Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Ketakutan


__ADS_3

Saat ini Hanna dan Clara tengah berpegangan tangan satu sama lain nya.


Sedangkan orang itu terus maju ke depan dan akan memukul mereka dengan tangan kanan nya yang sudah mulai diarahkan ke Hanna.


"Tolong...", Teriak Clara.


Lalu orang itu terdiam dan tidak jadi memukul Hanna. Namun pisau yang sedang di pegang nya langsung diarahkan kepada Clara.


Pada saat itu juga Diego dan Rey masuk ke dalam toilet wanita dan langsung menghajar pria itu dari belakang.


Setelah pria itu tidak berdaya, Rey mengikat nya dan menyuruh orang untuk datang ke sana dan membawa pria ini ke markas Octopus.


"Itu masih ada lagi yang harus diselamatkan", ucap Hanna.


"Siapa?" Tanya Diego.


"Yae Won", jawab Clara.


Mendengar nama Yae Won di sebutkan membuat Diego kaget mendengar nya.


"Dimana dia sekarang?" Tanya Diego.


"Ada di belakang toilet, kami melihat nya dari fentilasi itu", jawab Hanna sambil menunjuk ke arah fentilasi yang ada di atas westafel.


Lalu Diego dan Rey segera menuju kesana dan mendapati Yae Won sedang terluka parah di belakang toilet.


"Astaga..."ucap Hanna.


"Aku harus mengabari orang tua ku dan menyuruh mereka untuk memberi tau keluarga nya", ucap Clara.


Lalu Clara segera mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas.


"Jangan, terlalu berbahaya jika kamu memberi tau mereka", ucap Diego.


"Kenapa?" Tanya Hanna.


"Mereka terlihat ingin membunuh nya, jika dia di pulangkan ke rumah orang tua nya dan di ketahui masih hidup maka kemungkinan terburuk nya dia akan di habisi di dalam rumah nya sendiri", jelas Diego panjang lebar.


"Begitu pun dengan orang tua nya karena telah melihat aksi mereka di dalam rumah itu", jelas Diego lagi.


"Iya itu benar", ucap Rey.


"Lalu kita harus bagaimana?" Tanya Clara.


"Bagaimana kalau kita bawa ke rumah sakit sekarang juga sebelum terlambat", ucap Hanna.


Lalu Diego memberi kode kepada Rey.


"Ok, aku akan mengurus nya", ucap Rey.


Lalu Rey segera menelfon orang untuk membawa Yae Won ke rumah sakit yang ada di markas Octopus.


Setelah itu mereka semua masuk ke dalam restoran dan makan siang bersama.


"Kenapa Yae Won bisa mengalami kejadian seperti itu?" Tanya Clara.


"Apa dia di kejar oleh mantan kekasih nya yang tidak jadi menikahi nya itu?" Tanya Clara lagi.


"Dari mana kamu tau kalau Yae Won tidak jadi menikah?" Tanya Hanna.


Lalu Hanna menghentikan makan nya sejenak.


"Semua orang juga tau dan terus membicarakan nya di desa", jawab Clara.


Lalu Clara menceritakan semua nya kepada Hanna.


Sedangkan Diego dan Rey pura-pura tidak mengetahui nya dan seakan baru mendengar berita ini dari Clara.


"Aku jadi takut dengan mu", ucap Hanna sambil melirik ke Clara.


"Kenapa?" Tanya Clara.


"Bukankah aku baik-baik saja", ucap Clara lagi.


"Iya aku takut kalau kamu menemukan jodoh yang seperti itu juga", ucap Hanna.


"Tidak mungkin kecuali kalau Rey menyerah dengan Clara", celetuk Diego.


"Apa-apaan kamu ini?" Tanya Rey.


"Aku hanya menguji mu saja apakah kamu akan terpancing" ucap Diego.


"Dan ternyata kamu memang terpancing dengan perkataan ku", ucap Diego lagi sambil tersenyum.


