Mafia Wedding Secrets

Mafia Wedding Secrets
Malam Terakhir


__ADS_3

Ketika melihat ke arah pintu Clara tidak bergerak sedikit pun, ia terlihat sangat ketakutan dan tubuh nya bergetar dengan hebat.


Setelah pintu terbuka Clara langsung memejamkan mata nya dan ia sangat takut melihat siapa orang yang telah berani masuk ke dalam kamar nya.


"Clara", panggil orang itu.


"Aku seperti mengenal suara ini", ucap Clara di dalam hati nya.


Kemudian Clara segera membuka kedua mata nya dan melihat ke pintu kamar nya. Ternyata orang itu adalah Rey dan membuat Clara sedikit lega.


"Rey", ucap nya.


"Kenapa kamu masuk ke dalam kamar ku dan tidak mengetuk pintu terlebih dahulu?" Tanya Clara.


"Sssttttttt", ucap Rey sambil meletakkan jari telunjuk di bibir nya.


"Ada apa?" Tanya Clara penasaran.


Lalu Rey segera mengunci pintu dari dalam kamar dan Clara mengajak Rey untuk duduk di atas sofa.


"Cepat ceritakan pada ku", ucap Clara.


"Diam dulu sebentar, aku akan menceritakan nya pada mu jadi tenang lah", ucap Rey.


Setelah lima menit berlalu, Clara tidak juga melihat ada nya tanda-tanda kalau Rey akan bersuara pada nya.


"Rey", panggil nya dengan nada pelan.


"Ok! Kamu hanya perlu tidur saja, aku akan menjaga mu malam ini", ucap Rey.


"Maksud mu kamu akan tidur di kamar ku", ucap Clara dengan kaget.


"Yasudah kalau kamu tidak mau aku jaga", ucap Rey.


"Kalau ada yang berbuat jahat pada mu jangan salahkan aku", ucap Rey lagi.


Lalu Rey segera melangkah menuju ke luar kamar dan Clara memberhentikan langkah nya.


"Jangan buka pintu itu, biarkan saja terkunci", ucap Clara.


"Maksud mu?" Tanya Rey.


"Kali ini aku membiarkan mu di sini, tapi ingat! Jangan berani macam-macam pada ku", ucap ucap Clara lagi.


"Aku tidak akan macam-macam pada mu, kamu bukan tipe ku", ucap Rey.


Lalu Rey segera duduk kembali ke atas sofa sedangkan Clara terlihat kesal dengan perkataan Rey barusan kepada nya.


"Apa! Aku bukan tipe nya!" Batin Clara.


"Kalau iya pun aku bukan tipe nya, seharusnya dia tidak memperjelas nya, membuat ku kesal saja", ucap Clara di dalam hati nya sambil berjalan menuju ke tempat tidur dan memperhatikan Rey dengan wajah kesal nya.


"Jangan melihat ku terus dengan tatapan itu, segeralah tidur atau besok pagi mata mu terlihat seperti seekor panda yang sedang mengamuk semalam", ucap Rey.


Lalu Clara melihat Rey dengan tatapan seperti akan menerkam mangsa nya dan kemudian segera berbaring di atas kasur nya.


"Seperti nya aku tidak jadi melakukan rencana ku dengan Hanna untuk membuat ku lebih dekat lagi dengan Rey", ucap Clara di dalam hati nya.


"Hanya Ara yang ada di pikiran nya, bagaimana pun aku mencoba nya pasti tidak akan berhasil, apalagi aku bukan tipe wanita yang dia suka", ucap Clara lagi di dalam hati nya.


Kemudian Clara telah tidur dan setelah nya Rey juga telah menutup mata nya dan berusaha untuk segera tidur di atas sofa.


***


Pagi ini Hanna telah bangun dan ia tidak melihat Diego ada di samping nya.


Kemudian Hanna mengecek nya ke dalam kamar mandi dan juga tidak menemukan nya.


"Kemana dia pergi, apa dia sedang di ruang tengah dan mengobrol bersama Rey", ucap Hanna.


"Sekarang jam setengah tujuh pagi, aku akan mandi dulu, lalu akan pergi menemui nya di luar", ucap Hanna lagi.


Setelah Hanna mandi dan menuju ke ruang tengah, ia tidak menemukan siapa pun di sana kemudian balik lagi menuju ke kamar Clara dan berusaha memanggil nya dari luar.


