
Andreas telah berhasil mengedit wajah Rista menjadi wajah Yana di dalam video syur itu,dia pun mengembalikan memori card ke dalam camera kecil itu,pada saat Yana mengambil nya andreas akan memaksa Yana agar mau menikah dengan nya.
Hari demi hari pun berlalu,Yana lebih banyak menghabiskan waktu dengan Aldi untuk mengerjakan proyek yang sedang di jalankan oleh mereka.
Saat ini keluarga Yana mendapatkan undangan dari keluarga andreas,ayah andre sudah tidak mau lagi berlama lama ingin menjadi besan Tio dia pun mengatakan jika besok andreas akan melamar putri Tio,dan dengan sangat setuju Tio menerima permintaan teman kerja nya itu,mereka pun menyiapkan makanan yang lezat untuk menyambut Calon besan nya besok.
Dan hari ini lah,andreas datang bersama keluarga besar nya untuk meminta Yana menjadi istri nya.
"Bagaiamana jawaban mu nak?" Tanya Tio.dia berharap putri nya itu menerima lamaran anak teman nya itu.
"Yana serahkan semua sama papa,karna Yana tahu.papa pasti tidak akan membiarkan Yana bersedih.jika lelaki ini memang sudah pilihan papa.Yana tidak bisa berbuat apa apa"jawab Yana,dia menyerahkan semua nya kepada Ayah nya karena jika dia melakukan penolakan pun ayah nya akan tetap memaksa.
Kali ini,Tio menjadi bingung.bukan ini jawaban yang ingin Tio dengar.dia ingin Yana menjawab Iya dengan mulut nya sendiri.
"Papa ingin kamu menjawab Yana,kan kamu yang akan menjalin hubungan dengan nak andreas"ujar Tio.
"Kenapa bukan dari dulu papa bilang seperti ini? Kenapa baru sekarang ? Saat mereka sudah datang beramai ramai ke rumah kita" tanya Yana wajah nya berubah datar.
Dia pun merasa malu jika menjawab tidak karena dia melihat dengan mata kepala nya sendiri bagaimana bahaginya papa dan mama nya.
Tio pun tidak ingin mengulur waktu lagi,di menjawab sesuai dengan yang dia inginkan selama ini.
"Putri saya menerima lamaran kamu nak andre" ucap Tio,seketika raut kecewa di wajah Yana terpancar sekarang.bukan itu jawaban yang ingin dia dengar dari ayah nya,tapi dia sudah terlanjur masuk ke dalam masalah ini maka dia akan menyelesaikan nya.
Para keluarga pun lanjut merencanakan pernikahan nya,dan pernikahan itu akan di lakukan satu bulan lagi,setelah acara lamaran selesai.
Alasan mereka mempercepat pernikahan nya,karna sudah tidak sabar ingin memomong cucu,tanpa tahu keluarga andreas telah merencanakan sesuatu untuk merebut harta Tio.
Tiga minggu setelah acara lamaran itu,Yana mulai kompin kepada Tio,dan meminta agar pernikahan itu di batalkan.
"Pah, Yana mau ngomong sesuatu" ucap Yana ketika mereka sedang menikmati sarapan.
"Mau ngomong apa sayang ? Ngomong aja" ujar Tio.
"Iya kamu kayak sama siapa aja,mau ngomong pake ijin segala" timpal selvi.
"Yana mau bilang,kalau pernikahan Yana dengan amdreas di batalkan saja"ucap Yana,membuat kedua orang tua nya tersendat dan terbatuk.
"Uhuk"
"Kamu kalau ngomong jangan bercanda Yan,semua sudah di persiapkan dan acara nya tinggak menunggu hari"ujar Selvi dia tidak habis pikir dengan pikiran putri nya.
"Hari,satu minggu lagi kali mah"ralat Yana.
"Sama aja,apa kata teman kerja dan keluarga kita kalau pernikahan nya di batalin"ucap Yana.
"Mama gak mikirin perasaan Yana ? Mama gak tanya apa Yana cinta sama lelaki itu,mama dan papa cuma memikirkan diri sendiri tanpa tahu gimana perasaan Yana"balas Yana dia merasa sedih.
"Kan kamu sendiri yang udah nyerahin semua sama papa,kalau kamu ternyata gak cinta sama dia itu salah kamu sendiri! Kenapa kamu gak menolak dia pada saat acara lamaran itu" sahut Tio sembari menikmati sarapan nya.
