Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
masalah baru datang


__ADS_3

"Eh pak Leon,nunggu siapa pak"tanya Mira


"Menunggu Bu Mira,mari Bu saya antar pulang sekalian"ujar Leon,Mira masuk ke dalam mobil lalu memasang seftibel.


"Ini mau diantar kemana Bu?tanya Leon


"E kerumah teman saya aja pak,ini alamat nya "ujar  Mira memberikan alamat sahabat nya yaitu Yana.


Leon menjalankan mobil nya,tidak ada percakapan diantara mereka,sesekali Leon melirik ke arah Mira yang hanya menatap ke luar jendela mobil  hingga satu jam berlalu akhir nya mereka telah sampai di sebuah perumahan mewah.itu dia rumah Yana,Yana memang terlahir dari keluarga yang berkecukupan lain dengan Mira yang hanya dari kalangan biasa biasa saja.


"Ini sudah sampai Bu"ucap Leon,membuyarkan lamunan Mira.


"Oh iya,maaf pak saya jadi merepotkan,terimakasih banyak"ujar Mira senyum kemudian turun dari mobil mewah Leon.belum sempat Leon  membalas perkataan Mira,pintu mobil sudah tertutup.


Mira melihat gerakan mobil Leon,namun bukan nya pergi,mobil Leon berbelok di samping rumah mewah Yana Mira pun tidak memperdulikan masalah itu,saat ini dia ingin menghubungi sahabat nya.


"Hallo yan,Lo dimana gue udah ada di depan rumah Lo ni"ucap Mira.


"Gue masih di jalan lo masuk aja,Lo tunggu di kamar gue ya"sahut Yana di ujung telpon.


***


Tiga puluh menit menunggu sahabat nya,akhir nya yang di tunggu tunggu datang juga.


"Lama banget sih Lo,gue hampir jamuran tau ga "ucap Mira protes ke sahabat nya.


"Iya iya maaf tadi gue beliin ini buat Lo,"ucap Yana sembari mengeluarkan cemilan dari bingkisan yang dia bawa.


"Lo tau aja selera gue"ucap Mira sembari mencomot satu makanan yang di berikan sahabat nya itu,Yana membawa piscok (pisang coklat).


"Ih Lo mah kebiasaan gak cuci tangan dulu''protes Yana.

__ADS_1


"Iya gak papa sih,gue tadi habis dari kamar mandi,lagian sehat nya itu pasti"ucap Mira sembari menunjukkan gigi putih nya.


"Yaudah cepet cerita kenapa Lo bisa di culik"ucap Yana yang terlihat tidak begitu sabar ingin mendengar cerita sahabat nya,Mira pun menceritakan secara detail kenapa dia bisa di culik.


"Kayak nya kos Lo itu udah gak aman lagi deh"ucap Yana ketika sudah mendengar cerita dari Mira.


"Iya gue juga ngerasa gitu"sahut Mira.


"Kayak nya kalau urusan gue udah selesai nanti,gue mau ke tempat mama aja,biar aman dan kayak nya gue akan bekerja disana aja"ucap Mira,mama Mira tinggal di Medan,semenjak papa Mira meninggal mama Mira memilih untuk pulang ke kampung halaman.


"Yah berarti kita bakalan jauhan dong nanti"sahut Yana lemes.


"Iya,tapi kan masih lama Yan palingan satu bulanan lagi"ucap Mira.


"Tapi nanti Lo jangan lupa ya sama gue kalau udah jauh di sana"ucap Yana menatap mereng ke arah Mira


"Mana bisa gue lupa sama sahabat laknat kayak Lo ini"ucap Mira sembari mencubit pipi chubby Yana.


"Kalau mertua gue,sejauh ini sih belum ada menghubungi gue,mungkin arka belum cerita sama mama"jawab Mira yang masih mengunyah piscok nya.


"Lagian gue malas lah kalau harus jumpa sama mertua gue,soal nya rewel kalau sama gue tuh,kan Lo tahu sendiri gimna perlakuan mertua gue selama ini ke gue"ucap mira lagi ,mertua Mira selalu dingin terhadap nya,padahal Mira selalu berusaha mengambil hati mertua nya tapi tetap saja mertua nya selalu berwajah jutek pada Mira, syukur nya arka selalu mengimbangi tidak berpihak ke salah satu pihak,baik pada istrinya maupun orang tua nya.tapi karena kelakuan arka yang selingkuh Mira memilih untuk mundur.


