Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Terungkap


__ADS_3

"Hanna", ujar Diego pada saat Diego baru saja keluar dari dalam kediaman keluarga besar nya itu.


"Tolong aku" ujar Hanna.


"Apa yang sedang terjadi kepada mu?" Tanya Diego.


"Tidak biasa nya kamu bersikap seperti ini kepada ku", ujar Diego lagi.


"Tolong cari bayi ku", ujar Hanna.


"Apa! Bayi mu hilang", ujar Diego lagi.


"Siapa yang telah mengambil bayi Hanna", ujar Diego di dalam hati nya.


"Iya aku tidak tau dimana keberadaan bayi ku sekarang", ujar Hanna.


"Lalu dimana Ayah dari bayi itu?" Tanya Diego.


"Kenapa dia tidak ikut dengan mu kesini untuk meminta tolong kepada ku", ujar Diego lagi.


"Apa maksud mu berkata seperti itu kepada ku", ujar Hanna.


"Aku sudah melihat semua nya", ujar Diego.


"Waktu itu kamu sedang mengandung dan kamu sedang membeli perlengkapan bayi di pusat perbelanjaan yang ada di kota bersama dengan seorang pria", ujar Diego lagi.


"Apa!" Ujar Hanna.


"Walau pun begitu tapi aku tetap akan memaafkan mu kali ini karena aku lah penyebab kamu berani melakukan itu dengan pria lain", ujar Diego dengan wajah sedih nya.


"Apa!" Ujar Hanna lagi dengan ekspresi kaget nya.


Lalu Diego pun segera mengeluarkan ponsel nya dan mencari video yang telah di kirimkan oleh Ara itu kepada nya.


Setelah itu Diego segera memberikan ponsel nya kepada Hanna dan Hanna pun mengambil ponsel Diego itu.


Lalu setelah itu Hanna pun segera melihat video yang sedang di putar oleh Diego itu.


"Ini tidak lah seperti yang kamu pikirkan", ujar Hanna.


"Ini adalah video asli Hanna dan aku telah memeriksa keaslian nya jadi kamu jangan berbohong kepada ku saat ini", ujar Diego.


"Aku tidak berbohong kepada mu dan aku berani bersumpah untuk itu", ujar Hanna.


"Diego aku mohon percaya lah kepada ku kalau aku tidak lah seperti yang kamu pikirkan itu", ujar Hanna lagi.


"Dari mana kamu mendapatkan video itu?" Tanya Hanna.


"Bukan kah kamu tidak mau berurusan dengan ku lagi jadi untuk apa kamu menyelidiki ku", ujar Hanna lagi.


"Video itu aku dapatkan dari Ara", ujar Diego.


"Apa! Ara", ujar Hanna.


"Kamu lebih percaya kepada nya dari pada diri ku", ujar Hanna lagi.

__ADS_1


"Bahkan saat ini kamu juga akan pergi ke kediaman nya untuk menghadiri acara makan malam bersama dengan keluarga nya", ujar Hanna lagi.


"Kalau begitu pergi lah jika kamu tidak mau menolong ku", ujar Hanna lagi.


"Hanna aku bukan nya tidak percaya kepada mu tapi aku melihat di dalam video ini kamu sedang hamil dan kamu juga sedang pergi berbelanja membeli perlengkapan bayi bersama dengan seorang pria jadi apa menurut mu aku tidak sakit hati melihat semua itu", ujar Diego.


"Apa lagi video itu asli dan tentu saja itu membuat ku benar-benar merasa frustasi dan putus asa saat ini", ujar Diego lagi.


Lalu Hanna pun langsung meneteskan air mata nya setelah mendengar perkataan Diego itu kepada nya.


"Kalau begitu ayo cepat temukan bayi ku sekarang juga", ujar Hanna kepada Diego.


"Ok nanti aku akan pergi mencari bayi mu itu setelah aku pulang dari kediaman Ara", ujar Diego.


"Apa!" Ujar Hanna.


"Kamu masih saja lebih mementingkan wanita itu dari pada aku", ujar Hanna lagi.


"Aku harus pergi untuk menyelesaikan sesuatu ke kediaman Ara karena hal ini sangat penting untuk hidup ku ke depan nya", ujar Diego lagi.


"Diego", teriak Hanna dengan air mata nya yang sudah mulai mengalir dari sudut mata nya itu.


"Apa bayi kita tidak begitu penting di dalam hidup mu?" Tanya Hanna dengan tatapan marah nya kepada Diego.


"Apa!" Ujar Diego dengan ekspresi kaget nya.


"Bayi kita", ujar Diego lagi.


