Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Sakit Hati


__ADS_3

Kediaman Keluarga Hanna


Saat ini Diego sedang terbayang mengenai kejadian siang ini sewaktu diri nya dan para pria sedang pergi memancing ke salah satu kolam ikan yang ada di desa.


*Flash Back*


"Diego tolong bantu aku membersihkan ikan ini ke sungai itu", ujar Ayah Hanna kepada Diego.


"Biar aku saja yang membersihkan nya Ayah dan lebih baik Ayah tunggu saja di sini", ujar Diego kepada Ayah Hanna.


"Iya Paman lebih baik Paman tunggu saja di sini dan biarkan kami yang membersihkan nya", ujar Rey kepada Ayah Hanna.


"Iya aku setuju dengan hal itu", ujar Leo.


Namun Ayah Hanna tetap bersikeras untuk ingin membersihkan ikan tangkapan mereka itu ke sungai yang ada di dekat kolam ikan itu bersama dengan Diego.


Lalu Ayah Hanna juga menyuruh Rey dan Leo untuk dapat menyiapkan alat masak memasak mereka kali ini dan karena itu lah Leo dan Rey hanya bisa pasrah saja ketika Ayah Hanna telah berkata seperti itu kepada mereka berdua.


Kemudian Rey dan Leo pun segera pergi menuju ke bagasi mobil untuk mengambil semua peralatan yang mereka butuhkan dan setelah itu mereka berdua pun langsung merapikan semua peralatan itu di tepian sungai yang ada di dekat kolam ikan itu.


Sementara itu Ayah Hanna yang sedang membersihkan ikan bersama dengan Diego itu pun langsung bertanya kepada Diego mengenai kerenggangan hubungan antara Diego dengan Rey saat ini.


"Dari mana Ayah bisa tau kalau hubungan ku dengan Rey saat ini sedang tidak baik-baik saja", ujar Diego kepada Ayah Hanna.


"Siapa pun bisa melihat nya dengan jelas kalau saat ini kamu sedang bermasalah dengan Rey dan itu terlihat dari sikap mu kepada Rey yang terlihat tidak seperti biasa nya", ujar Ayah mertua nya itu.


"Katakan saja apa masalah mu ini berhubungan dengan siapa diri mu yang sebenar nya", ujar Ayah mertua nya itu lagi.


Lalu Diego pun hanya bisa terdiam menanggapi perkataan dari Ayah mertua nya itu karena Diego bingung harus berkata apa kepada Ayah Hanna pada saat ini apa lagi hal itu berkaitan dengan nyawa seseorang.


"Katakan saja kepada Ayah karena Ayah tidak akan memarahi mu karena hal itu apa lagi Ayah sudah tau tentang siapa diri kamu yang sebenar nya", ujar Ayah Hanna lagi.


Lalu Diego pun hanya bisa menceritakan sebagian kecil dari masalah yang sedang di hadapi nya dengan Rey saat ini kepada Ayah mertua nya itu.


Ayah Hanna pun hanya bisa memberikan arahan kepada Diego dan beliau pun tidak memaksa Diego untuk bisa menerima arahan dari nya itu.


Apa lagi Ayah Hanna sudah tau kalau Diego saat ini sudah terbiasa dengan hal-hal yang seperti itu karena Diego sudah berkecimpung di dunia seperti itu selama bertahun-tahun lama nya.


Melihat Ayah Hanna yang sangat peduli kepada nya itu Diego pun merasa kalau diri nya saat ini telah beruntung mendapatkan Ayah mertua yang sebaik Ayah Hanna itu.


*After Flash Back*


Setelah mengingat kejadian itu Diego pun hanya bisa tersenyum dan merasa beruntung telah masuk ke dalam keluarga Hanna itu.


Karena semua orang baik kepada nya dan Hanna juga merupakan seorang istri yang sangat baik dan juga sangat cantik.


