Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
KEMARAHAN YAURA


__ADS_3

TEBING


" Yaura.. ini berbahaya. Aku trauma dengan tempat ini setelah kejadian Nona Lee. " Anin was-was saat Ia berada di ujung tebing.


" Tolong bantu cari liontinku. Ken menembakku di ujung, jadi kemungkinan liontinku juga ada di ujung tebing. " Yaura menatap Anin dengan begitu dingin.


Menuruti Yaura, Anin pun menunduk kebawah guna mencari liontin.


" Ya Tuhan, Aku sebenarnya takut ketinggian. ini sangat menyeramkan. " lirih Anin dalam hati, tubuhnya gemetar saat melirik ke dasar jurang.


Lengah, tiba-tiba...


" AAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH " ANIN BERTERIAK KENCANG SAAT DIRINYA TERPEROSOK.


" YAURA APA YANG KAU LAKUKAN !!!!!! " TERIAK ANIN HISTERIS DIIRINGI AIR MATANYA YANG LANGSUNG MENETES SAAT TAHU YAURA YANG MENDORONGNYA.


Dengan sekuat tenaga, Yaura memegangi tangan Anin agar tidak langsung terjatuh. Hingga membuat Anin bergelantungan diatas tebing.


" YAURA APA KAU INGIN MEMBUNUHKU? HIKSSSSSSSSSSS KAU KENAPA MENDORONGKU YAURA !!!!! " Anin terus berteriak menangis ketakutan


saat nyawanya diujung tanduk. Badannya melemas dan gemetar hebat, karena memang dirinya mengidap fobia ketinggian.


Mata Yaura berkaca, mulutnya mengunci namun tatapannya kini semakin tajam.


" INI KAN YANG KAU LAKUKAN KEPADA KAKAKKU? KENAPA KAU HARUS TAKUT? " ucapan Yaura begitu menusuk telinga Anin.


Degg !!! Mulut Anin menganga, detak jantungnya seketika berhenti saat mendengar fakta bahwa..


" YAURA.. YAURA SUDAH TAHU SEMUANYA? YA TUHAN.. " rintih Anin dalam hati. Wajahnya semakin memucat, air mata mengalir semakin deras.


Tak banyak berkata, Yaura perlahan melepaskan genggaman tangannya. Matanya semakin menatap tajam hingga membuat Anin menggelengkan kepalanya.


" Nyawa harus dibalas nyawa. " ucap Yaura.


Grepppppp Anin semakin mengeratkan pegangannya.


" TIDAK YAURA ! TIDAK ! AKU TIDAK MELAKUKAN ITU HIKSSSSSSS !!! JANGAN MELAKUKAN INI PADAKU YAURAAA !!!! " teriak Anin histeris.


" KENAPA KAU BERTERIAK DAN KETAKUTAN ANIN? KENAPA?! APA KAU TIDAK SADAR HAH? INI YANG KAK LEE RASAKAN SAAT KAU DENGAN TEGA MENDORONGNYA ! LALU KENAPA KAU TAKUT DAN MENANGIS ! " sentak Yaura, air mata kekesalan dan kekecewaan terlihat jelas dari sorot matanya.


" Yaura percayalah.. Aku tidak melakukannya hiksss.. " Anin memelas.


" Ya Tuhan, jangan sampai Yaura membunuhku disini. Aku takut hikkssss " rintih Anin dalam hati.


Iyah benar, Yaura memang sengaja membuat pembalasan yang sama.


" TIDAK ADA ORANG DISINI. " ucap Yaura sembari menahan sakit karena tangan dan tubuhnya juga menahan Anin agar tidak langsung jatuh.


" YAURA..DENGARKAN AKU HIKSSSS AKU MOHON " Anin panik dan hilang harapan, saat tangan Yaura mulai renggang.


" TIDAK AKAN ADA KESEMPATAN KEDUA UNTUK SEORANG PEMBUNUH. APAPUN ALASANMU, PEMBUNUH TETAPLAH PEMBUNUH. " ikrar Yaura, he ndak melepaskan tangan sepenuhnya..


" YAURAAAAAAA AKU MOHON JANGAN LAKUKAN ITU, AKU MOHON.. " teriak Ken sambil berlari ke arahnya.


Tahu ada Sang Suami,


Grekkkkkk Yaura melepaskan tangan Anin sepenuhnya


" AHHHHHHHHHH !!! " ANIN BERTERIAK KENCANG, tiba-tiba..


Greppp kini Ken yang menahan tangan Anin.


