
Tepat pukul 19.00
JRENGGGGGGG lampu mulai menyala dan menerangi sebuah Rumah Mewah yang berdiri kokoh nan megah.
DEGGG !!! Mata Yaura berkaca saat melihatnya, Rumah itu sama persis dengan Rumah lama dulu.
Kegelapan kini mulai sirna, saat cahaya lampu sepenuhnya menerangi Rumah bak Istana di seberang sana. Tidak bisa berkata, Yaura meneteskan air mata, tatapannya menghujam dalam rumah masa kecilnya, Ia masih tidak percaya dengan apa yang dilihat.
Ken tersenyum tipis seraya memandangi Sang Istri yang sibuk menatap ke luar jendela. Ia pun kembali melajukan mobilnya lalu memasuki gerbang Istana tersebut.
Saat sampai di halaman, Yaura langsung membuka mobil dan turun.
Degg !!!! Air mata mengalir deras, tenggorokan tercekat dengan tubuh yang semakin gemetar. Demi Tuhan, belum selesai takjub akan G&D yang berhasil dibangun oleh Suaminya, kini Rumah Lama yang hampir runtuh itu kembali berdiri Kokoh didepan matanya. Mata Yaura menyapu bersih bagian depan, bangunan tinggi menjulang, halaman luas dan desain sama persis membuatnya membatu.
Ken meraih tangan Sang Istri, lalu menuntunnya masuk,saat ini tidak ada siapapun disana selain mereka berdua.
Suasana menjadi sendu,sunyi,senyap, terharu, syok, sedih, takjub ,tidak menyangka semuanya bercampur menjadi satu. Yaura menatap Ken dari belakang dengan tatapan sendu.
BRAKKKK Pintu terbuka secara otomatis. dan..
Yaura mematung, Ia rasanya tidak kuat melangkah, namun Sang Suami terus menuntun dirinya. Yaura melepaskan tangan dari genggaman Ken, lalu menatapnya dengan derai air mata.
" Kau yang melakukannya ? " Yaura mencoba berbicara meskipun itu sangat sulit.
Tatapan Ken menjadi sendu, Ia memahami perasaan Sang Istri yang mungkin syok dan tidak percaya, setelah 10 Tahun Yaura terjebak dalam kegelapan.
Mereka bertatapan
Ken menelan saliva,matanya pun ikut berkaca setelah melihat air mata Yaura yang membasahi pipi ranumnya, setelah itu Ia pun menganggukkan kepala sebagai jawaban.
Deg !!! Hati Yaura terenyuh dan tersentuh. lalu kembali memalingkan pandangan ke depan, dan melangkah sendirian.
Matanya menyoroti setiap sudut ruangan, tidak lupa dinding yang terpajang foto dirinya dengan Sang Ayah dan Ibunda didalam bingkai yang sangat besar. Yaura kecil yang begitu cantik nan imut berpelukan dengan Sang Ayah, Yaura Remaja berumur 14 Tahun nampak memeluk Ibunya, juga Yaura Sang Penerus G&D terlihat sedang menemani Konferensi Pers Ayahnya di Spanyol nampak terabadikan di Dinding tersebut. Begitu banyak foto, hingga Yaura tidak bisa berkata.
Ken memandangi Sang Istri dari belakang.
" Aku harap Kau bahagia,Yaura. " lirihnya dalam hati.
Yaura menaiki anak tangga yang terhias bunga di sisinya,membuat hatinya semakin lebur.
" Aku harap ini bukan mimpi.. " lirih Yaura, air mata terus mengalir, Ia melangkah dengan terbata, diikuti oleh Ken dibelakangnya.
Sesampainya di lantai dua, Ia benar-benar dibuat tercengang setelah melihat Piano, Gucci Besar, dan Lemari Kemera yang sama persis ikut menghiasi sudut Ruangan di sebelah sana.
Yaura memasuki kamar yang menjadi peristirahatan Ayah dan Ibunya dulu. Ia memejamkan mata saat melihat ranjang, soffa, lemari, nakas yang digunakan itu tidak berubah sama sekali. Ini semua bagaikan kehidupan dulu sebelum Tragedi Kelam merenggut semua kebahagiaannya.
Tiba-tiba telinganya mendengar suara yang berasal dari speaker. Yaura membuka mata,dan menyimaknya.
" Devano berhasil memiliki keturunan setelah Kita berusaha keras membuat Yanuar keguguran dan tidak memiliki Anak, ini sangat berbahaya. " ujar suara yang mirip Ayah Reino.
" Lalu apa yang harus Kita lakukan? " tanya seorang wanita yang mirip dengan Ibu Hilya.
" Jika tidak bisa membuatnya mati, Kita harus membuat Putri nya koma selama bertahun-tahun agar Devano lemah dan tidak memiliki tenaga untuk bangkit. "
" Aku sedikit lega sebenarnya, karena Yanuar tidak melahirkan anak lelaki. Jika Dia melahirkan anak lelaki, Aku takut Anaknya akan membalaskan dendam kepada Kita dan mengambil alih semua G&D " jawab Hilya.
" Bodoh ! Kau tahu apa yang Aku lihat tadi Siang di Kantor Devano? " Teriak Reino.
" Apa ? ".
" Kepemilikan 80 % G&D telah berubah dan berganti menjadi siapa Kau tahu? ".
" Siapa? Orang lain? tidak mungkin Putrinya yang masih bayi 15 Hari. " ucap Hilya yang merasa ragu dengan kepemilikan G&D, jelas-jelas Devano tidak memiliki anak lelaki yang akan menjadi Pewaris Tunggal.
" Putrinya, yaitu Nona YAURA GITA DEVMALIK. Bayi 15 Hari itu telah memegang 80 % Kepemilikan termasuk Rumah Sakit ! Dialah Pemilik G&D Internasional Group."
" Apa ? Bayi itu? apa Devano gila menyerahkan perusahaannya kepada seorang Wanita? seharusnya saat di Rumah Sakit, Kita tukar saja Nona Yaura dengan Anak Orang Lain yang berjenis kelamin Lelaki ! setelah besar dan Devano mengalihkan G&D kepadanya, maka Kita akan membunuh Anak itu dan merampas G&D dengan mudah ! Sial ! Apa yang harus Kita lakukan ! " .
" Sebaiknya Kita bunuh Yaura sekarang saja, tidak perlu membuatnya koma. " ujar Reino.
" Kau kehilangan akal?! jika Kita membunuhnya sedangkan kekayaan Kita masih di bawah telapak kaki Devano, maka Kita akan tertangkap ! Kita tidak bisa menyuap petugas investigasi ! " sentak Hilya.
" Bagaimana jika Kita menghabisi seluruh Keluarga Devano? " sambung Hilya.
" Aku mampu membunuh Bayi nya,tetapi jika Devano sekarang Aku masih belum mampu melawannya. Lebih baik Kita dekati Devano, rebut beberapa saham darinya , lalu setelah punya kekuatan uang untuk menyuap kalangan Pemerintah,Polisi dan Pengadilan Kita bantai seluruh Anggota Devano Malik ?! "
" Sepertinya itu ide bagus,baiklah, Kita harus bersabar sesaat. Biarkan Devano berbahagia bersama Putrinya sekarang, sebelum kematian akan merenggutnya nanti ! Hahahah " Ibu Hilya tertawa.
" Jika Kita gagal membunuh mereka,sebenarnya Aku ingin menjebak Devano dengan menikahkan Putra Kita dengan Nona Yaura saat besar nanti. Kita gunakan Putra Kita untuk memanfaatkan Nona Yaura, karena Dialah Pemilik G&D di masa depan. " tutur Reino.
" Mmmmmm tidak ,tidak.. Aku sangat membenci Darah Devano Malik.Aku tidak ingin Putra Kita, yaitu Ken memiliki keturunan dari Nona Yaura. Aku tidak sudi memiliki cucu dari keturunan Malik, sudahlah, jangan mengorbankan Putra Kita untuk mendapatkan G&D, lebih baik Kita membunuh Nona Yaura ! Clear ! Hahaha " ucap Hilya seraya tertawa jahat.
" Benar juga, hhahaha " saut Reino.
DEG !!! Yaura kembali memejamkan mata dan mengisak saat mendengar percakapan Iblis yang begitu kejam, Ia sangat ingat saat Mendiang Ibunya bercerita bahwa Sang Ibunda mengalami keguguran dan sulit memiliki keturunan padahal kondisinya sangat sehat, dan ternyata mereka lah penyebabnya.
Ken kini berada di depannya dan memandangi Sang Istri yang menangis. Ia sengaja memutar rekaman yang belum pernah Yaura ketahui, entah bagaimana Ken menemukannya,yang pasti itu ditemukan saat Istrinya koma.