"Clara", teriak Hanna dari luar kamar sambil mengetuk pintu.


Mendengar suara Hanna dan ketukan pintu, membuat Rey dan Clara segera terbangun.


Semalam mereka tidur agak lama jika di bandingkan dengan Hanna dan Diego karena mereka saling bertanya satu sama lain nya dan membuat mereka terlambat bangun untuk berkumpul makan pagi bersama.


"Bagaimana ini?" Tanya Clara kepada Rey dengan suara yang pelan.


"Katakan saja kamu sekarang sedang bersiap-siap dan meminta Hanna untuk menunggu di ruang tengah", ucap Rey.


Lalu Clara mengatakan nya kepada Hanna dengan teriakan nya di dalam kamar.


"Apa! Kamu sedang berdandan, ok! Aku akan menunggu mu di ruang tengah jadi cepat lah dan jangan berlama-lama", teriak Hanna dari luar kamar nya.


"Ok", teriak Clara membalas perkataan Hanna.


Setelah Hanna pergi menuju ke ruang tengah, Rey juga segera kembali ke dalam kamar nya dan segera bersiap-siap untuk berkumpul bersama.


Saat ini Hanna, Clara dan Rey telah duduk di ruang tengah.


"Dimana Diego?" Tanya Rey.


"Aku sudah mencari nya tapi tidak menemukan nya", jawab Hanna.


"Apa kamu sudah mencari nya ke luar?" Tanya Rey lagi.


"Belum", jawab Hanna.


"Seperti nya dia ada di luar", ucap Clara.


"Ayo kita mencari nya ke luar dan menghirup udara pagi yang segar", ajak Rey.


"Ayo", ucap Hanna dan Clara bersamaan.


***


Saat ini Diego sedang berada di dekat kolam ikan dan sedang berusaha menangkap ikan di sana.


Satu persatu ikan telah berhasil di tangkap nya dan Diego terus melakukan nya sampai semua orang bangun dan mencari nya.


"Yes, sudah lima ekor yang berhasil ku tangkap pagi ini", ucap nya.


Kemudian Diego memasukkan ikan itu ke dalam ember yang telah di isi dengan air.


Beberapa menit kemudian datang lah Hanna, Clara, dan Rey menghampiri diri nya.


"Waaahhh, hebat", ucap Hanna.


"Baguslah aku tidak akan bersusah payah lagi untuk menangkap nya", ucap Rey.


"Apa kita akan makan ikan pagi ini?" Tanya Hanna.


"Kita akan memanggang ikan, ayam, sosis dan jagung di depan kolam ini", ucap Diego.


"Ok! Aku akan menyiapkan semua peralatan nya", ucap Rey.

__ADS_1


Lalu Rey segera pergi dan menyiapkan semua nya.


"Aku akan pergi membersihkan ikan nya", ucap Clara.


Kemudian Clara mengambil ember yang berisi ikan yang telah di tangkap oleh Diego.


"Aku akan ikut", ucap Hanna.


Lalu mereka berdua berjalan menuju keran air yang ada di dekat sana dan Clara segera meminta Rey untuk memberikan pisau kepada nya.


Saat ini Hanna dan Clara membersihkan ikan satu persatu, Clara membuang kotoran ikan sedangkan Hanna membilas nya dengan air yang mengalir deras di dekat kolam.


Saat ini Diego mengambil beberapa sosis, ayam yang telah di potong dan jagung dari dapur.


Kemudian Rey membantu Diego untuk membakar semua itu di dalam alat pemanggang yang telah di panaskan oleh nya.


"Ikan nya sudah siap di bersihkan", ucap Hanna.


"Aku akan meletakkan nya di atas meja", ucap Hanna lagi.


"Apa kita perlu untuk memberi nya bumbu?" Tanya Clara.


"Kalau kamu mau memakai bumbu, itu ada di dekat Rey", jawab Diego.


"Ok", ucap Clara.


Lalu Clara segera berjalan menuju ke tempat Rey berdiri dan mengambil bumbu yang ada di samping Rey.


Setelah itu Clara mengolesi semua ikan dengan bumbu itu dan setelah nya memberikan ikan itu kepada Rey.


Saat ini Rey sedang memanggang sosis dan ayam. Setelah nya memanggang jagung yang telah di bumbui nya sendiri. Kemudian memanggang ikan dan itu Rey lakukan berdua dengan Diego.


