
"Apa"pekik mira dia begitu terkejut mendengar perkataan mama nya.
"Kok kaget begitu sih kamu nya "tanya endang.
"Mama bilang apa tadi,Mira gak salah dengar kan mah??tanya Mira.
"Ngak kok,kamu gak salah denger,udah sana cepat mandi terus dandan yang rapih"perintah mama nya sembari berlalu masuk ke kamar.
"Tapi ma,siapa yang mau melamar,kan gak lucu kalau nnti yang ngelamar kakek kakek, Mira gak mau ah"tolak Mira,dia belum siap untuk berumah tangga kembali setelah peristiwa yang ia lalui bersama arka.
"Pokok nya orang nya tampan,dan baik hati kamu gak akan kecewa "ucap endang ragu karna sebenar nya dia pun belum yakin kalau Leon bisa membahagiakan anak nya nnti.
"Tapi Mira belum siap untuk berumah tangga ma,lagian masa iddah Mira juga masih ada satu bulan lagi"ucap Mira.
"Ini masih tahap perkenalan nak,tapi orang nya sih bilang kalau dia mau melamar kamu nanti malam"ujar Endang,
"Udah sana mandi dulu gih,mama mau pake baju dulu ini,nanti kita cerita lagi.!"ucap endang yang masih menggunakan handuk,kebetulan kamar mandi meraka ada di luar kamar. Kemudian Mira pun bergegas ke kamar nya untuk tidur dia tidak mengindahkan perkataan mama nya untuk mandi terlebih dahulu.
Sedangkan di rumah yang terlihat sangat mewah Leon sedang merengek kepada kedua orang tua nya untuk segera melamar kekasih pujaan nya.
"Dad ayo lah,lamarin Leon ya"rengek Leon,
"Siapa calon nya Dady juga mau tahu latar belakang nya bagaimana,dari keluarga yang bagaimana,ingat Leon untuk menikah itu harus kita harus melihat bebet bobot nya jangan sampai dari keluarga yang tidak bagus"ucap farel Brata Dady nya Leon.
"Iya momy juga setuju dengan pendapat Dady kamu,jangan sampai keluarga kita nanti malu setelah berbesan dengan keluarga yang tidak baik"sahut Nia Ramadhani menimpali.
"Dia dari keluarga yang baik baik kok mom,Leon udah cari tahu latar belakang keluarga dia kok"ucap Leon,
"Oke kita ke rumah nya sekarang,tapi ingat ya kalau jangan sampai perempuan itu mau sama kamu cuma karna kamu punya harta doang"ucap Nia.
"Iya papa juga berharap seperti itu semoga dia lain dari pada wanita wanita yang selalu mengejar ngejar Leon"ucap farel menimpali.
"Ck,tapi seperti nya dia juga belum suka sih dad sama Leon"ucap Leon lesu.
__ADS_1
"Kenapa kamu bicara seperti itu,siapa yang berani berani nya menolak anak farel brata"tanya farel.
"Tapi momy seperti nya tertarik dengan perempuan ini dad,"ucap Nia senyum.
"Coba lah kenalkan sedikit sedikit dulu sama kami gimana sih cantik nya perempuan itu sampai sampai bisa menolak cinta nya Leon brata"ucap Nia yang begitu penasaran dengan parasnya wanita idaman anak nya.
Nia dan farel tidak pernah melihat status kekayaan orang agar bisa dekat dengan anak nya,namun dia akan melarang anak nya mendekati wanita yang latar bekang yang suram, seperti kejadian satu tahun lalu farel sangat marah karena seorang wanita datang ke rumah mereka dengan menangis dan berkata kalau diri nya tengah hamil anak nya Leon namun setelah di selidiki oleh anak buah farel ternyata wanita itu hanya ingin menjebak Leon karna menginginkan harta dan anak yang dia kandung pun bukan anak dari Leon.
"Dia orang nya baik ramah dan juga cantik,tapi dia punya satu kekurangan"ucap Leon datar.
"Kekurangan apa,kekurangan uang..??"tanya farel.