" Itulah mengapa Aku menyuruh Kau membunuh Orang Tua ku, Yaura.. Kenapa Kau malah menurunkan senjatamu dan memeluk Iblis itu tadi? Aku tahu hatimu lembut, meskipun dendam bersarang di dalam tubuhmu. Jangan menutup mata, buka telingamu,dengarkan rekaman tadi.. BUNUH MEREKA ! " Mata Ken berkaca, tangannya memegang pundak Sang Istri untuk membangkitkan kembali amarahnya.
Yaura menunduk, matanya terpejam, air mata menetes saat ucapan Hilya dan Reino terngiang di kepalanya. Ia berjanji pada dirinya untuk mengakhiri pertumpahan darah, meskipun sudah berusaha keras selama ini. Disatu sisi, KEN lah yang menjadi alasan kenapa Ia tidak membunuh Reino dan Hilya.
" Bagaimana Aku bisa membunuh Orang Tuamu,Ken.. saat Kau sebaik ini kepadaku.. " rintihnya dalam hati. Lalu,
Tak menjawab ucapan Sang Suami.
Tukkkk tukkk tukkkk Yaura berbalik badan, Ia menutup mulutnya dengan tangan agar tangisannya tidak bersuara, dan berlari menuruni Anak tangga.
Ken mematung dan menurunkan pandangannya, Ia masih tidak faham dengan keputusan Yaura yang tidak masuk akal. Setelahnya Ia mengejar Sang Istri ke bawah.
***********
Ruang sembunyi
Dokter Lee, David , Alfin, Anin, Lolly, dan lainnya mendadak membatu mendengar rekaman suara tadi, mereka tidak menyangka ternyata pembunuhan Keluarga Devano Malik telah direncanakan sejak dulu, hati mereka ikut merasa sesak dan memikirkan bagaimana perasaan Yaura.
Lantai Bawah
Yaura berdiri di tengah-tengah Ruangan, rasanya ingin menangis sekencang mungkin, Ia sangat bahagia dengan apa yang Ken lakukan, tetapi disamping itu fakta bahwa Reino dan Hilya sangat membenci Darah Devano Malik sangat terngiang dikepalanya.
" Hiksssss " Yaura mengisak seraya memegangi dadanya yang teramat sakit.
Ken berdiri di depan Yaura, hendak memeluknya, namun..
Yaura melangkah mundur menghindari pelukan Ken, Ia mendongakkan kepalanya.
" Kenapa Kau harus datang kedalam hidupku,Ken.. "
" Kenapa Kau sebaik ini padaku.." lirih Yaura,
" KAU MEMBUATKU MELEMAH. KAU LAH YANG MENJADI ALASAN KENAPA AKU TIDAK MEMBUNUH KEDUA ORANG TUA MU.. KARENA MU KEN,KARENA DIRIMU !! " tatapannya begitu sendu, air mata terus mengalir dari manik matanya.
Deg !!! Ken tersentak saat mendengar sebab Istrinya tidak melenyapkan Reino dan Hilya.
Tatapan keduanya kini semakin dalam.
" Disaat tidak ada orang yang mempercayaiku, Kau menjadi orang yang percaya kepadaku,padahal Aku sama sekali tidak percaya padamu !!! Kau rela bergelantungan di ketinggian hanya untuk menemuiku ! padahal bisa saja Aku menyuruh orang untuk memutuskan Sling agar Kau terjatuh !!! Aku orang jahat Ken ! Aku jahat dan tidak punya hati seperti Kalian ! yang Aku tahu hanya dendam dan pembalasan !!! Hikssssss " tutur Yaura, Ia sempet melihat Sang Suami bergelantungan di Hotel Dubai hanya untuk menemuinya.
" Tuhan telah menggariskan semuanya.. berhenti menangis.. " jawab Ken dengan pelan, matanya memerah.
" Sejak awal, Aku tidak pernah menganggap pernikahan Kita, dan hanya menghormatimu sebagai Suamiku, juga alasan Aku mau menerima pernikahan ini karena Kau adalah Kendrick, Petinggi dari Louis yang menjadi jembatan untukku menemukan pembunuh Ayah.. "
" Tapi.. Tapi ternyata.. Kau menyelamatkan nyawaku disaat Aku diam-diam ingin membunuhmu.. Aku memasang BOM dan menguncimu didalam jeruji, dan menyuntikkan bius dosis tinggi yang membuat dadamu teramat sesak.. menembak lenganmu hingga berdarah, kenapa Kau masih sebaik ini kepadaku,Ken? Hiksss... "
" Kau membangun G&D dan menuruti permintaanku padahal jelas-jelas itu akan melukai hati kedua orang tuamu karena lebih memilihku dari pada mereka.. dan sekarang.. "
" Aku bahkan tidak menyangka Kau akan membangun Rumah ini lagi.. Hiksss " tutur Yaura memejamkan mata dan menangis.
Ken meraih tangan Sang Istri dan menggenggamnya.
" CINTA. KARENA CINTA,AKU MELAKUKAN INI.. " Jawab Ken dengan mantap.
DEGG !!! Yaura menatapnya lekat.
" SEJAK AWAL,AKU TIDAK PERNAH MEMBERIMU SETETES CINTA, PERHATIAN ATAUPUN KASIH SAYANG. DAN KAU.. KAU SELALU MENGHUJANIKU DENGAN KEBAHAGIAAN, RASANYA SUNGGUH TIDAK ADIL UNTUKMU,KEN.. " lirih Yaura.
" JAWABANNYA ADALAH SEDERHANA, AKU TULUS MENCINTAIMU,YAURA .DAN TIDAK PERDULI KAU MENCINTAIKU ATAU TIDAK, YANG TERPENTING BAGIKU ADALAH KEBAHAGIAANMU. " ucap Ken yang membuat mulut Yaura kembali mengunci, Demi Tuhan, Ia tidak menyangka Ken setulus ini.
" Jangan pernah menganggap dirimu tidak menghargai pernikahan, sebenarnya Kau sangat menghargai pernikahan Kita. Kau merawatku saat tertembak, membuatkan sarapan dipagi hari dan menghargaiku sebagai Suamimu, itu menunjukkan bahwa dirimu menghargai sebuah pernikahan. Dan Kau bilang apa tadi? berencana membunuhku? ITU TIDAK BENAR YAURA.. buktinya sampai sekarang Aku masih berdiri dihadapanmu.. Saat dirimu mengurungku didalam jeruji, tiba-tiba Kau menyuruh seseorang untuk memberiku penawar, saat BOM hampir meledak tetapi Kau mematikan timer dan menekan denatornya agar tidak meledak.. TANPA DISADARI, KAU DARI AWAL MEMANG TIDAK TEGA MEMBUNUHKU. ITU ARTINYA.. KAU SANGAT MENGHARGAIKU SEBAGAI SUAMIMU.. "
" Saat pertama kali Kita beradu senjata, Aku melihat peluru yang Kau tembakkan tidak sesuai dengan keberadaanku, justru Aku yang membuat lenganmu tergores.. itu menjadi bukti Kau menganggap sebuah pernikahan Yaura.. " tutur Ken yang memahami bahwa Sang Istri tidak menyadari isi hatinya sendiri.
Yaura menatap sendu Ken, air mata semakin deras, Ia sendiri tidak memahami isi hatinya.
" JIKA AKU BUKAN YAURA GITA DEVMALIK, APA KAU AKAN TETAP MENCINTAIKU? " Pertanyaan itulah yang lolos dari mulut Yaura.
DEGG !!! telinga Ken tersentak saat mendengarnya.
" SEKALIPUN KAU BUKAN YAURA GITA DEVMALIK, AKU AKAN TETAP MENCINTAIMU. " tegas Ken,tatapannya begitu berkharisma.
" BUKANKAH DIMATAMU WAKTU ITU AKU ADALAH WANITA RENDAHAN? BAGAIMANA BISA KAU MENCINTAIKU ?! JUGA , KAU MENYATAKAN CINTAMU DISAAT KAU TELAH MENGETAHUI BAHWA AKU ADALAH YAURA ANAK DEVANO, KATAKAN YANG SEBENARNYA KEN ! KAU TIDAK MENCINTAIKU KAN? HANYA KASIH DAN BERSIMPATI TERHADAPKU.. HIKSSSSS " Yaura mengisak, Demi Tuhan Ia takut menganggap serius pernyataan Ken.
" Tatap Aku.. " Ken memegang lengan Yaura dan menatapnya lekat.
Deg !!! mereka berdua bertatapan.
" Saat Kita di Rooftop Royal Tulip untuk memperingati pernikahan Ayah Devano, Aku membuat tulisan I LOVE YOU DI DATARAN RENDAH, dan menyuruhmu untuk melihat dan berfoto dengan latar belakang tulisan itu.. Kau ingat? ".
