
" Dia mengetahui tentangku ? " Yaura frustasi .
Menyusul Ken, Ia pun pergi meninggalkan Hotel.
Rumah Kevin
Sesaat setelah ia mengancam Yaura , ternyata Ken menghubungi Kevin dan mendatanginya di Rumah, Ken bercerita tentang masalahnya sekarang .
Ken menceritakan tentang Evelyn dengan detail , tak ada 1 kejadianpun yang terlewat . Ia juga menceritakan tentang kejadian di Hotel tadi .
" Aku bahkan berusaha keras mengindari Pernikahan dengan Bianca . dan sekarang ? sebuah kewajiban Aku harus menikahinya " Ken mengepalkan kedua tangannya, ia sangat frustasi .
" Kenapa kau harus menggunakan ancaman Pak Andi sebagai senjata untuk menekan Wanita itu? Kau harusnya berbicara jujur saja , Vino milik adikmu dan Kau suruh wanita itu untuk menjauhi Vino " Kritik Kevin
" Itu akan sia-sia saja, Wanita seperti itu tidak akan pernah jera . lagipula Evelyn menyuruhku untuk tutup mulut dan melarangku untuk berbicara dengan Vino tentang hal ini . Rasanya ingin sekali aku habisi Vino dan Wanita itu "
" Jika kau menikahi wanita itu bukankah Vino juga akan marah ? Itu wanita miliknya , dan Kau menikahinya itu berarti kau sama saja merebut Wanita itu dari Vino " - Kevin menyeritkan dahinya.
" Vino masih memiliki hubungan dengan Adik-ku , dan Hubungan ini adalah hubungan terlarangnya , anggap saja Dia menyelingkuhi Evelyn . Dia tidak akan berani mencegah ku menikahi Wanitanya, karena Aku kakak dari Evelyn ( Pacarnya ) . Rasanya sungguh lucu jika Dia terang-terangan menentang pernikahanku nanti " jelas Ken.
" Kau melakukan ini juga demi Proyek ? " tanya Kevin.
Ken menatap ke arahnya.
" Kau cerdas ternyata . Iyah ini juga perintah Ayah, Dia melarang Kita bermasalah dengan Vino terlebih dahulu. Ayah tidak ingin konsentrasiku terbelah karena Evelyn, Kau tahu sendiri Evelyn memaksa jika menginginkan sesuatu . Ayah tidak ingin masalah Evelyn dan Vino berdampak pada pembangunan Gita Hotel . Vino mungkin bisa mundur dari Proyek jika Evelyn melakukan Hal diluar kendali . Sampai detik ini saja , Evelyn menyakiti dirinya . Aku tidak ingin kehilangan Adik-ku , dan jika Media tahu bahwa Anak dari Perusahaan Louis mengidap Depresi , itu akan membuat Citra buruk terhadap Proyek dan Louis. Yang aku takutkan , Dia juga menyakiti Vino atau Wanita itu juga " Ken menunduk frustasi .
" Evelyn masih sangat kecil . tetapi Dia selalu melakukan Hal besar, dia masih tidak mengerti dampak dari semua kecerobohannya . Baiklah Ken, tindakanmu benar, untuk sementara Kau menikahi Wanita itu saja . Agar Evelyn sedikit tenang, dan Vino tidak mungkin mendekati Wanita itu lagi , Proyek Gita Hotel mu juga akan aman, Yahh Walaupun Kau sudah kehilangan Pak Andi " Kevin menenangkan Ken.
" Aku bersyukur kehilangan Pak Andi , dan Wanita itu ( Yaura ) membuat kesalahan . Ini menjadi alasanku bisa menikahinya " Ken mengambil segelas Air putih lalu menengguknya.
" Kehidupan Pribadimu sungguh mengenaskan Ken. Kau sewa Wanita Malam saja untuk menenangkan Dirimu " Kevin tersenyum usil .
" Sial ! Aku bukan dirimu " Ken menggigit bibir bawahnya.
Rumah Pak Agus .
Yaura melangkah keluar dari mobil dengan cepat , Wajah Frustasi dan Hati yang berkecambuk .
Ia menuju ke sebuah Ruangan.
Pak Agus yang ada di Ruangan pun terkejut melihat Raut Wajah Yaura.