"Pokok nya Yana gak mau nikah sama andreas pah,dia itu lelaki jahat"Yana meninggikan ucapan nya.
"Papa,gak mau tahu pokok nya satu minggu lagi kalian harus menikah! Semua sudah di persiapkan kamu jangan buat kami malu di depan orang banyak Yana" tegas Tio.
"Kalau papa tetap maksa,Yana bakal pergi dari rumah ini dan keluar dari kartu keluarga"ucap Yana sembari keluar dari rumah nya menuju kantor.
"Ya elah,pake keluar kartu keluarga segala"selvi geleng geleng.
"Mereka pasti ada masalah kecil,itu hal biasa mah.orang yang akan menikah pasti akan lebih sering berantam"ucap Tio.
"Tapi tetap aja mama khawatir,gimana kalau Yana serius dengan omongan nya?"Selvi mulai memikirkan perasaan putri nya.
"Gak bakalan lah,dia pasti cuma menggertak aja"ucap Tio,dia masih memikirkan hubungan dengan teman kerja nya.
"Terserah papa,kalau Yana bener dengan ucapan nya.papa yang bakal mama buat keluar dari Kartu keluarga"ujar Selvi.
"Mama jadi janda dong!"timpal Tio.
"Biar aja,yang penting janda Kaya"balas selvi,membuat suami nya terkekeh.
Sementara di kantor,Yana sedang berpikir keras bagaimana cara nya supaya ayah nya percaya jika andreas hanya ingin mengejar harta mereka saja
"Nanti gue coba tunjukin video itu aja lah" gumam Yana,bersamaan dengan itu dia mendapatkan pesan dari Aldi jika lelaki itu ingin bertemu untuk membicarakan masalah pekerjaan.
Clek.
Pintu ruangan kerja Yana di buka,dan memperlihatkan visual amdreas di dekat pintu.
"Kamu kalau mau masuk bisa ketuk pintu terlebih dahulu!" Ujar Yana,dengan wajah datar.
"Kamu kok cemberut gitu sih? Lagian Sebentar lagi kamu kan jadi istri aku.ya menurut aku sih biasa aja kalau suami masuk tanpa ketuk pintu"balas andreas.
"Kamu ngapain kesini? Kita kan belum boleh bertemu sampai acara pernikahan nya di laksanakan "ucap Yana sembari menenteng tas nya.
"Aku kangen aja sama kamu! Aku sudah gak sabar ingin memiliki mu seutuh nya" jawab andreas.
"Aku buru - buru an,ada pertemuan dengan klien" Yana kekuar dari ruangan nya.
"Oh iya,pintu nya di tutup.aku gak pernah ijinkan orang masuk ke dalam selain pak Tio" ucap Yana.
"Kenapa ? Sebentar lagi aku bakal jadi suami kamu,jadi aku berhak dong masuk ke ruangan ini" Lagi kata itu yang di ucapkan oleh andreas
"Kan sebentar lagi,belum saat ini. jadi kamu boleh keluar sekarang" jawab Yana ketus,andreas melihat perubahan Yana sekarang.
"Kenapa dia jadi judes gitu" batin andreas.
"Maaf Yan,aku cuma bercanda kok.aku gak akan brani masuk ke ruangan kamu kalau kamu gak ijinkan"ucap andreas memelas.
"Iya,jadi kamu keluar dari kantor aku! Kantor ini khusus untuk karyawan"sahut Yana dia terus saja berjalan.hingga dia sampai di pos satpam.
"Pak indra,tolong! Kalau orang ini masuk ke kantor ini di usir saja.bisa aja dia mencuri file file penting dari kantor saya" ujar Yana embuat andreas merasa geram.
"Aku bukan pencuri Yan! Apa salah aku menemui calon istriku sendiri"sahut andreas dari belakang.
"Maaf,aku cuma khawatir aja.soal nya sudah ada file yang hilang" ucao Yana mengada ngada.
"Dan inget ya pak,kalau dia maksa untuk masuk,laporkan aja dia ke polisi" Yana keluar menuju mobil nya,tanpa menggubris panggilan dari andreas.
"Yana?"
