
"Diego tolong katakan kepada Clara jangan khawatirkan semua hal yang sedang terjadi ini", ujar Rey.
"Aku rasa aku tidak bisa ikut campur lagi di dalam urusan mu ini karena saat ini istri mu sedang terlihat sangat putus asa dengan apa yang sedang kamu lakukan saat ini", ujar Diego.
"Jika aku ikut campur lagi maka bisa saja istri mu semakin membenci mu karena yang dia butuhkan saat sekarang ini adalah kamu bukan lah aku", ujar Diego lagi.
"Lebih baik kamu segera kembali ke desa ini dari pada kamu mengurus seseorang yang tidak perlu kamu urus", ujar Diego lagi.
"Aku memang berencana akan kembali ke desa pada malam ini dan sebelum itu aku mohon kepada mu agar kamu bisa menenangkan Clara untuk ku", ujar Rey lagi.
Lalu Diego pun hanya mengiyakan perkataan Rey itu tanpa berkata apa pun lagi kepada nya dan setelah panggilan telpon itu di matikan Krystal dan Hanna pun langsung mengerubungi Diego seolah mereka ingin tau mengenai pembicaraan Diego dengan Rey barusan itu.
Lalu Diego pun menceritakan semua pembicaraan nya dengan Rey barusan itu kepada Hanna dan juga kepada Krystal sementara Clara hanya diam saja mendengarkan perkataan Diego itu dari jarak yang lumayan jauh dari tempat duduk nya saat ini.
"Wah aku merasa Rey sangat keterlaluan saat ini", ujar Hanna.
"Iya aku rasa juga begitu", ujar Krystal.
"Lalu bagaimana dengan mu saat ini apa kamu ingin melabrak wanita itu", ujar Hanna kepada Clara.
"Aku tidak akan pernah bersikap seperti itu kepada wanita itu karena itu adalah keinginan dari Rey jadi aku merasa sudah tidak di hargai lagi disini", ujar Clara.
"Kalau pun dia ingin menolong wanita itu ya tolong saja kenapa dia harus menenangkan diri wanita itu juga di kediaman wanita itu dan itu adalah hal yang sudah tidak bisa aku terima lagi saat ini", ujar Clara lagi.
"Wah kenapa semua nya bisa jadi seperti ini", ujar Hanna.
"Aku tidak sanggup jika aku mengalami semua ini dan aku lebih tidak sanggup lagi jika aku dalam keadaan seperti ini", ujar Krystal sambil memegang perut nya itu.
Lalu Krystal pun segera duduk di kursi yang ada di dekat Clara dan setelah itu Krystal pun hanya bisa memandangi Clara dengan perasaan kalut nya itu.
"Aku rasa saat ini Clara butuh waktu untuk berbicara berdua saja dengan Rey dan menurut ku kalian memang harus membicarakan ini agar tidak ada salah paham lagi di antara kalian berdua", ujar Diego.
Lalu Diego pun segera pergi meninggalkan Clara, Hanna dan Krystal di teras depan yang ada di kediaman keluarga Hanna itu.
"Clara bersabar lah agar hati mu menjadi sedikit lebih tenang dari pada sebelum nya", ujar Hanna.
"Entah aku bisa atau tidak tapi yang jelas saat ini aku sudah pasrah dengan semua keadaan yang telah datang menghampiri ku ini", ujar Clara.
Lalu Hanna dan Krystal pun juga ikut bersedih mendengar perkataan Clara yang seperti itu kepada mereka dan kemudian mereka pun memeluk Clara agar Clara merasa sedikit lebih tenang dari pada sebelum nya dan selain itu agar Clara juga merasa mempunyai orang yang peduli kepada nya saat ini.
Setelah cukup lama berada di depan teras rumah itu mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah untuk membuat kue agar pikiran Clara bisa teralihkan dengan semua itu.
Namun setelah kue itu berhasil di buat Clara pun tetap saja tampak murung dan itu tentu saja membuat Hanna dan Krystal tidak tau lagi harus berbuat apa untuk Clara saat ini.
