Love Of NIS Agent

Love Of NIS Agent
Pertemuan Yaura dengan Calon Mertuanya


__ADS_3

" Kenapa Aku harus menikahi wanita seperti ini , Merebut milik orang lain dan menjual diri " gumam Ken dalam hatinya


" Kenapa Aku harus mempermainkan sebuah pernikahan " gumam Yaura dalam hatinya ..


20 Menit berlalu.. dan Mereka tetap diam tanpa saling bicara .


Rumah Ken


Ken memarkirkan mobilnya di Halaman Depan,


Masih di dalam mobil


" Ceritakan tentang dirimu nantinya " ucap Ken seraya membuka Seat Belt .


" Apa yang harus kukatakan nantinya ? Sungguh lucu jika Aku ditanya , Kapan aku mengenalmu ? Kenapa Aku mau menikah denganmu ? . Bagaimana Aku harus menjawabnya ? " ujar Yaura , wajahnya dipenuhi dengan kebingungan.


" Kau tenang saja, Aku sudah menceritakan tentang ini sebelumnya kepada Mereka " jawab Ken .


Seakan faham atas perkataan Ken,


" Siapa Namamu ? " Yaura menatap wajah Ken .


Mendengar pertanyaan tersebut , Ken menatap balik wajah Yaura . Lalu mengeluarkan sebuah Kartu Nama dari balik saku jasnya.


" Kendrick Rafandra Bachtiar " ucap Yaura seraya melihat Kartu Nama tersebut . Dia berpura2 tidak mengetahui nama Ken, padahal dia sudah tahu bahwa namanya adalah Kendrick Rafandra Bachtiar.


Ken pun membuka pintu mobil dan melangkah keluar. disusul dengan Yaura.


Mereka pun mulai melangkah masuk ke Dalam Rumah .


" Tuan Kendrick, Bagaimana jika .. " tanya Yaura,


Ken menghentikan langkah kakinya .


" Jangan memanggilku Tuan ! "


" Baiklah , Kendrick Rafandra Bachtiar .." ulang Yaura.


" Tidak perlu sepanjang itu memanggilku ! " Protes Ken kembali .


" Pak Kendrick ? " Yaura merasa kebingungan harus bagaimana dia memanggilnya.


" KEN . tidak perlu ditambahkan Tuan atau Pak " ujar Ken seraya melangkahkan kembali kakinya .


" Ken ? " Yaura .


Ruang Tamu


Ken menyuruh Yaura untuk duduk di soffa . Sementara Ia pergi ke Kamar untuk menemui Ibu dan Ke Ruang Kerja untuk menemui Ayahnya.


Singkat cerita ,


Ibu Hilya lebih dahulu menemui Yaura bersama Ken .


Dari kejauhan , Ibu Hilya merasa tak asing dengan wanita yang duduk soffa .


" Nak Yaura ? " Ucap Ibu Hilya seraya mempercepat langkah kakinya .


Mendengar sang Ibu mengenal Yaura, Ken pun terkejut .


" Nak Yaura ? " Ibu Hilya yang kini berada tepat di depan Yaura .


Mendengar ada suara wanita yang mengenalnya Yaura pun mendongakkan Wajahnya .


" Bibi Hilya? " Yaura berdiri dan Ia terkejut bukan main .


" Ibu mengenalnya ? Dan Bagaimana Kalian saling mengenal ?" ucap Ken yang lebih terkejut .


Tak menggubris pertanyaan Ken, Ibu Hilya malah antusias bertemu dengan Yaura .


" Nak , sudah lama Bibi tidak bertemu denganmu lagi " sumringah Ibu Hilya seraya memeluk Yaura.


Yaura pun menyambut pelukannya.


" Bibi Apa Kabar ? Yaura sangat merindukan Bibi " ujar Yaura .


" Kabar Bibi sangat baik Nak, Duduklah " Ibu Hilya melepaskan pelukannya .


" Kau juga Ken, Duduklah " sambungnya .


Kini mereka pun duduk ,


Ken masih terkejut dan merasa tidak percaya bahwa Ibu nya sudah mengenal Yaura .

__ADS_1


" Ibu , ceritakan bagaimana Ibu mengenal-nya ? " tanya Ken .


Ibu Hilya pun menceritakan bagaimana Dia bisa mengenal Yaura . 10 Bulan yang lalu, Ibu Hilya mengalami kecelakaan , dan kehilangan banyak darah . dan Yaura-lah pendonor darahnya waktu itu . Sejak saat itu mereka saling mengenal , Ketika Ibu Hilya pergi ke Toko Bunga , Dia selalu menyempatkan untuk bertemu dengan Yaura sebentar untuk sekedar bersilaturahmi . Ibu Hilya dan Yaura sama2 menyukai Bunga. Namun 3 Bulanan terakhir , mereka jarang bertemu kembali karena kesibukan masing-masing.