"Kenapa sih dia? Aneh banget.marah marah gak jelas"gumam andreas,baru kali ini Yana memperlihatkan bagaimana diri nya sebenar nya,karena dia sudah tidak tahan untuk bersandiriwara.
Saat ini Yana sudah sampai di tempat dimana Aldi menunggu nya.
__ADS_1
"Muka lo kenapa ? Kusut amat keyak kanebo kering" tanya Aldi mendelik.
"Gak usah banyak tanya! Kasih tahu aja apa yang mau di diskusikan ?" Ucap Yana.
"Lo punya masalah kan? Nah itu yang akan kita diskusikan"balas Aldi senyum,belakangan ini mereka sudah tidak terlalu sering berantem dan sudah menjadi teman.
"Masalah apaan ? Gue gak punya masalah!" Kilah Yana.
"Punya! Buktinya Lo cemberut dan belakangan ini pun gue lihat kayak nya lo punya banyak beban"Ucap Aldi.
"Sotoy banget lo"
"Cerita aja! Gue kan punya hutang sama lo,karna lo udah bantuin gue kemarin.siapa tahu gue bisa bantu kan" ujar Aldi,Yana terdiam.
"Minggu depan gue mau nikah sama cowo yang di jodohin sama bokap gue itu"
"Terus?"
"Dia cuma mau harta bokap gue aja,dia itu licik"Yana bercerita dengan kesel.
"Sebenar nya dia udah punya pacar,dan gue punya bukti mereka lagi berbuat mesum" Yana menatap kosong.
"Rencana nya gue tampilin video mereka pada saat mau acara nikahan.tapi bisa bisa ortu gue bakalan malu karna udah nyebar undangan kemana mana"akhir nya Yana curhat juga.
"Gue punya ide" sahut Aldi.
"Apa ?"
Aldi oun membisikkan sesuatu ke telinga Yana.
"Oke,gue setuju"
Bersamaan dengan itu,Novi datang menyapa mereka.
"Haii,kita ketemu lagi!"
Dari jarak seratus meter,andreas juga menuju ke tempat mereka.
"Gawat nih,bisa ketahuan sama mantan Aldi kalau kami cuma pura - pura"
•••
"Gak bisa di biarkan nih"
"Eh,mbak?.duh maaf ya saya ke toilet dulu.perut saya mules"ucap Yana beralasan
"Aku temanin ya sayang" Tawar Aldi.
"Gak usah,kamu disini aja"Yana terus berlari kecil ke arah toilet.
"Tu cowo ngapain sih,prasaan makin hari lengket terus kek prangko"gumam Yana sembari memasuki ruangan toilet.
Sementara di meja cafe,Aldi sedang mencari cara suapaya bisa jauh jauh dari Novi,tapi perempuan itu selalu saja menghalangi nya.
"Aku cari istriku dulu,takut dia kenapa napa"ucap Aldi sembari berdiri.
"Yana gak akan apa -apa kok,dia cuma ke toilet"halang Novi.
"Mah,aku mau escream"ucap bocah yang berambut ikal.
Sedangkan Aldi,dia pun menuruti permintaan putri Novi,dia membelikan Dina escream lalu kembali ke meja yang sudah dia booking.dia menunggu selama sepuluh menit,tapi Novi dan juga Yana belum kembali ke meja bokingan nya.
Aldi pun menghubungi Yana,melalui ponsel nya.
"Lo dimana? Prasaan lama banget di toilet"tanya Aldi.
"Gue di mobil,gue mau pulang aja malas ketemu sama manusia satu itu"sahut Yana di sebrang sana.
"Lo jangan main pulang gitu dong! masih banyak yang mau kita bahas.kerjaan juga belum selesai kan!" Halang Aldi.
"Yaudah gue tunggu di mobil"ujar Yana.
Sekitar lima menit kemudian,Aldi belum juga melihat Novi di setiap sudut cafe.dia pun berinisiatif untuk menitipkan anak Novi ke kasir cafe.
"Mbak,saya titip anak ini ya! Ibu nya sedang ke toilet sedangkan saya masih banyak pekerjaan."ucap Aldi mengandeng Dina.
"Gak bisa gitu pak,cafe ini bukan untuk penitipan anak"ujar kasir itu,wanita yang mengenakan baju karyawan cafe itu mengira jika Aldi mau membuang putri nya.