Sedangkan Hanna dan Clara tengah duduk menunggu makanan itu cepat matang.


"Apa sudah ada yang matang, aku sudah sangat lapar", ucap Hanna.


"Aku juga", ucap Clara.


Kemudian Rey meletakkan beberapa jagung yang telah matang ke atas piring dan meletakkan nya di depan Hanna dan Clara.


"Wah, aku akan segera mencoba nya", ucap Hanna.


Lalu Hanna segera mengambil jagung yang ada di atas piring, kemudian memakan nya, begitu pun dengan Clara.


"Hebat! Aku tidak menyangka ternyata kalau di bumbui dengan begini akan menambah cita rasa nya", ucap Hanna.


"Benar! Aku juga merasakan nya", ucap Clara.


Kemudian Diego meletakkan sosis dan ayam yang telah matang ke atas meja. Lalu Diego ikut bergabung dengan mereka dan mengambil jagung untuk di makan nya.


"Wah sosis, aku suka memakan nya", ucap Clara.


"Aku juga", ucap Hanna.


"Makanlah yang banyak, Rey akan memanggang untuk kalian", ucap Diego.


"Apa aku terlihat seperti itu?" Tanya Rey.


"Iya dari tadi kamu hanya fokus untuk memanggang nya dan belum mencicipi nya sedikit pun", ucap Hanna.


"Baiklah, ayo kita makan bersama", ucap Rey sambil meletakkan ikan yang telah matang di atas meja.


"Aku akan mengambil yang ini", ucap Hanna.


"Aku juga akan mengambil yang ini", ucap Clara.


Melihat tingkah Hanna dan Clara membuat Diego dan Rey tertawa melihat nya.


Siang hari nya mereka tengah duduk di ruang tengah untuk menonton sebuah film di televisi.


Semua orang duduk di atas lantai dan mengelilingi meja yang ada di sana.


Mereka saling berhadapan satu sama lain nya dan di atas meja juga telah ada sebuah botol minuman yang sudah kosong dan botol itu akan di putar untuk menentukan siapa yang akan bersedia untuk di tanya.


Pertama-tama mereka akan melakukan permainan batu, gunting, kertas untuk menentukan siapa yang akan lebih dulu untuk memutar botol tersebut.


Ternyata setelah memainkan nya Hanna yang menang dan Hanna segera memutar botol itu dengan tangan nya.


Seketika ujung botol itu berhenti di hadapan Rey dan Hanna segera membuka pertanyaan kepada nya.


"Kenapa kamu bisa akrab dengan Diego padahal kepribadian nya terlihat dingin?" Tanya Hanna.


Mendengar pertanyaan Hanna membuat Clara dan Rey tertawa sedangkan Diego hanya diam memandang nya.


"Karena hanya dia yang terlihat sangat setia kepada teman nya", jawab Rey.


"Apa! Hanya itu saja jawaban mu sangat sederhana sekali", ucap Hanna.


Namun, Rey hanya diam dan tersenyum menanggapi perkataan Hanna kepada nya. Kemudian botol di putar oleh Rey dan berhenti di depan Diego.


"Wah hebat, kapan lagi aku akan bertanya pada mu seperti ini", ucap Rey pada Diego.


"Cepatlah, apa pertanyaan mu?" Ucap Diego.


"Apa kamu bahagia saat ini?" Tanya Rey.


Lalu Hanna dan Clara segera melihat ke arah Diego, mereka seolah menunggu jawaban dari nya.


"Tentu saja aku bahagia, tidak ada alasan bagi ku untuk tidak bahagia", ucap Diego.


Mendengar jawaban dari Diego membuat Hanna dan Clara terkagum-kagum mendengar nya sedangkan Rey yang sebagai seorang pria juga ikut kaget mendengar nya.


Kemudian saat ini adalah giliran Diego untuk memutar botol dan ujung botol itu berhenti tepat di depan Rey lagi.


"Apa kamu sudah menentukan pilihan?" Tanya Diego pada nya.


Mendengar pertanyaan dari Diego membuat Rey sedikit gugup untuk menjawab nya, apalagi Clara dan Hanna, mereka terlihat tidak sabar untuk mendengar jawaban yang akan keluar dari mulut Rey.


"Hmmm seperti nya sudah", jawab Rey.


