Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
Debat Di Kamar Mandi


__ADS_3

Setelah menemui Helena , Ia kemudian berjalan menelusuri jalan .


" Aku benar-benar penasaran dengan Isi Brangkas itu, dan memori card tadi " gumamnya seraya terus melangkah .


" Ken bilang pergi ke Kantor, padahal ini adalah Hari Minggu . Sabtu juga kadang Dia ke Kantor, padahal Siapa yang akan berangkat di Hari Libur ? , Aku akan memasang penyadap Dengannya nanti "


Diam sejenak..


" Ah .. Tidak , tidak . Dia sangat waspada dan sedikit cerdas, Aku harus hati-hati menyelidikinya " Banyak pertanyaan di Benak Yaura.


Pandangannya tiba2 terarah pada sebuah Tempat Ibadah yang berada di sebrang jalan.


Ia pun segera menyebrang dan masuk kedalamnya.


Yaura memasuki Tempat Ibadah , Ia mulai duduk di kursi panjang yang berada disana. Ia menatap Tuhan dengan penuh pengharapan.


" Bukankah Engkau yang telah menakdirkan semuanya ? Engkau telah mengambil semua Orang yang Aku sayangi . Aku marah kepada Engkau, Rasanya Engkau begitu kejam atas Kehidupanku" Yaura memejamkan kedua mata serta mengepalkan kedua tangannya.


" Tapi Aku sadar bahwa, sebenci Apapun Aku atas garis takdir yang ditakdirkan oleh Engkau . Walaupun Aku benar-benar hampir tidak mempercayaimu Lagi , Tapi Yakin, Dimana Aku berada , Tuhan akan selalu bersama dan denganku . Aku tetap berada didepanmu sekarang, Jadi Aku mohon .. Restui Aku, Balaskan semua dendamku, Beri Aku kekuatan " Yaura benar2 menumpahkan semua keluh kesahnya .


Ken telah meninggalkan Kantornya, Ia kembali mengemudikan mobil dan melewati jalan tadi .


Di depan sebrang jalan, Ia melihat seseorang yang baru keluar dari sebuah tempat .


" Seperti Yaura . Apa Dia tidak bersama dengan Evelyn? " Ken menyipitkan kedua matanya, dan mempercepat laju mobil.


Dan benar saja, Yaura baru saja keluar dari tempat tadi, Ken menoleh ke arah Bangunan tersebut.


" Jika Dia bersama Evelyn, Evelyn tidak mungkin kesini " gumamnya, hendak menyebrang , Ia mengurungkan Niatnya, dan memarkir mobil di bahu jalan.


Disana Ia melihat Yaura bersama 2 Anak kecil yang sedang menangis. kemudian Yaura membelikannya 2 Es Cream yang berada tidak jauh dari sana . dan memberikannya kepada mereka.merasa senang, Kedua Anak kecil tersebut memeluk Yaura.


Melihatnya, membuat Ken terkejut.


" Dia sangat tulus " pujinya. Namun kemudian Ia teringat akan perkataan Sang Adik ,bahwa Yaura adalah Selingkuhan Vino.


Yaura pun mulai menyebrang jalan, dan melanjutkan langkahnya untuk pulang .


" Apa tidak ada Taksi ?" batinnya seraya berjalan dan mencari taksi.


Ken melajukan mobil dan mengikutinya dari belakang. dan berhenti tepat di samping Yaura.


Tak peka, Yaura malah terus melanjutkan langkahnya.


" Apa Dia sengaja mengabaikanku ? " gumam Ken . Ia pun


Tinnnn tinnnn tinnn memencet klakson mobil


Membuat Yaura menoleh ke arahnya .


Ken pun segera membuka kaca mobil .


" Masuklah .. "


Yaura yang menoleh kearahnya pun terkejut jika Ken masih belum pulang dan malah memberikan tumpangan sekarang.


" Kenapa Kau disini? "


" Cepat masuk, banyak bertanya ." ketus Ken.


Menuruti Sang Suami Ia segera membuka pintu mobil dan duduk di sebelahnya.


" Evelyn tidak menjemputmu ? " tanya Ken tanpa memandang ke wajahnya.


" Tidak .. Mungkin Evelyn ada keperluan mendadak " jawab Yaura seraya memakai seat belt.


" Evelyn keterlaluan . Hanya sekedar menjemput Apasalahnya" gumam Ken dalam hati.


RUMAH KEN


Mereka segera turun dari mobil dan masuk kedalam.


Dari lantai atas Evelyn tak sengaja melihat keduanya.


" Kenapa Kakak bisa pulang dengannya ? Sial. Aku tidak bisa memfitnahnya jika seperti ini " Ia segera melangkah cepat masuk kedalam kamar kembali,Lalu pura2 tertidur.


Segera menaiki anak tangga, Ia langsung menuju ke Kamar Evelyn .


tokktokkktokk


" Evelyn . Buka pintunya "

__ADS_1


Ken terus mengetuk pintu , tak ada jawaban..