Jadi Clara dan Hanna pun hanya bisa memakan kue itu sambil terus-terusan melihat ke arah Clara sedangkan Clara tidak berminat sama sekali untuk memakan kue yang telah mereka buat itu.
***
Kediaman Keluarga Besar Diego
Saat ini Ayah Diego sedang duduk di depan TV yang ada di ruang keluarga kediaman beliau itu.
Lalu tak lama kemudian Ayah Diego pun meminta pelayan untuk mengambilkan ponsel nya karena pada saat ini beliau akan menghubungi Diego untuk menanyakan kabar nya.
"Iya Ayah ada apa?" Tanya Diego yang baru saja menjawab panggilan telpon dari Ayah nya itu.
"Kapan kamu akan kembali ke kota?" Tanya Ayah nya.
"Mungkin dalam beberapa hari lagi", ujar Diego.
"Kalau begitu setelah kamu kembali kesini maka kita akan pergi ke cabang perusahaan James yang ada disini", ujar Ayah nya lagi.
"Ok", ujar Diego.
"Ayah juga telah mengajak James untuk pergi berkunjung ke galeri perusahaan kita dan Ayah juga telah pergi berkunjung ke restoran kita bersama dengan nya", ujar Ayah nya lagi.
"Lalu apa dia menyukai nya?" Tanya Diego.
"Tentu saja dia menyukai nya", ujar Ayah nya lagi.
__ADS_1
Kemudian Ayah Diego pun mengatakan kalau James sangat tertarik dengan lukisan yang telah di buat oleh Hanna dan karena itu lah Ayah Diego menelpon Diego saat ini.
Ayah Diego menyuruh Diego untuk membawa Hanna pergi berkunjung ke cabang perusahaan James yang ada di Korea dan itu terjadi karena James ingin meminta Hanna juga ikut datang berkunjung ke cabang perusahaan nya itu.
Mendengar itu Diego pun cukup tau kenapa James ingin meminta Hanna untuk ikut datang ke cabang perusahaan nya itu karena selain untuk melihat semua koleksi perhiasan yang ada di perusahaan nya itu James juga ingin lebih tau lagi mengenai bakat melukis yang Hanna miliki itu.
Jadi karena itu lah Diego memperbolehkan Hanna untuk ikut pergi berkunjung bersama dengan diri nya dan juga bersama dengan Ayah nya.
Setelah panggilan telpon itu berakhir Diego pun langsung menceritakan semua itu kepada Hanna dan Hanna pun tampak sangat senang sekali mendengar kabar dari Diego itu.
Karena Hanna sangat suka melukis jadi Hanna sangat senang sekali ketika mengetahui ada orang yang telah menyukai lukisan yang telah di buat nya itu.
Melihat Hanna yang sangat antusias seperti itu tentu saja Diego juga ikut senang melihat nya karena Diego hanya ingin melihat Hanna selalu tersenyum seperti itu dimana pun Hanna berada.
***
Rumah Mewah Yang Ada Di Dekat Perbatasan Kota
Saat ini Pak Oskar sedang duduk di depan pemilik rumah mewah itu dan mereka sedang membicarakan mengenai serangan yang telah di lakukan oleh Pak Oskar itu terhadap Zhen Shui.
Pemilik rumah mewah itu sedang berusaha untuk memikirkan cara agar Zhen Shui bisa ke luar dari dalam perjanjian yang telah di buat nya itu dengan Diego.
Pemilik rumah mewah itu sangat berharap sekali kalau kali ini Pak Oskar lah yang bisa bekerja sama dengan Diego agar barang yang akan di distribusikan itu bisa masuk ke tempat nya.
Karena jika Pak Oskar yang mengambil kerja sama dengan Diego itu maka Pak Oskar bisa memasukkan kokaina itu ke tempat nya.
Kalau sudah seperti itu maka keuntungan yang akan di peroleh nya akan lebih banyak lagi karena saat ini Pak Oskar adalah bagian dari anggota nya.
