Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
aldi merasa sebal


__ADS_3

"Gak kenapa napa kok,mungkin karna aku lagi mules.kamu gak jadi ke toilet?" Tanya Andreas


"Gak usah deh,aku buru buru ada pesan dari kantor ada yang genting"ujar Yana.


"Aku pergi dulu ya,kamu istirahat dulu.jangan lupa minum obat"lanjut Yana.


"Mas zaky mau pulang kan ayuk"ajak Yana,dia tidak memikirkan bagaimana andreas menahan kesel.


"Oh iya yuk,kami duluan ya bro"ucap zaky


Mereka pun pergi dari apartemnet itu,sedangkan andreas dia masuk demgan wajah yang kusut.


"Kamu kenapa sih sayang?"Tanya Rista.


"Tuh,cewe itu malah pergi sama cowo lain"ucap andreas.


"Yaudah lah,kan kamu juga lagi sama aku kan?"Rista mencoba menenagkan pacar nya.


Sementara di parkiran apertement


"Kamu beneran calon istri lelaki tadi?" Tanya Zaki,dia berharap jika yang dia rengar tadi tidak benar ada nya.


"Saat ini sih iya"ucap Yana,membuat lali laki itu sedikit kecewa,tapi juga merasa bingung.


"Saat ini ? Trus besok atau seterus nya gimana??" Zaki kembali bertanya.


"Aku juga gak tahu mas zaki,tapi semoga aja yang terbaik menghampiri ku"ucap Yana dia tidak mau memberitahukan dulu tetang prilaku andreas dan misi nya.


"Hmm,hilang deh kesempatan"gumam zaky.


"Heuh?"Yana kurang mendengar ucapan Zaky.


"Yaudah,aku pulang duluan yah! Kamu hati hati"ujar zaky sembari masuk ke dalam mobil nya.


Sementara di kantor king karl,Aldi sedang kedatangan sekretaris baru.cantik dan juga seksi.tentu nya bukan leon yang mencarikan nya melainkan Farel papi nya Leon brata.


Tok tok tok


"Masuk"


Cklek


"Selamat siang pak,saya zeaner! Panggil sajs nya zea.saya di utus oleh pak farel kemari sebagai sekretaris pak aldi" ucap dea mperkenalkan diri nya di depan pintu.asisten Leon itu menoleh ke arah wanita yang bertubuh tinggi karena menggunakan hells.dada yang menonjol dan bokong yang terlihat begitu menggoda di mata pria keranjang.


"Kamu bisa kan masuk terlebih dahulu? Lalu memperkenalkan diri?"tanya Aldi dengan wajah yang datar dan suara yang begitu dingin,membuat siapa pun yang mendengar nya akan kena mental.


Wanita itu pun masuk dengan gaya yang di buat seperti pemilihan putri at the word lengak lenggok untuk mencari perhatian lelaki dingin itu,tetapi melirik pun Aldi tidak berselera.


Wanita itu pun duduk tepan di depan aldi.


"Perkenalkan nama .."


"Bukan nya kamu sudah mengatakan nya tadi? Saya gak pikun sehingga kamu terus menerus memperkenalkan diri" potong Aldi


"Huuff,tadi kata nya masuk dulu baru kenalkan diri gimana sih"gerutu zae dalam hati.

__ADS_1


"Nih,kerjain! Hari ini harus selesai! Kamu lihat ini kan ? Ini kerjaan saya yang harus saya selesaikan jadi tidak perlu bolak balik mengetuk pintu untuk bertanya.kamu bisa tanyakan kepada rekan lain"ucap Aldi menunjukkan pekerjaan nya yang begitu menumpuk,dia harua melihat satu persatu laporan yang ada di atas meja nya.


"Tapi pak"


"Tidak ada tapi tapian! Kamu di utus kemari berarti sudah mengerti cara bekerja sebagai sekretaris"potong Aldi,lagi dia memotong ucapan wanita cantik itu.


"Ruangan saya ada dimana pak?" Ucap zae keras,dia ingin bertanya tapi di potong terus oleh Aldi


"Di ruangan para staff,ada satu meja yang kosong disana"jawab Aldi tanpa menoleh.


"Baik,saya permisi pak"ucao Zea dengan suara yang lembut dan berlalu pergi ke ruangan para staff.


Dirumah dimas,Yana sedang mendengarkan suara yang terekam pada chiff yang di berikan oleh dimas.


Yana pun merasa sangat jijik setelah mendengarkan suara itu,jika bisa dia muntah sudah dia muntahkan sejak tadi,berbeda dengan dimas.lelaki itu malah meremang dan memberikan sengatan kepada diri nya.


"Kenapa lo seperti itu?" Tanya Yana menatao dimas heran


"Gak papa,gue lagi mules aja,bentar ya gue tinggal boker dulu"ucao dimas sembari berlalu ke kamar mandi.Yana menunggu hingga tiga puluh menit lama nya membuat wanita itu berdecak.


"Bisa kena marah bokap ni kalau gue lama lama disini"batin Yana dia merasa kesel.


Setetah emosi yana naik ke ubun ubun,lelaki yang perawakan nya lumayan tampan itu pun keluar dari dalam kamar nya dengan badan yang segar dan rambut yang basah.


"Lama banget lo dim? Ngeluarin batu lo ya"Yana berdecak kesal.