" Evelyn .. Aku tahu kau pura-pura tidur, Cepat buka pintunya . " tegasnya.


Seakan hafal akan nada bicara sang Kakak yang berarti benar2 marah & kesal , Evelyn pun segera beranjak dan membukakan Pintu.


" Kakak sudah pulang ? " Evelyn segera memeluknya.


" Kenapa Kau tidak menjemputnya? " tanya Ken tanpa membalas pelukan Sang Adik.


" Tadi Aku ada keperluan mendadak Kak, jadi tidak sempat menjemputnya " Evelyn melepaskan pelukannya.


" Jangan berbicara omong kosong . Kakak Tahu Kau membencinya, Tapi jangan sekali-kali bermain dengan keselamatan seseorang . Ini berbahaya Jika Dia sampai kenapa-napa dijalan" Wajah dipenuhi guratan amarah.


" Kenapa Kakak Jadi benar-benar khawatir dengannya?"


" Evelyn dengarkan Aku . Kau tahu sendiri, Jalan disini sangat jarang ada taksi, dan Kau tahu jarak dari Gedung itu kesini berapa kilo ? Berkilo-kilo Evelyn, dan Kau tega menyuruhnya berjalan kaki tadi ? Kau keterlaluan." Ken mencoba meredam amarahnya.


" Sebenarnya itu belum seberapa atas sakit yang Evelyn alami . Mengertilah Kak ." Evelyn balik marah kepada Kakaknya.


" Aku mengerti atas perasaanmu. Tapi cobalah berfikir jernih, Kakak sudah menikahinya saja itu udah cukup membuatmu tenang dan tidak terancam . Jangan melampiaskan lagi kemarahanmu terhadap Hal berbahaya seperti tadi . " merasa semakin kesal, Ken pun pergi berlalu saja dari hadapan Evelyn.


" Wanita itu benar-benar kurang ajar, Bahkan sekarang Kak Ken sudah masuk dalam jebakannya" Evelyn geram, Ia segera membanting pintu kamar.


KAMAR


Yaura sedang mandi di dalam .


Ken segera masuk ke dalam kamar, Ia melepas Jas, Dasi , Kameja , Jam tangan dan semua yang menempel di tubuhnya . Kini tubuh kekarnya hanya dibalut dengan handuk putih,Ia pun mulai melangkah ke kamar mandi .


Hendak membuka pintu , namun Pintu kamar mandinya sudah terkunci.


Mendengar handle pintu yang berbunyi,membuat Yaura kaget.


" Astaga.. Apa itu Ken ? " Ia sedang berkeramas disana.


Ken mengetuk pintu kamar mandi,


" Apa Kau masih lama ? " .


" Masih. " jawab Yaura dari dalam .


Ken pun kembali ke tempat tidur, Ia menyalakan televisi yang tepat berada di depannya.


" Kenapa Aku jadi gugup tidak jelas ? " batinnya seraya membasuh mukanya . fikirannya sangat mesum. Ia berfikir Ken mendobrak masuk , dan melakukan sesuatu padanya.


" Ya Tuhan .. kenapa fikiranku jadi mesum begini " mungkin Ini pertama kali Ia mandi sambil ditungguin oleh sang suami.


30 menit berlalu,


Yaura menyadari pakaiannya tertinggal di lemari tak membawanya kedalam .


" Pakaianku .. Pakaianku " Ia uring2an .


" Apa Aku memakai handuk begini saja? Ah .. tidak, tidak.. Ken ada disana " Ia bercermin seraya memperhatikan penampilannya yang hanya memakai sehelai handuk.


" Ini sangat Vulgar . " Ia mengerucutkan bibirnya dan mendudukkan tubuhnya di pinggir bath-up.


1 Jam berlalu ,


Ken mematin televisi dan melangkah ke Kamar mandi kembali .


" 1 Jam lebih Kau mandi . Apa Kau sedang mengadakan Konser disana ? cepat Buka Pintunya." Teriak Ken dari luar.


" Sepertinya Dia sudah terlalu lama menunggu . Bagaimana ini ? " Ia berdiri di depan pintu dan frustasi.


Tidak ada jawaban ,


" Yaura ! Buka Pintunya . Atau Aku akan mendobraknya "


Tetap Diam .


" Dia benar-benar membuatku hilang kesabaran "gumamnya.


" 1 " Teriak Ken.


" 2 " Ia sudah siap untuk mendobrak pintu.


" Ti.."


Yaura membuka pintunya sedikit, yang hanya menunjukkan wajahnya.

__ADS_1


" Ken.. Jangan marah .. Aku meninggalkan pakaianku dilemari " wajahnya memelas.


" Pakaian memang tempatnya di lemari, sejak kapan Kau menaruh pakaianmu di Brangkas. Konyol " Ketus Ken .


" Bukan itu maksudku. Maksudku Aku tidak bisa keluar tanpa pakaianku . Tolong ambilkan Pakaianku yang ada dilemari " lirih Yaura.