"Apa kita akan memberi tawaran yang cukup bagus untuk pimpinan Octopus agar dia mau mengajak kita untuk bekerja sama dengan nya", ujar pemilik rumah mewah itu kepada Pak Oskar.
"Itu tidak semudah yang kamu pikirkan", ujar Pak Oskar.
"Pimpinan Octopus bukan lah orang yang bisa di perlakukan seperti itu dan dia lebih mengutamakan perjanjian yang telah di sepakati nya karena dia adalah orang yang jujur", ujar Pak Oskar lagi.
"Kalau begitu sudah pasti sulit bagi kita untuk mengajak nya bernegosiasi", ujar pemilik rumah mewah itu.
Lalu pemilik rumah mewah itu pun kembali lagi memikirkan cara agar mereka bisa merusak kerja sama di antara pimpinan Octopus itu dengan Zhen Shui dan begitu pun dengan Pak Oskar yang saat ini pikiran nya sudah di penuhi oleh setumpuk keinginan untuk mengalahkan Zhen Shui.
***
Kediaman Keluarga Sera
Saat ini Sera, Branden, Coco dan Kakek Sera sedang duduk di ruang makan yang ada di kediaman itu.
Menu makan malam pada kali ini di penuhi oleh masakan Cina karena semua itu adalah permintaan dari Kakek Sera.
Entah kenapa akhir-akhir ini Kakek Sera sangat terobsesi dengan hal-hal yang berhubungan dengan kebudayaan Cina sehingga dalam beberapa hari ini beliau selalu sibuk mempelajari semua hal yang berhubungan dengan Negara itu.
"OMG! Lezat sekali masakan ini", ujar Coco.
"Ini adalah menu terbaru yang ada di kediaman ku ini", ujar Kakek Sera.
"Benarkah!" Ujar Coco.
"Iya aku juga baru pertama kali melihat makanan ini berada di atas meja makan ini", ujar Branden.
"Ada apa dengan Kakek saat ini?" Tanya Sera.
"Kenapa Kakek sangat tertarik sekali dengan Negara cina", ujar Sera lagi.
Lalu Kakek Sera pun menjelaskan kepada mereka semua kalau saat ini beliau sedang menyukai hal yang baru dan itu mulai terjadi semenjak Kakek Sera memikirkan cara untuk bisa membantu Pak Oskar mengalahkan Zhen Shui.
Pak Oskar saat ini sudah berada di dalam genggaman nya dan juga sudah di kendalikan oleh pemilik rumah mewah itu.
Selama ini keberlangsungan semua transaksi narkotika yang ada di rumah mewah itu adalah bukti dari keterlibatan beliau di dalam nya.
Kalau bukan karena beliau maka rumah mewah yang ada di dekat perbatasan kota itu saat ini sudah pasti tidak akan bisa melakukan bisnis gelap narkotika itu.
Jadi karena itu lah selama ini Kakek Sera selalu mempercayakan semua itu kepada Branden dan oleh sebab itu lah dulu sebelum Branden menjadi buronan Diego yang terkenal menakutkan itu Branden selalu datang ke rumah mewah itu untuk pergi mengecek semua hal yang telah di perintahkan oleh Kakek Sera kepada nya itu.
__ADS_1
Kakek Sera berencana ingin mendekati Zhen Shui dengan menggunakan perantara seorang wanita dan rencana yang telah di susun oleh Kakek Sera itu bisa di katakan licik karena sudah biasa terjadi di kalangan para mafia.
Oleh karena itu lah Kakek Sera mulai mempelajari kebudayaan Negara Cina dan semua hal yang berhubungan dengan Negara itu agar ia bisa lebih mengetahui Zhen Shui secara lebih dalam lagi.
"Karena aku sudah menyusun rencana ini dengan sematang mungkin jadi kita harus melakukan semua ini dengan semaksimal mungkin agar tidak ada lagi kata gagal yang muncul di telinga ku", ujar Kakek Sera.
"Karena aku sudah muak mendengar kata-kata itu yang selalu saja muncul di kehidupan ku akhir-akhir ini", ujar Kakek Sera lagi.