" KENNNNNNNN TOLONG AKU HIKSSSS AKU TAKUT HIKSSSS " Anin menangis histeris.


Mata Ken dan Yaura sejenak beradu pandang.


Berbahaya, Ken kini membantu Anin untuk kembali naik ke atas hingga membuat Yaura semakin berkaca.


" TERNYATA AKU SALAH MEMPERCAYAIMU. KAU SAMA SAJA DENGAN MEREKA. " ucap Yaura yang membuat Ken melemas.


" SAYANG, DENGARKAN AKU.. AKU MOHON.. " Lirih Ken, matanya langsung berkaca saat melihat kekecewaan dimata Istrinya.


Anin melemas tak berdaya, tubuhnya masih menggigil ketakutan.


" AKU HAMPIR MATI.." lirih Anin dalam hati sembari memeluk tubuhnya sendiri.


Ken mendekati Istrinya, hendak memeluk, Yaura langsung menjauh.


" Maaf.. " Ken menundukkan pandangannya.


Alfin dan Lisya kini mendatangi mereka.


" Yaura.. " lirih Lisya, matanya langsung berkaca. Diikuti Alfin yang langsung menyoroti mereka,terutama Anin yang masih terkulai tak berdaya.


Alfin Hendak memborgol tangan Anin, namun


" Untuk apa Kau memborgolnya sekarang? tidak berguna. " Yaura menatap Alfin.


Merasa terlibat dan menyembunyikan fakta, membuat Alfin juga tak berdaya.


" AKU INGIN MENGITRO.. "


" MENGINTROGASI DISAAT AKU SUDAH TAHU SEMUANYA? " Yaura langsung memotong pembicaraan Alfin.


Merasa Yaura sudah tahu bahwa Ia dan Ken berkomplot,


" Yaura.. Aku minta maaf menyembunyikan ini darimu. Tapi sungguh, Kami semua peduli padamu. Aku sengaja memberitahu Ken terlebih dahulu ,agar nanti Ken yang menyampaikannya kepadamu. " tutur Lisya.

__ADS_1


Yaura menatap Ken,


" Kalian peduli padaku, tapi tidak peduli dengan Kak Lee. Kenapa Kalian hanya diam disaat sudah tau kebenarannya ? " Yaura seperti tak kuat bicara, menahan air mata agar tidak menetes.


" MEREKA PEDULI PADAKU,YAURA. JANGAN SALAH FAHAM... " ucap Nona Lee yang datang bersama David.


Semuanya menoleh saat Nona Lee datang. dan


Hugggggggg Nona Lee memeluk Yaura dengan erat.


" KALIAN SEMUA PEDULI PADAKU. MAKADARI ITU TENANGLAH, YAURA.. " air mata Nona Lee begitu terasa dipundaknya hingga membuat Yaura mengalihkan pandangannya ke Anin.


Grekkkkkk Yaura menyingkirkan tubuh Nona Lee dan Tlkkkkkkkkk Ia mengeluarkan senjata dari Bajunya hingga membuat semua orang mengangkat tangannya ke atas,termasuk Ken.


" APA KAU SELAMA INI TERLIBAT DENGAN REINO BACHTIAR ?! " Iyah,itulah kalimat yang lolos dari mulut Yaura sembari menodongkan senjata ke kepala Anin.


Degg !!!! Anin menatap Yaura.


" TIDAK YAURA, TIDAK.. AKU BUKAN PENJAHAT.. " Anin kembali menangis histeris.


" KAU SENGAJA MENGINCAR KAK LEE UNTUK MEMBALASKAN DENDAM BEGITU? KATAKAN ! SIAPA YANG MENYURUHMU ! " sentak Yaura, matanya semakin memerah, hujaman senjata pun semakin dalam.


Ken menurunkan tangannya. Ia hanya bisa menatap Sang Istri yang sedang diliputi kemarahan dan kekecewaan.


" Yaura pasti sangat kecewa kepadaku.. " lirih Ken dalam hati.


" TIDAK ADA YANG MENYURUHKU,YAURA.. TIDAK.. " Anin menatap Ken, guna meminta bantuan.


" LALU KENAPA KAU INGIN MEMBUNUH KAK LEE ! APA MOTIFMU, ANIN ! AKU TIDAK MENYANGKA WANITA BAIK SEPERTIMU TEGA MELAKUKAN INI ! " teriak Yaura frustasi. Sungguh, masalah sepertinya akan terus datang dan tidak memberinya kebahagiaan.