Ken diam menatap kesal istrinya tersebut.


" Ken .. sekali ini saja , Aku mohon .." Yaura kembali memasang wajah memelasnya.


Membuat Ken tak tega melihatnya.


" Tinggal memakai handuk saja kenapa dibuat Ribet " gerutu Ken seraya melangkah pergi untuk mengambil pakaian Yaura.


" Merepotkan Ken ternyata sangat menyenangkan juga " Yaura tersenyum tipis saat melihat wajah kesal Ken.


Di Tempat Lemari, Ken mengambilkan Pakaian Yaura dengan asal . dan segera kembali


" Buka pintunya " Ujar Ken .


Yaura pun membuka sedikit pintu dan menyodorkan tangannya . Ken pun memberikan pakaian tersebut kepada Istrinya.


Saat melihat Pakaian yang diambilkan oleh suaminya, seketika juga Ia menghela nafas panjang.


" Keterluan . Dia pasti sengaja memberiku Tanktop saja. suruh mengambil Pakaian malah mengambil Tanktopnya saja . menyebalkan " Yaura menggerutu saat tahu bahwa yang diberikan hanya sehelai Tanktop.


Hendak berkomentar , Namun Ia mengurungkan niatnya, Ken sudah cukup kesal dibuatnya. Yaura pun segera memakai Tanktop tersebut.


" Dadaku sangat menonjol, Jika menutupnya dengan Handuk, maka bagian bawahnya akan terlihat " Ia bercermin seraya memperhatikan bagian mana yang harus ditutupi .


" Yaura cepat Keluar ! Lama sekali . Kau membuang banyak waktu " teriak Ken kembali


" Ken benar-benar cerewet ! " gerutunya, Ia pun segera melangkah dan membuka Pintu.


Yaura terkejut saat melihat Ken yang hanya memakai sehelai handuk, Dada Bidang & Abs Seksinya terlihat jelas, Ia membulatkan kedua matanya.


Tak Kalah dari Istrinya, Ken pun begitu terkejut saat melihat Yaura yang hanya memakai Tanktop Ketat yang menunjukkan Dada Sintalnya, Tubuhnya benar-benar Putih Bersih dan Seksi . meskipun tangannya menutupi Belahan Dada nya, Namun itu tak membuatnya kehilangan Keseksian, Area Payud*ranya benar-benar begitu menggoda . Ditambah dengan Rambut basah yang terurai, membuat Ken tak berkedip dibuatnya.


" Kenapa Kau tidak memakai Baju ! Pakai Bajumu " Protes Yaura, Ia segera memejamkan kedua matanya .


" Apa Kau kehilangan Akal ? Orang yang ingin mandi lalu memakai Baju ? " ketusnya.


" Sudahlah lupakan . Minggir " Ia mencoba meminggirkan tubuh Ken yang berada di depannya dengan tangan kanannya ( tangan kiri tetap nutupin dada ).


" Kau sudah melihatnya Kan? Tidak usah berpura-pura untuk menutup matamu " Ken mendekatkan wajahnya, dan berbisik ketelinga Istrinya.


Mendengarnya membuat Yaura membuka mata dan berdecak kesal.


" Aku tidak melihat apapun . Dasar mesum ! " ketusnya dan hendak melangkah pergi,


" Dasar Wanita Aneh, Dia sendiri yang berfikiran mesum tapi menuduh orang lain ." Ken tersenyum .


Lantai terlalu licin , dan ..


" Astaga .. " Pekik Yaura yang hampir tergelincir , Ken yang melihatnya langsung dengan sigap


" Awas .. " Ia mendekap tubuh Istrinya.


Bak di Sinetron2 India/ Drama Korea.


Yaura berada di Pangkuan Ken , tangannya melingkar sempurna di Leher suaminya,begitupun dengan tangan Ken yang melingkah sempurna di pinggang Istrinya.


Mereka akhirnya melakukan Skinship, Tubuh mereka menyatu dan saling menyentuh satu sama lain . Dada Bidang Ken menempel sempurna di Dada Yaura, mereka pun saling merasakan kehangatan tubuh sama lain . Wajah yang begitu dekat, mata yang saling menatap , membuat suasana semakin Panas , Darah keduanya mulai berdesir .


Tak Kunjung sadar keduanya, hingga bunyi dering ponsel memecahkan lamunan mereka. Pipi Yaura bersemu merah dibuatnya,


" Berat sekali ." lirih Ken untul mencairkan keadaan.


Yaura pun segera melepaskan lingkaran tangannya dari Leher Ken dan menjauh.


Tanpa banyak berkata, Yaura segera pergi dari hadapan suaminya.


Ken sedikit terpatung dibuatnya,


Namun dengan segera Ia masuk ke Kamar mandi. Ia menyalakan Shower didalam sana,



Kira-kira apa yang di fikirkan oleh Ken selanjutnya? Tebak Hayo..


...............

__ADS_1


BUTUH SARAN DAN KRITIK


JANGAN LUPA LIKE NYA


__ADS_2