" Apa ada masalah ? Kau tidak biasanya seperti ini " Pak Agus menghampiri Yaura.
" Sepertinya Identitas ku akan segera terbongkar " Yaura mendudukkan tubuhnya di soffa dan segera menengguk segelas air putih.
" Tenanglah . tenangkan dirimu dulu Yaura " Ujar Pak Agus .
Setelah dirasa tenang, Pak Agus pun bertanya apa yang terjadi .
Yaura pun menceritakan semuanya dengan detail .
" Dan Dia adalah Kendrick Rafandra Bachtiar . Target Kita " ucap Yaura .
Pak Agus terkejut mendengarnya .
" Kita bisa menyelesaikan masalah Pak Andi dan Penyadapmu dengan mudah . Tapi ini kesempatan langka Yaura " Pak Agus sedikit berfikir .
" Apa maksud Bapak ? " Yaura terheran.
__ADS_1
" Kita bisa ganti rugi kesalahanmu , dan Kita juga bisa mengatasi Pak Andi . Dia tidak akan bisa membongkar Identitasmu . Tetapi .. Kendrick dan Perusahaan Louis adalah Target Utama kita sekarang, Kita sudah membahas tentang ini . KITA TIDAK AKAN BISA MENEMBUS LOUIS TANPA KAU MASUK DI DALAMNYA " jelas Pak Agus.
" Jadi , Aku .. "
" Iyah .. Kau harus MENIKAH DENGANNYA " Pak Agus memotong pertanyaan Yaura.
Mendengar instruksi itu, Yaura terkejut .
" Bapak juga menyuruhku untuk menikah dengannnya ?"
" Iyah Nak, ini kesempatan emas kita. Dengan Kau menjadi Istrinya , Kau bisa melakukan Apapun tanpa dicurigai . FBI & CIA tidak akan berani menyelidikimu tanpa Instruksi dari Petinggi Louis . Dan Kau mendapat Lindungan dari Nama Suamimu " Pak Agus mencoba meyakinkan Yaura.
" Aku bahkan tidak mengenalnya sama sekali . Dan Pernikahan ? TIDAK , AKU TIDAK BISA MEMPERMAINKAN SEBUAH IKATAN SUCI HANYA UNTUK KEPENTINGANKU SENDIRI " Yaura menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Ini kesempatan bagus, Yaura . Kita sudah melakukan penyidikan sejauh ini, dan Louis bukanlah hal yang mudah .Kita tanpa Identitas NIS dan Lindungan NIS . Kita bertindak selama ini bukanlah berperan sebagai Agent NIS. Tetapi sebagai warga sipil dan ini beresiko juga Kita tidak selamanya mendapatkan Keberuntungan "
Yaura tertunduk & terdiam , Hati dan Logikanya bertentangan. Hati yang menolak, tetapi Logika menyuruhnya untuk mau mengorbankan Dirinya .
" Demi Ayahmu ..... " Ucap Pak Agus .
Mendengar perkataan itu , Yaura mendongakkan wajahnya.
" Ayah .. " Lirih Yaura . seketika Ia mengingat Kenangan bersama keluarganya dan mengingat kembali moment kelam hidupnya .
" Baiklah , AKU AKAN MENIKAH DENGANNYA " sorot mata Yaura menajam . Seperti Biasa, Ia melawan Hati nya sendiri dan menggunakan logika dalam setiap tindakan , Meskipun harus dirinya yang tersakiti .
" Baguslah Nak , Ini adalah Awal dari semuanya " Pak Agus tersenyum .
..........
Malam pun tiba..
Yaura kini pulang ke Apartementnya . Ia sejenak menenangkan diri di Tempat Tidur, Pikirannya Kacau Balau . Semua rekaman memori pembunuhan , saat-saat terpuruknya, susah payak Dia masuk dalam Pasukan Khusus NIS, dan Jatuh Bangun ia melakukan penyelidikan Ayahnya , semuanya tiba-tiba muncul dalam benaknya . Yaura menatap kosong langit-langit kamar .
Ia berdiri di balkon Rumah dan menikmati desiran angin malam . Sejenak ia termenung akan keputusannya sendiri, namun sama. Ken melawan hatinya demi Adik & Perusahaannya .