"Iya emang,mungkin kebanyakan seperti itu kali ya mir mertua sama mantu"tanya Yana,dan di jawab anggukan oleh Mira.


"Tapi khusus mantu perempuan aja yan,kalau laki laki sih sejauh yang ku tahu selalu di sayang sama mertua nya,kalau kita kita ini kayak nya susah nyambung sama mertua,ada sih yang akur tapi paling 1 dari sepuluh"jelas Mira lagi.


"Itu maka nya mir gue takut memulai rumah tangga"ucap sahabat Mira ini.


"Emang ada calon nya"? Selidik Mira.


"Belum,kayak nya masih baru lahir"canda Yana.

__ADS_1


"Selak berjamur Lo kalau jodoh Lo baru lahir"balas mira.dan di balas tawa oleh Yana.


"Terus selingkuhan arka gimana yan,belum Lo labrak juga ke rumah nya ??tanya Yana kepo.


"Sehari setelah gue labrak mereka di kantor,gue langsung datangi ke rumah nya,sempat gue minta dari kantor arka bekerja,tapi gue  ga tega Yan ngelihat orang tua nya,orang tua nya udah sepuh banget,dan gue lihat adik nya juga ada 3 yang masih kecil kecil"jelas Mira yang seketika raut wajah nya berubah menjadi sedih.


Mira sempat ingin memberi tahu keluarga Mona tentang kelakuan anak nya,namun di urungkan karena melihat keadaan rumah mereka yang sangat memprihatin kan,dan juga Mira sempat melihat adik adik Mona yang masih kecil, Mira sempat mendengar kalau mereka bertiga sedang menunggu kakak nya pulang untuk menerima makanan,hati Mira tersentuh mungkin Mona melakukan hal tersebut karena ingin membiayai adik adik nya..


"Tapi ga bisa juga Lo biarin mir,berarti kan si Mona itu ngasih uang haram sama adik adik nya"sergah Yana yang tidak setuju dengan pendapat Mira.


"Kalau itu biar lah jadi urusan dia,nanti juga bakal ketahuan sendiri sama ortu nya,lagian dia udah di pecat dari pekerjaan nya,jadi menurut aku yasudah lah,itu sudah lebih dari cukup membalaskan sakit hati ku"terang Mira, ...


"Serah lu dah,yang penting Lo bahagia,dan sebaik nya Lo tinggal di rumah gue aja dulu sementara nunggu surat cerai lu keluar,kalau di sini kan aman"ucap Yana berharap Mira mau menemaninya di akhir akhir Mira di kota ini.


"Gue ga enak Yan,SMA ortu Lo,lagian setiap hari kita jumpa di kantor kok "ucap Mira Yana hanya bisa cemberut.


*****


"Nih  sarapan kalian"ucap Rika  memberi dua bungkus nasi untuk sarapan,saat ini mereka sudah berada di kantor,pagi tadi mereka sudah di beri roti bakar oleh asisten rumah tangga di rumah Yana namun mereka merasa masih kurang kenyang akhir nya mereka menitip sarapan ke Rika yang kebetulan ingin keluar membeli nya.


"Terimakasih "ucap mereka  bersamaan,setelah sarapan mereka akhir nya sibuk di tempat kerja masing masing hingga pada akhir nya Mira di panggil oleh HRD di kantor nya.


"Mira Chandra"suara berat memanggil Mira lalu Mira menoleh ke arah nya ternyata yang memanggil nya adalah Junaedi HRD di kantor nya bekerja.


"Iya pak,ada apa ya"tanya Mira setelah mengetahui siapa yang memanggil nya,Mira sedikit heran karena dia merasa tidak membuat kesalahan dan rencana buat berhenti bekerja di kantor itu pun Mira belum memberikan surat pengunduran diri.


"Ikut ke ruangan saya sebentar"ucap nya kemudian berlalu pergi meninggalkan ruangan yang Mira tempati.


"Ada apa ya yan??"tanya Mira penasaran.


"Lo kesana lah biar tahu,dipanggil buat apaan,tapi buat wanita wanti Lo nyalain kamera handphone Lo,atau Lo vcan sama gue,kalau ada apa apa Lo teriak nanti,soal nya gue pernah denger kabar burung kalau pak Junaedi itu pernah melecehkan orang di dalam ruangan nya,karna ga ada bukti jadi nya pak Junaedi ini tidak di keluarkan dari kantor ini"jelas Yana,agar sahabat nya tidak kenapa Napa nanti di ruangan HRD itu.

__ADS_1


__ADS_2