" Aku mengatakan kepadamu bahwa itu salah satu tradisi Ayah Devano kepada Istrinya, sebenarnya itu adalah BOHONG . Aku sendiri yang merencakannya UNTUKMU, yang berarti AKU MENCINTAIMU sebelum Aku mengetahui bahwa Kau adalah Yaura Gita Devmalik. "
" Yang Aku tahu Istriku waktu itu adalah Wanita Rendahan dan selingkuhan Vino. Aku memutuskan untuk mulai melewati batas dan tidak peduli dengan KESUCIAN, yaitu MENCINTAIMU.TETAPI WAKTU ITU AKU MASIH BELUM PUNYA KEBERANIAN UNTUK MENGUNGKAPKANNYA.. oleh karena itulah Aku hanya berani membuatkan tulisan I LOVE YOU UNTUKMU. "
" Dengar Yaura,Aku sangat stress saat Kau disandera Edward, dan hampir gila saat Kau sengaja menghilang dari hidupku dengan pergi ke Dubai. " tutur Ken, tatapannya mengisyaratkan banyak makna.
Degg !!! Yaura tersentuh saat mendengarnya,Ia menatap bola mata Ken yang memancarkan cinta dan kasih sayang.
HUGGGGGG KEN MENARIK SANG ISTRI DAN MEMELUKNYA ERAT.
" Aku sangat mencintaimu,Sayang.." lirih Ken tepat di telinga Yaura.
Yaura diam sejenak, dan mengikuti kata hatinya.dan..
HUGGGGGG YAURA MEMBALAS PELUKAN SUAMINYA, AIR MATA MENETES MEMBASAHI JAS KEN.
" Aku tidak mampu lagi berbicara.. " lirih Yaura, entah kenapa hatinya kini merasa lega saat mendengar ucapan Ken tentang Rasa Cintanya.
Mereka berdua berpelukan dengan sangat erat.
Tiba-tiba
Gerombolan datang dari sudut sana.
" Kakak.. " ucap Evelyn yang menjadi pemimpin.
Suara Evelyn memecahkan kehangatan mereka.
Yaura menatap Ken dan bersembunyi dibelakangnya. Yaura tetaplah Yaura, tidak ingin orang lain melihatnya meneteskan air mata.
" Tunggu disitu.. " ucap Ken pada Evelyn kemudian berbalik badan, Ia melihat Sang Istri sedang menghapus air matanya.
" Apa semua ini tidak membuatmu bahagia hingga Kau menangis? baiklah, Aku akan membangun Rumah yang lebih besar nantinya. " Ken mencoba menghibur Yaura seraya menyeka air mata Sang Istri dengan jemari.
Tanpa mengeluarkan air mata, Yaura menatap Ken dengan senyuman tipis yang terukir dari bibir manisnya.
" AKU SANGAT BAHAGIA,KEN.. Terima Kasih.. "
" Jika bahagia, berjanjilah Kau tidak akan menangis lagi.. Aku tidak suka melihatmu menangis.. Ini adalah moment kebahagiaanmu,bukan kesedihan.. tersenyumlah.. " Ken mengelus pipi Istrinya dengan lembut.
Yaura menganggukkan kepala sebagai jawaban. Setelahnya mereka berdua berjalan menghampiri Evelyn dan lainnya di Ruang Makan, karena hampir pukul 20.30 semuanya hampir belum makan malam.
Namun sebelum sampai di meja makan,Yaura meminta Bibi Arum mengantarkannya ke Kamar Mandi lantai bawah untuk cuci muka karena wajahnya sangat kusam dengan mata yang bengkak karena sedari tadi menangis. Ken hendak menemani namun ditolak oleh Bibi Arum,
" Hanya sebentar,Tuan Ken. " ucapnya sambil senyum.
" Bagaimana Kau membangunnya Ken? Astaga.. ini sangat megah.. bisakah Kita menginap disini? " tanya Kevin, meskipun orang kaya,tapi Ia sangat takjub dengan interior Rumah Yaura.
" Aku menyuruh Kalian datang kesini,karena untuk menginap.. " jawab Ken sambil menengguk segelas air putih. setelahnya Ia mengalihkan pandangannya ke David dan Alfin.
" Berapa hari Kalian mengajukan cuti? " goda Ken.
Bertingkah baik-baik saja, Alfin dan David menarik sudut bibirnya.
" Sebulan juga bisa. " lawak Alfin.
" Anj*ing ! belum sebulan, topi kehormatanku bakal diturunkan gegera dirimu. " celetuk David sambil senyum manis.
Tak berselang lama, Yaura datang dan menatap mereka semua sembari senyum tipis, Ia merasa canggung kembali bergaul.
Semuanya hendak menundukkan kepala, namun.
" Jangan seperti ini,tolong.. Aku Yaura biasa jangan menganggapku orang asing. " ucap Yaura seraya mengatupkan telapak tangannya yang merasa tidak enak hati membuat orang menunduk.
" Kau ini Nona Yaura, bagaimana mungkin Kita bersikap biasa saja.. " saut Alex yang begitu faham tentang perbedaan Kelas Sosial.
Yaura menatap Ken seakan memberi kode.
"Diluar, Istriku adalah Nona Yaura. tetapi jika bersama Kalian, anggap saja Dia Markonah, tidak perlu formal. " lawak Ken yang mencoba membuat Yaura berhenti menangis.
" Duduklah Markonahku,Sayang.. " sambung Ken sambil menepuk kursi disebelahnya.
Lmaaooo semua orang tersenyum saat mendengar ucapan Ken.
" Jika secantik Kak Yaura, dibilang Markonah sama Kak Ken. Lalu Aku yang burik ini dibilang apa ? " celetuk Lolly dengan polosnya.
" JIN IPRIT ! " Alex langsung bergerak cepat .
Lmaooo semua orang tertawa terbahak-bahak mendengar celetukan Alex, termasuk Yaura yang menahan senyum, rasanya Ia begitu bahagia kembali mendengar tawa orang-orang di sekelilingnya setelah 8 Bulan terjebak di Ruangan Private.
Marah besar dan meradang , Lolly melototkan kedua matanya.
" Kak Ken lihatlah sahabatmu ini ! Sangat kurang ajar ! tolong hukum Dia Kak ! setiap hari Dia selalu mencari masalah denganku ! " Lolly merayu Ken untuk menghukum Alex sembari memasang wajah melasnya.
" HEI ! Kau yang selalu mencari gara-gara denganku ! " ujar Alex dengan nada tinggi.
Ken menggelengkan kepala seraya mengulas senyum manis, 8 Bulan tidak bertemu saja rasanya seperti akan perang dunia ketiga setelah melihat kelakuan Lolly dan Alex.
" Aku rasa sebaiknya Kalian Dinner berdua , silahkan baku hantam dan adu mulut sesuka Kalian , asal jangan disini ! " timpal Evelyn yang merasa sudah kenyang melihat cekcok Alex dan Lolly.
Ken mendelik ke arah Sang Adik dan menatapnya lekat,
" Aku harap Kau benar-benar berubah,Evelyn. Kakak sangat menyayangimu, dan ingin Kau juga menyayangi Yaura seperti Kakakmu sendiri.. " lirihnya dari dalam hati yang paling dalam.
Dokter Lee dan Lisya yang baru kenal dengan mereka pun hanya tersenyum manis sambil menikmati pemandangan konyol ini. Anin sejenak melirik ke arah David dan Alfin, lalu mengalihkan pandangannya ke Lolly.
" Kau ini sudah dewasa,jangan mempermalukan dirimu sendiri ! " ucap Anin yang merasa gagal mendidik akhlak Sang Adik di depan David, Alfin, Dokter Lee dan Lisya.
" Lolly sangat menggemaskan Nona Anin, jangan memarahinya.. " timpal Dokter Lee sambil mengulas senyum manisnya.
Deg !! Alex melotot.
" Permisi Nona Lee, sepertinya Nona harus cuci muka terlebih dahulu agar sedikit konsentrasi.. " Alex merasa tidak terima saat Wanita yang berprofesi sebagai Dokter itu memuji musuh bebuyutannya.
" ALEX KAU !!!!! " sentak Lolly ,tangannya hendak melempar sendok ke kepala Alex.
" Alex ! Lolly ! Diam ! Kalian ini astaga.. " Sentak Vino yang membuat keduanya diam.
Melihat kejadian lucu seperti ini membuat Yaura mengulas senyum manis di bibirnya hingga membuat Ken yang melihatnya pun merasa teduh.
Semakin larut, Ken menyuruh semuanya untuk makan malam,disela-sela itu mereka mengobrol dan bertanya mengenai Yaura. Alfin dan David bersikap biasa saja, lalu berjanji pada dirinya sendiri untuk move on, mengagumi Istri Orang Lain adalah tindakan yang salah. Dokter Lee dan Lisya mencoba akrab dengan Keluarga serta sahabat Ken.