..........
Pagi mulai muncul
Tak terasa sudah pukul 11.00 siang saja.
Sesuai perjanjian , Ken menyuruh Yaura untuk mendatanginya lagi di Kamar yang sama .
Ken sudah menunggu terlebih dahulu di Kamar Hotel .
Tokkk tokkk tokkk suara seseorang mengetuk Pintu, Ken yang sedang merebahkan tubuhnya di Ranjang pun beranjak dan membukakan Pintu .
Melihat itu adalah Yaura. Ken pun menyuruhnya masuk . Namun wajah Yaura sedikit cemas ( Mungkin dia takut diapa-apa kan oleh Ken lagi wkwkwkwk)
" Tidak perlu takut. Aku tidak akan menakutimu lagi " ujar Ken.
Namun Yaura hanya diam berdiri didepan Pintu, meskipun Ken telah menyuruhnya masuk .
" Apa Aku menyeretmu lagi ? " ancam Ken seraya mendudukkan tubuhnya di soffa.
Yaura pun tersadar , Ia pun melangkah masuk.
Mengetahui Yaura tidak menutup Pintunya, Ken pun beranjak dan menutup Pintu .
__ADS_1
" Duduklah " Lirih Ken seraya berjalan kembali ke arah Yaura .
Tanpa banyak berkata , Yaura pun duduk di soffa .
" Aku mau menikah denganmu " Lirih Yaura tanpa basa-basi.
Ken terkejut saat Yaura mengatakan itu, Ia bahkan belum bertanya sama sekali .
" Aku bahkan belum memulai pembicaraan " Protes Ken.
Tak menghiraukan perkataan Ken, Yaura hanya diam .
Ken pun menatap Wajah Yaura.
" Baiklah , Kau sudah memberitahu keluargamu ?"
" Sudah .." singkat Yaura.
" Sekarang , Aku akan memperkenalkanmu kepada orangtuaku " ucap Ken , ia beranjak dari soffa dan mengambil kunci mobil yang ada di meja.
Yaura terkejut .
" Sekarang ? Ini terlalu cepat "
" Cepat ? Pernikahan kita 5 hari lagi . Kita tidak punya banyak waktu " jelas Ken seraya memakai Jas .
" Apa ? 5 Hari ? Apa kau kehilangan akal ? . Tidak saling mengenal, Tiba-tiba meminta pernikahan , lalu sekarang ? 5 hari lagi? Kenapa begitu mendadak " Yaura beranjak dari soffa dan melangkah ke arah Ken.
" Apa aku perlu persetujuanmu ? Kau tinggal berhias dan membawa keluargamu saja . Tidak perlu secemas itu " Jawab Ken tanpa memandang wajah Yaura.
Yaura diam dengan wajah yang kesal .
" Kenapa? kau tidak setuju ? Baiklah, kita batalkan pernikahan . dan .. " tanya Ken .
Melihat tidak ada jawaban dari Yaura, Ken pun mengalihkan pandangannya ke Yaura.
" Apa kau sudah berencana menikah dengan Pria lain? " ucap Ken tiba-tiba.
" Tidak sama sekali " tukas Yaura.
" Yasudah , jangan banyak Protes dan ikuti semua perintahku " Ken melangkah keluar mendahului Yaura.
Basement Hotel.
Ken mengajak Yaura ke Rumah untuk menemui Orangtuanya. Yaura pun masuk kedalam mobil Ken .
Mengetahui Yaura duduk di kursi belakang ,
" Apa kau menganggapku sebagai sopir ? , Duduklah di depan " Perintah Ken seraya menengok ke Belakang.
Merasa malas berbicara, Yaura hanya menatap Ken dan memindahkan tempat duduknya.
Ken pun melajukan mobilnya .
Di mobil mereka saling diam tanpa berbicara apapun .
Ken fokus menyetir, dan Yaura yang memandang ke arah luar jendela.
" Kenapa Aku harus menikahi wanita seperti ini , Merebut milik orang lain dan menjual diri " gumam Ken dalam hatinya
__ADS_1
" Kenapa Aku harus mempermainkan sebuah pernikahan " gumam Yaura dalam hatinya ..
Butuh saran dan kritikk