Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Perkelahian


__ADS_3

Melihat mobil yang sedang mengejar nya itu Diego pun segera menyuruh sopir nya untuk pergi ke suatu tempat yang jarang di kunjungi oleh orang agar ia bisa bertemu dengan orang yang sedang mengejar nya itu.


Kali ini Diego menyuruh sopir nya untuk tidak ke luar dari dalam mobil dan Diego juga menyuruh sopir nya itu menjaga Hanna dan jika sampai terjadi sesuatu dengan nya Diego pun meminta sopir nya itu untuk segera pergi dari tempat itu bersama dengan Hanna.


Hanna yang mendengar perkataan Diego yang seperti itu tentu saja menjadi sangat panik dan tidak mau kalau Diego pergi menemui orang yang telah mengejar mereka itu.


Namun Diego berusaha untuk menyakinkan Hanna kalau semua nya akan baik-baik saja dan Diego juga meminta kepada Hanna agar ia kembali ke kediaman keluarga besar Diego yang ada di Amerika itu jika sampai terjadi sesuatu dengan nya.


Setelah mendengar perkataan Diego yang seperti itu kepada nya Hanna pun mulai meneteskan air mata nya seolah ia tidak akan bisa lagi bertemu dengan Diego.


Melihat Hanna yang menangis Diego pun segera memeluk Hanna dengan erat sambil mengecup kening Hanna dengan penuh kasih sayang.


Setelah mobil itu berhenti di sebuah tempat yang jarang di kunjungi oleh orang banyak Diego pun segera ke luar dari dalam mobil nya sambil berjalan menjauh dari mobil nya itu menuju ke sebuah tepian pantai yang ada di dekat nya itu.


Tak lama kemudian beberapa mobil yang mengikuti Diego itu pun datang dan semua mobil itu pun segera mendekati Diego.


Saat ini semua penumpang yang ada di dalam mobil itu telah ke luar dari dalam mobil mereka sambil membawa senjata tajam dan juga di tambah dengan tubuh mereka semua berotot sehingga tampak seperti sebuah gengster yang cukup tangguh di Negara ini.


Melihat semua orang telah mengepung nya Diego pun berusaha untuk tetap tenang sambil memikirkan jalan ke luar dari semua permasalahan ini.


Saat ini Diego dan pemimpin dari gengster itu pun sedang bertatapan mata satu sama lain nya sehingga suasana yang ada disana pun sudah mulai mencekam bagi siapa pun yang melihat nya.


"Siapa kamu?" Tanya Diego dengan bahasa Inggris nya yang fasih.


"Aku adalah musuh Alexander", jawab pemimpin dari gengster itu.


Setelah mengetahui siapa yang sedang mengepung nya itu Diego pun mulai merasa lega karena mereka bukan lah berasal dari musuh nya sendiri yang selalu berniat ingin menghabisi nyawa nya itu tanpa memandang tempat yang sedang mereka lalui.


Karena musuh Diego cukup banyak walau pun mereka hanya lah gengster biasa tapi mereka tidak kenal takut jika mereka ingin mencelakai seseorang bahkan mereka juga rela masuk tahanan asalkan tujuan mereka itu telah tercapai sebagaimana yang telah mereka rencanakan.


Walau pun yang ada di depan nya saat ini bukan lah musuh nya tapi Diego tetap saja harus waspada jika ia ingin selamat dari para gengster itu karena jika Diego sampai salah mengambil tindakan maka para gengster itu akan membunuh nya di saat itu juga.


"Apa yang kalian inginkan dari ku?" Tanya Diego lagi.


"Berhenti lah berbisnis dengan Alexander", ujar pimpinan gengster itu.


Mendengar perkataan dari pimpinan para gengster itu Diego pun mulai menyadari kalau saat ini mereka tidak ingin kalau Alexander mempunyai banyak relasi di Negara ini maupun di luar Negara ini.


"Apa yang akan aku dapatkan jika kalian menyuruh ku untuk berhenti bekerja sama dengan nya?" Tanya Diego lagi.


Lalu Diego pun mulai mengambil ponsel nya dari dalam saku celana nya dan kemudian ia pun mulai menghubungi semua anggota nya yang ada di Amerika itu melalui sebuah pesan yang ia kirimkan di sebuah grup media sosial yang beranggotakan semua anggota Octopus.


"Kalau kamu tidak mau maka nyawa mu yang akan melayang", ujar pimpinan para gengster itu lagi.


Hanna yang melihat kejadian itu dari jauh pun hanya bisa menangis sambil menutup mulut nya agar suara tangisan nya itu tidak terdengar oleh siapa pun yang ada di dekat mobil nya itu.


Sementara sopir mereka sedang mencoba untuk menghubungi polisi agar polisi dapat segera datang ke lokasi mereka tersebut dan menangkap para gengster itu.


Melihat sopir nya yang sedang menelpon seseorang itu tiba-tiba sana Hanna kaget di buat nya dan Hanna pun langsung melihat ke arah sopir nya itu dengan tatapan panik nya sekaligus khawatir dengan Diego.