Diantara mereka,yang paling gencar mengobrol dengan Yaura adalah Evelyn,karena Dialah salah satu pendosa.
1 Jam kemudian makan malam selesai,diakhiri dengan bersulang Anggur Merah ala-ala Luar Negeri.
Pria sudah pasti minum Wine, juga Para Wanita disitu yang sepertinya terbiasa meminumnya,terkecuali Yaura, Ia hanya ikut bersulang tanpa menyicipinya sama sekali.
" Hampir saja Aku melarangmu untuk meminumnya.." Ken merasa lega bahwa Sang Istri tidak menengguk minuman darah itu.
__ADS_1
Yaura mengulas senyum tipis, sifatnya masih terasa kaku dan canggung.
Ken mengamati sekitar,dan mencari seseorang.
" Dimana Pak Agus dan Bibi Arum? ".
" Iyah Aku baru sadar mereka tidak ikut makan malam bersama Kita.. " lirih Yaura, matanya ikut menyoroti sekitar.
Badan terasa lengket dan tidak enak, Yaura izin meninggalkan mereka sebentar untuk membersihkan diri, Ia menyuruh Sang Suami untuk tetap tinggal dan menemani yang lain mengobrol meskipun Ken bersikeras untuk ikut menemaninya.
Mengalah, Ken membiarkan Yaura masuk ke dalam ditemani Bibi Arum yang kebetulan tiba-tiba muncul dengan Pak Agus dari arah sana .
Setelahnya,Ken kembali mengobrol dengan yang lain. Ia menjadikan Lolly dan Alex menjadi bahan obrolan,hingga membuat David, Alfin, Dokter Lee dan lainnya terbahak-bahak karena ucapan Ken yang begitu humoris.
**************
MALAM HARI SEMAKIN LARUT
Satu setengah Jam kemudian, Ken pamit kepada mereka untuk naik ke atas,karena Kamar Yaura juga berada di lantai atas.
" Yaura tidak pernah berubah, entah kenapa Dia mandi lama sekali.. " gerutu Ken sembari menaiki anak tangga.
Disangka mandi di kamar Sang Istri,namun ternyata hiasan Bunga yang berada didepan pintu Yaura masih utuh tidak rusak sama sekali.
" Nona tadi mandi Kamar Ayahnya,Tuan. Dia tidak ingin memasuki kamarnya sendiri.. " ucap Bibi Arum yang mengagetkan lamunan Ken yang sibuk berfikir.
" Terima kasih,Bibi.. " Ken melangkah menuju kamar Ayah Mertuanya.
Kamar Devano
Diambang pintu,
DEGG !! Ken menjengit saat melihat Sang Istri berdiri dengan gaun panjang berwarna putih,rambutnya yang basah terurai begitu saja, wajah natural dan sorot mata berbinar membuatnya terpukau.
" Berhenti memakai Gaun Putih di malam hari ! Kau mengagetkanku ! Aku kira hantu Kuntilanak ,Astaga.. " gerutu Ken yang spot jantung ,lalu melangkah mendekati Istrinya, Ia memang sudah tahu jika Yaura sangat menyukai warna putih.
" Kau takut hantu? Rumah ini tidak ditempati selama 10 Tahun, pasti banyak hantunya.. " ucap Yaura tanpa dosa.
Deg !!! Bulu kuduk Ken berdiri saat menyadari memang benar, Rumah ini telah ditinggalkan selama 10 Tahun.
" Tetap disini ! jangan kemana-mana ! Aku mau mandi.. " ancam Ken, tubuhnya semakin mendekat hingga hampir menempel.
" Dasar penakut ! cepat mandi ! Aku tidak akan menemanimu. lagipula sudah ada yang menemanimu di kamar mandi nanti.. " Yaura menahan senyum, dan hendak melangkah pergi namun.
Greppp Ken lebih dulu meraih pinggangnya.
" Tentu Aku takut dengan hantu, tetapi Hantu disini mungkin lebih takut kepadamu.. karena itu, temani Aku mandi kedalam.. " usil Ken yang langsung membuat pipi Yaura bersemu. ( Bisa aja nih Ujang kalo ngerayu cewek ☻🤣 )
" Jangan mengada-ngada.. Aku berbohong tadi, tidak ada hantu disini.. " Yaura langsung menghindari kontak mata dengan Suaminya tersebut yang tatapannya nampak mencurigakan.
Semakin larut, Ken akhirnya melepaskan tubuh Sang Istri.
" Tunggu Aku mandi sebentar..jangan kemana-mana ! " ancam Ken kembali,dan melangkah.
" Mainannya pistol ,tetapi takut dengan hantu .. " ucap Yaura dengan pelan, bibirnya terus menahan senyum.
Degg !!! Ken berbalik badan dan menatapnya tajam.
" Apa Kau bilang?! ".
" Tidak .. Aku tidak bilang apapun.. " lirih Yaura lalu mendudukkan dirinya di tepi Ranjang.
25 menit kemudian,Ken keluar dengan bertelanjang dada. Melihat tidak ada Yaura,
" Disuruh menemani,malah ditinggal.. " Ken tersenyum,setelah itu, Ia memakai kameja putih santai.
Pandangannya tiba-tiba terarah pada bayangan yang ada di Balkon.
Tukkk tukkk tukk Ken melangkah mendekatinya.
" Aku kira Kau meninggalkanku tadi.. " ucap Ken saat melihat Sang Istri ternyata ada di Balkon.
Yaura melihat ke bawah ,dan memandangi kolam bunga yang begitu indah.
" Ken.. itu sangat indah.. " pujinya.
" Benarkah? Baiklah..Ayo Kita turun.. " Ken menggenggam tangan Sang Istri dan melangkah keluar menuruni anak tangga.
" Bunganya banyak, rasanya sangat membahagiakan.. " ujar Yaura yang sedari tadi mengamati dekorasi Rumahnya yang seperti resepsi pernikahan hingga terdapat banyak bunga yang menenangkannya disana.
Ken tersenyum melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah Istrinya.
Lantai Bawah
Jrenggggggg Yaura dan Ken kini berada tepat di kolam renang Keluarga yang begitu indah berhias bunga dan lilin.
Desiran Angin malam yang menerpa helaian rambut Yaura membuat Ken semakin terpana akan kecantikan Istrinya, wajahnya begitu cantik hingga membuat Ken lupa bahwa Yaura adalah manusia bukan Dewi.
Yaura sibuk memuji dan takjub dengan keindahan kolam serta hiasan bunga di Rumahnya,sementara Ken sibuk memandangi Sang Istri yang lebih cantik dari helaian mawar merah yang berada di depan matanya.
" Kenapa tidak ada ikan Koi nya? " tanya Yaura yang membuat ketakjuban Ken sirna.
" Nanti Aku belikan ikan Paus untuk menemanimu disini ! " Ken tersenyum kecut, Ia tidak menyangka Sang Istri akan melontarkan pertanyaan konyol.
" Kenapa tidak sekalian saja singa,harimau, dan macan menjadi temanku ! " Ketus Yaura yang membuat Ken gemas.
" JELAS DONK ! KAU SAMA GALAKNYA SEPERTI MEREKA ! lagipula pertanyaan konyol ! ini kolam renang,bukan kolam ikan ! " cetus Ken sembari menahan senyumannya.
tiba-tiba angin malam berhembus semakin kencang, terlihat dari Gaun Yaura yang hampir tersibak.
" Sebaiknya Kita Istrirahat sekarang, anginnya sangat kencang.. " Ken meraih tangan Sang Istri lalu membawanya ke lantai atas.
Kamar Yaura
Didepan Kamarnya sendiri, Yaura mematung dan melepaskan pegangan tangan Suaminya.
" Kita beristirahat di Kamar Ayah saja. Aku tidak mau masuk kesini.. " raut wajah Yaura kembali memucat, rekaman penembakan yang terjadi di Kamarnya masih begitu melekat dan terngiang.
" Kita tidur disini saja,Sayang.. Kau masih takut? tenanglah.. " Ken mencoba menenangkan dan membujuk Istrinya untuk masuk.
Menerima permintaan Sang Suami, Yaura mulai membuka handle pintu dan melangkah masuk. tidak disangka..
Byurrrrrrrrrrrrrr helaian bunga mawar merah menghujani dirinya dari atas, Yaura menadahkan tangannya dan menangkap helaian bunga itu,senyum manis terlukis dari bibir nya yang begitu menggoda. Mata Yaura pun kembali berkaca saat melihat dekorasi Kamarnya yang begitu indah dan romantis.
