Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
rumah sakit


__ADS_3

Setelah Mira mengaitkan tali tas nya di leher mantan suami nya itu,arka merasa sesak, motornya pun bergoyang ke kiri dan ke kanan hingga pada akhir nya mereka terjatuh.


Brakkkkk.


Setiap pengendara yang lewat melihat ke arah motor arka yang terjatuh,namun tidak ada yang berani menolong nya,karena mereka takut akan menjadi tersangka tabrak lari.


Dengan gas yang masih tertarik,Roda belakang motor arka tetap berjalan,kaki Mira masih tersangkut di bawah motor arka dan kepala nya terbentur ke aspal,dengan perlahan dia menarik kaki nya yang lecet itu, walaupun perih Mira tetap berusaha berjalan agar terhindar dari mantan suami nya,sedangkan arka kaki nya nyangkut di Roda depan motor nya sehingga dia tidak bisa mengejar Mira.


Kring kring kring,suara ponsel di dalam tas Mira berdering, Leon sedang menghubungi nomor istri nya.


Rasa perih di punggung kaki arka sedikit hilang karena dia berpikir jika di dalam tas mira itu  terdapat sejumlah uang,namun dugaan nya salah di dalam tas nya itu hanya ada ponsel.


"Arrrrggg,sial"umpat arka melempar tas Mira.


Kring kring kring,lagi ponsel Mira berdering karena suami nya terus saja menghubungi nomor istri nya,arka yang penasaran siapa yang menghubungi mantan istri nya itu,mengambil kembali tas yang di lempar kan kalau merogoh tas itu dan mengambil ponsel.


"Hallo sayang,kamu dimana"tanya Leon di sebrang sana.


Tertera di layar ponsel Mira si penelpon bernama "suamiku ".


"Dasar ******,belum cerai satu tahun aja udah cari lelaki lain"umpat arka,perkataan itu tidak luput dari pendengaran Leon.


Leon tidak menyia nyiakan kesempatan dengan cepat dia menggunakan lacak lokasi pada nomor istri nya itu,tidak menunggu lama Leon mendapatkan  lokasi ponsel istri nya itu.


Dengan kecepatan yang paling tinggi Leon memacu mobil nya,hingga akhirnya dia melihat motor yang tercampak di depan nya.


Ciittttt,


Dengan langkah yang berlari Leon menghampiri arka yang masih lengket di motor nya.


Bughh bugh bughh bugh


Hantaman demi hantaman di layangkan Leon ke wajah arka.mantam suami Mira itu mengaduh kesakitan ketika Leon menarik tubuh arka dari bawah motor.


"Aaaaaaaa"pekik nya,dia tidak tahu siapa yang tiba tiba memukul dia dan menarik tubuh nya seperti itu,pandangan nya terlihat putih,hingga pada akhir nya kesadaran nya hilang ketika suami Mira itu mencampakkan nya jalan,semua pandangan orang orang tertuju kepada Leon yang membabi buta pengendara kecelakaan di jalan kota itu.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu mobil polisi datang menghampiri kedua lelaki itu.


Wiu wiu wiu wiu wiu.


"Anda ikut saya ke kantor polisi"ujar salah satu polisi yang mengamankan mereka,sembari mencekal tangan CEO king karl itu,dengan kuat Leon menepis tangan polisi yang memegang nya.


Certek.


"Jangan bergerak atau saya tembak"ucap polisi itu,semari mengarahkan pistol ke arah Leon mendengar ucapan polisi itu dengan cepat Leon mengeluarkan pistol dari tempat penyimpanan nya.


"Aman kan penculik itu terlebih dahulu,nanti saya akan menyusul ke kantor polisi"ucap Leon sembari mengarahkan pisto ke polisi itu.leon yang sudah di beri ijin untuk membawa barang berbahaya itu, tidak takut untuk melepaskan platuk nya ke polisi yang mencekal tangan nya tadi.dia yang masih emosi akibat dari perbuatan arka,sudah kehilangan rasa takut,mengingat tadi arka menggendong paksa istri nya itu membuat diri nya tidak memandang siapa yang di lawan nya.


Melihat Leon mengarahkan senjata ke arah rekan nya dengan cepat salah satu polisi itu  menembak kaki Leon,


Dorr


"Aaaakhh"rintih Leon satu tangan memegang kaki nya ,dan satu lagi tetap mengarahkan pistol ke polisi.


polisi yang berjumlah lima orang itu langsung mengelilingi Leon serta mengarahkan pistol masing masing ke arah Leon,seolah Leon lah menjadi penjahat nya.