"Aku merasakan ada aura panas di sini", ucap Hanna.


"Sebentar lagi aku akan terbakar", ucap Hanna lagi sambil tertawa.


Kemudian Hanna segera melanjutkan memakan makanan nya lagi.


"Jangan bercanda terus, saat ini aku hanya khawatir dengan kondisi Yae Won karena dia adalah salah satu orang yang aku kenal", jelas Clara.


"Iya aku juga khawatir pada nya, sebagai seorang wanita aku merasakan betapa sakit nya di perlakukan seperti itu oleh seorang pria", ujar Hanna.


"Baiklah besok kita akan melihat nya", ucap Diego.


"Benarkah?" Tanya Hanna.


"Iya besok kita akan berangkat setelah aku pulang bekerja", ucap Diego lagi.


"Baiklah aku akan menjadwal ulang pertemuan mu", ucap Rey.


"Ok", ucap Diego.


"Bagaimana dengan ku?" Tanya Clara.


"Aku masih bekerja ketika kamu pulang terlebih dahulu", ucap Clara.


"Rey yang akan mengurus semua nya jadi besok kamu tunggu saja Rey datang untuk menjemput mu", ucap Diego.


"Baiklah", ucap Clara.


"Ayo selesaikan makan kalian setelah itu kita akan segera berangkat", ucap Diego.

__ADS_1


"Ok", ucap semua nya.


Lalu mereka kembali makan dan menghabiskan makanan yang ada di atas meja.


Setelah makan mereka langsung pergi meninggalkan restoran dan segera menuju ke kota.


***


Saat ini mereka telah berada di kediaman Diego dan telah membersihkan diri mereka masing-masing.


Mereka sedang duduk di ruang makan karena ini sudah jam tujuh malam dan mereka akan makan malam bersama.


"Bibi Jung", teriak Hanna.


"Iya Nyonya muda", jawab pelayan Jung.


"Tolong ambilkan aku buah", ucap Hanna.


"Baik Nyonya muda", ucap pelayan Jung.


Lalu pelayan Jung segera menuju ke kulkas dan mengambil beberapa buah yang ada di sana.


"Hanna", panggil Clara.


"Iya ada apa?" Tanya Hanna.


"Aku mau buah mangga", ucap Clara.


"Bibi Jung...", Teriak Hanna lagi.


"Iya Nyonya muda saya lagi membersihkan buah", ucap pelayan Jung.


"Apakah ada buah mangga di dalam kulkas?" Tanya Hanna.


"Saya akan lihat dulu Nyonya muda", ucap pelayan Jung.


"Baiklah", ucap Hanna.


Kemudian Clara melihat pergerakan pelayan Jung dari kejauhan.


"Ada apa dengan mu?" Tanya Hanna.


"Kenapa tiba-tiba kamu meminta buah mangga tidak seperti biasa nya", ujar Hanna.


"Tidak ada apa-apa aku hanya menginginkan nya saat ini", jelas Clara.


"Seperti orang hamil saja", gerutu Hanna.


"Apa?" Tanya Rey dengan ekspresi kaget setelah mendengar perkataan Hanna


"Hamil?" Tanya Rey lagi.


Diego tiba-tiba menghentikan makan nya dan memperhatikan semua nya.


"Maksud mu aku hamil?" Tanya Clara.


Lalu semua orang segera melihat ke arah Hanna.


"Aku hanya asal bicara kenapa kalian semua melihat ku seperti itu dan bertanya pada ku", ucap Hanna.


"Aku hanya ingin bertanya pada mu karena tiba-tiba kamu berkata kalau dia sedang hamil, siapa pun akan kaget mendengar nya karena dia belum menikah", jelas Rey.


"Iya aku merasa becandaan mu terlalu berlebihan", ucap Clara kepada Hanna.


"Aku hanya asal bicara kenapa kalian terlalu serius menanggapi perkataan ku", ucap Hanna.