Ranjang, lilin, lampu, lantai dan semuanya hampir dihiasi oleh Bunga berwarna merah. Yaura mendelik ke arah Sang Suami yang ada dibelakangnya,
" Ken.. Kau.. " ucap Yaura terbatah,Demi Tuhan, senang,bahagia ,terharu bercampur menjadi satu,ketakutan dan trauma pun menjadi hilang seketika itu juga.
" Iyah Aku..lalu siapa lagi? Robin?! " Ken tersenyum lalu menggiring Sang Istri untuk kembali melanjutkan langkahnya.
Yaura menyoroti setiap sudut Ruangan, dan menatap dinding yang banyak sekali foto dirinya dimasa kecil. Ia pun mengalihkan pandangannya ke Sang Suami,
" Ken.. ini lebih dari indah.. " puji Yaura seraya tersenyum dan meneteskan air mata kebahagiaannya.
Melihat Yaura akhirnya tersenyum,membuat Ken merasa lega dan senang.
" Definisi lebih indah adalah dirimu dan akan selalu lebih indah dari apapun.. Kau bahagia? " Ken meraih tangan Yaura dan menggenggamnya.
Mereka bertatapan dengan begitu dalam, senyum manis terulas dari bibir masing-masing. dan.. .
Huggggggggggg Yaura melingkarkan tangannya ke Leher Sang Suami, lalu memeluknya dengan erat.
" Aku sangat bahagia,Ken.. terima kasih.. " jawab Yaura dengan jujur, entah ada apa dengan perasaannya,yang pasti Ken adalah Istimewa.
Huggggg Ken lebih memeluk Yaura dengan erat,lalu mengelus kepalanya dengan lembut.
" Ini yang Aku inginkan,yaitu KEBAHAGIAANMU.. " lirih Ken dengan lembut namun begitu menyentuh.
Berpelukan sejenak, Ken melepaskan pelukan tanpa menggeser tubuhnya sama sekali lalu menatap wajah Sang Istri dengan lekat dan dalam.
Mereka kini bertatapan, suasana yang begitu tenang,sunyi,senyap dan sendu ,ditambah dengan rasa cinta nan kasih sayang yang begitu dalam membuat Ken mengalihkan pandangannya ke bibir Yaura yang sudah lama tidak Ia rasakan. Tanpa pikir panjang..
Ken meraih tengkuk Sang Istri, dan Kissssssssssssss Ia mendaratkan ciuman basah di bibir Istrinya yang sangat menggoda itu.
Degg !!! Kembali mendapat ciuman basah seperti ini,membuat jantung Yaura berdetak lebih cepat, ditambah dengan tubuh Ken yang semakin menempel tanpa jarak membuatnya hampir tidak bisa bernafas. Namun disamping itu, lu**tan ,hi**pan dan kec**an lembut yang Ken mainkan di bibirnya membuat Yaura tidak bisa melakukan apa-apa.
Kedua mata mereka kini terpejam, menikmati desiran aneh akibat ciuman yang mereka lakukan.
Ken mencium Yaura dengan begitu lembut dan manis, Ia sama sekali tidak ingin memperlakukan Istrinya dengan kasar.
Kebahagiaan Ken tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata, namun ciumannya menjadi jawaban betapa bahagia dirinya saat ini.
" Aku bersumpah , tidak akan membiarkan siapapun menyakiti dirimu lagi,Yaura.. " sumpah Ken dalam hati. Seketika itu pula, Ia kembali mengingat perjuangan mereka berdua untuk bersatu dan terbuka. Tembakan,BOM, racun dan api menjadi saksi bisu Kisah Cinta Mereka.
Slurrrpppp Ken begitu lihai memainkan bibir atas dan bawah Sang Istri, Ia sama sekali tidak membiarkan satu sensipun lolos dari permainannya. Ken memberi kode Yaura untuk membuka mulutnya.
Terbuai, Yaura pun membuka mulutnya perlahan. bergerak cepat, lidah Ken langsung menjelajah ke dalam dan memaut lidah Sang Istri untuk Ia mainkan.
Sial ! Ken benar-benar Pencium yang baik dan lihai.
" Mmmmpphhhhhhh " Yaura melenguh kecil karena Sang Suami hampir tidak memberinya sedikit nafas.
Sadar, Ken pun melepaskan ciumannya sejenak, tatapannya kini berubah menjadi sayu dan lemah, nafasnya semakin memberat, tak tahan..
Slurrpppp Ken kembali menyerang bibir Yaura, namun ciumannya kini terasa beda dari yang pertama, bibir dan lidahnya lebih agresif,terlihat dari lu**tan dan hi**pannya yang terasa sangat liar.
Wanita tetaplah Wanita,yang juga memiliki nafsu tanpa Ia sadari, Yaura kini semakin memeluk tubuh Ken dengan erat. Matanya terpejam menikmati ciuman Ken yang begitu mematikan.
Bibir dan lidah Sang Istri terasa sangat manis,hingga membuat dirinya lupa daratan, matanya terpejam menikmati sensasi bibir Yaura yang sangat Ia idamkan.
' Cinta dan Nafsu akan selalu beriringan, terlebih lagi dalam sebuah ikatan pernikahan. '
Gunung Kembar Yaura yang terasa kenyal dan lembut menempel ditubuhnya,membuat Ken semakin kepanasan. Ia pun melepaskan ciuman,dan menatap kedua bola mata Istrinya,
" Yaura.." lirih Ken dengan suara parau, jakunnya bergerak menahan saliva yang tidak bisa Ia bendung lagi.
Mereka bertatapan, nafas keduanya saling berbaur hingga membuat gairah bangkit. Kehangatan tubuh, ciuman basah yang masih terasa, dan hati yang saling terpaut membuat keduanya kebingungan .
Ken menatap lekat wajah Yaura yang sangat cantik,putih dan bersinar.
" Kenapa Kau secantik ini.. " lirihnya kembali, tatapan mata Ken begitu membunuh dan menghipnotis siapapun yang beradu pandang dengannya.
Suara parau Sang Suami,membuat darah Yaura semakin berdesir. Ia mengalihkan pandangannya ke bibir sexy Ken yang masih basah.
Tidak tahan..
Slurrrpppppp Ken kembali menyerang bibir Yaura, ciumannya semakin menggila. jika bisa di lahap,mungkin bibir Sang Istri akan dilahap habis olehnya.
Sunyi dan senyap..
Yang terdengar hanyalah decapan ciuman keduanya yang semakin basah nan liar. Lidah Ken begitu lihai memainkan lidah Yaura yang kaku dan diam.
Tidak Tahan..
Grepppppp Ken membopong tubuh Sang Istri ala Bridal Style tanpa melepas ciumannya sedetikpun.
Brughhhhh Ia membaringkan Sang Istri ke atas Ranjang hingga helain bunga mawar yang berada di atasnya pun kembali menghujani tubuh pasangan Suami Istri yang bak pengantin baru tersebut.
Serrrrrrr jantung Yaura berdegub kencang saat Ken melepas ciuman dan menindihnya hingga tanpa jarak. Sumpah Demi Tuhan, tatapan Sang Suami saat ini tidak bisa Ia artikan sama sekali.
Mereka berdua kini terbaring di Ranjang, Ken kesusahan menelan saliva dan mengendalikan hasratnya yang sudah melambung tinggi. Tatapan Ken kini turun memandangi Gunung Kembar Sang Istri yang sangat Ia kagumi, Gunung itu masih terbungkus rapi oleh Gaun Putih favorit Istrinya.
Kepalang tanggung,
Slurppppppp Ken kembali melahap bibir Yaura dan me**matnya dengan liar.
Deru nafas keduanya semakin memberat, Yaura yang sangat menikmati ciuman panas tersebut, terlihat dari tangannya yang melingkar sempurna di leher Sang Suami.
Decapan kembali terdengar, lidah Ken agresif menyerang hingga membuat Yaura kelabakan. dan..
Deg !!!!! Tangan Ken mulai meraba ASET NYA hingga membuat tubuhnya menggeliat,desiran aneh semakin terasa. Keduanya kini merasa kepanasan.
Tidak menolak seperti biasanya,kini Yaura menikmati dan menerima sentuhan Suaminya.
Ken mulai meremas Gunung Kembar sintal nan berisi milik Istrinya.
" Sial ! Ini membuatku gila ! " umpat Ken dalam hati, Ia semakin menyerang bibir Yaura hingga membuat Sang Istri susah bernafas.
Tangan Yaura meremas lembut rambut Ken dengan harapan Sang Suami memberinya bernafas sejenak. Tidak berhenti, nafsunya semakin menjadi-jadi akibat remasan tangan Yaura. dan..
Ken melepaskan ciuman,lalu bangkit. Tidak sabar,
Brakkkkkkkkkkk Ken merobek kameja yang Ia kenakan tanpa membuka kancingnya lebih dulu,lalu menghempaskannya ke lantai.