Namun di balik semua itu ada satu hal yang membuat Diego merasa tidak nyaman saat ini yaitu mengenai hubungan nya dengan Rey saat ini.


Semenjak Ayah Hanna berkata seperti itu kepada nya Diego pun mulai berpikir kalau apa yang telah di katakan oleh Ayah Hanna itu memang benar ada nya dan hal itu lah yang telah mengusik pikiran Diego saat ini.


Diego tidak mau lagi kalau orang-orang selalu memperhatikan hubungan nya dengan Rey saat ini karena Diego tidak mau kalau orang-orang akan memperhatikan diri nya dengan Rey dalam jangka waktu yang lama lagi.


Apa lagi menurut nya jika semakin lama orang-orang memperhatikan hubungan nya dengan Rey maka akan semakin besar peluang yang akan muncul bagi orang tersebut untuk bisa mengetahui permasalahan nya dengan Rey itu.


Jadi Diego merasa cukup kesulitan untuk bersikap kepada Rey ke depan nya ketika mereka sedang berada di dekat orang lain.


Diego hanya kecewa dan merasa kesal kepada Rey apa lagi saat ini Ara telah mengetahui sedikit banyak nya mengenai pekerjaan Rey walau pun Ara tidak mengetahui nya secara detail tapi tetap saja itu bisa menjadi suatu ancaman bagi Diego ke depan nya.


"Honey", ujar Hanna kepada Diego sambil melambaikan tangan nya di depan wajah Diego.

__ADS_1


Diego yang melihat itu pun langsung tersadar dari lamunan nya dan setelah itu Diego pun melihat ke arah Hanna sambil memancarkan senyuman maut nya itu.


"Apa kamu tidak mendengarkan semua cerita ku", ujar Hanna kepada Diego.


"Aku mendengar nya", ujar Diego sambil melihat pemandangan yang ada di sekitar balkon kamar mereka itu.


"Kalau begitu apa yang sedang aku ceritakan barusan itu kepada mu", ujar Hanna lagi mencoba untuk memastikan ucapan Diego kepada nya itu.


"Kamu menceritakan mengenai masa-masa perkuliahan mu dulu", ujar Diego.


Lalu Hanna pun langsung tersenyum mendengar perkataan Diego itu karena Hanna memang menceritakan hal itu kepada Diego dan Hanna merasa kalau perhatian Diego saat ini memang benar-benar fokus kepada nya.


Padahal sebenar nya Diego tidak sepenuh nya mendengarkan cerita dari Hanna itu dan Diego hanya mendengarkan awal cerita nya saja tanpa mendengarkan kelanjutan dari cerita Hanna lagi.


Walau pun demikian Diego tetap berusaha untuk membuat Hanna selalu tersenyum walau pun saat ini diri nya sedang merasa banyak pikiran dan hal itu bukan lah hal yang bisa membuat Diego merasa cepat putus asa atau pun membuat Diego merasa terlalu larut dalam masalah yang sedang di hadapi nya saat ini.


Karena sebentar lagi Diego akan melaksanakan operasi besar yang telah lama di rencanakan nya itu dan semua itu demi keberlangsungan organisasi gelap nya itu.


Setelah cukup lama duduk di balkon yang ada di dalam kamar mereka itu Diego dan Hanna pun langsung turun ke bawah untuk pergi makan malam bersama.


***


Kediaman Zhen Shui


Saat ini Zhen Shui telah selesai bersiap-siap untuk pergi ke sebuah acara pesta yang akan berlangsung di pusat kota.


Zhen Shui akan pergi menghadiri acara pesta itu bersama dengan sekretaris nya dan semua hal yang akan ia bawa ke pesta tersebut telah di sediakan oleh sekretaris nya itu.


Akhir-akhir ini Zhen Shui selalu teringat dengan wajah seorang wanita yang pernah ia jumpai sewaktu ia pergi olahraga pagi di sekitaran jalan yang ada di dekat kediaman nya itu.