"Biasa lah,"jawab dimas santai dia memberikan camera cctv beserta memori di dalam nya.Benda yang berbentuk persegi seperti anak dadu, lima buah di serahkan kepada Yana.


"Nih,besok lo letak di apartement Andreas,satu lo letak dekat ranjang! Satu di kamar mandi satu di depan pintu,pokok nya lo letak dimana lo rasa mereka sedang bercinta lah"ucap dimas.


"Tenang aja,semua sudah gue sambungin ke laptop gue, dan otomatis tersimpan disini"tunjuk dimas ke arah laptop nya.


"Oke! Tapi lo bantuin gue.besok lo ikut bareng gue ke apertement nya!"kata yana sembari memasukkan benda itu ke dalam tas nya.


"Gak,itu bakalan ketahuan! Andreas bakal curiga sama lo"tolak dimas.


"Tidak akan dim,karna lo bakal menyamar"ujar Yana.


"Menyamar? Jadi detektif ? Kan gue enamg detektif"ucap Dimas.


"Jadi perempuan,lo bakal menjadi nisma teman gue"


"Gak,gue gak mau yan,masa gue jadi banci ogah gue"tolak Dimas.


"Tolong lah dim,cuma lo satu satu nya irang yang gue bisa mintai tolong"ucao Yana memelas.


"Kenapa gue harus berubah jadi cewe? " tanya Dimas heran.


"Gue takut kali dim,sebagai jaga jaga aja biar gue gak di unboxking di apertement nya nanti" ucap Yana.dia sangat takut dekat dengan orang yang sudah merasakan bagaimana rasa nya bercinta.


"Hmm,oke deh besok gue bakalan bantuin lo"ucap dimas.


****


Hari ini adalah hari dimana Yana dan aldi akan melihat lokasi di bangun nya proyek yang akan mereka bangun.

__ADS_1


Sesuai dengan permintaan Aldi,wanita itu yang akan menemani Aldi membangun hotel dari awal sampai proyek itu selesai.


"Hallo cewe rese lo udah dimana?" Tanya Aldi di ujung telpon.dia sedang menghubungi Yana. Karena mereka


"Ini siapa ya"Yana yang ingin memaki Aldi hanya bisa berpura pura tidak mengenali lelaki itu.


"Eh ini gue Al.."


Yana langsung memutuskan sambungan telpon nya.


"Iiiihh,dasar beruang kutup !" Yana membuang ponsel nya ke arah ranjang.


Tilulit


Dia pun menerima pesan dari Aldi


[] ini gue aldi,lo kalau serius mau bangun proyek itu! Ngomong nya yang bagus dong ![]


Lagi lagi yana dibuat kesel oleh lelaki satu itu,Yana pun mengambil kembali ponsel nya,lalu menghubungi Leon brata.


"Hallo yan,ada apa?" Tanya leon di sebrang sana.


"Ini pak leon,perusahan papa saya kan pernah mengajukan kerja sama dengan King karl. Giamana apa perusahaan bapak tertarik?"


"Maaf sebelum nya kalau saya mengamggu bulan madu,tapi jujur saya meresa sangat kesel dengan sepupu anda itu" ujar Yana sebenar nya dia tudak merasa enak hati tapi karena emosi nya sudah tidak bisa di tahan akhir nya dia pun langsung menghubungi CEO dari perusahaan King karl.


"Tentu nya saya setuju,karna sebelum nya kita memang sudah pernah bekerja sama"jawab Leon dia sudah bisa membaca suasana yang melanda Yana.


"Oke,terimaksih pak.sekali lagi saya minta maaf telah mengganggu"ucao Yana sembari memutuskan sambungan telpon nya.


"Aldi Aldi,kalau lo suka jangan pancing emosi nya dan jangan buat dia marah"gumam Leon tersenyum miring.


Sekarang hati Yana sudah tenang,dan dia tidak perlu repot repot menjaga ucapan di depan Aldi.


Saat dia ingin berangkat ke cafe untuk menemui klien nya yaitu Aldi,calon suami nya yang tidak lain adalah andreas datang menjemput diri nya ke rumah.


"Kamu baru turun yan? Yuk sarapan ! Lihat nih andre! Pagi pagi dia datang ke sini cuma buat nganterin kamu kerja" ucap selvi,pandamgan Yana beralih ke andreas yang sudah duduk di meja makan dengan baju yang sudah rapi.


"Pagi Yan" sapa andreas.


"Pagi,kamu repot repot datang kemari.padahal kan aku bisa naik mobil"ujar Yana ikut bergabung di meja makan.


"Itu tanda nya,dia peduli sama kamu sayang"sahut Tio.


"Iya benar itu"timpal selvi.


Setelah sarapan mereka pun berangkat,tak lupa Yana memberi tahu kepada andreas jika dia akan ada pertemuan dengan klien.


Sedangkan di sebuag cafe,Aldi sedang misuh misuh karena terlalu lama menunggu kedatangan Yana.pada saat dia menoleh ke arah pintu masuk,dia melihat Yana datang dengan laki laki yang bekum pernah di temui oleh Aldi.


"Siapa dia? Awas aja lo Yan! " Gumam Aldi kesel.


****


Harap maklum ya gays kalau masih banyak typo

__ADS_1


__ADS_2