" Ibu bersyukur Ken, Bisa bertemu dengan Yaura kembali . Apalagi Dia adalah Calon Menantu Ibu sekarang " Wajah Ibu Hilya berseri Bahagia .


" Syukurlah jika Ibu sudah mengenalnya " Ken tersenyum tipis .


Yaura hanya tersenyum tanpa banyak berkata, karena Begitu banyak kejutan akhir2 ini, Yang memergokinya adalah seorang Kendrick , dan Calon Mertuanya adalah Orang yang telah ia tolong di masa lampau. Entah kebetulan atau keberuntungan.


Ibu Hilya pun bercerita tentang Bagaimana sifat Ken, Kondisi keluarga mereka , Konsekuensi menikah dengan Putranya , dan Ibu Hilya pun memberi arahan kepada Yaura dan Ken tentang Bagaimana membina Bahtera Rumah Tangga . Suka dan Duka Cita sebuah pernikahan . dan Tak lupa Ibu Hilya pun memberi nasehat untuk saling menjaga satu sama lain , karena sejatinya Pernikahan adalah suatu hal sakral dan suci ,


" Kalian akan segera menjadi Suami Istri , Pernikahan kalian sebentar lagi . Jadi Ibu berpesan Kepadamu Nak Yaura .. " Ibu Hilya meraih tangan Yaura


" Kau nantinya akan menjadi Istri Ken, Jagalah Rumah Tanggamu nantinya Nak, banyak rintangan pernikahan , jadilah Penyejuk ketika kau dihadapkan dengan Bara Api "


" Dan Kau Ken ... " Ibu Hilya meraih tangan Ken , Kemudian menyatukannya dengan tangan Yaura . Tangan mereka pun kini saling menggenggam .


" Kau nantinya akan menjadi seorang Suami , Kau akan mempunyai Tanggung Jawab atas Istrimu Yaura . Dari Kecil , Ibu mengajarimu tentang menghargai dan menjaga seorang Wanita, Sekarang waktunya Kau menjalankan semuanya . Hargai dan Jaga Istrimu , Yaura . Lindungi Istrimu dari Hal Buruk yang menimpanya, dan jangan pernah menyakiti hati Istrimu Nanti " petuah Ibu Hilya .


Mendengar petuah tersebut, suasana begitu sendu dan hati Ken dan Yaura begitu terenyuh . Mereka saling menatap.


" Ken, Ayahmu sudah kemari " ucap Ibu Hilya memecahkan tatapan mereka .


Dannn


Ayah Reino sudah berdiri tepat di depan mereka.


" Dia Calon Istrimu Ken ? " tanya Ayah Reino seraya memandang Yaura .


Yaura yang mengetahui kehadiran Ayah Ken pun, segera berdiri dan menunduk Hormat seraya tersenyum .


" Iyah Ayah, Dia adalah Yaura " ucap Ken.


" Yaura ? " Ayah Reino terkejut .


" Iyah sayangku , Nama Calon Menantu Kita adalah Yaura . Dia yang waktu itu mendonorkan darah . Oh Iyah, Aku lupa, Kau tidak ada di Rumah Sakit waktu itu , sudah duduklah " Ujar Ibu Hilya.


Ayah Reino pun duduk .


" Senang bertemu denganmu Nak Yaura " senyum Ayah Reino pada Yaura .


" Aku juga senang bertemu dengan Paman " Yaura .


" Nak.. Kau nantinya akan menjadi bagian dari keluarga kami, anggaplah kami sebagai Ayah dan Ibu mu , Jadi mulai sekarang panggil kami Ayah dan Ibu . Bukan Paman, Bibi, Tante , Om " perintah Ayah Reino seraya mengambil segelas air putih .


" Kau bekerja dimana Nak ? " tanya Ayah Reino .


" Aku bekerja di salah satu Departement Pemerintah , Ayah . Sebagai Penerjemah " ucap Yaura .


" Profesi yang Bagus, Nak . Baiklah Ken, Kau bawa Calon Istrimu ini ke Kamar, kalian silahkan bahas tentang Konsep Pernikahan nantinya . Sisanya , Nanti Ayah dan Ibu yang akan mengurusnya " perintah Ayah Reino .


" Baiklah Ayah, Aku dan Yaura pamit dulu " Ken beranjak .


" Aku pamit dulu Ayah " ucap Yaura .


Ken lebih dulu melangkah menuju kamar, di Ikuti Yaura.


Di Kamar .