Mendengar jawaban dari Rey, Clara merasa bahwa Rey tetap pada pilihan utama nya yaitu Ara, jadi wajah Clara terlihat lesu setelah mendengar nya.


Sedangkan Diego dan Hanna masih penasaran dengan Rey, jadi mereka berharap agar botol itu berhenti di depan Rey lagi.


Kemudian botol itu di putar oleh Rey dan berhenti di depan Clara.


"Wah, akhirnya kamu dapat giliran juga", ucap Hanna kepada Clara.


"Bagaimana perasaan mu saat berada di dekat ku?" Tanya Rey kepada Clara.


Mendengar pertanyaan Rey kepada Clara membuat Diego berfikir kalau seperti nya Rey sudah mulai melirik Clara.


Sedangkan Hanna masih bingung dengan perasaan Rey yang sebenarnya kepada Clara.


Hanna merasa tidak bisa menebak apa yang sedang di pikirkan oleh Rey saat ini.


"Hmmm, setelah aku berfikir lagi tentang mu dan semakin ingin mengetahui diri mu dan saat berada di dekat mu aku merasa kamu sangat setia kepada wanita itu", ucap Clara.


Mendengar jawaban dari Clara membuat semua orang yang ada di sana kaget mendengar nya kecuali Hanna, ia merasa seperti bisa menebak isi hati Clara saat ini.

__ADS_1


"Apa aku terlalu menghindari nya, jadi dia bisa menyimpulkan seperti ini", ucap Rey dalam hati.


Kemudian giliran Clara untuk memutar botol dan botol itu berhenti di hadapan Rey.


"Aku lagi", ucap Rey.


"Sejak kapan kamu telah menentukan pilihan?" Tanya Clara.


"Baru-baru ini", jawab Rey.


Kemudian giliran Rey lagi untuk memutar botol dan botol itu berhenti lagi di depan Clara.


"Apa aku akan bertanya kepada orang yang sama", ucap Rey lagi sambil tertawa.


Kemudian Rey memutuskan untuk bertanya kepada Hanna saja karena ia cukup tau bagaimana perasaan Clara kepada nya saat ini.


"Hanna", ucap Rey.


"Aku?" Tanya Hanna.


"Iya kamu", ucap Rey.


"Putar dulu botol nya jika kamu tidak mau bertanya pada Clara, kamu tidak bisa seperti ini", ujar Hanna.


"Apa kamu pernah menyukai orang lain selain Diego?" Tanya Rey tanpa mempedulikan perkataan Hanna.


Mendengar itu Diego langsung fokus mendengar nya dan ia melihat Hanna dengan tatapan penuh harap nya.


Namun Hanna tak memperhatikan Diego ketika sedang menatap kepada nya.


"Tidak! Dia adalah lelaki pertama yang masuk ke dalam hidup ku", jawab Hanna.


Mendengar jawaban Hanna membuat Diego lega mendengar nya.


Kemudian permainan itu terus berlanjut dan setelah nya mereka segera melanjutkan memakan makanan yang masih banyak di atas meja.


***


Sore ini mereka berempat sedang berenang bersama dan Hanna terlihat memakai bikini yang masih terbilang sopan di mata seorang pria begitu pun dengan Clara.


Selama berenang di dalam kolam renang Hanna tampak sangat bahagia sekali menikmati semua ini begitu pun dengan Diego dan Rey mereka terlihat sedang memancarkan kebahagiaan di wajah nya.


Namun berbeda dengan Clara. Setelah mendengar jawaban dari Rey itu membuat hati nya sedih dan terlihat seperti putus harapan.


Kemudian Hanna segera menghampiri Clara dan mengajak nya untuk masuk duluan ke dalam kamar karena sebentar lagi matahari akan terbenam.


"Kenapa kamu terlihat murung saat ini?" Tanya Hanna sambil berjalan.


"Aku kira rencana kita untuk mengadakan permainan botol itu akan membuat mu merasa senang tapi malah sebalik nya, jadi aku merasa menyesal telah melakukan permainan itu", ucap Hanna.


"Sudah terlanjur mau bagaimana lagi", ucap Clara.


"Jangan terlalu di pikirkan, ok! Aku akan masuk ke dalam kamar dan setelah mandi kita akan bertemu lagi", ucap Hanna.


"Ok" ucap Clara sambil berjalan ke dalam kamar nya.


