Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Permintaan Hanna


__ADS_3

"Aku sudah menunggu mu dari beberapa jam yang lalu tapi kenapa kamu baru datang sekarang", ujar wanita itu kepada Zhen Shui.


Mendengar perkataan dari wanita itu Zhen Shui pun langsung merasa ada yang aneh dengan wanita yang ada di dekat nya ini.


Zhen Shui juga merasa kalau diri nya saat ini telah salah memasuki kamar hotel dan di detik itu juga di saat diri nya mulai sadar dengan kecerobohan nya itu Zhen Shui pun langsung mencari tombol lampu dengan secepat kilat agar lampu yang ada di dalam kamar hotel itu bisa di hidupkan nya dalam waktu secepat mungkin.


"Kamu", teriak wanita yang ada di dalam kamar hotel itu kepada Zhen Shui.


Zhen Shui yang juga kaget dengan kehadiran seorang wanita yang ada di depan mata nya saat ini pun hanya bisa menghembuskan nafas nya dengan perlahan.


"Baik lah aku akan segera ke luar dari dalam kamar ini", ujar Zhen Shui kepada wanita itu.


"Apa maksud mu?" Tanya wanita itu.


Lalu Zhen Shui pun menjelaskan kalau diri nya telah salah memasuki kamar hotel dan setelah itu Zhen Shui pun berniat untuk pergi dari dalam kamar hotel milik perempuan itu.


Namun perempuan itu baru tersadar kalau beberapa saat yang lalu mereka berdua telah bersentuhan bibir dan itu tentu saja membuat perempuan itu membelalakkan kedua mata nya melihat ke arah Zhen Shui yang hendak melangkah menuju ke arah pintu kamar hotel milik nya itu.


"Tunggu!" Ujar wanita itu secara tiba-tiba kepada Zhen Shui.


Lalu Zhen Shui pun segera menghentikan langkah kaki nya di dekat pintu kamar hotel milik wanita itu.


"Maafkan aku karena telah melakukan perbuatan yang terlarang kepada mu", ujar wanita itu kepada Zhen Shui.


"Seorang pria seperti ku tidak akan menolak perbuatan seperti itu jika seorang wanita memberikan nya kepada ku", ujar Zhen Shui sambil tersenyum.


"Kalau begitu aku juga akan meminta maaf kepada mu karena aku telah salah memasuki kamar hotel", ujar Zhen Shui lagi.


Lalu wanita itu pun hanya tersenyum kepada Zhen Shui sambil menjulurkan tangan kanan nya kepada Zhen Shui.


Zhen Shui yang melihat itu pun langsung tersenyum dan kemudian ia pun langsung melambaikan tangan nya kepada wanita itu sambil berkata, "Zhen Shui" sebelum diri nya benar-benar ke luar dari dalam kamar hotel wanita itu.


Namun pada saat wanita itu ingin memperkenalkan diri nya kepada Zhen Shui tiba-tiba saja Zhen Shui telah ke luar dari dalam kamar hotel nya dengan secepat kilat.


"Padahal aku hanya ingin mengatakan kalau nama ku adalah Yae Won", ujar wanita itu.


Melihat pintu kamar hotel milik nya itu masih terbuka karena Zhen Shui tidak menutup pintu kamar hotel tersebut Yae Won pun langsung berniat untuk menutup dan mengunci pintu kamar hotel nya itu sebelum akhir nya diri nya pergi untuk beristirahat.


Namun pada saat Yae Won ingin menutup pintu kamar hotel nya itu tiba-tiba saja Yae Won melihat Zhen Shui sedang berbicara dengan seorang wanita di lorong kamar hotel tersebut tepat nya di depan kamar nya.

__ADS_1


Yae Won merasa kalau wanita yang sedang berbicara dengan Zhen Shui itu adalah kekasih Zhen Shui yang sedang menempati kamar hotel yang ada di seberang kamar hotel milik nya itu.


Karena pada saat Yae Won mengintip Zhen Shui dan Coco di balik pintu kamar hotel milik nya itu Yae Won melihat kalau pintu kamar hotel yang ada di seberang kamar hotel milik nya itu sedang terbuka dengan lebar nya.


Jadi sudah bisa di pastikan kalau perkataan Zhen Shui kepada nya itu memang benar kalau Zhen Shui memang telah salah memasuki kamar hotel.


Setelah beberapa menit mengintip Yae Won pun merasa ada yang aneh dengan sikap Zhen Shui yang terlihat seperti sedang kepanasan.


Lalu Yae Won pun langsung membelalakkan kedua mata nya ketika diri nya melihat Zhen Shui langsung menyambar bibir mungil milik Coco tanpa aba-aba terlebih dahulu.


Yae Won yang melihat kecupan panas yang sedang terjadi di lorong kamar hotel itu pun langsung terdiam dan membisu di buat nya sambil menutup mulut nya dengan sebelah tangan nya.


