Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
masih pengantin baru


__ADS_3

Citra Handayani hanya diam ketika di tanya oleh sang ibu,namun kepala nya mendongak ketika kakak nya berkata kalau diri nya menjual diri kepada lelaki yang sudah membawa nya tadi


"Kamu jual diri"tanya Fatma melepas pelukan nya lalu menghadapkan diri nya ke putri nya itu,citra terdiam hingga pada akhir nya air mata nya terjatuh.


Plakk


Satu tamparan mendarat di pipi mulus citra,itu adalah tamparan dari sang kakak.


"Kamu merendahkan diri mu sendiri,cuma gara gara uang"bentak arka,citra memegangi pipi nya yang memerah dan terasa panas.


"Ini semua karna kakak"ucap citra,akhir nya dia mengeluarkan kata.


"Mama memaksa aku untuk bekerja dan bilang kalau aku harus berhenti kuliah"Isak citra,semenjak dia tidak jadi melayani Abram waktu itu,dan Fatma berkata kalau ayah kandung nya masih hidup,itu membuat citra lega karena berpikir akan tetap kuliah tanpa bekerja,namun ketika Burhan tidak menganggap diri nya sebagai anak,hati beserta harapan nya hancur.


Walaupun ayah nya Burhan berkata Meraka tidak ada hubungan darah,namun dia merasa tetap yakin kalau Burhan itu adalah ayah nya,setiap saat dia mendatangi rumah Burhan namun tidak ada tanggapan dari ayah nya itu,malah dia selalu mendapat bentakan dari lelaki yang dianggap nya ayah itu.


Dia ingin tetap kuliah tanpa bekerja,akhir nya dia mencoba kembali ke diskotik untuk mencari lelaki yang memiliki banyak uang,hingga pada akhir nya dia bertemu dengan dengan Burhan Brata dan menawarkan diri untuk menemani keseharian lelaki itu,namun sial nya di tengah perjalanan dia bertemu dengan sang kakak dan membuat kesempatan nya mendapatkan uang banyak hilang dengan seketika.


"Apa salah nya berhenti kuliah dan melanjutkan nya nanti ketika aku sudah bekerja kembali"bentak arka,suara nya menggelar di dalam rumah mereka.


"Aku gak mau kk,melihat teman ku sudah pada wisuda sedangkan aku masih kuliah nanti"ucap citra,dia merasa malu jika harus belakangan dari orang lain.


"Kalau kamu gak mau,kamu bisa bekerja,siang dan kuliah sore"ucap arka memberi saran,dia tidak mau melihat adik nya seperti itu lagi,sedangkan adik nya itu berpikir betapa capek nya diri nya jika harus melakukan seperti itu.


"Iya nanti akan citra coba"ucap adik nya sembari menghapus air mata nya.


Melihat dulu arka yang gaji nya puluhan juta sangat gampang bagi citra untuk meminta uang dan biaya kuliah pun tidak menjadi pikiran nya,namun sekarang dia harus memikirkan biaya kuliah dan sekaligus uang jajan,ketika dia kuliah di tempat ternama maka diri nya harus siap untuk membayar biaya kuliah dan mengikuti gaya hidup anak orang kaya yang sedang ber kuliah di universitas  tersebut.


"Sekali lagi aku lihat kamu mengulangi perbuatannya mu tadi aku gak akan segan segan untuk membunuh kamu"ancam arka.

__ADS_1


"Iya kk"jawab citra datar.


"Sekarang kamu ikut aku"ucap arka menarik pelan tangan adik nya itu.


"Kamu mau bawa citra ke mana arka"tanya Fatma,namun anak nya tidak menjawab dia pergi begitu saja meninggalkan ibu nya yang sedang cemas..


********


Sedangkan di Sumatra Utara tepat di rumah endang Widia Ningsih,sedang akan di laksanakan akad nikah putri nya.