DAMN ! KEN SANGAT PANAS DENGAN KEADAAN BERTELANJANG DADA SEPERTI INI.
Degg !!! Yaura membulatkan kedua mata,tubuhnya mendadak gemetar saat melihat Sang Suami merobek kamejanya dengan kasar.
Ken Kembali menindih tubuh Sang Istri, Ia menatap wajah Yaura dengan lekat nan mendamba. Bukan saatnya bebicara melalui mulut, kini BAHASA TUBUH LAH yang akan berbicara. Ken memiringkan kepalanya dan..
Cuppppp Ia mengecup leher putih nan jenjang milik Yaura sembari memejamkan mata menikmati aroma harum dan wangi tengkuk tersebut.
Deru nafas Ken yang berhembus di lehernya membuat Yaura semakin melemah, matanya terpejam.
Gerak cepat, Ken mulai membuka mulut, Ia mencium, mengh**ap, menj***ti dan menyes**i leher Sang Istri hingga meninggalkan bekas merah keungunan disana.
Geli, hangat, dan nikmat bercampur menjadi satu membuat Yaura menggigit bibir bawahnya menahan sesuatu yang ingin keluar, matanya terpejam,tubuhnya menggelinjang.
Mulut mengh**ap, tangan pun ikut betindak. Ken mulai berani untuk melewati batas, Ia meremas Gunung Kembar dengan telapak tangannya yang bahkan masih kurang cukup untuk menggenggam Gunung itu.
Merasa ribet dan mengganggu, Ken menghentikan aksinya sejenak. Ia menelan saliva dengan sorot mata memerah, lalu menatap Sang Istri penuh arti.
Degg !!! Mata Yaura yang sayu beradu pandang dengan sorot mata Ken yang melambangkan betapa bergairahnya dirinya saat ini.
Yaura membulatkan mata saat menyadari ada merasakan ada SESUATU YANG KERAS DI BAWAH SANA menyentuh bagian Intimnya. meskipun bodoh dalam biologi, tetapi setidaknya Dia mengerti bahwa itu adalah NALURI LELAKI YANG KELUAR.
" Aku ingin melakukannya sekarang.jujur.. Aku tidak bisa menahannya lagi.. " lirih Ken dengan suara dalam yang begitu parau,nafasnya tersenggal, keringat mulai membasahi dada bidang nan Six Pack miliknya akibat hawa panas yang menyelimutinya saat ini.
Degg !!! Mata Yaura kembali sayu saat mendengarnya, Ia seketika mengingat janji pernikahan dan perannya menjadi ISTRI. Juga kejadian dimana Ia selalu menolak sentuhan Sang Suami, jalankan sentuhan..hanya untuk mendapatkan bibirnya saja, Ken harus susah payah menunggu dan berusaha melunakkan hati Yaura.
Mereka sejenak beradu pandang.
Deg !
Deg !
Deg !
Deg ! dan
Yaura menganggukan kepala perlahan sebagai jawaban bahwa Ia telah mengizinkan Ken untuk menyentuhnya.
Ken menarik sudut bibir, senyum tipis terukir dari bibir sexy nya yang basah. Lapar..
Slurpppppp Ken kembali mel***t bibir Sang Istri, tangannya membuka Zipper Depan Gaun Yaura.
GILA ! Ciumannya semakin liar nan nakal.
Tidak sabar melakukan hubungan Suami Istri, Ken ingin merobek Gaun tersebut, namun Ia menyadari dan takut itu akan melukai Istrinya.
" Bangunlah sebentar dan BUKA SEMUANYA.. " ucap Ken seraya bangkit.
Yaura mengeluarkan keringat dingin saat mendengar perintah Suaminya,terlihat dari dahinya yang basah.
" A-a-apa? Buka? " tanya Yaura terbatah, Ia tidak bisa membayangkan jika bertelanjang bulat didepan Ken, yang notabennya seorang Pria.
" Iyah Sayang,buka.. mana mungkin Aku melakukannya dengan baju tertutup seperti ini.. " lirih Ken dengan lembut seraya memperhatikan wajah Yaura yang begitu panik.
" Dia kelihatan sangat gugup.. apa ini benar-benar pertama kali untuknya? " batin Ken.
Gugup,grogi,malu bercampur menjadi satu,hingga membuat Yaura hanya diam.
Kelamaan dan tidak sabar, Ken kembali mendekatkan tubuhnya ke Sang Istri yang sudah bangkit.
Slurppppp ciuman kembali bereaksi hingga membuat Yaura terbuai.Cerdas, Ken perlahan berhasil melepas Gaun Sang Istri lalu melemparnya ke sembarang arah. Hingga menampakkan Bra dan Celana Bawah berwarna cream berenda dengan Brand kenamaan Victoria Secret yang membungkus Gunung Kembar dan bagian inti Istrinya.
Greppp tangan Yaura menurupi area Gunung Kembar dan berusaha mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya yang hampir telanjang. Mukanya memucat, bibirnya gemetar.
" Ken.. Aku malu.. " tutur Yaura dengan lembut saat tangan Sang Suami mencegahnya.
" Aku Suamimu, bukan Pria lain. Kita adalah Suami Istri,yang memang sudah seharusnya seperti ini,Yaura.. " Ken berbisik ke telinga Yaura, suaranya begitu menggoda.
Tiba-tiba
__ADS_1
Ken berdiri, brughhhhhh Ia melempar sebuah senjata api yang berada di saku celana jeans, dompet ,dan kunci mobil ke lantai. Lalu brughhhhhhh tangannya mulai melepas ikat pinggang berwarna hitam keluaran Brand ternama Balenciaga, lalu melemparnya ke atas Ranjang. Tatapannya begitu nakal,
AURA NYA ? JANGAN DITANYA ! KEN BEGITU HOT NAN SEXY.
Yaura terkesiap dan menyadari bahwa Sang Suami sangat sexy nan menggoda.
Ken sekarang hanya memakai dalaman dengan Merk Calvin Klein, lalu kembali menaiki Ranjang.
Ia kembali menyerang Yaura dan menindihnya, Deggggggg jantung keduanya berdegub kencang saat kulit tubuh mereka bersentuhan. Demi apapun,Ini sangat menggairahkan.
" Kita mulai berolahraga malam, dan bermain dengan PEDANGKU.. jangan gugup atau takut, rilex kan tubuhmu.. nikmati semuanya.. " lirih Ken seraya menyingkirkan rambut dari wajah cantik Istrinya.
Tidak mampu mencerna kata PEDANG, dan gugup berhadap dengan Ken di ranjang membuat tubuh Yaura mengunci.
" Ini akan terasa nikmat,Sayang.. " sambung Ken, tangannya meraba punggung Sang Istri guna melepaskan Bra yang masih membungkus gunung sintal itu.
Tatapan Ken begitu mematikan.
Sadar bahwa Ia adalah seorang Istri, Yaura membantu Ken yang kesulitan melepaskan kaitan Bra. ( Wihhhh keliatan abang Ken belum pernah unboxing anak orang nih ♥️🤣 ).
Brakkkkkkk Ken benar-benar tidak bisa bersabar, Ia langsung melempar Bra ke lantai, dan
WOWWW Ken dibuat tercengang melihat Gunung Kembar Sang Istri yang menyembul sempurna dengan pu**ng yang berwarna Pink muda , serta tubuh putih bersih membuat Ken tidak bisa berkata. Ia benar-benar melihat Gunung Kembar tepat didepan matanya.
" Glekkkkk " Ken menelan saliva,jakunnya begerak naik turun.
Greppp Yaura menutupi ASET NYA dengan selimut ,lalu memalingkan pandangan ke samping, rasanya Ia sangat malu menunjukkan bagian sensitifnya.
" Tatap Aku,Yaura.. Kau tidak perlu merasa malu.. setelah ini, maka selanjutnya adalah kewajiban yang harus Kau penuhi kepadaku.. " Ken memegang daku Sang Istri,lalu menatapnya.
Tidak tahan, Ken menindih dan menempelkan tubuhnya dengan Sang Istri. dan..
Aahhh.. keduanya memejamkan mata saat tubuh mereka bersentuhan tanpa penghalang. Dag dig dug serr hati dan jantung mereka.
Ken merasakan Gunung Yaura yang begitu kenyal menyentuh dada bidangnya,begitupun dengan Yaura yang merasakan dada bidang Sang Suami berhasil menyentuh Gunungnya yang tak tersentuh oleh siapapun.
" Kenyal sekali.. ", puji Ken dan
Slurppp Ia langsung menyerang bibir Yaura kembali tanpa ampun, tangannya meraba kemana-kemana. Paha, pangkal paha, perut, dada ,leher ,semuanya Ia jamah tanpa ampun.
