Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
s3-chelsee kembali


__ADS_3

"Bercanda mah,iya Chelsee tahu kok kalau kami sepupuan"ucap Putri Yana ketika melihat tatapan heran dari diri nya,barulah dia merasa lega.


Tahun baru kemarin keluarga mereka berkumpul dan mereka sempat tukaran nomor ponsel,kedua nya akrab namun mereka tidak memiliki hubungan spesial selain hubungan saudara.


Hari berikut nya.


Di sumatra,Tian sedang mendapatkan masalah dari teman sekolah baru nya,saat itu dia sedang menuju toilet dan siswa lain menjegat nya.


"Apaan ini bang?" Tanya Tian ketika jalan nya di halangi saat dia menuju kamar mandi sekolah yang berada cukup jauh dari kelas nya.


"Minta uang mu! Setoran"siswa itu menyodorkan tangan nya,Tian yang kebetulan tidak membawa uang banyak dan sudah habis hanya bisa terdiam.


"Oy,kau ngomong dong! Mana duit nya sini kasih!" Siswa itu terlihat kesel,anak yang masih SMP audah berani meminta uang secara paksa kepada teman sekelas nya.sangat buruk dan tidak baik untuk di contoh,siswa itu bukan tidak memiliki uang.melaikan uang saku nya kurang ubtuk membeli rokok karena dari rumah orang tua nya hanya memberikan uang jajan.


"Udah habis bang,maaf"ucap Tian,seharusnya dia tidak perlu minta maaf.namun dia merasa bersalah karena tidak bisa bersedekah.siapapun ingatkan Tian agar besok membawa uang jajan lebih banyak dari rumah.


Dua siswa itu maju dan menggeledah saku kanyong Tian secaa paksa,sehingga kantong baju putih itu robek,Tian tidak terima di perlakukan seperti itu,dia lalu mendorong siswa yang ada si depan nya sehingga siswa itu tersungkur.


"Eh kau yang bagus,jangan sok jago"ucap teman nya yang lain,Tian hanya menarik nafas dalam,seharus nya dia yang memgatakan kalimat itu kepada siswa itu.


"Gak kebalik? Harus nya kalian yang jangan sok jago"balas Tian,dia paling tidak bisa di kasarin,dia akan memperlakukan orang lain sebagaimana orang memperlakukan nya.


"Banyak cakap kau"


Brukk,tepakk.


Tian di hajar habis-habisan oleh tiga siswa SMP itu,mereka merupakan anak kelas tiga yabg merupakan kakak leting Tian.mereka memukul bagian bagian perut dan wajah Tian,bahkan mereka tidak takut akan kosekuensi yang akan mereka dapat setelah melakukan ini kepada Tian,seolah mereka lah yang paling hebat,Tian meringis kesakitan saat badan nya di hajar habis-habisan.

__ADS_1


Sumpah demi papaun Tian pasti akan melaporkan perbuatan mereka terhadap diri nya dan akan dipastikan oleh Tian mereka akan mendapatkan ganjaran karena telah melakukan kekerasan kepada tubuh nya.


Tian sama sekali tidak bisa bela diri,karena dia tidak berminat untuk mengenal dunia kekerasan.tapi setelah ini dia pasti akan meminta kepada Leon agar papa nya itu memberikan dia kursus bela diri.


"Itu ganjaran buat orang yang sok jago,rasain kau"ucap salah satu dari mereka,Tian hanya bisa diam dan meringis kesakitan bahkan wajah nya memerah akibat menahan rasa perih dari seluruh badan nya.


Ketiga siswa itu pergi meninggalkan Tian yang memmbutuhkan pertolongan,tudak ada rasa empati dari ketika kakak leting nya itu.


"Kutandain muka kalian bertiga"manolog Tian dalam hati,dia berjanji akan membalas rasa sakit ini.Tian bersusah payah untuk berdiri sembari memegang bagian perut nya,berjalan sempoyongan menuju kamar mandi karena dia tidak bisa menolag panggilan alam,dia tidak mungkin mengompol di celana karena itu akan sangat memalukan.