Ken langsung masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuhnya . seperti Biasa, Yaura hanya mematung di luar pintu .


" Apa itu Hobimu ? Berdiri di depan pintu . Masuklah dan tutup pintunya " Perintah Ken .


" Aku sangat Haus " ucap Yaura yang mulai melangkah masuk kedalam Kamar.


Mendengar Yaura Haus , Ken pun beranjak dari Ranjang dan melangkah keluar.


" Robin ! Robin ! " Ken berteriak mencari Robin . Asisten Rumah Tangga .


Tak lama, Pria berseragam ala pelayan pun muncul.


" Iyah Tuan Ken "


" Buatkan ... " Ken menghentikan ucapannya . Ia pun berpaling ke arah Yaura.


" Kau mau minum apa ? " tanya Ken .


" Air Putih Dingin " singkat Yaura.


" Buatkan Air Putih Dingin dan Jus Jeruk untukku " Perintah Ken dan masuk kedalam kamar kembali .


Melihat Yaura duduk di Soffa , Ken pun mendudukkan tubuhnya di Soffa juga .

__ADS_1


" Royal atau Private Wedding ? " tanya Ken.


" Private " singkat Yaura.


" Berapa tamu undangan yang akan datang dari Pihakmu ? "


Mendapat pertanyaan tersebut , Yaura diam sejenak.


" Berapa ? Berapa ?. Pak Agus, Paman Arga tidak mungkin datang . Tim Athena ? iyah benar Hanya Helena dan Pak Bobby yang akan datang nantinya . Berarti hanya 2 Orang " gumam Yaura dalam hatinya .


tokktoktokk Robin Datang membawa minuman.


Robin pun menaruh minuman tersebut di meja.


" Terima Kasih Robin " ujar Ken yang langsung mengambil Jus Jeruk miliknya lalu menengguknya .


" 2 Orang " Ujar Yaura .


Mendengar ucapan Yaura, membuat Ken tersedak .


" Uhhuuukkk uhukkkk " Ken tersedak .


" Kenapa tidak berhati-hati " Yaura menghampiri dan menepuk2 punggung belakang Ken .


Setelah Ken sedikit mendingan, Yaura pun mengambil segelas air putih .


" Minumlah " ucap Yaura.


Ken pun menenggaknya.


" Apa kau membuat lelucon ? yang benar saja 2 Orang " Ken .


" Iyah, 2 Orang . lalu apa masalahnya ? "


" Hanya kedua orangtuamu saja begitu, Keluarga dan Kerabat Kerja tidak akan kau undang ? " tanya Ken .


" Memangnya kenapa jika hanya 2 Orang ? itu tidak terlalu aneh menurutku " tukas Yaura mengalihkan pembicaraan .


" Baiklah terserah Kau saja " Ken beranjak dari soffa dan merebahkan kembali tubuhnya di Ranjang .


" Aku istirahat sebentar " sambung Ken kembali seraya memejamkan kedua matanya .


Seakan mengerti Ken kelelahan, Yaura pun tidak mengganggunya meskipun ia merasa tidak nyaman berada di Rumah Ken . Ia Pun hanya duduk di soffa dan memainkan Ponselnya.


tak terasa ..


2 jam Kemudian , Ken bangun . Melihat Yaura yang masih duduk soffa, Ken pun kembali menghampirinya.


" Kau ingin Pulang atau tetap disini " Tanya Ken .


" Pulang " jawab Yaura .


Ken pun melangkah ke kamar mandi untuk mencuci muka , setelahnya ia mengambil Kunci Mobil .


Ken pun mengantarkan Yaura pulang .


" Turun disini saja ( Taman Kota ) " ucap Yaura.


" Dimana Rumahmu ?" tanya Ken .


" Di sekitar sini " Yaura hendak membuka pintu mobil tapi masih terkunci.


" Dimana Rumahmu ? " Tanya Ken kembali .


" Buka pintunya , " ujar Yaura


" Aku tanya sekali lagi, Di.. " Ken merasa kesal.


" Di Apartement Valdefis " ucap Yaura terpaksa.


Ken pun melajukan mobilnya kembali


Apartement Valdefis


Yaura turun dari mobil .


" Terima kasih " ucapnya.


" Lantai dan nomor berapa ? " tanya Ken .


" Jemput aku disini saja nanti " Yaura hendak melangkahkan kakinya .


" Jam 9 aku akan menjemputmu lagi " Ujar Ken seraya melajukan mobilnya kembali .

__ADS_1


" Dia sangat menyebalkan " gerutu Yaura dan kembali melanjutkan langkah kakinya untuk masuk ke Apartement.


Butuh saran dan Kritik


__ADS_2