Kalian baik-baik saja ? " tanya Kevin.


" Cepat ambil senjata dari mereka ( Pengawal ) Jaga Evelyn dan lainnya " perintah Ken .


" Baiklah Ken " jawab Vino .


Mereka pun kini mengambil 3 senjata dari pengawal ( Vino, Kevin dan Alex ) guna melindungi Evelyn ,Bianca dan 2 Gadis tadi .


Masih bertindihan .


" Yaura dengarkan Aku, jangan pernah melepaskan dirimu dari Jangkauanku. Kau mengerti ? " Ken menatap Yaura dengan tatapan dalam .


dorrr dorrr dorrr baku hantam antara pengawal dengan sniper yang menembaki mereka terus terjadi.


Yaura hanya menganggukkan kepala . Ken berdiri dan pandangannya terarah pada luar jendela yang menampakkan langsung pemandangan luar.


" Bangunlah " Ia menadahkan tangan kirinya. sementara tangan kanannya ..


cklkekkkkclkkll Ia mengeluarkan Senjata dari saku celananya .


Yaura pun bangun . Dengan segera Ken kembali memeluknya dengan erat . Wajah Yaura benar-benar terbenam di Dada Bidang suaminya .


Ken berjalan Dengan sangat hati-hati dan penuh kewaspadaan .


Dorrrr dorrrr dorrr Ia menembakkan tembakan peringatan ke arah Sniper Luar .


Ia berjalan menuju sebuah Ruangan dimana Para Tamu Lain sembunyi ,


" Ken ! Ken ! " teriak Alex dengan wajah was-was dan waspada , senjata terus Ia todongkan .


" Cepat Katakan ! " ujar Ken


" Pengawal Keluarga William semuanya tidak sadarkan diri, dan beberapa Pengawal kita juga mengalami keadaan yang sama " ungkap Alex.


" Brengsek ! Untuk apa menggunakan Pengawal jika tidak berguna " umpat Ken .


" Telfon Pengawal lain & Polisi untuk segera datang ." sambung Ken seraya terus melangkah.


Yaura terdiam saat melihat Ken begitu memeluknya dengan erat . sejenak Ia melirik ke arah suaminya .



Dorrr drorrr dorr tembakan dari lain arah mengarah padanya . Dengan sigap Ken pun memepetkan Diri ke Dinding .


Tatapannya kini terarah pada salah satu sudut Ruangan , dan dorrrrr dorr dorrr Ken berhasil melumpuhkan 1 Sniper darisana .


" Lex ! Suruh pengawal yang ada untuk membawa Sniper yang Aku tembak . Cepat . " perintah Ken .


Alex segera pergi. Tak lama , Gerombolan Kevin dan Vino datang untuk melindungi Para Wanita. Kevin & Vino pasang badan di Garda terdepan dilengkapi dengan senjata .


Melihat mereka, Ken pun menggiring dirinya untuk kesana . dan melepaskan Pelukannya di tubuh Yaura . Ia langsung pasang badan dan ambil posisi


" Merundukkk !!! " teriak Ken .


Dorrr dorrr doorr hantaman peluru Sniper.


Para Wanita terus berteriak saat merunduk seraya menutup telinganya . Hal ini tentu membuat Ken dann lainnya semakin Panik .


" Bisakah Kalian sedikit diam dan tidak berteriak ?" bentak Ken .


" Kakak .. Kami takut " rengek Evelyn .


" Tenanglah . " singkat Ken .


Tibaa...tiba....


Seseorang menjatuhkan sesuatu dari Lantai Dua .


" Ya Tuhan .. Asap Beracun ( Efeknya akan pingsan sementara Waktu ) Yaura yang melihatnya , langsung mengambil Sapu tangan yang tergeletak di lantai .


..........................


BUTUH SARAN DAN KRITIK

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE NYA GAES


__ADS_2