Lalu Hanna kembali menyantap makanan nya.


"Sudahlah itu hanya permasalahan kecil jangan terlalu di pikirkan yang penting semua nya baik-baik saja", ucap Diego.


"Iya", ucap Clara.


"Entahlah aku merasa ada yang aneh, entah mereka yang aneh atau diri ku yang aneh", celoteh Hanna.


Lalu Hanna memasukkan makanan ke dalam mulut nya.


"Bagaimana dengan penjualan bulan ini?" Tanya Diego kepada Rey.


"Aman dan terus meningkat dari bulan lalu", jawab Rey.


"Untung Diego menanyakan itu dan suasana jadi sedikit berubah", batin Rey.


"Ok", jawab Diego.


***


Pagi ini Diego, Rey, dan Clara sedang berada di kantor. Mereka tengah sibuk menyelesaikan tugas masing-masing.


Diego sedang duduk di meja kantor nya dan menandatangani setiap dokumen yang baru masuk ke meja nya pagi ini.


"Sekretaris Shin", teriak Diego dari dalam ruangan sambil menekan salah satu tombol yang ada di telpon kantor nya.


"Iya Pak direktur saya akan segera masuk", jawab sekretaris Shin.


Kemudian sekretaris Shin masuk ke dalam ruang kerja Diego.


"Ada apa Pak direktur?" Tanya sekretaris Shin.


"Bawa semua dokumen ini", ucap Diego.


Lalu Diego menumpukkan dokumen itu satu persatu.


"Semua nya telah selesai aku tanda tangani", ujar Diego lagi.


"Baik Pak direktur", ucap sekretaris Shin.


Kemudian sekretaris Shin segera mengambil dokumen yang telah di tumpuk oleh Diego di atas meja dan segera membawa nya ke luar ruangan Diego.


Kemudian sekretaris Shin meletakkan semua dokumen itu di atas meja nya dan memilah satu persatu untuk diantarkan ke setiap departemen yang ada di kantor.


Sedangkan Rey saat ini sedang mengetik di meja kerja nya dan meja kerja Rey berdekatan dengan meja kerja sekretaris Shin.


Mereka berdua adalah orang yang sering berinteraksi dengan Diego selama berada di kantor.

__ADS_1


Rey ingin menyelesaikan tugas nya dengan secepat mungkin karena setelah ini mereka akan pergi ke markas Octopus untuk melihat keadaan Yae Won.


Di departemen pemasaran saat ini semua nya sedang sibuk untuk mempersiapkan materi promosi karena perusahaan akan meluncurkan sebuah produk kecantikan dan sebentar lagi akan di produksi.


Sehingga departemen ini sangat sibuk hari ini dan Clara juga sedang fokus membaca materi yang telah dibagikan oleh atasan nya.


Setelah cukup lama memahami materi itu, Clara mencoba untuk mengetik beberapa ide yang ada dipikiran nya saat ini.


Kemudian Clara segera membuat power point yang akan di presentasikan nya pada meeting besok pagi di ruangan departemen nya itu pun kalau ide Clara terpilih sebagai kandidat.


Kalau sampai ide Clara terpilih maka Clara akan mempresentasikan ide tersebut di depan direktur dan di depan seluruh kepala departemen perusahaan.


***


Saat ini Hanna hanya duduk di taman rumah sambil melihat pemandangan yang ada di sekitar rumah.


"Apa yang harus aku lakukan menjelang pergi ke rumah sakit?" Tanya nya pada diri sendiri.


"Seperti nya hanya aku yang tidak sibuk", ucap nya lagi.


Lalu Hanna segera meregangkan badan nya.


"Baiklah aku akan pergi untuk bersiap-siap dulu", ucap nya.


"Kemudian makan siang", ucap nya lagi.


"Dan tidur sebentar sebelum melakukan itu semua", ucap Hanna lagi sambil tertawa.