Hiksssssss Anin hanya bisa menangis ketakutan, Ia menatap Alfin,Ken,Nona Lee dan Lisya bergantian guna mencari pertolongan.


" Yaura.. Aku baik-baik saja, tenangkan dirimu.. " tutur Nona Lee yang tidak tega melihat keadaan Anin.


" BREN*SEK.. " Yaura tiba-tiba meneteskan air mata saat mengingat seseorang,hingga membuat Ken mendekat,dan..


Huggggg Ken langsung memeluk Istrinya.


" Maafkan Aku.. Tenanglah.. " lirih Ken, pelukannya sangat erat, ikatan batinnya sangat kuat. Seakan Ia tahu apa yang Istrinya rasakan.


" KAU MENGINGATKANKU PADA HELENA,ANIN !!! KALIAN SAMA-SAMA LICIK DAN BERBAHAYA ! KALIAN SAMA-SAMA BERMUKA DUA ! "


" KAK LEE SATU-SATUNYA KELUARGA YANG AKU PUNYA. DIA SEGALANYA BAGIKU. TAPI KAU DENGAN SETEGA ITU MEMBUNUHNYA,ANIN !!!! " teriak Yaura diiringi air mata yang terus menetes.


" Sayang tenanglah.. Kita bicarakan ini baik-baik.. " Ke n mengelus kepala Istrinya.


Nona Lee mematung dan tersentuh dengan perkataan Yaura .


" Yaura.. " Nona Lee menangis hingga membuat David menatapnya sendu.


" Aku tidak menyangka Nona Lee sebaik ini.. " lirih David.


Yaura menyingkirkan tubuh Ken dan


Dorrrrrrrrrrrrrrrrrrr Ia melesatkan peluru hingga membuat semuanya memejamkan mata,sementara Anin menjerit dan menangis hebat.


" AARGGGHHHH " Anin merintih kesakitan.


" KAKAKK !!!!!! " teriak seorang Wanita sembari menangis, Ia datang bersama Evelyn,Vino, Kevin dan Alex.


Semuanya membulatkan mata saat melihat peluru menggores lengan Anin.


" Aaargghhhh sakit.. " Anin memegangi lengannya yang tergores hingga mengeluarkan sedikit darah.


" SEKALI LAGI KAU MENGELAK, JANTUNGMU YANG AKU TEMBAK ! " Yaura membuat Anin berdiri lalu menatapnya tajam.


" APA MOTIFMU MELAKUKAN HAL SEKEJI INI ! " Pistol yang Yaura pegang kini benar-benar menghujam jantung Anin.


" YAURA APA YANG KAU LAKUKAN ! TURUNKAN SENJATAMU ! " TERIAK KEVIN YANG BELUM TAHU KEBENARANNYA.


Grepppppppp seseorang bersujud dan memegang kaki Yaura.


" YAURA... MAAFKAN KAKAKKU,AKU MOHON HIKSSSS " iyah, Dialah LOLLY yang menangis sendu di kaki Yaura.


" Bangunlah. apa yang Kau lakukan. " Yaura menjauhkan kakinya.


" MAAFKAN KAK ANIN,YAURA.. MAAFKAN DIA..HIKSSSSSSS SEKALI INI SAJA .. HIKSSS " Lolly menangis dari lubuk hatinya yang paling dalam, hingga membuat semuanya tersentuh. Perkataan maaf dan tangisan yang tulus begitu menusuk telinga semua orang.


Ken membuang muka sembari menahan air mata yang ingin jatuh menetes,


" SEMUANYA ADALAH ORANG YANG AKU SAYANG. TAPI KENAPA HARUS DIHADAPKAN DENGAN PILIHAN SEPERTI INI. " Lirih Ken.


" KATAKAN KENAPA KAU MEMBUNUH KAK LEE ?! CEPAT ANIN KATAKAN ! " Yaura melemah saat Lolly menangis.


Degg!!! Alex,Vino,Evelyn dan Kevin tersentak saat mendengarnya.


" JADI.. ANIN SENGAJA MENDORONG NONA LEE? " ucap mereka serempak.


" Jadi ini alasan Lolly menangis dan murung? " Alex menatap Lolly sendu.


" KAU TEGA SEKALI ANIN ! AKU TIDAK MENYANGKA KAU SEKEJI INI. " sambar Evelyn yang membuat Anin menoleh.


" EVELYN, KAU ADALAH KELUARGAKU,TOLONG AKU EVELYN. HIKSSSS " pinta Anin.