"Siapa yang sedang kamu hubungi?" Tanya Hanna dengan nada lirih nya.


Kebetulan sopir mereka itu masih sangat muda dan seperti nya juga seumuran dengan Diego.


"Saya baru saja menghubungi polisi Nyonya", jawab sopir nya itu.


"Apa! Polisi", ujar Hanna dengan ekspresi kaget nya.

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak memberi tau ku dulu jika kamu ingin menghubungi polisi", ujar Hanna lagi.


"Maaf Nyonya karena saya lihat tuan muda hanya sendirian melawan mereka dan saya khawatir jika tuan muda tidak bisa di selamatkan maka nya saya langsung menghubungi kantor polisi", ujar sopir nya lagi.


Mendengar penjelasan dari sopir nya itu Hanna pun juga merasa apa yang telah di lakukan oleh sopir nya itu benar karena yang paling penting saat ini adalah nyawa Diego.


Jika mereka tidak berbuat apa pun pada saat ini maka Diego tidak bisa mereka tolong dan Hanna juga akan menyesal nanti nya bahkan bisa sampai seumur hidup nya jika Diego berhasil di habisi oleh para gengster itu.


Selain itu Hanna juga ingin mengabadikan momen itu dengan ponsel nya sebagai bukti kalau suatu saat di butuhkan.


Setelah cukup lama merekam kejadian itu akhirnya Hanna tersadar kembali kalau sebentar lagi polisi akan datang dan akan mengamankan tempat ini.


Hanna berniat ingin memberi tau Diego mengenai semua ini agar Diego tidak berurusan dengan polisi karena kalau sampai Diego berurusan dengan polisi maka hal itu bisa merepotkan Diego nanti nya apa lagi jika anggota Diego ikut terlibat di dalam perkelahian ini.


"Semoga saja anggota Diego tidak datang ke tempat ini", ujar Hanna.


Namun pada saat Hanna berkata seperti itu anggota Diego sudah datang sambil membawa pistol di tangan mereka.


Karena mereka bukan lah musuh Diego yang sesungguh nya maka sangat mudah bagi Diego untuk mengalahkan mereka karena Diego tidak akan memikirkan apa yang akan terjadi ke depan nya jika sampai para gengster itu terluka di tangan nya.


Lalu perkelahian itu pun telah di mulai dan saat ini semua orang pun sudah mulai saling menyerang dan satu persatu dari gengster itu pun telah berjatuhan ke atas tanah.


Sehingga saat ini hanya tersisa beberapa orang gengster saja dan beberapa dari anggota Octopus pun juga ada yang terluka akibat pisau yang telah di layangkan oleh para gengster itu.


Saat semua nya sedang sibuk menjatuhkan lawan mereka tiba-tiba saja terdengar bunyi sirine mobil polisi dari kejauhan.


Setelah mendengar itu semua orang yang ada disana pun langsung bergegas masuk ke dalam mobil mereka masing-masing dan kemudian mereka pun langsung pergi meninggalkan tempat itu dengan secepat mungkin.


Diego juga ikut pergi dengan para anggota nya dan Hanna juga telah melihat kalau Diego telah ikut masuk ke dalam salah satu mobil anggota Octopus.


Setelah para polisi itu datang ke lokasi perkelahian itu salah satu dari anggota polisi itu pun melihat ke arah mobil Hanna dan kemudian polisi itu pun mengetuk kaca mobil Hanna dan meminta Hanna untuk dapat ke luar dari dalam mobil nya itu beserta dengan semua orang yang ada di dalam mobil nya itu.


Ketika Hanna dan sopir nya itu melihat keadaan di sekitar mereka Hanna pun hanya bisa terdiam sambil tersenyum kikuk kepada polisi itu.


Karena yang Hanna lihat saat ini adalah beberapa orang dari gengster itu sudah terkapar di atas tanah dan mereka pun juga mengalami luka sehingga terdapat darah yang bercucuran di tempat lokasi kejadian itu.


Lalu polisi itu pun meminta Hanna dan sopir nya untuk datang ke kantor polisi melakukan pemeriksaan dan memberikan kesaksian mereka disana.


***


Kediaman Keluarga Besar Diego Di Amerika


Malam ini Diego telah pulang ke kediaman keluarga besar nya dan ia pun langsung di sambut dengan hangat oleh semua orang yang ada disana termasuk oleh Hanna.


Setelah selesai mandi Diego dan Hanna pun pergi ke ruang makan untuk makan malam disana.


Suasana makan malam kali ini sungguh berbeda dari biasa nya karena hari ini terdapat banyak pertanyaan dari Hanna yang ia tujukan kepada Diego.


Diego berkata kalau ia baik-baik saja dan Hanna tidak perlu mengkhawatirkan nya dan Diego juga menjelaskan kalau siang ini dia pergi dengan anggota nya sehingga ia tidak bisa mengajak Hanna untuk pergi ke tempat wisata pada hari ini.