"Kenapa muka mu Yan? Kok merah sekali?" Tanya Bonar keyika melihat Tian yang sudah babak belur,Bonar sempat berpikir jika Tian kena serangan tawon yang ada di belakang sekolah.tetapi setwlah di perhatikan dengan teliti bukan tawon yang menggigit teman nya.


"Aku baru aja di palak sama orang di belakang tadi"jawab Tian,kondisi nya yang biasa nya segar bugar seolah hilang dari bagian tubuh nya,Bonar sanhat terkejut dengan pernyataan teman baru nya itu,dia pun dengan cepat membawa Tian ke ruangan UKS untuk di periksa kondisi nya.


Luka nya cukup parah bagi anak yang seusianya.terlihat jelas dari wajah nya,ketampanan Tian berkurang satu persen.


"Siapa orang yang sudah berbuat ini sama kamu?"tanya Guru yang sedang menangabi Tian.


"Saya gak tahu nama nya buk,tapi wajah nya saya sangat hapal,begitu juga ciri-ciri nya"jawab Tian,dia pun menjelaskan bagaimana ciri-ciri siswa yang memukul nya tadi,dan dengan cepat guru menyelesaikan nya.


Semwntara di rumah,Mira sedang mendapatkan telpon dari guru,dia di suruh untuk datang ke sekolah karena Tian memiliki masalah,rasa khawatir kini menghampiri Mira.


"Ya allah Tian,kamu kenaoa sayang?"Mira langsung memeluk putra nya ketika sudah melihat Tian di ruang guru itu.


"Dia habis berantem buk,jadi teman nya yangblain mengeroyok"sahut guru,Tian tidak setuju dengan apa yabg di ucaokan guru itu barusan.


"Saya gak berantam buk,saya di palak"ralat Tian.

__ADS_1


"Ya tuhan,kok bisa? Siapa yang udah berbuat seperti itu sama kamu? Kasih tahu mama!"ucap Mira dia sangat marah mendengar anak nya di perlakukan orang lain seperti itu.


"Kami sedang mencari orang nya buk,melalui agenda sekolah,dari situ Tian akan melihat foti diantara mereka"jawab sang guru.


Tian menujuk foto ketiga nya ketika dia telah selesai.


"Ini mah,mereka ini pelaku nya"


Guru pun menghubungi wali ketiga nya.


"Gak mungkin anak saya melakukan hal itu,anak saya orang nya baik-baik dan saya kasih uang jajan lebih dari rumah"ucap seorang ibu ketika putra nya ketahuan telah memalak orang lain


"Sabaar buk,bisa kita selesaikan dengan santai kok"ujar guru.


"Anak saya gak pernah bohong,kalian bertiga bicaralah!"ucap Mira kepada ketiga siswa itu.


"Apa yang telah kalian lakukan terhadap siswa  baru itu Fazar?" Tanya seorang guru penjas,menatap dengan tajam,kwtiga nya hanya diam,tidak menunjukkan ekpresi takut sesikitpun.


Mereka telah sering di panggil guru sekolah seperti ini,jadi mungkin mereka sudah bebal dengan semua ini,dan para orang tua ketiga nya juga menunjukkan sikap sedikit tidak suka terhadap Mira.


"Sigini aja keberanian kalian? Di depan orang banyak stel orang bodoh? Cemen sekali"umpat Tian,dia sangat tidak suka dengan kakak kelas nya yang hanya brani di belakang orang tua mereka.


"Tian gak bileh gitu sayang!"Mira mengingat kan putra nya sesikit berbisik


"Tuh! Lihat anak mu tuh yang cari gara-gara,dari sini aja kita bisa melihat bagaimana kelakuan anak kamu"ujar bu hamjah.


"Kalian akan menyesal"

__ADS_1


__ADS_2