Kemudian Hanna segera masuk ke dalam rumah dan menuju ke dalam kamar nya, lalu Hanna mengatur alarm dan tidur siang sampai terdengar suara alarm.


***


Saat ini Rey telah membawa Clara dan Diego menuju ke kediaman Diego untuk pergi menjemput Hanna.


Setelah sampai di rumah mereka tidak melihat Hanna ada di manapun.


Lalu Diego segera mencari nya ke dalam kamar dan ternyata Hanna masih tertidur dengan nyenyak di atas kasur.


"Hanna", panggil Diego.


Kemudian Hanna terbangun dan melihat ke arah Diego.


"Kamu sudah pulang?" Tanya Hanna.


"Kenapa aku tidak mendengar bunyi alarm?" Tanya nya.


"Aku pulang lebih cepat hari ini", jawab Diego.


"Pantas saja aku tidak mendengar nya karena belum waktu nya", ucap Hanna.


Lalu Hanna segera mengambil alarm dan mematikan pengaturan nya.


"Ayo makan bersama", ajak Diego.


"Aku mandi dulu kamu makanlah terlebih dahulu", ujar Hanna.


"Aku akan menunggu mu di bawah dan kita akan makan bersama", ucap Diego.


"Baiklah aku akan secepatnya turun ke bawah", ucap Hanna.


Lalu Hanna segera masuk ke dalam kamar mandi dan Diego pun turun ke bawah menuju ruang makan.


Saat ini Hanna telah selesai mandi dan juga telah siap berdandan.


Kini Hanna tengah berada di ruang makan bersama Diego, Rey dan Clara. Mereka sedang makan bersama dan setelah nya mereka pergi menuju ke rumah sakit tempat Yae Won di rawat.


***


Markas Octopus


Mobil Diego telah berada di depan markas dan setelah nya semua orang yang ada di dalam mobil segera keluar.


"Apa ini rumah sakit tempat Yae Won di rawat?" Tanya Hanna.


Lalu Hanna dan Clara terlihat memperhatikan seluruh bagian bangunan itu.


"Iya", jawab Diego.


"Aku pernah kesini waktu itu bersama kalian", ucap Clara setelah mengingat kejadian itu.


"Benarkah?" Tanya Hanna kepada Clara.


Lalu Clara segera menjelaskan nya kepada Hanna.


"Ayo masuk", ucap Diego.


Lalu mereka semua masuk dan semua orang terlihat membungkuk kepada Diego.


"Kenapa kamu di perlakukan seperti itu?" Tanya Hanna kepada Diego.


Mendengar pertanyaan Hanna kepada nya membuat Diego hanya bisa tersenyum.


Kemudian datanglah seorang anggota Octopus menghampiri Diego.


"Silahkan bos dia ada di ruang pemeriksaan", ucap anggota itu kepada Diego.


Mendengar perkataan orang itu kepada Diego, Hanna dan Clara terbelalak mendengar nya kemudian mereka segera melihat ke arah Diego.


"Apa! Bos?" Tanya Hanna dengan wajah kaget nya.


Kemudian Hanna segera memperhatikan semua orang yang ada di sana dan lebih mengejutkan nya lagi semua orang yang ada di dalam sana terlihat seperti sekelompok pria yang ahli dalam bela diri.


Mereka terlihat bukan seperti orang yang sedang bekerja di rumah sakit atau pun pasien yang sedang berobat di rumah sakit.


"Ada apa ini?" Batin Hanna.


"Kenapa semua orang memakai pakaian yang sama dan bahkan Diego terlihat berbeda dari biasa nya", ucap Hanna lagi di dalam hati nya dengan ekspresi wajah yang bingung.


Apa yang akan terjadi kepada mereka selanjutnya? dan Apakah Diego akan ketahuan kalau dia adalah seorang mafia?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.


Jangan lupa di like, komen, dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2