" AKU HANYA MENGGORES LENGANMU BUKAN MENEMBAKKAN PELURU KE KEPALAMU. UNTUK APA KAU MENANGIS? SAKIT? HANYA SEBUAH GORESAN KAU MERASA SAKIT ?! LALU BAGAIMANA DENGAN BENTURAN DAN HANTAMAN KAK LEE SAAT KAU SENGAJA MENJATUHKANNYA DARI ATAS TEBING SECURAM INI ,ANIN ! " ujar Yaura yang semakin menarik pelatuknya.


Tlkkkkkkk bunyi pelatuk yang semakin ditekan hingga membuat Ken dan semuanya memejamkan mata.

__ADS_1


" JANGAN ! YAURA JANGAN ! AKU MOHON HIKSSS !! " LOLLY BANGUN LALU MEMELUK YAURA DARI BELAKANG.


" YAURA .. AKU TIDAK PUNYA SIAPA-SIAPA SELAIN KAK ANIN .. HIKSSS "


" AKU SANGAT MENYAYANGINYA, YAURA.. MAAFKAN DIA,BERI DIA KESEMPATAN TERAKHIR HIKSSS... " Lolly memejamkan mata dan memeluk Yaura dengan sangat erat.


" MEMAAFKAN SEORANG PENGHIANAT SEPERTI INI SAMA SAJA AKU BUNUH DIRI. TADI NONA LEE, SEKARANG SIAPA LAGI YANG INGIN DIA LUKAI ? AKU ? PAK AGUS? BIBI ARUM ATAU SIAPA? " ujar Yaura yang membuat Ken dan Lolly semakin putus asa.


Tiba-tiba..


" TEMBAK ANIN .. LEBIH BAIK KEHILANGAN SATU NYAWA DARIPADA KEHILANGAN BANYAK NYAWA.. " perintah Ken yang membuat semuanya mendelik.


DEGG!!!! ANIN MENGGELENGKAN KEPALANYA.


" TIDAK.. TIDAK.. KEN.. KENAPA KAU TIDAK BERPIHAK PADAKU, AKU KELUARGAMU !!!! " Anin kembali menangis histeris.


" AKU SEMPAT MENGASIHANIMU DAN MENUTUPI KEBENARAN DARI ISTRIKU SENDIRI AGAR KAU MASIH PUNYA HARAPAN HIDUP. TAPI AKU SADAR, KAU SANGAT ANGKUH, DAN TIDAK MENGAKUI KESALAHANMU. LALU UNTUK APA AKU SUSAH PAYAH MELINDUNGIMU? " Ken kini menatap Anin, seakan ingin menerkamnya.


" ITU MUSIBAH. BAGAIMANA BISA KALIAN MENYALAHKANKU HIKSSSSS " ucap Anin.


" KAU MENAMPAR LOLLY DENGAN TEGANYA. DAN TADI, APA KAU TIDAK LIAT? DIA BERSUJUD UNTUK KESELAMATAN NYAWAMU. SEDANGKAN KAU,SIBUK MENANGIS DAN KETAKUTAN TANPA RASA BERSALAH. KAU LIAT NONA LEE ? KAU HAMPIR MEMBUAT NYAWANYA MELAYANG. LALU APA KAU MEMINTA MAAF KEPADANYA? TIDAK. jadi, untuk apa Aku membelamu? " tutur Ken dengan sangat tegas,jelas, dan menusuk.


Mendengarnya,membuat Anin mengalihkan pandangannya ke David.


" HARUSKAH AKU DIPERMALUKAN SEPERTI INI? " rintih Anin dalam hati. Ia nampak sangat hina sekarang, tepat dihadapan ORANG YANG IA CINTAI.


Yaura kini menatap kepala Anin, dan


Tlkkkkkkkkkkkk


" BERSYUKURLAH. KAU MATI DI MALDEVIS. SEMOGA DI AKHIRAT TUHAN MENEMPATKANMU DI SURGA, WALAUPUN KAU SEORANG PENJAHAT. " Hendak menembak dan menarik pelatuk..


" KAU MERASAKAN BAGAIMANA HIDUP TANPA ORANGTUA DAN KELUARGA. AKU TIDAK SEKUAT DIRIMU YAURA.. AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA KAK ANIN.. AKU TIDAK BISA SEKUAT DIRIMU.. AKU TIDAK BISA.. " tangis Lolly yang membuat hati Yaura tersentak saat mendengarnya.


Lolly melepaskan pelukannya, dan berjalan mendekati Sang Kakak.