Branden dan Sera yang mendengar itu pun hanya bisa terdiam dan tidak berani menyanggah perkataan dari Kakek Sera itu.
Karena apa yang telah di katakan oleh Kakek Sera itu memang benar ada nya apa lagi saat ini Branden tidak bisa berbuat apa-apa karena ia adalah seorang buronan saat ini.
"Lalu apa yang harus kita lakukan saat ini Kakek?" Tanya Sera.
"Langkah pertama yang harus di lakukan adalah kita harus mencari seorang wanita yang akan menjalankan misi ini", ujar Kakek Sera.
"Sera apa kamu mempunyai seseorang yang akan kamu rekomendasikan untuk itu", ujar Kakek nya.
Lalu Sera pun tampak berpikir sejenak dan akhirnya ia pun menggelengkan kepala nya kepada Kakek nya itu.
Namun Branden terlihat fokus memperhatikan Coco dari atas sampai ke bawah dan setelah itu Branden pun merekomendasikan Coco sebagai wanita yang akan menjalankan misi itu kepada Kakek Sera.
Mendengar nama nya di sebutkan itu Coco pun langsung kaget di buat nya karena ia tidak yakin dengan hal itu apa lagi sebelum nya Coco tidak pernah terlibat di dalam hal yang sangat berbahaya seperti itu.
"Setelah aku pikirkan lagi ternyata aku setuju dengan Branden karena kamu adalah wanita yang cocok untuk melakukan misi itu", ujar Sera kepada teman nya itu.
"Tapi aku takut melakukan semua itu karena orang itu pasti sangat kejam dan aku takut ketahuan oleh nya karena telah bersekutu dengan kalian untuk mengalahkan nya", ujar Coco.
"Kamu tenang saja karena Kakek ku telah merencanakan semua nya dengan sangat matang dan kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal itu", ujar Sera lagi.
"Jika kamu merasa akan ketahuan oleh Zhen Shui maka kamu bisa berpura-pura tidak mengenal kami dan bawahan ku akan segera menyelamatkan mu dari sana karena setiap gerakan yang kamu lakukan itu akan selalu di awasi oleh bawahan ku", ujar Kakek Sera.
"Jika kamu berhasil melakukan nya maka kamu bisa memiliki sebuah apartemen yang ada di pusat kota", ujar Kakek Sera lagi kepada Coco.
Coco yang mendengar itu pun langsung membelalakkan mata nya dan setelah itu Coco pun langsung menganggukkan kepala nya kepada Kakek Sera.
"Kalau begitu mulai dari sekarang kamu harus melakukan apa pun yang aku perintahkan", ujar Kakek Sera lagi kepada Coco.
"Baik lah", ujar Coco.
"Lalu apa yang harus aku lakukan pada saat ini?" Tanya Coco.
"Belajar lah bagaimana cara nya memikat hati seorang pria dan aku rasa kamu sudah mengetahui cara nya", ujar Branden.
Lalu Coco pun langsung melihat ke arah Branden dengan tatapan kesal nya itu.
"Kenapa kamu malah melihat ku seperti itu?" Tanya Branden kepada Coco.
"Wah apa kamu tidak tau bagaimana cara nya memikat hati seorang pria", ujar Branden lagi dengan memasang raut wajah kaget nya itu.
"Benarkah!" Ujar Branden lagi.
"Tentu saja aku bisa melakukan hal itu dan itu adalah hal yang sangat mudah bagi ku", ujar Coco kepada Branden.
"Buktikan saja kalau kamu bisa", ujar Branden lagi.
"Ok! Kita lihat saja nanti", ujar Coco.
Lalu Sera dan Kakek nya pun hanya bisa melihat pertengkaran yang sedang terjadi di antara Branden dan Coco itu sambil menggeleng-gelengkan kepala mereka.
Suasana makan malam itu pun tampak sedikit berbeda dari pada biasa nya karena pada malam ini terdapat banyak perdebatan yang sedang terjadi di ruang makan yang ada di kediaman Sera itu.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.
Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.
Bersambung...
__ADS_1