Walau pun pergi bermain ke tempat wisata itu telah mereka rencanakan jauh-jauh hari tapi Hanna tidak mempermasalahkan semua itu karena yang terpenting saat ini bagi Hanna adalah keselamatan Diego.


Lalu Hanna pun juga menceritakan kalau setelah Diego pergi dari tempat kejadian itu ia juga pergi ke kantor polisi bersama dengan sopir mereka karena ia harus memberikan penjelasan kepada polisi itu bahwa para gengster itu lah yang menyebabkan kerusuhan disana.


Saat Diego sedang menyendok makanan ke dalam mulut nya tiba-tiba saja Rey menelpon nya dan Diego pun langsung mengangkat panggilan dari Rey itu.


Rey mengatakan kalau saat ini Alexander telah mengetahui aksi dari para gengster itu dan Alexander ingin bertemu dengan Diego untuk meminta maaf kepada nya karena menurut nya ia lah yang telah menyebabkan Diego bertarung dengan para gengster itu.

__ADS_1


Diego juga berkata kalau sebelum nya Alexander memang menelpon nya namun ia tidak mengangkat panggilan itu karena ia sedang sibuk menyusun strategi bersama dengan para anggota nya yang berada di Amerika.


Lalu Diego juga berkata kalau nanti ia juga akan datang ke kediaman Alexander untuk membicarakan bisnis mereka yang akan mereka lakukan pada bulan depan.


Mendengar perkataan Diego yang seperti itu Rey pun sudah mulai tenang dengan perasaan khawatir nya itu terhadap Diego.


Setelah cukup lama berbicara di telpon akhirnya panggilan itu pun telah berakhir dan kemudian Diego pun meminta Hanna untuk dapat pergi mengikuti nya masuk ke dalam kamar mereka.


Setelah sampai di dalam kamar Diego pun mengajak Hanna untuk duduk di kursi yang ada di balkon kamar mereka.


Suasana di antara mereka pun sudah mulai hening dan pada saat itu lah Diego mengatakan bahwa diri nya ingin memiliki keturunan lagi dari Hanna.


Mendengar permintaan Diego yang seperti itu kepada nya Hanna pun hanya bisa tersipu malu sambil melihat Diego dengan tatapan manis nya itu.


Namun pada saat Diego ingin mendekati Hanna tiba-tiba saja terdengar bunyi ketukan pintu dari luar kamar mereka dan Diego pun mengurungkan niat nya itu untuk memadu kasih dengan Hanna.


Setelah Diego membuka pintu kamar nya itu seorang pelayan pun langsung memberikan Diego sebuah paket misterius yang berupa sebuah amplop.


Kemudian Diego pun mengambil amplop itu dari tangan pelayan itu dan setelah nya Diego pun menutup pintu kamar mereka kembali.


Setelah duduk di samping Hanna yang saat ini masih sedang duduk di kursi yang ada di balkon kamar mereka itu Diego pun segera melihat isi dari amplop misterius itu.


Setelah melihat isi dari amplop itu Diego pun langsung kaget di buat nya dan Diego pun langsung melihat ke arah Hanna dengan tatapan khawatir nya.


"Hanna", panggil Diego dengan suara lirih nya.


"Iya ada apa?" Tanya Hanna dengan wajah penasaran nya.


"Ayah mu telah mengirimkan ini kepada ku", ujar Diego lagi.


"Ayah ku", ujar Hanna dengan ekspresi kaget nya.


Lalu Diego pun menganggukkan kepala nya kepada Hanna dan setelah itu Diego pun memperlihatkan isi amplop itu kepada Hanna.


Setelah melihat isi amplop itu Hanna juga langsung kaget di buat nya dan bahkan ekspresi Hanna lebih kaget lagi jika di bandingkan dengan ekspresi Diego saat diri nya mengetahui isi paket itu.


"Kenapa Ayah bisa mengirimkan dokumen itu kepada mu", ujar Hanna.


"Aku rasa Ayah mu telah meretas kantor Kakek Sera", ujar Diego lagi.


"Apa! Lalu apa hubungan nya dengan mu", ujar Hanna lagi.


"Karena perusahaan Kakek Sera itu menganggap kalau perusahaan Ayah ku adalah lawan terbesar nya dan mereka sering memperlihatkan itu di pertemuan para pebisnis besar yang ada di Negara kita", ujar Diego lagi.


"Mungkin Ayah mu itu mengetahui sesuatu tentang mereka yang berhubungan dengan ku", ujar Diego lagi.


"Lalu apa Ayah ku tau kalau kamu adalah seorang mafia", ujar Hanna lagi dengan ekspresi kaget nya itu.


"Entah lah aku juga tidak tau", ujar Diego.


"Aku harap Ayah ku tidak mengetahui kalau kamu adalah seorang mafia karena aku takut jika Ayah ku tau maka Ayah ku akan memberi tau kan semua itu kepada Ayah mu", ujar Hanna lagi.


Lalu Diego pun langsung terdiam setelah ia mendengarkan perkataan Hanna itu sambil melihat ke pemandangan yang ada di balkon kamar mereka itu.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.


Bersambung...


__ADS_2