
Kantor Kakek Sera
Saat ini Kakek Sera sedang menyuruh karyawan nya untuk membuat iklan rekruitmen untuk seorang ahli masak memasak yang nanti nya akan di jadikan nya sebagai chef yang akan mengajarkan Coco memasak masakan Chinese di kediaman nya.
Kakek Sera harus mempersiapkan segala hal yang nanti nya bisa menyokong Coco agar bisa mencuri perhatian Zhen Shui karena pendistribusian kokaina yang telah di sepakati oleh Zhen Shui dan Diego itu akan berlangsung sekitar tiga Minggu lagi.
Jadi karena itu lah Coco harus bertindak sebelum waktu itu datang dan proses belajar memasak masakan Chinese itu akan berlangsung sekitar satu minggu di kediaman Sera.
Dalam waktu satu minggu itu Coco harus siap dan bisa memasak segala macam masakan Chinese yang akan di ajarkan oleh chef nya nanti.
Setelah selesai berdiskusi dengan beberapa orang karyawan nya Kakek Sera pun langsung mengambil ponsel nya untuk menghubungi cucu nya.
"Iya Kakek ada apa?" Ujar Sera lewat ponsel nya.
"Kakek akan merekrut seorang chef untuk mengajari Coco memasak masakan Chinese dan sekarang giliran kamu untuk mengajarkan Coco bagaimana cara nya berpenampilan yang bisa menarik perhatian pria seperti Zhen Shui", ujar Kakek nya.
"Baik lah Kakek", ujar Sera.
Lalu panggilan telpon itu pun segera berakhir dan setelah itu Kakek Sera pun menghubungi Branden untuk menyuruh nya mengawasi Sera dan Coco agar mereka tidak ke luar dari jalur yang telah di tetapkan oleh Kakek Sera itu.
Branden yang di suruh seperti itu pun hanya bisa mengiyakan perkataan dari Kakek Sera itu dan kemudian Branden pun juga menyarankan kepada Kakek Sera agar beliau mencari seseorang yang tidak update di dalam tekhnologi agar orang itu tidak melakukan hal-hal yang tidak mereka inginkan nanti nya.
Setelah pembicaraan dengan Branden itu selesai Kakek Sera pun kembali lagi memerintahkan karyawan nya untuk bisa mencari seorang chef yang sesuai dengan perkataan Branden barusan itu kepada nya.
Lalu karyawan Kakek Sera yang di tugaskan untuk membuat iklan itu pun langsung menghubungi media cetak untuk membuat iklan di beberapa buah koran ternama yang ada di Negara itu.
Jadi saat ini proses pencarian seorang chef yang akan mengajari Coco itu telah di beritakan melalui media cetak koran yang ada di Negara itu.
***
Kediaman Keluarga Hanna
Malam ini Hanna dan Diego sedang duduk di balkon yang ada di dalam kamar mereka dan tak lama kemudian terdengar lah suara ketukan pintu dari luar kamar mereka.
Lalu Diego pun segera pergi membukakan pintu untuk orang tersebut dan ternyata orang yang telah mengetuk pintu kamar mereka itu adalah Leo.
"Ada apa Leo?" Tanya Hanna dari belakang Diego.
"Krystal sedang mengidamkan masakan buatan kakak nya", ujar Leo.
"Kalau begitu kamu pergi lah membuatkan nya makanan", ujar Diego kepada Hanna.
"Maksud ku buatan mu", ujar Leo kepada Diego.
__ADS_1
"Apa! Buatan siapa", ujar Diego lagi.
"Buatan mu", ujar Leo lagi sambil menunjuk Diego.
Diego yang mendengar itu tentu saja kaget di buat nya dan setelah itu Diego tidak mau melakukan hal itu karena diri nya tidak begitu tertarik pada acara masak memasak.
Karena Diego menolak permintaan dari Leo yang justru harus di lakukan itu Hanna pun mulai membujuk Diego agar ia mau membuatkan Krystal makanan yang di minta nya itu.
Hanna tidak mau kalau keponakan nya itu sedih karena tidak bisa memakan masakan buatan Diego dan karena itu lah Hanna terus berusaha untuk membuat Diego luluh dan akhirnya mau memasak makanan untuk Krystal.
"Jika kamu mau memasakkan adik mu makanan yang di minta nya itu maka aku akan memberi tau mu sebuah rahasia yang tidak boleh kamu ketahui", ujar Leo kepada Diego.
Diego yang mendengar itu pun langsung penasaran di buat nya dan begitu pun dengan Hanna.
