
Leon beserta keluarga besar sedang bersiap siap untuk mendatangi kediaman Mira dengan mommy serta keluarga inti nya, mereka datang berbondong bondong untuk memeriahkan acara lamaran sang CEO ini,sedangkan di rumah Mira sedang menyiapkan minuman serta cemilan nanti ketika acara lamaran selesai.
Nia momy nya Leon memesan satu salon untuk merias calon besan dan juga calon menantu nya. Dan saat ini giliran Mira yang di make over oleh cing OKI pemilik salon.
"Aduh ini wajah mempelai cantik banget sih"ucap oki dengan gaya kemayu nya,
Dengan mengoleskan sedikit bedak di wajah nya,dan juga menambahkan warna hitam di alis nya beserta lipstik berwarna pink di bibir seksi Mira, sebenar nya tanpa di make over juga Mira sudah terlihat cantik,namun diri nya juga ingin kelihatan memukau di depan para calon mertua dan sepupu sepupu Leon akhir nya diri nya menerima tawaran camer nya untuk di sewakan seorang make over.
"Sempurna,mas Leon pasti akan getar getar melihat ke cantikan mbak"ucap oki salah satu salon langganan Nuri.
"Terimakasih" hanya itu yang bisa di ucapkan oleh Mira,dia melihat diri nya di dalam kaca benar benar seperti Cinderella.
Acara lamaran pun di mulai
Mira duduk di lantai dengan beralaskan ambal tebal, mereka sengaja tidak menggunakan kursi karna permintaan endang yang mengikuti leluhur nya.
Para anggota keluarga Leon satu persatu memasuki rumah endang yang tidak terlalu besar namun muat untuk menampung keluarga Leon yang datang.
MC pun menyambut kedatangan keluarga mempelai pria.
"Selamat datang di rumah kami,tuan nyonya,kami persilahkan untuk duduk"ucap MC itu,para tamu itu pun duduk dengan rapi,semua mata keluarga Leon itu tertuju ke arah mempelai wanita,mereka begitu takjub melihat kecantikan mira.
"Ada apa kah gerangan tuan dan nyonya datang ke mari"tanya pembawa acara itu.
Seorang perwakilan dari keluarga mempelai pria mengambil microphon untuk mengatakan niat dan tujuan nya.
"Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur hanya kepada Allah SWT yang telah begitu banyak memberikan rahmat, hidayah, serta nikmat kepada kita semua sehingga kita dapat bertemu, berkumpul dan saling bersilaturahmi pada hari yang berbahagia ini dalam keadaan sehat wal’afiat.
__ADS_1
Perkenalkan nama saya fahri dari tilik kuning beserta keluarga besar dari bapak farel dan nia
Selamat Pagi Bapak Ibu dan segenap keluarga ibu Endang Widia Ningsih yang kami hormati.
Terimakasih kami ucapkan telah berkenan menerima kehadiran kami sekeluarga besar dengan baik.
Perkenankanlah saya sebagai wakil dari Abang farel untuk menyampaikan tutur kata secara resmi maksud dan tujuan kedatangan kami pada pagi hari ini
Pada kesempatan kali ini kami hadir di tengah-tengah keluarga Bapak/Ibu, tiada lain dalam rangka
Yang pertama untuk bersilaturahmi agar saling mengenal lebih dekat antara satu dengan lainya.
Dan yang paling utama kami wakil dari bapak farel ingin menanyakan, berhubung anak kami Leon Brata sudah lama kenal dan terlihat begitu akrab dengan Mira Chandra apakah mira sudah memiliki laki-laki yang “mengikat” atau melamar atau belum.