***


Kediaman Keluarga Hanna


Saat ini jam sudah menunjukkan pukul setengah dua malam dan di waktu yang bersamaan Diego pun telah sampai di pekarangan rumah milik keluarga istri tercinta nya itu.


Setelah Diego ke luar dari dalam mobil nya itu terdengar lah suara pintu depan rumah terbuka dan ternyata yang telah membuka pintu depan rumah itu adalah Leo.


Leo bertanya kenapa Diego pulang pada saat semua orang telah tertidur dan Diego pun menjawab kalau diri nya baru saja telah menyelesaikan beberapa urusan yang harus di selesaikan nya pada hari ini juga.


Lalu Diego pun mengajak Leo untuk masuk ke dalam rumah dan ketika mereka berdua baru saja masuk ke dalam rumah tiba-tiba saja Rey datang menghampiri mereka berdua sambil membawa beberapa minuman kaleng yang ada di ke dua tangan nya itu.


***


Kediaman Ara


Saat ini Ara baru saja sampai di dalam kediaman nya karena pada beberapa jam yang lalu diri nya telah banyak meneguk minuman keras di sebuah bar.


Karena mabuk akibat terlalu banyak meminum minuman keras akhir nya Ara di antar pulang ke kediaman nya oleh Alex.


Alex saat ini sudah seperti seorang pengawal yang setia kepada Ara karena akhir-akhir ini Ara selalu saja berinteraksi dengan nya dan Alex pun hanya bisa menuruti permintaan Ara dengan semampu nya karena menurut nya Ara adalah salah satu sumber uang terbesar nya pada saat ini.


Setelah selesai mengantar Ara ke kediaman nya Alex pun langsung segera menuju ke mobil yang baru saja di bawa nya itu.


Setelah sampai di pekarangan kediaman Ara tiba-tiba saja Alex teringat dengan janji nya dan pada saat itu juga Alex pun langsung menepuk jidat nya dengan menggunakan tangan kiri nya.


"Gawat! Yae Won pasti marah besar kepada ku", ujar Alex sambil memasuki mobil yang sedang terparkir di depan kediaman Ara itu.

__ADS_1


Alex ternyata telah melupakan janji nya kepada Yae Won kalau pada malam ini mereka akan bertemu di sebuah hotel yang telah di pesan oleh Yae Won karena Yae Won sedang pergi menghadiri sebuah acara di dekat hotel yang telah di pesan nya itu.


Setelah masuk ke dalam mobil Alex pun langsung melajukan mobil itu dengan kecepatan tinggi untuk menuju ke hotel yang sedang di tempati oleh kekasih nya itu saat ini.


***


Kediaman Keluarga Hanna


Saat ini Diego telah selesai mandi dan pada saat ini Diego hanya menggunakan sebuah handuk untuk menutupi masa depan nya itu.


Jam telah menunjukkan pukul tiga pagi dan Diego sedang sibuk mencari pakaian nya yang ada di dalam lemari kamar istri nya itu.


Mendengar langkah kaki seseorang yang ada di dalam kamar nya itu Hanna pun langsung terbangun dari tidur nya dan kemudian Hanna pun langsung dikagetkan dengan kehadiran Diego.


"Sayang kamu sudah bangun", ujar Diego sambil tersenyum kepada Hanna.


Lalu Hanna pun langsung melihat ke arah jam yang ada di dinding kamar nya itu dan tak lama setelah itu wajah Hanna pun tampak murung di buat nya.


Diego yang melihat istri nya tiba-tiba murung itu pun langsung datang menghampiri Hanna sambil memakai kaos tanpa lengan milik nya itu.


"Maafkan aku karena telah membuat mu menjadi seperti ini", ujar Diego kepada Hanna.


Lalu Diego pun langsung memeluk Hanna ke dalam dekapan nya dan setelah itu Diego pun melepaskan nya kembali untuk menatap dalam mata Hanna.


"Katakan apa yang kamu inginkan saat ini?" Tanya Diego sambil menatap dalam mata Hanna.


"Aku berjanji akan berusaha untuk mewujudkan nya asalkan kamu tidak bersedih lagi", ujar Diego kepada Hanna.


"Benarkah!" Ujar Hanna sambil membalas tatapan Diego itu.


"Tentu saja", ujar Diego lagi dengan percaya diri nya.


"Kalau begitu berhenti lah menjadi seorang mafia karena itu membuat waktu mu untuk ku menjadi terganggu", ujar Hanna kepada Diego dengan tatapan berharap nya itu.


Mendengar perkataan Hanna yang seperti itu kepada nya Diego pun langsung kaget di buat nya dan jantung nya pun berdetak dengan kencang nya.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.


Bersambung...


__ADS_2