"Apakah sudah bisa saya mulai"tanya ustadz yang akan menikah kan mereka.


"Belum pak ustadz,tunggu Daddy nya datang dulu"ucap Nia,dia tidak ingin Daddy nya ketinggalan moment bahagia ini,kebetulan saat Leon sedang mengambil wudhu Nia langsung menghubungi suami nya agar segera datang ke rumah Endang.


Tak berselang lama akhir nya akhir nya farel datang dengan dua orang yang sedang membawa berkas


"Teman bisnis Daddy kok di bawa juga"tanya Nia bingung.


Sebagai orang tua dia ingin yang terbaik untuk anak nya,dia juga khawatir jika tidak langsung di buatkan surat nikah yang sah di mata negara,akan masalah di kemudian hari sedangkan pernikahan anak nya di gelar satu bulan lagi.


Kedua orang yang di bawa oleh farel di jadikan sebagai saksi,satu orang duduk di samping Leon dan satu orang lagi di samping Mira


"Sudah bisa kita mulai pak,kebetulan masih ada lagi yang mau saya nikahkan malam ini"ucap ustadz itu ketika sudah melihat kedatangan orang tua Leon.


"Sudah pak,silahkan di mulai"ujar farel.


Ustadz itu menyalim tangan Leon yang gemetar


"Bismillahirrahmanirrahim saudara Leon Brata bin farel"ucap ustadz sembari menghentakkan tangan nya.

__ADS_1


"Ya"jawab Leon


"Saya nikahkan dan kawin kan engkau dengan Mira Chandra binti firman manik dengan mas kawin satu unit apartemen dan uang satu miliar di bayar tunai"ucap ustadz dengan lantang.


"Saya terima nikah dan kawin nya Mira Chandra binti firman manik dengan maskawin tersebut tunai"dengan satu tarikan nafas, Leon menjawab ijab qobul itu dengan lantang


"Bagaimana saksi, sah"


"Sahhhh"


"Alhamdulillah"ucap mereka bersamaan.


Kedua mempelai nikah dadakan itu satu persatu menyalim orang tua mereka  beserta orang yang menyaksikan pernikahan mereka barusan, meminta do'a dan restu agar pernikahan mereka sakinah mawadah warahmah.


Setelah selesai Salim menyalim orang orang yang tadi menyaksikan pernikahan mereka kini pulang, kini tinggal dua keluarga yang berada di ruangan tamu rumah endang.


"Kenapa bisa kamu berada di sini,bukan kah tadi pagi Daddy sudah bilang kalau kamu harus berada di Jakarta sampai bulan depan"tanya farel dengan tatapan yang mengintimidasi


"Sorry dad,aku gak bisa nahan rindu "ucap Leon menahan malu sembari menunduk.


"Tapi karna ulah kamu ini membuat Mira menjadi malu "ucap Nia,dia memang ingin melihat anak nya cepat menikah tapi tidak dengan cara seperti ini.


"Iya maaf mom,maaf".


"Leon minta maaf ya Bu,udah buat ibu dan Mira menjadi malu seperti ini"ucap Leon menunduk,walaupun hati nya senang telah melakukan akad tapi hati nya masih tidak enak atas perlakukan nya tadi.


"Iya,ini sudah jalan dari yang maha kuasa,ibu menerima nya dengan ikhlas, walaupun sebenar nya ibu merasa malu sih mendadak mengadakan pernikahan seperti ini"ucap endang terus terang.


"Besok pagi kamu harus brangkat lagi ke Jakarta,Daddy belum percaya sepenuh nya dengan Aldi,karna dia masih pemula"ucap farel,anak nya itu langsung menoleh ke arah Daddy nya.

__ADS_1


"Lusa lah dad,masih pengantin baru jugak"ucap Leon protes.


"Gak apa apa lah,kan sekarang udah bisa ajak Mira ke sana"ujar Nia,seketika Mira menatap ke arah mama nya.


__ADS_2