***


Setelah semua nya mandi dan berada di ruang tengah, Diego memberi tau kalau diri nya dan Hanna akan pergi ke kediaman Hanna besok pagi, jadi malam ini adalah malam terakhir bagi mereka untuk bermalam di vila ini.


"Rey, apakah kamu akan ikut?" Tanya Diego.


"Aku akan ikut tenang saja", jawab Rey.


"Clara akan ikut dengan kita, sekalian aku dan Clara akan pergi ke rumah orang tua Clara untuk melihat orang tua nya di sana", ucap Hanna.


Mendengar perkataan Hanna, Clara hanya pasrah dengan semua nya.


"Baiklah, besok pagi kita akan berangkat ke sana", ucap Diego.


"Ayo kita minum soju untuk merayakan liburan kita kali ini", ucap Rey.


Lalu Rey segera memberikan satu kaleng soju kepada setiap orang dan mereka bersulang bersama sebelum meminum nya.


Melihat Clara langsung meneguk minuman nya sampai habis membuat semua orang kaget dan melihat ke arah nya.


"Ada apa dengan mu, apa kamu tidak dalam kondisi baik sekarang?" Tanya Hanna kepada Clara.


"Tidak! Aku baik-baik saja hanya saja aku sangat ingin meminum nya", jawab Clara berbohong.


Lalu semakin lama semakin banyak minuman yang telah di habiskan oleh Clara.


Kemudian lama kelamaan kesadaran Clara sudah mulai berkurang bahkan dia sudah sangat mabuk sekarang.


Melihat itu Hanna segera meminta bantuan kepada Rey untuk membawa Clara ke dalam kamar nya dan Rey segera mengangkat tubuh Clara lalu menggendong nya ke dalam kamar.


Kemudian Diego menarik tangan Hanna untuk segera menuju ke dalam kamar nya.


"Tunggu! Aku ingin membantu Clara sebentar", ucap Hanna kepada Diego.


"Sudahlah, ada Rey yang akan mengurus nya jadi jangan khawatirkan itu", ucap Diego.


"Rey, aku serahkan dia kepada mu dan tolong urus dia dengan baik", ujar Diego kepada Rey.


"Baiklah, tenang saja aku akan mengurus nya", ucap Rey.


Kemudian mereka telah masuk ke dalam kamar masing-masing. Kecuali Rey, saat ini Rey sedang berada di dalam kamar Clara.


Saat ini Diego merasakan hawa panas di tubuh nya dan ketika melihat Hanna ada di samping nya Diego segera menarik tangan Hanna untuk mendekat ke arah nya.


"Hanna", panggil nya.


"Iya kenapa?" Tanya Hanna.


"Aku sudah tidak tahan lagi", ucap Diego.


Lalu kedua nya langsung menyambar bibir masing-masing untuk menyalurkan hasrat mereka saat ini.


Kecupan demi kecupan terlihat sangat menggairahkan dan mereka sangat menikmati nya.


Kemudian aksi mereka berlanjut ke adegan yang lebih panas lagi dari sebelum nya.


Saat ini semua pakaian yang menutupi tubuh mereka telah berserakan di atas lantai dan mereka tengah bergejolak saat ini bahkan sudah terlihat kalau mereka sangat menginginkan ini dalam beberapa jam ke depan.


Seperti nya pasangan ini sangat menyukai malam ini dan mereka seperti merasa sadang berada di surga saat ini.


Memang benar saat ini kedua nya tengah merasakan kenikmatan dunia dan bisa di sebut dengan surga dunia.


Sedangkan di kamar lain terlihat Rey telah membaringkan Clara di atas kasur.


Saat hendak menyelimuti Clara tiba-tiba tangan Clara menarik baju nya dan Rey langsung terjatuh tepat dengan posisi tubuh nya sedang menindih tubuh milik Clara.


Langsung saja keadaan itu membuat jantung Rey berdetak dengan cepat bahkan tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata apa pun.


Tiba-tiba lagi Clara mendekatkan bibir nya ke wajah Rey dan kecupan itu terjadi begitu saja di bibir nya.


Siapakah yang telah mengancam Diego? dan Apakah yang sedang terjadi di antara Rey dan Clara saat ini?


Tunggu kisah selanjutnya di episode berikut nya.

__ADS_1


Jangan lupa di like, komen, dan masukin ke dalam keranjang ya, agar author lebih semangat lagi untuk menulis, terima kasih.


Bersambung...


__ADS_2