Ken memejamkan mata, mulutnya kini kembali mengh**ap leher Sang Istri , bekas kecupan pun semakin banyak.
Te****sang, tubuh Yaura menggeliat, Ia menggigit bibir ,tangannya mencengkram lengan Sang Suami.
Berhasil me****sang, Ken kini mengalihkan pandangannya ke Sang Istri yang sedang menggigit bibir bawahnya.
" Jangan ditahan,Sayang.. mendesahlah.. Kita akan menjadi liar malam ini.. " bisik Ken dengan suara parau.
Yaura melingkarkan tangan ke leher Sang Suami.
Dan..
Grepppp Ken kembali meremas Gunung Yaura secara bergantian tanpa henti, remasannya begitu lembut namun mematikan. Mulutnya masih bereaksi di leher Sang Istri.
Geli dan enak,
" Aaahhhhhh... " Yaura melenguh kecil namun terdengar jelas oleh Ken yang membuatnya semakin bersemangat.
Leher kanan ataupun kini,semuanya hampir di cap oleh Ken, dan kini..
" Pink.. " lirih Ken,tangannya memainkan p****ng Sang Istri yang begitu menggemaskan nan lucu, Ia tersenyum yang langsung disambut oleh pipi Yaura yang bersemu merah.
Lapar,
Ken langsung menerkam habis kedua Gunung Kembar itu dengan mulutnya. Ia mengh***ap, meng**um dan menji**ti Gunung Sang Istri tanpa ampun sedikitpun bagaikan Anak Kecil yang sudah setahun tidak di beri ASI oleh Ibunya.
Degg !!! Yaura terkejut dengan perlakuan Suaminya yang menerkam Gunungnya tanpa rasa jijik, Demi Tuhan, Ia baru mengetahui tentang hal ini. Ia memandangi Ken yang sibuk beraksi dengan tatapan sendu seraya merasakan rasa nikmat yang menjalar disekujur tubuhnya.
Yaura terus mendesah dan melenguh hingga membuat Ken kehilangan akal. Kini mulutnya mengecap kedua Gunung Yaura hingga banyak bekas merah yang tertinggal disana.
Saatnya.
Ken bangkit, Ia langsung melepas CD tanpa ragu. Dann terpampanglah sesuatu YANG SUDAH TEGAK BERDIRI SEJAK TADI.
Degg !! Yaura langsung menutup mata, dan bersembunyi dibalik bantal, Demi Tuhan,apa yang Dia lihat sama sekali belum Ia lihat sebelumnya, jantungnya hampir meledak.
Ken menggigit bibir bawahnya, dan menindih Sang Istri.
" Kau sudah melihatnya.. jangan ditutupi seperti itu,Sayang.. Kau tidak tahu betapa Istimewanya milikku? " goda Ken, tangannya kembali meremas Gunung Yaura yang membuatnya menggila.
Belum selesai terkejut, kini tangan Ken perlahan menggerayangi perut lalu berhenti di CD yang dikenakan Istrinya. Hendak melepas..
Greppp Yaura memeluk Ken,
" Ken.. Aku sangat malu.. " lirihnya dengan lembut hingga membuat Ken teduh.
" Untuk apa malu didepan Suamimu sendiri.. setelah ini, Kau setiap hari akan selalu melakukannya denganku,Sayang.. " jawab Ken, seraya melepaskan pelukan Sang Istri lalu menatapnya.
Yaura menggigit bibir bawahnya kembali,
" Tapi.. "
" Tapi apa? nikmati saja,Sayang.. lagipula Kita akan membuat Baby lucu dan menggemaskan yang akan menjadi Anak Kita,nanti.. " Ken tersenyum manis.
Degg !!! Mendengar ' Anak ' membuat Yaura terenyuh, Ia menatap Ken dengan sangat dalam.
" Aku ingin Kau melahirkan seorang untukku. HANYA DARI DIRIMU YANG AKU INGINKAN ! " sambung Ken dari dalam hati yang paling dalam.
Degg !! Mata Yaura berkaca, dan tersenyum tipis.
" Aku mendengar dari orang,itu akan sakit. Jadi,Pelan-pelan.. " lirih Yaura,seraya memegang pipi Suaminya, Ia masih terlihat malu-malu.
" Tentu Aku akan melakukannya dengan pelan,Sayang.. " jawab Ken.. dan..
Slurppp Ia mel***t bibir Yaura dengan lembut nan pelan. Tangannya menurunkan CD yang dikenakan Sang Istri.
Dann..
Brakkk Keduanya kini telanjang bulat. Ken kembali mencumbu tubuh Sang Istri dengan menj**at,mengh**ap dan mencium semua lekuk tubuh Yaura tanpa pengecualiaan. Tangannya meremas dan bergerilya kemana-mana.
" Mppsshhhhh " desahan Yaura terdengar lebih tinggi saat tangan Ken menyentuh bagian intimnya dibawah sana.
' Semakin Kau mendesah, semakin Aku bersemangat untuk menerkammu 'KEN.
" SHITTT !!! beginikah rasanya menyentuh.. " umpat Ken dalam hati, Demi Tuhan, Ia sekarang sangat bernafsu dan bergairah setelah memegang MAHKOTA yang selama ini Ia dambakan.
Puas foreplay.
Ken membuka paha Istrinya Ia sejenak memandangi MAHKOTA ITU namun langsung ditutupi tangan Yaura.
" Ken.. Aku sangat malu, matikan lampunya .. " pinta Yaura, pipinya bersemu menahan malu tiada tara.
" Ini sudah redup dan mode tidur,Sayang.. Kau mau Kita gelap-gelapan? lalu Aku memasukannya bagaimana? " goda Ken. setelahnya Ia menyingkirkan tangan Sang Istri, dan
Ken mengarahkan Juniornya ke lubang yang berada di depan mata.
Ia berusaha menerobos masuk lubang itu,namun..
" Arghhhhhh Ken, sakit.. pelan-pelan.. " Yaura meringis kesakitan saat SESUATU YANG BESAR berusaha menerobos lubang kecil miliknya. Tangannya meremas seprei dengan sekuat tenaga.
Degg !!! Ken melihat Wajah Sang Istri yang begitu kesakitan.
" Tahanlah,Sayang.. ini hanya sesat.. " Ken menindih Sang Istri lalu kembali memberi ciuman dan cumbuan disekitar mulut dan lehernya untuk mengurangi rasa sakit.
Tangan Yaura melingkar di leher Sang Suami, matanya terpejam dan berusaha membalas ciuman basah yang Ken berikan meskipun terasa kaku. Yaura menahan Sakit yang teramat sangat, saat dibawah sana Sang Suami tidak berhenti menerobosnya.
" Sial ! Kenapa susah sekali masuknya ! " umpat Ken dalam hati, Ia merasa sangat kesal dan tidak sabar memasuki lubang itu, ditambah melihat Sang Istri yang menahan sakit,rasanya tidak tega.
Tangannya terus membimbing Junior untuk masuk.
SUSAH? BANGET GUYS ! Dalam hati, Ken terus mengumpat dan berdecak, Ia tidak menyangka sesulit ini membobol Mahkota Sang Istri.
" Ken.. sakit.. " rintah Yaura,cairan bening membasahi matanya.
Ken gugup dan panik, nafsu bercampur tidak tega menjadi satu.
" Ini sudah sangat pelan,Sayang.. Gigit saja pundakku jika Kau merasa sakit lagi.. " lirih Ken.
Yaura terus menahan sakit dan perih di pangkal pahanya saat Sang Suami terus berusaha menerobosnya, Ia memejamkan kedua mata. Tangannya tanpa sadar mencakar lengan Ken.
Masih susah,
" Bangs*t ! Kenapa susah sekali ! Ayolah ! HARGA DIRIKU sebagai LELAKI SEJATI DIPERTARUHKAN SAAT INI, masa Aku tidak bisa memasukkannya ! SIAL ! " Ken tak berhenti menggerutu, mengumpat dan mengomeli dirinya sendiri.
Melihat Yaura semakin merintih, akhirnya.
" TAHAN SAYANG.." ucap Ken. tiba-tiba..
Sluppppppppp Ken terpaksa menghentakkan pinggulnya dengan kasar, dan..
" ARRRGGGGGGHHHH KEN SAKIT !!! PELAN-PELAN HIKSSS " teriak Yaura, Ia menangis dan menggigit pundak Sang Suami, karena rasa sakit dibawah sana tidak bisa diucapkan oleh kata-kata.
" Maaf,Sayang.. " Ken sejenak mendiamkan si Junior yang berhasil sepenuhnya masuk. Ia memberikan ciuman hangat kepada Istrinya yang menangis kesakitan. Demi Tuhan, Ia sebenarnya merasa tidak tega.