"Kalau seperti itu,tolong kamu panggilkan yang nama Novi! Siapa tahu dia mendegar dari speaker cafe ini!"ucap Aldi wajah nya kusut karena pegawai cafe itu tidak mau menuruti permintaan nya.
Pegawai itu pun memanggil nama Novi.lima menit berlalu,tidak ada penampakan Novi di cafe itu.
"Maksud Novi ini apaan sih,ngrepotin orang aja.ntar gue dikira maling lagi"batin Aldi
"Saya tetap titip anak ini di cafe ini,karna saya ketemu nya juga disini! Kalau sekitar dua jam lagi ibu nya tidak datang ke mari,mbak bisa kasih ke kantor polisi,saya gak mau di sangka penculik anak"Ucap Aldi.
"Tapi pak.."
"Nih,uang saku buat kamu!" Aldi menyodorkan uang merah lima lembar.
"Dina,kamu tunggu mama kamu disini ya! Om masih banyak kerjaan"ucap Aldi dia pun pergi meningggalkan Dina disana,sementara di jarak yang tidak terlalu jauh Novi berdecak.dia mengira dia akan membawa putri nya pulang kerumah tapi pikiran nya salah.
***
Tok tok tok.
Yana melihat ke arah jendela.
"Lama banget sih lo"ujar Yana.
"Ngurusin si Dina,nyokab nya main ninggalin dia aja"sahut Aldi sembari masuk ke dalam mobil Yana.
"Trus lo ngapain masuk ke mobil gue? Lo kan punya mobil!" Kata Yana ketus.
"Santai neng! Gue bayar ongkos deh"ucap Aldi
"Lo yang bawa"
Di perjalanan,Yana menghubungi Dimas untuk menyusun rencana yang sudah mereka rangkai.
Yana dan Aldi pun menjemput Dimas di rumah nya.mereka pergi ke villa Yana dimana pernikahan wanita itu akan di gelar.
Villa itu sidah di dekorasi sebagus mungkin,disana beberapa pelayan sedang sibuk mengurus villa itu.agar tidak ada yang curiga.mereka bertiga menyamar sebagai pelayan juga.
__ADS_1
"Acara pernikahan nya nanti di buat disini"tunjuk Yana ke arah tempat yang sudah di susun kursi.
"Dan itu ! Pelaminan nya."Yana menunjuk ke arah pelaminan yang begitu megah.
"Jadi menurut kalian dimana kita buat video itu di tayangkan?" Tanya Yana berbisik
"Kita bahas di mobil" jawab Aldi.
Mereka pun kembali ke mobil.
"Jadi gini..." Dimas pun menjelaskan apa yang akan mereka lakukan.
"Ide yang bagus!" Sahut Aldi.
"Gue mau ngasih tahu sesuatu sama lo Yan" ucap Dimas,wajah nya tampak serius
"Apa?"
"Camera yang ada di meja tepat di depan ranjang,Andreas udah tahu itu.dan dia mengubah si perempuan di video itu jadi lo"
Degg.
"Kok bisa ?" Berarti selama ini dia tahu dong kalau gue udah curiga sama dia?" Tanya Yana.
"Seperti nya sih iya,dan kayak nya si andreas punya rencana juga buat lo"jawab Dimas.
"Trus gue harus gimana?" Yana mulai panik.
"Lo tenang aja! Camera kita kan ada lima disana.pas dia mengambil dan mengembalikan memori card ke camera yang ada di depan ranjang sudah tersimpan rapi disini"ujar Dimas.
"Huuh,kalau lo ada solusi kenapa buat gue panik sih"gerutu Yana.
"Biar lo jaga jaga aja lho maksud gue" ujar Dimas.
Sedari tadi Aldi memperhatikan mereka,dan dia sedikit cemburu melihat kedekatan Dimas dengan Yana.
"Lo kenapa diam? Sariawan?" Tanya Yana kepada aldi.
"Gue nyimak" jawab Aldi membuang pandangan nya keluar jendela.
"Apa lo udah bilang ke bokap tentang masalah ini?" Dimas menutup laptop nya.
"Udah tapi mereka udah terlanjur percaya sama cowo itu"balas Yana."
"Pasti mereka bakalan kecewa banget kalau tahu menantu idaman nya ternyata bejat seperti ini"ucap Dimas.