" KAK ANIN ADALAH SEGALANYA UNTUKKU. KAMI DARI KECIL BERSAMA. JADI, JIKA KAK ANI MATI,AKU AKAN IKUT BERSAMANYA. "


" Tembak saja Kami berdua,Yaura. Lagipula, untuk apa juga Kita hidup. "


" Punya Orang Tua, tapi Kita tidak mendapatkan kasih sayang,malah ditelantarkan. Hidup menumpang. Jadi apa gunanya juga Aku hidup.. " Lolly menggenggam tangan Anin,lalu mengalihkan pandangannya ke Ken.


" Jika bukan karena Kak Ken dan Evelyn. Kita mungkin tidur di jalanan dan menjadi gelandangan. Kita bisa hidup mewah, dan makan enak,itu karena Kak Ken dan Evelyn. Aku dan Kak Anin mengucapkan terima kasih kepada Kalian.. "


" Dan untuk Nona Lee, Aku minta maaf atas nama Kakakku. Maafkan Kami.. "


" Dan Yaura, Aku dan Kak Anin tulus meminta maaf kepadamu. Maafkan Kami.." Lolly memejamkan mata .


" Tembak Kita sekarang.. " sambung Lolly sembari menggenggam tangan Kakaknya dengan erat.


" TIDAK.. TIDAK..YAURA JANGAN MENEMBAKKU. AKU MOHON.. MAAFKAN AKU.. " teriak Anin histeris.


Melihat Lolly pasrah,membuat Alex melemah.


" BERI KESEMPATAN DIA TERAKHIR,YAURA. MAAFKAN ANIN.. " ucap Alex.


"Yaura.. turunkan senjatamu.. " sambung Nona Lee.


Berbeda dengan mereka yang kasihan,David justru mengepalkan tangannya.


" Adiknya sampai rela mengorban nyawa. Tapi Anin malah sibuk memikirkan keselamatannya sendiri. Benar-benar titisan Reino Bachtiar. " umpat David.


Tak mendengarkan siapapun,Yaura sibuk menatap Lolly. Hatinya mengisak saat melihat sikap Lolly.


" KAU MERASAKAN BAGAIMANA HIDUP TANPA ORANGTUA DAN KELUARGA. AKU TIDAK SEKUAT DIRIMU YAURA.. AKU TIDAK BISA HIDUP TANPA KAK ANIN.. AKU TIDAK BISA SEKUAT DIRIMU.. AKU TIDAK BISA.. " iyah,itulah Kalimat yang terus terngiang-ngiang dikepala Yaura.


Tesssss Yaura kembali meneteskan saat membayangkan bagaimana hidup Lolly jika Kakaknya tidak ada.


" Lolly sangat menyayangi Kakaknya. jika Aku membunuh Anin, maka Dia pasti akan kehilangan seluruh hidupnya. "


" TEMBAK.. " ucap Ken yang membuat Yaura menurunkan pandangan.tiba-tiba


Yaura menurunkan senjatanya, dan berlalu pergi begitu saja meninggalkan semua orang, termasuk Suaminya. Semuanya terkejut saat Yaura tidak menembak Anin.


" Sudah kuduga. Yaura tidak akan menembak Anin. Dia sangat lembut. " puji Lisya.


" BORGOL TANGAN ANIN, AKU AKAN MENGURUSNYA NANTI. " perintah Ken pada Alfin,lalu Ia pergi menyusul Istrinya.


Grekkkk Alfin langsung memborgol tangan Anin.


" SUDAH AKU PERINGATKAN. TAPI KAU TETAP MENGEYEL. BERSYUKURLAH ! ADA ADIKMU YANG MAMPU MEREDAKAN KEMARAHAN YAURA. " Alfin meradang dan kesal kepada Anin.


Selamat dari maut, Anin bernafas lega.


" Terima Kasih Tuhan." lirihnya dalam hati.


" JANGAN BAHAGIA DULU. KARENA BISA SAJA NYAWAMU SELAMAT HANYA SAMPAI SIANG INI. MALAMNYA? MUNGKIN YAURA MENEMBAK KEPALAMU DIAM-DIAM TANPA SEPENGETAHUAN LOLLY. " Alfin memperingatkan Anin.


Degg !!! Hatinya kembali was-was.


" Aku tidak bersalah. " ucap Anin.


" Kak Alfin.. jangan mengatakan itu.. " Lolly menangis.


********************


Jangan Lupa Like dan Komen yah

__ADS_1


Votenya jangan lupa❤


Maafkan Author Jahannam yah gengss😭🙏


__ADS_2