Merasakan ada sesuatu yang mengganjal di dalam sana,membuat Yaura semakin meneteskan air mata. Ia tidak menyangka bahwa dirinya sepenuhnya tersentuh oleh Sang Suami.
Ken masih mencumbu tubuh Yaura guna menghilangkan rasa sakit tadi.
Ciuman, his**an, dan lum***an kembali Ia luncurkan.
Setelah Sang Istri mendingan,
" Perlahan rasa sakitnya akan hilang, Sayang.. jangan menangis.. " Lirih Ken.
Yaura menatap Suaminya, dan mengedipkan kedua mata Indahnya sebagai jawaban. dan..
Ken mulai memaju mundurkan pinggulnya secara perlahan namun pasti. Pertama kali melakukan hubungan Suami Istri, Ken merasakan si Junior nya berkedut di dalam sana,seakaan terhisap oleh sesuatu hingga menimbulkan perasaan nikmat tiada tanding.
" Aaahhhhhhh " Desahan menggoda nan sexy lolos dari mulutnya yang terdengar begitu jelas di telinga Sang Istri.
Begitupun dengan Yaura, meskipun nyeri dan perih, namun rasa aneh itu kembali menjalar di sekujur tubuhnya saat Ken benar-benar menyetubuhinya.
" Aaahhhhhhhhhhh " Yaura mendesah, Ia benar-benar dibuat Roller Coaster oleh Sang Suami,setelah rasa sakit kini berganti kenikmatan.
Ken melakukannya dengan perlahan namun pasti, keduanya kini nampak memejamkan mata menikmati kenikmatan surga tersebut.
Ken terus menggo**ng tubuh Istrinya, desahan terus lolos.
" A-a-apa masih sakit,Sayang? Ahhhhhhh.." tanya Ken terbatah, nafasnya tersenggal , keringat bercucuran .
" Ti-ti-dak.. Aahhh.. " jawab Yaura yang tidak kalah kalang kabut menikmati permainan Ken dibawah sana.
Hasrat semakin memuncak dan nafsu di pucuk kepala, Ken kembali menerkam Gunung Kembar, leher, dan bibir Yaura diiringi gerakannya dibawah sana.
" Aaahhhh "
" Mmmpphhh "
" Mmmppshhh "
" Oooouhhhhh "
" Arrrgghhhhhh " Itulah desahan,lenguhan dan erangan keduanya.
Ken semakin mempercepat tempo permainannya. Hingga tubuh Yaura menggeliat kesana kemari, tangannya meremas kepala Sang Suami.
" Sayang.. AaaaHhhhh " racau Ken, Demi Tuhan, Ia merasa sangat keenakan dan nikmat. Pinggulnya terus bergerak tanpa henti.
" Ken, geli.. Aaaahhhhhh..hentikan.. " erang Yaura saat Sang Suami memompanya semakin cepat.
" Panggil Aku Sayang.. " racau Ken kembali,tangannya meremas Gunung ,mulutnya terus mel**at bibir Wanita yang sekarang menjadi tempatnya berbagi kenikmatan, matanya merem melek, keringat bercucuran walaupun AC Ruangan dalam suhu paling rendah.
" Sayang.. Mmmppssshhh " Desah Yaura saat memanggil Suaminya Sayang, tubuhnya benar-benar diterkam habis tanpa ampun dan tidak tahu harus bagaimana dan melakukan apa, yang Ia tahu hanya rasa nikmat yang diciptakan oleh Suaminya.
Malam ini, desahan dan erangan menjadi senandung terbaik dalam hidup mereka.Keduanya bergelayar dalam kenikmatan, peluh mereka berjatuhan saat melakukan pergulatan Ranjang.
Ken sangat ahli dalam memberi kenikmatan,hingga membuat Yaura melupakan sifat asli dirinya yang kaku, Ia terus mendesah dan melenguh membuat Ken semakin Liar, Nakal serta Menggila.
Malam ini pun menjadi malam bersejarah setelah penantian begitu panjang,akhirnya mereka saling melepas kesucian.
1 Jam lebih, tubuh Ken mengejang, Ia menggerakkan pinggulnya semakin cepat , dan merasakan sesuatu yang ingin meledak. dan..
" SAYANG, AAAAAHHHHH " Ken mengeluarkan pelepasan pertamanya di dalam rahim Sang Istri. Juniornya berkedut, dan merasakan kenikmatan tiada tanding saat mengeluarkannya.
Yaura memejamkan mata, Ia memeluk tubuh Sang Suami dengan sangat erat.
Merasakan sesuatu yang hangat menyembur didalam Rahimnya,membuat Yaura meneteskan air mata. Ia terharu, dan tidak menyangka, benih Ken benar-benar ada dalam rahimnya.
Brughhhhhhh Ken ambruk ke sebelah Sang Istri, Ia sejenak mengambil nafas yang hampir habis. Ken berdiri mengambil segelas air putih dari Nakas disebelah ranjang, lalu menenggukknya sampai habis.
" Sayang, minumlah,dulu.. " Ken mengambilkan segelas air putih untuk Sang Istri.
Yaura pun langsung meminumnya sampai habis.Tak di duga, ekor mata Ken menangkap sesuatu berwarna merah yang berada tepat di bagian bawah Istrinya.
Ken mendekat, dan.
DEGG !!! Ken membulatkan kedua mata saat melihat darah segar yang cukup banyak menodai selimut putihnya.
Sadar bahwa itu darah Keperawanan, dan Huggggggg Ken memeluk Sang Istri .
" Kau benar-benar masih suci.. Terima kasih sayang.. " puji Ken, Ia merasa bahagia melihat Sang Istri menyerahkan kehormatan hanya untuk dirinya dan merasa lega bahwa Yaura bukanlah Wanita Jal*ng.
Yaura hanya mengulas senyum seraya membalas pelukan Suaminya .
Dan..
" Buatkan Aku disini.. " pinta Ken seraya menunjuk ke lehernya, Ia tersenyum manis bercampur nakal.
Yaura mengerutkan kening.
" Gigit Aku,Sayang.. masih saja tidak peka.. " ucap Ken yang merasa gemas dengan kebodohan Istrinya.
" Jika Kau mati bagaimana? " YAURA DULU MODE ON.
" Hei ! Berhenti menjadi Yaura dulu ! Kau sangat menyeramkan !. Maksudku.. gigit dan h**ap, buatkan Aku tanda merah.. " tangan Ken kembali berulah, Ia memainkan Gunung Sang Istri dengan gemas.
Masih malu disentuh,namun Yaura mencoba terbiasa.
" Berbicaralah dengan jelas. Mmmm tapi, jika Orang Lain melihatnya bagaimana? Kau tidak mempunyai rambut panjang untuk menutupi Kissmarknya,Ken.. Kau tidak malu? " tanya Yaura.
Ken menarik tubuh Sang Istri lalu menempelkannya, Sumpah Demi apapun, tubuh Yaura bagaikan candu untuknya.
" Tidak sama sekali. Lagipula untuk apa malu, Istriku sendiri yang melakukannya.. " Ken mendekatkan leher.
" Aku juga ingin Kau membuatkanku Stempel Kepemilikan, Ayo lakukan,Sayang.. " sambung Ken.
Yaura menggigit bibir bawahnya dan merasa kikuk, Ia tidak tahu bagaimana cara memberi ******. Mengingat kecupan Ken,
Yaura kini menaruh bibirnya di tengkuk Sang Suami.
Degg !!!! Hembusan nafas Yaura kembali membangkitkan gairahnya. Ken menggigit bibir bawah,tubuhnya kembali memanas.
Slurppp Yaura mengh***p dan mencium leher Suaminya hingga Tiga Buah tanda merah nampak tertinggal dengan jelas di leher Suaminya.
Kembali ter***sang, Ken merebahkan tubuh Sang Istri dan mencumbunya tanpa henti.
.
.
.
.
Pergumulan kembali mereka lakukan, entah berapa kali mereka lakukannya .Namun yang pasti, itu lebih dari Tiga Kali. Damn !!!!! KEN BENAR-BENAR NAKAL DAN LIAR.
**********************
Butuh saran dan kritik
Jangan lupa like dan votenya yah♥️♥️
__ADS_1
Maaf yah MALAM PERTAMANYA nya cuman mampu seperti ini . Hehhehehhe MAAFIN DAKU GUYSSS☻☻☻
PICT NYA NYUSUL YAH GUYSSSSSSSS ,JANGAN DISINI ☻JUST INFO, AKU UDAH 4 HARI YANG LALU UP,CUMAN BELUM DI ACC SAMA PIHAK NOVELTOON KARENA TERLALU VULGAR😭😭😭SEDIHH UDAH NGETIK PANJANG LEBAR JUGA😭😭