Sementara di kantor KING KARL,Leon sudah sudah mulai kembali bekerja.dia sudah menghabiskan waktu nya di lombok selama satu bulan,padahal perjanjian kepada Farel hanya dua minggu saja.
Istri nya Mira juga ikut bekerja,walau hanya sekedar menemani.karena Leon tidak membiarkan istri nya terlalu lelah.
Saat ini mereka mendapatkan panggilan dari mommy nya Leon.
"Hallo mom?, ada apa ? " tanya Leon
"Mommy mau bicara sama menantu mommy bukan sama kamu!"Jawab ibu nya
"Kenapa nelpon ke ponsel Leon kalau mau ngomong sama istri nya? "Sahut leon kesel
"Siapa tahu aja kamu lagi sama cewe lain!" Ucap Ibu nya lebih kesel.
"Hmm,ibu sama anak kerjaan nya brantem mulu"gumam Mira sembari geleng geleng,Leon pun memberikan ponsel nya ke arah istri nya
"Hallo,mom? Gimana kabar nya?" Mira menerima ponsel itu.
"Sehat,kalian gimana?"
"Kami juga sehat kok mom"jawab Mira.
"Gimana? Udah ada cucu mommy belum di dalam perut? Mommy udah gak sabar nih pengen gendong"
Mendengar pertanyaan dari mertuanya,mira merasa bersalah dan bersedih,dia tidak tahu mengapa pertanyaan itu begitu menyakitkan bagi nya.
Leon yang sedikit mendengar ucapan ibu nya dan melihat raut wajah istri nya yang berubah menjadi sedih menyahuti.
"Kami lagi berusaha mom"sahut Leon sembari mengambil ponsel dari tangan istri nya,lalu mematikan sambungan telpon nya.
*****
Hari pernikahan Yana telah tiba,wanita itu sangat terlihat cantik,dengan menggunakan kebaya putih.wanita itu duduk sembari tertunduk,dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika pernikahan ini benar benar terjadi,sedangkan dia tidak mencintai andreas sama sekali.
"Ya allah,tolong lankarkan rencana kami"Yana berdoa di dalam hati,sedangkan andreas dia merasa sangat senang karena selama dia mengetahui jika Yana meletakkan kamera di dalam apertement nya Yana tudak pernah lagi bermain ke sana,dia pikir yana benar benar sudah mencintai nya.dia tersenyum bahagia ketika dia sudah duduk di samoing Yana dan penghulu di depan nya.
"Sudah bisa kita mulai?" Tanya penghulu.
"Seperti nya ada yang perlu kita lihat dulu sebelum akad ini di mulai"ucap Dimas,semua orang melihat ke arah nya.
"Siapa kamu?" Tanya Tio,dia tidak tahu jika dimas adalah teman Yana.
"Saya dimas om,teman Yana"jawab Dimas.
"Apa yang ingin kamu perlihatkan?" Tanya Tio,wajah nya terlihat garang,lelaki paruh baya itu tidak ingin acaranya berantakan.
Seketika lampu di villa itu meredam,hanya ada sinar lampu yang memperlihatkan video panas andreas bersama pacar nya.
Video itu di pause saat adegan panas dimulai.
"Tidak,ini tidak benar! Itu editan! Itu bukan aku!" Kilah Andreas.
"Apa -apaan ini ?" Tanya ayah andreas.
"Anak kami pasti di fitnah!" Ucap ayah Andreas.
"Apa om benar benar yakin? Yana akan bahagia jika dia menikah dengan lelaki itu?" Tanya dimas.
"Mama merasa malu sekali pah"ucap selvi.
"Kamu jangan berusaha menghancurkan acara anak saya ya" bentak Tio kepada Dimas.
"Papa masih membela lelaki biad*p ini? Setelah melihat apa yang dia lakukan? " tanya Yana dia berdiri sembari mengangkat sedikit kebaya nya.
"Bukan kah kita yang melakukan adegan itu Yan? Kenapa kamu memfitnah orang lain? " tanya Andreas,dia baru ingat jika dia telah mengedit satu video.
Video selanjut nya di putar,saat Andreas mengambil memori card.semua yang di lakukan terlihat jelas di layar itu.
__ADS_1
"Apa lo masih bisa berkilah?" Tanya Dimas.
"Ayah andreas bahkan tahu siapa perempuan yang berada di dalam video itu"ucap Aldi,dia datang dengan membawa Rista di samping nya.