"Ck,bukan dad, dia seorang janda dan baru bercerai dua bulan yang Lalu bahkan masa iddah nya juga belum selesai"jelas Leon dia ingin menceritakan semua nya agar Dady dan momy nya ini tidak akan kecewa ketika melamar nanti rumah Mira
"Kenapa harus janda sih ta(Brata) kan masih banyak perawan di dunia ini,apa jangan jangan kamu sudah di guna guna sama dia "tuduh Nia,dia yang kata nya tadi tertarik dengan calon Leon malah jadi darah tinggi ketika mendengar kalau calon Leon itu adalah janda.
"Leon mau nya cuma dia mom,"ucap Leon.
"Janda nya sudah punya anak berapa "tanya farel datar.
"Jadi kenapa kamu bisa jatuh cinta sama dia"tanya farel.
"Emang dady kenapa bisa cinta sama momy"tanya Leon balik, tenggorokan farel tercekat dia tidak bisa mengungkap kan kenapa dia bisa mencintai istri nya itu.
"Kok diam dad"goda Leon.
"Sudah lah,"ucap farel,Nia hanya bisa senyum senyum melihat suami nya di goda anak nya sendiri seperti itu.
"Tapi kalau kamu bilang dia gak mau sama kamu kenapa kamu ngotot begitu maksa dia,Ingan Lo cinta gak bisa di paksakan"ucap Nia dia sudah bisa menerima masa lalu calon anak nya.
"Itu yang buat Leon semakin yakin kalau dia benar benar layak untuk Leon perjuangkan,siapa coba yang mau menolak Leon Brata yang terkenal dengan kekayaaan nya"ucap Leon dengan gaya sombong nya.
"Hmm, dasar kamu,jadi kapan kita kerumah calon kamu itu,siapa sih nama nya "tanya farel.
__ADS_1
"Nama nya Mira Chandra dad,kita ke rumah nya nanti malam kira kira jam tujuh lah,buat perkenalan sama mama nya"ucap Leon sumringah.
"Ok,semoga aja Mira gak menolak kamu mentah mentah nanti"ucap Nia yang membuat Leon lesu.
"Maka nya mama bantuin Leon lah"ucap Leon yang berharap mama nya akan mau membantu nya.
"Bantuin gimana,mama bukan tukang dukun yang punya Semar mesem"ujar Nia.
"Ck,apa kek dengan pura pura sakit kek atau gimana"ucap Leon sembari memikirkan ide apa yang akan di buat nya
Seketika pandangan Nia dan Leon mengarah ke Dady nya.
"Apaan "?? Tanya farel dengan breok yang sudah sedikit memanjang.
"Dady aja yang berpura pura sakit nanti"ujar Nia dan Leon bersamaan.
"Enak aja,kamu yang ngebet ke cewe kok Dady yang jadi tumbal nya,gak mau "ujar Dady nya cuek.
"Mom"ucap Leon mengadu ke momy nya
Sedangkan di kediaman Mira,mama nya sedang berusaha membangunkan Mira dari tidur nyenyak nya.
"Mir bangun dong nak,kan tadi mama suruh buat mandi dan dandan yang cantik kok kamu malah tidur begini"omel endang.
"Ini udah jam enam Mira sayang,ayo mandi nanti keburu magrib,ntar gak sempet lagi buat dandan biar cantik di hadapan Leon"ujar Endang lagi namun Mira yang setengah sadar pun mendengar nama yang tidak asing
"Leon,Leon siapa ma"?tanya Mira yang kini sudah duduk.
"Mana ada mama nyebut nama Leon,kamu aja tuh yang mimpi nyebut nyebut nama cowo,hayo kamu lagi jatuh cinta ya"ujar Endang dia berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Ha,masa sih gue nyebut nama Leon dalam mimpi gue"batin Mira.
"Udah cepetan mandi sana,lama banget deh ih"omel endang lagi ketika melihat anak nya tidak ada pergerakan untuk mandi.
__ADS_1
"Iya iya Mira mandi"ucap Mira sembari berjalan malas ke arah kamar mandi bersama dengan itu pintu rumah Mira pun di ketuk
Tok tok tok