Endang ibu dari Mira mengambil microphon lalu menjawab pertanyaan dari perwakilan Leon Brata
"Saya selaku ibu Mira,berkata yang sejujur jujur nya bahwa anak saya belum ada yang melamar"jawab endang dengan suara yang bergetar entah kenapa dia merasa sedih, perwakilan dari keluarga Leon pun melanjutkan kata-katanya untuk mengucapkan niat dan tujuannya datang ke rumah Endang
Sebagai wujud ikatan anak kami Leon Brata memberikan ini"ucap perwakilan keluarga Leon menyerahkan seserahan berupa emas satu set
"Mohon untuk tidak melihat nilai dari benda ini , tetapi ini adalah bentuk niat tulus dari kami untuk melamar anak ibu"
"Semoga apa yang menjadi niat tulus dari keluarga kami mendapat ridho dari Allah SWT, Aamin."ucap Fahri.
"Hayoo bagaimana jawaban mempelai wanita mari kita dengarkan "ucap MC keras,semua yang berada di tempat itu tidak sabar mendengar suara lembut Mira dan tentu nya beserta jawaban nya.
"Walaikumsalam,saya selaku tamu dari mempelai wanita tidak menerima lamaran dari anda" ucap Dion tanpa pengeras suara dia adalah tetangga Mira yang umur nya satu tahun diatas Mira, semua pandangan tertuju pada tetangga Mira itu kemudian dia melanjutkan kata kata nya.
"Karena tentunya yang berhak menjawab pertanyaan saudara adalah ahlil baik"ucap lelaki itu,suasana yang tadi nya sedikit tegang kini mencair para tamu yang berada di tempat itu tertawa melihat tingkah konyol tetangga Mira.
__ADS_1
Kini endang mengambil alih pengeras suara untuk mengucapkan jawaban nya.
"Assalamualaikum,saya selaku ibu kandung Mira mengucapkan bahwa lamaran anak bapak farel dan ibu Nia saya terima,namun untuk memastikan jika anak saya menerima lamaran anak bapak bisa kita dengar sendiri dari Lubuh hati Mira Chandra"ucap endang menyerahkan mic ke pada anak nya.
"tadi pihak perwakilan sudah menyampaikan niat kami datang kemari namun ijinkan saya untuk mengutarakan lagi niat saya ini"ucap Leon dengan suara khas nya.
"Saya Leon Brata,ingin mengutarakan niat saya untuk melamar kamu Mira Chandra,apakah kamu mau menerima lamaran saya ini"ucap Leon dengan suara yang bergetar.
Mira menarik nafas nya dalam untuk menghirup udara sebanyak mungkin,bagaimana pun dia sudah pernah menjalani situasi seperti ini,dengan hati yang yakin Mira menjawab dengan cepat.
"Dengan kelapangan dada,saya menerima lamaran mas Leon"ucap Mira cepat. Semua yang ada di tempat itu merasa senang mendengar jawaban Mira.
Perwakilan dari mempelai pria pun menutup kata nya dengan kata terimakasih,dan meraka mengakhiri acara nya dengan do'a
Para tamu dan keluarga besar Leon menikmati hidangan yang di sajikan oleh pihak mempelai wanita.
Setelah selesai makan, kini tinggal keluarga inti yang berada di ruangan tamu rumah Mira,untuk merencanakan tanggal pernikahan Leon dan juga Mira.
"Jadi gmna Ndang,kapan kita laksanakan pernikahan anak kita"tanya Nia kepada sahabat nya itu.
"Kalau menurut aku sih pernikahan nya di laksanakan bulan depan agar tidak terlalu buru buru "jawab endang.
"Jika akad nya saja malam ini resepsi nya bulan depan gimna Bu"tanya Leon yang ikut menimpali.
"Hus kamu ini sudah ngebet banget "tegur Fahri om nya Leon.
"Hehehe,mana tahu bisa"ucap Leon menampakkan gigi putih nya.
"Kamu yang sabar saja,jika Mira ini memang jodoh mu dia gak akan pergi kemana"ucap Fahri .
__ADS_1
"Namun sebalik nya,jika dia bukan jodoh mu,mau hari ini pun kamu ingin melakukan akad,tidak akan terjadi jika bukan atas kehendak nya"ucap Fahri lagi