Irfan ketua pemimpin patroli itu sedikit mengenali CEO king karl,dia memperintahkan anggotanya untuk menurunkan senjata.


"Kita ke rumah sakit sekarang pak,"ucap Irfan sembari memapah Leon,namun dia menepis tangan Irfan.


"Aku mau mencari istri ku,yang hampir di culik oleh lelaki bajingan itu"tunjuk Leon ke arah arka yang terkapar di mobil patroli.


"Tapi saya takut kaki anda infeksi pak,jika terlalu lama di biarkan seperti itu"ujar Irfan,dengan terpaksa Leon ikuti perintah dari ketua pemimpin patroli itu.


Sedangkan istri dari KING KARL itu sedang terduduk di tepi jalan yang sepi dan sedang menahan sakit di kaki nya,wajah nya terlihat pucat karena darah dari kaki nya selalu menetes.


"Bagaimana dengan bg Leon,dia pasti sedang khawatir"gumam nya,kemudian dia berusaha kembali ke jalan raya muntuk memesan taksi menuju ke cafe work coffe namun kesadaran nya hilang,untung saja seorang wanita paruh baya yang hendak pergi ke kebun melihat Mira yang terkapar,


"Ndok, bangun"ucap wanita paruh baya itu sembari menggoyangkan tubuh Mira namun Mira tidak sadar juga.


Wanita paruh baya itu pun meminta tolong kepada orang orang,dan akhir nya Mira di bawa ke rumah sakit.

__ADS_1


Kini Mira telah berada di rumah sakit dan di periksa keadaan nya,wanita paruh baya yang menolong Mira tadi masih setia menunggu di kursi tunggu rumah sakit.


"Ibu,anak ibu telah sadarkan diri"ucap suster yang menangani Mira.


Untung saja rumah sakit yang di tuju wanita paruh baya ini tidak meminta uang administrasi terlebih dahulu sehingga Mira bisa cepat di tangani.


"Kamu sudah sadar ndok,"tanya  wanita itu.


"Terimakasih ya Bu, sudah nyelamatin saya"ucap Mira senyum,dia begitu bersyukur telah di selamatkan oleh ibu paruh baya itu.


"Tapi maaf ndok,ibu gak bisa bayar biaya rumah sakit kamu,ibu gak punya uang"ucap wanita itu.


"Ibu selamatin saya saja, rasa nya sangat bersyukur buk"ucap Mira.


Clek


Pintu ruangan UGD itu terbuka menampilkan sosok suster disana.


"Mbak,bisa tunjukkan kartu identitas nya"ucap suster,Mira melihat sekitar nya namun dia tidak melihat tas nya,dia baru ingat ternyata tas nya dia tinggal di leher arka.


"Maaf sus,bisa pinjam ponsel nya gak,tas saya ketinggalan di jalan tadi"pinta Mira,suster itu pun memberikan ponsel nya,


Mira mencari di internet tentang king karl berharap bisa mendapatkan nomor perusahaan suami nya disana,benar saja tertera nomor perusahaan hasil dari pencarian di google,dengan cepat dia Mira menghubungi nomor itu.


"Selamat siang ada yang bisa kami bantu"tanya resepsionis di ujung telpon.


"Mbak bisa minta nomor bg Leon Brata,istri nya sedang kecelakaan dan sedang berada di rumah sakit"ucap Mira, resepsionis merasa bingung karena setahu dia bos nya belum menikah,dan berpikir jika penelpon ini adalah penipu.


"Maaf buk,kamintidak bisa memberikan nomor bos ke sembarang orang"balas resepsionis itu.


"Jika mbak gak percaya,tolong mbak telpon aja  bg Leon kasih tahu jika saya sedang berada di rumah sakit persada"ucap Mira dengan ramah.


"Baik,silahkan di tunggu Bu"ucap resepsionis itu,dengan hati hati resepsionis itu pun menghubungi boss nya.


"Hallo pak maaf mengganggu,tadi ada perempuan yang ngaku sebagai istri bapak dan dia  berkata kalau dia sedang berada di rumah sakit persada "ucap resepsionis dengan cepat,dia khawatir jika perempuan tadi hanya menganggu.

__ADS_1


"Baik saya segera kesana"ucap Leon,hati nya sungguh senang telah menemukan istri nya.


"Pak putar balik,kita kembali ke rumah sakit"ujar Leon kepada supir pribadi nya,ternyata dia di tangani di rumah sakit yang sama dengan Mira.


__ADS_2