"Iya bayi itu adalah milik mu dan bukan milik lelaki lain", ujar Hanna.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Diego.


"Kenapa kamu tidak memberi tau ku mengenai semua itu", ujar Diego lagi.


"Apakah kamu tidak ingat kalau kamu telah melarang ku untuk berhubungan lagi dengan mu", ujar Hanna sambil meneteskan air mata nya lagi.


"Hanna maafkan aku", ujar Diego sambil menatap dalam mata Hanna.


"Aku sungguh sangat bersalah kepada mu", ujar Diego lagi.


Lalu Diego pun langsung memeluk Hanna ke dalam dekapan nya sambil menangis di dalam posisi yang seperti itu sementara Hanna hanya bisa pasrah dan juga ikut meneteskan air mata nya pada saat ini.


"Ayo kita cari bayi kita", ujar Hanna terbata-bata kepada Diego.


"Hanna maafkan aku", ujar Diego.


"Aku akan mencari bayi kita saat ini juga", ujar Diego lagi.


Lalu Diego pun mengeratkan kembali pelukan nya kepada Hanna dan Hanna pun juga ikut membalas pelukan Diego itu.


***


Kediaman Ara


"Silahkan masuk tuan", ujar seorang penjaga kepada Diego.

__ADS_1


Lalu Diego pun segera melajukan mobil nya lagi ke dalam pekarangan yang ada di depan pintu masuk kediaman Ara.


Setelah memarkirkan mobil nya Diego pun langsung keluar dari dalam mobil nya itu.


Lalu Diego pun membukakan pintu mobil untuk Hanna karena Diego juga membawa Hanna untuk pergi ke kediaman Ara pada malam ini.


"Ayo kita masuk", ujar Diego kepada Hanna.


Lalu mereka pun langsung berjalan menuju ke dalam kediaman Ara itu dan pada saat ini Ara sedang berdiri di dekat pintu masuk kediaman nya itu bersama dengan ke dua orang tua nya untuk menyambut kedatangan Diego.


"Wanita itu", ujar Ara di dalam hati nya saat ia melihat Diego dan Hanna yang datang secara bersamaan ke kediaman nya itu.


Aura bahagia yang ada di wajah Ara pun langsung pudar dan saat ini Ara hanya menatap tajam ke arah Hanna sambil menggenggam erat dress yang sedang ia kenakan itu.


"Ara kenapa Diego membawa seorang wanita kesini", ujar Ibu nya.


"Bukan kah kamu berkata kalau Diego akan datang untuk melamar mu pada malam ini", ujar Ayah nya.


"Aku juga tidak tau Ayah kenapa Diego malah membawa wanita itu kesini", ujar Ara.


Lalu Diego dan Hanna pun telah sampai di depan Ara dan ke dua orang tua nya.


"Paman", ujar Diego.


"Iya silahkan masuk ke dalam dan kita bicara saja di ruang makan", ujar Ayah Ara.


"Baik lah", ujar Diego.


Lalu mereka semua pun langsung masuk ke dalam rumah itu dan setelah itu mereka semua pun langsung menuju ke ruang makan untuk makan malam bersama disana.


Meja makan yang ada di ruang makan kediaman Ara itu ukuran nya sangat besar dan meja makan itu berbentuk lingkaran.


Diego duduk berseberangan dengan ke dua orang tua Ara sedangkan Hanna duduk di samping Diego dan Ara duduk di antara Diego dengan Ayah nya.


Jadi jika diurutkan yang duduk di meja makan itu di mulai dari Diego, Hanna, Ibu Ara, Ayah Ara dan Ara dan urutan itu di mulai dari arah kiri Diego sampai ke arah kanan Diego.


Suasana pada makan malam itu pun terlihat canggung karena saat ini ke dua orang tua Ara tampak bingung dengan kehadiran Hanna yang ada di kediaman nya itu.


Lalu setelah cukup lama memulai makan malam itu akhirnya Ibu Ara yang tampak penasaran itu pun langsung bertanya kepada Diego.


"Diego siapa wanita yang datang bersama dengan mu ini?" Tanya Ibu Ara.


"Dia adalah istri ku", ujar Diego.


"Apa!" Ujar Ibu Ara dengan ekspresi kaget nya saat ini.


Sedangkan Ayah Ara juga tampak sangat kaget dengan hal itu tapi beliau berusaha untuk tetap tenang dan diam menyaksikan itu semua.


Sementara Hanna hanya bisa diam saja tanpa berkata apa pun saat ini bahkan tangan nya sudah mulai berhenti menyendok makanan ke dalam mulut nya saat ini.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.


Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2