Walau pun Zhen Shui selalu teringat dengan gadis itu namun Zhen Shui mencoba untuk menepis semua rasa penasaran nya terhadap gadis itu karena saat ini pikiran nya belum tertuju untuk mencoba mengajak gadis itu berkenalan lebih dekat lagi dengan nya.


Selain itu pikiran Zhen Shui hanya tertuju kepada adik perempuan nya Ling Ling dan hal itu sudah lebih dari cukup untuk bisa membuat Zhen Shui bertahan dengan status single nya itu.


Zhen Shui hanya ingin memastikan keamanan adik perempuan nya itu terlebih dahulu dan baru setelah itu masa depan nya.


Jika Zhen Shui selalu berada di dalam bisnis yang berbahaya itu maka selama itu lah diri nya akan selalu berusaha untuk melindungi adik perempuan nya itu karena adik perempuan nya itu lah yang selalu di jadikan mangsa dan sasaran dari para musuh nya itu.


Kecuali Zhen Shui telah menemukan orang yang tepat untuk adik perempuan nya itu agar ia bisa lebih fokus lagi dalam menjalankan bisnis nya itu.


Setelah Zhen Shui dan sekretaris nya itu masuk ke dalam mobil lalu sopir yang mengendarai mobil Zhen Shui itu pun langsung melajukan mobil yang di bawa nya itu dengan kecepatan sedang menuju ke tempat acara pesta yang sedang berlangsung di pusat kota itu.


***


Kediaman Sera


Malam ini Sera, Coco, Branden, Kakek Sera dan Ibu Hanna sedang makan malam bersama di ruang makan yang ada di dalam kediaman Sera itu.


Makan malam itu pun terlihat sangat tenang dan semua orang yang sedang duduk di meja makan itu pun terlihat sangat menikmati semua makanan yang telah di hidangkan oleh para pelayan yang ada di kediaman Sera itu.


Ibu Hanna selalu saja memperhatikan gerak gerik Sera dan Coco secara bergantian karena Ibu Hanna masih merasa sangat penasaran dengan siapa Diego dulu pernah menjalin hubungan sebelum diri nya bertemu dengan Hanna.


Pada saat Ibu Hanna sedang fokus memperhatikan ke dua wanita itu sambil tetap memakan makanan yang ada di atas meja makan itu tiba-tiba saja muncul lah sebuah suara yang akhirnya memecahkan keheningan pada makan malam mereka itu.


"Chef", panggil Branden kepada Ibu Hanna.


Ibu Hanna yang merasa diri nya telah di panggil itu pun langsung segera melihat ke arah Branden.


"Aku", ujar Ibu Hanna sambil menunjuk ke arah diri nya sendiri.

__ADS_1


"Iya memang nya ada chef yang lain lagi di sini", ujar Branden sambil tersenyum kepada Ibu Hanna.


Lalu Ibu Hanna pun langsung membalas senyuman dari Branden itu sementara semua orang yang ada di ruang makan itu pun hanya bisa memperhatikan interaksi di antara Branden dengan Ibu Hanna itu tanpa berniat untuk menggubris perkataan mereka sama sekali.


"Baik lah anggap saja diri ku adalah seorang chef", ujar Ibu Hanna sambil tertawa.


"Apa chef berasal dari Negara Cina atau chef pernah tinggal di Negara itu dalam jangka waktu yang cukup lama", ujar Branden kepada Ibu Hanna.


"Dulu Ayah ku adalah seorang lelaki yang bekerja di bidang militer dan Ibu ku adalah seorang wanita yang bekerja di bidang kesehatan", ujar Ibu Hanna.


"Karena itu lah kami pernah berkunjung ke Negara itu untuk menemani Ibu ku melakukan riset di sana dan waktu nya juga tidak terlalu lama", ujar Ibu Hanna lagi.


"Lalu dengan waktu yang sesingkat itu chef bisa mempelajari berbagai macam masakan Chinese begitu", ujar Coco kepada Ibu Hanna.