"Apa itu?" Tanya Diego.
"Lakukan dulu apa yang aku minta maka aku akan memberi tau mu setelah nya", ujar Leo.
"Ayo lah aku juga ingin tau rahasia itu", ujar Hanna dengan wajah sedih nya.
"Tapi kenapa semua orang merahasiakan nya dari kami", ujar Hanna lagi.
"Aneh sekali", ujar Hanna lagi.
Lalu Diego pun terpaksa menyetujui permintaan dari Leo itu dan setelah itu mereka bertiga pun langsung menuju ke dapur untuk menemani dan melihat Diego memasak makanan untuk Krystal itu.
"Ok! Sandwich buatan ku sudah selesai", ujar Diego.
Lalu Hanna dan Leo pun menganggukkan kepala mereka kepada Diego dan setelah itu Diego pun meminta informasi rahasia itu kepada Leo sebagai imbalan nya.
"Sup ginseng buatan Ibu Clara itu telah diberi sesuatu oleh Nenek", ujar Leo kepada Hanna dan Diego.
"Apa!" Ujar Hanna dan Diego secara bersamaan.
"Aku rasa itu adalah obat perangsang", ujar Leo lagi.
"Dari mana kamu mengetahui nya", ujar Hanna lagi.
"Krystal yang telah memberi tau ku karena dia sendiri yang telah menyaksikan semua itu", ujar Leo lagi.
"OMG! Pantas saja waktu itu tubuh ku terasa sangat panas sekali", ujar Hanna.
"Jadi karena sup itu", ujar Hanna lagi.
__ADS_1
"Kalau begitu seharusnya aku berterima kasih kepada Nenek", ujar Diego.
Lalu Leo pun tertawa setelah mendengar perkataan dari Diego itu sementara Hanna langsung malu di buat nya dan kemudian Hanna pun berusaha untuk menyembunyikan wajah nya itu dengan menggunakan ke dua telapak tangan nya itu.
Kemudian Krystal pun datang dan langsung memakan sandwich buatan Diego itu dengan lahap nya dan setelah itu mereka semua pun tetap melanjutkan pembicaraan mereka itu sampai mereka telah mengantuk dan kembali lagi ke dalam kamar mereka masing-masing.
***
Kediaman Zhen Shui
Pagi ini Zhen Shui sedang olahraga pagi di sekitar kediaman nya itu dan pada saat ia mau kembali lagi ke kediaman nya itu Zhen Shui pun tidak sengaja melihat ada seorang wanita cantik yang sedang berjalan kaki di arah yang berlawanan dengan nya itu.
Wanita itu terlihat sangat anggun sekali dan pembawaan nya juga terlihat seperti wanita idaman nya.
Jadi karena itu lah tatapan mata Zhen Shui selalu tertuju kepada wanita itu dan seketika itu juga wanita itu pun tersenyum kepada Zhen Shui.
Zhen Shui yang melihat itu pun langsung senang di buat nya dan Zhen Shui pun juga membalas senyuman wanita itu.
Setelah wanita itu melewati nya Zhen Shui pun tak sengaja melihat gelang wanita itu jatuh di atas jalan yang telah di lewati nya itu dan kemudian Zhen Shui pun langsung mengambil gelang itu.
"Tunggu", teriak Zhen Shui kepada wanita itu.
Lalu wanita itu pun langsung menghentikan langkah kaki nya itu dan kemudian wanita itu pun melihat ke arah Zhen Shui.
"Ada apa?" Tanya wanita itu dengan nada suara anggun nya itu.
"Gelang mu", ujar Zhen Shui sambil mengulurkan tangan nya kepada wanita itu.
Lalu wanita itu pun berjalan mendekati Zhen Shui dan kemudian wanita itu pun langsung mengambil gelang nya itu dari tangan Zhen Shui.
"Terima kasih", ujar wanita itu lagi.
Lalu wanita itu pun langsung pergi dari hadapan Zhen Shui dengan langkah kaki nya yang semakin di percepat nya itu.
"Siapa nama mu?" Teriak Zhen Shui kepada wanita itu.
"Coco", ujar wanita itu sambil melihat ke belakang untuk melihat ke arah Zhen Shui dan langkah kaki wanita itu pun terus saja melangkah ke depan.
Zhen Shui yang melihat tingkah Coco yang seperti itu pun langsung terpesona di buat nya dan setelah Coco berjalan menjauh dari nya Zhen Shui pun kembali lagi ke kediaman nya itu sambil selalu tersenyum memikirkan kejadian barusan itu.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.
Bersambung...