Lalu Ibu Hanna pun langsung menganggukkan kepala beliau kepada Coco dan karena melihat Ibu Hanna yang menganggukkan kepala nya itu Coco pun merasa kagum dengan kemampuan yang telah di miliki oleh Ibu Hanna itu.


Branden, Sera dan Kakek Sera pun juga merasa kalau Ibu Hanna itu cukup bisa di andalkan untuk mengajari Coco memasak berbagai macam masakan Chinese.


Namun sebelum mempercayakan semua nya kepada Ibu Hanna untuk mengajari Coco memasak makanan Chinese itu Kakek Sera pun terlebih dahulu menyuruh Ibu Hanna untuk membuktikan salah satu kemampuan nya itu pada esok hari.


Lalu Ibu Hanna yang di suruh untuk membuktikan kemampuan nya itu pun langsung setuju dengan tes yang telah di berikan oleh Kakek Sera itu.


Setelah cukup lama bercengkrama di ruang makan itu akhirnya mereka semua pun fokus kembali memakan makanan mereka masing-masing dan setelah itu Ibu Hanna pun di persilahkan untuk pergi beristirahat ke salah satu kamar tamu yang ada di dalam kediaman Sera itu.


***


Kediaman Keluarga Hanna


Saat ini Clara telah berada di dalam kamar nya dan Clara pun mulai berniat untuk menyusun beberapa barang bawaan nya itu ke dalam koper nya karena dua hari lagi mereka akan kembali lagi ke kota.


Sedangkan putra nya kali ini akan tinggal lebih lama lagi di desa itu bersama dengan ke dua orang tua nya karena ke dua orang tua Clara itu masih ingin bersama putra nya lebih lama lagi dan Putra nya pun juga menginginkan hal itu.


Sebenar nya Clara sudah malas untuk kembali lagi ke kota semenjak Rey bermasalah dengan diri nya.


Namun karena Hanna menginginkan Clara untuk menemani nya pergi ke rumah sakit maka Clara pun hanya bisa menuruti permintaan dari teman kecil nya itu.


Clara ingin Hanna bisa melakukan kontrol kesehatan rahim nya itu dengan lebih leluasa lagi karena Hanna mempunyai seorang teman yang akan memberikan nya semangat di sana.


Selain itu jika Clara menolak permintaan dari Hanna itu maka Clara takut kalau Hanna akan ikut memikirkan masalah nya itu dan Hanna pun juga akan selalu memikirkan mengenai sikap penolakan dari nya itu.


Jadi karena itu lah Clara tidak ingin membuat Hanna menjadi lebih khawatir lagi kepada diri nya apa lagi Clara juga menginginkan Hanna agar Hanna bisa secepat nya memiliki keturunan lagi.


Sewaktu Clara sedang sibuk memilah-milah barang bawaan nya itu Rey pun masuk ke dalam kamar nya dan kemudian Rey pun langsung duduk di atas sofa yang ada di dekat nya itu.


Hati Clara campur aduk ketika melihat Rey telah berada di dalam kamar nya apa lagi saat ini perasaan Clara telah di dominasi oleh rasa sakit yang cukup dalam.


Apa lagi rasa sakit hati yang Clara rasakan pada saat ini cukup mampu untuk membuat nya bersikap dingin kepada suami nya itu.


Walau pun begitu Clara tetap saja bingung harus bersikap seperti apa kepada suami nya itu karena bagaimana pun juga sebentar lagi diri nya juga akan kembali lagi ke kota dan ujung-ujung nya mereka juga akan lebih sering bertemu lagi.


Karena tidak mungkin Clara akan bermalam di kediaman Diego sementara diri nya sendiri tidak ingin kalau Hanna mengkhawatirkan diri nya.


Namun Clara tetap saja bingung dengan situasi yang sedang di hadapi nya saat ini apa lagi hati nya masih terasa sangat sakit terhadap kelakuan Rey kepada nya itu.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.


Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2